cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 91 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2024): April" : 91 Documents clear
PEMBERDAYAAN KADER DESA DALAM PENDAMPINGAN KELUARGA BERESIKO STUNTING MELALUI PEMBERIAN TELUR PUYUH PADA BALITA USIA 24-59 BULAN Z, Sri Nurlaily; Nurhidayah, Nurhidayah; Pomalingo, Anna Y.; Puili, Fira
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i2.20320

Abstract

Abstrak: Stunting adalah gagal tumbuh disebabkan oleh kekurangan gizi kronis terutama selama 1000 hari pertama kehidupan pada bayi 0-11 bulan dan balita 12-59 bulan. 617 balita keluarga beresiko stunting di Kelurahan Talumolo. Salah satu penyebab kejadian stunting yang terus meningkat adalah kurangnya pengetahuan keluarga tentang cara mencegah balita stunting. Telur puyuh memeliki kandungan protein 13,1% dibandikang dengan protein telur ayam 12.7%. Tujuan pengabdian untuk meningkatkan pengetahuan kader dalam upaya pencegahan stunting dan kader dapat melakaukan pendampingan pada balita berisiko stunting dengan pemberian telur puyuh. Sasaran dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah kader 10 orang dan balita 30 orang. Metode kegiatan pengabdian adalah pelatihan dan pendampingan. Hasil yang dicapai dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat adalah terdapat 50% peningkatan pengetahuan kader tentang stunting, telur puyuh dan balita berisiko stunting mengalami beberapa peningkatan setalah diberikan telur puyuh diantaranya peningkatakan BB 1,30 gram, TB 0,4 cm, LILA 1,6 cm.Abstract: Stunting is failure to thrive caused by chronic malnutrition, especially during the first 1000 days of life in babies 0-11 months and toddlers 12-59 months. 617 children under five families are at risk of stunting in Talumolo Village. One of the causes of the increasing incidence of stunting is the lack of family knowledge about how to prevent stunting in toddlers. Quail eggs have a protein content of 13.1% compared to chicken egg protein of 12.7%. The aim of the service is to increase cadres' knowledge in preventing stunting and cadres can provide assistance to toddlers at risk of stunting by providing quail eggs. The target of community service activities is a cadre of 10 people and 30 toddlers. The method of service activities is training and mentoring. The results achieved in Community Service activities were that there was a 50% increase in cadres' knowledge about stunting, quail eggs and toddlers at risk of stunting experienced several improvements after being given quail eggs, including an increase in BW of 1.30 grams, TB of 0.4 cm, LILA of 1.6 cm.
WANGI GAMBIRA: SOSIALISASI ISI PIRINGKU SEBAGAI PROGRAM EDUKASI ORANG TUA DALAM MENCEGAH GIZI BURUK PADA BALITA Wanda Lutfianisa Nur Azizah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i2.22035

Abstract

Abstrak: Gizi Buruk adalah keadaan kekurangan energi dan protein (KEP) tingkat berat akibat kurang mengkonsumsi makanan yang bergizi atau menderita penyakit tertentu. Permasalahan gizi buruk berupa stunting, wasting, underweight, dan overweight banyak terjadi pada anak khususnya balita. Dalam menjawab keresahan dari permasalahan tersebut, Wangi Gambira atau kependekan dari Lawan Gizi Buruk Gambirono Gembira hadir menjadi salah satu program sosialisasi yang ditujukan untuk memberikan edukasi kepada orang tua terkait pentingnya mencegah gizi buruk pada balita dengan memperkenalkan Isi Piringku. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan orang tua lebih paham akan pentingnya pemenuhan gizi untuk mencegah gizi buruk pada balita. Pengabdian Masyarakat ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan sosialisasi ceramah, kuis, dan juga diskusi. Adapun kegiatan ini diikuti oleh 36 ibu dari balita yang ada di wilayah Posyandu Mangga 100 Desa Gambirono, Jawa Timur. Evaluasi dilakukan dengan sistem monitoring yang membandingkan hasil akhir evaluasi dengan indikator keberhasilan yang telah disusun dan didapatkan hasil sudah 100% memenuhi target, yakni jumlah peserta yang melebihi target serta pengetahuan peserta yang meningkat setelah dinilai berdasarkan hasil kuesioner sebelum dan sesudah sosialisasi.Abstract: Malnutrition is a severe state of energy and protein deficiency (KEP) due to insufficient consumption of nutritious foods or suffering from certain diseases. Poor nutritional problems such as stunting, wasting, underweight, and overweight are common in children, especially youngsters. In response to the problem, Wangi Gambira or abbreviation of "Bad Nutrition, Gambirono Happy" is one of the socialization programmes aimed at giving education to parents about the importance of preventing malnutrition in the news by introducing the contents of my dishes. With the existence of this activity, it is hoped that parents will better understand the significance of nutritional fulfillment to prevent malnutrition in the newspapers. This community service is done using the socialization approach of lectures, quizzes, and even discussions. As for this activity followed by 36 mothers from the newspapers who are in the area of Posyandu Mangga 100 Gambirono Village, East Java. Evaluation is carried out using a monitoring system that compares the final results of the evaluation with the indicators of success that have been compiled and the results obtained have 100% met the target, i.e. the number of participants that exceed the target as well as the knowledge of the participants increased after being evaluated on the basis of the results of questionnaires before and after socialization.
MEMBANGUN ERA BARU PEMBELAJARAN: PELATIHAN PEMBUATAN E-MODUL PRAKTIKUM IPA DENGAN CANVA DALAM KURIKULUM MERDEKA Adean Mayasri; Muhammad Reza; Muhammad Rafdi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i2.21763

