cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Bidan
Published by Ikatan Bidan Indonesia
ISSN : 25023144     EISSN : 26204991     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Ilmiah Bidan (JIB) merupakan jurnal publikasi ilmiah bidan yang terbit setiap 4 bulan sekali (3 edisi dalam setahun) dengan menggunakan sistem peer review untuk seleksi artikel. Makalah ditulis berdasarkan hasil penelitian atau pemikiran inovatif, yang akan diseleksi tim editor Jurnal Bidan. Naskah yang diterima naskah asli yang belum diterbitkan di media cetak, majalah/jurnal/media publikasi lain dengan bahasa akademis dan efektif. JIB menerima artikel/naskah asli yang relevan dengan bidang kebidanan, meta–analisis, hasil Penelitian, Studi Literatur, Clinical Practice, dan Case Report/laporan kasus.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 9 No 1 (2025): April 2025" : 5 Documents clear
THE EFFECT OF BACK MASSAGE ON THE SLEEP QUALITY OF MENOPAUSAL MOTHERS IN THE WORKING AREA OF THE PURWADADI HEALTH CENTER, CIAMIS REGENCY IN 2024 irianti, bayu; Indriyani, Elisa
Jurnal Ilmiah Bidan (JIB) Vol 9 No 1 (2025): April 2025
Publisher : Ikatan Bidan Indonesia (IBI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61720/jib.v9i1.532

Abstract

Background: Menopause is not having menstruation for 12 consecutive months. The standard sleep requirement for menopausal women is 7 hours/day. If a menopausal mother needs less than 7 hours of sleep / day, it can be said that the quality of sleep is not good which can cause fatigue and higher stress levels so that often menopausal women consume pharmacological drugs. One of the non-pharmacological interventions for handling the quality of sleep of menopausal women is back massage therapy. This study aims to determine the effect of giving back massage (Back Massage) on the quality of sleep of menopausal women in the Purwadadi Health Centre work area. Method: This type of research uses quasi-experiment type two group pretest and posttest design. The sampling technique used simple random sampling with a total of 90 participants. The data analysis used was univariate analysis test and non-parametric statistical bivariate test, namely Wilcoxon Signed Rank Test. Result: Wilcoxon test results obtained on back massage p-value is 0.000 meaning P < 0.05. Conclusion: Wilcoxon test results obtained on back massage p-value is 0.000 meaning P < 0.05.
PERILAKU SEKSUAL BERISIKO PADA REMAJA DI BOGOR, JAWA BARAT Subiyatin, Aning
Jurnal Ilmiah Bidan (JIB) Vol 9 No 1 (2025): April 2025
Publisher : Ikatan Bidan Indonesia (IBI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61720/jib.v9i1.535

Abstract

Latar Belakang: Masa remaja (10-24 tahun) adalah periode kritis transisi dari kanak-kanak ke dewasa. Berdasarkan data dari WHO bahwa lebih dari 500 juta remaja usia 10-14 tahun di seluruh dunia salah satu negara berkembang.di Indonesia persentase remaja berusia 15-24 tahun yang belum menikah dan pernah melakukan hubungan seksual pranikah menunjukkan bahwa 0,9%. pada tahun 2021 perilaku seksual remaja di Jawa Barat menunjukkan bahwa sebagian besar remaja pernah melakukan ciuman bibir (10,53%) remaja pernah melakukan hubungan seksual(3,09%). Tujuan: Untuk mengetahui hubungan penggunaan media sosial, peran orang tua, pengaruh teman sebaya dengan perilaku seksual pada remaja di SMP “X” Bogor. Metode: Metode penelitian kuantitatif yang menggunakan desain cross sectional. Data penelitian di ambil menggunakan kuesioner. Sampel penelitian sebanyak 178 responden dengan menggunakan teknik random sampling acak sederhana. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil: Penelitian ini melaporkan bahwa ada hubungan antara media sosial dengan perilaku seksual p value = 0,000, peran orang tua dengan perilaku seksual berisiko p value 0,025, dan peran teman sebaya dengan perilaku seksual berisiko p value 0,010. Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antaara media sosial, peran orang tua, pengaruh teman sebaya dengan perilaku seksual pada remaja di SMP “X” Bogor Jawa Barat.
- ADAPTASI ORANG TUA BARU DI KAWASAN ASIA UNTUK MENCEGAH DEPRESI PASCAPERSALINAN: SCOPING REVIEW Ega Prosfera, Rahma Haryunita -
Jurnal Ilmiah Bidan (JIB) Vol 9 No 1 (2025): April 2025
Publisher : Ikatan Bidan Indonesia (IBI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61720/jib.v9i1.544

Abstract

Latar Belakang: Adaptasi pascapersalinan merupakan bagian dari siklus hidup yang dialami oleh orang tua dalam menjalani peran barunya. Ketidakmampuan dalam beradaptasi dengan perubahan yang ada dapat berakibat pada terjadinya depresi pascapersalinan. Tujuan: Studi ini bertujuan untuk mengetahui adaptasi awal yang dapat dilakukan orang tua baru Asia untuk mencegah terjadinya depresi pascapersalinan. Metode: Tinjauan pustaka ini menggunakan metode scoping review dengan berpedoman pada PRISMA ScR melalui pencarian basis data dari PubMed, Sage Journals, Scopus, ScienceDirect, dan website di luar basis data dengan penyaringan sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan menggunakan format Boolean "First-Time Parent" AND "Early Adaptation" AND "Prevention Postpartum Depression" AND "Asia". Hasil: 6 literatur yang telah direview memiliki total partisipan sebanyak 429 ibu nifas dari Singapura, Malaysia, Arab, Iran, dan China dengan jumlah ibu primipara sebanyak 245 orang. Adaptasi yang dapat dilakukan berkaitan dengan kemampuan menyesuaikan diri dengan perubahan fisiologis maupun psikologis yang terjadi melalui dukungan pasangan, keluarga, lingkungan, tenaga kesehatan professional, dan pengoptimalan teknologi dan intervensi pencegahan terbaru. Simpulan: Dukungan secara berkesinambungan diperlukan untuk mencegah terjadinya depresi pascapersalinan. Dengan mengidentifikasi adaptasi yang dapat dilakukan di awal masa nifas, tenaga kesehatan profesional dapat memberikan intervensi pencegahan yang tepat dan efektif.
Pengetahuan calon pengantin tentang pemeriksaan HIV pra-nikah budimansyah, hanifah qurrotu aini
Jurnal Ilmiah Bidan (JIB) Vol 9 No 1 (2025): April 2025
Publisher : Ikatan Bidan Indonesia (IBI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61720/jib.v9i1.545

Abstract

Latar Belakang: Pemeriksaan HIV pra-nikah pada calon pengantin sangat penting sebagai upaya preventif untuk mencegah risiko transmisi penularan kepada pasangan atau anak-anak mereka. Semakin terdeteksi secara dini, diharapkan rantai penularannya terhadap pasangan dapat dicegah dengan mudah. Namun, masih banyak calon pengantin yang enggan melakukan tes ini karena berbagai faktor seperti kurangnya pengetahuan, stigma sosial, dan kecemasan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode Literature Review dengan menelaah artikel dari database Google Scholar dan PubMed yang diterbitkan antara tahun 2021-2025. Dari 80 artikel yang diidentifikasi, 10 artikel dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan dianalisis menggunakan pendekatan tematik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat pengetahuan calon pengantin tentang pemeriksaan HIV pra-nikah serta faktor-faktor yang memengaruhi sikap dan kepatuhan dalam menjalani pemeriksaan ini. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa dari 10 artikel menyatakan bahwa pengetahuan calon pengantin tentang HIV/AIDS cukup tinggi. Namun, masih terdapat kesenjangan antara pengetahuan dan tindakan, karena hanya sekitar 55% yang menjalani tes HIV pra-nikah meskipun memiliki sikap positif HIV. Faktor utama yang memengaruhi keputusan pemeriksaan adalah dukungan pasangan, stigma sosial, serta kecemasan. Kesimpulan: Diperlukan edukasi yang lebih luas melalui media seperti leaflet dan modul, penguatan dukungan sosial, serta intervensi psikososial untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapan calon pengantin dalam menjalani tes HIV pra-nikah.
HUBUNGAN PERILAKU PERSONAL HYGIENE DENGAN KEJADIAN KEPUTIHAN PADA WANITA PENYANDANG DISABILITAS DI HWDI SLEMAN jumarnis, monika
Jurnal Ilmiah Bidan (JIB) Vol 9 No 1 (2025): April 2025
Publisher : Ikatan Bidan Indonesia (IBI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61720/jib.v9i1.549

Abstract

Abstrack Basic health needs for women with disabilities are being able to carry out self-care activities including genitalia known as personal hygiene. Personal hygiene is personal hygiene care to prevent infections caused by bacteria, especially genitalia which are susceptible to infection. This study aims to determine the relationship between personal hygiene behavior and the incidence of vaginal discharge in women with disabilities at HWDI Sleman. The method in this study is correlational with a cross-sectional approach. The respondents of the study consisted of 40 members of HWDI Sleman and were taken using a purposive sampling technique with the inclusion criteria of experiencing vaginal discharge in the last 6 months. Data collection used a questionnaire and a chi-square test was carried out. The results of this study showed that most respondents had good personal hygiene behavior of 50% and the incidence of vaginal discharge was mostly physiological vaginal discharge of 50%. The chi-square test analysis obtained p = 0.003 which means p <0.05 meaning that there is a significant relationship between personal hygiene behavior and the incidence of vaginal discharge in women with disabilities. Keywords: Personal hygiene, vaginal discharge, women with disabilities

Page 1 of 1 | Total Record : 5