cover
Contact Name
ALBACORE
Contact Email
albacore@apps.ipb.ac.id
Phone
+62251-8622935
Journal Mail Official
albacore@apps.ipb.ac.id
Editorial Address
Jl. Agatis Kampus IPB, Dramaga – Bogor 16680 Telp. (0251)8622935
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Albacore : Jurnal Penelitian Perikanan Laut
ISSN : 25491326     EISSN : 2655559X     DOI : 10.29244
Albacore (Jurnal Penelitian Perikanan Laut) merupakan salah satu jurnal ilmiah di Departemen Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, FPIK IPB. Jurnal ini melanjutkan Bulletin PSP yang telah hadir lebih dahulu sejak tahun 1992 hingga tahun 2013.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 3 (2023): Albacore" : 10 Documents clear
PERSEPSI NELAYAN LONGLINE DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA CILACAP TERHADAP PENGGUNAAN PETA PRAKIRAAN DAERAH PENANGKAPAN IKAN Huwaida, Hanifah; Wahyuningrum, Prihatin Ika; Komarudin, Didin; Simbolon, Domu
ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut Vol. 7 No. 3 (2023): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.7.3.333-347

Abstract

Balai Riset dan Observasi Laut (BROL) mengembangkan teknologi informasi dalam bentuk Peta Prakiraan Daerah Penangkapan Ikan (PPDPI) untuk membantu nelayan dalam penentuan daerah penangkapan ikan yang akurat. Penggunaan PPDPI oleh nelayan longline belum efektif dikarenakan minimnya informasi yang diperoleh nelayan serta permasalahan tingkat keakuratan peta. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi persepsi nelayan terhadap penggunaan PPDPI serta merekomendasikan alternatif strategi untuk meningkatkan penggunaan PPDPI oleh nelayan di PPS Cilacap. Penelitian dilakukan di PPS Cilacap menggunakan metode survei dengan responden nakhoda kapal longline. Analisis yang digunakan yaitu analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif serta metode SWOT. Hasil penelitian menunjukkan persepsi nelayan terhadap penggunaan PPDPI ditinjau dari aspek ekologi, teknologi, sosial ekonomi, serta kelembagaan belum memberikan manfaat secara nyata terhadap nelayan. Ditinjau dari jumlah ikan tertangkap serta pengetahuan nelayan terhadap kondisi daerah penangkapan yang didominasi persepsi tidak mengalami perubahan, kesulitan akses PPDPI serta keakuratan titik penangkapan pada PPDPI yang masih diragukan, serta kurangnya kontribusi dan partisipasi pemerintah setempat dalam mendukung pengembangan pemanfaatan PPDPI di PPS Cilacap. Strategi yang direkomendasikan untuk mengembangkan pemanfaatan penggunaan PPDPI yaitu pemerintah harus melakukan validasi PPDPI dengan pengecekan lapang kepada nelayan longline dan menyediakan perangkat yang dapat mendistribusikan informasi PPDPI secara otomatis kepada nelayan selaku pengguna PPDPI. Kata kunci: nelayan longline, persepsi, PPDPI, PPS Cilacap, strategi alternatif
TEKNIK PENANGANAN IKAN DI ATAS KAPAL PURSE SEINE DI PELABUHAN PERIKANAN PANTAI (PPP) BAJOMULYO, JAWA TENGAH Sari, Iya Purnama; Nawafil, M. Idya An
ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut Vol. 7 No. 3 (2023): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.7.3.385-394

Abstract

Kapal purse seine menjadikan ikan pelagis kecil sebagai target tangkapan. Ikan pelagis kecil memiliki nilai jual tinggi, sehingga berdampak terhadap tingginya aktivitas penangkapan terhadap ikan tersebut. Hal ini menjadi dasar penting untuk mengetahui bagaimana teknik penanganan ikan tersebut di atas kapal agar diperoleh mutu dan kualitas ikan yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik penanganan ikan di atas kapal sebelum didaratkan di PPP Bajomulyo, Jawa Tengah. Penelitian dilaksanakan selama 6 bulan (Oktober 2022-Maret 2023) pada kapal KM. Mutiara Sejati. Metode dalam penelitian adalah wawancara dan partisipasi aktif, serta analisis data secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi ikan paling tinggi yaitu ikan layang dan layang benggol yang mencapai bobot masing-masing >14.000 kg. Tahapan dan proses penanganan ikan di atas kapal KM. Mutiara Sejati yaitu menaikkan ikan ke atas dek kapal, penyortiran ikan per jenis, pencucian ikan, pembekuan ikan, pengemasan ikan dan penyimpanan ikan. Kata kunci: kapal purse seine, penanganan ikan
PRODUKTIVITAS HASIL TANGKAPAN PANCING CUMI-CUMI DI PERAIRAN TANJUNG LUAR LOMBOK Aziz, Ravy Nur; Yusfiandayani, Roza; Imron, Mohammad
ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut Vol. 7 No. 3 (2023): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.7.3.371-384

