cover
Contact Name
Fitra Lestari, M.Eng, Ph.D
Contact Email
fitra.lestari@uin-suska.ac.id
Phone
+628116901601
Journal Mail Official
jti.fst@uin-suska.ac.id
Editorial Address
Jl. HR. Subrantas KM 15 Kampus UIN Sultan Syarif Kasim Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Teknik Industri : Jurnal Hasil Penelitian dan Karya Ilmiah dalam Bidang Teknik Industri
ISSN : 2460898X     EISSN : 27146235     DOI : http://dx.doi.org/10.24014/jti
(ISSN : 2460-898X) JTI merupakan jurnal akademik yang dipublikasikan 2 kali setahun, meliputi bulan Juni dan Desember. Tujuan jurnal ini menyediakan tulisan yang memiliki yang fokus pada bidang Teknik Industri. lebih lanjut jurnal ini dipulikasikan oleh Jurusan Teknik Industri Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sultan syarif Kasim Riau. Tulisan yang diterima merupakan hasil originalitas dan memberikan kontribusi yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2018): DESEMBER 2018" : 10 Documents clear
Perancangan Alat Bantu untuk Memperbaiki Postur Kerja Karyawan pada Usaha Air Minum Mesjid Nurul Islam dengan Metode Quick Exposure Checklist (QEC) Anwardi Anwardi
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 4, No 2 (2018): DESEMBER 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1961.369 KB) | DOI: 10.24014/jti.v4i2.6514

Abstract

Usaha air minum Mesjid Nurul Islam karyawan memiliki beberapa keluhan terhadap beban kerja. Usaha air minum Mesjid Nurul Islam ini memiliki 4 karyawan dan sistem kerja perharinya hanya 3 orang saja yang bekerja di tempat galon. Setiap harinya usaha air minum Masjid Nurul Islam mengantar 90 galon ke rumah-rumah langganannya, untuk pengantaran galon tersebut dilakukan sebanyak 2 kali, yaitu pagi dan sore. Jika terjadi kekurangan pada saat pengantaran, maka proses pengantaran air galon dilakukan pada malam hari. Pada kegiatan mengangkat galon, beban yang diangkat oleh pekerja adalah sebesar 19 Liter = 18.62 Kg (1 liter = 0.98 kg), sehingga untuk mengurangi tingkat kecelakaan pada pekerja pekerja dianjurkan untuk menggunakan alat bantu. Salah satu metode yang dapat digunakan dalam penilaian terhadap risiko kerja yang berhubungan dengan gangguan otot di tempat kerja adalah metode Quick Exposure Checklist (QEC). Hasil sebelum melakukan perancangan ulang, nilai score level nya tinggi yaitu 70,45%, posisi level skor tertinggi terdapat pada punggung dan bahu dikarenakan melakukan pengangkatan galon secara berulang-ulang. setelah melakukan perancangan ulang nilai score operator sebesar 35,22% yang artinya aman, artinya dengan adanya alat bantu mengurangi beban kerja pada operator sebesar 35.23% karena karyawan tidak lagi mengangkat galon secara berulang-ulang.
Evaluasi Perencanaan dan Pengendalian Proyek Pembangunan Air Bersih dengan Menggunakan Metode Lean Project Management Harpito Jasri
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 4, No 2 (2018): DESEMBER 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (780.039 KB) | DOI: 10.24014/jti.v4i2.6147

Abstract

Keterlambatan suatu proyek dapat terjadi akibat ketidakproduktifan  setiap elemen – elemen yang terlibat didalamnya sehingga pada akhirnya akan terjadi pemborosan (waste). Untuk  mengatasi permasalahan tersebut diperlukan perbaikan perencanaan dengan menggunakan metode Lean Project Management yang didalamnya dapat diidentifikasi waste, resiko, serta penjadwalan proyek dengan metode Critial Chain Project Management. Berdasarkan hasil identifikasi dalam pembangunan penyediaan air bersih di Kota Pekanbaru didapatkan waste yang berpotensi muncul adalah waiting, defects dan uneeded processing. Faktor kemungkinan resiko yang muncul pada saat pelaksanaan proyek adalah faktor cuaca buruk, adanya kerusakan pada alat kerja (komponen genset), keterlambatan datangnya raw material pipa, K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja), Pencurian, kelalaian dan ketidakjujuran serta Kerusakan alat, properti ataupun fisik bangunan. Sedangkan penjadwalan dengan metode CCPM didapatkan penghematan waktu pengerjaan proyek sebesar 4 hari sehingga biaya yang dikeluarkan pihak pelaksana juga berkurang.
Penerapan Metode Delphi dan Servqual untuk Perbaikan Mutu Pelayanan di Plasa Telkom Sitiung Andre Okta Viendra
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 4, No 2 (2018): DESEMBER 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.026 KB) | DOI: 10.24014/jti.v4i2.6573

