cover
Contact Name
Surya Darma
Contact Email
admin.jlk@untan.ac.id
Phone
+6285750630630
Journal Mail Official
admin.jlk@untan.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Hadari Nawawi, FMIPA Universitas Tanjungpura
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Laut Khatulistiwa
ISSN : 26146142     EISSN : 26148005     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/lkuntan
Jurnal Laut Khatulistiwa is the media for dissemination of information about the ideas from researchers and practitioners whose interested with marine issues. This journal published three times a year by Department of Marine Science, Faculty of Mathematic and Natural Sciences, Tanjungpura University, i.e at February, June and October. The scope of the articles on this journal is focus on study of marine science, including utilization of computing technology and marine instruments, development of measurement methods, and other related study. This journal is expected to be helpfull for practitioners, policy makers, lecturers, students and other parties to better understanding the situation and condition about marine and can provide inspiration on development of ideas to contribute improvement solutions for marine issues globally.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 3 (2018): October" : 5 Documents clear
Perikanan Tangkap Purse Seine di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pemangkat Kalimantan Barat Safitri, Ikha
Jurnal Laut Khatulistiwa Vol 1, No 3 (2018): October
Publisher : Dept. Marine Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lkuntan.v1i3.29168

Abstract

Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pemangkat di Kabupaten Sambas merupakan salah satu sentra kegiatan perikanan tangkap di Kalimantan Barat. Salah satu alat tangkap yang banyak dioperasikan nelayan adalah purse seine dan menyumbang produksi ikan terbesar di PPN Pemangkat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi perikanan tangkap purse seine yang dioperasikan nelayan di PPN Pemangkat, konstruksi dan spesifikasi alat tangkap, armada dan alat bantu penangkapan, daerah penangkapan ikan, dan komposisi ikan hasil tangkapan. Penelitian menggunakan metode deskriptif yang bersifat survei dan observasi lapangan. Pengambilan data juga dilakukan dengan wawancara menggunakan daftar pertanyaan yang sesuai dengan tujuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat tangkap purse seine yang dioperasikan nelayan di PPN Pemangkat terdiri dari bagian sayap dan badan, terbuat dari bahan PVA multifilamen, dan dioperasikan menggunakan kapal dengan kekuatan rata-rata 51-100 GT. Satu kali trip penangkapan, nelayan berada di laut selama 10-20 hari dalam satu kali trip penangkapan. Daerah penangkapan ikan meliputi Laut Natuna Utara, perairan Pulau Subi, Pulau Midai, Pulau Panjang, hingga ke perairan Pulau Seraya. Komposisi ikan hasil tangkapan adalah ikan Layang, Selar, Tongkol Komo, Tongkol Abu-abu, Layur, Kembung, Bawal Hitam, dan Tembang.
Karakteristik Perambatan Gelombang Pasang Surut di Estuari Kapuas Kecil Lindawati, Lindawati
Jurnal Laut Khatulistiwa Vol 1, No 3 (2018): October
Publisher : Dept. Marine Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lkuntan.v1i3.29859

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui karakteristik perambatan gelombang pasang surut di Sungai Kapuas Kecil.   Penelitian ini menggunakan data elevasi muka air dengan analisis harmonik menggunakan program t_tide. Hasil analisis ini menghasilkan nilai amplitudo dan fase untuk masing-masing komponen pasang surut utama yaitu K1, O1, M2, dan S2 pada setiap stasiun. Nilai amplitudo komponen pasang surut utama untuk masing-masing stasiun yang mempunyai nilai sangat besar adalah K1 dan nilai komponen pasang surut utama yang mempunyai nilai terkecil adalah S2. Pola pasang surut dari Laut sampai ke arah hilir sungai bergeser dari harian tunggal ke campuran condong harian tunggal. Pelemahan dan penguatan gelombang pasang surut dapat terjadi karena pengaruh morfologi muara sungai, dan gesekan dasar. Morfologi muara sungai dapat menyebabkan terjadinya penguatan karena pengaruh penyempitan dan resonansi. Pengaruh penyempitan pada gelombang pasang surut yang masuk ke Kapuas Kecil dapat teramati pada Stasiun 2 dan 4. Stasiun 2, komponen yang mengalami penguatan adalah M2. Stasiun 4 komponen yang mengalami penguatan adalah K1, O1, dan M2. Penguatan M2 pada Stasiun 2 sebesar 20%. Penguatan K1 pada Stasiun 4 sebesar 7,5%. Penguatan O1 pada Stasiun4 sebesar 37,06%. Penguatan M2 pada Stasiun 4 sebesar 41,75%. Nilai fase dapat digunakan untuk mencari kecepatan perambatan gelombang pasang surut. Pada kecepatan rambat gelombang komponen pasang surut K1, nilai c sebesar 2 m/s, nilai c O1 sebesar 5,4 m/s, nilai c M2 sebesar 43,5 m/s, dan nilai c S2 sebesar 2 m/s.
STRUKTUR KOMUNITAS HUTAN MANGROVE DI DESA SUNGAI BAKAU KECIL KABUPATEN MEMPAWAH KALIMANTAN BARAT Rini, Marini; Kushadiwijayanto, Arie Antasari; Nurrahman, Yusuf Arief
Jurnal Laut Khatulistiwa Vol 1, No 3 (2018): October
Publisher : Dept. Marine Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lkuntan.v1i3.27301

Abstract

Mangrove merupakan salah satu ekosistem penting di kawasan pesisir. Pemanfaatan yang berlebihan dapat menurunkan keanekaragaman jenis hutan mangrove. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui struktur komunitas hutan mangrove di Desa Sungai Bakau Kecil. Penelitian ini dilakukan pada 4 stasiun yang ditentukan dengan metode purposive sampling. Setiap stasiun dibagi menjadi tiga plot pengamatan yang diukur tegak lurus dari garis pantai ke arah darat menggunakan transek kuadran dengan kriteria pohon, pancang dan semai. Setiap plot berjarak 50 m dengan plot lainnya. Hasil penelitian mendapatkan 10 jenis mangrove, yaitu Avicennia marina, A. lanata, Bruguiera gymnorrhiza, B. cylindrica, Nypa fruticans, Rhizophora apiculata, R. mucronata, R. stylosa, Sonneratia alba, dan S. caseolaris. Jenis mangrove yang mendominasi untuk kriteria pohon dan pancang di lokasi penelitian adalah A. marina dan semai didominasi N. fruticans. Kisaran Indeks Nilai Penting tingkat pohon pada lokasi penelitian adalah 20,01 s/d 300%. INP tingkat pancang berkisar antara 9,77 s/d 119,77%   dan tingkat semai berkisar antara 14,68 s/d 90%. Sementara Indeks keanekaragaman tergolong sedang, kecuali pada stasiun 3 dengan keanekaragaman tingkat pancang tergolong rendah. Hasil pengukuran parameter masih sangat mendukung untuk pertumbuhan mangrove di Desa Sungai Bakau Kecil.
Variasi Genetik Lobster Hijau Pasir (Panulirus homarus L.) Di Teluk Bumbang Pulau Lombok Berdasarkan Penanda Inter Simple Sequence Repeats (ISSR) Putra, Yudha Perdana
Jurnal Laut Khatulistiwa Vol 1, No 3 (2018): October
Publisher : Dept. Marine Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lkuntan.v1i3.29857

Abstract

Panulirus homarus merupakan salah satu jenis lobster yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan paling banyak ditangkap serta dibudidayakan di wilayah perairan Teluk Bumbang Pulau Lombok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variasi genetik P. homarus di Teluk Bumbang dengan menggunakan penanda Inter-Simple Sequence Repeats (ISSR). Amplifikasi DNA dilakukan dengan metode PCR-ISSR menggunakan primer ISSR1 dan ISSR3. Analisis data dilakukan dengan metode UPGMA untuk menkonstruksi dendrogram. Karakter morfologi berupa rasio lebar/panjang tubuh dan pola warna tidak menunjukkan perbedaan signifikan antara individu. Total lokus polimorfik yang teramplifikasi sebanyak 16 loci dengan rata-rata persentase polimorfisme sebesar 64%. Dendogram menunjukkan hubungan fenetik antara individu yang relatif tinggi. Rata-rata nilai similaritas karakter genetis daerah ISSR P. homarus di Teluk Bumbang sebesar 61,6%.
KEANEKARAGAMAN MAKROZOOBENTHOS DI KAWASAN HUTAN MANGROVE DESA SUNGAI BAKAU KECIL KABUPATEN MEMPAWAH ani, selviani selvi
Jurnal Laut Khatulistiwa Vol 1, No 3 (2018): October
Publisher : Dept. Marine Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lkuntan.v1i3.29277

Abstract

Hutan mangrove merupakan salah satu ekosistem penting di kawasan pesisir berfungsi sebagai habitat bagi jenis-jenis biota, diantaranya makrozoobentos. Untuk mengetahui komposisi dan keanekaragaman makrozoobentos di Kawasan Hutan Mangrove Desa Sungai Bakau Kecil Kabupaten Mempawah dilakukan pengambilan sampel pada 17 - 24 Maret 2018. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode transek kuadran terdiri dari 4 stasiun berdasarkan rona lingkungan yang mewakili wilayah pemukiman, muara sungai, mangove alami dan tambak. Hasil penelitian mendapatkan makrozoobentos sebanyak 17 spesies dengan keragaman dari sedang sampai tinggi. Jenis-jenis makrozoobentos yang memiliki kelimpahan tertinggi antara lain Cerithidea cingulata, Nerita violacea, Littoraria melanostoma, Ellobium aurisjudae, Metaplak sp. dan Cerithidea obtusa. Stasiun II memiliki struktur komunitas makrozoobentos dengan keanekaragaman dan keseragaman tertinggi, namun memiliki indeks dominansi yang terendah. Stasiun IV memilki struktur komunitas makrozoobentos dengan dominansi tertinggi, namun memiliki keanekaragaman yang terendah.

Page 1 of 1 | Total Record : 5