cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
JIMFISIP menerbitkan artikel ilmiah mahasiswa dari delapan Program Studi, yaitu Prodi Sosiologi, Prodi Ilmu Komunikasi, Prodi Ilmu Politik dan Prodi Ilmu Pemerintahan. JIMFP terbit satu volume dan empat nomor dalam setahun, yaitu bulan Februari, Mei, Agustus dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 52 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017" : 52 Documents clear
TINGKAT EFEKTIVITAS SOSIALISASI KOMISI INDEPENDEN PEMILIHAN KOTA BANDA ACEH DALAM PEMILIHAN KEPALA DAERAH PERIODE 2017-2022 (Studi Penelitian Terhadap Etnis Tionghoa Di Peunayong Kota Banda Aceh) Risfandy Risfandy; Effendi Hasan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.333 KB)

Abstract

Pada pemilihan kepala daerah periode 2017-2022 di kawasan Gampong Peunayong Kota Banda Aceh dimana daerah tersebut sebagian besar didomisili oleh warga etnis minoritas Tionghoa, menunjukkan angka persentase partisipasi masyarakat yaitu 47,8%. Sedangkan partisipasi warga etnis Tionghoa berdasarkan data dari Yayasan Hakka Aceh hanya berkisar diantara 46%. Perbandingan dengan pemilihan umum Presiden/Legislatif 2014 partisipasi etnis warga etnis Tionghoa sedikit lebih tinggi yaitu berkisar diantara 49%.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor penyebab dari kurangnnya partisipasi warga etnis Tionghoa dan faktor-faktor penghambat KIP Kota Banda Aceh dalam mensosialisasikan Pilkada 2017 serta sosialisasi yang seharusnya dilakukan oleh KIP Kota Banda Aceh kepada warga etnis Tionghoa.Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif. Semua data yang diperlukan diperoleh melalui penelitian lapangan dan kepustakaan. Penelitian lapangan dilakukan dengan cara mewawancarai informan-informan yang telah ditentukan sebelumnya, sedangkan penelitian kepustakaan dilakukan dengan cara membaca buku, skripsi, jurnal, peraturan perundang-undangan dan bahan-bahan lain yang berkaitan dengan penelitian ini.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sosialisasi yang dilakukan oleh KIP Kota Banda Aceh terhadap warga etnis Tionghoa masih tidak efektif dan kurang maksimal dengan melihat ada beberapa faktor yang menjadi penghambat hal tersebut. KIP Kota Banda Aceh diharapkan mampu meningkatkan partisipasi warga etnis Tionghoa.Bentuk sosialisasi yang seharusnya dilakukan oleh KIP Kota Banda Aceh kepada warga etnis Tionghoa antara lain; pertama, KIP Kota Banda Aceh seharusnya membentuk tim Relawan Demokrasi yang dapat memberikan sosialisasi khusus kepada warga etnis Tionghoa. Kedua, KIP Kota Banda Aceh harus mengagendakan jadwal sosialisasi khusus sejak pra pemilihan kepala daerah. Ketiga, KIP Kota Banda Aceh seharusnya menyasar atau mendatangi langsung kawasan berbasis etnis Tionghoa dan melakukan sosialisasi dalam bentuk pawai. Kata Kunci : KIP, Sosialisasi, Partisipasi, Etnis Tionghoa, Pilkada 2017. The gubernatorial election for the period of 2017 to 2002 in GampongPeunayong Banda Aceh, where most of the population was minority ethnic Tionghoa, suggests that the percentage of participation in politics of those who live this area was 47.8%. The data from Hakka Aceh Foundation showed that the participation of Tionghoa was 46%. This percentage was slightly lower compared to Presidency Election in 2014 with 49%. This evidence was not in line with the expectation of the Independent Election Commission of Banda Aceh, abbreviated as KIP, to they reach at least 50% voters to participate.The objectives of this study was were to know the factors that prevent KIP of Banda Aceh in socializing 2017’s regional election and to know the proper way used in doing socialization for Tionghoa.This study employed descriptive qualitative approach. All of the needed data were obtained by conducting library study and field study. The field study was performed by interviewing the selected informants, and the library or literature study was done by reading books, scripts, journals, laws, and other related references.The results showed that the socialization carried out by KIP of Banda Aceh was not effective which was signed by the existence of several factors as obstacles. KIP was unable to level up the participation level of Tionghoa who live in Banda Aceh to take part in the election.There are several forms of socialization that can be performed by KIP of Banda Aceh i.e. first, KIP can establish a team consisting volunteers for democracy to provide special socialization for Tionghoa. Second, KIP of Banda Aceh should provide a schedule for special socialization in pre-election. Third, KIP of Banda Aceh should have a direct visit to the area where Tioghoa live and provide socialization in the form of parade. Keywords: KIP, Socialization, Participation, Tionghoa Ethnic, Regional Election of 2017.
Efektivitas Kinerja Tuha Peut Sebagai Unsur Penyelenggaraan Pemerintahan Gampong di Kota Banda Aceh (Suatu Penelitian di Gampong Kampung Baru Kecamatan Baiturrahman);The Effectiveness Of The Performance Of Tuha Peut As An Element Of The Implementation Of The Village In The City Of Banda Aceh (A study in the Village Kampung Baru subdistrict Baiturrahman) Rifqi Alhafidh Suhanda; dahlan dahlan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.274 KB)

Abstract

Tuha peut merupakan lembaga adat yang sudah lama dianut oleh masyarakat aceh sejak zaman Sultan Iskandar Muda pada abad ke-16, lembaga yang di isi oleh tokoh – tokoh ulama, tokoh adat, pemuka masyarakat, serta cerdik pandai yang ada di gampong diharapkan dapat memperkuat pemerintahan gampong, fungsinya yang besar, yaitu sebagai mitra pemerintahan gampong, mengawasi pemerintahan, membahas atau merumuskan dan memberi persetujuan terhadap reusam gampong, dan juga sebagai fungsi anggaran diharapkan dapat bekerja secara maksimal.Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan serta menganalisis sejauh mana keterlibatan tuha peut di dalam menjalankan fungsinya dan mengetahui sejauh mana hambatan yang di alami oleh lembaga tuha peut di dalam menjalankan fungsi, dan tugasnya serta dapat menjadikan penguatan lembaga tuha peut.Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif, data yang diperlukan dalam penelitian ini diperoleh melalui penelitian lapangan yang dilakukan melalui wawancara dengan informan dan dokumen – dokumen penting lainnya, dan penelitian kepustakaan dilakukan dengan membaca buku teks, peraturan perundang – undangan dan bahan bacaan lainnya yang berkaitan dengan penelitian ini.Hasil penelitian yang di lakukan menunjukkan bahwasannya secara umum tuha peut sudah menjalankan fungsi dan wewenangnya secara baik, tetapi dalam menjalankan fungsi dan wewenangnya tuha peut di rasa tidak maksimal dalam menjaga kestabilan jalannya roda pemerintah, konflik yang terjadi di antara tuha peut dan geuchik gampong menyebabkan beberapa kerugian, reusam gampong yang tertunda hingga dana desa yang tidak ada di tahun 2016 yang menyebabkan pemerintahan berjalan dengan buruk.Dalam hal ini penulis menyarankan agar tuha peut harus berperan semaksimal mungkin, fungsinya sebagai legislatif di tingkat gampong harus mampu menciptakan suasana hidup aman dan damai, pemerintah gampong kampung baru, harus membangun hubungan yang baik, selain itu pemerintah kota perlu memastikan konflik yang terjadi selama ini telah terselesaikan dengan sempurna, hubungan emosional antara tuha peut dan pemerintahan gampong pun perlu di bangun agar berjalannya roda pemerintahan yang baik.Kata Kunci : Kinerja, Tuha Peut, Pemerintahan GampongTuha peut is customary institution that has long embraced by the people of Aceh since the time of Sultan Iskandar Muda in the 16th century, institutions that are filled by the figures - by prominent religious leaders, traditional leaders, community leaders, and scholars in the village is expected to strengthen governance village, a large function, namely as a partner of the village administration, overseeing the government, discuss or formulate and approve the reusam village, and also as a function of the budget is expected to work optimally.                        This study aims to explain and analyze the extent to which the involvement of tuha peut in carrying out its functions and to know the extent of the obstacles experienced by tuha peut institutions in carrying out the functions, and their duties and can make the strengthening of tuha peut institution.This research uses descriptive qualitative approach method, the data required in this research through research conducted through interviews with informants and other important documents, and literature research conducted by reading textbooks, legislation and other reading-related materials this.The results of the research shows that in general the tuha peut has function and authority well, in the function and authority of tuha peut in the sense of not maximally in maintaining the stability of the road, the conflicting government between tuha peut and geuchik gampong cause some loss, reusam The delayed gampong to village funds that did not exist in 2016 that caused the government to run poorly.In this case the authors are dry so that tuha peut should be able to work as much as possible, its function as legislative at the village level should be able to create a peaceful and peaceful life, the new village gampong government, must build good relations, besides the city government needs to be legalized so far Perfectly resolved, the emotional connection between tuha peut and gampong government also needs to be built for good governance.Keywords: Performance, Tuha Peut, The Village
Objektivitas Surat Kabar Serambi Indonesia Terhadap Pemberitaan Konflik Sara di Aceh Singkil Rici Pratama Helmi; Dahlan Dahlan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.583 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul “Objektivitas Surat Kabar Harian Serambi Indonesia Terhadap Pemberitaan Konflik SARA Di Kabupaten Aceh Singkil (Studi Analisis Isi Imparsialitas Pemberitaan Konflik SARA Aceh Singkil Edisi 15-22 Oktober 2015)”. Objektivitas dalam pembuatan berita sangat diperlukan, Hal ini bertujuan untuk membuktikan profesionalisme wartawan dalam melayani publik. Objektif juga berarti seorang wartawan tidak berat sebelah dalam liputannya. Jika meliput dua perselisihan yang berbeda, prinsip cover both side harus dilakukan. Kabupaten Aceh Singkil tengah di landa konflik SARA berkepanjangan mulai dari tahun 1979 hingga 2015 adalah sebagai puncak pertikaian terkait pelanggaran aturan pendirian gereja yang belum mendapatkan izin resmi dari Pemerintah Kabupaten setempat. Pertikaian ini membuat warga mengamuk dan tidak mentolerir lagi sehingga berujung pada kerusuhan dengan membakar secara brutal tempat peribadatan bagi kaum nasrani yang bermukim disana. Konflik ini semakin krisis dan dramatis setelah media turut memberitakan ke ruang publik. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuatitatif, dengan menggunakan analisis isi kuantitatif. Dari hasil analisis tersebut, diperoleh gambaran yang jelas mengenai permasalahan dalam penelitian. Keberpihakam media dalam kasus isi dilihat dari pemberitaan (berupa berita headline) media tersebut. Keberpihakan tersebut diukur berdasarkan indikator impartiality, yaiu uji netralitas dan keberimbangan pada 6 item berita. Wartawan Serambi Indonesia sudah bersikap netral dalam menyajikan berita. Namun untuk cover both side dan akses proporsional masih belum berimbang, yakni hanya melihat dari satu sisi, sedangkan pihak-pihak yang berlawanan terlibat langsung dalam konflik tersebut tidak terlalu di tonjolkan.Kata Kunci : Objektivitas, Serambi Indonesia, Isu Konflik SARAAbstrak Bahasa InggrisJudulThe Objectivity of Serambi Indonesia Newspaper towards Ethnicity, Religion, Race, and Inter-group Relations (SARA) conflict reports in Aceh Singkil DistrictABSTRACT            The title of this research is “The Objectivity of Serambi Indonesia Newspaper towards Ethnicity, Religion, Race, and Inter-group Relations (SARA) conflict reports in Aceh Singkil District (Analysis Study in Impartiality content of SARA conflict reports in Aceh Singkil 15-22 October edition)”. The objectivity in reporting the news is completely necessary. This action aims to support the professionalism of reporters in serving the public. Moreover, the objectivity also means that a reporter does not take any side in reporting his/her news. When reporting two different disputes, cover both sides principal should be implemented.  Aceh Singkil District was experiencing SARA conflict which began from 1979 to 2015. The conflict reached its peak as a result of a dispute about rule violation of establishing a church which did not get official permission form the local government. This dispute led to outrageous and intolerance residents until the local community brutally burnt down the Christian worship place. This conflict was growing crisis and became dramatic after media reported it to the open public. The methodology used in this research is qualitative descriptive approach, using quantitative analysis content. From result of the analysis, the clear picture about the core problem was obtained in the research of media bias; in this case it is seen from the media report (headline news). The bias was measured based on impartiality indicator, which was neutrality and balance test in 6 news items. Serambi Indonesia reporters have acted neutral in reporting the news. However, in cover both sides and proportional access are still imbalance, which only one side was seen, whereas the opposite parties who were directly involved in the conflict were not clearly appeared.Keywords: Objectivity, Serambi Indonesia, Ethnicity, Religion, Race, and Inter-group Relations (SARA) conflict
Motivasi Mahasiswa non-Aceh Dalam Bertutur Bahasa Aceh Irhamsyah Irhamsyah; Nur Anisah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (709.081 KB)

Abstract

Judul dari penelitian ini adalah Motivasi Mahasiswa non-Aceh Dalam Bertutur Bahasa Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi mahasiswa   non-Aceh agar bisa bertutur bahasa Aceh. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teori yang digunakan adalah teori Motivasi yang di kembangkan oleh Abraham H. Maslow. Teori ini mengasumsikan bahwa setiap manusia mempunyai kekuatan dan dorongan dalam dirinya untuk melakukan sesuatu yang dia inginkan. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Syiah Kuala dan Universitas Islam Negeri Ar-Raniry non-Aceh. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik purposive sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 30 Desember 2016 sampai dengan 10 Januari 2017. Berdasarkan hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa mahasiswa non-Aceh termotivasi bertutur bahasa Aceh karena Agar mudah dalam berkomunikasi, berinteraksi, dan beradaptasi dengan masyarakat Aceh yang menggunakan bahasa Aceh; Menyukai kebudayaan dan masyarakat Aceh; Memudahkan dalam mencari, teman, pekerjaan, memperluas jaringan komunikasi di Aceh serta mendapatkan jodoh orang Aceh. Agar bisa bertutur bahasa Aceh, mahasiswa non-Aceh melakukan kiat-kiat yaitu Sering mengulang kata-kata yang sudah di dengar kemudian dipahami dan mencoba untuk mengulangnya berkali-kali agar lancar; Sering membaca berita-berita yang berbahasa Aceh di media sosial, seperti di instagram dan facebook serta menonton vidio yang berbahasa Aceh di channel YouTube.Kata Kunci: Motivasi, Bahasa Aceh.non-Acehnese Student Motivation in Speaking AcehThe title of this research is non-Acehnese student motivation in speaking Aceh. This study aims to determine the motivation of non-Acehnese students to be able to speak the Aceh language. The approach used in this study is a qualitative approach with descriptive methods. The theory used is theory of motivation developed by Abraham H. Maslow. This theory assumes that every human being has a power and courage within himself to do anything he wants. Subjects in this study were students of Syiah Kuala University and the State Islamic University of Ar-Raniry non-Acehnese. The data collection technique used purposive sampling technique. This study was conducted on December 30, 2016 until January 10, 2017. Based on the results of this study showed that non-Acehnese students motivated to speak Aceh language as make easier to communicate, interact and adapt to the Acehnese people who use the language of Aceh; Love the culture and the people of Aceh; Easy to find friends, works, expanding the communication network in Aceh and Aceh people get a mate. To be able to speak the language of Aceh, non-Acehnese do some tips such as often repeat the words that have been heard then understood and try to repeat it many times so smoothly; Often read the news speaking Aceh in social media, such as on instagram and facebook and watch vidio speaking Aceh on YouTube channel. Key words: Motivation, Aceh Language. 
Gaya Hidup Pekerja Seks Komersial (PSK) di Negeri Syariat Kota Banda Aceh cut putri widya fonna
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Meningkatnya jumlah pekerja seks komersial merupakan fenomena sosial tersendiri yang harus dicermati bersama, tanpa disadari prostitusi secara tidak langsung berdampak bagi masyarakat.Masyarakat bisa saja menjadi korban dari prostitusi, terancam terkena penyakit menular seksual, retaknya rumah tangga, berkembangnya pemikiran hedonisme yang membuat mereka mudah melakukan perbuatan maksiat.Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan gaya hidup Pekerja Seks Komersial (PSK) yang terdapat di Negeri Syariat Kota Banda Aceh dan mengetahui cara berinteraksi PSK dengan masyarakat di Negeri Syariat Kota Banda Aceh. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah eskriptif kualitatif.Informan yang digunakan dalam penelitian ini adalah para PSK yang berada disekitaran daerah Gampong Peunayong Kota Banda Aceh yang dipilih secara snowball untuk mengeksplorasi pengalamannya.Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah Observasi, interview, dan dokumentasi.Adapun teknik pengolahan dan analisis data dilakukan secara interaktif yang terdiri dari tiga hal utama yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data penarikan kesimpulan dan verifikasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa yang melatar belakangi seseorang untuk menjadi PSK berawal dari keluarga yang tidak mampu membiayai kehidupannya, disamping itu juga gaya hidup para PSK yang bersifat hedonis. Interaksi antara PSK dengan warga terjalin secara baik. Pertentangan antar PSK dengan warga belum pernah terjadi, interaksi tersebut lebih kepada individu-individu yaitu saling tidak peduli urusan antara satu dan yang lain, banyak juga tetangga yang tidak mengetahui pekerjaan asli mereka termasuk keluarganya, sehingga seluruh bantuan yang PSK berikan (berupa materi) dengan mudah diterima oleh keluarga. Dari hasilpenelitian, peneliti dapat memberikan saran bagi PSK agar lebih memiliki pertimbangan-pertimbangan dalam menentukan suatu keputusan. Karena berdasarkan keputusan-keputusan tersebut yang nantinya akan menentukan perjalanan hidup seseorang. Dapat menjaga hubungan baik dengan keluarga, karena bagaimanapun juga keluarga memiliki peranan yang sangat penting dalam kehidupan.Selain itu hendaknya para perempuan selalu waspada terhadap pihak-pihak yang berusaha menjerumus-kan untuk menjadi PSK. Kata kunci: Gaya Hidup, PSK, Negeri Syariat
Strategi Rakan Mualem dalam Meningkatkan Elektabilitas Muzakir Manaf Sebagai Calon Gubernur Aceh pada Pilkada Tahun 2017 Ronita Yulia Sari
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.209 KB)

Abstract

ABSTRAKUpaya Rakan Mualem dalam meningkatkan popularitas dan elektabilitas Muzakir Manaf dengan cara melakukan persuasi kepada masyarakat di seluruh Aceh dan mengemas berbagai kelebihan-kelebihan sosok figur Muzakir Manaf. Dalam rangka menarik minat masyarakat agar bersedia memilih Muzakir Manaf pada pilkada tahun 2017. Keberadaan Rakan Mualem memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan elektabilitas Muzakir Manaf (Mualem). Hal tersebut yang menjadi fokus peneliti tentang bagaimana pengaruh Rakan Mualem dalam menarik minat masyarakat terhadap Muzakir Manaf sehingga dapat meningkatkan elektabilitasnya.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi Rakan Mualem dalam meningkatkan elektabilitas Muzakir Manaf pada pilkada tahun 2017 di Aceh dan menganalisis dampak apa saja yang dilakukan Rakan Mualem untuk meningkatkan elektabilitas Muzakir Manaf pada pilkada tahun 2017 di Aceh.            Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data digunakan yaitu observasi, wawancara, dokumentasi dan kepustakaan.Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi Rakan Mualem dalam meningkatkan elektabilitas Muzakir Manaf pada pilkada tahun 2017 di Aceh yaitu menerapkan strategi political marketing dengan pendekatan pemasaran produk politik secara langsung kepada calon pemilih (push political marketing), pemasaran produk politik (Muzakir Manaf) melalui media massa (pull political marketing) dan melalui  kelompok, tokoh atau organisasi yang berpengaruh (pass political marketing). Strategi lainnya yaitu pencitraan kandidat (figur dan ketokohan) dan melakukan foto branding Grub Band Netral mengenakan kaos dengan Bendera Rakan Mualem. Dampak strategi terhadap peningkatan elektabilatas Muzakir Manaf pada pilkada tahun 2017 di Aceh adalah bertambahnya dukungan terhadap Muzakir Manaf dan terjadinya peningkatan citra baik Muzakir Manaf di mata publik.Pada akhirnya peneliti berharap kepada Rakan Mualem agar memperbanyak kegiatan sosial dengan program yang menyentuh kepentingan masyarakat dalam rangka meningkatkan elektabilitas Muzakir Manaf pada pilkada 2017. Mengingat kegiatan sosial kiranya sangat efektif dalam rangka meningkatkan elektabilitas seorang kandidat. Kata Kunci: Strategi Politik, Politikal Marketing, Elektabilitas Strategies Designed by Mualem’s  Colleagues In Promoting The Electability of Muzakir Manaf AS A Candidate For The  2017 Gubernatorial election ABSTRACT            The efforts made by Rakan Mualem (Mualem ‘s colleagues) to boost up the popularity and electability of Mualem as a candidate for regional election were done by persuading whole civil communities in Aceh and promoting the positive sides of Muzakir Manaf  as a public figure . these are persuasive efforts done to make people chosoe Muzakir Manaf for the upcoming election . the existence of Rakan Mualem is belived as an pivotal element for the candidate’s promotion . Based on this evidence , the writer was interested in carrying out a study to investigate the influence the existence of Rakan Mualem as a group that attract people interest in Muzakir Manaf which automatically will also elevate his electability.        This study was aimed at finding out the strategies designed and analyzing the impacts by Rakan Mualem in prpmoting the electability of Muzakir Manaf in the Aceh’s gubernatorial election 2017.        This study employed descriptive qualitative method. The data collection techniques used were observation, interview, documentation, and literature study .The results indicated that Rakan Mualem designed some strategis in Promoting Muzakir Manaf’s electabilitiy i.e. diretct approach to the voters (push political marketing),using media as a means of approach (pull political marketing),bridging intense communication with influential figures and organizations (pass political marketing).Other stragies were political imaginary of the candidate, and printing t-shirt with Rakan Mualem organization flag on of well –known music band,netral.These strategies showed potential influence in promoting the electability of Muzakir Manaf which was indicated by increase of potential votes for the election.It wa also believed that these efforts has succeeded to point to refine the image of Muzakir Manaf as a public figure and as a candidate running for the gubernatorial election of 2017.It was expected that Rakan Mualem hold more social activitites and programs that not only can promote Muzakir Manaf ‘s electability but also provide benefis benefis for communinities.It was believed that activities for social needis such a very such a very effective media to level up someone’s electability as candidate for an election. Keywords : Political Strategies, political Marketing, electability.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Keuchik Terhadap Efektivitas Pelayanan Raskin Kepada Masyarakat Gampong Rukoh (Studi Perbandingan Kepemimpinan Keuchik Periode 2010-2015 Dan Keuchik Periode 2015-2020);The Influence Of Leadership Style Of Keuchik On The Effectiveness Of Raskin Service For Inhabitants Of Gampong Rukoh (A Comparative Study Between Keuchik During 2010-2015 Period And 2015-2020 Periode) eri nurlianti; Zainal Abidin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.025 KB)

Abstract

ABSTRAK Gampong Rukoh merupakan salah satu gampong dalam wilayah kota Banda Aceh terletak dikawasan Darussalam. Gampong dibawah kepemimpinan seorang keuchik. Keuchik yang bekerja dalam melayani masyarakat sudah seharusnya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Untuk mendapatkan pelayanan yang demikian, seorang keuchik harus efektif dalam menjalankan pekerjaannya. Gaya kepemimpinan keuchik periode 2010-2015, keuchik lebih memberikan perhatiannya kepada masyarakat dan melakukan pendekatan sebelum membagikan raskin kepada masyarakat. Sedangkan gaya kepemimpinan keuchik periode 2015-2020 beliau lebih mengikuti peraturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah sehingga gaya kepemimpinan keuchik tersebut kurang memberikan kepuasan kepada masyarakat.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan keuchik terhadap efektivitas pelayanan beras raskin masyarakat gampong Rukoh dan untuk mengetahui kepuasan masyarakat terhadap pelayanan beras raskin yang diberikan keuchik gampong Rukoh.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan kualitatif dan metode pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara dan penelitian lapangan untuk mendapatkan data. Penelitian kepustakaan untuk memperoleh data sekunder berdasarkan buku-buku bacaan yang terkait.Hasil penelitian menjelaskan bahwa pada masa kepemimpinan keuchik periode 2010-2015 gaya pengaruh kepemimpinannya dapat membuat masyarakat merasa puas terhadap kepemimpinan keuchik tersebut. Sehingga masyarakat gampong Rukoh merasa puas dalam pembagian raskin yang dibagikan secara merata kepada masyarakat fakir dan miskin. Namun dibandingkan dengan kepemimpinan keuchik periode 2015-2020 banyak masyarakat yang mengeluh atau tidak merasa puas dengan hasil yang diberikan oleh keuchik tersebut. Seperti dalam hal pembagian raskin yang tidak merata dibagikan kepada masyarakat.Diharapkan kepada semua keuchik agar lebih adil dalam memberikan pelayanan pembagian raskin kepada masyarakat fakir dan miskin, dimana seorang keuchik tidak dipengaruhi oleh faktor-faktor suka, saudara, ataupun dekat dengan keuchik.Kata Kunci : Kepemimpinan, Efektifitas Pelayanan, Raskin ABSTRACT             Gampong Rukoh is a village located in Darussalam, Banda Aceh. A gampong is led by someone called keuchik. Keuchik works to provide public services for the society and is required to give his best during the duty. To fulfill this requirement, Keuchik should work effectively in finishing all of his work. Keuchik leadership style of the period 2010-2015, keuchik pay more attention to the community and approach before distributing raskin to the community. While the style of leadership keuchik period 2015-2020 he more follow the rules set by the government so that leadership style keuchik is less give satisfaction to the community.            This study intended to find out the influence of leadership style of Keuchik on the effectiveness of service for Raskin to the society of Gampong Rukoh and to know people’s satisfaction to the service provided by Keuchik of Gampong Rukoh.`           The method employed in this study was qualitative and quantitative. The collection data techniques used were interview and field observation to obtain primary data. Library research was also conducted in order to get secondary data by reading some related references.            The results showed that the leadership style of Keuchik who was in command in the previous period (2010-2015) has succeeded to satisfy people of Gampong Rukoh. People were content with the leadership role performed during the period where Raskin was well distrusted to those who were in need. On the other hand, some people conveyed their dissatisfaction with their current leader who is going to lead Gampong Rukoh started until 2020. People claimed that there several cases that indicate the Raskin was not fairly distributed to the society.            It is suggested that all of keuchik be more caustious and fair in providing services for community, especially in terms of Raskin. It is important for Keuchik to avoid several factors that can lead mistrust of his people such as personal interest, family relationship, or personal relationship.    Keywords : Leadership, Effectiveness, Service, Raskin.
Pengaruh Menonton Program My Trip My Adventure TransTV Terhadap Minat Berpetalang Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Unsyiah Dede Ismunandar; Hamdani M Syam
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (612.602 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul Pengaruh Menonton Tayangan My Trip My Adventure Terhadap Minat Travelling Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penonton Tayangan my trip my adventure terhadap minat berpetualang pada mahasiswa. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kuatitatif. Subjek pada penelitian ini sebanyak 78 mahasiswa yang merupakan mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP Unsyiah. Teknik pengumpulan data dengan cara menyebarkan kuisioner. Teori yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teori AIDDA akronim dari kata-kata Attention (perhatian), Interest (minat), Desire (hasrat), Descicion (keputusan), Action (tindakan/kegiatan). Hasil penelitian menunjukkan angka R square atau Koefisien determinasi sebesar 0,583. Ini menandakan bahwa tayangan My Trip My Adventure TransTV memiliki pengaruh terhadap minat berpetualang mahasiswa program studi ilmu komunikasi sebesar 58,30% dan sudah termasuk kedalam kategori cukup kemudian didapatkan nilai thitung untuk variable tayangan My Trip My Adventure ialah 10,318 sedangkan nilai ttable ialah 1,992 pada taraf signifikasi 5%. Jika thitung ttabel (10,318 1,992) dengan tingkat signifikansi 5% maka Ha dapat diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa Ha diterima. Artinya, menonton tayangan My Trip My Adventure TransTV berpengaruh postif terhadap minat berpetualang mahasiswa.Kata Kunci: Program, My Trip My Adventure, Melakukan PerjalananTHE EFFECT OF THE MTMA PROGRAM ON THE INTERESTOF STUDENTS THE STUDY OF COMMUNICATION SCIENCE UNSYIAHABSTRACTThis study entitled “The Effect of Watching My Trip My Adventure Impressions on Student's Interest in Communication Studies Program”. This study was aimed to find out how much influence the audience Impressions my trip my adventure against the interests of traveling on students. The approach used in this research is a descriptive approach of quantitative. Subjects in this study as many as 78 students who are students of Communication Studies FISIP Unsyiah. Data collection techniques by distributing questionnaires. The theory used in this study uses AIDDA theory acronyms from words Attention (attention), Interest (interest), Desire (Desire), Descicion (decision), Action (action / activity). The results showed the R square or coefficient of determination of 0.583. This indicates that the impressions of My Trip My Adventure TransTV have an influence on the adventurous interests of students of science communication science courses of 58.30% and already included into the category enough. Then shows that the thitung (count) value for My Trip My Adventure is 10.318 while the value of ttabel (table) is 1,992 at 5% significance level. If thitung (count) ttabel (table) (10,318 1,992) with significance level 5% then Ha is acceptable. So it can be concluded that Ha accepted. That is, watching My Trip My Adventure TransTV impressions positively affect the interests of student traveling. The influence of impressions my trip my adventure travel to the interests of student traveling.Keywords: Program, My Trip My Adventure, Travelling
HUBUNGAN INTENSITAS BERMAIN GAME ONLINE BERUNSUR KEKERASAN DENGAN PERILAKU AGRESIF ANAK DI BANDA ACEH Putri Amalia; Hamdani M. Syam
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.1 KB)

Abstract

Abstrak - Penelitian ini berjudul “Hubungan Intensitas Bermain Game online Berunsur Kekerasan Dengan Perilaku Agresif Anak (Studi Pada Siswa Sekolah Dasar di Banda Aceh)”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jawaban tentang hubungan intensitas bermain game online berunsur kekerasan terhadap perilaku agresif anak di Banda Aceh. Game online menempati peringkat ketujuh pada kategori aplikasi internet yang paling banyak digunakan di Indonesia berdasarkan riset Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) pada tahun 2013. Perilaku Agresif terbentuk salah satunya  akibat bermain game online berunsur kekerasan, kejadian ini pernah terjadi di Indonesia, pelaku mengaku terinspirasi salah satu game online First Person Shooter (FPS) Point Blank. Teori yang digunakan  adalah Social Learning Theory. Dalam teori tersebut dikatakan bahwa ada beberapa tahapan terbentuknya perilaku yaitu attention, retention, reproduction dan motivation. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenif eksplanatif. Alat pengumpulan data pada penelitian ini berupa kuesioner dengan metode wawancara. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode multistage non probability sampling dan purposive sampling. Hasil analisis data menggunakan statistic parametric dengan teknik analisis data pearson menunjukkan koefisien korelasi (r) sebesar 0,344 dengan nilai (p) = 0,001 ( p 0,05 ). Berdasarkan hasil tersebut maka hipotesis yang diajukan diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara intensitas bermain game online berunsur kekerasan dengan perilaku agresif pada anak di Banda Aceh. Hal ini dapat diartikan bahwa semakin tinggi intensitas bermain game online berunsur kekerasan maka semakin tinggi perilaku agresif, demikian juga sebaliknya.Kata Kunci: Intensitas, Game online Kekerasan, Perilaku Agresif,          Anak,Abstract - This study entitled "Intensity Relationship Playing Online Game in the factor of Violence toward Aggressive Behavior of Children  of Elementary School Students in Banda Aceh". The purpose of this study was to find out the answers about the relationship of the intensity of playing online games in the factor of violence toward aggressive behavior of children in Banda Aceh. Online game ranked seventh in the category of Internet applications which are most widely used in Indonesia based on research of Indonesia Internet Service Provider Association (APJII) in 2013. Aggressive Behavior was formed because of playing the game online in the factor of violence; this incident ever happened in Indonesia, the offender claims to be inspired from one of the game online First Person Shooter (FPS) Point Blank. The theory used is Social Learning Theory. In the theory, it is said that there are several stages of the formation of behavior; attention, retention, reproduction and motivation. The research method used in this study is a quantitative approach in the kind of explanation. Data collection used in this study is questionnaire with interview method. The sampling technique used is multistage non probability sampling and purposive sampling. The results of data analysis used is statistical parametric with techniques of Pearson data that showed correlation coefficient (r) of 0.344 with the value of (p) = 0.001 (p 0.05). Based on these results, the hypothesis is accepted that can be concluded that there is a positive and significant correlation between the intensity of the online gaming in the factor of violence toward aggressive behavior of children in Banda Aceh. This may imply that the higher the intensity of playing online games in the factor of violence, the higher behavior aggressive occurs, and vice versa.Keywords: Intensity, Online Game of Violence, Aggressive Behavior, Children.
Pengaruh Polisi Meupep-pep Terhadap Pembentukan Citra Positif Polisi Lalu Lintas Zulfan Riza; Rahmat Saleh
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (658.419 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berjudul “pengaruh polisi Meupep-pep terhadap pembentukan citra positif polisi lalu lintas (studi pada masyarakat Kota Banda Aceh)”. Pihak Polisi Daerah (Polda) Aceh meluncurkan sebuah program yang diharapkan mampu mengedukasi masyarakat Kota Banda Aceh dengan nama program Meupep-pep. Program tersebut kini menjadi program unggulan dalam mengkampanyekan tertib lalu lintas di wilayah hukum Polda Aceh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar pengaruh citra polisi lalu lintas sejak hadirnya polisi Meupep-pep dimata masyarakat Kota Banda Aceh. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Penelitian ini menggunakan teori Stimulus Organisme Respons (S-O-R). Subjek dalam penelitian adalah masyarakat Kota Banda Aceh yang ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data ialah dengan melakukan survei, yang menggunakan kuesioner dengan jumlah responden sebanyak 100 responden. Dalam penelitian ini, hasil penelitian dianalisis dengan beberapa tahapan analasis, yaitu Uji Validitas dan Reliabilitas, Metode Analisis Kuantitatif dan Uji Hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa polisi Meupep-pep berhasil mempengaruhi  masyarakat di Banda Aceh terhadap pembentukan citra positif polisi lalu lintas. Melalui hasil uji regresi sederhana, besarnya koefesien determinasi adalah 0,445, jadi dapat disimpulkan besarnya pengaruh variabel polisi Meupep-pep terhadap citra positif polisi lalu lintas adalah 44,5%. Berdasarkan kriteria uji hipotesis yaitu jika t hitung t tabel (8,863 1,984) maka Ha diterima. Sehingga dapat dinyatakan hipotesis pada penelitian ini diterima. Artinya, sosialisasi polisi Meupep-pep memiliki pengaruh yang signifikan dan positif terhadap pembentukan citra positif polisi lalu lintas. Kata Kunci: Polisi Meupep-pep, Citra Positif, Polisi Lalu Lintas. The influence of Polisi Meupep-pep towards the establishment of a positive image of traffic police ( a study on the society of Banda Aceh)ABSTRACT This research entitled “the influence of Polisi Meupep-pep towards the establishment of a positive image of traffic police (a study on the society of Banda Aceh)”. Aceh Regional Police (Polda) launched a program that is expected to be able to educate the society of Banda Aceh with the program name Meupep-pep. The program currently becomes a competitive program in campaigning for an orderly traffic in Aceh police jurisdiction. The purpose of this study is to determine how much the influence of the image of traffic police since the presence of Polisi Meupep-pep according to the view of Banda Aceh society. The approach used in this research was quantitative using descriptive method. The theory of this research is Stimulus Organism Response (S-O-R). The subject in this research is the society of Banda Aceh which is selected by using purposive sampling. Data collection technique used in this research is a survey trough questionnaire which the number of respondents was 100 respondents. In this research, the result was analyzed using several step of analysis. They are Validity and Reliability analysis, Quantitative Analysis Method and Hypothesis Test. The result showed that Polisi Meupep-pep influenced the society of Banda Aceh towards the establishment of a positive image of traffic police. Through a simple regression test results, the coefficient of determination is 0.445, it can be conclude that the influence of the variable Polisi Meupep-pep to the positive image of the police traffic was 44.5%. Based on the hypothesis test criteria if t t table (8.863 1.984), then Ha is accepted. So it can be stated that hypothesis in this study is accepted. It means that the socialization of Polisi Meupep-pep have a significant and positive influence towards the establishment of a positive image of the traffic police. Keywords : Polisi Meupep-pep, Positive Image, Traffic Police.