cover
Contact Name
Surya Darma
Contact Email
admin.jlk@untan.ac.id
Phone
+6285750630630
Journal Mail Official
admin.jlk@untan.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Hadari Nawawi, FMIPA Universitas Tanjungpura
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Laut Khatulistiwa
ISSN : 26146142     EISSN : 26148005     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/lkuntan
Jurnal Laut Khatulistiwa is the media for dissemination of information about the ideas from researchers and practitioners whose interested with marine issues. This journal published three times a year by Department of Marine Science, Faculty of Mathematic and Natural Sciences, Tanjungpura University, i.e at February, June and October. The scope of the articles on this journal is focus on study of marine science, including utilization of computing technology and marine instruments, development of measurement methods, and other related study. This journal is expected to be helpfull for practitioners, policy makers, lecturers, students and other parties to better understanding the situation and condition about marine and can provide inspiration on development of ideas to contribute improvement solutions for marine issues globally.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2020): July" : 5 Documents clear
Struktur Komunitas Mikroalga Epifit Berasosiasi Pada Sargassum sp. Di Perairan Desa Sepempang Kabupaten Natuna Tarigas, Meilinda Tria; Apriansyah, Apriansyah; Safitri, Ikha
Jurnal Laut Khatulistiwa Vol 3, No 2 (2020): July
Publisher : Dept. Marine Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lkuntan.v3i2.37932

Abstract

Mikroalga epifit merupakan organisme yang dapat hidup menempel pada substrat seperti makroalga. Epifit memiliki peran penting dalam meningkatkan produktivitas primer dan bioindikator perairan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui struktur komunitas mikroalga epifit berasosiasi pada Sargassum sp. di perairan Desa Sepempang, Kabupaten Natuna. Penelitian dilaksanakan pada bulan januari – juni 2019. Pengambilan sampel mikroalga epifit dilaksanakan secara in situ. Penelitian dilakukan dengan metode survey dan penentuan stasiun pengambilan sampel secara purposive sampling. Lokasi pengambilan sampel makroalga terdiri dari 4 stasiun dengan rona lingkungan yang berbeda. Hasil identifikasi mikroalga epifit terdiri dari 8 kelas, 36 ordo, 50 famili dan 65 genus. Kelas bacillariophyceae (diatom) ditemukan dominan dengan persentase kelimpahan (72.67%), dimana kelimpahan diatom pennate (81.69%) dan diatom sentris (18.31%). Genus yang dominan ditemukan adalah Navicula, Nitzschia, Synedra, Cocconeis dan Pinnularia. Nilai indeks keanekaragaman (H’) berkisar 3.04-3.18, indeks keseragaman (E) berkisar 0.77-0.83, indeks dominasi (C) berkisar 0.06-0.07, dan nilai indeks Similaritas Sorensen (ISS) berkisar 75.55-87.80%.
Studi Batimetri dan Morfologi Muara Sungai Mempawah Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat Pangestu, Nugraha Jaya; Kushadiwijayanto, Arie Antasari; Nurrahman, Yusuf Arief
Jurnal Laut Khatulistiwa Vol 3, No 2 (2020): July
Publisher : Dept. Marine Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lkuntan.v3i2.41150

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemetaan kedalaman, analisis dinamika fisis perairan berdasarkan tipe morfologi muara sungai dan bentuk topografi perairan. Peta batimetri dibuat berdasarkan data kedalaman hasil pengukuran yang telah terkoreksi, nilai kedalaman dihitung dari muka surutan terendah, dan diinterpolasi menggunakan metode natural neighbour. Data pasang surut selama 30 hari digunakan untuk penentuan muka surutan terendah dan koreksi dalam pembuatan peta kedalaman. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa kedalaman berkisar 4,2 m sampai dengan 0,5 m, dengan nilai rata-rata kedalaman sebesar 1,5 m. Kelerengan di Muara Mempawah memiliki nilai yang bervariasi dari nilai 0-55 % . Dari peta kedalaman dan kelerengan menunjukan bahwa bentuk morfologi yang diperoleh memiliki karakteristik tipe morfologi dominansi gelombang yang memiliki ciri-ciri pesisir yang landai, penampang searah sungai cenderung curam ke arah laut dan memiliki satu alur keluar pada bagian muara.
Distribusi Sedimen Dasar di Perairan Muara Mempawah Kalimantan Barat Ansari, Aji; Apriansyah, Apriansyah; Risko, Risko
Jurnal Laut Khatulistiwa Vol 3, No 2 (2020): July
Publisher : Dept. Marine Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lkuntan.v3i2.41485

Abstract

Penelitian distribusi sedimen dasar dilakukan di Perairan Muara Mempawah, sejak bulan Februari hingga Maret 2019. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran ukuran butir sedimen dan sebaran sedimen dasar perairan. Prosedur penelitian diawali dengan pengambilan data sedimen dasar dari 12 stasiun. Kemudian pengukuran kondisi Oseanografi seperti, Pasang surut, Arus dan pengukuran Gelombang. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebaran fraksi sedimen dominasi pasir dengan jenis sedimen tanah liat dan tanah liat berpasir. Kecepatan arus dominasi arus dasar dengan nilai sebesar 0,082 m/s dan gelombang signifikan sebesar 0,69 Meter, dengan pasang surut di perairan ini merupakan tipe campuran condong harian tunggal dilihat dari bilangan Formzhal (F) 2,46 di perairan.
Karakteristik Pasang Surut di Perairan Kuala Mempawah Solom, Jeri; Kushadiwijayanto, Arie Antasari; Nurrahman, Yusuf A
Jurnal Laut Khatulistiwa Vol 3, No 2 (2020): July
Publisher : Dept. Marine Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lkuntan.v3i2.37223

Abstract

Muara Mempawah. Pada penelitian ini telah dilakukan survei pasang surut dan analisis terhadap karakteristik pasang surut di Muara Mempawah. Pengukuran pasang surut dilakukan dengan interval 1 jam selama  30  hari pada pengukuran dengan tiga stasiun pengamatan. Metode  yang  digunakan  dalam pengolahan  data  pasang  surut pada penelitian ini adalah metode  Least  Squares. Tipe pasang surut dapat diperoleh dengan cara membandingkan besarnya amplitudo komponen diurnal terhadap komponen semi-diurnal. Komponen pasang surut yang paling dominan di Muara Sungai Mempawah adalah K1. Berdasarkan nilai amplitudo dari ketiga komponen harmonik utama pasut, dihitung bilangan Formzahl,  hasil analisis menunjukan didapatkan tipe pasang surut pada daerah penelitian adalah pasang surut campuran dominan pada harian tunggal (mixed tide prevailing diurnal). Dengan demikian pasang surut di Kuala Mempawah dapat dikategori Meso tidal dengan tunggang pasang surut masing-masing kisaran 100cm- 200cm. 
Struktur Komunitas Mikroalga Epifit Berasosiasi Pada Padina sp. di Perairan Desa Sepempang Kabupaten Natuna Lestari, Rita Dwi Ayu; Apriansyah, Apriansyah; Safitri, Ikha
Jurnal Laut Khatulistiwa Vol 3, No 2 (2020): July
Publisher : Dept. Marine Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lkuntan.v3i2.37844

Abstract

Mikroalga epifit merupakan organisme bentik yang hidup menempel pada berbagai habitat atau substrat makroalga. Kelimpahan dan keanekaragaman jenis mikroalga berpotensi sebagai bioindikator pencemar kualitas perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas mikroalga epifit berasosiasi pada padina sp. di perairan Desa Sepempang, Kabupaten Natuna. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari-Juni 2019. Pengambilan sampel makroalga dan pengukuran parameter lingkungan dilaksanakan secara in situ dan pengambilan data fisika-kimia dilkukan dalam tiga hari pada musim timur pada bulan Januari dengan metode survey dan penentuan stasiun pengambilan sampel secara purposive sampling yang terdiri dari empat stasiun dengan rona lingkungan yang berbeda yaitu zona daerah dermaga, zona daerah pemukiman, zona budidaya ikan dan zona non aktivitas. Hasil penelitian mendapatkan komposisi kelimpahan 9 kelas, 41 ordo, 58 famili dan 81 genus. Mikroalga yang dominan ditemukan adalah kelas bacillariophyceae dengan persentase kelimpahan (70,03%), genus yang mendominan ditemukan adalah Navicula, synedra, nitzschia, cocconeis, pinnularia dan grammatophora. Nilai indeks keanekaragaman (H') berkisar 3.61-3.93, indeks keseragaman (E') berkisar 0.85-0.91, indeks dominansi (C) berkisar 0.02-0.04 dan nilai indeks similarita Sorensen berkisar 81.53-92.62%. Parameter lingkungan perairan Desa Sepempang yang mempengaruhi kelimpahan dan pertumbuhan mikroalga epifit yaitu suhu, kecepatan arus, kedalaman dan oksigen terlarut.

Page 1 of 1 | Total Record : 5