MetaCommunication; Journal Of Communication Studies
MetaCommunication; Journal Of Communication Studies is a scientific journal, published by Department of Communications, Faculty of Political and Social Sciences, Universitas Lambung Mangkurat. The articles are focused on the results of research and idea in the study of: 1. Communication Science. 2. Mass Media. 3. Communication Technology. 4. Applied Communications
Articles
8 Documents
Search results for
, issue
"Vol 8, No 1 (2023): MARET"
:
8 Documents
clear
DISKURSUS FEMINISME PEREMPUAN PADA ABAD 19 DALAM FILM “LITTLE WOMEN”
Dwi Pela Agustina;
Stara Asrita
Metacommunication: Journal of Communication Studies Vol 8, No 1 (2023): MARET
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20527/mc.v8i1.15654
This study aims to find out how the discourse of 19th century women in Little Women movie. The analytical method is using critical discourse analysis method of Norman Fairclough's model with three dimensional models, dimensions of text, discourse practice and socio-cultural practice. The results show that the emerging feminist discourse is liberal feminism. The text dimension shows that Jo March not wanting to get married, struggling alone, being able to be empowered with his own abilities. The dimension of discourse practice was not yet able to accept women to appear in public spaces, receive inadequate education and limited employment opportunities. The socio-cultural practice, the people is still in the patriarchal ideology that dominates every level.
ARTIFICIAL INTELLIGENCE TO IMPROVE ACCURACY AND EFFICIENCY OF PRESCRIBING BETWEEN DOCTORS & PHARMACISTS
Izzaty Zephaniah;
Deny Febrian
Metacommunication: Journal of Communication Studies Vol 8, No 1 (2023): MARET
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20527/mc.v8i1.15706
This qualitative method research aims to explain the use of artificial intelligence (AI) as an alternative means of optimizing interpersonal communication between doctors and pharmacists in terms of prescribing drugs. Because in practice, there are still many drug administration errors due to miscommunication between what the doctor writes or prescribes and what the pharmacist understands and gives to the patient. One that can be done by applying AI to electronic recipes. Unfortunately, the expansion of the use of AI technology in Indonesia in the pharmaceutical sector (especially drug prescribing) is still rarely found. In electronic prescribing, AI technology will help doctors to diagnose diseases suffered by patients through the analysis of previous medical reports. Then the doctor can directly send the prescription to the pharmacist through the computer. So that pharmacists can directly read, prepare and mix medicines. Through this mechanism, errors in prescribing that often occur can be minimized, thereby improving patient safety. The results of the study also show that although electronic prescribing can help overcome many medical problems, it can also cause new problems. For example electronic prescription systems can affect the workload of doctors and pharmacists by creating new types of prescribing errors such as delivery of prescriptions with medications, dosages or incorrect drug regimens. Not only that, but electronic prescribing systems can also raise concerns about information security and patient privacy when sharing prescription information with pharmacies. When sharing and storing patient prescription information, data security must be ensured to avoid changes that could potentially compromise the patient's health. The use of AI in electronic prescribing does not necessarily indicate clinical efficiency. Because it is also influenced by several factors, one of which is related to the knowledge and ability to use AI technology and the electronic prescribing system itself.
CITAYAM FASHION WEEK: EKSPRESI REMAJA DI RUANG PUBLIK PADA MEDIA SOSIAL TIKTOK DI ERA DIGITAL
Sulissya Nur Syafa'ati;
Johny Alfian Khusyairi
Metacommunication: Journal of Communication Studies Vol 8, No 1 (2023): MARET
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20527/mc.v8i1.15523
Citayam Fashion Week atau CFW merupakan fenomena masyarakat yang ramai pada tahun 2022 di DKI Jakarta. Dalam penelitian ini, penulis bertujuan untuk memaparkan fenomena CFW yang terjadi di kawasan Sudirman Central Business District atau SCBD yang merupakan bentuk ekspresi remaja. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah konten video pada media sosial TikTok dan berita online terkait CFW. Data yang ada disajikan dengan menggunakan teori ruang publik Jürgen Habermas yang merepresentasikan kawasan SCBD. Hasil kajian menunjukkan bahwa fenomena CFW merupakan bentuk demokratisasi Jalan Sudirman sebagai ruang ketiga, melahirkan beberapa remaja populer yang mengusung identitas Citayam, Bogor dan Depok, serta menciptakan penonton yang mendukung dan menikmati fenomena tersebut. Hal ini berdampak positif bagi perekonomian masyarakat khususnya di bidang fashion seperti aplikasi belanja online: Shopee. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kawasan SCBD merupakan ruang publik yang dapat dinikmati dan dikunjungi oleh semua kalangan tanpa memandang pangkat dan status karena ruang publik tersebut merupakan milik bersama. Masyarakat juga bebas melakukan aktivitas yang mereka inginkan tanpa mengganggu pengunjung lain dan ikut menjaga ketertiban dan kenyamanan ruang publik.Kata Kunci: Remaja, Citayam Fashion Week, Ruang Publik, Sudirman.
INFORMATION MEDIA AS A PUBLIC COMMUNICATION IN FIRE MITIGATION IN SOUTH KALIMANTAN
Astinana Yuliarti;
Erma Ariyani
Metacommunication: Journal of Communication Studies Vol 8, No 1 (2023): MARET
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20527/mc.v8i1.15422
South Kalimantan is one of the regions in Indonesia that has a high vulnerability to fire disasters. The Fire Disaster Management Agency is an agency that has a major role as an early warning system in the process of mitigating fire disasters in South Kalimantan. The purpose of this study was to determine the use of the five elements of communication according to Harold Laswell and information media as a public communication channel carried out by the Regional Disaster Management Agency/ Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) of South Kalimantan. The research method used was a qualitative descriptive approach. The results show that in the process of mitigating fire disasters in South Kalimantan Province, the Regional Disaster Management Agency/ Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) of South Kalimantan Province has carried out a public communication process by implementing all elements of communication and presenting Information Media as a communication channel through direct communication with the community in the area. disaster or using conventional communication channels such as leaflets, disaster pocketbooks as well as mass and digital media communication channels such as radio and social media
REVISED MODEL UTAUT: INTENSI PENGGUNAAN INSTAGRAM DAN NIAT BERINTERAKSI MENGENAI INFORMASI SEX-ED
Maria Adiska Auliadinanti;
Ikhsan Fuady
Metacommunication: Journal of Communication Studies Vol 8, No 1 (2023): MARET
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20527/mc.v8i1.15024
Studi ini mengkaji faktor-faktor yang menyebabkan intensi untuk mengakses informasi kesehatan seksual melalui aplikasi sosial media Instagram. Penerapan dari model revisi UTAUT digunakan dengan menambahkan konstruksi sikap untuk meneliti intensi menggunakan Instagram dalam upaya untuk mendapatkan informasi kesehatan seksual. Selain itu, studi ini juga melihat proyeksi intensi untuk mengakses edukasi seks melalui Instagram, yang berpotensi untuk memunculkan intensi untuk berinteraksi dengan konten informasi kesehatan reproduksi melalui kerangka model penelitian yang telah diajukan. Studi ini akan menggunakan akun Instagram terbesar mengenai kesehatan reproduksi, @tabu.id sebagai studi kasus. Tabu.id dipilih sebagai akun yang merepresentasikan kualitas informasi kesehatan reproduksi di sosial media Instagram. Studi ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis multivariat. Studi ini menggunakan data dari 146 sampel pengguna Instagram yang diperoleh dari penyebaran kuesioner. Pengolahan data yang didapat dari jawaban kuesioner ini akan diolah dengan menggunakan software statistik SPSS (Statistical Product and Service Solutions) 26 dan LISREL (Linear Structural Relations) 8.50 dengan menggunakan sistem operasi Windows 10 untuk mempermudah serta menghindari kecacatan dalam hasil perhitungan. Hasil studi ini mengindikasikan adanya intensi untuk menggunakan Instagram untuk mengakses informasi edukasi seks, diikuti dengan intensi untuk berinteraksi dengan informasi edukasi seks. Sedangkan, intensi menggunakan Instagram untuk mengakses informasi edukasi seks hanya dipengaruhi oleh Performance Expectancy.
PERAN HUMAS PT. BANGUN TENERA RIAU PADA PELAKSANAAN PROGRAM CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY UNTUK MEMBANGUN CITRA POSITIF
Iin Striany;
S Bekti Istiyanto;
Wisnu Widjanarko
Metacommunication: Journal of Communication Studies Vol 8, No 1 (2023): MARET
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20527/mc.v8i1.14982
Dalam mengoptimalkan program Corporate Social Responsibility (CSR), dibutuhkan peran humas yang dapat menjembatani serta dapat memfasilitasi komunikasi antara kepentingan perusahaan dan kebutuhan masyarakat untuk mencapai kesepakatan dalam pelaksanaan program CSR tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran humas PT Bangun Tenera Riau (BTR) dalam pelaksanaan program CSR terkait dengan permasalahan yang dialami oleh SDN 01 Perhentian Raja yang terletak di Desa Pantai Raja, Kecamatan Perhentian Raja, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif dengan studi kasus. Data pada penelitian ini dihasilkan melalui observasi dan wawancara dengan informan. Informan pada penelitian ini berjumlah tiga orang, yaitu humas PT. Bangun Tenera Riau, kepala sekolah dan kepala desa. Penentuan informan pada penelitian ini melalui purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran humas PT. BTR pada pelaksaan CSR adalah sebagai penasehat ahli dan fasilitator komunikasi. Dalam menjalankan peran sebagai penasehat ahli, humas PT. BTR membantu mencari solusi mengenai masalah yang dialami oleh SDN 01 Perhentian Raja dimana sebelumnya sekolah dinilai kekurangan ruang kelas karena jumlah siswa yang semakin bertambah setiap tahunnya, sehingga meminta bantuan tambahan lokal untuk proses belajar mengajar kepada pihak BTR. Sehingga pihak BTR yang diwakili oleh humas kemudian memberikan solusi dengan memberikan lahan dan membangun 6 kelas serta memberikan intensif sebesar Rp. 250,000 kepada 16 guru honorer di SD tersebut. Sebagai fasilitator komunikasi, yaitu humas menyampaikan kembali saran atau masukan dari masyarakat kepada atasannya, dan sebaliknya. Sehingga menimbulkan saling pengertian antara perusahaan dan masyarakat.
ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN TRAGEDI KANJURUHAN DI MEDIA PEMBERITAAN ONLINE (STUDI ANALISIS FRAMING WILLIAM A. GAMSON)
Rayhan Bima Sakti;
Kukuh Sinduwiatmo
Metacommunication: Journal of Communication Studies Vol 8, No 1 (2023): MARET
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20527/mc.v8i1.15766
Pertandingan sepak bola adalah salah satu dari banyak pertandingan dari banyak cabang olahraga yang banyak digemari oleh berbagai kalangan. Baru-baru telah terjadi peristiwa naas yang meninmpa dunia sepak bola, tidak lain dan tidak bukan adalah Tragedi Kanjuruhan, Tragedi yang terjadi 1 Oktober 2022 lalu menewaskan setidaknya 130-an orang lebih karena sesak nafas berebut keluar dari Stadion Kanjuruhan Malang, selepas dari tanggal tragedy tersebut banyak bermunculan berita-berita dari media Nasional Indonesia yang memeberitakan tentang Tragedi Kanjuruha. Banyak pembingkaian yang disajikan oleh pemberitaan tersebut Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menerapkan teori Analisis Framing oleh Willian A. Gamson yang menitik beratkan pada beberapa hal yaitu Frame Sentral Ide sentral berupa metafora, catchphrases, exemplar, depiction dan visual images seluruh perangkat-perangkat untuk mengetahui framing atau pembingkaian dari beberapa sampel pemberitaan yang telah didapat dari mining data dan pembersihan data (data cleaning). Data pemberitaan ini akan didapat dari bantuan tools monitoring pemberitaan yaitu Brand24, Brand24 adalah sebuah aplikasi monitoring pemberitaan atau isu menggunakan sebuah kata kunci atau keyword yang di inpu. Penelitian ini menghasilkan sebuah data yang berisi informasi tentang pembingkaian atau framing dari sampel yang telah diambil dari banyaknya berita yang popular dari 1 bulan setelah kejadian Tragedi Kanjuruhan, hasil dari penelitian ini dapat dilihat benang merahnya bahwa setelah kejadian Tragedi Kanjuruhan tersebut pihak Kepolisian sedang gencar-gencarnya mencari pelaku sekaligus tersangka dari penyebab terjadinya tragedy naas tersebut.
MNC MEDIA GROUP: POLITICAL ECONOMICS ANALYSIS IN COMMUNICATION AND STRUCTURATION THEORY
Muhammad Ainani
Metacommunication: Journal of Communication Studies Vol 8, No 1 (2023): MARET
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20527/mc.v8i1.15881
This paper discusses the construction of media coverage under the auspices of MNC Media. The method in this paper uses a descriptive approach. The analysis is based on the political economy of media theory developed by Vincent Mosco. The theoretical approach used is more specific to structuration theory. The conclusion is that there is a conflict of interest and political interest between Hary Tanoe, the leader of the MNC Group, and his media. Since the MNC Group and the Perindo Party have the same power structure, producing news content through MNC Media is nothing but a political publication of the Perindo Party itself.