cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jati: Jurnal Akuntansi Terapan Indonesia
ISSN : 2615157X     EISSN : 26150689     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jati: Jurnal Akuntansi Terapan Indonesia focuses on the research and research review related to accounting that are conducted using case study approach. JATI focuses related on various themes, topics and aspects of accounting and investmen.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "JATI Vol 4, No 2: October 2021" : 7 Documents clear
Pengelolaan Ekowisata Boonpring oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Desa Leniwati, Driana; Aisyah, Aliya Nur
Jati: Jurnal Akuntansi Terapan Indonesia JATI Vol 4, No 2: October 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jati.v4i2.12414

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengelolaan Ekowisata Boonpring oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam rangka meningkatkan pendapatan desa (PADes). Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan metode deskriptif kualitatif. Data kualitatif diperoleh dengan melakukan wawancara secara mendalam, observasi dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah Kepala Desa, kepala BUMDes, karyawan, dan masyarakat. Reduksi data, penyajian data, trianggulasi dan penarikan kesimpulan merupakan analisis data yang digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menyatakan pengelolaan Ekowisata Boonpring sudah dilakukan dengan baik oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sanan kerto sesuai dengan prinsip kooperatif, partisipatif, emansipatif, transparan, akuntable, dan sustainable. Pengelolaan Ekowisata Boonpring yang baik diharapkan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Desa secara berkelanjutan dengan menggali potensi desa melalui sektor pariwisata walaupun ada kendala dalam penerapan prinsip partisipatif yaitu kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang perlu dilatih.
Penerapan Good Governance dalam Pengelolaan Keuangan Desa Kuala Alam Kecamatan Bengkalis Wahyuni, Endang Sri; Fatmawati, Fatmawati
Jati: Jurnal Akuntansi Terapan Indonesia JATI Vol 4, No 2: October 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jati.v4i2.10895

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengungkap penerapan prinsip partisipasi, responsibilitas, akuntabilitas, dan transparansi dalam pengelolaan keuangan desa dimulai pada tahap perencanaan, pelaksanaan, Penatausahaan, Pelaporan, dan pertanggungjawaban di Desa Kuala Alam Kecamatan Bengkalis Kabupaten Bengkalis. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pemerintah desa Kuala Alam bertanggungjawab kepada masyarakat, BPD, Bupati untuk melaksanakan rencana kerja kegiatan yang telah disusun pada saat musyawarah desa. Keterbukaan dalam mendapatkan informasi yang telah disusun disampaikan kepada masyarakat berupa baliho yang berisi informasi tentang APBDesa. Pada saat perencanaan pemerintah desa Kuala Alam sudah melakukan Musyawarah Perencanaan Pembangunan melibatkan masyarakat. Pada saat pelaksanaan Kasi dan Kaur sudah bertanggungjawab atas tugas yang telah diberikan yaitu sesuai dengan standar dan aturan yang berlaku. Dalam tahap penatausahan pemerintah desa sudah melakukan pembukuan dengan tertib. Sedangkan pada tahap pelaporan dan pertanggungjawaban pemerintah desa Kuala Alam sudah memberikan laporan kepada Bupati melalui Camat dan BPD sebagai perwakilan masyarakat. Selain itu pemerintah Desa Kuala Alam memasang baliho didepan kantor desa Kuala Alam agar mempermudah masyarakat Kuala Alam untuk memperoleh informasi. Sehingga dengan adanya penelitian ini baik masyarakat maupun Pemerintah Desa Kuala Alam bisa saling bekerjasama dalam melakukan pengawasan terhadap pengelolaan keuangan desa agar terciptanya Good Governance yang baik.
Studi Pengelolaan Dana Desa untuk Pemberdayaan Masyarakat di Kabupaten Wonosobo Annisa Riva Ardiyani; Evy Rahman Utami; Hilma Tsani Amanati; Abdurrahman Maulana Yusuf
Jati: Jurnal Akuntansi Terapan Indonesia JATI Vol 4, No 2: October 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jati.v4i2.12093

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan dana desa untuk peningkatan pemberdayaan masyarakat desa di Kabupaten Wonosobo. Beberapa desa di Kabupaten Wonosobo dipilih berdasarkan berdasarkan klasifikasi Indeks Desa Membangun, meliputi Desa Krasak, Blederan, Kebrengan, dan Derongisor. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, dokumentasi dan observasi. Wawancara dilakukan terhadap informan dari aparatur desa dan perwakilan masyarakat. Analisis data dilakukan dengan pengumpulan data dari transkripsi wawancara, observasi langsung dan peninjauan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan dana desa yang dilakukan oleh pemerintah desa di Kabupaten Wonosobo telah memperhatikan aspek akuntabilitas dan transparasi. Selain itu, penggunaan dana sudah tepat sasaran untuk pemberdayaan mayarakat. Secara umum pengelolaan dana desa yang baik telah meningkatkan pemberdayaan dan memberikan manfaat bagi masyarakat di berbagai bidang.
Penentuan Target, Strategi dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Optimalisasi Pajak Daerah Fauzan Effendi; Vince Ratnawati; Yesi Mutia Basri
Jati: Jurnal Akuntansi Terapan Indonesia JATI Vol 4, No 2: October 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jati.v4i2.10394

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis kesesuaian penetapan target pajak daerah dengan potensi ril, menganalisis strategi dan faktor-faktor yang mempengaruhi optimalisasi kinerja Pajak Reklame, Pajak Sarang Burung Walet, Pajak Air Tanah; dan Pajak  Mineral Bukan Logam di Kota Pekanbaru. Objek Penelitian ini adalah Aparatur Badan Pendapatan Daerah Kota Pekanbaru dan 4 objek/ Subjek pajak daerah yang diteliti di Kota Pekanbaru. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini menunjukkan bahwa penetapan target Pajak Reklame, Pajak Sarang Burung Walet, Pajak Air Tanah; dan Pajak  Mineral Bukan Logam dan batuan belum disesuaikan dengan potensi ril. Laporan kinerja masing-masing Pajak Daerah yang diteliti belum memadai terkait strategi yang telah dilakukan sehingga menyulitkan Badan Pendapatan Daerah dalam pengambilan keputusan yang efektif dan efisien. Faktor-faktor yang mempengaruhi optimalisasi pajak tersebut adalah belum memadainya struktur organisasi, pemutakhiran data base perpajakan, kondisi Sumber Daya Manusia, pemanfaatan teknologi informasi, Penguatan Regulasi dan sarana prasarana pendukung. 
Kesiapan Adaptasi Metode Beyond Budgeting Sebagai Upaya Pembaharuan Manajemen Kinerja (Studi pada Urban Style by Front One Hotel, Lampung, Sumatera Selatan) Eni Kaharti
Jati: Jurnal Akuntansi Terapan Indonesia JATI Vol 4, No 2: October 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jati.v4i2.12570

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengujian kemungkinan diterapkannya manajemen pengendalian dengan metode beyond budgeting. Metode yang terdiri dari 12 prinsip yang terdiri dari 6 prinsip pengelolaan manajemen adaptif dan 6 prinsip struktur organisasi fleksibel. Penelitian ini dilakukan dengan penelitian kualitataif dengan melakukan studi kasus pada perusahaan bidang hospitality Urban Style by Front One Hotel (USBFOH) di Lampung. USBFOH masih menggunakan system penganggaran tradisional yang metode tidak menciptakan kepuasan bagi manajemen dalam pencapaianya. Oleh sebab itu peneliti mencoba mengenalkan manajemen pengendalian yang adaptif untuk lingkungan usaha yaitu Beyond Budgeting. Responden dalam penelitian ini adalah Tim Manajemen USBFOH yaitu General Manager dan Stafnya.Data menggunakan sumber data primer yang diperoleh dengan membagikan kuisioner dan wawancara pada responden. Analisis data menggunakan perhitungan yang dikenalkan oleh de Waal (2003) yang disimbolkan dengan 3 warna yaitu Hijau (siap), Orange (sedang) dan Merah (tidak siap) Hasil penelitian menunjukkan bahwa USBFOH tidak bisa menerapkan metode Beyond Budgeting dengan alasan, kesiapan perubahan yang relatif sedang (orange), namun prasyarat tidak dipenuhi (merah) sebab ada lembaga yang memiliki otoritas lebih tinggi untuk merubah metode dalam pengendalian manajemen meskipun kebutuhan perubahan system pengendalian menunjukkan warna (hijau).
Potret Strategi Going Concern UMKM Pandai Besi Celurit Bermotif Madura Yuni Rimawati; Adi Darmawan Ervanto
Jati: Jurnal Akuntansi Terapan Indonesia JATI Vol 4, No 2: October 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jati.v4i2.10602

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran keunikan strategi going concern pandai besi tokang pandhih Jokotole yang memproduksi celurit bermotif sehingga UMKM ini mampu bertahan bahkan sudah dijalan oleh beberapa generasi. Penelitian ini menggunakan  pendekatan studi kasus configurative ideographic studies untuk menganalisis data. Simpulan penelitian ini adalah  Haji Masduri menerapkan strategi menjaga kualitas produk untuk menjaga kepercayaan pelanggan. Pengembangan usaha menjadi usaha yang memiliki ijin usaha dengan brand “Jokotole” adalah fasilitas Pemerintah yang diterima Haji Masduri. Setelah memiliki ijin usaha, Haji Masduri dapat mengakses lebih banyak fasilitas dari Pemerintah. Dalam manajemen operasional bisnis Haji Masduri menjalankan strategi  spesialisasi kerja bagian produksi, sistem upah persenan (bagi hasil) berdasarkan harga jual pada tenaga kerja celurit bermotif, dan “memanfaatkan jaringan” yang dimiliki untuk memperoleh bahan baku ayng berkualitas tanpa meninggalkan rumah (tempat usaha).  Strategi menjaga cash flow yang dilakukan oleh Haji Masduri adalah dengan sistem produksi pesanan dan uang muka 50%. Dampak dari kualitas produk yang terjaga, Haji Masduri dapat menerapkan strategi penentuan harga jual tanpa proses tawar menawar dari pemesan celurit bermotif.
Data Envelopment Analysis (DEA): Efisiensi Kinerja SD Muhammadiyah di Kabupaten dengan Akuntabilitas ”A” Parwoto, Parwoto; Susilawati, Desi; Utami, Anifah Syafitri
Jati: Jurnal Akuntansi Terapan Indonesia JATI Vol 4, No 2: October 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jati.v4i2.11504

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efisiensi relatif kinerja proses pendidikan pada SD Muhammadiyah di Kabupaten Kulon Progo dan Bantul. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data melalui dokumentasi dan studi literatur. Sampel penelitian ini adalah SD Muhammadiyah di kabupaten Kulon Progo dan kabupaten Bantul yang terakreditasi “A” pada tahun 2018 dan 2019. Variabel penelitian terdiri dari variabel input (jumlah total siswa, jumlah siswa peserta UN, dan jumlah guru) dan output (nilai UN yaitu; Bahasa Indonesia, Matematika, dan IPA). Analisis data menggunakan DEA Model CRS dan VRS dengan aplikasi MaxDEA 8 Basic. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) prosentase jumlah SD Muhammadiyah di Kabupaten Bantul (74%) yang terakreditasi A lebih tinggi dibanding di Kabupaten Kulon Progo (42%). 2) Rata-rata nilai UN tahun 2018 dan tahun 2019, SD Muhammadiyah di Kabupaten Kulon Progo lebih tinggi dibanding di Kabupaten Bantul. 3) Rata-rata nilai UN tahun 2019 SD Muhammadiyah di 2 (dua) kabupaten tersebut mengalami penurunan dibanding tahun 2018. 4) Prosentase jumlah SD Muhammadiyah di Kabupaten Kulon Progo yang memiliki kinerja efisien lebih besar (tertinggi 65%, terendah 20%) dibanding di Kabupaten Bantul (tertinggi 33%, terendah 10%). 5) Model VRS terbukti mampu mendeteksi level efisiensi relatif lebih baik (tertinggi 13 DMU, terendah 9 DMU) dibanding  Model CRS (tertinggi 6 DMU, terendah 4 DMU).

Page 1 of 1 | Total Record : 7