cover
Contact Name
Dr. Rosihan Asmara
Contact Email
jepa@ub.ac.id
Phone
+62341-580054
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya Jl. Veteran, Malang. Indonesia, 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JEPA (Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis)
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 26144670     EISSN : 25988174     DOI : 10.21776/ub.jepa
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis (JEPA) adalah jurnal yang diterbitkan oleh Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian secara reguler setiap tiga bulan sekali untuk tujuan mendeseminasikan hasil penelitian dan pengabdian yang dilakukan oleh mahasiswa, dosen, peneliti dan pengabdi. Topik keilmuan yang melingkupi JEPA adalah bidang ekonomi pertanian dan agribisnis secara luas. Semua makalah yang diterbitkan secara online oleh JEPA terbuka untuk pembaca dan siapapun dapat mendownload atau membaca jurnal tanpa melanggan maupun membayar.
Arjuna Subject : -
Articles 39 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 4 (2022)" : 39 Documents clear
Dampak Produksi Beras Terhadap Kemiskinan Moderat: Ardl Bounds-Testing Approach Mohamad Egi Destiartono; Darwanto Darwanto
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.04.13

Abstract

Kemiskinan masih menjadi isu penting bagi Indonesia. Angka kemiskinan Indonesia merupakan yang tertinggi di Asia Tenggara. Konsumsi 82,95 juta orang masih berada di bawah garis kemiskinan moderat. Secara persentase, Indonesia hanya sedikit lebih baik dari Laos. Penelitian ini mencoba menginvestigasi pengaruh produksi beras terhadap kemiskinan moderat dengan mengkontrol variabel ekonomi makro, yaitu pendapatan pendapatan per kapita dan inflasi. Penelitian ini menggunakan data tahunan dari publikasi World Bank dan Our World in Data, tahun 1981 – 2019. Teknis estimasi dilakukan menggunakan ARDL-Bound-Testing. Kointegrasi antara produksi beras, pendapatan per kapita, inflasi ditemukan terbukti ada. Hasil studi membuktikan bahwa produksi beras berdampak negatif pada kemiskinan moderat. Nilai elastisitas produksi beras dan kemiskinan dalam jangka pendek adalah 0,76, sedangkan dalam jangka panjang nilai 3 kali lebih besar (2,83). Temuan lainnya, inflasi berpengaruh positif, sedangkan pendapatan per kapita bukan alat utama untuk pengentasan kemiskinan. Studi ini menekankan bahwa meningkatkan produksi beras dan mengkontrol harga – harga tetap stabil merupakan alat untuk pengentasan kemiskinan moderat di Indonesia
Analisis daya saing kacang hijau (vigna radiata) Indonesia di pasar internasional Nurita Elviyanti Ningsih; Titik Ekowati; Suryani Nurfadillah
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.04.36

Abstract

Kacang hijau memiliki potensi dalam ekspor ditandai dengan peningkatan volume dan nilai ekspor selama 5 tahun terakhir. BPS mencatat nilai total ekspor kacang hijau Indonesia Tahun 2016 - 2020 berturut-turut sebesar USD 28.250.000, USD 30.026.000, USD 30.049.000, USD 35.969.000 dan USD 51.485.000. Peningkatan ekspor kacang hijau Indonesia yang signifikan menggambarkan adanya kemungkinan potensi ekspor yang menjanjikan dari komoditas kacang hijau. Penelitian bertujuan untuk menganalisis daya saing kacang hijau (Vigna radiata) Indonesia di pasar internasional dan menganalisis hubungan daya saing antar negara utama pengekspor kacang hijau di dunia. Manfaat penelitian adalah diharapkan dapat digunakan sebagai referensi penelitian selanjutnya dan sebagai acuan pemerintah dalam menetapkan kebijakan terkait ekspor impor kacang hijau. Metode penelitian yaitu Analisis Data Sekunder (ADS) menggunakan data sekunder time series. Alat analisis yang digunakan yaitu Revealed Comparative Advantage (RCA) untuk menganalisis daya saing dan korelasi Rank Spearman untuk menganalisis hubungan daya saing antar negara eksportir. Hasil penelitian menunjukkan Indonesia memiliki nilai RCA rata-rata 2,19, Myanmar 923,88, China 1,19, Australia 4,53 dan Thailand 1,52. Indonesia memiliki hubungan daya saing negatif terhadap Myanmar, China, Australia dan Thailand dengan nilai rs berturut-turut -0,700, -0,551, -0,191 dan -0,656. Kacang hijau Indonesia memiliki daya saing yang cenderung lebih baik dari Australia, China dan Thailand, walaupun masih berada jauh dibawah Myanmar. Indonesia memiliki hubungan daya saing tidak negatif kuat terhadap Myanmar dan Thailand, hubungan negatif sedang terhadap China dan hubungan negartif lemah terhadap Australia
Analisis Efisiensi Produksi dan Pendapatan Usahatani Padi Jajar Legowo di Kecamatan Kramatwatu Kabupaten Serang Ahmad Baihaqi; Fembriarti Erry Prasmatiwi; Novi Rosanti
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.04.3

