cover
Contact Name
Ahmad Sururi
Contact Email
Ahmad Sururi
Phone
-
Journal Mail Official
prodiadmpublik@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Sawala : Jurnal Administrasi Negara
ISSN : 23022231     EISSN : 25984039     DOI : -
Core Subject : Social,
Journal Sawala is published two times a year in April and Oktober. This journal contains scientific articles on Public Administration science written in two languages: Bahasa Indonesia and English. The article is published in form of empirical research, conceptual or theoretical framework or issues related to the Public Administration sciences. Journal Sawala particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of public policies and administrations areas. It covers the Administration Development, The Regional Autonomy And Bureaucracy, The State Apparatus, Good Governance, Government, The Decentralisation, Public Services, The Public Management, The Governance And Its Policy, And Any Social Sciences, Politics and Regional Planning.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2014)" : 6 Documents clear
INTERVENSI NEGARA DALAM MEKANISME PASAR : KASUS PENATAAN RITEL MODERN OLEH PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN BANTUL YOGYAKARTA Silviana Silviana
Sawala : Jurnal Administrasi Negara Vol. 3 No. 1 (2014)
Publisher : Program Studi Administrasi Negara Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.892 KB) | DOI: 10.30656/sawala.v3i1.513

Abstract

Tulisan ini menggambarkan tentang intervensi negara dalam mekanisme pasar dalam kasus penataan ritel modern oleh pemerintah Daerah Kabupaten Bantul . Kondisi saat ini dalam rangka otonomi daerah memberikan ruang yang begitu luas bagi Pemda untuk mengeluarkan pengaturan dalam rangka mengintervensi mekanisme pasar. Namun, menciptakan kondisi pasar yang adil dan sehat dengan mengatur mekanisme pasar lewat kebijakan dengan memberikan perlindungan bagi golongan ekonomi lemah haruslah hati-hati. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah, jika pemerintah daerah ingin melakukan intervensi terhadap pasar hal yang perlu dilakukan adalah mengetahui seperti apa arena persaingan yang akan dikelola. Dari situlah kemudian pemerintah bisa memikirkan sejauh apa campur tangan yang harus dilakukan. Apakah Pemda hanya ingin berperan sebagai fasilitator atau akan berpihak pada salah satu pelaku usaha dengan cara memberikan keistimewaan tertentu. Diharapkan keistimewaan itu hanya diberikan pada pelaku usaha kecil yang tumbuh dengan kondisi pasar yang kurang sehat.
EVALUASI PENINGKATAN PENCAPAIAN MDG’S PADA TAHUN 2015 DI KOTA SERANG Syamsudin Syamsudin; Delly Maulana
Sawala : Jurnal Administrasi Negara Vol. 3 No. 1 (2014)
Publisher : Program Studi Administrasi Negara Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.898 KB) | DOI: 10.30656/sawala.v3i1.514

Abstract

Tujuan pembangunan milenium atau Millennium Development Goals (MDGs) merupakan cita-cita mulia dari hampir semua negara di dunia yang dituangkan ke dalam deklarasi milenium (Millenium Declaration). Cita-cita ini didasari kenyataan bahwa pembangunan yang hakiki adalah pembangunan manusia. ini merupakan paradigma yang harus menjadi landasan pelaksanaan pembangunan negara-negara di dunia yang telah menyepakati deklarasi milenium perserikatan bangsa-bangsa tersebut. Cita-cita pembangunan manusia mencakupi semua komponen pembangunan yang tujuan akhirnya ialah kesejahteraan masyarakat.Selanjutnya otonomi daerah memberikan keleluasaan kepada daerah kabupaten/kota, tak terkecuali Kota Serang untuk melaksanakan pembangunan yang berfokus pada manusia untuk mencapai target MDGs pada tahun 2015. Adapun dalam pencapaian MDGs pada tahun 2015 dapat dilihat dari beberapa indikator, yakni : (1) adanya pengurangan kemiskinan dan kelaparan; (2) pencapaian pendidikan dasar untuk semua; (3) mendorong kesetaraan genderdan pemberdayaan perempuan; (4) menurunkan angka kematian anak; (5) meningkatkan kesehatan ibu; (6) memerangi HIV/ AIDS, malaria, dan penyakit menular lainnya; (7) memastikan kelestarian lingkungan hidup; dan (8) membangun kemitraan global untuk pembangunan. Oleh karena itu, dalam penelitian ini mencoba untuk mengungkapkan gambaran tentang kebijakan-kebijakan apa yang sudah dilakukan demi tercapainya target MDGs pada tahun2015, bagaimana kondisi MDGs di Kota Serang dan prospeksnya pada tahun 2015, serta bagaimana model peningkatan pencapaian MDG’s sehingga dapat tercapai pada tahun 2015.
KEBIJAKAN PERMINYAKAN NASIONAL: DARI KENDALI NEGARA MENUJU KAPITALISME PASAR Syamsul Ma’arif
Sawala : Jurnal Administrasi Negara Vol. 3 No. 1 (2014)
Publisher : Program Studi Administrasi Negara Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.178 KB) | DOI: 10.30656/sawala.v3i1.515

Abstract

This study aims to explain scarcity of domestic oil supply in Indonesia after more than one decade the Government implement liberalization over oil and gas sector under supervision of IMF. By using comparison to three periods of oil national policy, this study shows that significant change has happened in connection to role of the Government in economic. National economics, especially market of strategic commodity like petroleum sector, recently become more and more opened for foreign corporation to operate since the Government launched liberalization. Theoretically, the involvement of private sector especially foreign private in managing oil and gas sector expectedly can make security of domestic oil supply become more and more guaranted. However, the reality shows that Indonesia for last more one decade always experienced scarcity of domestic oil supply. In additional, domestic oil price tends to uncertain and instable as the result of fluctuation of global oil price. Thus, liberalization in contrary has made domestic energy surveilence become vulnerable to external shock. Scarcity of supply, uncertainty of price and instability, at the last rise as the result of policy failure
Peran Serikat Pekerja Dan Karyawan Dalam Mewujudkan Good Corporate Governance Arif Nugroho
Sawala : Jurnal Administrasi Negara Vol. 3 No. 1 (2014)
Publisher : Program Studi Administrasi Negara Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.654 KB) | DOI: 10.30656/sawala.v3i1.516

Abstract

Implementation of Good Corporate Governance (GCG) driven by two objectives:the implementation of Good Corporate Citizenship and the interests strengthening of the company and economy.Attention employee relationship with companies that implement good corporate governance with two objectives:1. Employee have the benefit of the company is growing. Employee need income for survival and self- actualization of the company. Because it requires continuity of income for their livelihoods, they also need employee who have continuity of work where continuity of their business. 2. Employee have an interest in the fulfillment of the rights of employee. Labor as a factor of production need to be treated well and secure their rights in accordance with the Act in force, so that the industrial relations that occur going well. Employee and Labor Union in GCG implementation can act as a responsible wishetlblower, which is intended only for the betterment of the company, not for personal interest or a certain group or competitor companies. Besides as wishetlblower also play an active role in the creation and implementation of the Perjanjian Kerja Bersama (PKB) with respect to internal and external conditions, so there is always harmony between the employer / company management in order to progress
Analisis Pemberdayaan Perekonomian Masyarakat di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Tanjung Lesung Hady Sutjipto
Sawala : Jurnal Administrasi Negara Vol. 3 No. 1 (2014)
Publisher : Program Studi Administrasi Negara Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (905.35 KB) | DOI: 10.30656/sawala.v3i1.512

Abstract

Pembangunan kepariwisataan mempunyai peranan penting dalam meningkatkanpenyerapan tenaga kerja, mendorong pemerataan kesempatan berusaha, mendorong pemerataan pembangunan nasional. Provinsi Banten merupakan wilayah yang memiliki potensi pariwisata yang beraneka ragam dan sangat prospektif untuk dikembangkan diantaranya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Tanjung Lesung di Kabupaten Pandeglang.. Penelitian ini bertujuan (1) Untuk memantapkan infrastruktur di kawasan pusat-pusat pertumbuhan yaitu pemberdayaan perekonomian masyarakat di lingkungan kawasan ekonomikhusus (KEK) pariwisata Tanjung Lesung, dan (2) Menganalisis dampak KEK pariwisata Tanjung Lesung untuk pemberdayaan perekonomian untuk masyarakat. Kesimpulan yang dapat diambil dalam penelitian ini berdasarkan analisa data lapangan yaitu (1) Infrastruktur perekonomian sangat penting dalam pemberdayaan perekonomian masyarakat di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Tanjung Lesung untuk meningkatkan layanan dasar masyarakat dan peningkatan daya saing daerah dengan prinsip pembangunan berkelanjutan dan (2)Pengembangan pemberdayaan perekonomian msyarakat untuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Tanjung Lesung berdasarkan konsep Pengembangan Ekonomi Lokal melalui ecotourism maupun community baseddevelopment.
ORIENTASI POLITIK MASYARAKAT DALAM PEMILUKADA KABUPATEN LAMPUNG BARAT 2012 Noralia Priyanti; Robi Cahyadi Kurniawan
Sawala : Jurnal Administrasi Negara Vol. 3 No. 1 (2014)
Publisher : Program Studi Administrasi Negara Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.767 KB) | DOI: 10.30656/sawala.v3i1.517

Abstract

Conditions of society's political orientation Pekon Sebarus in 2012 West LampungRegional Election based on the competition between the incumbent candidate and the new candidate. The researcher had observated the situation in Pekon Sebarus, society always actively participating in every general election. The new candidate from Pekon Sebarus, Pieterson, had been considered would make new political orientation in Pekon Sebarus Society. The main problem of this research is How conditions of society's political orientation Pekon Sebarus in 2012 West Lampung Regional Election. Which is the most dominant political orientation used by the Pekon Sebarus society. This research aimed to know conditions of society's political orientation Pekon Sebarus in 2012 West Lampung RegionalElection. The method which is used is quantitative method and supported by qualitative analysis. Data collecting technique used primer data and secondary data. Data analysis technique used by single table which is, putting the data from the questioner into the tableframe for calculating the frequency and making percentage as an elaboration of the final result. The result showed that conditions of society's political orientation Pekon Sebarus in 2012 West Lampung Regional Election there are two approaches which contained in high category. These are Structural approach and rasional-choosing approach. Structuralapproach choosed by 42% respondent whereas rasional-choosing approach choosed by 31% respondent in 2012 West Lampung Regional Election.

Page 1 of 1 | Total Record : 6