cover
Contact Name
Zaenal Arifin
Contact Email
arifin1169@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaltheorems.unma@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Theorems (The Original Research of Mathematics)
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 2528102X     EISSN : 25414321     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal of THEOREMS (The Original Research of Mathematics) published by Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Majalengka, that contains writings from innovative and relevant research and conceptual studies related to mathematics and / or the development of mathematics learning.
Arjuna Subject : -
Articles 29 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2019)" : 29 Documents clear
PENGGUNAAN MODEL PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN MATEMATIS SISWA Fajar Pamungkas, Yuyu Yuliati Dudu Suhandi Saputra
Jurnal THEOREMS (The Original Research of Mathematics) Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (629.364 KB) | DOI: 10.31949/th.v3i2.1176

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman matematis siswa pada pembelajaran matematika. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Sunia III, sebanyak 21 siswa terdiri dari 12 siswa laki-laki dan 9 siswa perempuan. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data diantaranya tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan dalam 3 siklus dengan 3 tindakan pada tiap siklusnya. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan kemampuan matematis siswa kelas IV Sekolah dasar. Hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan nilai pada siklus I, nilai rata-rata kelas yang diperoleh siswa adalah 56,04 sedangkan persentase ketuntasan belajar klaksikal (mastery learning) adalah47,6% atau 10 orang siswa yang mencapai KKM dan 52,4% atau 11 orang siswa berada dibawah KKM.Pada siklus II, nilai rata-rata kelas kelas yang diperoleh siswa adalah 69,6 sedangkan persentase ketuntasan belajar klaksikal (mastery learning) adalah71,4%atau 15 orang siswa yang mencapai KKM dan 28,6% atau 6 orang siswa berada dibawah KKM. Pada siklus III, nilai rata-rata kelas yang diperoleh siswa adalah 76,5 sedangkan persentase ketuntasan belajar klaksikal (mastery learning) adalah 90,4% atau 19 orang siswa yang mencapai KKM dan 9,6% atau 2 orang siswa berada dibawah KKM.Secara umum dapat disimpulkan, bahwadalam meningkatkan pemahaman matematis siswa di kelas IV sekolah dasar dapat dengan menggunakan model RME (Realistic Mathematics Education).Kata kunci: model rme, pemahaman matematis siswa.
PENERAPAN MODEL COOPERATIVE TIPE TGT DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA Novi Yuliyanti, Dudu Suhandi saputra, Muhammad Ihsan Hernawan
Jurnal THEOREMS (The Original Research of Mathematics) Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (696.827 KB) | DOI: 10.31949/th.v3i2.1175

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi masih rendahnya hasil belajar siswa pada pelajaran Matematika. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bekerjasama dengan guru kelas V SDN Sunia Baru I, sebanyak 20 siswa terdiri dari 9 siswa laki laki dan 11 siswi perempuan. Penelitian ini berlangsung dalam 3 siklus, setiap siklus terdiri dari tiga pertemuan. Alat yang digunakan dalam pengumpulan data adalah tes berupa soal dan lembar observasi serta dokumentasi data yang diperoleh berupa hasil tes sebagai data primer dan hasil observasi serta dokumentasi sebagai data pendukung. Indikator keberhasilan yang ditetapkan apabila rata-rata kelas meningkat siklus I, siklus II dan siklus III. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar matematika siswa mengalami peningkatan. Hal tersebut ditunjukan dengan peningkatan nilai rata-rata kelas yaitu pada siklus I nilai rata-rata 59,72 dengan ketuntasan individu 9 siswa (45%) diatas KKM, sedangkan 11 siswa (55%) masih dibawah KKM. pada siklus II nilai rata-rata 68,25 dengan ketuntasan individu 13 siswa (65%) diatas KKM, sedangkan 7 siswa (35%) masih dibawah KKM. Pada siklus ke III nilai rata-rata 72,25 dengan ketuntasan individu 16 siswa (80%) diatas KKM, sedangkan 4 siswa (20%) masih dibawah KKM . Selain itu dari data observasi diperoleh sebelum diberikan tindakan siswa terlihat kurang aktif dalam kegiatan pembelajaran, kegiatan pembelajaran lebih didominasi oleh guru. Setelah diberikan tindakan siswa terlihat aktif baik pada saat kegiatan tanya jawab maupun pada saat kegiatan kelompok.Kata kunci : hasil belajar siswa, teams game tournament.
Software Cabry Geometry Ii untuk Meningkatkan Berpikir Kritis pada Materi Irisan Kerucut (Cabry Geometry Ii Software to Improve Critical Thinking on Construction Materials) Rika Mulyati Mustika Sari, Hanifah Nurussopiany
Jurnal THEOREMS (The Original Research of Mathematics) Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.85 KB) | DOI: 10.31949/th.v3i2.1230

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi rendahnya kemampuan berpikir kritis matematis siswa SMA. Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu aspek dari kemampuan matematis tingkat tinggi yang perlu dikembangkan dalam pembelajaran matematika. Ada beberapa indikator penting dalam kemampuan berpikir kritis matematis, diantaranya adalah  fokus, reason, inference, situasion, clarity dan overview. Berdasarkan hasil observasi dan kajian masalah yang dilakukan penulis,  siswa kelas XI merasa kesulitan dalam mengaplikasikan konsep dan sketsa  irisan kerucut pada pelajaran matematika peminatan. Dengan penggunaan media software cabry geometri II menjadi alat bantu bagi siswa untuk memaknai konsep irisan kerucut, visualisasi bangun geometri, sehingga mereka dapat menyelesaikan permasalahan/soal irisan kerucut dengan tepat. Kata kunci: berpikir kritis matematis, software cabry geometri ii .ABSTRACTThis research is motivated by the low critical thinking skills of high school students. One aspect of high-level mathematical abilities that needs to be developed in mathematics learning. There are several important indicators in mathematical critical thinking skills, considerations are focus, reason, conclusion, situation, clarity and general review. Based on the results of observations and problem studies conducted by the authors, students of class XI discussed the problem in applying concepts and sketches of cone slices on specialization math lessons. By using media cabry geometry II software to be a tool for students to interpret the concept of cone slices, visualization of geometry, so that they can solve the problem of cone slices correctly.Keywords: mathematical critical thinking, cabry geometry ii software
PENGARUH JENIS KELAMIN TERHADAP MINAT MELANJUTKAN STUDI KE PERGURUAN TINGGI Alpha Galih Adirakasiwi , Attin Warmi
Jurnal THEOREMS (The Original Research of Mathematics) Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1105.674 KB) | DOI: 10.31949/th.v3i2.1170

Abstract

Adapun penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji pengaruh jenis kelamin berpengaruh terhadap minat melanjutkan studi keperguruan tinggi pada jurusan pendidikan matematika di UNSIKA. penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif, dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa/i kelas XII SMA yang berada di kecamatan Karawang Barat. Teknik pengambilan sampel proportional random sampling. Pengujian hipotesis meliputi uji normalitas,  analisis regresi linier sederhana dan uji koefisien determinasi. Dari hasil analisis tersebut diperoleh persamaan regresi Y = 168,044  + 1,649X dan hasil pengujian F untuk koefisien determinasi sebesar 2,.350. sedangkan R kritik (n = 70; dengan taraf signifikansi 5%) = 0,033. Berdasarkan hasil analisis regresi linier sederhan yang dilanjutkan dengan uji koefisien determinasi dengan menggunakan Program SPSS bahwa jenis kelamin hanya mempengaruhi minat melanjukan studi sebesar 3,3 %, sedangkan faktor lain yang mempengaruhi minat namun tidak diteliti oleh peneliti ada sebesar 96,7% Kata kunci: jenis kelamin, minat melanjutkan studi
EFEKTIVITAS BAHAN AJAR BERBASIS SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA Iik Nurhikmayati
Jurnal THEOREMS (The Original Research of Mathematics) Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (847.94 KB) | DOI: 10.31949/th.v3i2.1171

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji efektivitas bahan ajar berbasis scientific terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Desain penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan rancangan pretest-postest non equivalent group design. Penelitian ini menggunakan dua kelompok penelitian yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negari 1 Palasah Tahun ajaran 2018/2019. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas yang diambil secara acak. Adapun kelas yang diperoleh adalah kelas VIII sebagai kelas eksperimen yang menggunakan bahan ajar berbasis scientific dan kelas VIII D sebagai kelas kontrol yang menggunakan bahan ajar biasa (tidak berbasis scientific). Uji one sample test digunakan untuk menguji efektivitas kedua bahan ajar. Analisis multivariate dengan Wilks’lambda digunakan untuk mengetahui terdapatnya perbedaan efektivitas kedua bahan ajar. Dikarenakan terdapat perbedaan efektivitas antara kedua bahan ajar, maka dilakukan uji lanjutan dengan analisis uji efektifitas univariat yang digunakan untuk menentukan mana yang lebih efektif di antara kedua bahan ajar terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) penggunaan bahan ajar berbasis scientific dan bahan ajar biasa sama-sama efektif terhadap kemampuan berpikir kritis siswa,2) terdapat perbedaan keefektifan antara kedua bahan ajar, dan 3) penggunaan bahan ajar berbasis scientific lebih efektif dibandingkan bahan ajar biasa (tidak berbasis scientific) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa.Kata kunci: bahan ajar, scientific, kemampuan berpikir kritis
PERBANDINGAN PROSEDUR POLYA DAN NEWMAN PADA PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS Zaenal Arifin
Jurnal THEOREMS (The Original Research of Mathematics) Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (688.819 KB) | DOI: 10.31949/th.v3i2.1172

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk membandingkan perbedaan pada prosedur Polya dan Prosedur Newman dalam memecahkan masalah matematis. Metodologi yang digunakan adalah kajian literatur dan tabel pembanding. Berdasarkan hasil kajian, setidaknya terdapat empat perbedaan yang dapat dibandingkan dari kedua prosedur tersebut, yaitu: 1) banyaknya jumlah prosedur, 2) urutan/hirarki prosedur, 3) perbedaan istilah, dan 4) perbedaan tahap akhir.
PENGGUNAAN MODEL PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN MATEMATIS SISWA Dudu Suhandi Saputra, Yuyu Yuliati, Fajar Pamungkas
Jurnal THEOREMS (The Original Research of Mathematics) Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (629.364 KB) | DOI: 10.31949/th.v3i2.1177

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman matematis siswa pada pembelajaran matematika. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Sunia III, sebanyak 21 siswa terdiri dari 12 siswa laki-laki dan 9 siswa perempuan. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data diantaranya tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan dalam 3 siklus dengan 3 tindakan pada tiap siklusnya. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan kemampuan matematis siswa kelas IV Sekolah dasar. Hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan nilai pada siklus I, nilai rata-rata kelas yang diperoleh siswa adalah 56,04 sedangkan persentase ketuntasan belajar klaksikal (mastery learning) adalah47,6% atau 10 orang siswa yang mencapai KKM dan 52,4% atau 11 orang siswa berada dibawah KKM.Pada siklus II, nilai rata-rata kelas kelas yang diperoleh siswa adalah 69,6 sedangkan persentase ketuntasan belajar klaksikal (mastery learning) adalah71,4%atau 15 orang siswa yang mencapai KKM dan 28,6% atau 6 orang siswa berada dibawah KKM. Pada siklus III, nilai rata-rata kelas yang diperoleh siswa adalah 76,5 sedangkan persentase ketuntasan belajar klaksikal (mastery learning) adalah 90,4% atau 19 orang siswa yang mencapai KKM dan 9,6% atau 2 orang siswa berada dibawah KKM.Secara umum dapat disimpulkan, bahwadalam meningkatkan pemahaman matematis siswa di kelas IV sekolah dasar dapat dengan menggunakan model RME (Realistic Mathematics Education).Kata kunci: model rme, pemahaman matematis siswa.
PERAN KESADARAN METAKOGNITIF TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS Hendra Kartika; Dani Firmansyah
Jurnal THEOREMS (The Original Research of Mathematics) Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (588.759 KB) | DOI: 10.31949/th.v3i2.1076

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah peran kesadaran metakognitif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah telaah naratif (narrative review) hasil penelitian terdahulu yang telah dipublikasikan pada jurnal internasional yang terindeks scopus, index copernicus, thomson reuters dan web of science (clarivate analytics) lima tahun terakhir dari tahun 2012-2017. Data diperoleh dari database online pengindeks jurnal. Hasil menunjukkan bahwa terdapat korelasi yang signifikan antara kesadaran metakognitif dengan kemampuan pemecahan masalah matematis. Berdasarkan hasil tersebut, kesadaran metakognitif mempunyai peranan yang sangat penting dalam proses kegiatan pemecahan masalah matematika.
KUALITAS ALAT EVALUASI HASIL BELAJAR MATEMATIKA Nia Kania
Jurnal THEOREMS (The Original Research of Mathematics) Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (770.93 KB) | DOI: 10.31949/th.v3i2.1169

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas sebuah instrumendalam pembelajaran matematika.Kedudukan sebuah instrumendalam pembelajaran adalah sebagai alat untuk mengumpulkan data atau informasi, selanjutnya informasi tersebut digunakan untuk menentukan alternative yang tepat dalam mengambil keputusan.Instrumen yang baik akan mampu mengukur efektivitas suatu kegiatan dalam pembelajaran. Instrumen dikatakan berkualitas dan layak digunakan apabila memenuhi suatu syarat- syarat tertentu, diantaranya harus memenuhi validitas, reliabilitas, daya pembeda, indeks kesukaran, Objektivitas, dan Praktikapabilitas.Kata kunci: alat evaluasi, kualitas, hasil belajar matematika

Page 3 of 3 | Total Record : 29