cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis
Published by Universitas Semarang
ISSN : 19794800     EISSN : 25808451     DOI : -
Core Subject : Economy, Science,
Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis (JREB) are published three times a year in April, August and December.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2014): August 2014" : 5 Documents clear
Kajian Mengenai Strategi Peningkatan Penjualan (Studi Kasus Perusahaan Ekspedisi Muatan Kapal Laut PT. Teduh Makmur Semarang) . Sudjanto; Kesi Widjajanti
Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Vol 7, No 1 (2014): August 2014
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.52 KB) | DOI: 10.26623/jreb.v7i1.525

Abstract

Analisis pertama dilakukan dalam rangka menghadapi persaingan dengan mengembangkan kemampuan bersaing PT. Teduh Makmur melalui perluasan izin usaha.Meningkatkan status perusahaan dari EMKL menjadi perusahaan yang bergerakdi bidang jasa freight forwarder dan perluasan lingkup wilayah kerja sehinggaPT. Teduh Makmur mampu memberikan pelayanan one stop shipping kepada pelanggan. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi terwujudnya perubahan PT. Teduh Makmur dari perusahaan EMKL menjadi freight forwarder
ANALISIS PENGARUH PERSEPSI DIRI, MOTIVASI, DAN KONSEP DIRI TERHADAP KINERJA GURU NEAR PHASE PENSION DI SMA NEGERI 1 SEMARANG Setyati Setyati; Cristantius Dwiatmaja
Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Vol 7, No 1 (2014): August 2014
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.305 KB) | DOI: 10.26623/jreb.v7i1.526

Abstract

Work performance is influenced by some factors such as knowledge, motivation, and individual role. Individual Work performance will influence team work performance and organization work performance. Team workperformance is also influenced by some factors related to characteristic ofthe team. Meanwhile, work performance is influenced by various organization characteristics. This research is aimed to analyze the influence of independent variable: self perception, motivation, and self concept towards dependent variable, work performance of near phase retired teachers of SMA Negeri 1 Semarang.The method used in this research is quantitative method using validity test, reliability, and multiple regressions. Software SPSS 16.0 version is used to testthe previous hypothesis. Respondents in this research were teachers of SMA Negeri 1 Semarang. Sample of this research were 35 teachers with census method. It is known that self perception, motivation, and self concept influence towards work performance. Based on the analyzed data, it is reached that t1=3,989, t2=2,366, t3=2,132 and significances of each variable is under 0,05. All hypothesis influence work performance partially. Based on the result of the research, self perception, motivation, and self concept can explain that the influence is 58,3% towards work performance, while the residue is explained by 41,7% of other variable.
ANALISIS PENGARUH PEMBERDAYAAN DAN GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP PENINGKATAN SELF EFFICACY DALAM RANGKA PENCAPAIAN KOMITMEN ORGANISASI (Studi Empiris pada Kantor Pelayanan Pajak di Semarang) Yuliani Purwaningrum; Pahlawansyah Harahap
Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Vol 7, No 1 (2014): August 2014
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.083 KB) | DOI: 10.26623/jreb.v7i1.512

Abstract

This study attempts to examine the effect of empowerment and leadership style to increase self efficacy in achieving the organization's commitment to the tax office in Semarang. The problem in this study due to lack of involve employees in decision making, lack of facilities in accommodating the desireto be empowered from the staff and leadership style that is still far from perfect. This research used purposive random sampling method and data used in this research is in the form of a questionnaire. The study population numbered 409 employees in the executive level, while this sample of 110 employees of the tax office in Semarang. Literature review of relevant literature has been developed for resulting in a hypothetical model consists of 5 observations and 22 variables were tested using Structural Equation Model (SEM) with the criteria of goodness of fit and hypothesis testing are done with AMOS. Based on the results of confirmatory analysis, has found the absence of differences between the sample covariance matrix and covariance matrix dietimasi population and 22 variables significant observation is the dimension of the latent variable. From SEM analysis, full model, generate all the goodness of fit criteria can be met. All the hypotheses can be accepted and significant with significance level of 5%. Thus, empowerment and leadership style variables can affect the increase in self efficacy and organizational commitment
PENGARUH KEMAMPUAN KERJA, MOTIVASI DAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP KINERJA PELAKU PENGADAAN BARANG/JASA (STUDI DI SATUAN -- SATUAN KERJA MAPOLDA JAWA TENGAH -- SEMARANG) Saiful Fajar; Djoko Santoso
Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Vol 7, No 1 (2014): August 2014
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.132 KB) | DOI: 10.26623/jreb.v7i1.521

Abstract

Penelitian tentang pengaruh kemampuan kerja, motivasi dan komitmen organisasi pada Satuan Satuan Kerja Mapolda Jawa Tengah, Semarang bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis (1). pengaruh kemampuan kerja terhadap kinerja, (2). pengaruh motivasi terhadap kinerja dan (3) pengaruh komitmen organisasi terhadap kinerja. Responden yang digunakan adalah 71 responden yang berstatus sebagai personil yang sudah memiliki sertifikasi keahlian pengadaan barang dan jasa yang dikeluarkan oleh Bappenas RI atau LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan barang/jasa Pemerintah serta tidak menjabat sebagai kepala satuan kerja). Kemampuan kerja diukur dengan lima (5) item pertanyaan, motivasi diukur dengan empat (4) item pertanyaan, komitmen organisasi diukur dengan lima (5) item pertanyaan, dan kinerja karyawan diukur dengan enam (6) item pertanyaan yang mengukur sejauh mana hasil kerja yang dicapai pegawai. Pengujian validitas dengan korelasi product moment, pengujian reliabilitas dengan Cronbach’s Alpha. Untuk menguji pengaruh kemampuan kerja, motivasi, dan komitmen organisasi terhadap kinerja menggunakan analisis regresi berganda, dan uji t untuk menguji dan membuktikan hipotesis penelitian. Hasil penelitian membuktikan bahwa (1) kemampuan kerja berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja pelaku pengadaan barang dan jasa pada Satuan Kerja-Satuan Kerja Mapolda Jawa Tengah, Semarang (t = 3,386, probabilitas (ρ) = 0,001). (2). motivasi berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja pelaku pengadaan barang dan jasa pada Satuan Kerja-Satuan Kerja Mapolda Jawa Tengah, Semarang (t hitung= 2,186, probabilitas (ρ) = 0,032) dan (3). komitmen organisasi berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja pelaku pengadaan barang dan jasa pada Satuan KerjaSatuan Kerja Mapolda Jawa Tengah, Semarang (t hitung= 5,297, probabilitas (ρ) = 0,000) 
ANALISIS PENGUKURAN KINERJA PERUM PERUMNAS REGIONAL IV BANDUNG DENGAN PENDEKATAN BALANCED SCORECARD DAN KEPUTUSAN MENTERI DAN KEPUTUSAN MENTERI DAN KEPUTUSAN MENTERI DAN KEPUT BUMN NOMOR 100 TAHUN 2002 Sukarno .; Indarto .
Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Vol 7, No 1 (2014): August 2014
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.703 KB) | DOI: 10.26623/jreb.v7i1.524

Abstract

Pengukuran kinerja merupakan salah satu faktor penting bagi setiap perusahaan atau organisasi.Pengukuran kinerja digunakan sebagai dasar untuk membuat perencanaan organisasi dalam upaya mencapai tujuan-tujuan yang ditetapkan di masa yang akan datang dan sebagai alat untuk menilai keberhasilan perusahaan atau organisasi tersebut. Keberhasilan kinerja Badan Usaha Milik Negara (BUMN) selain diukur dengan pendekatan Balanced Scorecard dengan menggunakan 4 (empat) perspektif pengukuran yaitu perspektif keuangan (financial), pelanggan, proses bisnis internal serta pembelajaran dan pertumbuhan juga dapat dinilai tingkat kesehatannya didasarkan pada Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Nomor 100 Tahun 2002 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Tingkat kesehatan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dinilai meliputi 3 aspek, yaitu aspek keuangan, aspek operasional dan aspek administrasi.Tujuan penelitian ini adalah menganalisis implementasi Balance Scorecard pada Perusahaan Umum Pembangunan Perumahan Nasional (PERUM PERUMNAS) Regional IV Bandung dilihat dari 4 (empat) perspective, antara lain : perspektif keuangan, pelanggan, proses bisnis internal, serta proses belajar dan berkembang dan menganalisis tingkat kesehatan Perusahaan Umum Pembangunan Perumahan Nasional (PERUM PERUMNAS) Regional IV Bandung berdasarkan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Nomor 100 Tahun 2002 yang meliputi 3 aspek, yaitu aspek keuangan, aspek operasional dan aspek administrasi. Penelitian ini mengambil lokasi di PerusahaanUmum Pembangunan Perumahan Nasional (PERUM PERUMNAS) Regional IV. Bandung dengan menganalisis laporan keuangan tahun 2007, 2008 dan 2009 serta menilai tanggapan dari Asisten Manager, Manager, Deputy General Manager dan General Manager mengenai penerapan Balance Scorecard.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kinerja Perusahaan Umum Pembangunan Perumahan Nasional (PERUM PERUMNAS) Regional IV Bandung dilihat dari Balance Scorecard yang meliputi 4 (empat) perspective, antara lain: perspektif keuangan, proses bisnis internal, serta proses belajar dan berkembang, mengalami kenaikan cukup signifikan yang ditunjukkan oleh Key Performance Indikator dari tahun 2007 sampai dengan tahun 2009 menunjukkan peningkatan cukup signifikan yaitu pada tahun 2007 dengan total skor 68,21, tahun 2008 dengan total skor 104,21, dan tahun 2009 dengan total skor 123,05. Berdasarkan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor 100 tahun2002, maka diperoleh hasil tingkat kesehatan Perusahaan Umum Pembangunan Perumahan Nasional (PERUM PERUMNAS) Regional IV Bandung tahun 2007, 2008 dan 2009 berdasarkan aspek finansial, aspek operasional dan aspek administrasi adalah pada tahun 2007 dengan total skor 70,59 dikategorikan “SEHAT” “A”, tahun 2008 dengan total skor 110,65 dikategorikan “SEHAT” “AAA” dan tahun 2009 dengan total skor 130,30 dikategorikan “SEHAT” “AAA”.

Page 1 of 1 | Total Record : 5