cover
Contact Name
Thomas Triadi Putranto
Contact Email
jgt@live.undip.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jgt@live.undip.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Geosains dan Teknologi
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 26156520     EISSN : 2620634X     DOI : -
Jurnal Geosains dan Teknologi (JGT) merupakan terbitan berkala yang diterbitkan oleh Departemen Teknik Geologi Universitas Diponegoro. JGT menyediakan ruang publikasi untuk karya ilmiah di bidang ilmu kebumian dan terapan teknologinya.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 3 (2022): November 2022" : 5 Documents clear
Karst dan Dinamika Tektonik Formasi Wapulaka Kota Baubau Anna Irada La Ode Malim; Wa Ode Amala RM
Jurnal Geosains dan Teknologi Vol 5, No 3 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jgt.5.3.2022.191-202

Abstract

Kota Baubau terletak di bagian barat daya Pulau Buton. Perkembangan dan pembangunan fisik serta ekonomi wilayahnya saat ini lebih terpusat pada bentangalam karst yang termasuk dalam Formasi Wapulaka karena lokasinya yang strategis. Namun, pembangunan di wilayah ini belum ditunjang dengan pemahaman yang memadai mengenai karakteristik karst itu sendiri. Pembentukan bentangalam karst dengan berbagai model morfologinya sangat dipengaruhi oleh aktifitas tektonik dan pelarutan. Pelarutan dapat membentuk rongga, meningkatkan porositas dan melemahkan batuan serta menyebabkan penurunan daya dukung lingkungan. Penelitian mengenai karakteristik karst diperlukan dalam pertimbangan penentuan arah pembangunan wilayah kota. Penelitian ini dilakukan dengan metode observasi lapangan dalam pengumpulan data morfologi permukaan dan bawah permukaan untuk menentukan tipe kelas karst, selanjutnya dikorelasikan dengan kelurusan topografi yang diidentifikasi dari peta SRTM, data sekunder berupa geologi regional dan hasil penelitian terdahulu, untuk membantu memahami peran tektonik dalam pembentukan morfologi karst tersebut. Perkembangan fitur karst permukaan dan bawah permukaan menunjukkan bahwa karst di wilayah ini termasuk kelas karst kompleks. Analisis kelurusan topografi  menunjukkan dua periode deformasi yang berpengaruh pada orientasi morfologi karst. Korelasi data morfologi, kelurusan topografi, arah bukaan gua dan penelitian terdahulu mengindikasikan bahwa aktifitas tektonik sangat berpengaruh dalam pembentukan dan orientasi morfologi karst termasuk arah bukaan gua di bawah permukaan.
Palynostratigraphy Subang, Kaliwangu, And Citalang Formation, From Cikandung River Passage, Sumedang Regency, West Java Rizki Satria Rachman; Winantris Winantris
Jurnal Geosains dan Teknologi Vol 5, No 3 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jgt.5.3.2022.140-150

Abstract

The Subang, Kaliwangu, and Citalang Formation which are important parts of the Bogor Basin have not been studied, especially from the palynostratigraphic aspect. Therefore, this study aims to conduct palynostratigraphic study of these three formations that are well exposed in the Cikandung River area, Sumedang Regency, West Java. Method used in this research is divided into several stages including sampling by spot sampling; preparation of palynomorphs and palynodebris by hydrogen peroxide and acid methods; identification of samples using CX-22 microscope; analysis and interpretation of data using basic research statistics. Result, the research area was divided into three groups. The first group (sample W.9 – W.10) correlates with the Subang Formation which has predominantly claystone lithology with Middle Miocene age and shallow marine environment. This group is in proximal basin position with dysoxic conditions. The second group (sample W.5 – W.8) correlates with the Kaliwangu Formation which has alternating lithology between sandstone and claystone with younger age than the Middle Miocene and transitional environment. This group is in proximal basin position with dysoxic-anoxic conditions. The third group (sample W.1 – W.4) correlates with the Citalang Formation which has sandstone and conglomerate lithology with younger age than the Middle Miocene (Kaliwangu Formation) and terrestrial environment. This group is in proximal basin position and anoxic conditions. In general, when viewed from palynodebris, the presence of plant material (palynomorph, cuticle, and wood) is negatively correlated with AOM and other rock fragments. On the other hand, in terms of palynomorphs, the presence of foraminifera lining test has negative correlation with other terrestrial palynomorphs, especially those of the Florschuetzia species.
Analisis Kestabilan Lereng Menggunakan Metode Rock Mass Rating (RMR) dan Slope Mass Rating (SMR) untuk Menentukan Faktor Keamanan Lereng Pada Tambang Tuf Desa Candirejo, Kecamatan Semin, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta Marolop P Pangaribuan; Nofrohu Retongga
Jurnal Geosains dan Teknologi Vol 5, No 3 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jgt.5.3.2022.171-190

Abstract

Batuan yang tersingkap di permukaan bumi umumnya dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan konstruksi bangunan. Masyarakat Desa Candirejo, Kecamatan Semin, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta mengambil batu dengan cara sederhana yaitu penambangan tuf menggunakan pahat dan palu besi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kestabilan lereng tambang tuf akibat aktifitas penambangan oleh masyarakat sekitar sehingga dapat mengetahui nilai faktor keamanan lereng pada tambang tuf di Desa Candirejo. Metode yang diguanakan adalah Rock Mass Rating (RMR) dan Slope Mass Rating (SMR). Hasil analisis hubungan nilai faktor keamanan lereng dan intensitas longsor berdasarkan nilai faktor keamanan <1,07 termasuk longsor sering terjadi (lereng labil), 1,07 < FK < 1,25 termasuk longsor pernah terjadi (lereng kritis) dan > 1,25 longsor jarang terjadi (lereng relatif stabil). Faktor keamanan yang dianalisis menggunakan bantuan software Rocscience Slide v.6.005 setelah dianalisis didapatkan nilai FK sebesar 4,775. Berdasarkan nilai FK 4,775 adalah longsor jarang terjadi (lereng relatif stabil). Faktor keamanan yang tinggi di pengaruhi oleh tingkat pelapukan batuan yang rendah, intensitas kekar yang sedikit, dan litologi yang di dominasi struktur masif.
Kualitas dan Kelas Batubara di Kecamatan Uluiwoi Kabupaten Kolaka Timur, Provinsi Sulawesi Tenggara Muhammad Rahmatul Sarfat; Hasria Hasria; La Ode Ngkoimani; Ali Okto; Arisona Arisona; Muliddin Muliddin; La Hamimu La Hamimu; Erzam S. Hasan; Syamsul Razak Haraty
Jurnal Geosains dan Teknologi Vol 5, No 3 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jgt.5.3.2022.151-162

Abstract

Penelitian dilakukan di daerah Desa Tawanga, Kecamatan Uluiwoi, Kabupaten Kolaka Timur, Provinsi Sulawesi Tenggara dengan letak geografis 121045’00” BT dan 03035’00” LS. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh pemanasan bervariasi pada batubara di Kecamatan Uluiwoi, Kabupaten Kolaka Timur, Provinsi Sulawesi Tenggara terhadap peningkatan nilai kalori, untuk mengetahui kualitas batubara pada daerah penelitian setelah dilakukan analisis laboratorium, dan untuk mengetahui kelas batubara pada daerah penelitian setelah dilakukan analisis laboratorium. Metode yang digunakan adalah metode analisis proksimat. Berdasarkan hasil analisis proksimat batubara, diperoleh hasil bahwa semakin tinggi suhu pemanasan batubara maka kadar air semakin rendah, kadar abu semakin tinggi, kadar zat terbang semakin rendah, kadar karbon semakin rendah, dan nilai kalori semakin tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum pemanasan, kadar air 11,96%, kadar abu 33%, kadar zat terbang 34,04% dengan hasil nilai kalori 2.596 cal/g.  Setelah suhu dinaikkan menjadi 1000C kadar air semakin  menurun menjadi 9,53%,  kadar abu semakin naik menjadi 47%, zat terbang semakin turun menjadi 27,47% dengan hasil nilai kalori semakin bertambah menjadi 3.450 cal/g. Berdasarkan hasil analisis proksimat diperoleh hasil bahwa kualitas batubara pada daerah penelitian termasuk ke dalam kategori batubara kualitas rendah dengan nilai kalori yaitu 2.596 cal/g-3.450 cal/g(adb). Berdasarkan hasil perhitungan perbandingan antara kadar karbon tetap dan zat terbang  maka diperoleh hasil bahwa kelas batubara di daerah penelitian termasuk lignit.
Analisis Porositas dan Permeabilitas Satuan Batupasir Formasi Ledok sebagai Potensi Batuan Reservoir Daerah Kedewan dan Sekitanya Bojonegoro, Jawa Timur Sapto Heru Yuwanto; Muhammad Zulvi Rosadi
Jurnal Geosains dan Teknologi Vol 5, No 3 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jgt.5.3.2022.163-170

Abstract

Daerah penelitian terletak pada Zona Rembang, secara  administratif yaitu Desa Beji dan sekitarnya, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur. Maksud dari penelitian ini adalah mengetahui kondisi geologi, geomorfologi, stratigrafi, struktur geologi, sejarah geologi, serta kualitas porositas dan permeabilitas untuk penentuan batuan reservoir pada daerah penelitian. Pada penelitian geologi kali ini dilakukan dengan penelitian permuakaan daerah penelitian, sedangkan analisis yang dilakukan adalah analisa petrografi, analisa mikropaleontologi analisis struktur geologi, analisis stratigrafi dan analisis sifat inti batuan yang menggunakan metode penimbangan serta sayatan tipis untuk mengetahui nilai porositas dan metode pengukuran dengan alat permeameter untuk mengetahui nilai permeabilitas batuoasr firmasi ledok.Geomorfologi pada daerah penelitisn dapat dibagi menjadi yaitu struktural dan denudasional untuk denudasional sendiri kita dapat membagi lagi menjadi dua klasifikasi yaitu D4, D5 untuk denudasional dan S5untuk satuan struktural. Susunan Stratigrafi dari yang paling tua ke yang mudah yaitu  Satuan Batuan Batu Kalkarenit, Satuan Batuan Napal  sisipan kalkarenit, Satuan Batupasir, dan Satuan Batuan Napal. Struktur geologi daerah penelitian yaitu Antiklin Kedewan, Antiklin Beji, Sesar Geser Kiri Diperkirakan. Rata-rata Porositas Satuan Batuan Batupasir Ledok dengan nilai rata-rata 34,665% (istimewa) dan nilai permeabilitas memiliki rata-rata 76,58133mD (baik), Maka dapat disimpulkan satuan Batuan BatupasirLedokberpotensi menjadi reservoir yang baik.

Page 1 of 1 | Total Record : 5