Abstract

ABSTRAK Plasa Telkom Sitiung merupakan salah satu perusahaan yang melayani masyarakat khususnya di bidang telekomunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan perbandingan antara tingkat persepsi dengan tingkat harapan yang diberikan, penyebab ketidakpuasan pelanggan, serta memberikan usulan perbaikan untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Hal ini diketahui hasil penyebaran kuesioner pendahuluan dengan persentase terbanyak yaitu 48% merasa tidak puas dan 33% merasa cukup puas sedangkan 19% merasa puas terhadap pelayanan. Untuk mencapai tujuan digunakan integrasi metode Delphi, Service Quality (Servqual). Berdasarkan hasil pengumpulan, pengolahan dan analisis data yang telah dilakukan dapat diketahui ada 18 atribut kualitas jasa (5 atribut dimensi Tangible, 4 atribut dimensi Reliability, 3 atribut dimensi Responsiviness, 3 atribut dimensi Assurance, 3 atribut dimensi Emphaty) yang diinginkan oleh pelanggan untuk ditingkatkan. Berdasarkan analisis GAP, semua skor GAP bernilai negatif sehingga tiap dimensi kualitas jasa masih perlu untuk diperbaiki dan ditingkatkan. Dimensi kualiatas jasa yang mendapat prioritas untuk perbaiki atau ditingkatkan adalah dimensi Tangible (selisih nilai GAP -0,48) dan dimensi Rsponsiviness (selisih nilai GAP -0,47).Kata kunci : Perbaikan Mutu Pelayanan, Metode Delphi, Service Quality (Servqual) 
Perencanaan Strategi Pemasaran Telur Ayam untuk Meningkatkan Penjualan pada Peternakan Budi Daya Alam Lestari dengan Metode Marketing Mix dan Topsis Dewi Diniaty
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 4, No 2 (2018): DESEMBER 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2239.059 KB) | DOI: 10.24014/jti.v4i2.6197

Abstract

Peternakan Budi Daya Alam Lestari merupakan usaha yang bergerak dibidang unggas yaitu telur ayam. Permasalahan yang dihadapi oleh Peternakan budi daya alam lestari ini yaitu menurunnya jumlah pendapatan dan terus meningkatnya biaya pokok dalam perawatan unggas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penjualan telur  dengan metode Marketing Mix dan menentukan strategi terpilih dengan metode Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). Berdasarkan metode Marketing Mix  terdapat dua faktor yang mempengaruhi penjualan telur ayam yaitu dimensi promosi dan harga . Pemilihan strategi pemasaran dilakukan dengan Ratting Scale jawaban konsumen dan metode Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). Hasil pengolahan data dari Ratting Scale dimensi yang menduduki skor tertinggi adalah dimensi promosi dengan nilai 0,78, dan dimensi harga dengan nilai 0,22. Strategi pemasaran terpilih dari hasil pengolahan metode TOPSIS adalah alternatif 1 yaitu dimensi promosi dengan nilai 0,78 dimana perusahaan berusaha untuk melakukan promosi yang cukup besar yaitu memberikan diskon harga pada biaya transportasi ongkos kirim untuk diantar ke konsumen yang tidak membeli secara langsung, memberikan potongan harga apabila membeli telur dalam jumlah besar, dengan tujuan dapat menarik pelanggan baru, mendorong pelanggan membeli lebih banyak dan dapat mengupayakan kerja sama yang cukup erat. juga meningkatkan promosi dapat diperoleh tidak hanya dari mulut ke mulut tetapi juga dari media social seperti facebook, instagram, whatsapp dan radio.Kata Kunci: Strategi Pemasaran, Marketing Mix, TOPSISPerencanaan Strategi Pemasaran Telur Ayam untuk Meningkatkan Penjualan pada Peternakan Budi Daya Alam Lestari dengan Metode Marketing Mix dan Topsis
Analisis Keselamatan dan Kesehatan Kerja Menggunakan Metode Hazard And Operability Study (HAZOP) Di PT. XYZ Muhammad Nur
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 4, No 2 (2018): DESEMBER 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1228.656 KB) | DOI: 10.24014/jti.v4i2.6627