Abstract

Penelitian bertujuan mengkaji efisiensi teknis, faktor inefisiensi teknis, efisiensi ekonomi, dan pendapatan usahatani padi sistem jajar Legowo di Kecamatan Kramatwatu Kabupaten Serang. Lokasi penelitian di Desa Pamengkang dan Desa Tonjong. Responden berjumlah  50 petani. Wawancana dengan petani dilakukan bulan Maret - April 2021. Pengukuran  efisiensi teknis, inefisiensi teknis, efisiensi ekonomi  menggunakan aplikasi  Frontier Production function dan fungsi biaya dual frontier. Usahatani Jajar Legowo di kecamatan kramatwatu cukup efisien secara teknis sebesar 84,13%. Inefisiensi teknis usahatani padi Jajar Legowo dipengaruhi oleh usia petani dan pengalaman penerapan usahatani sistem jajar legowo. Usahatani padi Jajar Legowo belum efisien secara ekonomis sebesar 28,10%. Pendapatan atas biaya tunai usahatani padi di Kecamatan Kramatwatu sebesar Rp12.851.049,53/ha dan pendapatan total biaya sebesar Rp8.382.957,22/ha.
Implementasi Teori Perilaku Terencana Dalam Pengelolaan Minyak Jelantah Berbasis Komunitas Dandi Agustian Pratama; Indah Setiawati; Bambang Sumanto; Dindy Darmawati Putri
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.04.27

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan teori perilaku terencana dengan instrumen penelitian yang terdiri dari sikap, norma subjektif, persepsi kontrol perilaku, dan niat, untuk menjelaskan perilaku mengelola minyak jelantah berbasis komunitas. Penelitian dilaksanakan pada Bulan September sampai November tahun 2021 pada 60 anggota Komunitas Sedekah Jelantah di Kabupaten Tegal yang dipilih berdasarkan purposive sampling. Data diambil secara daring melalui Google Form dan secara langsung melalui survei lapang. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis SEM (Structural Equation Modeling) dengan software yang digunakan adalah SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh positif dan signifikan pada masing-masing variabel; sikap, norma subjektif, dan persepsi kontrol perilaku terhadap variabel niat dalam pengelolaan minyak jelantah berbasis komunitas. Adapun variabel sikap memiliki pengaruh paling besar yang membentuk niat. Pada variabel niat terhadap variabel perilaku mengelola minyak jelantah berbasis komunitas juga ditemukan pengaruh positif dan signifikan. Sedangkan, pada variabel persepsi kontrol perilaku terhadap variabel perilaku mengelola minyak jelantah berbasis komunitas, memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan
Analisis Peran Ternak Sapi Potong Dalam Pembangunan Ekonomi Subsektor Peternakan Di Provinsi Sumatera Barat Ida Indrayani; Andri Andri; Boyon Boyon
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.04.18

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran ternak sapi potong dalam pembangunan ekonomi sub sektor peternakan di Sumatera Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah gabungan antara metode survey dan desk study. Pemilihan lokasi ditetapkan 3 Kabupaten dengan jumlah populasi sapi potong terbanyak. Sedangkan jumlah sampel ditetapkan secara Quota, dimana dalam penelitian ini akan diambil 90 sampel dengan rincian 30 sampel di masing-masing Kabupaten. Adapun analisis data yang digunakan adalah statistic deskriptif dan kuantitatif serta analisis metode LQ (Location Quotient), shift share dan tipologi klasen. Wilayah di Sumatera Barat yang menjadi basis untuk ternak sapi potong dan dapat sebagai pemacu pertumbuhan ekonomi di Sumatera Barat dengan nilai LQ >1 adalah Kabupaten Pesisir Selatan, Dharmasraya, Kabupaten Solok, Kota sawahlunto, Pasaman Barat, Kota payakumbuh, dan Agam Komoditas sapi mempunyai tingkat proogresivitas yang baik di 9 Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Barat yang ditandai dengan nilai PB > 0 (positif). wilayah unggulan untuk komoditi sapi potong dan tumbuh dengan cepat ditunjukkan oleh kuadran I yaitu ada 6 Kabupaten/Kota yang terdiri dari Kabupaten Pesisir Selatan, Solok, Dharmasraya, Pasaman Barat, Kota Solok dan Kota payakumbuh.
Implementasi Kebijakan RED (Renewable Energy Directive) dan Daya Saing CPO (Crude Palm Oil) Indonesia di Pasar Uni Eropa Febryna Ramadhani; Fahriyah Fahriyah; Rosihan Asmara
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.04.9

Abstract

Indonesia menjadi salah satu pemasok Minyak Kelapa Sawit yang mengalami peningkatan volume ekspor secara siginifikan, namun mengalami penurunan dari 32% di tahun 2010 menjadi 28% di tahun 2015 (United Nations Commodity Trade Statistics, 2016). Selanjutnya penelitian yang akan saya lakukan adalah secara spesifik menganalisa Daya Saing Minyak Sawit Indonesia sebelum dan setelah muncul kebijakan Renewable Energy Directive untuk sumber energi di kawasan Eropa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi kebijakan RED (Renewable Energy Directive) dan daya saing ekspor Crude Palm Oil (CPO) Indonesia di Pasar Uni Eropa. Analisis daya saing menggunakan RCA (Revealed Comparative Advantage). Hasil perhitungan pada periode 2000-2020, dapat dilihat bahwa nilai RCA di tahun 2000 hingga 2009 nilai RCA rata rata nya lebih besar yaitu 49,816 dibanding saat setelah diberlakukannya RED(Renewable Energy Directive)  yaitu setelah tahun 2009 rata ratanya menjadi 19,983 hal ini secara signifikan menunjukkan bahwa kebijakan RED(Renewable Energy Directive) mempengaruhi perubahan daya saing ekspor Crude Palm Oil (CPO) di pasar Uni Eropa.
Evaluasi Pelaksanaan Distribusi Subsidi Pupuk Di Kabupaten Sumbawa, Propinsi NTB Ieke Wulan Ayu; Sri Rahayu; Usman Usman; Nila Wijayanti
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.04.32

Abstract

Pemberian subsidi pupuk oleh pemerintah bertujuan untuk meningkatkan produktivitas hasil dan pendapatan petani serta lingkungan yang berkelanjutan. Tujuan penelitian adalah untuk mengevaluasi kegiatan distribusi pupuk bersubsidi. Penelitian dilaksanakan dari bulan Juli sampai dengan bulan September 2021 di Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa Propinsi Nusa Tenggara Barat, menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Responden penelitian terdiri dari petani penerima pupuk subsidi, pengecer pupuk bersubsidi, distributor pupuk bersubsidi,  petugas pertanian lapangan yang terkait secara langsung dalam mengangani distribusi pupuk bersubsidi. Teknik pengumpulan data menggunakan cara observasi, wawancara, observasi dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan distribusi pupuk bersubsidi di Kecamatan Plampang Kabupaten Sumbawa terkait enam tepat (jenis, harga, jumlah,tempat, waktu, dan mutu) memerlukan penyempurnaan, agar kebijakan subsidi pupuk ini memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi petani.
Efisiensi Biaya Usahatani Wortel Pada Petani Pengguna Pgpr Dan Non Pgpr Di Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu Raihana Fatimah; Fahriyah Fahriyah; Rini Mutisari
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.04.23

Abstract

Wortel merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki nilai komersial dan diperkirakan akan terus meningkat permintaannya. Namun dalam beberapa tahun produktivitas wortel di Indonesia mengalami penurunan. Hal ini dapat terjadi dimana penggunaan input yang mengandung senyawa kimia menyebabkan masalah bagi tanah dan menyebabkan penurunan produktivitas dan penggunaan input yang berlebihan dapat menyebabkan inefisiensi. PGPR merupakan salah satu inovasi bioteknologi di bidang pertanian yang ramah lingkungan dan mampu memperbaiki kondisi tanah serta meningkatkan produktivitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan produktivitas dan kelayakan usahatani serta menganalisis tingkat efisiensi teknis, harga dan biaya petani wortel yang menggunakan PGPR dan non-PGPR. Lokasi penelitian berada di Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Metode yang digunakan adalah uji beda rata-rata dan model DEA VRS input oriented. Hasil yang diperoleh adalah produktivitas petani PGPR dan Non PGPR sebesar 20.4641 Ton/Ha dan 18.4700 Ton/Ha dan rata-rata kelayakannya adalah 3.7888 dan 2.9915. Hasil rata-rata tingkat efisiensi teknis, harga dan biaya bagi petani pengguna PGPR adalah 0,896; 0,710 dan 0,678. Sedangkan untuk petani non PGPR sebanyak 0.843; 0,707 dan 0,622.
Identifikasi Usaha Non Farm Dan Sistem Pemasaran Usaha Non Farm Petani Readsi Di Kabupaten Belu Yuan Valentino Elim; Marince Tunardjo
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.04.14

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi ragam usaha non farm beserta sistem pemasarannya serta memberikan rekomendasi optimalisasi usaha non farm tersebut. Lokasi kajian ini adalah pada 10 desa di Kabupaten Belu yang menjadi lokasi pelaksanaan program READSI. Responden dalam kajian ini adalah para petani READSI yang memiliki usaha non farm dengan jumlah sampel untuk masing-masing desa sebanyak 20 sampel. Ragam usaha non farm yang dikerjakan oleh petani READSI di Kabupaten Belu adalah usaha perdagangan, jasa, industri, dan usaha lainnya. Untuk usaha perdagangan berupa toko atau kios merupakan usaha non farm yang paling banyak dikerjakan oleh petani READSI di Kabupaten Belu. Wilayah pemasaran produk/jasa dari usaha non farm tersebut masih di terpusat di dalam desa dan hanya sedikit yang di bawa ke luar desa. Untuk usaha non farm yang memiliki tingkat persaingan cukup tinggi adalah usaha kios atau toko dan usaha non farm yang masih minim tingkat persaingannya adalah usaha ayam potong dan tambak ikan. Rekomendasi optimalisasi usaha non farm di Kabupaten Belu adalah perlu adanya dukungan permodalan, pelatihan teknis dan pendampingan, dukungan peralatan produksi serta perlu adanya program intensifikasi usaha melalui diversifikasi produk dan usaha.
Strategi Sistem Pemasaran Dalam Menghadapi Society 5.0 (Studi Kasus: BUMDes Sumber SEjahtera, Desa Pujon Kidul, Kabupaten Malang) Intan Mega Maharani; Abdul Wahib Muhaimin; Destyana Elingga Pratiwi
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.04.37

Abstract

Sejak revolusi industri 4.0, pemasaran digital telah berkembang dan tidak berarti bahwa sektor industri siap untuk mengalami transformasi digital. Keberadaan COVID-19 menunjukkan bahwa setiap sektor industri memiliki tingkat kematangan digital yang berbeda-beda. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi berbasis kesiapan digital yang menggunakan studi kasus BUMDes Sumber Sejahtera. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan teori marketing 5.0 sebagai pendekatan model bisnis baru dalam perumusan strategi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BUMDes Sumber Sejahtera termasuk kedalam kategori organik untuk kesiapan digital marketing. Oleh karenanya, dirumuskan dua tindakan strategis untuk menghadapi tantangan society 5.0, yaitu : (1) peningkatan kemampuan sumber daya manusia dan (2) peningkatan kemampuan pemasaran digital.

Page 3 of 4 | Total Record : 39