cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 47 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2021): April" : 47 Documents clear
BIMBINGAN KONSELING DAN INOVASI PRODUK KIPANG PULUT BONJOL Nining Yus Mei; Rosi Yulita
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.255 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i2.4230

Abstract

Abstrak: Usaha Mikro Kipang Pulut Bonjol membutuhkan dukungan dan bimbingan konseling untuk memajukan kembali usaha yang sempat down selama pandemi Covid 19. Tujuan dari pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kembali rasa percaya diri pengusaha Kipang Pulut Bonjol setelah pandemic Covid 19. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini dengan menggunakan metode SWOT. Beberapa masalah  produksi dan managemen juga menjadi kendala untuk diselesaikan yang mana di antaranya kemampuan memasarkan produk di era digital, kurangnya variasi rasa dari kipang pulut Bonjol. Untuk mengatasi persoalan-persoalan tersebut dilakukan pendampingan dan pelatihan secara bertahap yang meliputi aspek Bimbingan Konseling, pemasaran di bidang digital,  pengembangan produk rasa yang bervariasi. Dari kegiatan pendampingan dan pelatihan ini telah  meningkatnya  rasa percaya diri pemilik usaha, pemasaran yang semakin meningkat, dan inovasi produk berupa kipang pulut Bonjol yang beraneka rasa. Salah satu rasa varian yang baru adalah Kicok (kipang pulut dengan toping coklat). Diharapkan dengan adanya perbaikan dan inovasi ini berdampak pada peningkatan produksi yang berujung pada peningkatan kesejahteraan usaha kipang pulut Bonjol. Abstract:  Kipang Pulut Bonjol Micro Business requires counseling support and guidance to bring back a business that was down during the COVID-19 pandemic. The purpose of this service program is to increase the confidence of the Kipang Pulut Bonjol after the Covid 19 pandemic. The method used in this service program is the SWOT method. Several production and management problems have also become obstacles to resolve, including the ability of market digital products, the lack of variation in the taste of Kipang Pulut ita,. To overcome these problems, assistance and training are carried out in stages covering aspects of Counseling Guidance, digital marketing, development of various flavor products. From this mentoring and training activities, the business owner's self-confidence has increased, increased marketing, and product innovation in the form of various flavors of kipang pulut Bonjol. One of the new flavors of the variant is Kicok (kipang pulut with chocolate topping). It is hoped that these improvements and innovations will have an impact on increasing production which will lead to an increase in the welfare of the Kipang Pulut Ita Bonjol business.
PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN ONLINE SEBAGAI BENTUK SUPPORTING BAGI GURU PADA MAHASISWA CALON GURU Haris Kurniawan
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.984 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i2.4059

Abstract

Abstrak: Perkembangan teknologi yang mengarah kepada era revolusi 4.0 membuat arah pendidikan baik proses belajar mengajar maupun lingkungan belajar mesti beradaptasi dengan perubahan ini. Pemanfaatan media pembelajaran online dapat meningkatkan motivasi belajar siswa, memiliki efek potensial terhadap minat belajar siswa. Agar pemanfaatan media ini dapat berjalan dengan baik, dibutuhkan Sumber Daya Manusia yang dapat menjadi perantara teknologi pembelajaran dan peserta didik. Oleh karena itu pengabdian ini di lakukan dengan tujuan untuk meberikan pengetahuan tambahan bagi guru ataupun calon guru dalam mengimplementasikan pembelajaran di era revolusi industry 4.0. kegiatan ini dilaksanakan dengan cara membuka pengumuman bagi mahasiswa dan guru alumni universitas. Kegiatan diadakan dalam bentuk pelatihan, peserta diberikan materi dan kemudian praktik. Setelah diberikan pelatihan 89% peserta memberikan respons positif. Bahkan meminta diadakan pelatihan lanjutan. Abstract: The development of technology leading to the era of revolution 4.0 makes the direction of education in the process of teaching and learning the learning environment must change with these changes. The utilization of online learning media can increase student motivation, has a potential effect on student interest in learning. So that the use of this media can run well, Human Resources are needed that can be a means of learning and students. All activities are carried out to facilitate everyone. With the training, this training is expected to be a driving force for teachers to apply learning in the 4.0 revolution era. And can be a support for prospective teachers or teachers in adapting to learning during a pandemic.
PELATIHAN BAHASA INDONESIA UNTUK PENUTUR ASING (BIPA) MELALUI PLATFORM DARING Lina Septianasari; Triyanto Triyanto
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (631.278 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i2.4020

Abstract

Abstrak: Tujuan dari pelaksanaan pelatihan BIPA daring ini adalah untuk memfasilitasi para penutur asing Bahasa Indonesia untuk mempelajari Bahasa Indonesia di tingkat pemula (A1). Kegiatan ini dilakukan secara daring dikarenakan adanya pembatasan mobilitas masyarakat selama pandemi. Kegiatan ini diikuti oleh 5 peserta yang berasal dari 4 negara, yakni Thailand, Singapura, Madagaskar, dan Hong Kong. Peserta tersebut mengikuti setiap sesi pelatihan yang berjumlah 8 pertemuan. Pelaksanaan kegiatan ini sendiri dilakukan dengan menggunakan platform WhatsApp dan Google Meet dengan durasi 90 menit per sesi secara sinkronis. Setiap peserta juga dibekali dengan modul pembelajaran yang digunakan selama pelatihan berlangsung. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berbahasa Indonesia bagi para peserta rata-rata sebesar 25 % selama mengikuti kegiatan ini.  Abstract:  The purpose of this online BIPA training is to facilitate foreign language learners of Bahasa Indonesia in developing their language competencies at the beginner level (A1). This program was conducted through online platforms due to restrictions on community mobility during the pandemic. This activity was attended by 5 participants from 4 different countries, namely Thailand, Singapore, Madagascar, and Hong Kong. The participants attended each training session which amounted to 8 meetings. The implementation of this activity itself is carried out using the WhatsApp and Google Meet platforms with a duration of 90 minutes per session synchronously. Each participant is also provided with a learning module that is used during the training. The results of the implementation of this activity indicate an increase in Indonesian language skills for the participants.
PENGEMBANGAN KETERAMPILAN KEWIRAUSAHAAN DI MASA PANDEMI COVID-19 MELALUI PELATIHAN PENGECATAN KENDARAAN BERMOTOR Erich Umbu Kondi Maliwemu; Dominggus Godlief Heryson Adoe; Defmit Bifjum Nathaniel Riwu; Ben Vasco Tarigan; Gusnawati Gusnawati; Jack Carol Adolf Pah; Matheus M Dwinanto
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.136 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i2.4126

Abstract

Abstrak: Pandemi Covid-19 telah berdampak pada berbagai sektor kehidupan masyarakat, baik pada sektor kesehatan, sosial, maupun ekonomi. Pada sektor ekonomi, pandemi Covid-19 sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi nasional yang turut mempengaruhi sektor ketenagakerjaan, dimana terjadi peningkatan angka pengangguran sebagai akibat dari pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang terjadi selama masa pandemi Covid-19. Universitas sebagai lembaga pendidikan tinggi yang juga mengemban misi pengabdian kepada masyarakat, perlu berkontribusi dalam upaya menyelesaian permasalahan tersebut. Target dalam kegiatan ini adalah pemuda usia produktif yang belum memiliki pekerjaan maupun yang kehilangan pekerjaan sebagai dampak dari pandemi Covid-19. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memotivasi dan membentuk pola pikir pemuda untuk kreatif dalam menciptakan lapangan kerja dengan keterampilan kewirausahaan. Kegiatan pelatihan dilakukan dalam dua tahap, yaitu penyampaian materi yang bersifat teoritis dan praktek pengecatan. Kegiatan pengabdian ini telah memotivasi dan membentuk pola pikir pemuda dengan peningkatan pemahaman sebesar 78% dan peningkatan keterampilan sebesar 84%, sehingga para pemuda memiliki kemampuan untuk menciptakan lapangan kerja berupa usaha pengecatan kendaraan bermotor. Keberhasilan kegiatan ini diharapkan dapat turut mengurangi tingkat pengangguran yang terjadi di masa pandemi Covid-19. Abstract:  The pandemic caused by COVID-19 has impacted various sectors of people's lives, both in the health, social and economic sectors. As regards economic sector, the pandemic has a powerful effect on national economic growth, mainly, the labour’s sector. Solving problem, as a higher education institution, the university also carries out a community service mission, which is called to contribute for solving problems. The target in this activity is the youth in productive age who do not have a job or who have lost their jobs due to the Covid-19 pandemic. This activity aims to motivate and to create the youth mindsets to be creative in creating jobs with entrepreneurial skills. Training activities are carried out in two methods, namely theoretical of entrepreneur’s skills, and painting practice. This activity has motivated and formed the mindset of youth with an increase in understanding by 78% and an increase in skills by 84%, so that they have the ability to create jobs of automotive painting business. The success of this activity is expected to reduce the unemployment rate during the Covid-19 pandemic.
PEMANFAATAN IKAN TONGKOL (EUTHYNNUS SP.) DALAM PEMBUATAN MIE SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN EKONOMI KREATIF Trisna Agung Pambudi; Lutfi Danuwari; Ahmad Fauzi; Salnida Yuniarti Lumbessy
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.441 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i2.4102

Abstract

Abstrak: Mie basah (mie ayam) merupakan makanan cepat saji yang rendah kandungan gizinya karena kandungan karbohidrat yang tinggi dan asam lemak omega-3 yang rendah.  Pemanfaatan ikan tongkol merupakan suatu inovasi baru untuk olahan mie yang bernilai gizi tinggi karena ikan tongkol mengandung nutrisi seperti vitamin A, vitamin B, asam lemak omega-3, natrium dan fosfor. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menciptakan peluang usaha mandiri melalui produksi mie ikan tongkol yang sehat dan mempunyai nilai gizi yang tinggi. Metode yang digunakan adalah praktek langsung pembuatan mie ikan tongkol dan menganalisis kelayakan usahanya. Tahapan kegiatan ini meliputi pembuatan produk, pengemasan, dan pemasaran kepada konsumen. Kegiatan evaluasi dilakukan berdasarkan saran dari konsumen dan analisis hasil dari keuntungan yang diperoleh. Produk mie ikan tongkol ini dijual dengan Rp, 10.000,- pada saat promo dan Rp. 12.000,- pada hari biasa.. Proses pemasaran dilakukan melalui social media yaitu instagram dan whatsapp. Usaha mie ikan tongkol ini harus dapat menjual 8 porsi untuk dapat mencapai titik impas (BEP). Hasil perhitungan cash flow menunjukkan bahwa usaha mie ikan tongkol ini layak untuk bersaing di pasaran karena hasil penjualan selama satu bulan sudah dapat melebihi BEP , yaitu dapat menghasilkan 50 porsi mie ikan tongkol selama satu bulan penjualan. Abstract:  Wet noodles (chicken noodles) are fast food that are low in nutritional content due to their high carbohydrate content and low omega-3 fatty acids. The use of tuna fish is a new innovation for the processing of noodles with high nutritional value because tuna contains nutrients such as vitamin A, vitamin B, omega-3 fatty acids, sodium and phosphorus. The purpose of this activity is to create independent business opportunities through the production of tuna fish noodles that are healthy and have high nutritional value. The method used is direct practice of making tuna fish noodles and analyzing the business feasibility. The stages of this activity include product manufacture, packaging and marketing to consumers. Evaluation activities are carried out based on suggestions from consumers and analysis of the results of the benefits obtained. This tuna fish noodle product is sold for Rp. 10,000 at the time of the promo and Rp. 12,000, - on weekdays. The marketing process is carried out through social media, namely Instagram and WhatsApp. This tuna fish noodle business must be able to sell 8 portions to be able to break even (BEP). The results of the cash flow calculation show that this tuna fish noodle business is feasible to compete in the market because the sales results for one month can exceed the BEP, which can produce 50 servings of tuna fish noodles for one month of sales.
PENGUATAN KELEMBAGAAN POKDARWIS DALAM MERINTIS DESA WISATA MELALUI PENCIPTAAN IDENTITAS DAN KAPABILITAS PERENCANAAN ORGANISASI Haniek Listyorini; Sapto Supriyanto; Pranoto Hadi Prayitno; Gana Wuntu; Mochamad Miswanto Gunawan
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.561 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i2.4083

Abstract

Abstrak: Rintisan Desa Wisata yang dikelola oleh organisasi masyarakat Pokdarwis diidentifikasi memiliki masalah minimnya kapabilitas pengelolaan kelembagaan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kelembagaan pokdarwis melalui pembuatan identitas dan peningkatan kapabilitas perencanan organisasi.  Empat metode diterapkan untuk melaksanakan kegiatan yaitu sosialisasi tata kelola pokdarwis,  FGD pembuatan nama, logo, penyusunan visi dan misi, serta simulasi dan pendampingan lapangan untuk menyusun strategi dan program kegiatan. Pengabdian masyarakat ini menghasilkan identitas organisasi berupa nama dan logo pokdarwis, dokumen Rencana Strategis (RENSTRA) terkait visi, misi, strategi serta program kegiatan yang akan dilakukan 5 tahun ke depan. Monitoring dan evaluasi dilakukan selama dan setelah kegiatan. Hasil evaluasi menunjukan 90% anggota Pokdarwis menyatakan sangat penting untuk memiliki identitas dan rencana strategis. Untuk tindak lanjut kegiatan pengabdian akan difokuskan untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat dan implementasi program.  Hasil pengabdian ini diharapkan memiliki implikasi pada penggunaan identitas bagi seluruh aspek pemasaran dan pelaksanaan program kegiatan yang telah disusun guna mencapai visi menjadi destinasi tujuan utama. Abstract: Tourism Village inititation managed by Tourism Awareness Group (Pokdarwis) was identified as having problems with the lack of institutional management capabilities, so this community service activity aims to strengthen the institutional through the creation of organizational identity and improvement in their planning capability.  Four methods were implemented to execute several activities.  Namely socialization of pokdarwis governance, FGD to create the organization’s name, logo, vission and missions, as well as simulation and field assistance to develop strategies and activity programs. This community service produced name and logo for pokdarwis identity, also a strategic plan document (RENSTRA) that will guide the organization direction for the next 5 years. Monitoring and evaluation were carried out during and after the activity. The evaluation results showed that 90% of Pokdarwis members stated that it is very important to have an identity and a strategic plan. Therefore, further assistance will be focused on increasing local community engagement and programs implementation. The resuls of this community service is expected to have implication for the use of organization’s identity for any marketing campaign and programs implementation that have been proposed to support the achievement of the vision  to be the main village tourism destination.
PROSES PEMBUATAN NPWP CEPAT DAN MUDAH BAGI PELAKU UMKM DI MASA PANDEMI COVID-19 Mainita Hidayati; Ratih Kumala; Wuwuh Andayani; Ridwal Ridwal; Aldino Aldino
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.64 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i2.4173

Abstract

Abstrak: Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini merupakan kegiatan pengabdian yang telah dilakukan pada tahun 2020 di Kelurahan Pakis yang terletak di wilayah Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya. Pakis merupakan daerah yang terus berkembang dengan memiliki beberapa UMKM di bidang kuliner dan fashion. Tujuan diadakan pengabdian ini adalah untuk mengenalkan tentang proses pembuatan NPWP cepat dan mudah guna meningkatkan pemahaman pelaku UMKM dalam memenuhi kewajiban perpajakannya. Metode pelatihan ini dimulai dengan syarat dan cara pembuatan NPWP, hak dan kewajiban wajib pajak serta manfaat NPWP, tata cara pembukuan dan pencatatan, serta tata cara penghitungan dan pelaporan pajak UMKM. Persiapan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dalam beberapa tahapan, yaitu (1) menganalisa situasi dan identifikasi kebutuhan UMKM, (2) Memberikan materi pelatihan yang disosialisasikan oleh Instruktur kepada pelaku UMKM dan diskusi tentang permasalahan-permasalahan pajak, (3) evaluasi program dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Hasil kegiatan yang telah dilakukan bahwa pelaku UMKM yang belum mendaftarkan diri sebagai wajib pajak karena belum mengetahui tata cara pembuatan NPWP dan keterbatasan informasi terkait syarat dan cara pembuatan NPWP, dan pelaku UMKM belum melakukan pembukuan dan pencatatan transaksi keuangannya. Pelatihan ini menunjukkan tingkat pemahaman pelaku UMKM terhadap pentingnya pemahaman terhadap perpajakan, adanya respon positif tersebut dilihat dari antusiasme para peserta pelatihan mengikuti kegiatan pengabdian, Sebagian besar (62,5%) peserta telah memahami tentang perpajakan, arti pentingnya pajak, pembuatan NPWP, dan dapat memahami PP Nomor 23 Tahun 2018. Abstract: This community service activity is a service activity that has been conducted in 2020 in Pakis Village located in sawahan sub-district, Surabaya. Fern is an area that continues to grow by having several MSMEs in the field of culinary and fashion. The purpose of this devotion is to introduce about the process of making NPWP quickly and easily in order to improve the understanding of MSMEs in fulfilling their tax obligations. This training method begins with the terms and procedures for making NPWP, the rights and obligations of taxpayers as well as the benefits of NPWP, bookkeeping and recording procedures, and procedures for calculating and reporting MSMEs taxes. Preparation of community service is carried out in several stages, namely (1) analyzing the situation and identification of the needs of MSMEs, (2) Providing training materials disseminated by instructors to MSMEs and discussions on tax issues, (3) evaluation of programs in the implementation of community service activities. The results of the activities that have been carried out that MSME actors who have not registered as taxpayers because they do not know the procedure of making NPWP and limited information related to the terms and how to make NPWP, and MSMEs actors have not done the bookkeeping and recording of financial transactions. This training shows the level of understanding of MSMEs on the importance of understanding taxation, the positive response is seen from the enthusiasm of the trainees following the devotional activities, mostly (62.5%) participants have understood about taxation, the importance of taxes, the creation of NPWP, and can understand PP No. 23 of 2018.
PENGENALAN ALAT-ALAT LABORATORIUM IPA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA DI ERA NEW NORMAL Zuhra, Fatma; Nurhayati, Nurhayati; Septiani, Septiani
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.153 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i2.4053

Abstract

Abstrak: Tujuan dari PengabdianKepada Masyarakat ini yaitu untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa SMP Ma’had Miftahul Ulum di era new normal. Era new normal memberikan pengalaman yang berbeda dari biasanya sehingga siswa diharuskan mampu beradaptasi dengan situasi tersebut. Pembelajaran IPA diharapkan dapat dilakukan dengan baik di era tersebut karena harus ada aplikasinya di laboratorium. Guru maupun siswa diharapkan mampu mengenal atau memanfaatkan alat-alat yang telah tersedia di laboratorium. Pengenalan alat-alat laboratorium sangat penting untuk dilakukan karena pengetahuan alat merupakan salahsatu faktor penting untuk mendukungkegiatan praktikum terutama dalam pembelajaran IPA.Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah demonstrasi, diskusi, tanya jawab dan praktik unjuk kerja. Pada saat pelaksanaan kegiatan keterampilan proses sains siswa di ukur menggunakan lembar observasi. Selanjutnya, untuk tahap evaluasi yaitu dengan diberikan angket kepada siswa yang digunakan untuk mengetahui tingkat keberhasilan kegiatan yang telah dilakukan. Angket tersebut berisikan pernyataan-pernyataan yang berkaitan dengan kegiatan pengabdian yang telah dilakukan. Berdasarkan hasil yang diperoleh maka dapat dinyatakan bahwa kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dapat terlaksanakan dengan baik sesuai dengan harapan tim dan peserta.  Secara keseluruhan keterampilan proses sains siswa setelah pelaksanaan pengabdian meningkat dari 45% menjadi 83.6%. Abstract: The purpose of this Community Service is to improve the science process skills of Ma'had Miftahul Ulum Middle School students in the new normal era. The new normal era provides a different experience than usual so that students are required to be able to adapt to this situation. Science learning is expected to be carried out well in that era because it has to be applied in the laboratory. Teachers and students are expected to be able to recognize or take advantage of the tools that are available in the laboratory. The introduction of laboratory equipment is very important to do because knowledge of tools is an important factor to support practicum activities, especially in science learning. The method used in this service is demonstration, discussion, question and answer and performance practice At the time of implementing the activities, students' science process skills were measured using the observation sheet Furthermore, for the evaluation stage, a questionnaire is given to students which is used to determine the level of success of the activities that have been carried out. The questionnaire contains statements related to the service activities that have been carried out. Based on the results obtained, it can be stated that this Community Service activity can be carried out properly in accordance with the expectations of the team and participants. . Overall students' science process skills after the implementation of the service increased from 45% to 83.6%.
PENGUATAN PEMBELAJARAN BERBASIS DIGITAL BAGI TUTOR PUSAT KEGIATAN BELAJAR MASYARAKAT (PKBM) SEBAGAI MEDIA PENUNJANG PEMBELAJARAN DARING Dewi, Komang Hari Santhi; Melati, I Gusti Ayu Sri; Aryawan, I Komang Budi Mas; Narayana, I Wayan Gede
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.614 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i2.4119

Abstract

Abstrak: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan para tutor dalam menggunakan media pembelajaran berbasis digital. Mitra pengabdian dalam kegiatan ini yaitu Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Mentari Fajar yang berlokasi di Jalan Goa Gong, Banjar Angga Swara, Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Bali. Dalam pelaksanaan kegiatan, metode yang digunakan adalah pelatihan. Pelatihan yang dilakukan menggunakan aplikasi Google Meet dengan jumlah peserta kegiatan sebanyak 16 orang tutor. Tahap pelaksanaan kegiatan meliputi, tahap persiapan, tahap pelaksanaan kegiatan, evaluasi dan refleksi. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa persentase ketercapaian penguasaan dan keterampilan pembelajaran berbasis digital menggunakan Google Meet sebelum pelatihan adalah sebesar 25% dan terjadi peningkatan sebesar 75% setelah kegiatan berlangsung menjadi 100%. Peserta memahami pembelajaran berbasis digital dan mampu menggunakan google meet dengan kategori baik dan sangat baik. Selain itu seluruh peserta memberikan respon positif terhadap pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat. Abstract: This community service activity aims to improve the abilities and skills of tutors in using digital-based learning media. Dedication partners in this activity are the Mentari Fajar Community Learning Activity Center which is located on Jalan Goa Gong, Banjar Angga Swara, Jimbaran, South Kuta District, Bali. In implementing the activity, the method used is training. The training was conducted using the application Google Meet with 16 tutors participating in the activity. The activity implementation stage includes the preparation stage, the activity implementation stage, evaluation, and reflection. The results of the service activities show that the percentage of achievement of mastery and digital-based learning skills using Google Meet before training is 25% and there is an increase of 75% after the activity takes place to 100%. Participants understand digital-based learning and can use google meet with good and very good categories. Besides, all participants responded positively to the implementation of community service activities.
PENGENDALIAN PENYAKIT GANODERMA PADA KELAPA SAWIT DENGAN MENGGUNAKAN JAMUR ENDOFITIK HENDERSONIA Donatus Dahang; Lyndon Parulian Nainggolan; Riduan Sembiring; Swati Sembiring; Sumatera Tarigan; Bukti Hasiholan Rajagukguk; Seringena Br Karo
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v5i2.4090

Abstract

Abstrak: Pengabdian kepada masyarakat mengenai pengenalan penyakit Ganoderma dan penggunaan jamur endofitik Hendersonia pada kelapa sawit bagi Masyarakat di Desa Gunung Ambat Kec. Sei Bingei telah dilaksanakan pada 29-30 Oktober 2019. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatan pengetahuan, keterampilan, dan awareness para petani mengenai penyakit Ganoderma dan tindakan pengendaliannya. Hari pertama diisi dengan prensentasi meteri dan diskusi indoor; dan hari berikutnya dilakukan praktek lapangan pengenalan penyakit Ganoderma dan penggunaan jamur Endofitik Hendersonia untuk pencegahan penularan penyakit tersebut pada tanaman kelapa sawit. Semua proses, pencapaian, dan lessons learn dari kegiatan ini dicatat dan didomentasikan dengan baik yang digunakan untuk penulisan jurnal ini. Untuk mengetahui adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani, dilakukan observasi pasca-pelatihan yaitu kemampuan pengenalan Ganoderma pada tanaman yang terinfeksi dan penggunaan jamur Hendersonia oleh petani. Data dan informasi yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dan dinarasikan secara kualitatif.  Hasil yang ditemukan adalah terdapat 76 persen atau 38 orang yang telah memahami ciri-ciri tanaman yang terkena Ganoderma dan 100 persen peserta mampu mengaplikasikan Hendersonia pada bibit kelapa sawit dengan baik. Telah terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani dalam hal pengendalian Ganoderma pada kelapa sawit. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh kemudian dipraktekkan di lahan masing-masing pada proyek replanting yang dibiayai oleh pemerintah Indonesia. Abstract:  Community understanding of Ganoderma disease and using fungus of Hendersonia in oil palm’s farmers in Gunung Ambat Village, Sei Bingei Sub-district held on 29-30 October 2019. This project aims to increase the knowledge, skills and awareness of farmers about Ganoderma disease. The first day was material presentations and indoor discussions; and the following day a field practice was using Hendersonia Endophytic fungus to prevent transmission. All processes, achievements, and lessons learned from this activity recorded and well documented which used for writing this journal. To determine the increase in farmers' knowledge and skills, post-training observations been made, specifically the ability to detect Ganoderma to infected plants and the use of Hendersonia fungus by farmers. The data and information obtained analyzed descriptively and qualitatively narrated. The results found were 76 percent or 38 people understood the characteristics of plants affected by Ganoderma and 100 percent being able to apply Hendersonia to oil palm seeds well. There had been an increase in the knowledge and skills of farmers in controlling Ganoderma in oil palm. The knowledge and skills acquired been then practiced on their own fields in the replanting project financed by the government of Indonesia.