Abstract

PT. XYZ sebuah perusahaan swasta nasional yang bergerak di bidang konstruksi pembuatan aspal untuk jalan raya. Besarnya potensi kecelakaan kerja yang terjadi pada proses pengolahan aspal menyebabkan perusahaan untuk memberikan upaya pengendalian terhadap potensi kecelakaan kerja. Berdasarkan permasalahan tersebut maka dilakukan indentifikasi dan evaluasi masalah-masalah yang mewakili resiko-resiko perorangan atau peralatan atau mencegah operasi yang efisien. perhitungan nilai statistik kecelakaan kerja (Accident Rate ), potensi bahaya dan sumber bahaya menggunakan metode Frequency Rate, Severity Rate, Safe T- Score dan Risk Matriks. Yang bertujuan untuk mengindentifikasi jumlah cidera yang menyebabkan tidak bisa bekerja, untuk mengetahui tingkat keparahan dari suatu kecelakaan kerja yang terjadi, untuk menilai tingkat perbedaan antara dua kelompok yang dibandingkan. Apakah perbedaan pada dua kelompok tersebut bermakna atau tidak, dan untuk penetapan matriks resiko kecelakaan kerja itu terjadi. Berdasarkan hasil pengolahan data maka dapat disimpulkan bahwa nilai Frequency Rate pada tahun 2013 sampai 2015 yaitu sebesar 21 pada setiap 200.000 jam kerja manusia, Severity Rate yaitu sebesar 60 hari pada setiap 200.000 jam kerja manusia, Safe T- Score yaitu 0,51 dan Risk Matriks yaitu tingkat bahaya tinggi. Maka diperlukan perbaikan keselamatan kerja pada proses pengolahan aspal terutama untuk melakukan pengawasan pada pekerja pentingnya APD (Alat Pelindung Diri).
Penerapan Metode Pembelajaran Problem Base Learning pada Bidang Ilmu Keteknikan (Engineering) Nofirza Nofirza; Harpito Harpito; Ismu Kusumanto
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 4, No 2 (2018): DESEMBER 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1074.877 KB) | DOI: 10.24014/jti.v4i2.6251

Abstract

Kecenderungan mahasiswa bersikap pasif dalam perkuliahan mengakibatkan daya fikir analitis yang rendah dan mendapatkan nilai pembelajaran yang rendah merupakan salah satu dampak sistem pembelajaran dengan metode ceramah. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui pengaruh implementasi Lesson Study  dengan  metoda Problem Base Learning (PBL) dalam meningkatkan proses pembelajaran (keaktifan, kemampuan berfikir analitis dan skill keteknikan) dan hasil pembelajaran di bidang engineering. Penelitian ini bersifat kolaboratif-partisipatif dengan dosen-dosen mata kuliah dan melibatkan mahasiswa dengan langkah-langkah membentuk tim Lesson Study, merencanakan perkuliahan (plan), melaksanakan perkuliahan/observasi (do), dan refleksi/menganalisis hasil observasi dan mendiskusikan (See) yang dilakukan di Jurusan Teknik Industri UIN Suska Riau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah gabungan dari metoda kualitatif  (proses pembelajaran) dengan metoda kuantitatif (hasil pembelajaran). Proses pembelajaran berupa aktivitas mahasiswa didapatkan dengan observasi, dokumentasi dan angket, sementara hasil pembelajaran berupa nilai mahasiswa didapatkan dengan tes. Melalui implementasi lesson study dengan metoda pembelajaran PBL, proses pembelajaran (keaktifan, kemampuan berfikir analitis dan skill keteknikan) dan  hasil pembelajaran (nilai mahasiswa) mengalami peningkatan yang sgnifikan dengan nilai Gain yaitu 0,703 (kategori tinggi) dan nilai Sig. < a serta  t hitung < -t tabel. Berdasarkan hasil ini diharapkan kedepannya lebih banyak lagi dosen yang menerapkan metode PBL sehingga mahasiswa lebih memiliki kemampuan analisis yang tinggi dan ketertarikan belajar yang lebih aktif.
Perancangan Sistem Informasi Pengendalian Persediaan Bahan Pokok (Studi Kasus Swalayan Buyung Family Pekanbaru) Tengku Nurainun
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 4, No 2 (2018): DESEMBER 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2221.757 KB) | DOI: 10.24014/jti.v4i2.6761

