cover
Contact Name
Anisul Fuad
Contact Email
anisulfuad77@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
anisulfuad77@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Empower : Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
ISSN : 2580085X     EISSN : 25800973     DOI : -
The EMPOWER Journal focuses on the theme and topic of Development of Islamic Communities and Social Sciences Paradigms and Theories, including: 1) Management of Islamic Community Welfare. 2) Social History of Indonesian Islamic Society. 3) Development Studies. 4) Culture. 5) Islamic politics. 6) Islamic Geography. 7) Rural and Urban Sociology. 8) Community Development Management. 9) Economic Map of Muslims. 10) Ecology.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2017)" : 5 Documents clear
AKULTURASI ADAT DAN HUKUM ISLAM TERKAIT HARTA WARISAN SUKU MINANGKABAU Muhammad Ikhsan Ghofur
Empower: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.037 KB) | DOI: 10.24235/empower.v2i2.4639

Abstract

ABSTRAKMinangkabau adalah suku yang menggunakan sistem matrilineal di mana garis keturunan ibu digunakan. Sistem matrilineal yang diadopsi ini juga mempengaruhi kepemilikan properti yang dimiliki oleh suku ini yang sebagian besar dimiliki oleh perempuan dan dikelola dari ninik (nenek / jangkar) hingga mamak (paman) kemudian dari mamak (paman) hingga kemenakan (keponakan). Selain itu, setiap anggota suku berkewajiban untuk mengembangkan properti itu sehingga mereka tidak memiliki hak atas properti yang dikembangkan. Setelah Islam memasuki wilayah Minangkabau, terjadi transformasi posisi properti rakyat, orang-orang Minangkabau menjadi lebih fokus pada properti keluarga mereka sendiri karena properti suku menjadi properti alternatif. Pemisahan properti dilakukan, yang mana milik orang-orang yang disebut properti warisan dan masih menggunakan sistem adat yang diwariskan, dan properti keluarga yang disebut properti pendapatan di mana hukum Islam digunakan untuk mengatur warisan. Kata Kunci: Minangkabau, Warisan, Properti Warisan, Properti Pendapatan.
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA PERNIKAHAN DINI PADA KALANGAN REMAJA (Studi Kasus Di Kelurahan Gegunung, Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon) Ati Sugiarti
Empower: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.664 KB) | DOI: 10.24235/empower.v2i2.4686

Abstract

ABSTRAK Usia pernikahan pertama bagi perempuan menjadi gambaran perubahan sosial ekonomi yang terjadi dalam masyarakat. Penggeseran ini tidak hanya berpengaruh terhadap potensi kelahiran tetapi juga terkait dengan peran dalam pembangunan bidang pendidikan dan ekonomi. Dengan berbagai dampak dan resiko yang ditimbulkan dari usia pernikahan pertama terutama yang terlalu muda, namun lain halnya dengan warga kelurahan gegunung, pasalnya banyak sekali kalangan remaja yang menikah pada usia yang terbilang masih muda. Dalam penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif, dengan informan sebanyak sepuluh remaja yang menikah dini. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Dalam menganalisis data digunakan dengan tiga alur yaitu reduksi data, penyajian data dan pengambilan kesimpulan. Sedangkan hasil penelitian menunnjukan bahwa faktor pendorong pernikahan dini di kelurahan gegunung, kecamatan sumber kabupaten Cirebon adalah ekonomi, budaya dan hamil di luar nikah. Dan dampak dari pernikahan dini tersebut adalah ekonomi rendah, rawan terkena penyakit serta kekerasan dalam rumah tangga. Kata Kunci: Pernikahan Dini, Faktor Pendorong, Dampak
PEMEKARAN DESA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KEHIDUPAN MASYARAKAT Meli Lutpiah; Suryadi Suryadi; Fuad Faizi
Empower: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (571.339 KB) | DOI: 10.24235/empower.v2i2.4635

