cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Ekonomi & Keuangan Islam
ISSN : 2088996     EISSN : 26146908     DOI : -
Core Subject : Economy,
AIMS Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam (JEKI) covers in detail a large number of topics related to Islamic Economics and Islamic Finance, comprising the latest empirical studies, country-specific studies, policy evaluations on Islamic economics and comparative international Islamic finance. This journal provides a forum for scientific exchange for academicians, practitioners, keen observers, and independent researchers, by publishing high-quality theoretical, empirical, and policy contributions. SCOPE Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam (JEKI) promotes the exchange of ideas and information among researchers around the world and strives to keep the economists updated on the latest research related to Islamic economics and Islamic finance. Scientists with an interest in Islamic economics and Islamic finance may rely on this journal as one of their essential sources.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Volume 2 No. 2, Juli 2016" : 5 Documents clear
Pengaruh Pembiayaan, Aset, dan FDR Perbankan Syariah terhadap Kesejahteraan Masyarakat di Indonesia Achmad Nurdany
Jurnal Ekonomi & Keuangan Islam Volume 2 No. 2, Juli 2016
Publisher : Faculty of Economics, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jeki.vol2.iss2.art1

Abstract

Sejak pertama kali Bank Muamalat Indonesia (BMI) beroperasi, 1 Mei 1992, perbankan syariah terus mengalami pertumbuhan yang pesat. Sampai dengan Juni 2015 ini, jumlah perbankan syariah di Indonesia sudah mencapai totalnya 12 Bank UmumSyariah (BUS), 22 Unit Usaha Syariah (UUS), dan 161 Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS). Meningkatnya pertumbuhan perbankan syariah di Indonesia pada dasarnya juga diharapkan mampu mendorong perekonomian bangsa dan kesejahteraan masyarakat Indonesia menjadi lebihbaik.Penelitian ini disusun dalam rangka menganalisis apakah perbankan syariah berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat di Indonesia atau tidak, kalau berdampak kemudian bagaimana pengaruhnya apakah positif atau negatif. Kesejahteraan masyarakat dalam hal ini menurut perspektif Islam diukur dengan menggunakan Indeks Pembangunan Manusia (IPM+). IPM+ merupakan sebuah indeks yang dapat merepresentasikan kesejahteraan menurut perspektif Islam, dimana di dalam IPM+ terdapat 5 komponen maslahah yang terdiridari agama, jiwa, intelektual, keluarga, dan harta.Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara individu, hubungannya dengan kesejahteraan masyarakat Indonesia menurut perspektif Islam, variabel pembiayaan perbankan syariah berpengaruh positif signifikan, variable aset perbankan syariah berpengaruh negatif signifikan, dan variabel FDR perbankan syariah tidak memiliki pengaruh. Namun demikian, secara bersama-sama variabel pembiayaan, aset, dan FDR perbankan syariah berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat menurut perspektif Islam di Indonesia.Bank Muamalat Indonesia (BMI) begins its operation on 1st May 1992 and since then the Islamic banking in Indonesia has continued showing rapid growth. As of June 2015, the number of Islamic banks in Indonesia has reached a total of 12 Sharia Commercial Banks (BUS), 22 Sharia Business Units (UUS), and 161 Sharia Rural Financing Banks (BPRS). Increasing the growth of Islamic banking in Indonesia is expected to encourage the nation's economy and increasing the welfare of Indonesian society. This study is arranged in order to analyze whether Islamic banking affects the welfare of Indonesian society or not, if Islamic banking has an impact if it's positive or negative. The public welfare from an Islamic perspective is measured using the Human Development Index (HDI +). HDI + is an index that can represent welfare according to Islamic perspective, where there are 5 components of maslahah consisting of religion, soul, intellectual, family, and property. The research result shows that individually, Islamic banking has impact with the welfare of Indonesian society based on Islamic perspective. Islamic banking financing has a significant positive effect, sharia banking asset variable has a significant negative effect, and the variable of FDR of sharia banking has no effect. Nevertheless, jointly financing variables, assets, and FDR of sharia banks have a significant effect on the welfare of society according to Islamic perspective in Indonesia.
Pengaruh Efisiensi Usaha, Risiko Keuangan dan Kepercayaan Masyarakat terhadap Kemampuan Penyaluran Pembiayaan pada Bank Umum Syariah di indonesia Tahun 2011-2014 Fitri Astuti
Jurnal Ekonomi & Keuangan Islam Volume 2 No. 2, Juli 2016
Publisher : Faculty of Economics, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jeki.vol2.iss2.art2

Abstract

Studi ini menganalisis pengaruh efisiensi usaha, risiko keuangan dan kepercayaan masyarakat terhadap distribusi pembiayaan Bank Syariah Indonesia di tahun 2011-2014. Berdasarkan metode purposive sampling, delapan bank syariah termasuk dalam penelitian ini. Model analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah model analisis data regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial NPM memiliki pengaruh negatif dan tidak berpengaruh signifikan terhadap FDR dan LR berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap FDR. Selanjutnya variabel ROA memiliki nilai positif dan signifikan terhadap FDR, ROA memiliki efek negatif dan signifikan terhadap FDR, CR memiliki efek positif dan signifikan terhadap FDR, CPR memiliki efek positif dan signifikan terhadap FDR. Terakhir DPK memiliki efek negatif dan signifikan terhadap FDR.
Karakteristik penentu pembiayaan murabahah pada Bank Tabungan Negara (BTN) Syariah Heri Susanto; Eka Dewi Sumarmawati; Nur Kholis
Jurnal Ekonomi & Keuangan Islam Volume 2 No. 2, Juli 2016
Publisher : Faculty of Economics, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jeki.vol2.iss2.art3

Abstract

Penelitian ini menggunakan kuadrat kecil atau ordinary least squares (OLS) dalam upaya untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi dan faktor-faktor yang paling dominan berpengaruh terhadap pembiayaan murabahah di (BTN) Syariah tahun 2010-2015. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor Non-Performing Financing (NPF), Sertifikat Wadiah Simpanan Bank Indonesia (DPK) dan Margin Gain berpengaruh terhadap pembiayaan murabahah pada periode syariah (BTN) tahun 2010-2015. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari beberapa sumber kegiatan untuk mendapatkan laporan keuangan di (BTN) Syariah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembiayaan bermasalah tidak mempengaruhi pembiayaan murabahah di (BTN) Syariah, Sertifikat Wadiah Bank Indonesia berpengaruh signifikan terhadap pembiayaan murabahah (BTN) Syariah, Deposito Simpanan tidak berpengaruh terhadap pembiayaan murabahah pada (BTN) Syariah, berpengaruh signifikan terhadap Profit Margin murabahah pembiayaan pembiayaan (BTN) Syariah terhadap Rasio Deposito berpengaruh signifikan terhadap pembiayaan murabahah syariah (BTN).
Studi komparatif tingkat efisiensi perbankan konvensional dan perbankan syariah di Indonesia Nur Hidayah
Jurnal Ekonomi & Keuangan Islam Volume 2 No. 2, Juli 2016
Publisher : Faculty of Economics, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jeki.vol2.iss2.art4

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan tingkat efisiensi bank konvensional dan bank syariah di Indonesia selama 2012 hingga 2013. Sampel dalam penelitian ini diambil secara random dengan rumus slovin yang kemudian didapat sampel sebanyak 49 bank yang terdiri dari 11 bank syariah dan 38 bank konvensional. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang dapat diambil dari laporan keuangan publikasi bank. Pemilihan variabel yang digunakan dipilih berdasarkan pendekatan intermediasi yang merupakan fungsi pokok perbankan. Metode Data Envelopment Analysis (DEA) digunakan untuk menganalisis data dalam penelitian ini dengan pendekatan Constant Return to Scale (CRS) dan input oriented. Dalam penelitian ini juga menggunakan Uji Mann-Whitney untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan tingkat efisiensi antara bank konvensional dan bank syariah di Indonesia selama periode penelitian. Berdasarkan hasil perhitungan DEA, terdapat 3 bank yang mengalami efisiensi sempurna selama periode penelitian. Dari hasil uji Mann-Whitney diketahui bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada nilai efisiensi perbankan konvensional dan perbankan syariah di Indonesia selama triwulan pertama 2012 hingga triwulan ketiga 2013.
Pengaruh pembiayaan mudharabah, musyarakah dan murabahah terhadap profitabilitas BPRS di Indonesia periode 2012-2015 Rivalah Anjani; Maulidiyah Indira Hasmarani
Jurnal Ekonomi & Keuangan Islam Volume 2 No. 2, Juli 2016
Publisher : Faculty of Economics, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jeki.vol2.iss2.art5

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembiayaan Mudaraba, Musharaka, dan Murabahah terhadap tingkat profitabilitas BPRS di Indonesia periode 2012 sampai 2015 dengan menggunakan rasio Return On Equity (ROE) secara simultan dan parsial. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 64 data yang mencakup 4 BPRS dengan menggunakan laporan keuangan kuartalan I sampai IV selama 4 tahun. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi data panel dengan program Eviews. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembiayaan Mudaraba secara parsial merupakan efek negatif yang signifikan terhadap tingkat ROE, berbeda dengan musyarakah yang secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat ROE. Pembiayaan Murabahah tidak berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat ROE.

Page 1 of 1 | Total Record : 5