cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Mesin
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (1982)" : 5 Documents clear
USAHA MENUJU STANDARISASI KEKASARAN PERMUKAAN DAN PROBLEMATIKNYA Muljowidodo Sastrodinoto
Mesin Vol. 1 No. 1 (1982)
Publisher : Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/MESIN.1982.1.1.1

Abstract

Usaha menufu standarisasi kekasaran permukaan telah dilakukan secara intensif sejak dua dekade terakhir ini Hasil-hasil usaha tersebut temyata belumlah nampak secara nyata. Dalam paper singkat ini akan dibahas hal-hal yang menjadi dasar dilaksamkamya usaha-usaha tersebut, parameter-parameter kekasaran permukaan yang diusulkan serta kesulitan-kesulitan yang dihadapi dalam mencapai tujuan akhir dari usaha tersebut.
PERANAN INTERAKSI PENDIDIKAN DAN PROFESI DAL AM MENINGKATKAN KEMAMPUAN TEKNOLOGI NASIONAL B Subianto
Mesin Vol. 1 No. 1 (1982)
Publisher : Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/MESIN.1982.1.1.2

Abstract

Makalah ini disusun berdasarkan akumulasi pengalaman kami sebagai alumni 1TB yang berke- cimpung dalam dunia usaha swasta setama lebih dari satu dasawarsa, serta hasil pembicaraan dengan rekan rekan sesama alumni.Pengalaman tersebut kami gabungkan pula dengan pengamatan kami terhadap perkembangan ekonomi dan industri di negara-negara maju dan perkembangan ekonomi dan industri di Indonesia serta pengamatan kami mengikuti sejumlah adik adik kami yang bant lulus dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia yang mulai bekeija dilingkungan pemsahaan kami.Adalah suatu kehormatan bagi kami untuk menyampaikan makalalr ini sekedar sebagai umpan balik bagi pimpinan, staf pengajar dan mahasiswa mesin 1TB.Semoga tulisan ini merupakan titik tolak yang akan dikembangkan dengan diskusi diskusi dan kerja sama yang lebih erat yang kiranya perlu untuk membantu perkembangan pendidikan mesin ITB
KINEMATIKA TRANSMISI CYCLO B Sutjiatmo
Mesin Vol. 1 No. 1 (1982)
Publisher : Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/MESIN.1982.1.1.3

Abstract

Perkembangan pengetahuan tentang kinematika, kinetika,teknik produksi dan material telah menghasilkan suatu sistem transmit reduksi putaran yang emptmyai perbandingan putaran konstan, efisiehsi, ringan, kompak dan batons. Sistem transmisi ini disebut Cyclo dan akan segera merupakan altematif tain yang tebih unggul disamping transmisi roda gigi. Dalam tulisan ini akan diperkenal- kqn dan diunfukkan kinematika sistem trasmisi Cyclo tersebut.
MASALAH TENAGA KERJA DALAM PEMBANGUNAN INDUSTHI OTOMOTIP Sri Hardjoko Wirjomartono
Mesin Vol. 1 No. 1 (1982)
Publisher : Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/MESIN.1982.1.1.4

Abstract

Industri otomotip, suatu industri yang mempuny ai kaitan iuas dengan industri hulu, memerlukan teknologi tinggi. Disamping itu industri ini menganut sistem produksi rnasa dan produknya terdiri dari banyak komponen yang bersifat mampu tukar, Karena sifat-sijat diatas maka industri otomotip memerlukan penanganan yang serins dan memerlukan tenaga kerja yang tinggi dalam ketrampilan dan pengetaltuan.Ketenaga-kerjaan di Indonesia pada saat ini dianaiisa kualitasnya, dan disamping itu situasi pendidikan dan latihan tenaga kerja dianaiisa dan dibandingkan dengan Belaud a dan India yang masing-masing sebagai negara maju dan negara berkembang. Kekurangan-kekurangan secara kualitatip keadaan tenaga kerja di Indonesia dibahas dan alternatip pemecahan untuk menutupi kekurangan diberikan, khususnya untuk menghadapi pembangunan industri otomotip pada PEIATA IV
KEADAAN INDUSTRI LOGAM & MESIN DI INDONESIA Trisura Suhardi
Mesin Vol. 1 No. 1 (1982)
Publisher : Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/MESIN.1982.1.1.5

Abstract

Dalam kumn waktu Pelita I dan Pelita II hingga saat ini telah dicapai kemajuan-kemajuan yang sangat pesat di sektor industri. Secara keseluruhan dalam dasa warsa yanglalu, dalam P«Uta I dan Pelita II, laju pertumbuhan sektor industri arta-rata telah mencapai lebih dari 12% setahunnya, jauh diatas laju pertumbuhan rata-rata GDP (Gross Domestic Product) yang mencapai kurang dari 8%. Walaupun demikian peranan sektor industri ini bila ditinjau secara makro bilamana dilihat dari sudut harga-harga barang yang beriaku, adalah relatif masih sangat kedl serta masih kurang betarti perkembangannya. Dalam hal ini sumbangan sektor industri terhadap GDP baru mencapai 9,2% pada tahun 1969 dan meningkat menjadi 9,3% pada tahun 1978.Dari adanya angka makro tersebut, jika dibandingkan dengan negara-negara berkerabang lainnya, dapat disimpulkan bahwa tingkat kemajuan industri dalam perekonomiaa Indonesia yang tercapai adalah masih dalam tahap -yang rcndah. Indonesia belumlah dapat dikategorikan sebagai negara industri maupun sebagai negara semi industri. Industri yang telah dicapai Indonesia masih jauh dibawah India, Brazil, Argentina, lurid, Republik Korea, dan Meksico, namun baru setaraf dengan perkembangan industri yang dicapai oleh negara-negara Iran, Algeria, Venezuela, Colombia, Peru, Chili, Pakistan, Malaysia, dan Philippine.Dalam hal ini Indonesia memang masih berada diatas negara-negara Afrika lainnya, misalnya : Zambia, Mauritius, Kenya dan Nigeria.

Page 1 of 1 | Total Record : 5


Filter by Year

1982 1982


Filter By Issues
All Issue Vol 30 No 2 (2025) Vol 30 No 1 (2024) Vol 29 No 2 (2023) Vol 29 No 1 (2023) Vol. 28 No. 1 (2019) Vol 27, No 2 (2018) Vol. 27 No. 2 (2018) Vol. 27 No. 1 (2018) Vol 27, No 1 (2018) Vol 26, No 2 (2017) Vol 26, No 2 (2017) Vol. 26 No. 2 (2017) Vol 26, No 1 (2017) Vol. 26 No. 1 (2017) Vol. 25 No. 2 (2016) Vol 25, No 2 (2016) Vol. 25 No. 1 (2016) Vol 25, No 1 (2016) Vol. 24 No. 2 (2009) Vol 24, No 2 (2009) Vol 24, No 1 (2009) Vol. 24 No. 1 (2009) Vol 23, No 2 (2008) Vol. 23 No. 2 (2008) Vol 23, No 1 (2008) Vol. 23 No. 1 (2008) Vol 23, No 1 (2008) Vol 22, No 2 (2007) Vol. 22 No. 2 (2007) Vol. 22 No. 1 (2007) Vol 22, No 1 (2007) Vol 21, No 2 (2006) Vol. 21 No. 2 (2006) Vol 21, No 1 (2006) Vol 21, No 1 (2006) Vol. 21 No. 1 (2006) Vol. 20 No. 2 (2005) Vol 20, No 2 (2005) Vol 20, No 1 (2005) Vol. 20 No. 1 (2005) Vol. 19 No. 2 (2004) Vol 19, No 2 (2004) Vol. 19 No. 1 (2004) Vol 19, No 1 (2004) Vol 18, No 2 (2003) Vol. 18 No. 2 (2003) Vol. 18 No. 1 (2003) Vol 18, No 1 (2003) Vol. 17 No. 3 (2002) Vol 17, No 3 (2002) Vol 17, No 2 (2002) Vol. 17 No. 2 (2002) Vol. 17 No. 1 (2002) Vol 17, No 1 (2002) Vol 16, No 3 (2001) Vol. 16 No. 3 (2001) Vol. 16 No. 2 (2001) Vol 16, No 2 (2001) Vol 16, No 1 (2001) Vol 16, No 1 (2001) Vol. 16 No. 1 (2001) Vol 15, No 3 (2000) Vol. 15 No. 3 (2000) Vol. 15 No. 2 (2000) Vol 15, No 2 (2000) Vol 15, No 1 (2000) Vol. 15 No. 1 (2000) Vol 14, No 3 (1999) Vol. 14 No. 3 (1999) Vol. 14 No. 2 (1999) Vol 14, No 2 (1999) Vol 14, No 1 (1999) Vol. 14 No. 1 (1999) Vol. 13 No. 3 (1998) Vol 13, No 3 (1998) Vol. 13 No. 2 (1998) Vol 13, No 2 (1998) Vol 13, No 1 (1998) Vol. 13 No. 1 (1998) Vol. 12 No. 3 (1997) Vol 12, No 3 (1997) Vol 12, No 2 (1997) Vol. 12 No. 2 (1997) Vol 12, No 1 (1997) Vol 12, No 1 (1997) Vol. 12 No. 1 (1997) Vol 11, No 3 (1996) Vol. 11 No. 3 (1996) Vol 11, No 2 (1996) Vol. 11 No. 2 (1996) Vol. 11 No. 1 (1996) Vol 11, No 1 (1996) Vol. 10 No. 1&2 (1994) Vol 10, No 1&2 (1994) Vol 9, No 1&2 (1990) Vol. 9 No. 1&2 (1990) Vol 8, No 1&2 (1989) Vol. 8 No. 1&2 (1989) Vol 7, No 1&2 (1988) Vol. 7 No. 1&2 (1988) Vol 6, No 1&2 (1987) Vol. 6 No. 1&2 (1987) Vol. 5 No. 1&2 (1986) Vol 5, No 1&2 (1986) Vol. 4 No. 3&4 (1985) Vol 4, No 3&4 (1985) Vol 4, No 1&2 (1985) Vol. 4 No. 1&2 (1985) Vol. 3 No. 2&3 (1984) Vol 3, No 2&3 (1984) Vol 3, No 4 (1984) Vol. 3 No. 4 (1984) Vol 3, No 1 (1984) Vol. 3 No. 1 (1984) Vol. 2 No. 2&3 (1983) Vol 2, No 2&3 (1983) Vol 2, No 4 (1983) Vol. 2 No. 4 (1983) Vol 2, No 1 (1983) Vol. 2 No. 1 (1983) Vol 1, No 1 (1982) Vol. 1 No. 1 (1982) More Issue