Abstract

ABSTRACT Village Desa Kramat Jaya is a result of the division which was originally a part of the village Werasari. Expansion of the village is one of the steps the government in the distribution of development in an effort to improve the welfare of society through a policy of regional expansion. This research method is descriptive qualitative method with data collection through interviews, observation, documentation and literature. The results of his research is the process of expansion Desa Kramat Jaya stems from government policies as a driver of the expansion, public aspirations at the hamlet, village expansion plan study Kramat Jaya at the village level, the submission to the expansion of local government, and the inauguration of Desa Kramat Jaya. The division has implications for the lives of the people in the village of Kramat Jaya, such as government reform Desa Kramat Jaya, the impact of the reallocation of village on the lives of farmers through the establishment of Farmers Group Association (Gapoktan), and increased welfare through the development of infrastructure such as, village offices, village health post (Poskesdes), rural roads, rural feeder roads, retaining walls (TPT) or irrigation channels, and kiosks.  Keyword: process, the implications, the expansion of the village, the community  
DAMPAK PENGADAAN TANAH UNTUK PEMBANGUNAN BANDARA INTERNASIONAL JAWA BARAT (BIJB) BAGI MASYARAKAT PEDESAAN (Studi Kasus Desa Sukamulya Kecamatan Kertajati Kabupaten Cirebon) Ahmad Syifa
Empower: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.351 KB) | DOI: 10.24235/empower.v2i2.4636

Abstract

ABSTRAK Pembangunan BIJB merupakan ruang representasi dari kepentingan rantai korporasi multi nasional melalui skema MP3EI yang sekarang menjadi acuan utama proyek-proyek pembangunan di Indonesia. Melalui skema Public Private Partnership beberapa korporasi besar bergabung serta pemerintah pusat melalui Kemenhub dan Pemerintah Daerah bekerja sama untuk mensukseskan pembangunan BIJB. Tujuan untamanya adalah membangun konektifitas antar wilayah untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi yang mempercepat sirkulasi bisnis dan memperbesar akumulasi keuntungan. Namun, untuk tujuan itu justru mengancam penggusuran ruang hidup masyarakat Sukamulya. Dalam proses pengadaan tanah di Sukamulya, ada dua fenomena yang cukup krusial dampaknya bagi masyarakat Sukamulya, yaitu peristiwa 17 November 2016 dan maraknya spekulan tanah dalam bentuk bisnis rumah hantu. Yang pertama, memberikan dampak secara langsung, yakni dampak fisik dan psikologis sosial yang dialami masyarakat. Sementara yang kedua, maraknya spekulasi bisnis pembebasan lahan, menjadi dampak yang tidak langsung dari adanya proyek BIJB, yang memicu terjadinya perpecahan hubungan sosial yang terbangun bertahun-tahun. Kata Kunci: Pembangunan BIJB, Ruang Hidup, Dampak.
LIFE SKILL DI PESANTREN UPAYA PENINGKATAN DAN PEMBERDAYAAN SANTRI (Studi Kasus di Ponpes Amparan Djati Desa Cisaat Kecamatan Dukupuntang Kabupaten Cirebon) Syaeful Rohman
Empower: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.36 KB) | DOI: 10.24235/empower.v2i2.4638

Abstract

ABSTRAK Berangkat latar belakang tersebut, penulis menyoroti permasalahan pada (1) Bagaimana proses penerapan life skill yang dilakukan terhadap santri Pondok Pesantren Amparan Djati?, (2) Bagaimana implikasi program life skill terhadap keterampilan dan keahlian santri di Pondok Pesantren Amparan Djati?, Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian di Pondok Pesantren Amparan Djati Desa Cisaat Kecamatan Dukupuntang Kabupaten Cirebon. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Objek dalam penelitian adalah Santriwan- santriwati Pondok Pesantren Amparan Djati, informan dalam penelitian adalah pengurus Yayasan, Pimpinan Pesantren, Asatidz, Guru dan masyarakat sekitar Pondok Pesantren Amparan Djati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan program life skill di Pondok Pesantren Amparan Djati dinilai sangat penting dan di butuhkan oleh para santri. Ada beberapa permasalahan yang di hadapi baik bagi pihak penyelenggara maupun santri yang mengikuti. Untuk pesantren merasa belum mampu memakasimalkan program life skill perbengkelan dikarenakan kurangnya guru yang mengajar dan mesin jahit yang diperoleh dari bantuan/sumbangan dari donatur ini masih kurang layak. Namun implikasi dari kegitan pemberdayaan ini sangatlah dirasakan oleh santriwan-santriwati Pondok Pesantren Amparan Djati. Kata Kunci: Life Skill, Pesantren, Pemberdayaan Santri.

Page 1 of 1 | Total Record : 5