Abstract

Pelabuhan Perikanan Tanjung Luar merupakan pelabuhan perikanan yang berlokasi di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Salah satu hasil tangkapan yang didaratkan adalah cumi-cumi. Cumi-cumi merupakan spesies yang menempelkan telurnya pada substrat. Atraktor cumi-cumi merupakan suatu teknologi yang tepat untuk pengembangan stok cumi-cumi. Atraktor cumi-cumi diciptakan sebagai tempat alternatif bagi cumi-cumi untuk menempelkan telur. Adanya atraktor cumi-cumi mengakibatkan populasi sumberdaya cumi-cumi akan terjaga dikarenakan memiliki tempat memijah yang tidak terancam oleh predator serta hal yang merusak substrat tempat cumi-cumi menempelkan telur sebelumnya. Tujuan dari penelitian ini adalah membandingkan produktivitas hasil tangkapan pada perairan yang terpasang atraktor cumi-cumi dengan perairan yang tidak terpasang atraktor cumi-cumi di sekitar perairan Tanjung Luar. Metode pengumpulan data menggunakan metode experimental fishing yaitu uji coba secara langsung atraktor cumi-cumi. Data yang didapatkan adalah data hasil tangkapan cumi-cumi pada perairan yang terpasang dan tidak terpasang atraktor. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober hingga November 2022. Produktivitas hasil tangkapan pada perairan yang terpasang atraktor adalah 1,39 kg/trip dan perairan yang tidak terpasang atraktor adalah 1,02 kg/trip. Produktivitas hasil tangkapan cumi-cumi di perairan yang terpasang atraktor lebih tinggi dibandingkan dengan hasil tangkapan cumi-cumi di perairan yang tidak terpasang atraktor. Kata kunci: atraktor, cumi-cumi, hasil tangkapan, Tanjung Luar
KONSTRUKSI ALAT TANGKAP GILLNET DI WADUK JATIGEDE Hardhiawan, Muhammad Adrian Shidqi; Apriliani, Izza Mahdiana; Gumilar, Iwang; Dewanti, Lantun Paradhita; Herawati, Heti
ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut Vol. 7 No. 3 (2023): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.7.3.395-404

Abstract

Waduk Jatigede merupakan waduk yang dipergunakan sebagai sarana penangkapan ikan. Usia yang terbilang muda berpengaruh bahwa informasi tentang penangkapan di Waduk Jatigede masih sulit ditemukan. Belum adanya informasi terkait pelaku kegiatan penangkapan ikan di Waduk Jatigede oleh pemerintah menyebabkan pengelolaan yang belum optimal. Informasi perikanan tangkap salah satunya adalah konstruksi alat tangkap yang digunakan oleh nelayan. Alat tangkap yang mendominasi perairan Waduk Jatigede adalah gillnet. Sehingga tujuan pada riset ini yaitu mengidentifikasi konstruksi alat tangkap khususnya gillnet di Waduk Jatigede. Pelakasanaan riset dilakukan di Waduk Jatigede pada Bulan Agustus hingga Oktober 2021. Metode yang digunakan yaitu studi kasus. Hasil riset menunjukan konstruksi alat tangkap gillnet didominasi oleh mesh size 5 inci, memiliki panjang badan jaring <100 meter, dan lebar badan jaring <6 meter. Tali iris atas, tali pelampung, dan tali pemberat menggunakan tali tambang berbahan Polyethylene (PE) dengan diameter 12 milimeter. Pelampung yang digunakan seluruh nelayan responden gillnet menggunakan botol plastik air mineral dengan ukuran 22,5 cm dan berdiameter 5 cm. Pemberat yang digunakan terdapat 2 jenis yaitu batu dan besi kawat. Pemberat batu memiliki berat 20 kg, sedangkan pemberat besi kawat memiliki diameter 15-20 cm dengan berat persatuannya ±5 gram. Kata kunci: gillnet, konstruksi alat tangkap, penangkapan
PENGUKURAN KINERJA RANTAI PASOK CUMI-CUMI DI PT. XYZ PPN MUARA ANGKE MENGGUNAKAN METODE SCOR Firdaus, Ray Octa; Solihin, Iin; Iskandar, Budhi Hascaryo
ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut Vol. 7 No. 3 (2023): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.7.3.349-357

Abstract

Cumi-cumi merupakan salah satu jenis komoditas perikanan hasil tangkapan laut yang memiliki jumlah produksi tinggi di Indonesia. Hasil tangkapan cumi-cumi didaratkan di pelabuhan perikanan, salah satunya di PPN Muara Angke yang merupakan pusat pendaratan, produksi dan pemasaran cumi-cumi di wilayah Jakarta. Produksi dan pemasaran cumi-cumi di PPN Muara Angke bergantung kepada jumlah pasokan cumi-cumi. Namun, pasokan cumi-cumi di unit pengolahan ikan (UPI) PPN Muara Angke salah satunya di PT. XYZ belum optimal dalam memenuhi pesanan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur rantai pasok cumi-cumi PT. XYZ PPN Muara Angke dan mengukur kinerja rantai pasok cumi-cumi di PT. XYZ. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan metode Supply Chain Operation Reference (SCOR) level 1. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa struktur rantai pasok cumi-cumi di PT. XYZ PPN Muara Angke sudah efisien dengan tidak ada jasa tengkulak pada proses jual beli antara perusahaan dengan nelayan. Hasil pengukuran kinerja rantai pasok cumi-cumi di PT. XYZ PPN Muara Angke masih belum optimal yang mana pada atribut kinerja reliability dengan menggunakan perhitungan perfect order fullfilment sebesar 83%, kinerja responsiveness menggunakan perhitungan order fullfilment lifetime sebesar 24-25 hari, keduanya masih di bawah nilai benchmark. Adapun kinerja flexibelity sudah mencapai nilai parity dengan nilai aktual sebesar 29-30 hari, kinerja management cost sudah mencapai nilai superior dengan nilai aktual sebesar 2,20% dan kinerja management asset sudah mencapai nilai parity pada bencmark dengan nilai aktual selama 25 hari. Kata kunci: cumi-cumi, metode SCOR, rantai pasok
ANALISIS KONDISI SOSIAL EKONOMI NELAYAN BAGAN TANCAP DI TAPANULI TENGAH, SUMATERA UTARA Muna, Zakyatul; Fuah, Ricky Winrison; Khobir, Muhammad Latiful; Purwangka, Fis; Marbun, Ahmad Sadiqi
ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut Vol. 7 No. 3 (2023): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.7.3.359-369

Abstract

Alat tangkap bagan tancap merupakan alat tangkap yang banyak digunakan oleh nelayan Tapanuli Tengah dikarenakan potensi ikan pelagis yang cukup menjanjikan. Aktivitas alat tangkap bagan memiliki beberapa dampak, dibalik potensi yang positif tentunya terdapat dampak yang dipengaruhi oleh aktivitas bagan tancap seperti dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan. Laju pertumbuhan penduduk yang tinggi dan pesatnya pembangunan di wilayah pesisir menyebabkan meningkatnya tekanan terhadap ekosistem dan sumber daya pesisir dan laut. Sementara pengaruh pada sosial ialah berpotensi timbulnya konflik antar nelayan kecil, karena membuat ruang atau daerah penangkapan nelayan lain menjadi sempit akibat keberadaan bagan. Oleh sebab itu, perlu dilakukan kajian guna memperoleh informasi akurat dan dampak yang dirasakan oleh nelayan dari segi aspek ekonomi dan sosial. Penelitian ini dilaksanakan di daerah Tapanuli Tengah dengan beberapa titik lokasi yaitu Kelurahan Hajoran, Kelurahan Muara Nibong, Kelurahan Lubuk Tukko, dan Desa Mela I. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik survei. Analisis data menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan analisis ekonomi. Hasil yang diperoleh kisaran umur nelayan bagan tancap dari umur 20-60 tahun, dengan tingkat pendidikan rata-rata rendah yaitu tamatan SD, tingkat kesehatan tergolong rendah dengan kondisi lingkungan tempat tinggal buruk. Rata-rata keluarga nelayan memiliki anak lebih dari 2 orang, karena tingkat kelahiran yang tinggi. Sementara ekonomi nelayan bagan dapat dikatakan cukup, karena penghasilan dalam satu tahunnya, dapat menutupi modal yang dikeluarkan dengan rata-rata Rp100.000.000,00. Kata kunci: bagan tancap, ekonomi, konflik, sosial
PENGARUH WARNA UMPAN BUATAN TERHADAP HASIL TANGKAPAN IKAN SELAR (Selar crumenopthalmus) DAN IKAN LAYANG (Decapterus ruselli) DI SELAT SERAM Hehanussa, Kedswin; Haruna; Hutubessy, B. G.; Tuhumury, Julian
ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut Vol. 7 No. 3 (2023): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.7.3.415-425

Abstract

Penggunaan umpan merupakan suatu cara untuk menarik ikan pada saat penangkapan ikan dengan cara merangsangnya secara fisik atau kimiawi. Penting untuk memiliki pemahaman menyeluruh tentang pengaruh hasil tangkapan, seperti pemilihan warna umpan buatan, untuk melestarikan sumber daya laut dan meningkatkan efisiensi penangkapan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh warna umpan buatan terhadap hasil tangkapan ikan selar (Selar crumenopthalmus) dan ikan layang (Decapterus ruselli). Penelitian dilakukan melalui eksperimen penangkapan ikan dengan menggunakan umpan dengan warna berbeda pada alat tangkap pancing ulur di area rumpon. Sebanyak 360 ekor ikan berhasil ditangkap selama penelitian, diantaranya ikan Selar (Selar crumenopthalmus) sebanyak 214 ekor (60%), ikan Layang (Decapterus ruselli) sebanyak 104 ekor (29%), ikan Kembung (Rastreliger sp) 19 ekor (5%), Ikan Kantung semar (Mene Maculata) 15 ekor (4%) dan ikan Kuwe (Charanx ignobilis) 8 ekor (2%). Secara keseluruhan warna merah memberikan jumlah hasil tangkapan terbanyak yang di dominasi oleh ikan selar (Selar crumenopthalmus) sebanyak 86 ekor (40.18%) sedangkan ikan layang (Decapterus ruselli) sebanyak 39 ekor (37.5%). Kesimpulan penelitian adalah waktu dan warna umpan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap jumlah hasil tangkapan. Umpan berwarna merah ternyata lebih efektif menangkap ikan selar (Selar crumenothalmus) dan ikan layang (Decapterus ruselli) pada sore hari sehingga menghasilkan jumlah tangkapan yang lebih banyak dibandingkan dengan warna lain. Kata kunci: ikan layang, ikan selar, pancing ulur, rumpon, warna umpan buatan
SELEKTIVITAS UKURAN MATA JARING INSANG LINGKAR Rastrelieger kanagurta (CUVIER, 1816) DI PERAIRAN HUAMUAL BELAKANG, SERAM BAGIAN BARAT Sarbunan, Maria; Tupamahu, Agustinus; Haruna
ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut Vol. 7 No. 3 (2023): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.7.3.405-413

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai selektivitas ukuran ikan Rastrelliger kanagurta (kembung lelaki) yang tertangkap dengan jaring insang lingkar ukuran mata jaring 5,1, 5,7 dan 6,3 cm. Percobaan penangkapan dilakukan di perairan Huamual Belakang Seram barat selama periode Oktober hingga Desember 2022. Ikan R kanagurta yang tertangkap diukur untuk menentukan panjang totalnya, dan distribusi frekuensi ukuran dihasilkan untuk setiap kategori ukuran mata jaring. Kurva selektivitas dianalisis dengan metode Kitahara menggunakan MS Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jaring insang lingkar dengan ukuran mata jaring 5,1 cm cenderung menangkap ikan R kanagurta yang lebih kecil, sehingga berpotensi menimbulkan bias dalam komposisi hasil tangkapan. Sebaliknya ukuran mata jaring 6,3 cm menunjukkan kemungkinan lebih besar untuk menangkap individu yang lebih besar dan memungkinkan ikan yang lebih kecil untuk meloloskan diri. Hal ini menunjukkan adanya strategi potensial untuk pengelolaan perikanan yang berfokus pada ukuran. Hasil penelitian ini mempunyai implikasi terhadap optimalisasi desain jaring insang lingkar untuk mendukung pengelolaan berkelanjutan di perairan Huamual Belakang Seram Barat. Kata kunci: berkelanjutan, indian mackerel, Kitahara, ukuran mata jaring
DESAIN DAN KONSTRUKSI “GELINDINGAN INOVASI” SEBAGAI ALAT BANTU MOBILISASI SAMPAN DAN JUKUNG Noveldesra Suhery; Farhani, Siti Anindita
ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut Vol. 7 No. 3 (2023): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.7.3.437-450

Abstract

Nelayan tradisional dengan armada sampan dan jukung selalu memobilisasi armada mereka di pantai ketika melakukan operasi penangkapan ikan dengan menggunakan gelindingan konvensional yang terbuat dari potongan kayu (log). Hal ini dilakukan untuk memperpanjang umur teknis armada. Namun, dibutuhkan waktu dan tenaga yang relatif besar apabila menggunakan gelindingan konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk merancang, membangun dan menguji penggunaan “Gelindingan Inovasi” yang digunakan untuk memobilisasi sampan dan jukung. Penelitian dilakukan di pangkalan nelayan Ketapang Lampu, Pengambengan, Jembrana, Bali, bulan Maret-Desember 2022. Data yang dikumpulkan berupa profil kegiatan perikanan di lokasi penelitian serta teknis penggunaan gelindingan konvensional yang didapatkan dengan pengamatan langsung dan wawancara. Selanjutnya dilakukan Focus Group Discussion dengan perwakilan nelayan untuk melakukan konsultasi terhadap rancangan Gelindingan Inovasi yang digagas. Kegiatan konstruksi dilakukan di bengkel bubut setempat. Selanjutnya, dilakukan ujicoba penggunaan ‘Gelindingan Inovasi’ untuk memobilisasi sampan/jukung milik nelayan. Gelindingan Inovasi yang dibangun tetap mempertahankan pola kebiasaan nelayan dalam memobilisasi armadanya. Konstruksi Gelindingan Inovasi ini terdiri atas roda yang terbuat dari bahan kayu (log) yang diberi as roda (shaft) dan dudukan untuk menempatkan sampan/jukung. Hasil pengujian menunjukkan terdapat peningkatan kecepatan mobilisasi yang siginifikan antara gelindingan konvensional dengan ‘Gelindingan Inovasi’. Kecepatan rata-rata mobilisasi dengan gelindingan konvensional 1,41-3,16 m/menit menjadi 9,38-29,75 m/menit dengan Gelindingan Invoasi (peningkatan 6-9 kali lipat). Kata kunci: artisanal, Bali, Jembrana, Ketapang Lampu, Pengambengan
KAPABILITAS RENANG IKAN SIDAT (Anguilla bicolor) STADIA ELVER GUNA PEMANFAATAN FISHWAY SECARA OPTIMAL Linda, Fitra; Mawardi, Wazir; Purbayanto, Ari; Komarudin, Didin
ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut Vol. 7 No. 3 (2023): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.7.3.427-436

Abstract

Ikan sidat (Anguilla bicolor) adalah ikan yang bersifat katadromus, bermigrasi kelaut untuk memijah, atau sebaliknya untuk benih ikan sidat (glass eel) akan kembali lagi ke sungai untuk menjadi sidat dewasa, kegiatan migrasi ini akan terganggu dengan adanya bangunan melintang seperti bendungan atau dam. Hal ini dikarenakan kecepatan arus air di bendungan lebih tinggi sedangkan ikan sidat bukan termasuk ikan perenang aktif. guna mempermudah proses migrasi ikan sidat ini maka diperlukan fishway. Pembangunan fishway memerlukan beberapa informasi seperti pola renang, kecepatan renang, dan ketahanan renang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola renang kecepatan renang dan ketahanan renang pada sidat stadia elver dengan kondisi arus yang berbeda. Selanjutnya merumuskan kinerja renang sidat stadia elver terkait dengan kebutuhan dalam mendesain fishway yang tepat. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Tingkah Laku Ikan Departemen PSP-FPIK, IPB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola renang sidat stadia elver adalah jenis Anguilliform, kecepatan renang sustained speed ikan sidat adalah ≤ 0,91 TL/detik, kecepatan renang prolonged speed ikan sidat adalah 1,57-1,82 TL/detik, dan kecepatan renang burst speed ikan sidat adalah ≤ 2,7 TL/detik. Berdasarkan data tersebut desain fishway yang sesuai dengan kecepatan renang prolonged speed ikan sidat yaitu tipe fish lock yang dapat dibuat dengan kemiringan 20º disertai dengan debit air berkisar 59 ml/detik dan kecepatan arus 30 cm/detik. Kata kunci: arus, kecepatan renang, ketahanan renang, pola renang, sidat

Page 1 of 1 | Total Record : 10