cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial
ISSN : 25286893     EISSN : 25286871     DOI : -
Core Subject : Social,
gulawentah: Jurnal Studi Sosial with regitered number ISSN : 2528-6893 (print) , e-ISSN : 2528-6871 is scientific journals which publish articles from the fields social science and social science education.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2016)" : 7 Documents clear
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MEMBERDAYAKAN WARGA RETARDASI MENTAL DENGAN MODEL ASANTI EMOTAN (STUDI KASUS DI SIDOHARJO JAMBON PONOROGO) Muhammad Hanif
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.189 KB) | DOI: 10.25273/gulawentah.v1i1.26

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis tingkat, bentuk, dan faktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan Model Asanti Emotan. Metode penelitian menggunakan kuantitatif deskriptif. Subjek penelitiannya adalah warga masyarakat normal di lingkungan sekitar warga retardasi mental yang diberi perlakuan dan sampelnya ditentukan secara proposional random. Teknik penggumpulan data menggunakan kuesioner dan dokumentasi. Analisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menggambarkan bahwa partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan Model Asanti Emotan dalam kategori cukup aktif. Bentuk partisipasi masyarakat berupa bantuan tenaga (96,8%), harta benda (15%), pikiran (9%), dan uang (5%). Faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat dimulai dari rangking tertinggi yaitu membudayanya adat gotong-royong, keyakinan warga retardasi mental sebagai ujian, perilaku tokoh masyarakat, pengetahuan tentang retardasi mental, mata pencaharian hidup, dan jenis kelamin
PEMBELAJARAN IPS MELALUI MODEL COOPERATIVE LEARNING DENGAN TEKNIK MAKE A MATCH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV SDN TIRON 02 Cahyo Indarti
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.353 KB) | DOI: 10.25273/gulawentah.v1i1.62

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPS melalui model cooperative learning dengan teknik make a match siswa kelas IV SDN Tiron 02 Kecamatan/Kabupaten Madiun.Penentuan sampel di dalam penelitian ini menggunakan sampel total yaitu seluruh siswa kelas IV SDN Tiron 02 Madiun tahun pelajaran 2014/2015 dengan jumlah siswa 12 orang. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan model cooperative learning teknik make a match dalam pembelajaran IPS dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN Tiron 02. Nilai rata-rata hasil belajar pada pembelajaran IPS dengan teknik make a matchyakni pra siklus = 61,7, siklus I = 72,5, siklus II = 83,3. Persentase ketuntasan yang diperoleh pada setiap siklus juga mengalami peningkatan. Pada pra siklus sebesar 41,67%, yaitu sebanyak 5 siswa, siklus I sebesar 66,67%, atau sebanyak 8 siswa dan siklus II sebesar 91,67% atau sebanyak 11 siswa. Kinerja guru juga mengalami peningkatan. Pada siklus I rata-rata kinerja guru mencapai 3,1 dengan kriteria tinggi. Pada siklus II nilai rata-rata meningkat menjadi 3,9 dan masuk kriteria sangat tinggi.Keaktifan belajar siswa pada siklus I adalah 66,52% dengan kriteria aktif. Keaktifan siklus II meningkat menjadi 82,14% dengan kriteria sangat aktif. Simpulan dalam penelitian ini adalah pembelajaran IPS melalui model cooperative learning teknik make a match dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
UPAYA PENINGKATAN KETERAMPILAN SOSIAL SISWA MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL CONGKLAK Parji Parji; Reni Eka Andriani
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.203 KB) | DOI: 10.25273/gulawentah.v1i1.27

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan sosial dengan menggunakan permainan tradisional congklak pada mata pelajaran IPS. Penelitian ini menggunakanpenelitian tindakan kelas dengan dengan 2 siklus. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IV B SDN 03 Nambangan KidulKota Madiun yang berjumlah 21 siswa. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah observasi, tes, dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan permainan tradisional congklak pada mata pelajaran IPS dapat meningkatkan keterampilan sosial siswa kelas IV B SDN 03 Nambangan Kidul Kota Madiun Tahun Pelajaran 2015/2016. Hal ini ditunjukkan pada siklus I yaitu 7 siswa yang memperoleh kriteria sangat baik dan baik (kriteria penelitian) mencapai 33,3% dengan rata-rata kriteria cukup. Pada siklus II yaitu 17 siswa yang memperoleh kriteria sangat baik dan baik (kriteria penelitian) mencapai 81% dengan rata-rata kriteria baik. Selain itu, hasil nilai siswa juga mengalami peningkatan pada siklus I yaitu rata-rata kelas 72,4 dengan kriteria cukup (66,7%) dengan jumlah 14 siswa. Pada siklus 2 yaitu rata-rata kelas 82,4 dengan kriteria baik (85,7%) dengan jumlah 18 siswa. Hasil nilai siswa pada siklus 1 ke siklus 2 mengalami peningkatan dengan siswa yang sudahtuntas mencapai ≥ 80% dari jumlah seluruh siswa. Jadi dapat disimpulkan bahwa permainan tradisional congklak pada mata pelajaran IPS dapat meningkatkan keterampilan sosial siswa kelas IV B SDN 03 Nambangan Kidul Kota Madiun 
HUBUNGAN MINAT BELAJAR SISWA DENGAN HASIL BELAJAR IPS DI SMP NEGERI 14 KOTA MADIUN Satrijo Budiwibowo
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.892 KB) | DOI: 10.25273/gulawentah.v1i1.66

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara minat belajar siswa dengan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS Di SMP Negeri 14 Kota Madiun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh siswa berjumlah 122 orang.Dengan pengambilan sampel populatif, artinya semua populasi yang berjumlah 122 orang siswa dijadikan sampel. Teknik pengumpulan data melalui angket minat belajar siswa. Teknik analisis data dengan perhitungan statistic deskriptif korelasional product moment. Hasil dari uji validitas angket minat belajar siswa pada mata pelajaran IPS diperoleh 44 butir soal yang dinyatakan valid dari 50 butir soal yang diujicobakan. Hasil dari uji reliabilitas diperoleh nilai r11 sebesar 0,897. Hasil pengujian hipotesis, terdapat hubungan yang signifikan antara minat belajar siswa pada mata pelajaran IPS dengan hasil belajar siswa. Hal ini iperoleh rhitung sebesar 0,638 ≥ r tabel 0,195 dengan signifikans 0,05 atau taraf kepercayaan 95%, pada n = 122 menunjukan bahwa hipotesis alternative yang menyatakan ada hubungan antara minat belajar dan hasil belajar siswa untuk mata pelajaran IPS di SMP Negeri 14 kota Madiun diterima. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa minat belajar siswa pada mata pelajaran IPS dengan hasil belajar siswa memiliki hubungan yang kuat. Sehingga setiap mata pelajaran dalam setiap kegiatan proses kegiatan belajar mengajar perlu ada kajian minat dan motivasi. Berdasarkan kajian hasil penelitian tersebut, maka sebaiknya tes potensi akademik perlu dilakukan untuk mengetahui minat, bakat dan motivasi belajar siswa terhadap materi pelajaran di sekolah.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN IPS BERBASIS HERITAGE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA SISWA SMP NEGERI KOTA MADIUN Khoirul Huda
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (112.84 KB) | DOI: 10.25273/gulawentah.v1i1.28

Abstract

Perkembangan pemanfaatan beragam aplikasi modern saat ini cukup bervariasi dan memberi peluang pendidik guna merancang komponen pengajaran yang menarik terutama media pembelajaran.Tetapi perihal pemanfaatannya jarang terlihat di SMP Kota Madiun.Berdasarkan pengamatan diperoleh informasi bahwa kurang adanya pengembangan media pemanfaatan komponen multimedia dan aspek materi belum memanfaatkan potensi lingkungan sekitaruntuk sumber belajar.Tujuan penelitian untuk mengembangkan multimedia heritage sampai terbentuk prototype media yang telah diuji.Jenis penelitian adalah R&D. Hasil penelitian bahwa pada skala diperluas di SMP N 6 Madiun menunjukkan perbedaan signifikan sebelum dan sesudah diterapkan multimedia heritage.Terbukti nilai pre-test 64,64 dan post-test 93,21 dengan signifikansi 0,05 kemudian diuji statistik model Paired Samples T Test.Sehubungan aturan hipotesis statistik nilai perhitungan tersebut adalah < 0,05, makaH ditolak. Kesimpulan hipotesisnya H diterimasehingga ada peningkatan signifikan nilai siswa sebelum dan sesudah diberi multimedia heritage. Dapat disimpulkan media yang dikembangkan efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
MENINGKATKAN KEAKTIFAN SISWA PADA KOMPETENSI DASAR MEMPERTAHANKAN KEMERDEKAAN INDONESIA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN CARD SORT PADA SISWA KELAS IX SMP NEGERI 3 PONOROGO Sundari Sundari
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (58.901 KB) | DOI: 10.25273/gulawentah.v1i1.58

Abstract

Pembelajaran aktif perlu ditekankan sebagai aspek penting dan sangat berarti dalam menciptakan pembelajaran IPS, agar siswa tidak monoton dan dinamis. Selama ini siswa klas IX E SMP Negeri 3 Kecamatan Ponorogo seringkali mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal IPSkarena itu perlu adanya penggunaan model pembelajaran yang dilakukan oleh guru. Model pembelajaran aktif Card Sortadalah kolaboratif yang mengejar konsep, karakteristik, klasifikasi, fakta, tentang obyek atau mereview informasi. Penelitian Tindakan Kelas ini ini bertujuan untuk mengetahui apakah pembelajaran IPS melalui pembelajaran aktif tipe Card Sort dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam menyelesaikan soal IPS. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif.Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dokumentasi, angket dan catatan lapangan.Hasil dari penelitian ini menunjukkanbahwa penggunaan pendekatan model pembelajaran card sort dapat meningkatkan keaktifan siswa pada kompetensi dasar Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia di atas 75% .
PENERAPAN MODEL INVESTIGASI KELOMPOK BERBANTUAN MEDIA VISUAL UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR IPS SISWA KELAS IV SDN SIRAPAN 02 Erma Nurdiana
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.056 KB) | DOI: 10.25273/gulawentah.v1i1.60

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar IPS dengan menggunakan model investigasi kelompok berbantuan media visual pada prestasi belajar IPS siswa kelas IV SDN Sirapan 02 Kecamatan/Kabupaten Madiun.Penelitian ini dilaksanakan sebanyak dua siklus dan hasilnya menunjukkan bahwa prestasi belajar IPS siswa kelas IV SDN Sirapan 02 Kecamatan Madiun Kabupaten Madiun semester genap tahun pelajaran 2014/2015 dapat ditingkatkan dengan menggunakan model investigasi kelompok berbantuan media visual. Peningkatan prestasi belajar IPS tersebut ditunjukkan dari nilai rata-rata klasikal yang mengalami kenaikan. Pada prasiklus nilai rata-rata klasikal = 60,94, siklus I = 71,44, dan siklus II = 75,61. Peningkatan prestasi juga dibuktikan dari siswa yang mencapai KKM mengalami peningkatan dan siswa yang tidak mencapai KKM mengalami penurunan. Pada prasiklus, siswa yang mencapai KKM sebanyak 3 orang (17,65%) dan yang tidak tuntas sebanyak 14 orang (82,35%). Siklus I, siswa yang mencapai KKM sebanyak 11 orang (64,71%) dan yang tidak tuntas sebanyak 6 orang (35,29%). Sedangkan pada siklus II, siswa yang mencapaiKKM sebanyak 14 orang (82,35%) dan yang tidak tuntas sebanyak 3 orang (17,65%). Capaian ketuntasan sebesar 82,35% sudah melebih target yang ditetapkan atau sudah sesuai dengan harapan yaitu siswa yang mencapai KKM ≥ 70%

Page 1 of 1 | Total Record : 7