cover
Contact Name
Anisul Fuad
Contact Email
anisulfuad77@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
anisulfuad77@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Empower : Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
ISSN : 2580085X     EISSN : 25800973     DOI : -
The EMPOWER Journal focuses on the theme and topic of Development of Islamic Communities and Social Sciences Paradigms and Theories, including: 1) Management of Islamic Community Welfare. 2) Social History of Indonesian Islamic Society. 3) Development Studies. 4) Culture. 5) Islamic politics. 6) Islamic Geography. 7) Rural and Urban Sociology. 8) Community Development Management. 9) Economic Map of Muslims. 10) Ecology.
Arjuna Subject : -
Articles 3 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2016)" : 3 Documents clear
Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM) Melalui Program CSR PT Indocement (Studi Kasus Di Blok Kebon Gedang Desa Ciwaringin Kecamatan Ciwaringin Kabupaten Cirebon) Satori Satori
Empower: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.58 KB) | DOI: 10.24235/empower.v1i2.1497

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah ( UMKM) merupakan kelompok yang telah mempunyai usaha meskipun skalanya kecil ataupun mikro. UMKM punya potensi untuk tumbuh besar sehingga mampu menyerap tenaga kerja tenaga kerja dan mengurangi pengangguran. Untuk itu dibutuhkan pemberdayaan pada kelompok usaha ini agar tumbuh dengan baik. PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. PT Indocement yang berada di Palimanan-Cirebon adalah suatu perusahaan besar yang bergerak dibidang industri semen, CSR Indocement ada pada tahun 2011.                                Penelitian ini bertujuan untuk menjawab bagaimana proses, manfaat, dan dampak pemberdayaan UMKM Batik Tulis melaui Program CSR oleh PT.Indocement terhadap ekonomi pengrajin Batik Tulis. Untuk mengidentifikasi masalah tersebut, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif, dengan menggunakan metode observasi,wawancara mendalam, dan studi pustaka. Analisis data yang digunakan yaitu analisis data model Miles dan Huberman yang terdiri atas data reduction, data display, dan conclusion drawing. Validasi data menggunakan triangulasi dan member checking. Trianggulasi adalah proses penguatan bukti dari individu-individu yang berbeda, jenis data, dalam deskripsi dan tema-tema dalam penelitian kualitatif. Member checking adalah suatu proses dimana peneliti menanyakan pada seorang atau lebih partisipan dalam studi untuk mengecek keakuratan dari keteranagn tersebut.        Hasil penelitian menunjukan bahwa pengrajin batik tulis Ciwaringin mendapatan manfaat pemberdayan UMKM melalui permodalan, sarana prasarana, dukungan pemasaran, dukungan non materil,serta selalu mengingatkan pengrajin tentang tujuan utama pada setiap kegiatan yang dilaksanakan, dan dampak pemberdayaan memiliki positif negative. dampak positif yang di proleh pengrajin menpunyai penghasilan, mempunyai ketrampilan lebih, mempunyai koprasi sebagai wadah bagi pengrajin dapat mengembangkan usaha bersama. dan dampak negatif pun tak luput dari antara pengrajin yang dipicu oleh kecemburuan sesame pengrajin. untuk mencegah konflik antar pengrajin sesekali diadakan training motivasi, bertujuan agar pengrajin mendapat pemahaman pentingnya membangun kebersamaan, serta menghindari persaingan antar pengrajin yang tidak sehat. Kata kunci : Pemberdayaan, UMKM, Program CSR
Pengembangan Industri Kreatif Kerajinan Gamelan Kening Dan Upaya Peningkatan Ekonomi Keluarga Wahyudin Wahyudin
Empower: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.301 KB) | DOI: 10.24235/empower.v1i2.1498

Abstract

Desa Kondangsari adalah salah satu Desa yang berada di Kecamatan Beber Kabupaten Cirebon yang terkenal dengan salah satu kerajinannya yaitu Gamelan Kening atau Saron. Masyarakat Kondangsari mata pencahariannya sebagian besar sebagi buruh tani. Namun dengan adanya kerajinan Gamelan Kening  masyarakat banyak yang menjadi pedagang, dan karyawan kerajinan Gamelan Kening. Sudah 100 orang lebih yang sudah diberdayakan, baik itu menjadi pedagang keliling maupun menjadi karyawan. Proses pemberdayaannya ialah salah satunya dengan cara memberikan bimbingan dalam hal pembuatan kerajinan kening, dan memberikan modal baik itu modal materi ataupun non materi. Fokus penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengembangan Industri Kreatif melalui kerajinan Gamelan Kening  dan upaya peningkatan ekonomi keluarga di Desa Kondangsari Kecamatan Beber Kabupaten Cirebon. Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan, pengembangan Industri kreatif  kerajinan Gamelan Kening semakin berkembang dilihat dari tahun ketahun para pedagang banyak permintaan Gamelan Kening untuk di jual, sehingga sampai saat ini kerajinan Gamelan Kening berkembang sampai keluar pulau Jawa penjualannya dan upaya peningkatan ekonomi keluarga semakin meningkat dengan cara bimbingan pembuatan Gamelan Kening. Selain itu juga dampak yang di rasakan oleh masyarakat khususnya Desa Kondangsari ialah menambah perekonomian masyarakat, membuka lowongan pekerjaan dan menetaskan angka kemiskinan. Namun sayang sekali dari aparat kepemerintahan Desa maupun Kecamatan tidak ada bantuan secara materi ataupun non materi sehingga produk kerajinan Gamelan Kening belum menjadi produk unggulan dan hampir kalah saingannya dengan mainan lainnya. Namun ini adalah kerajinan Gamelan warisan yang merupakan aspek penting karena tidak dimiliki oleh setiap Negara.
Implementasi Program Beras Untuk Keluarga Miskin (Raskin) Dan Dampaknya Bagi Keluarga Di Kelurahan Kenanga Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon Adawiyah, Robiatul
Empower : Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.968 KB) | DOI: 10.24235/empower.v1i2.1496

