cover
Contact Name
Nyoman Suadnyana Pasek
Contact Email
suadnyanapasek83@gmail.com
Phone
+6281339412282
Journal Mail Official
suadnyanapasek83@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana no 11 Singaraja Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha
ISSN : 26141949     EISSN : 26141930     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
IMAT ( Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi ) Undiksha provides a medium for disseminating novel articles related to economy and business among international academics, practitioners, regulators, and public. JIMAT accepts articles any research methodology that meet the standards established for publication in the journal. In addition, JIMAT focuses on research articles and review article for specific topics that are relevant to the economic and accounting, business, and banking issues, related to three important disciplines as follows: Economics And Accounting: Public Economics , International Economics, Banking and Financial InstitutionDevelopment Economics, Monetary Economics, Financial Economics. Accounting: Public Sector Accounting, Taxation, Financial Accounting, Management Accounting, Auditing, and Information Systems Business and banking management:Finance and wealth management, Marketing, Human Resource Management, Strategic Management, Operations, Entrepreneurship, Banking Ethics, Banking Operation and Management.
Articles 135 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2017):" : 135 Documents clear
AKUNTABILITAS PENGELOLAAN KEUANGAN PADA SISTEM DANA PUNIA PURA GOA GIRI PUTRI DI DESA PAKRAMAN KARANGSARI, KECAMATAN NUSA PENIDA, KABUPATEN KLUNGKUNG ., I Kadek Surya Mandarin; ., Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M.; ., Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 7, No 1 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v7i1.10174

Abstract

Didalam kebersamaan dan kepedulian antara sesama umat beragama, masyarakat bali mengenal tradisi sumbangan keagamaan yang dilakukan secara tulus ikhlas dengan tujuan berbagi sesama umat. Sumbangan keagamaan itu disebut dengan dana punia. Dana punia dalam kedudukannya sebagai salah satu warisan tradisi masyarakat bali yang berada dalam sebuah organisasi desa yang secara tradisi disebut desa pakraman. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui (1) Bagaimana pengelolaan keuangan dalam sistem dana punia Pura Goa Giri Putri di Desa Pakraman Karangsari (2) Bagaimana para pengelola dana punia memahami prinsip-prinsip akuntabilitas dalam pengelolaan dana-dana yang terhimpun. Penelitian ini mengunakan metode kualitatif, dimana peneliti akan melakukan observasi langsung ke lapangan dan mengumpulkan data-data yang akan dianalisis berdasarkan pengamatan dan pengetahuan peneliti. Data yang digunakan dalam penelitian ini dikumpulkan dengan cara wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan (1) dalam proses pengelolaan keuangan yang dilakukan prajuru pura melibatkan prajuru desa yang dalam hal ini mewakili krama desa; (2) pertanggungjawaban yang diberikan oleh prajuru pura kepada krama desa berupa laporan pertanggungjawaban yang diperiksa oleh prajuru desa dan laporan secara lisan diumumkan lewat sangkepan. (3) akuntabilitas dalam pengelolaan dana punia sudah cukup baik, pengelolaannya sudah mencakup transparansi, kewajiban, kontrol, tanggung jawab, dan responsif Kata Kunci : : Akuntabilitas, Pakraman, Dana Punia In the togetherness and caring among fellow religious people, the Balinese people know the tradition of religious donation which is done sincerely sincere with the purpose of sharing fellow people. Religious donations are called punia funds. Punia funds in its position as one of the traditions of Balinese society that resides in a village organization that is traditionally called pakraman village. The purpose of the research is to find out (1) How to manage finances in punia Pura Goa Giri Putri fund system in Desa Pakraman Karangsari (2) How do fund managers understand the principles of accountability in managing the collected funds. This research uses qualitative method, where researcher will do direct observation to field and collect data to be analyzed based on observation and knowledge of researcher. The data used in this study were collected by in-depth interview, observation, and documentation study. Data analysis techniques used are data reduction, data presentation, and conclusion. The results of this study indicate (1) in the financial management process conducted by temple prajuru involving village counselors in this case representing village krama; (2) the responsibility given by the temple prajuru to the village krama in the form of accountability reports examined by village counselors and reports verbally announced through sangkepan. (3) accountability in the management of punia funds is good enough, the management already includes transparency, obligation, control, responsibility, and responsiveness keyword : : Accountability, Pakraman, Dana Punia
Pengaruh Motivasi, Moralitas, dan Peran Perangkat Desa Terhadap Kepatuhan Masyarakat Dalam Membayar Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan Dengan Sanksi Perpajakan Sebagai Variabel Moderasi ., Ni Nengah Suci Arjani; ., Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M; ., Made Arie Wahyuni, S.E.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 7, No 1 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v7i1.9341

