cover
Contact Name
Ifall
Contact Email
Ifall
Phone
-
Journal Mail Official
redaksijurnalppangan@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Pengolahan Pangan
Published by Universitas Alkhairaat
ISSN : 25275631     EISSN : 26216973     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Pengolahan Pangan merupakan media publikasi karya ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Pertanian Universitas Alkhairaat Palu. Jurnal ini diterbitkan dalam rangka untuk mempromosikan dan menyebarluaskan pengetahuan dan teknologi yang berhubungan dengan pengolahan pangan terutama hasil pertanian, perikanan dan peternakan. Jurnal Pengolahan Pangan terbit dua edisi dalam satu tahun yaitu bulan Juni dan Desember
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 2 (2020)" : 5 Documents clear
PENAMBAHAN RAGI ROTI DAN LAMA FERMENTASI PADA PROSES PENGOLAHAN VIRGIN COCONUT OIL Sitti Fathurahmi; Spetriani; Asrawaty; Pon Hadi Siswanto
Jurnal Pengolahan Pangan Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Alkhairaat Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pangan.v5i2.37

Abstract

Salah satu produk olahan buah kelapa adalah Virgin Coconut Oil (VCO) yang diolah pada suhu rendah sehingga kandungan yang penting dalam minyak tetap dapat dipertahankan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh berbagai penambahan ragi roti dan lama fermentasi pada proses pembuatan VCO terhadap mutu VCO berupa rendemen, kadar air, asam lemak bebas, kejernihan dan penerimaan aroma dan warna VCO. Penambahan ragi roti sebanyak 8 g, 10 g, dan 12 g dengan lama fermentasi 12 jam dan 24 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan penambahan ragi roti 12 g dan lama fermentasi selama 24 jam menghasilkan rendemen terbanyak sebesar 17.73 %. Kadar air minyak paling rendah terdapat pada perlakuan 10 g ragi roti dan lama fermentasi 24 jam. Tingkat kejernihan tertinggi 96.17 % terdapat pada perlakuan ragi roti 12 g dan lama fermentasi 12 jam. Asam lemak bebas terendah pada penambahan ragi roti 8 g dan lama fermentasi 12 jam. Perlakuan berbagai kadar ragi roti dan lama fermentasi tidak berpengaruh nyata terhadap uji organoleptik baik warna maupun aroma berturut-turut adalah 3,44 (netral) dan 3,44 (netral).
KARAKTERISTIK KIMIA DAN ORGANOLEPTIK VIRGIN COCONUT OIL PADA BERBAGAI PENAMBAHAN RAGI TEMPE Asrawaty; Sitti Fathurahmi; Spetriani; Ridwan
Jurnal Pengolahan Pangan Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Alkhairaat Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pangan.v5i2.38

Abstract

Penelitian bertujuan mengetahui dan mempelajari tentang karakteristik kimia dan organoleptik terhadap penambahan ragi tempe pada pembuatan VCO. Rancangan digunakan Acak Lengkap (RAL) dua faktor, yaitu penambahan ragi tempe dan lama waktu fermentasi yang terdiri dari 6 level (Kanil+ragi tempe), yaitu: P1=500 mL + 8 g (12 jam), P2= 500 mL + 10 g (12 jam), P3= 500 mL + 12 g (12 jam), P4= 500 mL + ragi tempe 8 (24 jam), P5= 500 mL + 10g (24 jam), dan P6= 500 mL + 12g (24 jam). Untuk mengetahui pengaruh perlakuan yang dicobakan, maka dilakukan uji keragaman. Bila hasil uji keragaman menunjukan pengaruh nyata, maka dilanjutkan dengan uji beda nyata terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan berbagai kadar ragi tempe dan lama fermentasi berpengaruh nyata terhadap kadar air, uji organoleptik aroma dan warna VCO. Kadar air VCO terendah diperoleh pada perlakuan ragi tempe 12g lama fermentasi 12jam, yakni rata-rata 0,12g. Hasil uji kesukaan terhadap aroma dan warna VCO tertinggi terdapat pada pelakuan ragi tempe 8g lama fermentasi 24jam, yakni rata-rata 3,64 (agak suka) dan 4,00 (suka).
HUBUNGAN ASUPAN GIZI MAKRO DENGAN PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR PADA ANAK USIA 24-59 BULAN DI KELURAHAN DONGGALA, KOTA GORONTALO Mohammad Zulkarnain; Ayu Lestari Sumitro
Jurnal Pengolahan Pangan Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Alkhairaat Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pangan.v5i2.39

Abstract

Kemampuan motorik adalah kapasitas seseorang yang berkaitan dengan pelaksanaan dan peragaan suatu keterampilan yang dipelajari, sehingga akan memberi dampak pada pertumbuhan dan perkembangan anak. Kemampuan motorik lebih tepat merupakan kapasitas yang berkaitan dengan pelaksanaan dan peragaan keterampilan yang relatif melekat pada anak.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan asupan asupan karbohidrat dan lemak dengan perkembangan motorik kasar pada anak usia 2-5 tahun di Kelurahan Donggala Kota Gorontalo. Jenis penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan secara total sampling dengan jumlah sampel 31 orang. Pengumpulan data dilakukan denan pengambilan data primer dan sekunder. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan bermakna antara asupan lemak (p = 0,650) dengan perkembangan motorik kasar. Selain itu, hasil menunjukkan ada hubungan bermakna antara asupan lemak (p = 0,044) dengan perkembangan motorik kasar.
PENGARUH PENAMBAHAN BUBUK JAHE MERAH TERHADAP ORGANOLEPTIK TEH CELUP DAUN KELOR (Moringa oleifera) Siti Fatima; Masriani; Idrus
Jurnal Pengolahan Pangan Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Alkhairaat Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pangan.v5i2.40

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan bubuk jahe merah terhadap organoleptik teh celup daun kelor. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Ilmu-ilmu Pertanian STIP Mujahidin Tolitoli Kelurahan Tuweley Kabupaten Tolitoli, pada bulan Mei sampai Juli 2020. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari 5 perlakuan yaitu i1: tanpa penambahan bubuk jahe, i2: penambahan bubuk jahe 4% (b/b), i3: penambahan bubuk jahe 8% (b/b), i4: penambahan bubuk jahe 12% (b/b), dan i5: penambahan bubuk jahe 16% (b/b), setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali dan diuji menggunakan uji organoleptik dengan 30 panelis. Data diolah menggunakan analisis sidik ragam, dan diuji lanjut menggunakan Beda Nyata Terkecil taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan bubuk jahe pada teh celup daun kelor berpengaruh nyata terhadap rasa, aroma, dan keseluruhan teh celup dan kelor akan tetapi tidak berpengaruh terdahap warna dan tingkat kejernihan teh. Semakin banyak penambahan bubuk jahe pada teh daun kelor maka nilai organoleptik dari panelis semakin tinggi. Perlakuan terbaik penambahan bubuk jahe pada teh celup daun kelor rasa jahe dengan penambahan jahe sebanyak 16%, dengan nilai kesukaan panelis secara keseluruhan sebesar 3,80 (agak suka).
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA IKAN BELUT KERING DI DESA TINOMBALA KECAMATAN ONGKA MALINO KABUPATEN PARIGI MOUTONG PROVINSI SULAWESI TENGAH Ahsan Mardjudo; Wika Indah Pratiwi Djamal
Jurnal Pengolahan Pangan Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Alkhairaat Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pangan.v5i2.42

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan usaha pengeringan ikan belut di Desa Tinombala Kecamatan Ongka Malino Kabupaten Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah. Pengambilan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode pengamatan dan wawancara secara langsung dengan pemilik usaha pengeringan ikan belut. Analisis data melalui pendekatan SWOT dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara teknis proses pengeringan ikan belut dimulai dari penimbangan, mematikan ikan belut, penyiangan, pencucian, penirisan, penusukan belut, penyimpangan dengan es batu, penjemuran, pengovenan dan penyimpanan. Hasil SWOT diperoleh gambaran bahwa strategi pengembangan ikan belut kering memiliki aspek kekuatan yaitu dukungan persawahan sebagai lingkungan belut, sarana dan prasarana cukup memadai, masa produksi yang cepat, keterampilan masyarakat, hubungan kerjasama dengan pedagang luar daerah. Sementara peluangnya adalah tersedianya pemasaran, persyaratan mutu ikan belut kering, tidak ada pesaing, permintaan yang cukup tinggi, dan memiliki konsumen tetap. Untuk aspek kelemahannya keterbatasan modal, hasil produksi belum optimal, belum adanya surat izin usaha, belum mempunyai tempat usaha yang tetap, bahan baku tidak selalu tersedia cukup setiap satu kali produksi, sedangkan ancaman adalah menurunnya permintaan produk, peningkatan harga bahan baku, biaya pengiriman yang tinggi, habisnya stok ikan belut di sawah.

Page 1 of 1 | Total Record : 5