Abstract

Sistem inventory merupakan hal yang penting bagi sebuah perusahaan terutama bagi perusahaan distribusi barang. Keseimbangan antara persediaan dan permintaan sangat penting dalam pengelolaan gudang karena berkaitan dengan investasi di dalam inventori. Proses pengadaan barang dari pemasok dan proses pengeluaran barang oleh perusahaan aktivitas yang sering terjadi pada Swalayan Buyung Family. Perusahaan melakukan pemesanan berdasarkan intuisi tanpa mempertimbangkan penumpukan barang di gudang, sehingga dalam waktu tertentu akan menyebabkan penurunan kualitas. Proses dokumentasi barang saat ini masih bersifat manual, sehingga membutuhkan waktu yang lama dalam pencarian data seperti jumlah barang, supplier, dan konsumen disebabkan ketidaktersediaan database dalam sistem informasi yang terintegrasi. Penelitian ini memberikan rekomendasi perbaikan sistem pengendalian persediaan menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) yang didukung dengan sebuah sistem informasi untuk mempermudah proses pencatatan aliran barang. Penelitian ini menghasilkan rancangan system informasi yang memberikan informasi tentang kuantitas pemesanan optimal, frekuensi pemesanan per tahun, dan titik pemesanan kembali sehingga membantu perusahaan dalam pengambilan keputusan berdasarkan pertimbangan biaya dan memungkinkan untuk mengukur seberapa efektif pemesanan.
Perancangan Ulang Website Teknik Industri Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau dengan Memperhatikan Aspek Usabilitas Menggunakan Metode Waterfall angga gustiandi
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 4, No 2 (2018): DESEMBER 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1124.426 KB) | DOI: 10.24014/jti.v4i2.6452

Abstract

Dalam era teknologi saat ini, informasi harus bisa dengan cepat didapatkan dengan cara yang efisien. Jika pencarian informasi yang dibutuhkan, seperti informasi akademik maupun non akademik pada suatu Jurusan di sebuah Perguruan Tinggi dilakukan dengan cara klasik melalui kertas, maka cara ini tidak akan cukup efisien. Seiring dengan kemajuan teknologi informasi dan untuk menjamin tercapainya mutu Perguruan Tinggi yang baik, saat ini sistem informasi berbasis website merupakan sarana yang mendasar dan dapat memenuhi kebutuhan pengguna bagi suatu Prodi di sebuah Perguruan Tinggi. Website Program Studi Teknik Industri dirancang dengan fitur-fitur yang bervariasi dan memperhatikan tingkat usabilitas pada website tersebut. Pada hasil rancangan website, diusulkan SOP pemeliharaan agar website yang dihasilkan dapat diakses secara berkelanjutan dan dapat memberikan informasi-informasi yang dibutuhkan. Website dirancang menggunakan model waterfall, yang mana model ini digunakan untuk merancang sebuah sistem secara bertahap. Proses pengumpulan data dilakukan dengan Focus Group Discussion (FGD) untuk mendapatkan kebutuhan-kebutuhan pengguna dan dari kebutuhan tersebut akan diimplementasikan kedalam website. Pengujian tingkat usabilitas website  menggunakan kuesioner WEBUSE mendapatkan level usabilitas dengan rincian kategori Content, Organization, and Readability bernilai 0.7488 , Navigation and Link bernilai 0.7476 , Desain User Interface bernilai 0.7512 dan Performance and Effectiveness bernilai 0.7381. Berdasarkan level usabilitas yang didapatkan, website yang dihasilkan dapat memudahkan pengguna dalam mendapatkan suatu informasi yang diinginkan.
Analisa Beban Kerja Mental Operator Mesin Dryer Bagian Auto Clipper dengan Metode NASA-TLX Silvia Silvia
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 4, No 2 (2018): DESEMBER 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (607.545 KB) | DOI: 10.24014/jti.v4i2.7404

Abstract

PT. Asia Forestama Raya merupakan sebuah industri yang memproduksi plywood untuk ekspor maupun lokal. PT. Asia Forestama Raya beralamatkan di Kelurahan Limbungan, Kecamatan Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru. Penelitian ini dilakukan terhadap operator mesin continiuos dryer dibagian auto clipper, dimana pada mesin ini terdapat 3 tingkat auto clipper yang masing-masing memiliki satu operator setiap tingkatnya. Dari hasil observasi yang dilakukan di PT. Asia Forestama Raya tersebut maka dapat diketahui bahwa pekerjaan yang dilakukan operator auto clipper membutuhkan fokus dan ketelitian yang tinggi, dan juga dalam bekerja dituntut menghasilkan produk sesuai permintaan perusahaan, pekerja harus bekerja selama 11 jam tanpa istirahat. Tugas utama dari operator auto clipper adalah mengukur hasil potong veener dari mesin sesuai permintaaan dan menstabilkan operasional mesin. Dalam melakukan tugasnya operator tesebut dituntut oleh perusahaan untuk dapat meneyelesaikan pekerjaan sesuai dengan target yang telah ditentukan oleh perusahaan, dan juga produk yang dihasilkan harus sesuai dengan standar yang diminta oleh perusahaan, dengan adanya target yang diberikan oleh perusahaan tersebut operator menjadi tertekan ketika bekerja, karena jika produk yang dihasilkan tidak sesuai dengan yang diminta maka perusahaan akan mengalami kerugian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat beban kerja mental dari operator mesin continiuos dryer  bagian auto clipper PT. Asia Forestama Raya dengan menggunakan metode NASA-TLX, yang diukur melalui 6  indikator yaitu kebutuhan fisik, kebutuhan mental, usaha, tingkat frustasi, kebutuhan waktu, dan performansi. Dari hasil pengukuran terhadap 6 orang operator auto clipper mendapatkan nilai WWL masing-masing 82,67; 83,34; 87,34; 86 yang tergolong dalam kategori sangat tinggi dan 77,34; 79,34 yang tergolong dalam kategori  tinggi dengan faktor dominan yaitu faktor kebutuhan fisik, kebutuhan  mental dan performansi. Berdasarkan faktor dominan tersebut maka dilakukan analisa menggunakan fishbone diagram untuk mengetahui akar penyebab tingginya beban kerja mental pada operator auto clipper. Pada faktor kebutuhan fisik penyebabnya karena kondisi pekerja yang berdiri selama 11 jam tanpa istirahat, faktor kebutuhan mental penyebabnya karena tuntutan dan target dari perusahaan yang tinggi, dan faktor performansi disebabkan karena faktor umur operator yang diatas 40 tahun sehingga tingkat ketelitian dan fokus dalam bekerja menjadi berkurang.
Analisa 5S pada Lantai Produksi PT. Sutra Benta Perkasa Merry Siska
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 4, No 2 (2018): DESEMBER 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.424 KB) | DOI: 10.24014/jti.v4i2.5342

Abstract

             PT. Sutra Benta Perkasa merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang percetakan dan penerbitan dimana hasil dari produksi tersebut berupa buku melayu, buletin teladan, dan majalah dinamis. Motivasi dan kenyaman para pekerja merupakan salah satu faktor yang perlu diperhatikan agar kegiatan produksi berjalan dengan efektif dan efisien. Agar meningkatnya motivasi para pekerja, tentunya pabrik ini menciptakan suasana lingkungan kerja yang aman, nyaman, efektif, dan efisien sehingga mampu bertahan dan bersaing dengan perusahaan pengolahan kelapa sawit lainnya. Oleh karena itu, dalam upaya meningkatkan produktivitas dengan memperhatikan aspek lingkungan kerja pada setiap stasiun kerja, perusahaan perlu evaluasi lingkungan kerja dari aspek 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, dan Shitsuke). Dengan tujuan untuk memberikan usulan perbaikan berdasarkan aspek 5S pada lantai produksi, tempat pembungan limbah, dan tempat penyimpanan peralatan.Penelitian ini adalah berjenis deskriptif murni, karena dalam penelitian ini tidak dilakukan perancangan dan penerapan pada perusahaan. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, dan Shitsuke). Sumber data yang digunakan untuk mengumpulkan data melalui observasi dan wawancara kepada pihak perusahaan baik pimpinan dan karyawan. Analisis yang dilakukan pada PT. Sutra Benta Perkasa berdasarkan aktivitas Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, dan Shitsuke. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pada lantai produksi, tempat pembuangan limbah, dan tempat penyusunan peralatan belum sesuai dengan aktivitas 5S secara optimal, dan diberikan usulan perbaikan yang harus diimplementasikan oleh pihak perusahaan agar pencapaian 5S dapat dioptimalkan.

Page 1 of 1 | Total Record : 10