Abstract

Kemiskinan merupakan situasi kesengsaraan dan ketidakberdayaan yang dialami seseorang baik akibat ketidakmampuannya memenuhi kebutuhan hidup maupun akibat ketidakmampuan negara atau masyarakat memberikan perlindungan sosial kepada warganya. Sejak kemerdekaan banyak yang direncanakan pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan. Salah satunya upaya pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan dalam hal pangan yakni Program Raskin yang sudah 14 tahun dilaksanakan oleh pemerintah.Program Raskin adalah program subsidi beras untuk keluarga miskin. Upaya pemerintah membuat program ini diharapkan dapat meningkatkan ketahanan pangan Nasional serta perlindungan sosial pada Rumah Tangga Miskin-Penerima Manfaat (RTS-PM) dari program Raskin. Program Raskin muncul pada tahun 2002 sebagai bentuk evaluasi dari Program Operasi Pasar Khusus (OPK) Beras pada pertengahan tahun 1998.Salah satu Desa/Kelurahan yang memperoleh Program Raskin adalah Kelurahan Kenanga Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan implementasi program Raskin di Kelurahan Kenanga terhadap kesejahteraan masyarakat yang dapat direpresentasikan dari kondisi hidup masyarakatnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif-kualitatif. Teknik penarikan informan dengan menggunakan purposive serta menggunakan tiga teknik pengumpulan data, yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis dalam penelitian ini menggunakan metode analisis data di lapangan model Miles dan Huberman, yakni dengan melakukan reduksi data, penyajian data serta verifikasi atau penarikan kesimpulan. Setelah data terkumpul, maka langkah selanjutnya adalah melakukan triangulasi atau penggabungan.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi program Raskin yang ada di Kelurahan Kenanga tidak sesuai dengan aturan pemerintah. Hal ini disebabkan karena beberapa faktor, baik itu faktor dari masyarakat maupun dari pihak pemerintahnya itu sendiri. Namun pada dasarnya, ketidaksesuaian program Raskin tersebut merupakan kesalahan pemerintah dalam hal pendataan warga miskin dan proses implementasi yang kurang perhatian khusus, sehingga program Raskin yang ada di Kelurahan Kenanga tidak berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat Kenanga.Kata kunci: Kemiskinan, implementasi, program Raskin, RTS-PM.AbstractRobiatul Adawiyah, 14123541355, Implementation Program Rice for Poor Families (Raskin) and Impacts For Families In the village Sumber District Kenanga Cirebon, Thesis, Cirebon: Islamic Community Development Department (PMI) of the Faculty of Islamic Theology Preaching Adab IAIN Sheikh Nurjati Cirebon. Poverty is a situation of misery and helplessness experienced by a person either due to inability to meet their daily needs as well as due to the inability of the state or society provide social protection to its citizens. Since the independence of many planned by the government to alleviate poverty. One of them is the government's efforts to alleviate poverty in terms of food that Raskin is already 14 years carried out by the government. Raskin is rice subsidy program for poor families. Government efforts to make this program is expected to improve national food security and social protection to poor households-beneficiaries (RTS-PM) of the Raskin program. Raskin appeared in 2002 as a form of evaluation of the program Special Market Operation (OPK) Rice in mid-1998.Salah the Village / Sub obtaining Raskin is Kenanga village Sumber District Cirebon. The purpose of this study to describe the program implementation in Sub Kenanga Raskin on the welfare of society can be represented on the conditions of life in society. The method used in this research is descriptive qualitative. Mechanical withdrawal informants by using purposive and used three data collection techniques, ie observation, interviews, and documentation. The analysis in this study using data analysis in the field model of Miles and Huberman, namely by performing data reduction, data presentation and verification or conclusion. After the data is collected, the next step is to perform triangulation or merger. The results of this study indicate that the implementation of Raskin program in the Village Boxwood is not in accordance with government regulations. This is due to several factors, both factors of society and of the government itself. But basically, the mismatch of the Raskin program is the government's fault in terms of data collection and the implementation process of the poor who lack special attention, so programs that exist in the Village Raskin Kenanga no impact on improving the economy of the community Kenanga. Keywords: Poverty, implementation, Raskin program, RTS-PM 

Page 1 of 1 | Total Record : 3