cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
ADMINISTRASI PUBLIK
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ILmu Hukum dan Sosial
Arjuna Subject : -
Articles 56 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2020)" : 56 Documents clear
HUBUNGAN ANTARA FUNGSI KEPEMIMPINAN LURAH TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI KANTOR KELURAHAN BANTUAS KECAMATAN PALARAN KOTA SAMARINDA Hamriah Hamriah
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hamriah, dengan judul penelitian “Hubungan Antara Fungsi Kepemimpinan Lurah terhadap Kinerja Pegawai di Kantor Kelurahan Bantuas Kecamatan Palaran, Kota Samarinda. di bawah bimbingan Bapak Suhardiman, S.Sos, M.Si. selaku Dosen Pembimbing I dan Bapak Drs. Jamil Bazarah, M.Si selaku Dosen Pembimbing II.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Antara Fungsi Kepemimpinan Lurah terhadap Kinerja Pegawai di Kantor Kelurahan Bantuas Kecamatan Palaran, Kota Samarinda.Jenis penelitian yang penulis lakukan adalah jenis penelitian verifikatif/uji hipotesis. Untuk populasi di Kantor Kelurahan Bantuas Kecamatan Palaran, Kota Samarinda  berjumlah 21 orang, dan sampel yang diambil berjumlah 21 orang pula. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu pengamatan, wawancara, angket / kuisioner, dan penelusuran dokumen. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini melalui tahapan dari pencarian koefisien korelasi rank spearman, kemudian dilanjutkan dengan uji tabel r dan uji tabel t. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Nilai koefisien korelasi Rank Spearman atau nilai  hitung adalah 0,260, dan nilai  hitung tersebut menggambarkan bahwa hubungan berada pada tingkat yang rendah, yaitu  = 0,260 (0,20-0,399 tergolong rendah), 2) Nilai  hitung lebih kecil daripada nilai  tabel pada N = 44 dan taraf signifikansi (α) = 0,05 (0,260 < 0,298), dan 3) Kesimpulannya adalah hipotesis yang diterima adalah Hipotesis Nol / Ho (tidak terdapat korelasi yang signifikan antara Kepemimpinan Lurah dan Kinerja Pegawai di Kantor Bantuas Kecamatan Palaran, Kota Samarinda. Hal ini dikarenakan nilai  hitung lebih kecil daripada nilai  tabel pada N = 44 dan taraf signifikansi (α) = 0,05 (0,260 < 0,298).
IMPLEMENTASI PROGRAM KEBERSIHAN LINGKUNGAN HIDUP OLEH DINAS LINGKUNGAN HIDUP KOTA SAMARINDA La Pini
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to describe and analyze the implementation of the environmental cleanliness program by the Samarinda City Environmental Service and to describe and analyze the supporting and inhibiting factors for the implementation of the environmental cleanliness program by the Environmental Office of Samarinda City.This type of research used by researchers is a qualitative descriptive research type. Informants include key informants, namely the Head of Garbage and Hazardous Waste Management, the Environmental Office of Samarinda City. The supporting informants selected in this study were staff of the Samarinda City Environmental Service and the people of Samarinda City totaling 5 people. The data analysis used in this study is a qualitative data analysis method. Based on the results of the analysis and discussion, it is known that the Samarinda City Environmental Service provides cleaning equipment and equipment for field officers, provides solid waste operational facilities, for street sweepers in the form of trash cans on the side of the road, providing maintenance of solid waste infrastructure, supervising the management of solid waste. Kota Samarinda, which has carried out law enforcement / justice operations activities, is spread across Kota Samarinda 4 times a year, no socialization of solid waste management policies has been carried out. To date, the procurement of organic waste chopping machines at the Environmental Office of Samarinda City has not yet been implemented. The infrastructure and supporting facilities for the TPA in Samarinda City are complete.
ANALISIS MOTIVASI KERJA PEGAWAI DI KELURAHAN TELUK LERONG ILIRKECAMATAN SAMARINDA ULU KOTA SAMARINDA Ardiansyah Ardiansyah
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ardiansyah, Analisis Motivasi Kerja Pegawai di Kelurahan Teluk Lerong Ilir Kecamatan Samarinda Ulu Kota Samarinda, di bawah bimbingan Dr.Marjoni Rachman, M.Si dan Jamiah, S.Sos, M.Si.Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Teluk Lerong Ilir Kecamatan samarinda ulu Kota Samarinda.tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa motivasi kerja pegawai pada kantor Kelurahan Teluk Lerong Ilir Kecamatan Samarinda Ulu Kota Samarinda, serta untuk mengetahui upaya apakah yang dilakukan meningkat motivasi kerja pegawai.Perumusan masalah dalam penelitian adalah bagaimanakah motivasi kerja pegawai di Kelurahan Teluk Lerong Ilir Kecamatan Samarinda Ulu Kota Samarinda , dan upaya untuk meningkatkan motivasi kerja pegawai. Penggunaan sampel dalam penelitian ini, penulis menetapkan sampelnya adalah keseluruhan dari populasi dimana jumlah populasi yang kecil, yakni seluruh pegawai pada kantor Kelurahan Teluk Lerong Ilir Kecamatan Samarinda Ulu Kota Samarinda yang berjumlah 16 orang responden, maka keseluruhan populasi dijadikan sampel dengan mengunakan sempel jenuh adapun dalam penelitian ini memerlukan data primer dan data sekunder. Analisis data yang digunakan adalah Deskriptif kualitatif, yaitu menganalisa data yang diperoleh berdasarkan keyataan, kemudian dihubungkan dengan teori yang menunjang pembahasan, selanjutnya penulis mengambil kesimpulan-kesimpulan dari penjelasan tersebut. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa, pemberian motivasi pada kantor Kelurahan Teluk Lerong Kecamatan Samarinda Ulu dalam ketegorikan cukup baik, oleh karna itu penulis mengharapkan kepada Lurah supaya lebih meningkatkan kerja pegawai dengan didukung oleh pemberian motivasi yang sesuai.
PENGARUH PENGAWASAN TERHADAP DISIPLIN KERJA PEGAWAI PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT (PUSKESMAS) RANTAU PULUNG KABUPATEN KUTAI TIMUR Mujiyanto mujiyanto
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mujiyanto, a thesis with the title of supervision over the work discipline of Public Health Center (Puskesmas) Rantau Pulung District East Kutai Regency.            This research aims to know and describe the effect of supervision on the working discipline of Public Health Center (Puskesmas) Rantau Pulung District, East Kutai Regency. Analysis of data using analysis coefficient of product moment correlation, calculation of analysis using SPSS R 17.0 for Windows program.            Population in the research of 30 employees, consisting of civil servants (PNS) as many as 23 people and employees TK2D as many as 7 employees at the Public Health Center (Puskesmas) Rantau Pulung District East Kutai. Because the population is not too large, the entire population is made into research respondents using the census method.            Based on the results of the data analysis obtained rhit = 0.406, the result is greater when compared to the price-critical price table of the correlation coefficient of Product Moment (Pearson) to n = 30 at a signification rate of 5%, namely 0.229. or it can be said that Rhit = 0.406 > Rtab = 0.229, this means that there is a positive relationship between the monitoring variables of the employee working discipline variables in Rantau Pulung Puskesmas, East Kutai District.            The relation of inter-variable supervision to employee work discipline, the result of the calculation is at intervals 0.40 – 0.599, which means that there is a relationship that is in the relationship between the monitoring variables of the personnel working discipline, the result of the calculation is at intervals 0, 40 – 0599, which means that there is a relationship between the supervisory variables with employee discipline variables.             Based on the results of the calculation of coefficiencies, the value of R Square or R2 is 0350. This means that variants that occur in employee discipline variables, 35, 0% can be explained through variants that occur in the surveillance variables or in other words that the working discipline of 35, 0% is determined by the supervision of a leader, the Adviesraad is the remainder of 65, 0% determined by other factors or other variables not measured in this study.
EFEKTIVITAS PELAYANAN PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) TIRTA MAHAKAM KECAMATAN LOA JANAN KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA Rovitiani Putri Sahlani
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rovitiani Putri Sahlani, Efektivitas Pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kecamatan Loa Janan Kabupaten Kutai Kartanegara. Dibawah bimbingan Bapak Drs. H. Maskan AF, M.Si dan Ibu Dra. Hj. Nanik Pujiastuti, M.Si.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) Efektivitas Pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mahakam Kecamatan Loa Janan Kabupaten Kutai Kartanegara, (2) Faktor pendukung dan penghambat yang dialami oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mahakam Kecamatan Loa Janan Kabupaten Kutai Kartanegara.Metode penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitataif, metode deskriptif dapat diartikan sebagai prosedur pemecahan masalah yang di selidiki dengan menggambarkan keadaan objek penelitian pada saat sekarang berdasarkan fakta-fakta yang tampak atau sebagaimana adanya. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini mengikuti teknik analisis data kualitatif yang terdiri dari langkah-langkah dimulai dari pengumpulan data mentah, penyederhanaan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Efektivitas Pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mahakam Kecamatan Loa Janan Kabupaten Kutai Kartanegara telah sesuai dengan fokus penelitian yaitu, kejelasan dan kepastian, keterbukaan, ketepatan waktu, responsif, dan efesiensi. Namun ada beberapa indikator yang belum berjalan sesuai dengan keinginan mayarakat, yaitu keterlambatan pengoperasial genset PDAM ketika adanya pemadaman listri dari PT.PLN. (2) Faktor penghambat efektivitas pelayanan PDAM Tirta Mahakam Kecamatan Loa Janan Kabupaten Kutai Kartanegara dapat dilihat dari faktor internal, seperti kurangnya fasilitas jaringan pipa jenis HDPE/VPC standar PDAM yang jauh dari pipa induk, fasilitas pompa air yang sudah tua, dan kualitas pengolahan yang perlu di tingkatkan lagi. Sedangkan faktor eksternal yaitu faktor alam, seperti cuaca saat adanya perbaikan dilapangan dan kondisi air sangat dipengaruhi oleh alam, karena pada saat musim kemarau PDAM susah untuk mengolah air agar bisa di konsumsi pelanggan. Sedangkan faktor pendukungnya adanya peningkatan pelayanannya dalam menunjang efektivitas pelayanan yakni dari sistem manual menjadi sistem online. Serta adanya kerjasama yang baik antara pegawai dan pelanggan serta adanya peningkatan keterampilan keahlian pegawai yang dilaksanakan oleh PDAM Tirta Mahakam Kutai Kartanegara.
PERAN PENDAMPING DESA DALAM UPAYA OPTIMALISASI PEMBANGUNAN DESA DI DESA ANGGANA KECAMATAN ANGGANA KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA Artikasari artikasari
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ARTIKASARI, Role of Village Facilitators in Efforts to Optimize Village Development in Anggana Village, Anggana District, Kutai Kartanegara Regency. Under the guidance of Mr. Drs. H. Maskan AF, MSI as Counselor I and H. Marsuq, S. Sos, M.Si as Supervisor II.               The purpose of this study is to find out whether there is a Role of Village Facilitators in Efforts to Optimize Village Development in Anggana Village, Anggana District, Kutai Kartanegara Regency. To get the author's data the author conducted the research directly into the field. The results showed that the Village Companion Role in Angana Village, Anggana District, Kutai Kartanegara District was very influential in efforts to optimize the development of the Village in Anggana Village.               In an effort to Optimize Village Development in Anggana Village, Anggana District, Kutai Kartanegara District, the role of Village Facilitators is very much needed and also cooperation from Village Government Officials and Communities so that Village Development can run optimally and smoothly to realize an advanced, independent, prosperous, just and prosperous Village.               The potential of natural resources such as petroleum, giant prawns, the results of rice fields owned by Anggana Village, Anggana District, Kutai Kartanegara Regency is the basic capital to carry out development and improve community welfare.               The role of human resources in implementing development in Anggana Village, Anggana District, Kutai Kartanegara Regency is very much needed and the participation of Village Government Officials and Village Facilitators can encourage the success of development in the Village.The companion role of Anggana Village Anggana Subdistrict, Kutai Kartanegara Regency is very important because the development process in Anggana Village needs assistance from Village Facilitators starting from the planning process, supervision, development process, community economic development and efforts to increase the capacity of Village Government Officials in community empowerment so that development in the Village Anggana Anggana District, Kutai Kartanegara Regency can run optimally and reach its destination.
PENGARUH KOORDINASI TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA PEGAWAI BADAN PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN KUTAI TIMUR Rusnawati rusnawati
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rusnawanti, a thesis with the title of coordination influence on the effectiveness of employee work on the local revenue body of East Kutai regency. This research aims to determine and describe the influence of coordination on the effectiveness of employees ' work on the local Revenue Board of Kutai Timur District. Analysis of data used to test the relationship or influence coordination to the effectiveness of work, using analytical instruments coefficient correlation product moment.The population of this study was 95 PNS, which became a sample of 33 employees. Sampling techniques used are Sampling Purposive, civil servants who occupy structural offices and perform coordination functions both internally and externally.Based on the calculation of the calculated  Rs price of Rhit = 0.412, the result is greater when compared to the price-critical price table of the correlation coefficient for n – 2 = 31 (33 – 2 = 31).  This means that there is a significant relationship and influence between coordination variables and working effectiveness variables.Product Moment (Pearson) to n = 33 at a signification rate of 5%, i.e. 0.279. Or can be said also that Rhit = 0.412 > Rtab = 0.279. This means that there is a positive relationship between coordination variables and employee work effectiveness.Based on the result of test-t calculation is 4.623.  This means it can also be said that Thit = 4.623, this result when compared to the value on the table price-critical price of T-student is apparently greater, i.e. Thit = 4.623 > Ttab = 1.701 at a signification rate of 0.05 for n – 2 = 31 (33 – 2 = 31).  This means that there is a significant relationship and influence between coordination variables and working effectiveness variables.Based on the calculation of coefficiencies determinant, the value of R Square or R2 is 35%. Based on such data, it can be noted that the magnitude of coordination influence on the effectiveness of staff work at the District Revenue Board (Bapenda) East Kutai District is 35%, and 65% is influenced by other factors that are not measured in this study.  The meaning is that as many as 35% of employees ' work effectiveness is influenced by the dominant factors of direction/briefing, the implementation of the organization meetings and direct inductions or direct supervision of leaders, and the remainder of the 65% service effectiveness is influenced by other factors measured in this research.The results of the research that coordination function can not walk by itself, highly dependent on aspects or other management functions such as organizing, actuating and controlling and others. The implementation of a number of admnistracy and management functions depends on the leader in implementing the leadership style to the employees.
PENGARUH PENGAWASAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA BAGIAN BINA MARGA KANTOR DINAS PEKERJAAN UMUM KABUPATEN KUTAI TIMUR Ahmat Ahmat
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ahmat, Pengaruh Pengawasan Terhadap Kinerja Pegawai Pada Bagian Bina Marga Kantor Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kutai Timur. Di bawah bimbingan Ibu Salasiah, S.Sos,M.Si dan Bapak Dr. Marjoni Rachman, M.Si.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pengawasan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Bagian Bina Marga kantor Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kutai Timur.Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pegawai bidang bina marga yang jumlahnya sebanyak 20 orang, mengingat jumlah yang diambil relatif sedikit maka penelitian ini menggunakan metode sensus, yaitu seluruh populasi dijadikan sebagai responden.Berdasarkan uraian diatas, maka alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Koefesien Korelasi Product moment. Dari hasil perhitungan menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan antara Pengawasan terhadap Kinerja Pegawai pada bagian bina marga kantor dinas pekerjaan Umum Kabupaten Kutai Timur. Hal ini didasarkan pada hasilperhitungan yang menyatakan bahwa rhitung lebih besar dari rtabel yaitu 0,982 > 0,561 untuk nilai kritis pada n = 20 dengan tarif signifikansi = 0,01. Untuk n =20 maka kedua variabel mempunyai tingkat pengaruh yang sangat kuat. Setelah r hitung didapat, maka selanjutnya penulis mengadakan pengujianhipotesis dengan menggunakan uji t dari hasil pengujian hipotesis ini, nilaithitung sebesar 22,058 sementara itu untuk harga-harga keritis dari nilai ttabel adalah 2,552 yang berati bahwa ttest > ttabel yaitu 22,058 > 2,552 dengan nilaikritis n - 20 dengan taraf signifikansi 0,01 artinya dengan demikian. Dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh yang sangat kuat dari variabel pengawasan terhadap variabel kinerja pegawai pada bagian bina marga kantor dinas pekerjaan umum Kabupaten Kutai Timur.
implementation, DKP3A Ayu Febryanti Darmawan
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ayu  Febryanti  Darmawan  NPM 16.11.1001.3509.063. Tinjauan Tentang Implementasi Program GISA (Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan) Pada Kantor Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Provinsi Kalimantan Timur, Penelitian ini bertujuan untuk meninjau implementasi program GISA di Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Kalimantan Timur.  Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi.         Informan dalam penelitian ini adalah Kepala Seksi Bina Aparatur Pendaftaran Penduduk di Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Kalimantan Timur sebagai informan utama, serta 5  orang masyarakat penerima program GISA. Teknik analisis data yang digunakan dibagi menjadi beberapa tahapan, yaitu pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sedangkan pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan trianggulasi sumber.          Penelitian ini meninjau implementasi proram GISA di Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindugan Anak Provinsi Kalimantan Timur dinilai dari dimensi sadar pentingnya dokumen kependudukan, sadar pemanfaatan data kependudukan, sadar pemuktahiran data kependudukan, sadar terhadap pentingnya administrasi kependudukan yang membahagiakan rakyat. Berdasarkan (1) dimensi sadar pentingnya dokumen kependudukan, tingkat kesadaran masyarakat sudah mulai meningkat mengingat dokumen kependudukan sangatlah penting untuk memudahkan segala sesuatu urusan, (2) dimensi sadar pemanfaatan data kependudukan, pemanfaatan data kependudukan sangatlah dibuthkan untuk memudahkan urusan dan sekarang masyarakat dengan mudah memanfaatkan, (3) dimensi sadar pemuktahiran data, pemuktahiran data masih terus ditingkatkan demi kemudahan masyarakat dan pemerintah untuk mendata agar tidak terjadi data ganda, dengan terus mensosialisasikan pemuktahiran data agar tidak terjadi perbedaan data dilapangan, (4) dimensi sadar terhadap pentingya administrasi kependudukan yang membahagiakan rakyat,pemerintah terus berupaya melaksanakan dengan baik untuk memudahkan segala sesuatu untuk mengurus dokumen dan meningkatkan pelayanan.
KOORDINASI HORIZONTAL ANTAR BAGIAN ORGANISASI DALAM PELAYANAN KUNJUNGAN KERJA DI SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN KUTAI BARAT Rado Rado
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan ini untuk mengetahui pelaksanaan koordinasi horizontal antar bagian organisasi dalam pelayanan kunjungan kerja di  Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Barat. Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian fenomenologi dengan melakukan pengumpulan yang diperoleh melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Proses analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan pelaksanaan koordinasi horizontal dilaksanakan dengan baik, hal ini dilihat dari beberapa indikator seperti koordinasi struktural menunjukkan bahwa struktur berfungsi agar tugas yang diberikan kepada staf dapat dijalankan masing-masing dan mereka dapat fokus menjalankan tugas masing-masing. Koordinasi dapat dilakukan dengan mudah apabila staf mengerti tugas dan fungsi mereka berdasarkan struktur organisasi. Standar koordinasi juga ditentukan oleh kualitas kepemimpinan dimana koordinasi yang dilaksanakan diarahkan oleh pimpinan meskipun dalam implementasinya di lapangan tetap ada tukar pikiran dengan rekan kerja namun arahan dari pimpinan dijadikan sebagai pedoman. Pada indikator insentif menunjukkan bahwa insentif yang diberikan pada peserta yang melakukan rapat koordinasi yaitu dalam bentuk uang dan juga dalam bentuk makanan atau konsumsi guna memfasilitasi kebutuhan peserta rapat selama waktu rapat berlangsung. Pada indikator intervensi menunjukkan adanya intervensi yang diberikan rekan kerja dalam koordinasi merupakan bentuk kepedulian terhadap kinerja pegawai hal ini bertujuan agar pelaksanaan kegiatan apa perkerjaan yang dilakukan sesuai jalurnya. Kemudian budaya kerja dibalut dengan keharmonisan dan rasa kebersamaan yang diciptakan oleh pimpinan dan rekan kerja sehingga dapat mengatasi permasalahan secara bersama dan memberikan solusi dari persoalan yang dihadapi. Disarankan agar koordinasi struktural yang formal perlu diingatkan kepada pegawai terutama yang terkait dengan tupoksi mereka agar pekerjaan yang dilakukan menjadi maksimal hal ini perlu didukung dengan kepemimpinan yang memberikan peringatan dan arahan kepada bawahan.