Abstract

Abstrak: Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Kimia, Fisika, dan Biologi di Madrasah Aliyah Kota Banda Aceh, melalui ketua MGMP menyampaikan bahwa hampir seluruh guru dalam MGMP belum pernah mengembangkan e-modul praktikum. Temuan tersebut menguatkan bahwa guru belum siap dalam implementasi kurikulum merdeka, khususnya dalam memadukan teknologi digital dengan pembelajaran konvensional. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk (1) meningkatkan kecakapan digital guru mengembangkan e-modul praktikum IPA; dan (2) memanfaatkan aplikasi Canva untuk pengembangan e-modul praktikum IPA yang dapat digunakan dalam implementasi kurikulum merdeka pada fase E dan F di madrasah. Metode pengabdian ini adalah Community Based Research (CBR), dimana model ini merupakan metode terkini yang melibatkan 30 guru dalam MGMP sebagai mitra. Hasil yang diperoleh yaituHasil post-test menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru dalam membuat e-modul praktikum IPA menggunakan Canva , sesuai dengan N-gain rata-rata dari pelaksanaan pelatihan ini yaitu 0,72 dengan kriteria tinggi. Efektivitas N-gain sebesar 72% dengan kriteria pelaksanaan pelatihan ini cukup efektif.Abstract: The chief of MGMP of Chem-Phy-Bio at Madrasah Aliyah in Banda Aceh informed that almost all teachers under their MGMP have never developed an e-module of practicum. The findings confirmed that teachers are not ready to implement an merdeka curriculum. The aim of this community service is to (1) improve the digital competence of teachers in developing the e-module; (2) utilize the Canva application for developing the e-module; and (3) generate the e-module of science practicum that can be used in the implementation of the independent curriculum at phases E and F in Madrasah. This community service method is Community Based Research (CBR), where this model is a state-of-the-art method involving 30 teachers in MGMP as partners. The result ofBased on pottest result, this action shows an improvement in the teacher's understanding of making the e-module by using Canva, according to the average N-gain value of 0.72 with high criteria.
PELATIHAN PEMBUATAN VIDEO PEMBELAJARAN BERBASIS ANIMAKER UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN GURU DALAM MENUNJANG TEACHER PROFESSIONAL DEVELOPMENT OF LEARNING Sri Dewi Nirmala; Astri Dwijayanti Suhandoko; Sendi Ramdhani; Tita Rosita; Fitria Amastini; Kristanti Ambar Puspitasari; Amalia Sapriati; Isti Rokhiyah; Puryati Puryati
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i2.21601

Abstract

Abstrak: Pentingnya keterampilan pemanfaatan tekonologi informasi selaras dengan tuntutan kompetensi guru dalam pemanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran. Hasil analisis kebutuhan disimpulkan bahwa guru memiliki motivasi yang besar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, namun masih belum maksimal dalam membuat media berupa video pembelajaran. Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah untuk memfasilitasi dan mengembangkan keterampilan guru dalam membuat media pembelajaran berupa video pembelajaran berbasis animaker untuk menunjang Teacher Professional Development of Learning. Kegiatan PkM dilaksanakan di SD Negeri Marga Mulya VI Kota Bekasi, khususnya terhadap guru kelas maupun guru mata pelajaran yang berjumlah 18 orang. Kegiatan dimulai sejak Bulan Agustus sampai dengan Bulan Oktober 2023. Pendekatan PkM dilakukan melalui Asset Based Community Development (ABCD) melalui Enam tahapan yakni: analisis kebutuhan, perencanaan, pelaksanaan/pendampingan, refleksi, evaluasi, dan tindak lanjut.. Hasil evaluasi kegiatan PkM yakni: (1) meningkatnya kemampuan guru dalam membuat video pembelajaran berbasis animaker, terbukti dengan dihasilkannya 16 video pembelajaran yang layak digunakan dalam pembelajaran dengan kategori baik; (2) terpublikasikannya kegiatan dan hasil pelatihan berupa video melalui media surat kabar, dan diunggah pada kanal youtube; dan (3) persepsi guru terhadap kegiatan PkM sangat baik. Sebagai tindak lanjut, mitra mengharapkan kegiatan PkM dilanjutkan dengan topik mengenai penyusunan instrumen asesmen dalam pembelajaran.Abstract: The importance of information technology utilization skills is in line with the demands of teacher competence in utilizing information and communication technology for the benefit of learning. The results of the needs analysis concluded that teachers have great motivation in improving the quality of learning, but still not optimal in making media in the form of learning videos. The purpose of this Community Service (PkM) activity is to facilitate and develop teacher skills in making learning media in the form of animaker-based learning videos to support Teacher Professional Development of Learning. PkM activities were carried out at SD Negeri Marga Mulya VI Bekasi City, especially for class teachers and subject teachers totaling 18 people. The activity starts from August to October 2023. The PKM approach is carried out through Asset Based Community Development (ABCD) through six stages, namely: needs analysis, planning, implementation/mentoring, reflection, evaluation, and follow-up. The results of the evaluation of PKM activities are: (1) the increasing ability of teachers to make animaker-based learning videos is proven by the production of 16 learning videos that are suitable for use in learning with good categories; (2) publication of activities and training results in the form of videos through newspaper media, and uploaded on YouTube channels; and (3) teachers' perception of PKM activities is very good. As a follow-up, partners expect PKM activities to be continued with topics on the preparation of assessment instruments in learning. 
PENDAMPINGAN PENGUATAN DASAR MATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP CALON GURU MATEMATIKA Irbah Tsabitah; Nurul Hidayat; Muhammad Alfaridzi; Sofiatul Ilmi; Sikky El Walida
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i2.21157

Abstract

Abstrak: Hasil observasi awal sebelum kegiatan ini dimulai menunjukkan adanya kegiatan belajar masih berpusat pada dosen. Tampak pada kegiatan pembelajaran masih menggunakan model konvensional dengan metode ceramah. Sehingga tidak ada variasi dalam penyampaian materi dan latihan soal. Selain itu, pemahaman mahasiswa pada materi dasar trigonometri masih belum maksimal, padahal kemampuan tersebut diperlukan mahasiswa untuk menempuh materi-materi pada tingkat berikutnya yang bersifat lebih abstrak. Tujuan dari penelitian ini yaitu: (1) membimbing mahasiswa untuk meningkatkan pemahaman konsep dasar trigonometri; dan (2) meningkatkan kemampuan matematika mahasiswa sehingga lebih mudah mempelajari konsep-konsep matematika lain yang bersifat abstrak. Kegiatan pendampingan ini berupa seminar yang dilaksanakan dalam tiga tahapan: (1) pra-kegiatan, pre-test dan observasi untuk menemukan masalah dilanjutkan menemukan solusi; (2) pendampingan; dan (3) melakukan evaluasi dengan melakukan pos-test sesaat setelah rangkaian pendampingan kegiatan selesai. Hasil kegiatan post-tes diakhir kegiatan menunjukkan bahwa 80% mahasiswa atau12 dari 15 mahasiswa mengalami peningkatan pemahaman konsep dasar trigonometri. Hanya saja pada 3 mahasiswa lainnya, peningkatan pemahaman konsep dasar trigonometri tidak terlalu signifikan, sehingga tidak tampak adanya perubahan.Abstract: Preliminary observations before this activity began showed that the learning activity was still centred on the lecturer. The learning activities are still using conventional models with lecture methods. So, there's no variation in the delivery of material and the practice of matters. Furthermore, the student's understanding of the primary material of trigonometry is still not at the maximum. At the same time, such an ability is required of the student to pass the materials at the next level, which is more abstract. The objectives of this study are (1) to guide students in improving their understanding of the basic concepts of trigonometry; and (2) to improve students' mathematical abilities so that it is easier to learn other mathematics concepts than abstract concepts. This activity is carried out in three stages: (1) pre-activity, observation to find problems and continued finding solutions; (2) support; and (3) which is conducting an evaluation immediately after support is completed. Results show that 80% of students, or about 12 out of 15 students, have improved their understanding of the basic concepts of trigonometry. Only in the other three students was the improvement in understanding the basic concepts of trigonometry not very significant, so there was no apparent change.
PENDAMPINGAN PEMANFAATAN CANVA BERBASIS KECERDASAN BUATAN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN GURU MADRASAH ALIYAH DALAM MEMBUAT MEDIA PEMBELAJARAN Khairunnisa, Gusti Firda; Alifiani, Alifiani; Ilmi, Sofiatul
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i2.22158

Abstract

Abstrak: Madrasah Aliyah Ahmad Yani Jabung menghadapi berbagai tantangan terkait penggunaan teknologi dalam pembelajaran. Salah satu masalah utama yang dihadapi adalah kurangnya aksesibilitas terhadap teknologi yang memadai. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka tim pengabdian Masyarakat dari Program Studi Pendidikan Matematika menawarkan solusi berupa pendampingan pemanfaatan canva berbasis kecerdasan buatan untuk guru-guru yang ada di Madrasah Aliyah Ahmad Yani Jabung. Kegiatan ini diikuti oleh 20 orang guru dan berlangsung pada Bulan Februari 2024. Pendampingan dilaksanakan dalam lima tahap: (1) pemaparan materi; (2) praktik; (3) penugasan/ proyek; (4) sharing session; dan (5) evaluasi dan umpan balik. Dari delapan fitur dalam Canva AI yang dipelajari dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini, penguasaan guru terhadap Fitur Beat Sync menunjukkan peningkatan rata-rata skor yang paling signifikan yakni sebesar 59 poin.Abstract: Madrasah Aliyah Ahmad Yani Jabung faces various challenges related to the use of technology in learning. One of the main problems faced is the lack of accessibility to adequate technology. To overcome this problem, the Community Service Team from the Mathematics Education Study Program offered a solution in the form of assistance in using artificial intelligence-based Canva for teachers at Madrasah Aliyah Ahmad Yani Jabung. This activity was attended by 20 teachers and took place in February 2024. This event consists of five steps: (1) presentation; (2) practice; (3) assignments/ projects; (4) sharing session; and (5) evaluation and feedback. Of the eight features in Canva AI studied in this community service activity, teachers' mastery of the Beat Sync feature showed the most significant increase in the average score—59 points.
PENERAPAN PANEL SURYA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN ENERGI TERBAHARUKAN DAN ENERGI LISTRIK TAMBAHAN DI SEKOLAH ALAM GAHARU Istiqomah, Istiqomah; Aziz, Arif Abdul; Rizal, Achmad; Bahrudin, Muhammad Fahriza; Soediponegoro, Soediponegoro; Azriansyah, Azriansyah; Sundawa, Naufal Widad; Isnaini, Abdillah Nur; Antu, Vincentius Adisurya Fransisco
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i2.21562

Abstract

Abstrak: Sekolah Alam mengedepankan alam sebagai aspek utama objek pembelajaran, sehingga kewajiban menjaga alam menjadi hal penting untuk diajarkan ke peserta didik. Salah satu upaya untuk menjaga alam adalah dengan menggunakan energi baru dan terbarukan sebagai alternatif energi bersih. Sehingga hal tersebut menjadi misi yang sedang digiatkan di Sekolah Alam Gaharu. Pada pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini, tim berusaha memenuhi kebutuhan sekolah alam yaitu penerapan EBT berupa panel surya sebagai media pembelajaran dan energi listrik tambahan untuk kegiatan outdoor di sekolah alam tersebut. EBT yang diterapkan adalah panel surya yang kiranya mudah dirancang menyesuaikan kebutuhan Sekolah Alam Gaharu. Panel surya yang menghasilkan listrik DC diintegrasikan dengan sistem lain seperti Aki dan inventer DC ke AC agar catu daya bisa langsung digunakan perangkat elektronik di Sekolah Alam Gaharu. Diharapkan kegiatan masyarakat ini menjadi media pembelajaran EBT di Sekolah Alam Gaharu. Diakhir kegiatan akan ada survei kepada 15 guru di Sekolah Alam Gaharu untuk melihat keefektifan penerapan panel surya sebagai media pembelajaran di sekolah alam. Dari hasil survei yang dilakukan tersebut disimpulkan 100% kegiatan memenuhi kebutuhan dari Sekolah Alam Gaharu.Abstract: The Nature School prioritizes nature as the main aspect of learning objects, so the obligation to protect nature is an important thing to teach to students. One effort to protect nature is to use new and renewable energy as a clean energy alternative. So this has become a mission that is being carried out at the Gaharu Nature School. In carrying out this community service activity, the team tried to meet the needs of the natural school, namely the application of new renewable energy in the form of solar panels as a learning medium and additional electrical energy for outdoor activities at the natural school. The new renewable energy implemented is solar panels which can be easily designed to suit the needs of the Gaharu Nature School. Solar panels that produce DC electricity are integrated with other systems such as batteries and DC to AC inverters so that the power supply can be directly used by electronic devices at Alam Gaharu School. It is hoped that this community activity will become a medium for new renewable energy learning at Gaharu Nature School. At the end of the activity there will be a survey of 15 teachers at Gaharu Nature School to see the effectiveness of implementing solar panels as a learning medium in natural schools. From the results of the survey conducted, it was concluded that 100% of the activities met the needs of the Gaharu Nature School.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI EDUKASI MANFAAT PROBIOTIK DAN PELATIHAN PEMBUATAN MINUMAN TEH KOMBUCHA Melda Yunita; Juen Carla Warella; Eka Astuty; Elpira Asmin; Morgan Ohiwal
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i2.21658

Abstract

Abstrak: Teh Kombucha merupakan salah satu minuman probiotik yang memiliki manfaat bagi Kesehatan karena mengandung berbagai jenis vitamin, antibakteri, dan antioksidan. Negeri Lonthoir merupakan salah satu daerah yang masyarakatnya belum mengetahui manfaat teh Kombucha sebagai minuman probiotik yang berguna bagi Kesehatan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai manfaat probiotik dan meningkatkan keahlian dalam membuat teh Kombucha. Kegiatan dilakukan pada 27 September 2023 dengan melibatkan 18 anggota masyarakat. Tahapan kegiatan dimulai dengan memberukan pretest, edukasi secara lisan, posttest dan demonstrasi. Hasil analisis menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan sebesar 71,33%. Disimpulkan bahwa kegiatan ini memberikan dampak yang sangat berarti bagi masyarakat dalam meningkatkan pengetahuan dan menambah softskill dalam membuat teh Kombucha secara mandiri.Abstract: Kombucha tea is a probiotic beverage with health benefits because it contains various types of vitamins, antibacterial agents, and antioxidants. Lonthoir is one of the areas where people need to learn the health benefits of kombucha tea as a probiotic beverage. This activity aimed to increase the community knowledge about the benefits of probiotics and improve their skills in making Kombucha tea. The activity was conducted on September 27, 2023, with 18 community members participating. The phases of the activity began with the administration of a pretest, oral education, posttest, and demonstration. The results of the analysis showed a 71.33% increase in knowledge. It was concluded that this activity had a significant impact on the community in terms of increasing knowledge and adding soft skills in making kombucha tea independently.
OPTIMALISASI TERAPI NON FARMAKOLOGI SEBAGAI UPAYA DALAM MENINGKATKAN PRODUKSI ASI DAN DETEKSI DINI KOMPLIKASI PADA IBU NIFAS Wahyudi, Nanda; Sujawaty, Sri; Abdul, Nurnaningsih Ali; Olii, Nancy; Podungge, Yusni; Yulianingsih, Endah; Alza, Nurfaizah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i2.21808

Abstract

Abstrak: Air Susu Ibu (ASI) merupakan asupan penting bagi bayi terlebih di bulan pertama kehidupan. Rendahnya cakupan pemberian ASI disebabkan oleh beberapa hambatan yang dapat menjadi kegagalan tercapainya pemberian ASI. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo Kabupaten Gorontalo pada tahun 2020, cakupan pemberian ASI berada diurutan pertama terendah yaitu sebesar 11,30%, sebelumnya tahun 2019 sebesar 45,4%. Tujuan dilaksanakannya pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan hard skill atau keterampilan ibu nifas terkait cara melakukan perawatan payudara, pijat oksitosin, dan cara deteksi dini komplikasi pada ibu. Metode yang digunakan adalah melalui penyuluhan dan demonstrasi. Mitra sasaran pada kegiatan ini adalah ibu nifas di Desa Tenggela berjumlah 15 orang. Pengukuran keberhasilan dari pemberian materi dan praktik pijat oksitosin melalui kuesioner pretest dan posttest serta observasi secara langsung. Hasil dari kegiatan ini adalah adanya perubahan rata-rata pengetahuan ibu nifas dengan antara sebelum dan setelah diberikan materi sebesar 13.74 dengan nilai p 0.000 dan peningkatan keterampilan 100%.Abstract: Breast milk (ASI) is an important intake for babies, especially in the first month of life. The low level of breastfeeding is caused by several obstacles that can hinder breastfeeding. Based on data from the Gorontalo Provincial Health Service, Gorontalo Regency, in 2020, the implementation of breastfeeding was in the first lowest position, namely 11.30%; previously, in 2019, it was 45.4%. This community service aims to improve the hard skills or skills of postpartum mothers regarding how to carry out breast care, oxytocin massage, and how to detect early complications in mothers. The method used is counseling and exposure. The target partners for this activity are 15 postpartum mothers in Tenggela Village. Measurement of implementation of oxytocin massage material and practice through pretest and posttest questionnaires and direct observation. The result of this activity was a change in the average knowledge of postpartum mothers between before and after being given the material of 13.74 with a p-value of 0.000 and an increase in skills of 100%.
UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN BIOSTATISTIK MELALUI PELATIHAN BIOSTATISTIK BAGI TENAGA KESEHATAN DI RSUD RA KARTINI JEPARA Endang Lestari; Rahayu Rahayu; Dian Indah Setyorini
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i2.22061

Abstract

Abstrak: Kompetensi penelitian bagi tenaga kesehatan sangat penting untuk mendorong gerakan Evidence Based Medicine (EBM), yakni dengan menyediakan bukti bukti terbaik dari penelitian dengan desain terbaik. Kegiatan pengabdian Masyarakat ini ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan Biostatistik tenaga Kesehatan RSUD RA Kartini Jepara. Subjek pengabdian ini adalah 24 tenaga Kesehatan di RSUD RA Kartini Jepara. Indikator keberhasilan kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan Biostatistik dan sikap tenaga kesehatan semakin positif terhadap Biostatistik. Kegiatan pengabdian dilakukan dalam bentuk penyuluhan dan praktek olah data serta pemdampingan penyusunan proposal dan pemilihan uji statistic. Data pengetahuan Biostatistik pre dan post pengabdian diolah menggunakan uji T-test berpasangan. Data sikap terhadap Biostatistik pre dan post pelatihan ditampilkan secara deskriptif. Terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pengetahuan statistik sebelum dan sesudah pengabdian (p<0.001). Pasca pelatihan, persepsi tenaga kesehatan terhadap Biostatistik semakin positif. Pengabdian masyarakat dalam bentuk pelatihan biostatistik terhadap tenaga kesehatan RSUD RA Kartini Jepara dapat meningkatkan pengetahuan tenaga kesehatan mengenai biostatistik hingga 42,75% dan dapat meningkatkan persepsi positif terhadap biostatistik.Abstract: Research competency for health professionals is very important to encourage the progress of EBM, particularly by providing the best evidence through studies with the best design. This community service was aimed at increasing the knowledge of biostatistics for health professionals at RA Kartini Hospital, Jepara. In total, 24 health professionals took part the in house training. The indicator of the success of this program was the increase of knowledge of Biostatistics and positive attitude towards Biostatistics among health professionals. This community service program was carried out in the form of lecture and practices of analyzing data utilizing SPSS as well as assistance in preparing proposals and selecting appropriate statistical tests. Data of test score on Biostatistics were collected pre and post service and were analyzed using paired sample T-test test. Data of attitude towards biostatistics pre- and post-training were displayed descriptively. There was a significant difference of biostatistical knowledge scores before and after training (p<0.001. After the training, health professionals' perceptions toward Biostatistics became increasingly positive. Community service in the form of biostatistics training for health professionals at RSUD RA Kartini Jepara could increase the knowledge of biostatistics by up to 42.75% and increase positive perceptions toward biostatistics.

Page 4 of 10 | Total Record : 91