cover
Contact Name
Nyoman Suadnyana Pasek
Contact Email
suadnyanapasek83@gmail.com
Phone
+6281339412282
Journal Mail Official
suadnyanapasek83@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana no 11 Singaraja Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha
ISSN : 26141949     EISSN : 26141930     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
IMAT ( Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi ) Undiksha provides a medium for disseminating novel articles related to economy and business among international academics, practitioners, regulators, and public. JIMAT accepts articles any research methodology that meet the standards established for publication in the journal. In addition, JIMAT focuses on research articles and review article for specific topics that are relevant to the economic and accounting, business, and banking issues, related to three important disciplines as follows: Economics And Accounting: Public Economics , International Economics, Banking and Financial InstitutionDevelopment Economics, Monetary Economics, Financial Economics. Accounting: Public Sector Accounting, Taxation, Financial Accounting, Management Accounting, Auditing, and Information Systems Business and banking management:Finance and wealth management, Marketing, Human Resource Management, Strategic Management, Operations, Entrepreneurship, Banking Ethics, Banking Operation and Management.
Articles 234 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2015):" : 234 Documents clear
PENGARUH MEKANISME GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KINERJA KEUANGAN BANK PERKREDITAN RAKYAT DI BALI ., Kadek Dian Nopiani; ., Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M; ., Dr. Edy Sujana,SE,Msi,AK
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4751

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mekanisme good corporate governance (GCG) terhadap kinerja keuangan BPR di Bali tahun 2012-2013. Mekanisme good corporate governance (GCG) diproksikan dengan kepemilikan manajerial, ukuran dewan direksi, ukuran dewan komisaris, dan proporsi komisaris independen, dengan variabel kontrol ukuran BPR. Kinerja keuangan BPR diproksikan dengan ROA. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 47 sampel BPR dengan metode purposive sampling. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah data sekunder yaitu laporan keuangan BPR di Bali tahun 2012-2013. Metode pengumpulan data dilakukan dengan metode studi dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis linear berganda dengan bantuan program SPSS versi 19.0. Berdasarkan hasil analisis, semua model regresi lulus dalam uji asumsi klasik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keempat variabel independen yakni kepemilikan manajerial, ukuran dewan direksi, ukuran dewan komisaris, dan proporsi komisaris independen, serta satu variabel kontrol yakni ukuran BPR tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan BPR yang diproksikan dengan ROA. Hal tersebut menunjukkan bahwa semua hipotesis ditolak. Kata Kunci : mekanisme good corporate governance, kinerja keuangan, BPR This study was aimed at finding out the effect of good corporate governance (GCG) mechanism on the financial performance of BPRs in Bali in 2012-2013. GCG mechanism is shown by good managerial ownership, size of director board, size of commissioner board and proportion of independent commissioners. The control variable in this study was the size of BPR. The financial performance of BPR was shown by ROA. The number of sample was 47 BPRs selected by purposive sampling. The type of data used was quantitative data. The source of data was secondary, that is, financial reports of BPRs in Bali in 2012-2013. The data were collected using documentation. The data analysis technique was multiple linear regression analysis aided by SPSS version 19.0. In the light of the results of analysis, all regression models pass the classic assumption testing. The result shows that the four independent variables, namely managerial ownership, size of director board, size of commissioner board, and proportion of independent commissioners, and one control variable, namely size of BPR do not have an effect on the financial performance of BPR as shown by ROA. This shows that all the hypotheses are rejected. keyword : good corporate governance mechanism, financial performance, BPR
PENGARUH JUMLAH KREDIT, NASABAH DAN TENAGA KERJA TERHADAP PROFITABILITAS LEMBAGA PERKREDITAN DESA (LPD) SE-KECAMATAN BANJAR TAHUN 2012-2014 ., Ni Luh Putu Ageng Pradnya Paramita; ., Nyoman Ari Surya Darmawan, S.E., Ak.; ., Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.5868

Abstract

Bali merupakan provinsi di Indonesia yang sejak dahulu terkenal akan kebudayaan dan adat istiadat yang dimiliki. Salah satu kebudayaan yang terkenal sampai sekarang yaitu adanya Desa Pakraman. Tahun 1984 pemerintah Bali mengeluarkan Surat Keputusan (SK) tentang pendirian Lembaga Perkreditan Desa (LPD) sebagai lembaga yang didirikan untuk kepentingan pelayanan umum Khususnya bidang perekonomian di Desa dengan tujuan untuk mensejahtrakan masyarakat Desa. Profitabilitas dapat dilihat dari jumlah kredit, nasabah dan tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah kredit, nasabah dan tenaga kerja terhadap profitabilitas Lembaga Perkreditan Desa (LPD). Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data kuantitatif. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder yaitu data yang diperoleh secara tidak langsung dan melalui perantara atau diperoleh dan di catat oleh pihak lain. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 11 Lembaga Perkreditan Desa (LPD) dari tahun 2012-2014 di Lembaga Perkreditan Desa (LPD Bagian Barat). Metode analisis data yang digunakan yaitu uji t, uji F dan analisis regresi linier berganda dan pengujian data dilakukan dengan dibantu program SPSS 19. Dari hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara parsial Jumlah Kredit, Nasabah dan Tenaga Kerja berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas Lembaga Perkreditan Desa (LPD) di Kecamatan Banjar tahun 2012-2014. Pengujian secara simultan menunjukan bahwa Jumlah Kredit, Nasabah dan Tenaga Kerja secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas Lembaga Perkreditan Desa (LPD) di Kecamatan Banjar tahun 2012-2014Kata Kunci : Kredit, nasabah, tenaga kerja, profitabilitas Bali is an Indonesian province that since the famous ancient culture and customs will be possessed. One of the famous culture until now that is the DesaPekraman.At 1984 Bali government issued a decree (SK) on the establishment of Rural Credit Institutions (LPD) as an institution established for the benefit of public services, particularly in rural areas of the economy with a view to the welfare of rural communities, Profitability can be seen from the number of credits, customers and workforce. This study aims to determine the effect of the credit amount, customer and labor on profitability Village Credit Institutions. The method used in this research is quantitative data. Source of data used are secondary data, ie data obtained indirectly and through intermediaries or obtained and recorded by others. The samples used were 11 rural credit institutions (LPD) from the year 2012 to 2014 in the village credit institutions (LPD Western). Data analysis method used is the t test, F test and multiple linear regression analysis, and data testing is done with the help of SPSS 19. From the results of this study indicate that the partial amount of credit, labor and customers a significant effect on the profitability of rural credit institutions (LPD) in the district of Banjar years 2012-2014. Simultaneous testing showed that the amount of the credit, customers and workforce jointly significant effect on the profitability of rural credit institutions (LPD) in the district of Banjar years 2012-2014.keyword : credit, customer, employment, profitability
MENGUNGKAP AKUNTABILITAS PENERIMAAN PAJAK DAERAH DAN RETRIBUSI DAERAH DI DINAS PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN BULELENG (Studi Kasus pada Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Buleleng) ., Ni Luh Nora Widari; ., I MADE PRADANA ADIPUTRA, S.E.,S.H.,M.Si.; ., Gede Adi Yuniarta, SE.AK
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4810

Abstract

Pajak Daerah dan Retribusi Daerah merupakan dua komponen penting dalam penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Di Kabupaten Buleleng. Tanggung jawab atas pengelolaan penerimaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah dilakukan oleh Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Buleleng. Sebagai salah satu Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kabupaten Buleleng, Dispenda bertindak sebagai koordinator dari SPKD yang memiliki keterkaitan atas pengelolaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Berdasarkan tugasnya tersebut, beberapa pertanyaan timbul atas fenomen-fenomena yang ada. Sejalan dengan pertanyaan yang ada, penelitian ini dilakukan bertujuan untuk meluruskan : 1) Akuntabilitas Dispenda atas penerimaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, 2) Kontribusi penerimaan PAD terhadap APBD di Kabupaten Buleleng, dan 3) Sistem atau prosedur atas pelaksanaan penerimaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah serta Sistem Pengendalian Internal yang diterapkan di Dispenda. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif yang menitikberatkan perhatiannya pada sejumlah pernyataan yang diungkapkan oleh informan dari aparatur Dispenda. Analisis data dilakukan dengan tiga tahapan, antara lain : 1) Reduksi Data, 2) Penyajian Data, dan 3) Menarik Kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : 1) Akuntabilitas Dispenda atas penerimaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah telah dilakukan dengan akuntabel dan transparan, 2) Kontribusi PAD terhadap APBD telah mengalami peningkatan, dan 3) Prosedur kerja Dispenda telah terlaksana sesuai dengan regulasi serta penerapan pengawasan melekat sebagai sistem pengendalian internal telah terlaksana dengan baik. Kata Kunci : Dispenda, akuntabilitas, kontribusi, prosedur kerja, sistem pengendalian internal Regional tax and regional non tax revenues are two important components in Regional original Income Revenue (PAD) in Buleleng Regency. The responsibility for managing regional tax revenue and regional non tax revenues is in the hand of Dinas Pendapatan Daerah in Buleleng. As one of workforce units of regional apparatus (SKPD) in Buleleng regency, Dispenda acts as coordinator of SKPDs that are related to the management of regional tax and non tax revenues. Based on their tasks, some of the questions were arise. In line with the existing questions, this study was done with the aim of finding out 1) the accountability of Dispenda for regional tax and regional nontax revenues, 2) the contribution of regional original income revenue (PAD) to regional budget (APBD) in Buleleng regency, and 3) the system or procedure for administering regional tax and regional nontax revenues and the internal control system applied by Dispenda. This study used qualitative method by focusing on a number of statements made by the informants from Dispenda apparatus. The data were analyzed following three phases: 1) Data Reduction, 2) Data Display and 3) Conclusion Drawing. The result showed that 1) Dispenda accountability for regional tax revenue and regional nontax revenues is accountable and transparent, 2) the contribution of PAD to APBD increases and 3) the procedure followed by Dispenda has been in accordance with the regulation and the application of close control as internal control system is good. keyword : Dispenda, accountability, contribution, work procedures, internal control systems
ANALISIS TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS PELAPORAN KEUANGAN PADA KOPERASI UNIT DESA DI KABUPATEN BULELENG (Studi Kasus Pada Koperasi Unit DesaTirta Luhur Desa Banyuning Buleleng) ., I Gusti Lanang Agung Musdananda; ., Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M; ., Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.6169

Abstract

Koperasi Unit Desa (KUD) dibentuk atas dasar kesamaan persepsi dan kebutuhan petani akan kemudahan untuk memperoleh sarana dan prasarana produksi pertanian dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas asas kekeluargaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pertanggungjawaban yang dilakukan oleh Koperasi Unit Desa Tirta Luhur Desa Banyuning terkait untuk menjaga transparasi dan akuntabilitas. Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif dan dikumpulkan dengan metode wawancara,observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Koperasi Unit Desa Tirta Luhur memiliki stuktur organisasi yang menggambarkan bagaimana pekerjaan dibagi, dikelompokkan dan dikoordinasikan secara baik. Koperasi Unit Desa Tirta Luhur memiliki empat unit usaha yaitu: unit usaha simpan pinjam, unit usaha pertokoan/waserda, unit usaha RMU dan unit usaha listrik dan air. Sumber permodalan Koperasi Unit Desa Tirta Luhur terdapat dari sumber modal sendiri dari anggota dan hibah dari pemerintah. Koperasi Unit Desa mempertanggungjawabkan semua kegiatan dan kewajiban koperasi pada saat Rapat Akhir Tahun (RAT). Pada saat Rapat Akhir Tahun, Koperasi Unit Desa Tirta Luhur mengundang seluruh anggota koperasi dan membahas tentang laporan keuangan koperasi. Itu menandakan bahwa Koperasi Unit Desa Tirta Luhur transparan kepada anggota koperasi dan akuntabel dalam menjalankan tugas pengkoperasian. Kata Kunci : Koperasi Unit Desa, Transparansi, Akuntabilitas Koperasi Unit Desa or KUD (village cooperative) is founded based on similarities of perceptions and needs among farmers to facilitate them in acquiring infrastructures and facilities of agricultural production by basing the activities on the cooperative principle and at the same time functioning as people’s economic movement based on familial principle. This study was aimed at finding out the process of accountability done by Koperasi Unit Desa Tirta Luhur Banyuning in relation to maintaining transparency and accountability. The type of data used was of qualitative data collected by interview, observation, and document recording. The data analysis technique used was qualitative model of analysis. The results showed that Koperasi Unit Desa Tirta Luhur has an organizational structure that shows how tasks are divided, grouped and coordinated well. Koperasi Unit Desa Tirta Luhur has four business units, namely saving and lending, shop/department store, RMU and electricity and water bills payment business units. The capital of the cooperative comes from the members and government grants. This cooperative reports all the activities and obligations at the annual meeting. At the annual meeting, the cooperative invites all cooperative members and discusses the cooperative financial report. This indicates that Koperasi Unit Desa Tirta Luhur is transparent to the members and accountable in performing its tasks. keyword : Village Cooperative, Transparency, Accountability
PENGARUH KECANGGIHAN TEKNOLOGI INFORMASI, KEMAMPUAN TEKNIK PEMAKAI, DAN DUKUNGAN MANAJEMEN PUNCAK TERHADAP KINERJA SISTEM INFORMASI AKUNTANSI Studi Empiris pada PT PLN (Persero) Area Bali Utara (Kantor Pusat) ., Luh Nanda Yogita Fani; ., Nyoman Ari Surya Darmawan, S.E., Ak.; ., I Gusti Ayu Purnamawati, S.E.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4984

Abstract

Teknologi informasi merupakan suatu kebutuhan bagi organisasi yang dapat membantu kinerja organisasi dan individu. Pihak-pihak yang berkepentingan dalam penggunaan informasi keuangan meliputi pihak internal dan eksternal. Sistem informasi akuntansi memberi kesempatan bagi pebisnis untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pengambilan keputusan sehingga memungkinkan perusahaan memperoleh keunggulan kompetitif. Sistem Informasi Akuntansi dianggap sebagai faktor penting dalam pencapaian kinerja yang lebih besar terutama dalam proses pengambilan keputusan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kecanggihan teknologi informasi, kemampuan teknik pemakai, dan dukungan manajemen puncak terhadap kinerja sistem informasi akuntansi. Subjek dalam penelitian ini adalah pegawai PT. PLN (Persero) Area Bali Utara (Kantor Pusat) di bidang akuntansi, keuangan, anggaran, penglolaan pendapatan, perencanaan sistem, dan manajemen puncak. Sedangkan objek penelitiannya yaitu kinerja sistem informasi akuntansi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT. PLN (Persero) Area Bali Utara (Kantor Pusat) dan sampel dalam penelitian adalah ini berjumlah 35 orang . Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel kecanggihan teknologi informasi, kemampuan teknik pemakai, dan dukungan manajemen puncak secara parsial dan simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja sistem informasi akuntansi. Kata Kunci : Teknologi Informasi, Manajemen, Sistem, Akuntansi Information technology becomes a primary and essential need for the institution supporting either the organization as well as individual performances. The parties interested in using the financial information involved those come from either the internal and external aspects. Acccounting information system provides wide opportunities for any businessmen to accelerate efficiency and effectiveness in making decision that they could obtain higher competitive excellence. Accounting information system is considered to play greater role in obtaining better performance interms of the decision making process. The aim of this study was to find out the effect of sophisticated information technology, user’s technical capability, and the top management support on the accounting information system performances. The subjects of the study involved all the office staffs of PT. PLN (Persero) around north Bali area (central office) in the field of accounting, financial, budgeting, income management, system planning, and top management. While the research object is the performance of accounting information systems. The population in this study were all employees of PT. PLN (Persero) North Bali Area (Head Office) and the sample is numbered 35 people. Hypothesis testing is done using multiple linear regression. The results indicated that the variable of sophisticated information technology, technical capability of the users, and the endorsement of the top management could contribute positive and significant affect either partially or simultaneously on the performance of accouting information system. keyword : Information Technology, Management, Systems, Accounting
ANALISIS PERUBAHAN VOLUME PERDAGANGAN SAHAM DAN ABNORMAL RETURN SEBELUM DAN SESUDAH PEMILU LEGISLATIF 9 APRIL 2014 (EVENT STUDY PADA SEKTOR-SEKTOR INDUSTRI DI BURSA EFEK INDONESIA) ., I Made Widi Hartawan; ., I MADE PRADANA ADIPUTRA, S.E.,S.H.,M.Si.; ., Nyoman Ari Surya Darmawan, S.E., Ak.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4609

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan rata-rata aktivitas volume perdagangan dan abnormal return pada saham sektor industri sebelum dan sesudah pemilu legislatif 2014 pada tanggal 4 April sampai dengan 14 April 2014. Penelitian ini menggunakan event study, dimana dilakukan pengamatan terhadap rata-rata aktivitas volume perdagangan saham dan rata-rata abnormal return selama 3 hari sebelum, event date, dan 3 hari sesudah peristiwa pemilu legislatif. Metode penentuan sampel menggunakan purposive sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi harga saham penutupan harian, IHSG, volume perdagangan saham harian, dan jumlah saham yang beredar. Return ekspektasi menggunakan model disesuaikan pasar (market adjusted model). Hasil penelitian menunjukkan: (1) Berdasarkan uji statistik terhadap rata-rata aktivitas volume perdagangan saham selama periode peristiwa, ditemukan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan rata-rata aktivitas volume perdagangan saham sebelum dan sesudah peristiwa pemilu legislatif. (2) Berdasarkan uji statistik terhadap rata-rata abnormal return saham selama periode peristiwa, ditemukan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan rata-rata abnormal return sebelum dan sesudah peristiwa pemilu legislatif.Kata Kunci : Volume Perdagangan, Abnormal Return, Pemilu Legislatif 2014 This study was aimed at analyzing the difference in the average of trade volume and abnormal return in industrial sector stocks before and after April the 9th 2014 legislative election. This study used an event study, in which observation was made of the average of activities in trade volume and abnormal return within 3 days before the event date and 3 days after the event date (the legislative election). The sampling method used was purposive sampling. The data used consisted of prices of stocks at daily closing, stock price index, daily stock trade volume, and the number of current stocks. The return expectation used market adjusted model. The results showed (1) based on statistical testing of the average of stock trade volume activities for the event period, it was found that there was no significant difference in average of activities of stock trade volume before and after the legislative election event, (2) based on the statistical testing of the average of abnormal return during the event period, it was found that there was no significant difference in abnormal return before and after the legislative election event.keyword : Trade Volume, Abnormal Return, the 2014 Legislative Election
PENGARUH PROFESIONALISME AUDITOR, TINGKAT PENDIDIKAN, ETIKA PROFESI DAN PENGALAMAN KERJA AUDITOR TERHADAP PERTIMBANGAN TINGKAT MATERIALITAS (STUDI PADA KANTOR AKUNTAN PUBLIK SE-BALI) ., I Gede Tio Pratama; ., Gede Adi Yuniarta, SE.AK; ., Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.6205

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah profesionalisme auditor, tingkat pendidikan, etika profesi dan pengalaman kerja auditor berpengaruh terhadap pertimbangan tingkat materialitas. Penelitian ini dilakukan pada kantor akuntan publik se-Bali. Pemilihan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling dimana terdapat 60 sampel dalam penelitian ini yang merupakan auditor yang bekerja pada kantor akuntan publik se-Bali. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh dari responden melalui penyebaran kuesioner. Pengujian data dilakukan dengan cara uji validitas, uji realibilitas dan pengujian hipotesis. Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis dengan persamaan regresi linier berganda antara variabel independen dan variabel dependen, baik secara parsial maupun secara simultan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) profesionalisme auditor berpengaruh secara signifikan terhadap pertimbangan tingkat materialitas, (2) tingkat pendidikan auditor berpengaruh secara signifikan terhadap pertimbangan tingkat materialitas, (3) etika profesi auditor berpengaruh secara signifikan terhadap pertimbangan tingkat materialitas, (4) pengalaman kerja auditor terhadap pertimbangan tingkat materialtas, (5) profesionalisme auditor, tingkat pendidikan, etika profesi, dan pengalaman kerja auditor secara simultan berpengaruh terhadap pertimbangan tingkat materialitas.Kata Kunci : Profesionalisme Auditor, Tingkat Pendidikan, Etika, Pengalaman, Tingkat Materialitas. The aim of the study was to find out whether auditor’s professionalism, level of education, professional ethics, and auditor’s working experiences had an effect on the materiality level of consideration. This study was conducted at the public accountancy offices in Bali. There about 60 auditors, as the samples of the study, working under the public accountancy offices in Bali which were selected based on purposive sampling technique. The data of the study were obtained from a primary sources by distributing questionnaires. The data testing were made by using validity, realibility as well as hypothesis testing, and they were analytzed based on a multiple linear regression equation between independent and dependent variables, both partially and simultaneously. The results of the analysis indicated that (1) auditor’s professionalism had a significant effect on the materiality level of consideration, (2) the level of education had a significant effect on the materiality level of consideration, (3) the professional ethics had a significant effect on the materiality level of consideration, and (4) the auditor’s working experiences a significant effect on the materiality level of consideration, (5) the auditor’s professionalism, level of education, professional ethics, and auditor’s working experiences had a simultaneous effect on the materiality level of consideration. keyword : auditor’s professionalism, level of education, professional ethics, and auditor’s working experiences, the materiality level of consideration
PENGARUH KARAKTERISTIK INFORMASI SISTEM AKUNTANSI MANAJEMEN (SAM), DESENTRALISASI, DAN KETIDAKPASTIAN LINGKUNGAN TERHADAP KINERJA MANAJERIAL (STUDI EMPIRIS PADA HOTEL SE-KABUPATEN BULELENG) ., Putu Eka Damayanti; ., Dr. Edy Sujana,SE,Msi,AK; ., Desak Nyoman Sri Werastuti, S.E., Ak.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.5121

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh karakteristik informasi sistem akuntansi manajemen (SAM), desentralisasi, dan ketidakpastian lingkungan terhadap kinerja manajerial. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh manajer dan kepala bagian hotel se-Kabupaten Buleleng yang terdaftar pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata sebanyak 696 orang . Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling dengan kriteria yaitu hotel yang berada pada pusat pariwisata Kabupaten Buleleng yakni daerah kawasan Lovina, Pemuteran dan Taman Nasional Bali Barat sehingga jumlah sampel yang diambil adalah sebanyak 70 orang. Responden dalam penelitian ini adalah para manajer dan seluruh kepala bagian pada hotel. Penelitian ini termasuk dalam pendekatan kuantitatif dan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Metode pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasi. Data dikumpulkan dengan metode survey melalui penyebaran kuesioner secara langsung. Selanjutnya untuk analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS versi 19.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) karakteristik informasi sistem akuntansi manajemen (SAM) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja manajerial, (2) desentralisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja manajerial, dan (3) ketidakpastian lingkungan juga berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja manajerial.Kata Kunci : karakteristik informasi sistem akuntansi manajemen (SAM), desentralisasi, ketidakpastian lingkungan, dan kinerja manajerial This study was intended to identify the impact of the informational characteristics of the management of accounting system ‘sistem akuntansi manajemen (SAM)’, and environmental uncertainty on the managerial performance. The population of the present study included the division heads of the hotels in Buleleng Regency registered in the Department of Culture and Tourism, totaling 696. The samples were taken using the purposive sampling technique, and were limited to the hotels which are located at Lovina area, Pemuteran area, and Taman Nasional Bali Barat area, totaling 70. The respondents of the present study included the managers and all division heads. This present study is a quantitative one and the data used were the primary data. The data were collected using documentation method. The data were collected using the survey method through direct distribution of questionnaire. Then, the data were analyzed using the multiple linier regression analysis and SPSS program version 19.0. The results of the study showed that (1) the informational characteristics of the management of the accounting system positively and significantly affected the managerial performance, (2) decentralization positively and significantly contributed to the managerial performance, and (3) environmental uncertainty also positively and significantly contributed to the managerial performance.keyword : characteristics of the management of the accounting system, decentralization, environmental uncertainty and managerial performance
EKSISTENSI PELAPORAN KEUANGAN PADA UPACARA NGABEN MASAL DI DESA PAKRAMAN BANYUNING, KECAMATAN BULELENG, KABUPATEN BULELENG, PROVINSI BALI ., Gusti Ayu Made Firma Pratiwi; ., Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M.; ., Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4617

Abstract

Ngaben yakni ritual kematian pada umat Hindu di Bali yang dalam pelaksanaannya membutuhkan modal finansial yang tinggi. Sehingga dengan kondisi tersebut Desa Pakraman Banyuning mengambil suatu alternatif yaitu ngaben masal atau ngaben bersama. Ritual ngaben bersama ini dilakukan pula oleh Desa Pakraman Banyuning yang dalam pendanaannya menggunakan sistem peturunan (iuran). Ngaben masal membutuhkan alokasi sumber daya bersama sehingga aspek akuntabilitas penting untuk diperhatikan. Dengan menerapkan sistem akuntansi sederhana, panitia ngaben bersama Desa Pakraman Banyuning ini mampu menerapkan sistem pengelolaan keuangan yang akuntabel. Latar belakang inilah yang menjadikan ngaben bersama di Desa Pakraman Banyuning menarik untuk dikaji untuk mengetahui: 1) latar belakang masyarakat memilih ngaben bersama, 2) proses penentuan biaya dalam upacara ngaben bersama, dan 3) penerapan akuntabilitas dan transparansi dalam upacara ngaben bersama. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif yang dititikberatkan pada deskripsi serta interpretasi perilaku manusia. Penelitian dilakukan dalam tiga tahapan, yakni: 1) reduksi data, 2) penyajian data, 3) menarik kesimpulan berdasarkan teori yang telah ditentukan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Latar belakang Desa Pakraman Banyuning memilih ngaben bersama adalah sebagai alternatif bagi masyarakat yang memiliki tingkat ekonomi rendah, serta pelaksanaannya dianggap praktis, 2) Proses penentuan biaya ngaben bersama Desa Pakraman Banyuning utamanya ditentukan oleh banten, dan biaya-biaya lain, seperti transportasi, konsumsi dan lain-lain, 3) Dalam membentuk akuntabilitasnya panitia ngaben bersama telah memegang teguh modal sosial berupa kepercayaan, dan konsep nilai agama Hindu.Kata Kunci : Ngaben, banten, modal sosial, akuntabilitas. Ngaben is a cremation ritual conducted for the Hindu followers in Bali, in its implementation need a lot of financial capital. Based on the the condition the traditional village Banyuning took an alternative implementation, such as what is known as mass cremation ceremony. This ngaben ritual was also conducted in Banyuning where the people as the members involved were required to fund this activity together with the system known as dues. The mass ngaben required shared resource alocation, that aspect of accountability should have particular attention. By using a simple accounting system, the committee could be able to manage the financial accountability. This background could make the mass cremation ritual in the Banyuning traditional village interesting to study that is to find out: 1) the reasons why Banyuning people choose to follow mass creamation ceremony, 2) process of budgeting in the mass cremation ceremony, and 3) the practice of accountability and transparency in the activity of mass cremation ceremony. This study was conducted with a quantitative method focusing on the description and interpretation of human behavior. This study involved three different stages, such as 1) data reduction, 2) data presentation, 3) drawing conclusion based on the pre-determined theory. The results indicated that: 1) the reasons of Banyuning traditional villagers conducting mass cremation ceremony as an alternative, because the villagers were having lower economic level, and its practical implementation, 2) the process of the main budgeting was determined by the the offering aspect, and unforeseen expenses such as transportation, other consumption items, 3) in performing the accountability the committee had commited to keep hold firmly the social capital in terms of trust, and concept and value of Hiduism. keyword : Cremation ceremony, offering, social capital, accountability.
Analisis Sistem Pengendalian Internal dalam Pemberian dan Pengawasan Kredit Pada Lembaga Keuangan Mikro (Studi Kasus Pada Koperasi Simpan Pinjam LEPP-M3 Putra Mina Samudra) ., Claudia Anastasia Hadi; ., I Gusti Ayu Purnamawati, S.E.; ., NI KADEK SINARWATI, SE., M.Si.Ak.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.6232

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) prosedur pengendalian internal sudah efektif dan memadai, (2) kendala-kendala yang dihadapi pada penerapan pengendalian internal dalam pemberian dan pengawasan kredit, (3) upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala-kendala yang terjadi pada penerapan pengendalian internal dalam pemberian dan pengawasan kredit. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan studi dokumentasi. Penelitian ini menggunakan 2 jenis data yaitu: data primer dan sekunder. Data yang diperoleh akan dianalisis untuk ditarik kesimpulan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah Koperasi Simpan Pinjam LEPP-M3 Putra Mina Samudra, objek dalam penelitian ini adalah prosedur pemberian kredit, pengawasan kredit dan upaya yang dilakukan ketika terjadi kredit macet pada Koperasi Simpan Pinjam LEPP-M3 Putra Mina Samudra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) prosedur pengendalian internal dalam pemberian dan pengawasan kredit pada KSP LEPP-M3 Putra Mina Samudra sudah di terapkan dengan baik, (2) kendala-kendala yang dihadapi dalam pemberian dan pengawasan kredit adalah Bad Character, menurunnya usaha debitur, kebangkrutan, (3) upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala-kendala yang terjadi ada 2 jenis yaitu: Resceduling dan Restructuring. Kata Kunci : Pengendalian Internal, Pemberian, Pengawasan Kredit This study was aimed at finding out (1) whether the procedure of internal control has been effective and sufficient; (2) the constraints faced in implementing internal control in lending and loan supervision and (3) the effort made to overcome the contstraints in implementing internal control in lending and loan supervision in lending and loan supervision. The data collection techniques used were interview and document study. This study used two kinds of data, namely primary and secondary data. The data obtained were analyzed to draw a conclusion. The approach used was a descriptive qualitative one. The subject was Koperasi Simpan Pinjam LEPP-M3 Putra Mina Samudra and the object was the procedure of lending and loan supervision and efforts made when there was a nonperforming loan in Koperasi Simpan Pinjam LEPP-M3 Putra Mina Samudra. The results showed that (1) the procedure of internal control in lending and loan supervision in KSP LEPP-M3 Putra Mina Samudra has been implemented well, (2) the contstraints faced in lending and loan supervision is bad character, decrease of the debtors’ businesses, bankrupts and (3) the efforts made to overcome the constraints were rescheduling and restructuring. keyword : Internal Control, Lending, Loan Supervision

Filter by Year

2015 2015


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 03 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 04 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 03 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 02 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 04 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 03 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 02 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 01 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 04 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 03 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 02 (2022) Vol 13, No 01 (2022) Vol. 13 No. 01 (2022) Vol 12, No 3 (2021) Vol. 12 No. 3 (2021) Vol 12, No 2 (2021) Vol. 12 No. 2 (2021) Vol. 12 No. 1 (2021) Vol 12, No 1 (2021) Vol. 11 No. 3 (2020) Vol 11, No 3 (2020) Vol 11, No 2 (2020) Vol. 11 No. 2 (2020) Vol. 11 No. 1 (2020) Vol 11, No 1 (2020) Vol 10, No 3 (2019) Vol. 10 No. 3 (2019) Vol. 10 No. 2 (2019) Vol 10, No 2 (2019) Vol 10, No 1 (2019) Vol. 10 No. 1 (2019) Vol 9, No 3 (2018) Vol. 9 No. 3 (2018) Vol. 9 No. 2 (2018) Vol 9, No 2 (2018) Vol. 9 No. 1 (2018) Vol 9, No 1 (2018) Vol 8, No 2 (2017): Vol. 8 No. 2 (2017) Vol. 7 No. 1 (2017) Vol 7, No 1 (2017): Vol 6, No 3 (2016): Vol. 6 No. 3 (2016) Vol 5, No 2 (2016): Vol. 5 No. 2 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 4, No 1 (2016): Vol 3, No 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue