Empowerment : Jurnal Pengabdian Masyarakat
EMPOWERMENT adalah media penerbitan karya tulis berbasis hasil pengabdian masyarakat dosen dan mahasiswa, menerima tulisan dari berbagai disiplin ilmu pengetahuan/multidisipin. Jenis naskah yang dipublikasikan adalah naskah asli/orisinal hasil pengabdian kepada masyarakat, jurnal ini terbit dalam 6 (enam) bulanan. EMPOWERMENT diterbitkan oleh Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan.
Articles
15 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 7 No. 02 (2024): Empowerment"
:
15 Documents
clear
Pelatihan Cleanlinnes, Health, Safety & Environmental Sustainability (CHSE) di Rumah Sakit Bhayangkara Tk. III Indramayu
Chandra, Teddy;
Riyadi, Heru;
Prabowo, Susilo Dwi;
Sosiadi, Rohyan;
Wibowo, Sukarno
Empowerment Vol. 7 No. 02 (2024): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25134/empowerment.v7i02.5892
Since early in 2020, the Covid-19 pandemic has arrive in our home land. Many people get infected by this virus. The goverment take a quick and responsive restrictive, preventive and currative policy to mitigate this disaster. The social life has change. So many people normal habits has to be adjusted to the situation. Many healthy protocol was applied by the goverment to eradicate this global pandemic desease. CHSE was one of the healthy life style promoted by the goverment c.q Ministry Of Tourism & Creative Economy. CHSE was the protocol to implementing the cleanlinnes, health, safety & environmental sustainability. the purpose of this CHSE training was to create a healthier and condusive condition for the people, so they can still do the activity during the pandemic situation. Sejak awal tahun 2020 Pandemi Covid-19 datang melanda tanah air. Banyak di antara masyarakat Indonesia yang terjangkit virus corona ini. Pemerintah bergerak cepat dalam upaya mitigasi bencana virus ini dengan mengeluarkan berbagai kebijakan publik yang bersifat restriktif, preventif dan kuratif agar penyebarannya dapat ditekan. Hal itu berdampak kepada kehidupan masyarakat Indonesia. Kebiasaan-kebiasaan normal yang seringkali masyarakat lakukan, kini telah berubah. Berbagai pembatasan-pembatasan dan juga protokol kesehatan diterapkan oleh pihak berwenang dalam upaya untuk menanggulangi wabah global ini. Diantara beberapa kampanye gaya hidup sehat yang digaungkan pemerintah itu, salah satunya adalah kampanye Cleanlinnes, Health, Safety & Environmental Sustainability (CHSE) yang digalakkan oleh kementerian pariwisata & ekonomi kreatif. CHSE adalah suatu protokol kesehatan yang menekankan kepada terjaganya kebersihan (cleanlinnes), upaya menjaga kesehatan (health), upaya menjaga keamanan (safety) dan juga upaya menjaga kelestarian lingkungan (environmental sustainability). Tujuan dari pelatihan CHSE adalah agar terwujud suatu keadaan yang kondusif dalam menjalankan aktifitas di tengah pandemi yang belum diketahui kapan akan berakhirnya.
Penerapan Green Economy terhadap Kelompok Tani Hortikultura melalui Konsep Zero Waste System Masyarakat Desa Pogalan, Magelang
Rahardjo, Budi;
Giovanni, Axel;
Lionora, Clarisa Alfa
Empowerment Vol. 7 No. 02 (2024): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25134/empowerment.v7i02.6460
The residents of Pogalan Village are dominated by farmers, making the application of a green economy able to develop agriculture. In the short term, the focus of this program is to increase revenue through the concept of a zero waste system. The implementation of this Community Partnership Program is located in Pogalan Village, Pakis District, Magelang Regency. This community partnership program is carried out using the methods of socialization, education, tutorials or continuous assistance and focus group discussions. The results obtained are the understanding of farmer groups in using a zero waste system to get to a green economy. The advantage of a zero waste system has various advantages including converting waste into natural products that are environmentally friendly. Wono Mulyo farmer groups can utilize the existing waste so that it can be reused and has economic value. Community service activities are expected to continue by the Wono Mulyo farmer group to overcome other problems experienced such as marketing problems and problems in processing crops.
Sosialisasi dan Pelatihan Peningkatan Pengetahuan dan Ketrampilan Produksi Home Industri Kerupuk Beras Merah di Desa Jatiluwih Tabanan, Bali
Sukanteri, Ni Putu;
Pratiwi, Ni Putu Eka;
Carina, Tiara
Empowerment Vol. 7 No. 02 (2024): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25134/empowerment.v7i02.9840
Jatiluwih Village is one of the villages in Penebel District, Tabanan Regency, Bali Province. The main agrotourism capital of Jatiluwih Village is the agribusiness activity of red rice production, terraced rice fields and natural beauty. In creating various products that empower the community in Jatiluwih Village. The home industry aims to promote local products produced by the community in Jtiluwih Village. The aim of implementing the activity is to empower groups to become economically active groups through home industry productivity. Increase the knowledge and skills of group members in the field of production and marketing of the home industry of red sandalwood rice crackers. Developing the Jatiluwih Village PKK group to be economically independent. The activity method is carried out through socialization, training and mentoring in the PKK Group in Jatiluwih Village, Penebel District, Tabanan Regency, Bali Province. Community service activities carried out by PKK members in Jatiluwih Village, in an effort to develop the home industry, are as follows: Socialization of product hygiene shows that the knowledge of PKK members in Jatiluwih Village has increased by up to 100%. Training given to Jatiluwih Village PKK members in the use of grinding machines and mixers showed an increase of up to 80%. This shows that home industrial activities in Jatiluwih Village make it possible to increase production volume with training and mentoring.
Pelatihan Pembuatan Pupuk Kompos Daun Kering di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 17 Kota Kupang
Kadja, Agnes;
Timung, Helen Yohana;
Wie, Fitri
Empowerment Vol. 7 No. 02 (2024): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25134/empowerment.v7i02.10103
SMPN 17 Kota Kupang memiliki lingkungan sekolah yang dihadapkan pada masalah serius terkait pengelolaan sampah, khususnya sampah dedaunan yang terbentuk akibat dedaunan yang melimpah di sekitar halaman sekolah. Sampah ini cenderung tertimbun tanpa pengelolaan yang baik, sehingga menyebabkan potensi pencemaran lingkungan dan membuat area sekolah menjadi kurang indah. tujuan kegiatan pelatihan ini yaitu memberikan pelatihan dan pendampingan pembuatan pupuk kompos daun kering bagi siswa-siswi kelas VII A SMPN 17 Kota Kupang. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan pendampingan secara langsung. Hasil dari Pelatihan pembuatan pupuk kompos dari daun kering ini menjadi solusi atas permasalahan pengelolaan sampah di SMPN 17 Kota Kupang dengan membuat sampah dedaunan menjadi produk yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomis, Dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan (soft skill dan hard skill) dari siswa-siswi karena adanya pengalaman langsung tentang pembuatan pupuk kompos dari daun kering menggunakan cara sederhana, Terciptanya lingkungan sekitar sekolah yang lebih bersih dan nyaman dan Mengimplementasikan mata pelajaran prakarya dan kewirausahaan, sehingga siswa-siswa tidak hanya belajar teori tetapi juga melakukan prakteknya langsung.
Pelatihan Pembuatan Ecoprint pada Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah Kota Kupang
Rihi, Febriana Rahelda
Empowerment Vol. 7 No. 02 (2024): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25134/empowerment.v7i02.10107
SMP Muhammadiyah Kota Kupang terdapat beragam tumbuhan yang cocok untuk di jadikan ecoprint. Namun, karena mereka belum mengetahui apa itu ecoprint, sehingga keindahan tumbuhan tersebut belum dapat dimanfaatkan sepenuhnya. Tujuan dari kegiatan pelatihan ini yaitu untuk memberikan pelatihan dan pendampingan kepada siswa-siswi kelas VII C di SMP Muhammadiyah kota kupang agar mereka dapat mengetahui cara memanfaatkan bahan alam di sekitar mereka untuk menciptakan karya seni yang unik dan menarik, serta untuk memperkenalkan mereka pada teknik pembuatan motif dengan mengunakan tumbuhan melalui ecoprint. Metode yang digunakan adalah metode penyuluhan dan pendampingan secara langsung. Hasil dari pelatihan pembuatan ecoprint pada siswa-siswi kelas VII C di SMP Muhammadiyah kota Kupang yaitu untuk menciptakan motif-motif unik pada kain dengan menggunakan teknik ecoprint. Penilaian menunjukan bahwa secara keseluruhan, tingkat kualitas yang di hasilkan dari karya teknik ecoprint oleh peserta didik sangat memuaskan. Selain itu, kegiatan ini juga dapat menjadi bagian dari upaya melestarikan dan memanfaatkan bahan alam untuk menciptakan karya seni yang bisa di manfaatkan.
Implementasi Asesmen Autentik Berbasis Literasi Numerasi dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
Hindriana, Anna Fitri;
Abidin, Zaenal;
Setiawati, Ina;
Wibowo, Jayaman
Empowerment Vol. 7 No. 02 (2024): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25134/empowerment.v7i02.10172
Pelaksanaan asesmen autentik berbasis literasi dan numerasi sangat diperlukan untuk meningkatkan kemampuan peserta didik dalam mengaplikasikan pengetahuannya dalam kehidupan nyata. Pengembangan instrumen asesmen autentik berbasis literasi numerasi memerlukan perubahan mindset baik dalam melaksanakan proses penilaian maupun dalam proses pembelajaran IPA. Pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pendampingan pengembangan asesmen autentik berbasis literasi dan numerasi. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakai ini adalah metode pelatihan dan pendampingan mengenai pemahaman konsep dasar asesmen autentik, konsep dasar literasi numerasi, indikator literasi numerasi serta cara mengintegrasikan pelaksanaan asesmen autentik menggunakan indikator litersi dan numerasi baik pada ranah pengetahuan, keterampilan, maupun sikap. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman tentang konsep dasar asesmen autentik , pemahaman tentang konsep dasar literasi dan numerasi, implementasikan asesmen autentik berbasis literasi dan numerasi pada pembelajaran IPA dan self efficacy dalam merancang dan melaksanakan asesmen yang relevan dengan literasi dan numerasi.
Pengembangan Kreativitas Anggota Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) melalui Pelatihan Homemade Hampers untuk Meningkatkan UMKM
Retnoningsih, Diyah Ayu;
Purwaningsih, Dian
Empowerment Vol. 7 No. 02 (2024): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25134/empowerment.v7i02.10319
Tujuan dari diadakannya pengabdian kepada masyarakat ini untuk membangun kemitraan yang kuat dengan ibu-ibu PKK dalam upaya meningkatkan ekonomi produktif di desa Ragatunjung. Kemitraan ini diarahkan untuk mendukung pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta menggerakkan potensi melalui pembuatan hampers dalam pembangunan ekonomi lokal yang berkelanjutan. Prosedur pengabdian kepada masyarakat ini adalah tahapan persiapan, tahapan pelaksanaan dan tahapan evaluasi. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan bagi anggota PKK Desa Ragatunjung Kecamatan Paguyangan, Brebes. Kegiatan ini yang dilaksanakan terdiri atas ceramah, demonstrasi dan Pratik. Hasil kegiatan berdasarkan respon positif yang diukur melalui observasi bahwa kegiatan memberikan kesan baik dimana berdasarkan presentase antusias peserta memenuhi 80% kehadiran, sedangkan berdasarkan peningkatan Ketrampilan peserta pelatihan akan diobservasi saat pelatihan 70% dari peserta pelatihan mampu menerapkan pemahaman teknik dasar dalam membuat hampers dengan mediadan bahan yang disesdiakan, hal membuktikan kegiatan pengabdian bermanfaat dan tepat sasaran.
Pendampingan Penerapan Pajak Parkir dalam rangka Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah Kabupaten Badung
Putri, Kadek Gita Jesiska;
Putri, Putu Indah Dianti
Empowerment Vol. 7 No. 02 (2024): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25134/empowerment.v7i02.10361
Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi penerapan penetapan wajib pajak parkir di Kabupaten Badung sebagai upaya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Melalui tiga tahapan utama yang meliputi observasi, pelaksanaan pendampingan, dan evaluasi, dilakukan penataan terhadap proses pemeriksaan pajak, konsultasi, negosiasi, hingga pelaporan pajak parkir. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan efisiensi waktu pemeriksaan, ketepatan pembayaran, serta kepatuhan wajib pajak dalam melaksanakan kewajiban mereka. Kesadaran wajib pajak terhadap tanggung jawab perpajakan juga meningkat secara signifikan. Pendekatan ini berhasil mengoptimalkan potensi PAD dari pajak parkir dan memberikan kontribusi positif terhadap pengelolaan pajak di Badung.
Peningkatan Pengetahuan Kader Asuhan Mandiri tentang Pemanfaatan dan Efek Samping dari Tanaman Obat Keluarga (TOGA)
Sari, Putri Eka;
Yulianti, Tanti;
Maharani, Ananda
Empowerment Vol. 7 No. 02 (2024): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25134/empowerment.v7i02.10424
Plants have been used to treat various human diseases for thousands of years. Medicinal plants are the main ingredients in tradisional herbal remedies and medicines. With the increasing awarness of healthy lifestyles, family medicinal plants (TOGA) have become an alternative treatment option in the community. The TOGA Self-Care Cadres are at the forefront of efforts to improve public health, especiallu utilization of TOGA. To effectively use TOGA, knowledge is required. This community service activity aims to enhance the knowledge of TOGA Self-Care Cadres regarding the use of TOGA and its potential side effects. The activity was conducted by providing counseling and using pre-test and post-test questionnaires as assesssment intrument for knowledge. The results of the pre-test and post-test were analizyed for normality using the Kolmogorov-Smirnov test, followed by data analysis using the Wilcoxon test. The results showed that in the post-test, 81,25% (13 cadres) had Good knowledge, 18,75% (3 cadre) had Sufficient knowledge, and there were no cadres with Poor knowledge. Statistical tests indicated that the data were not normally distibuted., so the Wilcoxon test was used. Based on the statistical analysis, it can be concluded that the counseling conducted successfully improves the knowledge of TOGA Self-Care Cadres regarding the utilizzation of TOGA and its potential side effects.
Pemberdayaan Kelompok Penggerak Pariwisata (Kompepar) Pasir Batang melalui Pembuatan Pembibitan Tanaman Rehabilitasi
Supartono, Toto;
Nugraha, Dadan;
Wiharno, Herma;
Hidayatulloh, Syahrul;
Mafaz, Mihra Fauzia;
Anggraeni, Dina Mariana;
Menara, Sekar Amalia
Empowerment Vol. 7 No. 02 (2024): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25134/empowerment.v7i02.10498
The partner or target group for this community service activity is Kompepar Pasir Batang which is located in Karangsari Village, Darma District, Kuningan Regency. The activity area of Kompepar is the Pasir Batang Block which is part of the Gunung Ciremai National Park area. One of the problems faced by these partners is the difficulty of obtaining plant for rehabilitation activities around the partner's activity locations. Therefore, the aim of this service activity is to help provide a nursery for types of rehabilitation plants. The implementation methods used are counseling, training and empowerment. This activity can run smoothly as expected. This activity also received appreciation from the local village government and received full support from partners. Partners are actively involved in every stage of the activity. For the sustainability of the program, assistance by the Community Service Team will also continue so that the positive impact of the activities can be felt in real terms by many parties.