cover
Contact Name
Manpan Drajat
Contact Email
Manpan Drajat
Phone
-
Journal Mail Official
alafkarjurnal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
al-Afkar, Journal For Islamic Studies
ISSN : 26144883     EISSN : 26144905     DOI : -
Core Subject : Social,
al-Afkar, Journal for Islamic Studies is published by Association of Secondment Lecturers (Asosiasi Dosen DPK) UIN Sunan Gunung Djati Bandung Indonesia. Focus of al-Afkar, Journal for Islamic Studies is on publishing original empirical research articles and theoretical reviews of Islamic Studies, it covers various issues on the Islamic studies within such number of fields as Islamic Education, Islamic thought, Islamic law, political Islam, and Islamic economics from social and cultural perspectives and content analysis from al-Qur’an and Hadist. In other than forementioned field in Islamic Studies, al-Afkar, Journal for Islamic Studies also accepts articles which cover the topic on the cross section between Islam Studies and other scientific field, such as sociology, law, economics, and others.
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol. 2, No.1, January 2019" : 16 Documents clear
THE IMPLEMENTATION OF CHARAHCTER EDUCATION IN EARLY CHILDHOOD IN TK HARAPAN BUNDA IN CIMAHI (PELAKSANAAN PENDIDIKAN KARAKTER PADA ANAK USIA DINI DI TK HARAPAN BUNDA CIMAHI) Siti Sumariah
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 2, No.1, January 2019
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (669.81 KB) | DOI: 10.31943/afkar_journal.v3i1.43

Abstract

The research aims to explore the implementation of character education at the level of early childhood. The researcher elect TK Harapan Bunda Cimahi as research location, by involving headmaster, teacher, and parents as research subject. The result showed that: (1) character education in TK Harapan Bunda Cimahi based on education program is integrating religion education with method which optimized student potential comprehensively; (2) education program implemented through learning activity which integrated the educaton based on character, extracurricular, and mutual cooperation betweenn parents and teacher; and (3) the evaluation implemented through daily assessment which conducted observation technique, field note, portofolio collection, working metdoh, and completed questionnaire by parent. Penelitian ini bertujuan untuk menelusuri pelaksanaan pendidikan karakter pada jenjang Anak Usia Dini (AUD). Untuk itu peneliti memilih lokasi penelitian yakni TK Harapan Bunda Cimahi, dengan melibatkan unsur kepala sekolah, guru dan orang tua siswa sebagai subjek penelitian. Data diperoleh dengan menggunakan teknik studi dokumentasi, wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Pendidikan karakter di TK Harapan Bunda Cimahi didasarkan pada program pendidikan yang mengintegrasikan pendidikan agama dengan cara mengoptimalkan seluruh potensi peserta didik secara keseluruhan; (2) Program pendidikan tersebut dilaksanakan melalui kegiatan pembelajaran terintegrasi pendidikan berbasis karakter, ekstrakurikuler dan kegiatan kerjasama kemitraan antara orang tua dan guru; dan (3) kegiatan evaluasi dilakukan melalui penilaian harian dengan menggunakan teknik observasi, pencatatan, pengumpulan portofolio, unjuk kerja dan dan kuesioner yang diisi oleh orang tua.
THE ROLE OF TEACHER COMPETENCE TESTING TO INCREASE THE LEARNING QUALITY (PERAN UJI KOMPETENSI GURU DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN) Yuliany Yuliany
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 2, No.1, January 2019
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (819.722 KB) | DOI: 10.31943/afkar_journal.v3i1.44

Abstract

This article aims to explore the effects on teacher competency testing to improve the learning quality. Deliberation efforts must be implemented to realize professional teachers: prosperous and competent. It is required absolutely to shape the system and quality eeucation practice. The law of Teachers and Lecturers as the policy to realize professional teachers. The law of teachers and lecturers decided the qualifications and certifications which will determine the quality and competence of teachers. Therefore, the implementation of certification will confront various obstacles. Besides the payment issue, various challenges and demands will emerge . How the government faces these challenges and demands will determine whether certification will succeed in improving the quality of teacher competencies. In other hand, teacher training and empowerment after certification will also determine whether certification activities will improve the quality of education or not. inappropriate coaching and empowerment do not close the possibility which occure certification activities as an activities to improve teacher welfare as an intermediate goal, while the ultimate goal of certification activities to improve the quality of education which is less attention from certification participants. Artikel ini bertujuan untuk menelusuri efek uji kompetensi guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Upaya yang sungguh-sungguh perlu dilaksanakan untuk mewujudkan guru yang profesional: sejahtera dan memiliki kompetensi. Hal ini merupakan syarat mutlak untuk menciptakan sistem dan praktik pendidikan yang bermutu. Undang-Undang Guru dan Dosen sebagai suatu kebijakan untuk mewujudkan guru profesional. UUGD yang menetapkan kualifikasi dan sertifikasi akan menentukan mutu dan kompetensi guru. Namun demikian, pelaksanaan sertifikasi akan menghadapi berbagai kendala. Di samping persoalan biaya, berbagai tantangan dan tuntutan juga akan muncul. Bagaimana cara pemerintah menghadapi tantangan dan tuntutan ini, akan menentukan apakah sertifikasi akan berhasil meningkatkan mutu kompetensi guru. Selain hal tersebut, pembinaan dan pemberdayaan guru pasca sertifikasi juga akan menentukan apakah kegiatan sertifikasi akan meningkatkan mutu pendidikan atau tidak. Pembinaan dan pemberdayaan yang kurang tepat tidak menutup kemungkinan akan menyebabkan kegiatan sertifikasi sekedar kegiatan untuk meningkatkan kesejahteraan guru sebagai tujuan antara, sementara tujuan akhir dari kegiatan sertifikasi untuk meningkatkan mutu pendidikan menjadi kurang mendapat perhatian dari peserta sertifikasi.
JUVENILE DELIQUENCY IN ISLAMIC EDUCATION PERSPECTIVE (KENAKALAN REMAJA DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM) Muchlish Huda
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 2, No.1, January 2019
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (751.814 KB) | DOI: 10.31943/afkar_journal.v3i1.45

Abstract

The article aims to explore the concept of Juvenile delinquency in Islamic education perspective. The teenager delinquency in Islamic education perspective is the serious and contradictive problem with educational purpose. It can become boomerang in education world. Teenager is nation expectation shoot and religion, which will determine the advantage and disadvantage of nation. Considering the importance of guidance teenager must be provided by faith inculcation, pious charity, broad knowledge, and noble character. Artikel ini bertujuan untuk menelusuru konsep kenakalan remaja dalam perspektif pendidikan Islam. Kenakalan remaja jika ditinjau dari kacamata pendidikan Islam merupakan sesuatu problem yang sangat serius dan kontradiktif dengan tujuan pendidikan Islam. Bahkan dapat menjadi boomerang dalam dunia pendidikan. Remaja merupakan tunas harapan bangsa dan agama, yang akan menentukan maju atau mundurnya suatu bangsa. Mengingat sangat pentingnya pembinaan remaja ini maka pendidikan Islam selalu berupaya untuk membekali dan menanamkan nilai-nilai luhur dan remaja itu harus dibekali dengan penanaman iman, amal shaleh, ilmu pengetahuan yang luas dan akhlak budi pekerti yang baik.
HARMONISM THE JURISPRUDENCE OF JA'FARI AND HANAFI: HISTORICAL STUDY AND BOTH LEGAL SOURCES (HARMONISME FIKIH JA'FARI DAN HANAFI: KAJIAN HISTORIS DAN SUMBER-SUMBER HUKUM KEDUANYA) Lufaefi Lufaefi
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 2, No.1, January 2019
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1072.405 KB) | DOI: 10.31943/afkar_journal.v3i1.48

Abstract

The debate around Sunni and Shia, in addition to the issue of post-Rasulullah leadership, is also in the matter of Shari'a law between the two. It is not uncommon for the debate to arise in conflict at the epistemological level, even at the level of axiology. But actually, both of them have similar points that cannot be denied by each other. This article will describe Sunni-Shi'a historical sources in fiqh issues, sources used by both and what are the legal products produced through these sources. By comparing between Jurisprudence of Ja'fari (Syiah) and Hanafi (Sunni), this paper tries to find Sunni-Shia meeting points in the matter of its Shari'a. Perdebatan seputar Sunni dan Syiah, selain dalam persoalan kepemimpinan pasca Rasulullah, juga dalam persoalan hukum syariat antar keduanya. Tidak jarang perdebatan tersebut memunculkan pertikaian baik dalam tataran epistemologi, bahkan pada tingkat aksiologi. Namun sebenarnya, keduanya memiliki titik-titik persamaan yang tidak bisa dinafikan satu sama lainnya. Tulisan ini akan menjabarkan sumber historis Sunni-Syiah dalam persoalan fikih, sumber-sumber yang digunakan keduanya dan apa saja produk hukum yang dihasilkan melalui sumber-sumbernya itu. Dengan membandingkan antara Fikih Ja’fari (Syiah) dan Fikih Hanafi (Sunni), tulisan ini mencoba menemukan titik temu Sunni-Syiah dalam persoalan syariatnya.
FORCED MARRIAGE PRACTICES IN VILLAGE CIBEUREUM CIAMIS DISTRICT (Study Analysis Of Law No. 23 Of 2004 Concerning Elimination Of Household Violence): Study Analysis Of Law No. 23 Of 2004 Concerning Elimination Of Household Violence sumadi sumadi; Anis Anjalis
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 2, No.1, January 2019
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (755.833 KB) | DOI: 10.31943/afkar_journal.v3i1.49

Abstract

Marriage can be a bridge to the happiness of every culprit, if marriage is based on voluntary, compassionate, mutual protection. But it can also be a bridge of destruction if marriage is done with mere compulsion. The coercion of parents or one of the parents of their children to marry someone whom the child does not want is including psychological violence in the household. Violations of the rights of women in choosing their husbands and mates, which we have often heard is a tyranny, deprives them of their rights, seizes their special decisions, and does not include them in determining the most important choices in their lives.
TAFSIR THEORY; STUDY ON AL-QUR`AN METHODS AND RECORDS. (TEORI TAFSIR; KAJIAN TENTANG METODE DAN CORAK TAFSIR AL-QUR`AN) Sasa Sunarsa
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 2, No.1, January 2019
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1170.319 KB) | DOI: 10.31943/afkar_journal.v3i1.67

Abstract

The interpretation method of the Qur'an is one way to study and understand the meaning and content of the verses of the Qur'an. Interpretation methods vary in model, form and approach. This erroneous understanding is the result of "poor" ways, methods and approaches in understanding and interpreting the verses of the Qur'an. Therefore, in understanding the Qur'an, methods and approaches are needed to interpret the Qur'an, in order to provide the right answers and in accordance with the many problems that develop in the community. The appropriate and appropriate answer to what is needed and felt by the community at this time is very meaningful and has a positive impact on Islam known as the Rahmatan lil 'alamin Religion. Metodologi tafsir Al-Qur’an adalah salah satu cara untuk mengkaji, memahami dan menguak lebih jauh maksud dan kandungan dari ayat-ayat Al-Qur’an. Metode tafsir beragam model, bentuk dan pendekatannya. Pemahaman yang keliru ini adalah akibat dari ”miskin”nya cara, metode dan pendekatan dalam memahami dan menafsirkan ayat Al-Qur’an. Oleh karenanya, dalam memahami al-Qur’an diperlukan metode dan pendekatan-pendekatan untuk menafsirkan al-Qur’an, agar al-Qur’an dapat memberikan jawaban yang pas dan sesuai dengan sekian banyak persoalan yang berkembang dimasyarakat. Jawaban yang sesuai dan pas dengan apa yang dibutuhkan dan dirasakan masyarakat pada saat ini sangat berarti dan berdampak positif bagi Islam yang dikenal sebagai Agama yang rahmatan lil ’alamin.

Page 2 of 2 | Total Record : 16