Abstract

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2007 tentang Ketentuan Umum Perpajakan, pajak merupakan kontribusi wajib kepada negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan Undang-Undang dengan tidak mendapat balas jasa secara langsung dan digunakan untuk keperluan negara bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Dalam penelitian ini diuji pengaruh motivasi, moralitas, dan peran perangkat desa terhadap kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan dengan sanksi perpajakan sebagai variabel moderasi. Sampel dalam penelitian ini adalah 65 wajib pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan yang terdaftar di Dinas Pendapatan Kabupaten Bangli pada tahun 2016. Hasil pengujian menyimpulkan bahwa secara parsial motivasi dan peran perangkat desa berpengaruh positif signifikan terhadap kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan, sedangkan moralitas secara parsial tidak berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan. Hasil pengujian secara simultan menunjukkan bahwa motivasi, moralitas, dan peran perangkat desa berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan dan sanksi perpajakan memperkuat pengaruh motivasi terhadap kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan.Kata Kunci : Motivasi, Moralitas, Peran Perangkat Desa, Sanksi Perpajakan, Kepatuhan According to Act No. 28 of 2007 on General provision of taxation, a tax is the obligatory contribution to the nation that is owed by a person or a body that is compelling according to acts without any direct reward and is used for the national requirement to be used maximally for the prosperity of the people. In this study the effect of motivation, morality,, and village apparatus’ role on the obedience of the people in paying taxes of land and building in the villages and towns with tax sanction as moderating variable. The sample in this study consisted of 65 tax of land and building payers registered in the Office of Revenue of Bangli regency in 2016. The result of testing concluded that partially motivation and village apparatus’ role do not have significant positive effect on the obedience of the people in paying the taxes of land and building in the villages and towns, while morality partially does not have an effect positively and significantly on the obedience of the people to pay the taxes of land and building in the villages and towns. The result of testing showed that simultaneously, motivation, morality, and the village apparatus’ role have a positive and significant effect on the obedience of the people to pay the taxes of land and building in the villages and towns and tax sanction reinforced the effect of motivation to obedience of the people to pay the taxes of land and building in the villages and towns. keyword : Motivation, Morality, Role of Village Apparatus, Tax Sanction, Obedience
Akuntabilitas Pengelolaan Alokasi Dana Sistem Pertanian Terintegrasi (Studi Kasus Pada Simantri 433 Poktan Dania Laksmi Desa Senganan Kecamatan Penebel Kabupaten Tabanan) ., I Putu Gede Arief Darmawan; ., Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M.; ., Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 7, No 1 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v7i1.9384

