cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial
ISSN : 25286893     EISSN : 25286871     DOI : -
Core Subject : Social,
gulawentah: Jurnal Studi Sosial with regitered number ISSN : 2528-6893 (print) , e-ISSN : 2528-6871 is scientific journals which publish articles from the fields social science and social science education.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2018)" : 6 Documents clear
Upacara Entas-Entas di Pura Sanggha Bhuana Lanud Iswahyudi Maospati Magetan (Studi Nilai Budaya dan Potensinya Sebagai Sumber Pembelajaran IPS SMP) Ssri Wahyuningtyas
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (615.159 KB) | DOI: 10.25273/gulawentah.v3i2.3461

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan prosesi upacara Entas-entas di Pura Sanggha Bhuana Lanud Iswahyudi Maospati Magetan, nilai-nilai budaya dan potensinya yang dapat dijadikan sebagai sumber pembelajaran IPS SMP. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yaitu berpikir secara induktif. Pendekatan yang digunakan peneliti adalah pendekatan interaktif jenis studi kasus yaitu peneliti terlibat langsung dalam penelitian. Data yang digunakan bersumber dari primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data pada kondisi yang alamiah, observasi yang berperan, wawancara yang mendalam dan dokumentasi. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik analisis data interaktif model Milles and Hubberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Upacara Entas-entas merupakan ritual masyarakat Hindu yang relevan dengan kondisi masyarakat Indonesia khususnya masyarakat di wilayah Karesidenan Madiun saat ini, sehingga nilai-nilai budaya tersebut digunakan sebagai sumber pembelajaran IPS akan sangat menarik dan memudahkan guru maupun peserta didik serta generasi muda akan pentingnya kesadaran memanfaatkan potensi nilai-nilai budaya sehingga mencegah penyimpangan sosial yang terjadi di masyarakat. Pada upacara Entas-entas terdapat nilai edukatif, nilai praktis, nilai teoritis, nilai filsafat, nilai kemanusiaan dan nilai ketuhanan.
Upacara Adat Wisuda Waranggono di Kayangan Api Desa Sendangharjo Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro (Nilai Budaya dan Potensinya Sebagai Sumber Pembelajaran Sejarah) Vera Martina Dewi
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.336 KB) | DOI: 10.25273/gulawentah.v3i2.3464

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang prosesi, nilai budaya yang terkandung dan nilai budaya yang dapat dijadikan sebagai sumber pembelajaran sejarah pada upacara adat wisuda waranggono. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan analisis data menggunakan teknik Coding Model Strauss dan Corbin. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu Sebelum upacara dimulai para waranggono harus puasa dan juga mengikuti ritual siraman. Upacara adat wisuda waranggono dilakukan pada bulan syuro dan membutuhkan piranti gong lengkap dan menggunakan lagu mukdi rahayu dan ibu pertiwi. Nilai budaya yang terkandung dalam upacara adat wisuda waranggono adalah nilai religius, gotong royong, estetika, dan juga nilai kebersamaan. Upacara adat wisuda waranggono ini mempunya potensi sebagai sumber pembelajaran sejarah yakni sebagai materi tambahan dalam pembelajaran mata pelajaran sejarah di SMA kelas X semester I, dengan Standart Kompetensi Memahami prinsip dasar ilmu sejarah dengan Kompetensi Dasar Mendeskripsikan tradisi sejarah dalam masyarakat Indonesia masa pra-aksara dan masa aksara
TRADISI BERSIH KALI (STUDI KEARIFAN LOKAL DAN POTENSINYA SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN IPS SD S Sunyoto
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (729.541 KB) | DOI: 10.25273/gulawentah.v3i2.3164

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan nilai kearifan lokal yang terkandung di dalam tradisi bersih kali di Desa Baosan Kidul Kecamatan Ngrayun Kabupaten Ponorogo dan potensinya sebagai sumber pembelajaran IPS SD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif etnografi dengan memanfaatkan sumber data primer dan sumber data sekunder. Informan ditentukan dengan teknik purposive sampling. Data primer diperoleh dari informan melalui wawancara, observasi dan pencatatan dokumentasi. Sedangkan analisa data analisis data kualitatif menurut Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), serta penarikan kesimpulan dan verifikasi (conclusion drawing/verification). Hasil penelitian memberi gambaran bahwa Tradisi Bersih Kali adalah sebuah tradisi turun temurun yang dimiliki oleh masyarakat Desa Baosan Kidul, yang memiliki nilai-nilai kearifan lokal diantaranya: tanggung jawab, rela berkorban, persatuan atau kerukunan, gotong royong, hormat menghormati, religi, spiritual, dan estetika. Oleh karenanya Tradisi Bersih Kali ini berpotensi sebagai salah satu sumber pembelajaran kajian Mata Pelajaran IPS kelas 5 Sekolah Dasar.  
Kirab Pusaka Sunan Kumbul di Kecamatan Sawoo Kabupaten Ponorogo (Studi Nilai Budaya dan Potensinya Sebagai Sumber Pembelajaran IPS SMP) Yuliani Yuliani
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (834.854 KB) | DOI: 10.25273/gulawentah.v3i2.3462

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan dan menganalisis ceremonial dan nilai-nilai budaya upacara Kirab Pusaka Sunan Kumbul di Kecamatan Sawoo Kabupaten Ponorogo serta mendiskripsikan dan menganalisis potensinya sebagai sumber pembelajaran IPS SMP. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Sawoo mulai bulan Oktober 2017 sampai dengan bulan Agustus 2018. Informan ditentukan dengan purposive sampling. Validasi data digunakan teknik triangulasi sumber, sedangkan analisis datanya menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menggambarkan bahwa Kirab Pusaka Sunan Kumpul merupakan upacara tradisional untuk mengiring pusaka Sunan Kumpul yang berupa Tombak Kyai Dora Manggala. Iringan-iringan dipimpin Camat Sawoo dan tokoh-tokoh pemerintahan kecamatan dan masyarakat. Sunan Kumpul tidak lain adalah Brojonatan yang dipercaya sebagai senopati dari Paku Buwono II Surakarta yang berjasa dalam kehidupan masyarakat Sawoo. Kirab pusaka ini menggunakan piranti/perlengkapan dan ceremonial yang mengandung nilai-nilai budaya, diantaranya; religius, gotong-royong atau kerjasama, rela berkorban, disiplin, saling hormat-menghormati, saling menghargai, patriotisme, patuh, bertanggung jawab, dan toleransi. Nilai-nilai tersebut memiliki potensi sebagai sumber pembelajaran IPS SMP kelas VII semester 1 yaitu pada KD 3.1 Memahami konsep ruang dan interaksi antar ruang di Indonesia serta pengaruhnya  terhadap kehidupan manusia dalam aspek ekonomi, sosial, budaya, dan pendidikan.
Wujud Penanaman Nilai Pancasila pada Komunitas “Amak-Arak” Kampung Islam Kepaon RIZA WULANDARI
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.793 KB) | DOI: 10.25273/gulawentah.v3i2.1767

Abstract

Generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga keutuhan pilar kebangsaan Indonesia. Ironi yang terjadi masyarakat saat ini sudah mulai luntur dalam merawat nilai nilai Pancasila dan Kebhinekaan akibat kemajuan teknologi dan ruang lingkup yang semakin modern. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan perwujudan generasi muda Kampung Islam Kepaon dalam merawat nilai-nilai Pancasila di era digitalisasi. Metode kualitatif jenis studi kasus digunakan dalam menganalisa permasalahan dengan pisau asah Fungsionalisme Struktural milik Talcott Parson. Dari penelitian yang telah dilakukan dapat ditarik sebuah garis benang merah yaitu penanaman nilai Pancasila yang terkadung pada Komunitas Amak-Arak di Kampung Islam Kepaon adalah pada sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa dimana implementasi nilai yang terjadi adalah adanya toleransi, kebersamaan, kesatuan dalam setiap kegiatan yang melibatkan dua komunitas berlatar belakang agama yang berbeda. Kegiatan yang dilaksanakan secara bersama-sama dan melibatkan satu sama lain adalah seperti Tradisi Ngejot, perayaan Hari Raya Idul Fitri bagi umat Islam dan Hari Raya Nyepi, Galungan dan Kuningan pada umat Hindu. Sikap kebersamaan yang dijalankan mampu menciptakan perwujudan dari sila ketiga yakni Persatuan Indonesia
Pengaruh Permainan radisional Gobak Sodor Terhadap Sikap Sosial Siswa Kelas III SDN 01 Manguharjo Kota Madiun Dwi Listyaningrum
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (727.93 KB) | DOI: 10.25273/gulawentah.v3i2.3463

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan permainan tradisional gobak sodor terhadap sikap sosial siswa kelas III SDN 01 Manguharjo Kota Madiun. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain penelitian posttest only control design. Populasi penelitiannya siswa kelas III berjumlah 52 orang, kelas III A sebanyak 26 siswa yang diberi perlakuan dengan bermain permainan tradisional gobak sodor, sedangkan kelas III B sebanyak 26 siswa dengan tidak diberi perlakuan permainan tradisional gobak sodor atau sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan datanya menggunakan kuesioner (angket) dan teknik analisisnya menggunakan analisis regresi linier satu predikator yang bersifat untuk memprediksi angket yang digunakan signifikan terhadap sikap sosial siswa. Hasil analisis data dan mengujian hipotesis menunjukan Uji-T diperoleh t_(hitung )=2,87 dengan taraf signifikan 0,05 dan dk = 24 diperoleh t_tabel=1,711. Karena t_(hitung )> t_tabel=2,87>1,711, maka H_0  ditolak H_1 diterima, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa sikap sosial siswa dengan memanfaatkan permainan tradisional gobak sodor lebih baik dari pada sikap sosial siswa yang tidak memanfaatkan permainan tradisional.

Page 1 of 1 | Total Record : 6