cover
Contact Name
Amarudin
Contact Email
amarudin@teknokrat.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
teknoinfo@teknokrat.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Teknoinfo
ISSN : 16930010     EISSN : 2615224X     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Teknoinfo is a peer-reviewed scientific Open Access journal that published by Universitas Teknokrat Indonesia. This Journal is built with the aim to expand and create innovation concepts, theories, paradigms, perspectives and methodologies in the sciences of Informatics Engineering. The articles published in this journal can be the result of conceptual thinking, ideas, innovation, creativity, best practices, book review and research results that have been done. Jurnal Teknoinfo publishes scientific articles twice a year in January and July.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 1 (2016): Januari" : 5 Documents clear
Pengembangan Sistem Presensi Dan Kedisiplinan Dosen Terhadap Biaya Operasional Perguruan Tinggi Agus Wantoro
Jurnal Teknoinfo Vol 10, No 1 (2016): Januari
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jti.v10i1.10

Abstract

Salah satu tugas dosen adalah melaksanakan tri darma perguruan tinggi yaitu melakukan pengajaran. Beberapa perguruan tinggi, presensi dosen mengajar masih dilakukan tulis tangan yang dilakukan oleh dosen yang bersangkutan dengan mengisi form presensi dosen. Bagi dosen yang tidak dapat mengajar sesuai jadwalnya, maka akan ditulis sebagai ketidakdisiplinan dosen yang dicatat manual kedalam form kesiplinan dosen oleh staf tata usaha setiap minggu. Sistem ini masih digunakan dibeberapa perguruan tinggi di IndonesiaBerdasarkan sistem yang saat ini berjalan, terdapat beberapa kelemahan seperti manipulasi presensi dosen yang tidak mengajar tetapi menulis pada daftar kehadiran atau presensi dosen. Dosen mengisi presensi terkadang tidak rutin sesuai jam mengajar yang mengkibatkan dosen tidak sesuai dengan jam mengajar yang dapat merugikan instansi. Penggunaan kertas yang digunakan mengisi presensi menggunakan biaya yang tidak sedikit, dengan jumlah dosen 120 yang menggunakan form presensi 2 lembar, maka membutuhkan 240 lembar per bulan dengan biaya Rp.48.000. Jika dalam 1 tahun, maka biaya yang dibutuhkan sekitar Rp.576.000. Setiap akhir bulan pembuatan rekap presensi dosen membutuhkan waktu yang sangat lama sekitar 8 jam. Selain presensi dosen, rekap kedisiplinan membutuhkan waktu 30 menit yang rutin dilakukan setiap minggu. Selain itu, pemantauan beban jam kerja dosen belum termonitor dengan baik.Menggunakan sistem presensi dan pengolahan data kedisiplinan dosen secara komputerisasi, untuk melakukan presensi dosen tidak perlu mengisi form kehadiran karna sudah dilakukan oleh staf tata usaha. Kesalahan presensi dosen dapat berkurang. Pembuatan rekap presensi dosen lebih mudah dan cepat hanya membutuhkan waktu 1 menit. Biaya operasioanl berkurang Rp.576.000/bulan karna tidak perlu menggunakan form presensi dosen. Rekap kedisiplinan setiap minggu hanya membutuhkan waktu 30 detikKatakunci : Presensi, Kesidiplinan Dosen, Biaya Operasional
Aplikasi Kelayakan Lahan Tanam Singkong Berdasarkan Hasil Panen Berbasis Mobile Dedi Darwis
Jurnal Teknoinfo Vol 10, No 1 (2016): Januari
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jti.v10i1.11

Abstract

Informasi tentang kelayakan lahan tanam singkong khususnya di Provinsi Lampung sangat diperlukan karena berdasarkan data yang didapat pada dinas pertanian provinsi lampung, wilayah ini merupakan tanah yang tergolong subur, akan tetapi para masyarakat dan calon investor pertanian seringkali mengalami kesulitan dalam membutuhkan informasi tentang kabupaten atau kecamatan mana yang layak ditanami singkong berdasarkan hasil panen sebelumnya.Penelitian ini membahas bagaimana penerapan sistem informasi geografis berbasis android mobile, karena aplikasi berbasis mobile pada saat ini adalah yang paling sering digunakan oleh kebanyakan masyarakat modern. Hasil dari penelitian ini adalah memudahkan para masyarakat khususnya provinsi lampung dan para investor di bidang pertanian dalam mencari lokasi yang layak ditanami singkong agar mendapatkan hasil panen yang maksimal.Kata Kunci :Sistem Informasi Geografis, Mobile Computing, Android, Hasil Panen Singkong
Audit Tata Kelola Teknologi Informasi Untuk Integritas Data Menggunakan Framework Cobit 5 Pada PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre IV TNK Rachmad Nugroho; Ryan Randy Suryono; Dedi Darwis
Jurnal Teknoinfo Vol 10, No 1 (2016): Januari
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jti.v10i1.22

Abstract

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre IV Tanjungkarang merupakan salah satu badan usaha milik negara yang bergerak dalam bidang jasa transportasi yang telah memanfaatkan teknologi informasi yaitu penggunaan system Trainplan. Namun dalam penerepan sistem Trainplan terdapat beberapa kendala yaitu salah satunya integritas data yang terjadi kurang baik sehingga dalam mendukung meraih tujuan perusahaan kurang maksimal.Untuk memastikan keakuratan, aksesibilitasi dan kualitas tinggi dari sebuah data, maka harus dilakukan audit sistem informasi. Audit sistem informasi dilakukan untuk meningkatkan integritas data pada PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre IV Tanjungkarang. Pengumpulan data dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner, wawancara, dokumentasi dan observasi secara langsung. Hasil pengumpulan data digunakan untuk mengetahui kelemahan-kelemahan sistem pada PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre IV Tanjungkarang. Audit sistem informasi ini menggunakan framework COBIT 5. Domain yang digunakan pada penelitian ini adalah Evaluate Direct and Monitor (EDM), Align Plan and Organise (APO), Build Acquire and Implement (BAI), Deliver Service and Support (DSS), dan Monitor Evaluate and Assure (MEA) yang bertujuan mengetahui sejauh mana PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre IV Tanjungkarang telah menerapkan integritas data dan informasi.Kata kunci: COBIT 5, Audit Sistem Informasi, Tata Kelola, Trainplan, Integritas Data
Pendekatan Analisis Fishbone Untuk Mengukur Kinerja Proses Bisnis Informasi E-Koperasi Fikri Hamidy
Jurnal Teknoinfo Vol 10, No 1 (2016): Januari
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jti.v10i1.12

Abstract

Koperasi merupakan badan usaha yang memiliki krakteristik keberpihakan kepada ekonomi kerakyatan. Bulan September Tahun 2015 kegiatan proses bisnis informasi melalui aplikasi manajemen usaha yang terintegrasi telah diluncurkan oleh pemerintah dengan nama e-Koperasi. Penerapan E-Koperasi di seluruh Wilayah Indonesia diharapkan secara positif menghasilkan efesiensi dan transparansi pelaporan keuangan koperasi dapat terwujud segera. Permasalahannya adalah penerapan e-Koperasi memerlukan kesiapan pengguna oleh badan usaha koperasi itu sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan masukan berupa hasil analisis kesiapan pengguna dengan pendekatan Fishbone Analysis.Kata kunci: E-koperasi, Analisis Fishbone, Kesiapan
Audit Tata Kelola Teknologi Informasi (EMIS) Menggunakan Framework Cobit 5 PT TDM Bandarlampung Ummy Permata Hakim; Dedi Darwis
Jurnal Teknoinfo Vol 10, No 1 (2016): Januari
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jti.v10i1.21

Abstract

PT Tunas Dwipa Matra merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang retailer/dealership resmi sepeda motor Honda yang merupakan cabang dari PT Tunas Ridean, Tbk.Seluruh proses kerja pada PT Tunas Dwipa Matra telah memanfaatkan teknologi informasi dengan nama aplikasi A Ueromoney Institutional Investor Company (EMIS) termasuk pada kegiatan utamanya, yaitu claim penjualan untuk semua dealer resmi Honda yang ada di Provinsi Lampung. Audit tata kelola teknologi informasi dilakukan untuk menjamin keberlanjutan operasional yang digunakan oleh PT Tunas Dwipa Matra Bandarlampung apakah teknologi informasi yang ada sudah digunakan dengan sebaik-baiknya, karena jika dalampemanfaatan tidak digunakan dengan tepat maka akan menimbulkan beberapa permasalahan atau kerugian yang ada seperti kehilangan data, ataupenyalahgunaan data, penyalahgunaan komputer, informasi yang tidak akurat, karena pada sistem ini data yang ada sifatnya rahasia dan sensitif. Berdasarkan hasil analisis menggunakan metode Framework COBIT 5 dengan menggunakan limadomain, yaitu EDM, APO, BAI, DSS, dan MEA. Dengan menggunakan pengukuran maturity level didapatkan hasil audit tata kelola teknologi informasibahwa maturity level sistem informasi claim penjualan pada aplikasi EMIS saat ini berada pada level 4 (manage and measurable) yang berarti aplikasi EMIS sudah dimonitor dan diukur dengan baik.Kata Kunci : audit/ tata kelola/ teknologi informasi/ COBIT 5/ maturity level. 

Page 1 of 1 | Total Record : 5