Abstract

Abstrak Dalam rangka pembangunan sektor pertanian di Provinsi Bali, Pemerintah Provinsi Bali melaksanakan sistem pertanian terintegrasi yang selanjutnya dikenal dengan Simantri. Sistem Pertanian Terintegrasi sendiri merupakan suatu pola yang mengintegrasikan beberapa unit usaha dibidang pertanian yang dikelola secara terpadu, berorientasi ekologis sehingga diperoleh peningkatan nilai ekonomi, tingkat efisiensi dan produktifitas yang tinggi. Salah satu kelompok tani yang mendapat bantuan untuk dapat mengelola dana bantuan Simantri yaitu Poktan Dania Laksmi yang berlokasi di Desa Senganan Kecamatan Penebel Kabupaten Tabanan Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis akuntabilitas pengelolaan alokasi dana Simantri 433 Desa Senganan Kecamatan Penebel Kabupaten Tabanan Pelaksanaan penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang menekankan pada persepsi dan perilaku manusia. Teknik analisis data yang digunakan yaitu: (1) reduksi data, (2) penyajian data, (3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) tahap perencanaan pengelolaan Alokasi Dana Simantri telah menerapkan prinsip partisipasi dan transparansi yang memenuhi asas akuntabilitas, (2) tahap pelaksanaan program Pengelolaan Alokasi Dana Simantri di desa Senganan telah menerapkan prinsip partisipasi dan transparansi yang membuktikan bahwa tahap pelaksanaan sudah mengandung asas akuntabilitas. (3) tahap pengawasan program Pengelolaan Alokasi Dana Simantri di desa Senganan sudah menerapkan prinsip transparansi yang membuktikan bahwa tahap pengawasan sudah mengandung asas akuntabilitas. (4) tahap pertanggungjawaban Pengelolaan Alokasi Dana Simantri di desa Senganan baik secara teknis maupun administrasi sudah baik dan mencerminkan asas akuntabilitas.Kata Kunci : Akuntabilitas, transparansi, partisipasi, Simantri Abstract In a program of developing agricultural sector in Bali, the government implemented a well-known integrated system of agriculture called “Simantri. This system was developed by integrating several units of agricultural business integrally, ecologically oriented in order to increase the economic value, efficiency, and productivity. One of the agriculture groups obtaining facility to manage the “Simantri” grants was an agriculture group “Dania Laksmi” located in Senganan village, Penebel sub-district, Tabanan. The study was conducted in order to describe and analyse the accountability of fund allocation management of Simantri 433 Senganan Village, Penebel subdistrict, Tabanan. This is a quantitative study by focusing human perception and behaviour. The data was analyzed by using the following steps, such as (1) data reduction, (2) data presentation, (3) drawing conclusion. The results of the study indicated that (1) on the stage of planning of Simantri fund allocation management in Senganan village, the group had implemented the principle of participation and transparency; which had already met the concept of accountability. (2) on the stage of implementing the program of Simantri fund allocation management in Senganan village, the group had implemented the principle of participation and transparency; which had already been appropriate with the concept of accountability. (3) on the stage of supervising the program of Simantri fund allocation management in Senganan village, the group had implemented the principle of transparency; which had already been appropriate with the concept of accountability. (4) on the stage of accountability of Simantri fund allocation management in Senganan village had been running well both technically as well as administratively, and had been reflecting the principle of accountability. keyword : Accountability, transparency, participation, Simantri
Analisis Pengaruh Motivasi Pelayanan Publik Dan Kualitas Sistem Informasi Akuntansi Terhadap Kinerja Organisasi Sektor Publik Dengan Akuntabilitas Sebagai Variabel Moderasi (Studi Kasus Pada Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng) ., Ni Made Ayu Resa Mulyani; ., NI KADEK SINARWATI, SE., M.Si.Ak.; ., Gede Adi Yuniarta, SE.AK
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 7, No 1 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v7i1.9425

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh motivasi pelayanan publik dan kualitas sistem informasi akuntansi terhadap kinerja organisasi sektor publik dengan akuntabilitas sebagai variabel moderasi pada Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng.Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng yang berjumlah 80 orang.Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling, dimana sampel yang digunakan dalam penelitian berjumlah 60 orang karyawan Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng.Teknik analisis kuantitatif yang digunakan adalah teknik regresi berganda (multiple regression analysis). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara parsial: (1) tidak terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara motivasi pelayanan publik terhadap kinerja organisasi sektor publik, (2) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara kualitas sistem informasi akuntansi terhadap kinerja organisasi sektor publik, dan (3) akuntabilitas sebagai variabel moderating memoderasi hubungan motivasi pelayanan publik dan kualitas sistem informasi akuntansi terhadap kinerja organisasi sektor publik, dan secara simultan terdapat pengaruh yang signifikan antara motivasi pelayanan publik dan kualitas sistem informasi akuntansi terhadap kinerja organisasi sektor publik.Kata Kunci : motivasi pelayanan publik, kualitas sistem informasi akuntansi, kinerja organisasi sektor publik, dan akuntabilitas This study was conducted to find out the effect of public service motivation and the quality of accounting information system on the performance of public sector organization with accountability as moderating variable at the Health Department of Buleleng Regency. The population of this study were the 80 staff of the Health Department of Buleleng Regency. The technique of collecting data applied was purposive sampling technique in which 60 staff of the Health Department of Buleleng Regency were selected as samples. The quantitative analysis technique applied was multiple regression analysis technique. The results of the analysis showed that partially: (1) there was no positive and significant effect of public service motivation on the performance of public sector organization, (2) there was positive and significant effect of the quality of accounting information system on the performance of public sector organization, (3) accountability as moderating variable moderated the relationship between public service motivation and the quality of accounting information system with the performance of public sector organization, and simultaneously there was significant effect of public service motivation and the quality of accounting information system on the performance of public sector organization.keyword : public service motivation, quality of accounting information system, performance of public sector organization, accountability
KONSEP PANG PADA PAYU DALAM PENYELESAIAN KREDIT MACET DI BADAN USAHA MILIK DESA ( Studi Kasus di BUM Desa Banjarasem Mandara, Desa Banjarasem, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng ) ., Ni Putu Wira Ayu Pradnyani; ., Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M.; ., Made Arie Wahyuni, S.E.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 7, No 1 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v7i1.9492

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui konsep “pang pada payu” dalam penyelesaian kredit Macet di Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) Banjarasem Mandara, Desa Banjarasem, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. Penelitian ini mengunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer berupa jawaban narasumber wawancara, observasi serta dokumentasi. Informan yang digunakan adalah Perbekel, Badan Pengawas dan Ketua BUM Desa, serta salah seorang nasabah BUM Desa Banjarasem Mandara untuk memperoleh informasi terkait dengan topik penelitian. Metode analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kualitatif dengan analisis interaktif melalui tahapan sebagai berikut: (1) Reduksi data; (2) Penyajian data; (3) Penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan Penerapan nilai ”Pang Pada Payu” dalam menyelesaikan kredit macet di Badan Usaha Miik Desa ( BUM Desa ) ”Banjarasem Mandara” diterapkan dengan mengedepan musyarawarah kekeluargaan atau pendekatan langsung kepada masyarakat dan dikaitkan dengan dalam masyarakat Hindu juga dikenal konsep tat twam asi, yang mengandung makna dan hakekat ekonomi Hindu yang ada dalam kearifan lokal di Bali, seperti Menyame Braye (saling menolong atau membantu, misalnya dalam permodalan) merupakan bentuk kebersamaan dalam masyarakat Desa Banjarasem. Dan penerapan konsep de memirat dana (tidak mengemplang utang atau mengemplang kewajiban atas pinjaman) merupakan sifat kesetian memenuhi kewajibannya, ”Pang Pade Payu” (saling menguntungkan dan saling memberdayakan). Kata Kunci : BUM Desa, Kredit macet, Konsep ”Pang Pada Payu” The study was conducted ot find out the implementation of the concept of “pang pada payu”, at the same so in getting solution of bad credits at the village-owned enterprises, Banjarasem Mandara, Banjarasem village, Seririt sub-district, Buleleng. The study utilized a qualitative descriptive design. The data were obtained from a primary source involving the responses of interviewees, observation, as well as documentation. Informants involved in the study consisted of the headman, Controller, and the head of village-owned enterprise, as well as a customer of Banjarasem Mandara to get appropriate information in relation to the topic of the study. The data were analyzed by using qualitative approach with interactive technique following the stages such as: (1) data reduction; (2) data presentation; (3) concluding. The results of the study indicated that the implementation of the concept ”Pang Pada Payu” at the same so in getting the solution of bad credits at ”Banjarasem Mandara” village-owned enterprise by promoting familial deliberation or direct approach to the people which was associated with the concept in Hindu called tat twam asi, having a meaning and Hindu economic essence found in the local wisdom of Bali like companionship ( mutual helps, for instance in terms of capitalization) is a form of togetherness among the people of Banjarasem village. The implementation of the concept or value of undergoing against debt obligations is a characteristic of faithfulness in meeting the obligations, a concept of”Pang Pade Payu” (mutual benefits and mutual empowerment). keyword : village-owned enterprises, bad credits, concept of “Pang Pada Payu”
ANALISIS ANGGARAN DAN REALISASI PADA KPRI BHAKTI HUSADA DINAS KESEHATAN KABUPATEN BULELENG TAHUN 2013-2015 ., Ni Komang Laksmita Ayudiasari; ., Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M.; ., Gede Adi Yuniarta, SE.AK
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 7, No 1 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v7i1.10105

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur penyusunan anggaran pada KPRI Bhakti Husada, untuk mengetahui faktor penyebab tidak terealisasi pendapatan dan biaya tahun 2013-2015 dengan yang telah dianggarkan dan untuk mengetahui cara mengatasi kesenjangan anggaran pada KPRI Bhakti Husada. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif karena penelitian yang dilakukan bersifat menyeluruh dan berasal dari kata-kata para informan. Hasil penelitian ini yaitu prosedur penyusunan anggaran pada KPRI Bhakti Husada menggunakan metode bottom-up approach yang berarti bendahara mengajukan rencana anggaran pendapatan dan biaya serta rencana kerja kemudian RAPB dan Renja tersebut akan ditetapkan dan disahkan oleh ketua KPRI Bhakti Husada. Faktor penyebab terjadinya kesenjangan anggaran pada tahun 2013-2015 yang pertama yaitu sumber permodalan pada KPRI Bhakti Husada hanya terpaku pada modal dari dalam yaitu dari anggota, faktor kedua yaitu adanya peningkatan untuk beberapa akun biaya yang dikeluarkan KPRI Bhakti Husada, Dan faktor yang terakhir yaitu selisih bunga simpanan dengan bunga pinjaman pada KPRI Bhakti Husada sangat kecil hanya 0,1%. Kata Kunci : realisasi anggaran, pendapatan dan biaya This research aims at knowing the procedure of budgeting arrangement on KPRI Bhakti Husada, knowing the factor causing unrealized income and expense in year 2013-2015 that has been budgeted, and knowing the ways to overcome unbalanced budget on KPRI Bhakti Husada. This study belongs to qualitative research because it is comprehensively done and comes from the of informant’s words. The result of this research is in form of procedure of budget arrangement on KPRI Bhakti Husada by using bottom-up approach which means a treasurer proposes the plan of income budget and expense budget and also work schedule, next RAPB, and the plan will be accepted and legalized by the chairman of KPRI Bhakti Husada. The factor causing the unbalanced budget in year 2013-2014 is the source of financial capital on KPRI Bhakti Husada which fetches up the financial capital only from intern that is from members.The second factor is that there is rising on cost account expended by KPRI Bhakti Husada. The last factor is difference of saving interest and loan interest on KPRI Bhakti Husada is very low only 0,1%. keyword : budgeting realization, income, and cost
PENGARUH SISTEM PENGENDALIAN INTERN, KINERJA ORGANISASI DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP PENERAPAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE (STUDI KASUS PADA LPD SE-KECAMATAN SUKASADA) ., Wiwik Lepang Kristiana; ., Made Arie Wahyuni, S.E.; ., Dr. Edy Sujana,SE,Msi,AK
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 7, No 1 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v7i1.9308

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh sistem pengendalian intern, kinerja organisasi dan budaya organisasi terhadap peneran Good Corporate Governance. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data primer yang diperoleh dari kuesioner dan diukur dengan menggunakan skala likert. Populasi penelitian ini adalah semua LPD di Kecamatan Sukasada. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Sampel yang diperoleh sebanyak 84 responden. Teknik analisis data yang digunakan yaitu regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Sistem Pengendalian Intern berpengaruh positif signifikan terhadap penerapan Good Corporate Governance, 2) kinerja organisasi berpengaruh positif signifikan terhadap penerapan Good Corporate Governance, 3) Budaya organisasi berpengaruh positif signifikan terhadap penerapan Good Corporate Governance, 4) Sistem pengendalian intern, kinerja organisasi dan budaya organisasi berpengaruh secara simultan terhadap penerapan Good Corporate Governance. Kata Kunci : Kata Kunci : Good Corporate Governance, Sistem pengendalian intern, kinerja organisasi dan budaya organisasi Abstract The study aimed at testing the effect of internal control system, organization performances, and organization culture on the implementation of Good Corporate Governance The study utilized quantitative data obtained from a primary source by using questionnaires and measured by using Likert Scales. The population of the study involved all the rural credit institutions located around Sukasada sub-district area. The samples consisted of 84 respondents which were selected based on purposive samplingtechnique. The analysis was conducted by using multiple linear regression. The results of the study indicated that: 1) there was a significant and positive effect of internal control system on the implementation of Good Corporate Governance, (2) there was a significant and positive effect of organization performances on the implementation of Good Corporate Governance, and (3) there was a significant and positive effect of organization culture on the implementation of Good Corporate Governance, (4) the internal control system, organization performances, and organization culture had a simultaneous effect on the implementation of Good Corporate Governance. keyword : Key words: Good Corporate Governance, internal control system, organization performances, organization culture
ANALISIS IMPLEMENTASI PSAK 109 PADA ORGANISASI NON PROFIT BERBASIS RELIGIUS (STUDI KASUS PADA BAZNAS KABUPATEN BULELENG) ., Agus Purwanto; ., Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd.; ., Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 7, No 1 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v7i1.10228

Abstract

PSAK 109 merupakan salah satu standar keuangan yang ditetapkan bertujuan untuk mengatur pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan transaksi zakat, dan infak/sedekah pada Organisasi Pengelola Zakat. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Buleleng merupakan Organisasi Pengelola Zakat. Dari pengamatan sekilas BAZNAS Kabupaten Buleleng telah melakukan pengelolaan dan pelaporan dana zakat, dan infak/sedekah dengan baik, namun masih belum diketahui apakah pencatatan dan pelaporan yang diterapkan oleh BAZNAS Kabupaten Buleleng telah sesuai dengan PSAK 109 atau belum. Berdasarkan hal tersebut penelitian ini dilakukan ini untuk mengetahui bagaimana implementasi PSAK 109 akuntansi zakat dan infak/sedekah pada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Buleleng. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah BAZNAS Kabupaten Buleleng belum sepenuhnya menerapkan PSAK 109. Penyajian dan pelaporan keuangan BAZNAS Kabupaten Buleleng belum sesuai dengan PSAK 109. BAZNAS Kabupaten Buleleng hanya membuat laporan keadaan kas zakat, laporan keadaan kas infak/sedekah dan laporan keadaan kas operasional. Di dalam PSAK 109 dijelaskan bahwa amil harus menyajikan 5 laporan keuangan yang terdiri laporan posisi keuangan, laporan perubahan dana, laporan perubahan aset kelolaan, laporan arus kas, dan catatan atas laporan keuangan.Kata Kunci : BAZNAS Kabupaten Buleleng, PSAK 109 PSAK 109 is a financial standard established in order to organize recognition, measurement, presentation, and discovery of the alms transaction at an alms managing organization. “BAZNAS” or Badan Amil Zakat Nasional Buleleng is an organization which manages the alms. Based on a glanced observation this organization had performed good management and reporting the alms funds, however, it had not been recognized whether the process of recording and reporting the funds had been made in accordance with the PSAK 109 or not. Based on the reality the study was conducted in order to find out the implementation of PSAK 109 accountancy of alms at the BAZNAS in Buleleng. The study was conducted based on quantitative descriptive approach, utilizing the data taken by observation, interview, and documentation. The data were analysed based on some stages such as, data collection, data reduction, data presentation, and conclusion. The results of the study indicated that the BAZNAS in Buleleng had not been completely implementing PSAK 109. The financial presentation and reports of the BAZNAS Buleleng had not been organized based on the PSAK 109. The BAZNAS Buleleng had merely made report of the last condition of financial alms, infaks and the financial operational condition. Based on the PSAK 109, there are five different financial reports should be presented consisting of the report of financial position, report of funds amendment, report of modification of assets under management, report of cash flow, and record of financial report.keyword : BAZNAS Buleleng, PSAK 109
PENGARUH PENGHASILAN WAJIB PAJAK, SOSIALISASI PERPAJAKAN, DAN KEMAUAN MEMBAYAR PAJAK TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK USAHAWAN ATAS PENERAPAN PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 46 TAHUN 2013 (Studi Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Singaraja) ., Kadek Megantara; ., I Gusti Ayu Purnamawati, S.E.; ., NI KADEK SINARWATI, SE., M.Si.Ak.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 7, No 1 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v7i1.9343

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penghasilan wajib pajak, sosialisasi perpajakan, dan kemauan membayar pajak terhadap kepatuhan wajib pajak usahawan atas penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 46 tahun 2013. Lokasi penelitian dilakukan pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Singaraja. Jenis data yang digunakan dalam penelitian adalah jenis data kuantitatif dengan sumber data primer berupa penyebaran kuesioner kepada 100 wajib pajak usahawan sebagai responden. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, penghasilan wajib pajak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak usahawan, sosialisasi perpajakan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak usahawan, kemauan membayar pajak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak usahawan. Secara simultan penghasilan wajib pajak, sosialisasi perpajakan, dan kemauan membayar pajak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak usahawanKata Kunci : penghasilan, sosialisasi, kemauan, dan kepatuhan This study aims to determine the effect of income tax payers, the socialization of taxation, and the willingness to pay taxes on tax compliance entrepreneurs on the implementation of Government Regulation No. 46 of 2013. The research location is on the Tax Office Pratama Singaraja. Data use in the study is the kind of quantitative data with the primary data source in the form of distributing questionnaires to 100 taxpayer entrepreneurs as respondents. The data is analyze using multiple linear regression analysis with SPSS. The results showed that partially, income of the taxpayer gave a positive and significant effect on tax compliance entrepreneurs, socialization taxation gave positive and significant impact on tax compliance entrepreneurs, willingness to pay taxes gave positive and significant impact on tax compliance entrepreneurs. Simultaneously, income of the taxpayer, the socialization of taxation, and the willingness to pay taxes gave positive and significant impact on tax compliance entrepreneurs.keyword : income, socialization, willingness, and compliance
Kebijakan Pengampunan Pajak (Tax Amnesty) Berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2016 (Studi Kasus Pada Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Singaraja) ., Putu Ade Setiawan; ., NI KADEK SINARWATI, SE., M.Si.Ak.; ., Gede Adi Yuniarta, SE.AK
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 7, No 1 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v7i1.9733

Abstract

Undang-undang Nomor 11 Tahun 2016 tentang Kebijakan Pengampunan Pajak (Tax Amnesty) merupakan kebijakan baru dibidang perpajakan yang dikeluarkan pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan jumlah penerimaan negara yang berasal dari pajak. Penelitian ini merupakan penelitian Kualitatif yang dilakukan dengan tujuan untuk: 1) mengetahui Wajib Pajak yang terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Singaraja dan telah melaksanakan Kebijakan Pengampunan Pajak (Tax Amnesty) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Singaraja dan 2) Pelaksanaan Kebijakan Pengampunan Pajak (Tax Amnesty) berdasarkan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2016 di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Singaraja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan metode pengumpulan wawancara, observasi dan dokumentasi. Informan dari Pegawai Pajak ditentukan dengan teknik purposive sampling, sedangkan informan dari Wajib Pajak ditentukan dengan teknik snowball sampling. Hasil Penelitian ini menujukan bahwa: 1) Wajib Pajak yang terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Singaraja yang telah melaksanakan Kebijakan Pengampunan Pajak (Tax Amnesty) sebanyak 126 Wajib Pajak Badan dan 1.164 Wajib Pajak Orang Pribadi terhitung hingga periode II pelaksanaan Kebijakan Pengampunan Pajak (Tax Amnesty). 2) Pelaksanaan dari Kebijakan Pengampunan Pajak (Tax Amnesty) dapat diketahui pelaksanaanya dari 3 aspek berikut ini: a) Persiapan sebelum kebijakan ini resmi dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia, b) Pelaksanakan Kebijakan Pengampunan Pajak (Tax Amnesty) memiliki petunjuk teknis yang tidaklah susah dan tidaklah rumit bagi Wajib Pajak yang melaksanakannya, c) Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Singaraja dalam melaksanakan Kebijakan Pengampunan Pajak (Tax Amnesty) mengalami beberapa kendala, seperti: sistem jaringan mengalami koneksi lambat. Kata Kunci : Pajak, Tax Amnesty, dan Pelaksanaan The Constitution No.11 in 2016 about taxt amnesty is a new government policy in the taxation sector established for the purpose of increasing the country’s revenue originated from taxes. The study utilized a qualitative design conduced for the purposes of finding out 1) the total number of tax payers listed in Singaraja tax branch office and had completed the policy of taxt amnesty and 2) the implementation of the policy of taxt amnesty at the tax branch office Singaraja. The data of the study obtained by using interview, observation, and documentation. The study involved the informants from the tax office staff members which were selected based on purposive sampling, while the informant of the tax payers were determined based on snowballing sampling technique. The results of the study indicated that: 1) the total number of the tax payers listed who had completed the policy of tax amnesty at the tax branch office Singaraja was about 126 corporate taxpayers and 1.164 individual taxpayers up to the second period of tax amnesty implementation. 2) The implementation of the policy of tax amnesty could be seen or discovered in three different aspects such as a) preparation before the legal implementation of the policy of tax amnesty simultaneously throughout Indonesia, b) the implementation of the policy had technical instructions that the taxpayers were expected to have no problem in their implementation., c) the tax branch office in Singaraja encountered lots of problems such as very slow connection of network system. keyword : Tax, Tax Amnesty, and implementation

Page 10 of 14 | Total Record : 135


Filter by Year

2017 2017


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 03 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 04 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 03 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 02 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 04 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 03 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 02 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 01 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 04 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 03 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 02 (2022) Vol 13, No 01 (2022) Vol. 13 No. 01 (2022) Vol 12, No 3 (2021) Vol. 12 No. 3 (2021) Vol 12, No 2 (2021) Vol. 12 No. 2 (2021) Vol. 12 No. 1 (2021) Vol 12, No 1 (2021) Vol 11, No 3 (2020) Vol. 11 No. 3 (2020) Vol 11, No 2 (2020) Vol. 11 No. 2 (2020) Vol. 11 No. 1 (2020) Vol 11, No 1 (2020) Vol. 10 No. 3 (2019) Vol 10, No 3 (2019) Vol 10, No 2 (2019) Vol. 10 No. 2 (2019) Vol. 10 No. 1 (2019) Vol 10, No 1 (2019) Vol. 9 No. 3 (2018) Vol 9, No 3 (2018) Vol 9, No 2 (2018) Vol. 9 No. 2 (2018) Vol 9, No 1 (2018) Vol. 9 No. 1 (2018) Vol. 8 No. 2 (2017) Vol 8, No 2 (2017): Vol 7, No 1 (2017): Vol. 7 No. 1 (2017) Vol 6, No 3 (2016): Vol. 6 No. 3 (2016) Vol. 5 No. 2 (2016) Vol 5, No 2 (2016): Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol 2, No 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue