cover
Contact Name
Nyoman Suadnyana Pasek
Contact Email
suadnyanapasek83@gmail.com
Phone
+6281339412282
Journal Mail Official
suadnyanapasek83@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana no 11 Singaraja Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha
ISSN : 26141949     EISSN : 26141930     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
IMAT ( Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi ) Undiksha provides a medium for disseminating novel articles related to economy and business among international academics, practitioners, regulators, and public. JIMAT accepts articles any research methodology that meet the standards established for publication in the journal. In addition, JIMAT focuses on research articles and review article for specific topics that are relevant to the economic and accounting, business, and banking issues, related to three important disciplines as follows: Economics And Accounting: Public Economics , International Economics, Banking and Financial InstitutionDevelopment Economics, Monetary Economics, Financial Economics. Accounting: Public Sector Accounting, Taxation, Financial Accounting, Management Accounting, Auditing, and Information Systems Business and banking management:Finance and wealth management, Marketing, Human Resource Management, Strategic Management, Operations, Entrepreneurship, Banking Ethics, Banking Operation and Management.
Articles 234 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2015):" : 234 Documents clear
PENGARUH TARIF PAJAK DAN KEBIJAKAN DIVIDEN TERHADAP HARGA SAHAM (Studi kasus pada PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk periode 2001-2014) ., Gede Pranata; ., I Gusti Ayu Purnamawati, S.E.; ., I MADE PRADANA ADIPUTRA, S.E.,S.H.,M.Si.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.5233

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) pengaruh tarif pajak dan kebijakan dividen terhadap harga saham, (2) pengaruh tarif pajak terhadap harga saham, (3) pengaruh kebijakan dividen terhadap harga saham, dan (4) pengaruh tarif pajak terhadap kebijakan dividen. (studi kasus pada PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk periode 2001-2014). Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif kausal. Sampel dalam penelitian ini adalah laporan keuangan tahunan PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk periode 2001-2014 berjumlah 14. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Teknik analisis menggunakan analisis jalur (path analysis), analisis jalur digunakan untuk mengukur besarnya kontribusi atau pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat, baik pengaruh secara langsung maupun tidak langsung melalui hubungan dengan variabel bebas lainnya. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh melalui website www.telkom.co.id. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) tarif pajak dan kebijakan dividen berpengaruh terhadap harga saham sebesar 76,8%, (2) tarif pajak berpengaruh positif terhadap harga saham sebesar 32,6%, (3) kebijakan dividen berpengaruh positif terhadap harga saham sebesar 17,5%, dan (4) tarif pajak berpengaruh positif terhadap kebijakan dividen sebesar 31,3%. Kata Kunci : Tarif Pajak, Kebijakan Dividen, Harga Saham The study aimed at finding out: (1) the effect of tax rate and dividend policy on the stock price, (2) the effect of tax rate on the stock price, (3) the effect of dividend policy on the stock price, and (4) the effect of tax rate on the dividend policy. (a case study at the PT. Telecommunication Indonesian office, Tbk. during the period 2001-2014). This study utilized a causal quantitative design involving fourteen (14) samples such as annual financial report of PT. Telecommunication Indonesian office, Tbk during the period of 2001-2014. The samples were selected by using purposive sampling technique. The data were analyzed by using path analysis in order to measure the extent of the contribution or the effect of independent variables on the dependent variable, both direct or indirect contribution in relation to the other independent variables. The data were obtained from the secondary sources, such website of www.telkom.co.id. The results indicated that (1) the tax rate and dividend policy had an effect on the stock price for about 76,8%, (2) the tax rate had a positive effect on the stock price for about 32,6%, (3) the dividend policy had a positive effect on the stock price for about 17,5%, and (4) the tax rate had a positive effect on the dividend policy for about 31,3%. keyword : tax rate, dividend policy, and stock price
PENERAPAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY PADA ENTITAS BISNIS (Studi Kasus Pada PT PLN (Persero) Area Bali Utara) ., Indah Sathyaningsih Putu; ., Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M.; ., Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4668

Abstract

Corporate social responsibility atau CSR merupakan sebuah konsep yang ditujukan sebagai salah satu bentuk pertanggungjawaban sosial perusahaan terhadap lingkungan sekitarnya. Konsep ini senantiasa mengalami perubahan baik dari sisi jenis kegiatan, kuantitas kontribusi finansial maupun motif atau tujuan pelaksanaannya. Tidak hanya itu, pandangan para pelaku usaha terhadap penerapan konsep ini juga semakin berubah dari waktu ke waktu, terlebih pasca diberlakukannya beberapa regulasi yang terkait dengan pelaksanaan tanggungjawab sosial untuk beberapa kalangan tertentu. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) bentuk tanggungjawab sosial yang diterapkan perusahaan, 2) alasan maknawi penerapan tanggungjawab sosial. Penelitian ini penulis lakukan di PT PLN (Persero) Area Bali Utara dengan menggunakan metode kualitatif pendekatan studi kasus. Teknik pengambilan data dilakukan dengan purposive sampling dan snowball chain sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan pengamatan, wawancara, penelitian kepustakaan dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) secara umum, ada tiga bentuk program CSR yang diterapkan perusahaan, yakni: community relations, community service, dan community empowering. Untuk tahun 2014, ada sembilan jenis pogram CSR yang dijalankan perusahaan yaitu: sosialisasi tentang keselamatan dan keamanan ketenagalistrikan, sosialisasi gemar membaca, pemberian bantuan sarana dan prasarana pendidikan, bantuan program bedah rumah, pemberian beasiswa, pemeriksaan gratis, pemberian bantuan sarana dan prasarana olahraga, pemberian bantuan sarana dan prasarana ibadah, dan pemberian bantuan terkait upaya pemberdayaan masyarakat, 2) alasan maknawi perusahaan menjalankan CSR adalah sebagai salah satu strategi investasi sosial. Kata Kunci : Kata kunci: corporate social responsibility, alasan maknawi, strategi investasi sosial Corporate social responsibility or CSR is a concept intended as one of corporate social responsibility towards its environment. This concept is always changing from the side of activity, financial contribution quantity and from the side of motive or objective of the implementation. The actors’ view of the implementation of this concept is also increasingly changing from time to time, especially in the period of the coming into effect of some regulations related to the implementation of social responsibility for some groups. Thus, this study was aimed to find out: 1) the form of social responsibility implemented by companies, 2) meaningful reasons of the implementation of social responsibility. This study was conducted in PT PLN (Persero) Area Bali Utara using study case of qualitative method. The data were drawn by using purposive sampling and snowball chain sampling technique. The data collection was done through observation, interview, library research and documentation study. The data analysis was done by following the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing. The result showed that: 1) in general, there are three forms of CSR program implemented by the company, i.e., community relations, community service, and community empowering. For 2014, there were nine types of CSR run by the company, i.e., socialization about safety and security of electricity, socialization of increased preference for reading, aid in the form of educational facilities and infrastructure, house renovation, scholarship, free health check-up, sport facilities and infrastructure, place of worship, and other aid in an attempt of community empowerment, and 2) the meaningful reason of the company for implementing CSR is as a social investment strategy. keyword : Keywords: corporate social responsibility, meaningful reason, social investment strategy
Analisis Penetapan Harga Pokok Produksi Banten Rsigana Sebagai Sarana Upacara Agama Hindu (Studi Kasus Pada Usaha Banten Milik I Nengah Sedana di Desa Datah, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem) ., M. Sutrisna Madya Ningsih; ., Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M.; ., Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.6417

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perusahaan menghitung harga pokok produksi serta menguak berbagai alasan yang melatarbelakangi penentuan harga pokok produksi banten Rsigana. Metode full costing menjadi metode yang dipilih untuk mereview kembali dan menganalisis teknik perhitungan harga pokok banten pada usaha banten milik I Nengah Sedana (30 tahun) yang berlokasi di Desa Datah, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian analisis deskriptif analisis yang menggunakan studi fenomena dan kasus serta metode analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah (1) Data primer yaitu dengan cara teknik trianggulasi dan (2) Data sekunder yaitu dengan melakukan studi kepustakaan. Perhitungan harga pokok berdasarkan perusahaan sebesar Rp 6.241.500 per paket, sedangkan berdasarkan metode full costing diperoleh sebesar Rp 6.756.525 per paketnya. Perhitungan ini menimbulkan selisih kurang sebesar Rp 515.025. Faktor yang mempengaruhi selisih kurang tersebut adalah value (nilai) yang diposisikan lebih tinggi dari keuntungan (laba). Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa perusahaan sebaiknya memanfaatkan metode full costing dalam perhitungan harga pokok banten Caru Rsigana dan banten lainnya. Selain itu, perusahaan juga perlu meninjau kembali perlakuan biaya produksi untuk mendapatkan hasil perhitungan harga pokok banten yang lebih akurat. Kata Kunci : harga pokok produk, metode full costing dan banten. This study aimed at finding out how the company counts the cost of production and to figure out several reasons behind the cost fixing of banten rsigana production as well. The used method was full costing to re-interview and analysis cost counting technique of banten on banten’s account owned by I Nengah Sedana (30 years old) located in Datah Village, Abang Sub-District, Karangasem District. The used of method of the study was analysis descriptive analysis method emphasizing on phenomena and case study and descriptive analysis emphasizing on quantitative approach. There were two kinds of data used in this study. They were (1) primer data, using triangulation technique and (2) secondary data, using literature study. The estimation cost based on company was Rp. 6.241.500 per package, meanwhile based on full costing method earned Rp. 6.756.525 per package. The count displays less excess of cost which was Rp 515.025. Factor influencing the less excess of cost was value that was positioned higher than profit. Based on the result of the study, it can be concluded that company better makes full use of full costing method in counting the cost of caru rsigana and other banten. Besides, company also needs to reconsider production cost to earn estimation cost of banten more accurately. keyword : Production cost, full costing method and banten.
PENGARUH PERTUMBUHAN AKTIVA PRODUKTIF, TINGKAT TABUNGAN DAN TINGKAT DEPOSITO TERHADAP KINERJA OPERASIONAL LEMBAGA PERKREDITAN DESA KECAMATAN BANGLI, KABUPATEN BANGLI DARI TAHUN 2010-2014 ., Ni Komang Listiantri Anggreni; ., Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd.; ., Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.5249

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui dan menganalisis: (1) pertumbuhan aktiva produktif, tingkat tabungan dan tingkat deposito secara simultan berpengaruh pada kinerja operasional LPD di Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli dari tahun 2010 sampai 2014, (2) pertumbuhan aktiva produktif, tingkat tabungan dantingkat deposito secara parsial berpengaruh pada kinerja operasional LPD di Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli dari tahun 2010 sampai 2014. Lokasi dalam penelitian ini merupakan LPD di Kecamatan Bangli yang mana tepatnya terdapat 6 LPD yang masih aktif dan terdaftar di LPLPDK, yang memiliki laporan keuangan lengkap dari tahun 2010 sampai dengan 2014. Populasi pada penelitian ini adalah aktiva pruduktif, tingkat tabungan dan tingkat deposito pada kinerja operasional. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Jenis data yang diolah adalah data kuantitatif dimana data yang diperoleh dikumpulkan dengan pencatatan dokumen. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji Autokorelasi, Normalitas, Multikolinearitas, Heteroskedastisitas, Regresi Linier Berganda, uji statistik F dan Statistik t dengan bantuan SPSS 18.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) ada pengaruh signifikan dari pertumbuhan kredit, tingkat tabungan dan tingkat deposito secara simultan terhadap kinerja operasional, (2) hanya tingkat tabungan dan deposito yang memiliki pengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap kinerja operasional pada LPD Kecamatan Bangli tahun 2010 sampai dengan 2014. Kata Kunci : aktiva produktif, deposito, kinerja operasional, LPD dan tingkat tabungan. This study was aimed at finding out and analyzing (1) productive asset growth, saving rate and deposit rate simultaneously on the operational performance of LPDs in Bangli district, Bangli regency from 2010 to 2014, (2) productive asset growth, saving rate and deposit rate partially on the operational performance of LPDs in Bangli district, Bangli regency from 2010 to 2014. The locations of the study were LPDs, in which there are 6 active LPDs registered in LPLPDK, that have complete financial reports from 2010 to 2014. The variables in this study consisted of active asset, saving rate, and deposit rate in the operational performance. The study used quantitative method. The type of data that were processed was quantitative data obtained from document recording. The data were analyzed using Autocorrelation, Normality, Multicolinearity, Heteroscedasticity , Multiple Linear Regression, Statistical F-test and t-test using SPSS 18.0. The results showed that (1) there is a significant effect of productive asset growth, saving rate, and deposit rate on operational performance, (2) only saving rate and deposit rate that have a positive and significant effect on the operational performance of LPDs in Bangli district from 2010 to 2014. keyword : productive asset, deposit, operational performance, LPD and saving rate.
PENGARUH PROFITABILITAS, UKURAN PERUSAHAAN, LEVERAGE DAN LIKUIDITAS TERHADAP LUAS PENGUNGKAPAN SUKARELA PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2010-2013 ., Agung Suarnatha; ., NI KADEK SINARWATI, SE., M.Si.Ak.; ., Gede Adi Yuniarta, SE.AK
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.6171

Abstract

Pengungkapan sukarela adalah pengungkapan yang dapat dengan leluasa dilakukan perusahaan sesuai kepentingan perusahaan yang dianggap relevan dan mendukung dalam pengambilan keputusan ekonomi yang akan dilakukan oleh pengguna informasi tahunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh profitabilitas, ukuran perusahaan, leverage dan likuiditas terhadap luas pengungkapan sukarela baik secara parsial maupun secara simultan dengan pendekatan kuantitatif. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis regresi berganda yang diolah dengan menggunakan bantuan program SPSS 18.0 for Windows. Data yang digunakan adalah data skunder yaitu laporan keuangan perusahaan manufaktur yang diperoleh dengan mengakses di situs resmi BEI yaitu www.idx.com. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2010 sampai dengan 2013. Sampel dipilih dengan teknik purposive sampling sehingga jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 31 perusahaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan, semua variabel berpengaruh secara signifikan terhadap luas pengungkapan sukarela. Dan secara parsial, profitabilitas, ukuran perusahaan, leverage dan likuiditas berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap luas pengungkapan sukarela.Kata Kunci : profitabilitas, ukuran perusahaan, leverage, likuiditas, luas pengungkapan sukarela Voluntary disclossure is a disclosure which could be made freely by a company on the basis of company’s relevant consideration in supporting an economic decision making which would be conducted by annual information users. The study aimed at finding out the effect of profitability, the comapny’s size, leverage, and liquidity on the voluntary disclosure either partially or simultaneously by utilizing a quantitatif approach. The data were collected from a secondary sources by using financial report of the manufacture companies by accessing the legal sites of www.idx.com. The data were analyzed by using multiple regression supported by SPSS 18.0 for Windows software. The population of the study consisted of all manufacture companies listed on the Indonesia Stock Exchange during 2010 to 2013. The involved 31 companies as the samples which were selected based on purposive sampling. The results of the study indicaed that all variables had significant effect on the voluntary disclosure simultaneously. Profitability, the comapny’s size, leverage, and liquidity had a positive and significant effect partially on the voluntary disclosure.keyword : profitability, company size, leverage, liquidity, voluntary disclosure.
PENGARUH KOMPLEKSITAS PEMERINTAH DAERAH, UKURAN PEMERINTAH DAERAH, KEKAYAAN DAERAH, DAN BELANJA DAERAH TERHADAP PELAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH (Studi pada Pemerintah Kabupaten/Kota di Bali Tahun 2010-2013) ., Kadek Aris Dwi Pratama; ., Desak Nyoman Sri Werastuti, S.E., Ak.; ., Dr. Edy Sujana,SE,Msi,AK
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4986

Abstract

Pelaporan keuangan merupakan suatu bentuk pengungkapan informasi keuangan. Tujuan pelaporan keuangan adalah menyediakan informasi yang bermanfaat untuk mengevaluasi kinerja manajerial dan organisasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompleksitas pemerintah daerah, ukuran pemerintah daerah, kekayaan daerah, dan belanja daerah terhadap pelaporan keuangan pemerintah daerah pada Kabupaten/Kota di Provinsi Bali tahun 2010 – 2013. Populasi dalam penelitian ini adalah Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemerintah Kabupaten/Kota di Provinsi Bali. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang berupa Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Pemerintah Kabupaten/Kota di Provinsi Bali tahun 2010 – 2013. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan regresi logistik dengan bantuan SPSS 19. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel kompleksitas pemerintah daerah, ukuran pemerintah daerah, kekayaan daerah dan belanja daerah berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap pelaporan keuangan pemerintah daerah. Kata Kunci : Kata kunci: Pemerintah daerah, kompleksitas, ukuran, kekayaan, belanja daerah. Financial report is a form of financial information disclosure. Its aim is to provide useful information for managerial and organizational performance evaluation. This study was aimed at finding out the effect of complexity of the local government, size of the local government, local asset, and local purchase on local government financial report in regencies/cities in Bali in 2010-2013. The population consisted of local government financial reports in regencies/ cities in Bali Province. The sampling technique used was purposive sampling. This study used secondary data in the form of regency/city local government financial reports in 2010-2013. The hypothesis testing used logistic regression aided by SPSS 19. The results showed that complexity of the local government, size of the local government, local asset, and local purchase have a positive and significant effect on local government financial reports.keyword : Keywords: local government, complexity, size, asset, local purchase
PENGARUH SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN TERHADAP KINERJA DALAM STRATEGIC SUPPLY RELATIONSHIP DENGAN KERJASAMA SEBAGAI VARIABEL MODERASI ., Ni Luh Restini; ., NI KADEK SINARWATI, SE., M.Si.Ak.; ., Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4611

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sistem pengendalian manajemen terhadap kinerja dalam strategic supply relationship dengan kerjasama sebagai variabel moderasi. Desain penelitian adalah penelitian kuantitatif. Lokasi penelitian yang dipilih adalah hotel berbintang se-Kabupaten Buleleng. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah manajer dan atau karyawan bagian purchasing yang menangani masalah pembelian bahan baku atau persediaan yang berhubungan langsung dengan pemasok, bekerja minimal 2 tahun di hotel berbintang Kabupaten Buleleng. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari responden menggunakan metode survei melalui penyebaran kuesioner. Untuk pengujian data digunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji t antara variabel independen dan dependen, serta uji MRA untuk variabel moderasi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa, (1) sistem pengendalian manajemen berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja dalam strategic supply relationship hotel berbintang di Kabupaten Buleleng, (2) sistem pengendalian manajemen berpengaruh signifikan terhadap kinerja dalam strategic supply relationship hotel berbintang di Kabupaten Buleleng yang dimoderasi oleh kerjasama.Kata Kunci : SPM, Kinerja dalam SSRs, Kerjasama This present study is intended to identify the impact of the system of managerial control over performance in strategic supply relationship with cooperation as a variable of moderation. This study was designed as a quantitative study. It was conducted at several star hotels located in Buleleng Regency. The samples included the managers and or employees of the purchasing department who were responsible for the purchasing of raw materials or supplies and directly contacted the suppliers and were at least employed for two years. The data used were the primary data which were obtained from the respondents using the survey method and questionnaire distribution technique. The data were verified using validity test, reliability test, classical assumption test and hypothesis test. The data were analyzed using t test between the dependent and independent variables, and MRA test for the variable of moderation. The result of data analysis showed that (1) the system of managerial control positively and significantly affected the performance in the strategic supply relationship at the star hotels located in Buleleng Regency, (2) the system of managerial control significantly contributed to the performance in the strategic supply relationship at the star hotels located in Buleleng Regency moderated by cooperation.keyword : SPM, Performance in SSRs, Cooperation
SISTEM PENGELOLAAN SUMBER DAYA KOLEKTIF PADA SUBAK (SUBAK KAYU PUTIH DESA BEBANDEM, KECAMATAN BEBANDEM, KABUPATEN KARANGASEM) ., I Ketut Selamet Kelana Putra; ., Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M.; ., Gede Adi Yuniarta, SE.AK
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.6207

Abstract

Subak merupakan organisasi tradisional di Bali yang bergerak di bidang irigasi. Subak diakui ileh UNISCO pada tanggal 29 juni 20012 sevagai warisan dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) untuk mengetahui apa saja sumber daya kolektif yang dimiliki oleh Subak, 2) untuk mengetahui dari mana saja sumber daya kolektif pada Subak, 3) untuk mengetahui bagaimana pengelolaan sumber daya kolektif pada Subak. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dimana peneliti melakukan observasi langsung kelapangan. data diambil dengan mempergunakan teknik mekanis kualitatif, metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu: 1) pemetode survei, 2) metode wawancara, 3) metode dokumentasi, 4) metode observasi. Dari penelitian ini menunjukkan hasil bahwa: 1) sumber daya kolektif yang dimiliki oleh Subak dengan berbagai sumber daya, sumber daya kolektif Subak ada yang berasal dari intern Subak baik berbentuk finansial maupun non finansial seperti: peturunan (iuran) Subak, asil, dan denda. Sumber daya kolektif Subak bersumber dari ekstern Subak yaitu bantuan dana dari Pemkab. Karangasem serta Pemda. Bali. 2) sumber daya kolektif pada Subak kayu putih berasal dari peturunan krama Subak, asil, serta denda. Sumber daya kolektif lainnya yang dimiliki oleh Subak yaitu bantuan dana dari Pemkab. Karangasem serta Pemda. Bali, sumber daya kolektif selanjutnya yaitu sember daya alam dalam bentuk air yang dipergunakan secra brsama. 3) pengelolaan sumber daya kolektif yang dimiliki oleh Subak dikelola secara bersama oleh krama Subak. Pengelolaan sumber daya dalam bentuk uang, dari pihak intern Subak sangatlah sederhana dengan menggunakan dana kas kecil serta pertanggung jawaban yang sederhana pada saat sangkep (rapat) tampa membuat laporan pertanggungjawaban.pengelolaan sumber daya kolektif dalam bentuk air akan dikelola secara bergiliran, 6 bulan air berada di empelan kelod (bagian selatan) dan 6 bulan air berada di empelan kaje (bagian utara) terus menerus secara bergiliran Kata Kunci : Subak, Pengelolaan,sumber Daya Kolektif , Prajuru Subak Subak is a traditional organization in Bali which engages in irrigation system. Subak had been recognized by UNESCO on the 29 of Juni 20012 as the world heritage. The study aimed at finding out: 1) what collective resources were belonged to Subak, 2) where did the resources belonged to Subak come from, 3) How were the collective resources belonged to Subak managed This study utilized a qualitative design by doing a direct field observation, the data were collected by using qualitative mechanic techniques involving data collection methods such as 1) survey, 2) interview, 3) documentation, and observation. The results of the study indicated that: 1) collective resources belonged to Subak come from several resources, such as internal resources , like in the forms of financial as well as non-financial, such as member fee, yield, and fines. Subak collective resources also came from external source, such as the local government )Karangasem regency) and Bali province government financial aids. 2) Collective resources of Subak Kayu Putih came from the members’ fee, yield of subak, as well as fines received by Subak. Othe collective resources also came from as the local government financial aids. In addition Subak also managed natural collective resources, such water. This natural resource was shared among the subak’s members. 3) The management of Subak collective resources in the form of money (cash) was conducted jointly among the subak’s members. The had managed the internal resources in a form of small cash in a very simple way; the members create accountability when they held a meeting, without making financial report. Water irrigation as the Subak assets was managed by rotation among the members; six months water would flow in the part of south area, while another six months the water irrigation would be flowing in the northern area constantly in rotationkeyword : Subak, management, collective resources, subak working committee
Pengaruh Jumlah Kredit, Jumlah Simpanan Nasabah, dan Tingkat Suku Bunga Kredit Terhadap Pendapatan Lembaga Perkreditan Desa (LPD) di Kecamatan Sawan Tahun 2008-2013 ., Ni Nyoman Trisna Rahayuningsih; ., Dr. Edy Sujana,SE,Msi,AK; ., I Gusti Ayu Purnamawati, S.E.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.5160

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah kredit, simpanan nasabah, tingkat suku bunga kredit terhadap pendapatan Lembaga Perkreditan Desa (LPD). Populasi dalam penelitian ini adalah LPD di Kecamatan Sawan yang telah terdaftar di LPLPDK Buleleng periode 2008-2013 yaitu sebanyak 17 LPD. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling dengan kriteria yaitu LPD Kecamatan Sawan yang telah terdaftar di LPLPDK Buleleng periode 2008-2013 serta melaporkan laporan keuangan secara berturut-turut dan tidak mengalami kerugian selama periode penelitian sehingga jumlah sampel yang digunakan adalah sebanyak 8 LPD. Jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder. Pengujian data dilakukan dengan menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS versi 19.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) jumlah kredit berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan LPD, (2) jumlah simpanan nasabah berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan LPD, (3) tingkat suku bunga kredit berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan LPD, (4) jumlah kredit, simpanan nasabah, dan tingkat suku bunga kredit berpengaruh signifikan terhadap pendapatan LPD.Kata Kunci : Kredit, Simpanan Nasabah, Tingkat Suku Bunga, Pendapatan, LPD The study aimed at finding out the effect of total number of credit, the amount of customer deposits, the interest rate on the income of the rural credit institutions. The study involved 17 rural credit institutions as the population around Sawan district listed in the LPLPDK Buleleng during 2008-2013. There were about 8 samples were selected based on purposive sampling technique with a criteria that all the rural credit institutions had been listed in the LPLPDK Buleleng during 2008-2013 as well as had provided their annual financial report and never got lost suffering during the period of the study. This study utilized a form of quantitative data which were obtained from a primary source. The analysis was conducted by using multiple linear regression analysis supported by SPSS version 19.00. The results of analysis indicated that (1) total number of credit had a positive and significant effect on the income of the rural credit institutions, (2) the amount of customer deposits had a positive and significant effect on the income of the rural credit institutions, (3) the interest rate had a positive and significant effect on the income of the rural credit institutions, (4) the total number of credit, the amount of customer deposits, the interest rate had a significant effect on the income of the rural credit institutions.keyword : credit, customers’ deposit, interest rate, income, rural credit institution
PENGARUH SISTEM PENGENDALIAN INTERN, KINERJA ORGANISASI, BUDAYA ORGANISASI DAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH TERHADAP PENERAPAN GOOD GOVERNANCE (Studi Kasus pada Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Buleleng) ., Kadek Carlina Armeiwati; ., Dr. Edy Sujana,SE,Msi,AK; ., I MADE PRADANA ADIPUTRA, S.E.,S.H.,M.Si.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4638

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meneliti secara empiris pengaruh Sistem Pengendalian Internal, Kinerja Organisasi, Budaya Organisasi dan Pengelolaan Keuangan Daerah terhadap Good Governance. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data primer yang diperoleh dari kuesioner dan diukur dengan menggunakan skala likert. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pegawai Negri Sipil yang menjabat sebagai Kasubag Keuangan, Kasubag Sumber Daya Manusia (SDM) dan Kasubag Perencanaan pada 13 Dinas dan 2 badan di Satuan kerja Perangkat Daerah Kabupaten Buleleng. Kuesioner yang di sebar sebanyak 45 kuesioner dan yang kembali sebanyak 42 kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji regresi linier berganda. Data dianalisis dengan menggunakan software SPSS versi 19. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa (1) Sistem Pengendalian Internal, Kinerja Organisasi, Budaya Organisasi dan Pengelolaan Keuangan Daerah berpengaruh positif dan signifikan secara simuktan terhadap Good Governance, (2) Sistem Pengendalian Internal (SPI) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Good Governance , (3) Kinerja Organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Good Governance, (4) Budaya Organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Good Governance, (5) Pengelolaan Keuangan Daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap Good Governance. Kata Kunci : Sistem Pengendalian Internal, Kinerja Organisasi, Budaya Organisasi, Pengelolaan Keuangan Daerah, Good Governance. Abstract This study was intended to explore empirically the impact of the Internal Controlling System, Organizational Performance, Organizational Culture and Regional Financial Management on the implementation of Good Governance. This is a quantitative study, in which the primary data, which were obtained using questionnaire and were measured using the Likert scale, were used. The samples of the study were determined using the sampling purposive technique. The samples included the Government Civil Servants who were employed as Head of the Financial Sub Division, Head of the Human Resources Sub Division, and Head of the Planning Sub Division of 13 departments and 2 boards at Satuan Kerja Perangkat Daerah of Buleleng Regency. Out of 45 exemplars of questionnaire distributed, 42 were returned. The multiple linier regression technique with Software SPSS version 19 was used to analyze the data. The result of the study showed that (1)simultaneously, the Internal Controlling System, the Organizational Culture and the Regional Financial Management positively and significantly affected the implementation of Good Governance, (2) the Internal Controlling System positively and significantly contributed to the implementation of Good Governance, (3) the Organizational Performance positively and significantly determined the implementation of Good Governance, (4) the Organizational Culture positively and significantly affected the implementation of Good Governance, (5) the Regional Financial Management positively and significantly contributed to the implementation of Good Governance. keyword : Internal Controlling System, Organizational Performance, Organizational Culture, Regional Financial Management, Good Governance

Filter by Year

2015 2015


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 03 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 04 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 03 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 02 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 04 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 03 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 02 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 01 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 04 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 03 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 02 (2022) Vol 13, No 01 (2022) Vol. 13 No. 01 (2022) Vol 12, No 3 (2021) Vol. 12 No. 3 (2021) Vol 12, No 2 (2021) Vol. 12 No. 2 (2021) Vol. 12 No. 1 (2021) Vol 12, No 1 (2021) Vol. 11 No. 3 (2020) Vol 11, No 3 (2020) Vol 11, No 2 (2020) Vol. 11 No. 2 (2020) Vol. 11 No. 1 (2020) Vol 11, No 1 (2020) Vol 10, No 3 (2019) Vol. 10 No. 3 (2019) Vol. 10 No. 2 (2019) Vol 10, No 2 (2019) Vol 10, No 1 (2019) Vol. 10 No. 1 (2019) Vol 9, No 3 (2018) Vol. 9 No. 3 (2018) Vol. 9 No. 2 (2018) Vol 9, No 2 (2018) Vol. 9 No. 1 (2018) Vol 9, No 1 (2018) Vol 8, No 2 (2017): Vol. 8 No. 2 (2017) Vol. 7 No. 1 (2017) Vol 7, No 1 (2017): Vol 6, No 3 (2016): Vol. 6 No. 3 (2016) Vol 5, No 2 (2016): Vol. 5 No. 2 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 4, No 1 (2016): Vol 3, No 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue