cover
Contact Name
Nyoman Suadnyana Pasek
Contact Email
suadnyanapasek83@gmail.com
Phone
+6281339412282
Journal Mail Official
suadnyanapasek83@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana no 11 Singaraja Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha
ISSN : 26141949     EISSN : 26141930     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
IMAT ( Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi ) Undiksha provides a medium for disseminating novel articles related to economy and business among international academics, practitioners, regulators, and public. JIMAT accepts articles any research methodology that meet the standards established for publication in the journal. In addition, JIMAT focuses on research articles and review article for specific topics that are relevant to the economic and accounting, business, and banking issues, related to three important disciplines as follows: Economics And Accounting: Public Economics , International Economics, Banking and Financial InstitutionDevelopment Economics, Monetary Economics, Financial Economics. Accounting: Public Sector Accounting, Taxation, Financial Accounting, Management Accounting, Auditing, and Information Systems Business and banking management:Finance and wealth management, Marketing, Human Resource Management, Strategic Management, Operations, Entrepreneurship, Banking Ethics, Banking Operation and Management.
Articles 239 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2015)" : 239 Documents clear
KONSEP AKUNTABILITAS KEUANGAN DALAM ORGANISASI KEAGAMAAN (Studi Kasus pada Gereja Kerasulan Baru di Indonesia, Distrik Jawa Timur dan Bali) Komang Gede Suriani Suan Dewi .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .; I MADE PRADANA ADIPUTRA, S.E.,S.H.,M.Si. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4807

Abstract

Gereja merupakan organisasi keagamaan yang bersifat “sui generis” yaitu tidak sama dengan organisasi lainnya sehingga Gereja memiliki konsep pengelolaan keuangan yang berbeda dari organisasi pada umumnya. Hal ini terjadi pada Gereja Kerasulan Baru Indonesia yang mampu mewujudkan akuntabilitas dengan konsep yang dilandasi oleh unsur teologis dan filosofi Gereja. Meskipun pengelolaan keuangan bersifat sentralistik dengan akuntabilitas yang bersifat terbatas pada beberapa pihak saja, namun pengelolaan keuangan di Gereja ini berjalan dengan baik. Untuk memahami konsep akuntabilitas keuangan yang diterapkan GKBI, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui : 1) Proses pengelolaan keuangan di Gereja Kerasulan Baru Distrik Jawa Timur dan Bali, dan 2) Sejauh mana proses pengelolaan keuangan di Gereja Kerasulan Baru Distrik Jawa Timur dan Bali dapat menjamin terselenggaranya pengelolaan keuangan yang akuntabel. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif yang menekankan pada pemahaman mendalam dari peneliti terhadap sebuah kasus. Analisis data dilakukan melalui tiga tahapan, antara lain : 1) Reduksi Data, 2) Penyajian Data, dan 3) Menarik Kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : 1) Proses pengelolaan keuangan dilakukan oleh perwakilan masing-masing Gereja, yaitu pemangku jawatan, dan pertanggungjawaban keuangan disampaikan kepada Kantor Cabang Yogyakarta lalu Kantor Pusat Bandung. 2) Akuntabilitas keuangan dalam pengelolaan keuangan terlaksana dengan baik, karna konsep pengelolaan keuangan GKBI berbasis teologi dan melibatkan tenaga profesional.Kata Kunci : Konsep, akuntabilitas, gereja, akuntansi, teologi. Church is a religious organization that has a “sui generis” nature, that is, is not the same as other organizations that it has a different concept of financial management from other organizations in general. This is the case with Gereja Kerasulan Baru Indonesia that is capable of realizing accountability with the concept that is based on theological element and church philosophy. Although the financial management is centralistic with accountability limited to some parties only, the financial management in the church runs well. To understand the concept of financial management applied in GKBI, this study was conducted to find out 1) the financial management process in Gereja Kerasulan Baru in East Java and Bali district and 2) to what extent is the process of financial management accountable. This study was done using qualitative method that stressed on the in-depth understanding of a case. The data analysis was done through three stages: 1) data reduction, 20 data display, and 3) conclusion drawing. The study showed that 1) the process of financial management is done by the representative of each church, that is, person in charge, and financial accountability is communicated to branch offices in Yogyakarta and then to central office in Bandung. 2) financial accountability in financial management is done well, since the concept of financial manangement of GKBI is based on theology and involves professional people.keyword : concept, accountability, church, accounting, theology
Analisis Sistem Pengendalian Intern dalam Pemberian Kredit Mikro Pada PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk Unit Banyuasri Dhelia Dayu Anasthasia .; Nyoman Ari Surya Darmawan, S.E., Ak. .; Desak Nyoman Sri Werastuti, S.E., Ak. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4808

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilaksanakan di PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk Unit Banyuasri. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian adalah data primer dan data sekunder. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan studi pustaka. Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik data reduksi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Hasil analisis terhadap unsur-unsur sistem pengendalian intern pada PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk Unit Banyuasri. menunjukkan bahwa sistem pengendalian internnya cukup baik, karena semua sudah dilakukan analisis serta evaluasi kredit oleh petugas mantri sebelum memberikan kredit pada calon nasabahnya. Sudah ada pemisahan tugas dan tanggungjawab dalam struktur organisasinya, sistem otorisasi dan prosedur pencatatan yang baik, serta praktik yang sehat dalam melaksanakan fungsi tiap unit organisasi. (2) Pada BRI Unit Banyuasri setiap pemberian kredit harus berdasarkan surat permohonan secara tertulis yang ditandatangani oleh pemohon. Permohonan dituangkan dalam formulir permohonan kredit sesuai standar pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk Unit Banyuasri . Kata Kunci : Sistem Pengendalian Intern, Pemberian Kredit Mikro Abstract This research was aimed at identifying the intern controlling system in micro credit loan in PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk unit Banyuasri. It was conducted in PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk unit Banyuasri. The research method was descriptive qualitative research. The type of data which was used in the research was primary and secondary data. The data was collected through interview, observation, and literature review. The data was analyzed by using reduction data technique. The result of the research was (1) The analysis of the factors of intern controlling system in micro credit loan in PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk unit Banyuasri. It presented that the intern controlling system was good because the credit analysis and evaluation had been conducted by the staff before it was given to the customer. There was duty and responsibility separation in the well organization structure, authorization system and registration procedure. There was also good practice in conducting the function of each organization unit. (2) In PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk unit Banyuasri, every loan should be based on the written petition form which based on the standard of PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk unit Banyuasri. keyword : Keywords: Intern Controlling System, Micro Credit Loan
ANALISIS PENGARUH PARTISIPASI ANGGARAN, INFORMASI ASIMETRI DAN PENEKANAN ANGGARAN TERHADAP SENJANGAN ANGGARAN (BUDGETARY SLACK) (STUDI PADA SKPD PEMERINTAH KABUPATEN BULELENG) I Nyoman Triantana Putra .; I MADE PRADANA ADIPUTRA, S.E.,S.H.,M.Si. .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4809

Abstract

Dalam proses penyusunan, anggaran memiliki dampak langsung terhadap perilaku manusia. Oleh karena itu, terdapat perilaku-perilaku manusia yang akan timbul sebagai akibat dari anggaran, baik yang bersifat perilaku positif maupun perilaku yang negatif. Perilaku yang positif akan timbul jika tujuan pribadi masing-masing manajer selaras, serasi, dan seimbang dengan tujuan perusahaan (goal congruence) dan manajer mempunyai kemauan untuk memenuhinya. Sebaliknya, tindakan negatif seperti budgetary slack. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh antara partisipasi anggaran, asimetri informasi dan penekanan anggaran terhadap slack anggaran baik secara parsial dan simultan. Penelitian ini mengambil lokasi di SKPD Kabupaten Buleleng. Populasi dalam penelitian ini adalah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Buleleng. Yang mana populasinya adalah pengelola unit kerja atau penjabat struktural yang terlibat dalam proses penyusunan anggaran di masing - masing dinas atau badan yang ada pada Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Buleleng. Metode pemilihan sampel menggunakan purposive sampling sehingga diperoleh sampel sebanyak 12 orang tiap tiap SKPD. Metode pengumpulan data dengan menyebar kuesioner. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis berganda, uji t dan uji f. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh signifikan dan positif Partisipasi Anggaran terhadap slack anggaran. Asimetri Informasi mempunyai pengaruh yang signifikan dan positif terhadap Slack Anggaran. Penekanan Anggaran mempunyai pengaruh yang signifikan dan positif terhadap Slack Anggaran. Partisipasi Anggaran, Asimetri Informasi dan Penekanan Anggaran secara bersama sama berpengaruh signifikan terhadap Slack Anggaran. Kata Kunci : Partisipasi, Asimetri Informasi, Slack Anggaran In the process of budgeting, budget has a direct effect on human behavior. Thus, there are human behaviors that will develop both positively and negatively. Positive behavior will arise if the personal goal of every manager is fit, harmonious and balanced with the goal of the enterprise (goal congruence) and the manager has the willingness to meet it. On the contrary, there are negative actions such as budgetary slack. This study was aimed at finding out the effect of budgetary participation, information asymmetry and budgetary stress on budgetary slack both partially and simultaneously. This study took place in SKPDs in Buleleng regency. The population was SKPDs in Buleleng regency. They were the managers of the force units or structural officials involved in the process of budgeting in each office or organization in the SKPDs in Buleleng regency. The sampling technique used was purposive sampling and the sample consisted of 12 people for each SKPD. The data collection was done by distributing questionnaires. The data were analyzed using multiple regression, t-test and F-test. The results showed that there is a significant and positive effect of budgetary participation on budgetary slack. Information asymmetry has a significant and positive effect on budgetary slack. Budgetary Stress has a significant and positive effect on Budgetary Slack. Budgetary participation, Information Asymmetry and Budgetary Stress simultaneously have a significant effect on Budgetary Slack.keyword : Participation, Information Asymmetry, Budgetary Slack
MENGUNGKAP AKUNTABILITAS PENERIMAAN PAJAK DAERAH DAN RETRIBUSI DAERAH DI DINAS PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN BULELENG (Studi Kasus pada Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Buleleng) Ni Luh Nora Widari .; I MADE PRADANA ADIPUTRA, S.E.,S.H.,M.Si. .; Gede Adi Yuniarta, SE.AK .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4810

Abstract

Pajak Daerah dan Retribusi Daerah merupakan dua komponen penting dalam penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Di Kabupaten Buleleng. Tanggung jawab atas pengelolaan penerimaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah dilakukan oleh Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Buleleng. Sebagai salah satu Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kabupaten Buleleng, Dispenda bertindak sebagai koordinator dari SPKD yang memiliki keterkaitan atas pengelolaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Berdasarkan tugasnya tersebut, beberapa pertanyaan timbul atas fenomen-fenomena yang ada. Sejalan dengan pertanyaan yang ada, penelitian ini dilakukan bertujuan untuk meluruskan : 1) Akuntabilitas Dispenda atas penerimaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, 2) Kontribusi penerimaan PAD terhadap APBD di Kabupaten Buleleng, dan 3) Sistem atau prosedur atas pelaksanaan penerimaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah serta Sistem Pengendalian Internal yang diterapkan di Dispenda. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif yang menitikberatkan perhatiannya pada sejumlah pernyataan yang diungkapkan oleh informan dari aparatur Dispenda. Analisis data dilakukan dengan tiga tahapan, antara lain : 1) Reduksi Data, 2) Penyajian Data, dan 3) Menarik Kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : 1) Akuntabilitas Dispenda atas penerimaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah telah dilakukan dengan akuntabel dan transparan, 2) Kontribusi PAD terhadap APBD telah mengalami peningkatan, dan 3) Prosedur kerja Dispenda telah terlaksana sesuai dengan regulasi serta penerapan pengawasan melekat sebagai sistem pengendalian internal telah terlaksana dengan baik. Kata Kunci : Dispenda, akuntabilitas, kontribusi, prosedur kerja, sistem pengendalian internal Regional tax and regional non tax revenues are two important components in Regional original Income Revenue (PAD) in Buleleng Regency. The responsibility for managing regional tax revenue and regional non tax revenues is in the hand of Dinas Pendapatan Daerah in Buleleng. As one of workforce units of regional apparatus (SKPD) in Buleleng regency, Dispenda acts as coordinator of SKPDs that are related to the management of regional tax and non tax revenues. Based on their tasks, some of the questions were arise. In line with the existing questions, this study was done with the aim of finding out 1) the accountability of Dispenda for regional tax and regional nontax revenues, 2) the contribution of regional original income revenue (PAD) to regional budget (APBD) in Buleleng regency, and 3) the system or procedure for administering regional tax and regional nontax revenues and the internal control system applied by Dispenda. This study used qualitative method by focusing on a number of statements made by the informants from Dispenda apparatus. The data were analyzed following three phases: 1) Data Reduction, 2) Data Display and 3) Conclusion Drawing. The result showed that 1) Dispenda accountability for regional tax revenue and regional nontax revenues is accountable and transparent, 2) the contribution of PAD to APBD increases and 3) the procedure followed by Dispenda has been in accordance with the regulation and the application of close control as internal control system is good. keyword : Dispenda, accountability, contribution, work procedures, internal control systems
PENGARUH ECONOMIC VALUE ADDED (EVA) MOMENTUM, NET PROFIT MARGIN (NPM), BASIC EARNING POWER (BEP), RETURN ON ASSETS (ROA), RETURN ON EQUITY (ROE) TERHADAP RETURN SAHAM DAN MARKET VALUE ADDED (MVA) (Studi Kasus Pada Perusahaan LQ 45 Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2009-2013) Ni Made Sukarmiasih .; NI KADEK SINARWATI, SE., M.Si.Ak. .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4826

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara NPM, BEP, ROA, ROE, EVA Momentum terhadap return saham dan MVA. Sampel penelitian ini adalah perusahaan yang termasuk dalam LQ 45 yang terdaftar di BEI tahun 2009-2013 dan dipilih dengan metode purposive sampling. Data yang digunakan bersifat time series dengan jenis data sekunder yang dikumpulkan dengan metode dokumentasi. Analisis pengujian data pada penelitian ini menggunakan uji asumsi klasik yang terdiri dari uji normalitas, uji autokorelasi, uji multikolonearitas dan uji heteroskedastisitas. Pengujian hipotesis dilakukan dengan metode analisis regresi berganda yang terdiri dari uji t dan uji F dengan program SPSS 19. Hasil penelitian menunjukkan bahwa NPM, BEP, ROA, ROE dan EVA Momentum tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap return saham. NPM, BEP, ROE dan EVA Momentun tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap MVA, sedangkan variabel independen ROA memiliki pengaruh yang signifikan terhadap MVA, dimana ROA memiliki arah pengaruh yang positif terhadap MVA. Hasil pengujian simultannya menunjukkan bahwa secara simultan NPM, BEP, ROA, ROE, dan EVA Momentum berpengaruh positif terhadap variabel dependen baik return saham maupun MVA. Kata Kunci : Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara NPM, BEP, ROA, ROE, EVA Momentum terhadap return saham dan MVA. Sampel penelitian ini adalah perusahaan yang termasuk dalam LQ 45 yang terdaftar di BEI tahun 2009-2013 dan dipilih dengan metode purposive sampling. Data yang digunakan bersifat time series dengan jenis data sekunder yang dikumpulkan dengan metode dokumentasi. Analisis pengujian data pada penelitian ini menggunakan uji asumsi klasik yang terdiri dari uji normalitas, uji autokorelasi, uji multikolonearitas dan uji heteroskedastisitas. Pengujian hipotesis dilakukan dengan metode analisis regresi berganda yang terdiri dari uji t dan uji F dengan program SPSS 19. Hasil penelitian menunjukkan bahwa NPM, BEP, ROA, ROE dan EVA Momentum tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap return saham. NPM, BEP, ROE dan EVA Momentun tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap MVA, sedangkan variabel independen ROA memiliki pengaruh yang signifikan terhadap MVA, dimana ROA memiliki arah pengaruh yang positif terhadap MVA. Hasil pengujian simultannya menunjukkan bahwa secara simultan NPM, BEP, ROA, ROE, dan EVA Momentum berpengaruh positif terhadap variabel dependen baik return saham maupun MVA. This study was conducted for the purpose of evaluating the correlation between NPM, BEP, ROA, ROE, Momentum EVA towards stock return and MVA. The samples of the study consisted of companies involved in the LQ45 listed in the Indonesia stock exchange during 2009-2013 and selected based on the purposive sampling. The data of the study was time series collected from secondary sources by using documentation records. The analysis was conducted by using classic assumption testing consisting of normality testing, autocorrelation testing, multicolonearity testing, and heteroscedasticity testing. The hypothesis was tested by using multiple regression analysis consisted of t-test and F-test supported by SPSS 19. The results of the study indicated that NPM, BEP, ROA, ROE and Momentum EVA had no significant effect towards stock return. NPM, BEP, ROE and Momentum EVA had no significant effect on MVA, meanwhile independent variable of ROA had a significant effect on the MVA, where ROA had a positive effect direction on the MVA. The results simultaneous testing indicated that NPM, BEP, ROA, ROE, and Momentum EVA had a positive effect on the independent variable both stock return as well as MVA. keyword : BEP, Momentum EVA, MVA, NPM, Stock Return, ROA, and ROE
PENGARUH ECONOMIC VALUE ADDED (EVA) MOMENTUM, NET PROFIT MARGIN (NPM), BASIC EARNING POWER (BEP), RETURN ON ASSETS (ROA), RETURN ON EQUITY (ROE) TERHADAP RETURN SAHAM DAN MARKET VALUE ADDED (MVA) (Studi Kasus Pada Perusahaan LQ 45 Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2009-2013) Ni Made Sukarmiasih .; NI KADEK SINARWATI, SE., M.Si.Ak. .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4827

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara NPM, BEP, ROA, ROE, EVA Momentum terhadap return saham dan MVA. Sampel penelitian ini adalah perusahaan yang termasuk dalam LQ 45 yang terdaftar di BEI tahun 2009-2013 dan dipilih dengan metode purposive sampling. Data yang digunakan bersifat time series dengan jenis data sekunder yang dikumpulkan dengan metode dokumentasi. Analisis pengujian data pada penelitian ini menggunakan uji asumsi klasik yang terdiri dari uji normalitas, uji autokorelasi, uji multikolonearitas dan uji heteroskedastisitas. Pengujian hipotesis dilakukan dengan metode analisis regresi berganda yang terdiri dari uji t dan uji F dengan program SPSS 19. Hasil penelitian menunjukkan bahwa NPM, BEP, ROA, ROE dan EVA Momentum tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap return saham. NPM, BEP, ROE dan EVA Momentun tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap MVA, sedangkan variabel independen ROA memiliki pengaruh yang signifikan terhadap MVA, dimana ROA memiliki arah pengaruh yang positif terhadap MVA. Hasil pengujian simultannya menunjukkan bahwa secara simultan NPM, BEP, ROA, ROE, dan EVA Momentum berpengaruh positif terhadap variabel dependen baik return saham maupun MVA. Kata Kunci : Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara NPM, BEP, ROA, ROE, EVA Momentum terhadap return saham dan MVA. Sampel penelitian ini adalah perusahaan yang termasuk dalam LQ 45 yang terdaftar di BEI tahun 2009-2013 dan dipilih dengan metode purposive sampling. Data yang digunakan bersifat time series dengan jenis data sekunder yang dikumpulkan dengan metode dokumentasi. Analisis pengujian data pada penelitian ini menggunakan uji asumsi klasik yang terdiri dari uji normalitas, uji autokorelasi, uji multikolonearitas dan uji heteroskedastisitas. Pengujian hipotesis dilakukan dengan metode analisis regresi berganda yang terdiri dari uji t dan uji F dengan program SPSS 19. Hasil penelitian menunjukkan bahwa NPM, BEP, ROA, ROE dan EVA Momentum tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap return saham. NPM, BEP, ROE dan EVA Momentun tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap MVA, sedangkan variabel independen ROA memiliki pengaruh yang signifikan terhadap MVA, dimana ROA memiliki arah pengaruh yang positif terhadap MVA. Hasil pengujian simultannya menunjukkan bahwa secara simultan NPM, BEP, ROA, ROE, dan EVA Momentum berpengaruh positif terhadap variabel dependen baik return saham maupun MVA. This study was conducted for the purpose of evaluating the correlation between NPM, BEP, ROA, ROE, Momentum EVA towards stock return and MVA. The samples of the study consisted of companies involved in the LQ45 listed in the Indonesia stock exchange during 2009-2013 and selected based on the purposive sampling. The data of the study was time series collected from secondary sources by using documentation records. The analysis was conducted by using classic assumption testing consisting of normality testing, autocorrelation testing, multicolonearity testing, and heteroscedasticity testing. The hypothesis was tested by using multiple regression analysis consisted of t-test and F-test supported by SPSS 19. The results of the study indicated that NPM, BEP, ROA, ROE and Momentum EVA had no significant effect towards stock return. NPM, BEP, ROE and Momentum EVA had no significant effect on MVA, meanwhile independent variable of ROA had a significant effect on the MVA, where ROA had a positive effect direction on the MVA. The results simultaneous testing indicated that NPM, BEP, ROA, ROE, and Momentum EVA had a positive effect on the independent variable both stock return as well as MVA. keyword : BEP, Momentum EVA, MVA, NPM, Stock Return, ROA, and ROE
PELAKSANAAN DAN PERMASALAHAN DALAM MENCIPTAKAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR YANG IDEAL PADA PEMBAYARAN SUPPLIER RUTIN DI THE 101 BALI HOTEL LEGIAN Milla Permata Sunny .; Desak Nyoman Sri Werastuti, S.E., Ak. .; Dr. Edy Sujana,SE,Msi,AK .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4828

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pelaksanaan pembayaran supplier rutin pada The 101 Hotel Legian, mengidentifikasi permasalahan terhadap pelaksanaan SOP, dan mengevaluasi bentuk SOP yang ideal dan handal untuk pembayaran supplier rutin pada The 101 Hotel Legian. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik deskritif kualitatif yang berupa kegiatan mendeskripsikan data yang telah dikumpul secara logis dan disertai argumentasi untuk dapat ditarik kesimpulan. Objek penelitian yang digunakan adalah data hasil penelitian Hotel The 1O1 Legian. Sumber data yang digunakan adalah data primer berupa data hasil pembayaran supplier Hotel The 101 Bali Legian tahun 2013 dan tahun 2014 (berjalan). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah penelitian pustaka, observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Populasi yang digunakan adalah seluruh karyawan hotel The 101 Legian, dan sampel penelitian menggunakan purpose sampling yaitu pengambilan sampel yang bersifat tidak acak dipilih berdasarkan pertimbangan tertentu. Hasil dari penelitian menyatakan bahwa (1) pelaksanaan prosedur pembayaran supplier pada The 101 Legian sudah terstruktur dan memiliki pola yang sesuai dengan Standar Alur Pembelian, (2) kelemahan yang ditemukan dalam penelitian ini adalah terlalu lamanya jangka waktu yang dibutuhkan atau diperlukan perusahaan induk dalam mengambil keputusan untuk transaksi di atas USD 500, (3) untuk mengantisipasi dampak berkelanjutan pada kebijakan tersebut sebaiknya diberikan batasan waktu kepada perusahaan induk untuk segera menangani permohonan persetujuan maksimal 3 hari. Kata Kunci : Supplier, Kredit, Utang, SOP, Hotel. The study aimed at observing the implementation regular supplayer payments on the 101 Hotel Legian, identifying the problems on the implementation of SOP, and evaluating the form of an ideal and reliable SOP for the regular supplier payments on the 101 Hotel Legian. The population of the study involved all the hotel staff members of the 101 Bali Legian, from which the samples were selected based on the purposive sampling, that is the selection of the samples with non-random technique, only based on a particular consideration. The analysis was conducted by using descriptive qualitative consisting of describing logically the obtained data followed by argumentation before conclusion was made. The object of the study was about the data of result of study of the 101 Hotel Legian. The data were obtained from the primary sources in the form of payment results of the 101 Bali Hotel Legian in 2013 and 2014 (the current year). The data were collected by using library research, observation, interview, documentation recording. The results of the study indicated that (1) the implementation of the supplier ayment procedure on the 101 Legian Hotel had been found structured and has appropriate patterns with the purchasing order standard, (2) The weakness that was found in this research is the period required by parent company in giving decision to follow up the transaction above USD 500 was too long, (3) To anticipate the sustainable impact of that policy, it will be better to give time limitation to parent company to decide the approval request as soon as 3 days maximum. keyword : Supplier, Credit, Debt, SOP, Hotel.
ANALISIS PERBEDAAN PERSEPSI TERKAIT KOMPETENSI LULUSAN S1 AKUNTANSI Ni Nyoman Sri Murniasih .; Dr. Edy Sujana,SE,Msi,AK .; I Gusti Ayu Purnamawati, S.E. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4936

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan persepsi antara akuntan pendidik, akuntan internal, dan akuntan publik terkait kompetensi yang harus dimiliki lulusan S1 akuntansi. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh dari penyebaran kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah stakeholder yang terdiri dari tiga kelompok responden, yaitu: akuntan pendidik, akuntan internal, dan akuntan publik. Sedangkan sampel dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan metode purposive sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini 102 responden yang terdiri dari 34 responden untuk masing-masing kelompok responden. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis uji beda yang diolah menggunakan program SPSS 20,0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan persepsi antara akuntan pendidik dengan akuntan internal, akuntan pendidik dengan akuntan publik, dan akuntan internal dengan akuntan publik terkait kompetensi yang harus dimiliki lulusan akuntansi. Dimana akuntan pendidik memiliki persepsi yang lebih tinggi dibandingkan dengan akuntan internal dan akuntan publik. Hal ini sesuai dengan hasil analisis data, dimana akuntan pendidik merasa 47 kompetensi menurut Albrecht and Sack harus dimiliki lulusan akuntansi untuk mampu saing di dunia kerja. Masing-masing akuntan memiliki persepsi yang berbeda, hal ini terjadi karena persepsi dipengaruhi oleh banyak hal salah satunya adalah pengalaman kerja. Kata Kunci : Kompetensi, Persepsi, Akuntan The purpose of the study was to find out different perception between educator accountancy, internal accountancy, and public accountancy in relation to the competency that the graduate of S1 accountancy should have. It was a quantitative research design, using a primary data obtained from distributing questionnaire. The population involved in the study was all stakeholders consisting of three different groups of respondents, that is: educator accountancy, internal accountancies, and public accountancies. While the samples were selected based on a purposive sampling method with a total number of 102 respondents consisted of 34 respondents for every group of respndents respenctively. The analysis was made by using t-test supported by SPSS program 20.0 for windows. The results of the study indicated that there was a different perception between educator accountancy and internal accountancy, between educator accountancy and pblic accountancy, and internal accountancy and public accountancy in relation to the competency that the graduate of accountancy S1 program should have. Where educator accountancy had higher perception than internal accountancy and public accountancy. It was related to the results of data analysis, where educator accountancy got 47 point of competency according to Albrecht and Sack that the graduate should have in order to be competitive in the working opportunities. Every accountancy had different perception, because every perception could be influenced by many factors, one of them is working experience. keyword : competency, perception, accountancy
ANALISIS PERLAKUAN AKUNTANSI AKTIVA TETAP BERWUJUD PADA ORGANISASI NIRLABA DI MARKAS PMI KABUPATEN BULELENG Nariasih Ni Luh .; Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4971

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui bagaimana pencatatan harga perolehan aktiva tetap berwujud; 2) mengetahui bagaimana metode penyusutan aktiva tetap berwujud; 3) mengetahui bagaimana penyajian aktiva tetap berwujud di laporan keuangan, pada Markas PMI Kabupaten Buleleng berdasarkan PSAK 45. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskritif komparatif yaitu membandingkan metode yang digunakan perusahaan dengan metode yang sesuai dengan kajian teori yang telah dipaparkan. Sumber data dalam penelitian ini yaitu data primer yang diperoleh dari hasil wawancara, dan data sekunder yang diperoleh dari studi literatur dan catatan-catatan yang berhubungan dengan penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini: 1) penelitian lapangan, 2) penelitian kepustakaan, 3) mengakses website yang berkaitan dengan topik permasalahan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Markas PMI Kabupaten Buleleng tidak melakukan pencatatan harga perolehan aktiva tetap berwujud sesuai dengan PSAK 45 karena rendahnya kualitas sumber daya manusia, para donatur yang bersifat tidak mengikat dan tidak adanya pengawasan independen. 2) Markas PMI Kabupaten Buleleng tidak menggunakan metode penyusutan karena tidak melakukan penyusutan terhadap aktiva tetap yang dimilikinya. 3) Markas PMI Kabupaten Buleleng tidak menyajikan aktiva tetap berwujud di laporan keuangan, karena laporan keuangan yang dibuat masih menggunakan format yang sederhana yaitu pemasukan/debet dan pengeluaran/kredit. Kata Kunci : Aktiva Tetap Berwujud, PSAK 45, Markas PMI Kabupaten Buleleng This present study was intended to: 1) identify how the prices of acquisition of tangible fixed assets were recorded; 2) identify what method was used to record the reduction in value of the tangible fixed assets; 3) identify how the tangible fixed assets were presented in the financial statement of the Office of the Indonesian Red Cross of Buleleng Regency based on PSAK 45. Qualitative research method with descriptive comparative approach was used in the present study, meaning that the method used by the company was compared to the theoretical analysis already presented. The data were obtained from the primary data source through interview, and the secondary data which were obtained from library research and notes related to the present study. The methods used in the present study are: 1) field research, 2) library research, and 3) browsing the websites related to the topic of the study. The result of the study showed that 1) the Office of the Indonesian Red of Buleleng Regency did not record the price of the acquisition of the tangible fixed asset in accordance with PSAK 45, resulting from the low quality of human resources, the non binding donator, and no independent supervision. 2) The Office of the Indonesian Red Cross of Buleleng Regency did not use the method of reduction in value, as nothing was recorded related to the reduction in value of the tangible fixed asset. 3) The Office of was that the financial statement still referred to the simple format, that is, debit and credit. the Indonesian Red Cross did not present the tangible fixed assets in the financial statement; the reason keyword : Tangible Fixed Asset, PSAK 45, Office of the Indonesian Red Cross of Buleleng Regency
ANALISIS DISCRETIONARY ACCRUAL DALAM MERESPON DOWNGRADE OBLIGASI PERUSAHAAN Wivina Christianti Pratiwi .; Desak Nyoman Sri Werastuti, S.E., Ak. .; Dr. Edy Sujana,SE,Msi,AK .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4972

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui downgrade obligasi dalam kategori non-investment grade. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Metode pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria-kriteria yang sudah ditentukan. Adapun perusahaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah 12 perusahaan non keuangan yang menerbitkan obligasi dan beredar di PT. Bursa Efek Indonesia periode tahun 2004 sampai dengan tahun 2013, yang peringkat obligasinya diterbitkan oleh PT. Pefindo. Metode statistik penelitian ini mengunakan analisis Independent Sample t-test untuk menguji hipotesis. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa (1) perusahaan melakukan manajemen laba dengan cara meningkatkan jumlah akrual diskresioner saat publikasi laporan keuangan auditan setelah perusahaan mengalami downgrade obligasi. (2) manajemen laba akrual perusahaan yang mengalami downgrade obligasi lebih besar daripada discretionary accrual perusahaan yang tidak mengalami downgrade obligasi. Kata Kunci : peringkat obligasi, discretionary accrual This study was intended to identify the degradation of the ranks of bonds which are under the category of non-investment grade. It is a quantitative study. The samples were determined using the purposive sampling method with the criteria already determined. 12 non financial companies which issued bonds circulating at PT. Bursa Efek Indonesia (the Indonesia’s Stock Exchange) from 2004 to 2013 whose ranks of bonds were issued by PT. Pefindo were employed in the present study. The Independent Sample-Test was used to test the hypothesis. The result of the study showed that (1) the companies undertook the profit management by increasing the discretionary accrual number when the audited financial statement was issued after the companies underwent the degradation of the rank of bonds. (2) The management of the accrual profit of the companies which undertook the degradation of the rank of bonds was greater than that of those which did not undertake the degradation of the rank of bonds. keyword : rank of bonds, accrual profit management

Page 10 of 24 | Total Record : 239


Filter by Year

2015 2015


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 03 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 04 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 03 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 02 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 04 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 03 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 02 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 01 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 04 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 03 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 02 (2022) Vol. 13 No. 01 (2022) Vol 13, No 01 (2022) Vol 12, No 3 (2021) Vol. 12 No. 3 (2021) Vol 12, No 2 (2021) Vol. 12 No. 2 (2021) Vol. 12 No. 1 (2021) Vol 12, No 1 (2021) Vol 11, No 3 (2020) Vol. 11 No. 3 (2020) Vol 11, No 2 (2020) Vol. 11 No. 2 (2020) Vol. 11 No. 1 (2020) Vol 11, No 1 (2020) Vol 10, No 3 (2019) Vol. 10 No. 3 (2019) Vol 10, No 2 (2019) Vol. 10 No. 2 (2019) Vol. 10 No. 1 (2019) Vol 10, No 1 (2019) Vol 9, No 3 (2018) Vol. 9 No. 3 (2018) Vol 9, No 2 (2018) Vol. 9 No. 2 (2018) Vol. 9 No. 1 (2018) Vol 9, No 1 (2018) Vol 8, No 2 (2017): Vol. 8 No. 2 (2017) Vol. 7 No. 1 (2017) Vol 7, No 1 (2017): Vol 6, No 3 (2016): Vol. 6 No. 3 (2016) Vol. 5 No. 2 (2016) Vol 5, No 2 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 4, No 1 (2016): Vol 3, No 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue