cover
Contact Name
Khusnul Yaqin
Contact Email
khusnul@gmail.com
Phone
+6285691546955
Journal Mail Official
andhamai@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin Kampus Tamalanrea km 10, Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Pengelolaan Perairan
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : -     EISSN : 26206552     DOI : https://doi.org/10.20956
Core Subject : Science,
Jurnal Pengelolaan Perairan adalah peer-review jurnal yang memuat naskah penelitian dan ulasan dari bidang pengelolaan perairan; meliputi manajemen biologi perikanan (ikhtiologi, planktonologi, biologi ikan, dinamika populasi dan derivatnya), manajemen lingkungan perairan (ekologi perairan, limnologi, pencemaran, ekologi ikan, ekotoksikologi, biologi laut dan derivatnya) dan manajemen ekosistem terpadu (konservasi dan rehabilitasi, pengelolaan perairan, sistem informasi geografi, manajemen ekosistem berbasis masyarakat dan derivatnya
Articles 3 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2019)" : 3 Documents clear
Struktur komunitas gastropoda di Perairan Tanjung Siambang Kelurahan Dompak Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Gastropod community structure in Tanjung Siambang waters, Dompak Village, Tanjungpinang City, Riau Islands Province) Siti Hatijah; Febrianti Lestari; Dedy Kurniawan
Jurnal Pengelolaan Perairan Vol. 2 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi Manajemen Sumber Daya Perairan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengenai struktur komunitas gastropoda yang telah dilakukan di Perairan Tanjung Siambang Kelurahan Dompak Kota Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui struktur komunitas gastropoda di Perairan Tanjung Siambang Kelurahan Dompak Kota Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau. Penelitian ini menggunakan metode survey, penentuan stasiun dengan metode purposive sampling, sebanyak 3 stasiun pengamatan dengan 5 kali ulangan menggunakan plot berukuran 2 x 2 meter. Hasil penelitian ini ditemukan 18 jenis gastropoda dari 5 subfamili yaitu Cerithiinae, Cerithioidae, Muricinae, Neritinae dan Nassariinae. Nilai kelimpahan jenis gastropoda tertinggi pada stasiun I yaitu 63,06 ind/m², terendah pada stasiun II yaitu 43,92 ind/m². Untuk indeks ekologi pada stasiun I keanekaragaman rendah, keseragaman sedang dan dominansi sedang, sedangkan indeks ekologi pada stasiun II dan III keanekaragaman rendah, keseragaman rendah dan dominansi tinggi. 
Kondisi ekosistem terumbu karang di Perairan Teluk Sebong Kabupaten Bintan (Condition of coral reef ecosystems in Teluk Sebong waters, Bintan Regency) Dedy Kurniawan; Try Febrianto; Hasnarika Hasnarika
Jurnal Pengelolaan Perairan Vol. 2 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi Manajemen Sumber Daya Perairan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perairan Teluk Sebong memiliki potensi sumberdaya terumbu karang dan merupakan tujuan wisata bahari. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis lifeform karang, indeks keanekaragaman lifeform karang dan kondisi tutupan karang hidup di Perairan Teluk Sebong Kabupaten Bintan. Pengambilan data dilakukan di 5 lokasi titik pengamatan yang berada di Perairan Teluk Sebong Kabupaten Bintan. Pengambilan data di lapangan meliputi kondisi terumbu karang menggunakan metode Underwater Photo Transect (UPT). Data karang yang diperoleh dianalisis menggunakan software CPCe versi 4.0. (Coral Point Count with Excel extension) dengan tujuan untuk mengetahui persentase tutupan bentik dan indeks keanekaragaman bentuk pertumbuhan karang. Hasil penelitian menujukkan lifeform karang di Perairan Berakit terdiri dari CF, ACT, CE, CM, CMR, CB, ACB, CS, dan ACD, Perairan Pengudang terdiri dari CM, CE, CF, CS, ACT, ACB, ACD, CB dan CMR, Perairan Lagoi Bay terdiri dari ACT, ACB, CE, ACE, CM, CF, CS, ACD dan CB, Perairan Banyan Tree terdiri dari ACT, ACB, CM, CE, CF, CS, CB dan ACD dan Perairan Pulau Rawa terdiri dari CM, CS, CE, CF, CMR, ACB, CHL dan ACT. Indeks keanekaragaman lifeform karang di Perairan Teluk Sebong berkisar antara 0,75 – 1,00. Kondisi tutupan karang hidup berkisar antara 30,87±3,08% - 45,40±3,77%, dengan kategori tutupan sedang.
Indeks kondisi kerang hijau (Perna viridis) dan kandungan kadmium (condition indices of green mussel, Perna viridis, and cadmium content) Liestiaty Fachruddin; Khusnul Yaqin
Jurnal Pengelolaan Perairan Vol. 2 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi Manajemen Sumber Daya Perairan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Green mussels (Perna viridis) are sentinel organisms that are often used in research and biomonitoring of metals. The current research aims to study the correlation between the condition index (IK) of green shells and Cadmium Metal/Shell Index. Mussels collected from Mandalle waters were 200. The length of the mussels collected was between 2.16-8.02 mm. Analysis of cadmium content in mussel tissue using Atomic Absortion Spectrophotometry (AAS). There are 10 IK formulas used in this study. One-way Pearson test was used as correlation analysis between IK and Metal/Shell Index . The results showed that IK1, IK3, IK6 correlate moderately and significantly with Metal/Shell Index. IK2 and IK9 correlate strongly and significantly with Metal/Shell Index. Other condition indices do not correlate with Metal/Shell Index statistically. These results indicate that IK2 and IK9 are IK that are sensitive to cadmium content so that they are potentially used as biomarkers. Keywords: Condition index, cadmium, simple biomarker, green mussel, Metal/Shell Index

Page 1 of 1 | Total Record : 3