cover
Contact Name
Nyoman Suadnyana Pasek
Contact Email
suadnyanapasek83@gmail.com
Phone
+6281339412282
Journal Mail Official
suadnyanapasek83@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana no 11 Singaraja Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha
ISSN : 26141949     EISSN : 26141930     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
IMAT ( Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi ) Undiksha provides a medium for disseminating novel articles related to economy and business among international academics, practitioners, regulators, and public. JIMAT accepts articles any research methodology that meet the standards established for publication in the journal. In addition, JIMAT focuses on research articles and review article for specific topics that are relevant to the economic and accounting, business, and banking issues, related to three important disciplines as follows: Economics And Accounting: Public Economics , International Economics, Banking and Financial InstitutionDevelopment Economics, Monetary Economics, Financial Economics. Accounting: Public Sector Accounting, Taxation, Financial Accounting, Management Accounting, Auditing, and Information Systems Business and banking management:Finance and wealth management, Marketing, Human Resource Management, Strategic Management, Operations, Entrepreneurship, Banking Ethics, Banking Operation and Management.
Articles 239 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2015)" : 239 Documents clear
PENGARUH ALOKASI BELANJA MODAL DAN BELANJA PEMELIHARAAN TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH PADA KABUPATEN BANGLI (Studi Empiris pada 6 Dinas Kabupaten Bangli) Ni Wayan Ristiani .; Nyoman Ari Surya Darmawan, S.E., Ak. .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.5320

Abstract

Penelitian replikasi ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh alokasi modal dan belanja pemeliharaan terhadap pendapatan asli daerah. Penelitian ini mengambil tempat di Kabupaten Bangli pada periode 2011-2013. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian kausal yang menjelaskan pengaruh variabel alokasi belanja modal dan belanja pemeliharaan terhadap variabelpendapatan asli daerah.Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh secara langsung melalui bagian keuangan masing-masing SKPD kabupaten Bangli. Populasi dari penelitian ini adalah 6 SKPD yang ada di kabupaten Bangli.Penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling.Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 18 sampel. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwasecara parsial alokasi belanja modal berpengaruh secara signifikan terhadap pendapatan asli daerah, alokasi belanja pemeliharaan secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan asli daerah.Secara simultan alokasi belanja modal dan alokasi belanja pemeliharaantidak berpengaruh secara signifikan terhadap pendapatan asli daerah pada Kabupaten Bangli periode 2011-2013.Kata Kunci : Belanja Modal, Belanja Pemeliharaan, Pendapatan Asli Daerah This replicative study was aimed at finding out the effect of capital expense allocation and maintenance expense on region’s self-generated revenue. This study was conducted in Bangli regency in 2011-2013 periods. The study used causal research design that explains the effect of the variable of capital expense allocation and maintenance expense on the variable of region’s self-generated revenue. The type of data used in this study was secondary data obtained directly from finance division of each regional government task force unit (SKPD) of Bangli regency. The population consisted of 6 (all) SKPDs in Bangli regency. The sampling was done by using purposive sampling method. The number of the sample was 18. The result of hypothesis testing showed that partially capital expense allocation has a significant effect on region’s self- generated revenue, maintenance expense allocation does not have a significant effect on region’s self-generated revenue. Simultaneously, capital expense allocation and maintenance expense allocation do not have a significant effect on region’s self-generated revenue of Bangli regency in 2011-2013 periods.keyword : capital expense, maintenance expense, region’s self-generated revenue.
PENGARUH KOMPETENSI, INDEPENDENSI, OBYEKTIVITAS, INTEGRITAS DAN AKUNTABILITAS TERHADAP KUALITAS AUDIT DI PEMERINTAH DAERAH (STUDI EMPIRIS PADA 5 KANTOR INSPEKTORAT PROVINSI BALI) Ayu Kadek Prihartini .; Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M .; Nyoman Ari Surya Darmawan, S.E., Ak. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.5383

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi, independensi, obyektivitas, integritas, dan akuntabilitas terhadap kualitas audit di Pemerintah Daerah. Penelitian ini dilaksanakan pada 5 Kantor Inspektorat di Provinsi Bali sebagai auditor internal pemerintah. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode Purposive Sampling, dengan jumlah sampel 48 auditor. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer. Metode pengumpulan dengan menggunakan kuisioner yang dibagikan kepada responden. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda dengan menggunakan program SPSS versi 19.00. Hasil penelitian ini menunjukkan kompetensi berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas audit, independensi tidak bepengaruh positif signifikan terhadap kualitas audit, obyektivitas tidak berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas audit, integritas berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas audit, akuntabilitas tidak berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas audit, dan secara simultan kompetensi, independensi, obyektivitas, integritas, dan akuntabilitas berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas audit di Pemerintah Daerah. Kata Kunci : kompetensi,independensi,obyektivitas,integritas dan akuntabilitas This study was aimed at finding out the effect of competence, independence, objectivity, integrity and accountability on the quality of audit in local government. This study was conducted at 5 offices of inspectorate of Bali Province as the government internal auditors. The sampling was done by using Purposive Sampling method, with the sample size 48 auditors. The data used in this study were quantitative data. The data source was primary data source. The collection of data method was using questionnaires that were distributed to the respondents. The data analysis technique used was multiple regression by using SPSS version 19.00 program. The result showed that competence has a positive and significant effect on audit quality, independence does not have a positive and significant effect on audit quality, objectivity does not have a positive and significant effect on audit quality, integrity has a positive and significant effect on audit quality, accountability does not have a positive and significant effect on audit quality, and simultaneously competence, independence, objectivity, integrity and accountability have a positive and significant effect on the quality of audit in local government. keyword : competence, independence, objectivity, integrity and accountability
MENGUNGKAP AKUNTABILITAS PENGELOLAAN SUMBER DAYA LEMBAGA LOKAL SUBAK DALAM MEWUJUDKAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI PEDESAAN (STUDI KASUS PADA SUBAK TABOLA, DESA PAKRAMAN TABOLA, KECAMATAN SIDEMEN, KABUPATEN KARANGASEM) Ni Made Shanti Widnyani .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .; Gede Adi Yuniarta, SE.AK .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.5384

Abstract

Subak merupakan organisasi yang didirikan untuk mengelola sistem pengairan pertanian masyarakat adat Bali. Aktifitas operasional subak tidak hanya terbatas pada pengelolaan sumber air sawah, tetapi subak juga melaksanakan kegiatan yang bersifat religius dan pembangunan yang memerlukan banyak dana. Subak didirikan dengan kesederhanaan yang jauh dari perkembangan jaman, tingkat pendidikan krama subak juga relatif rendah. Dengan berbagai keterbatasan tersebut, subak mampu menciptakan pengelolaan sumber daya yang akuntabel. Latar belakang inilah yang menjadikan Subak Tabola menarik untuk dikaji untuk mengetahui 1) sumber dana subak dalam melaksanakan kegiatan operasionalnya, 2) proses pengelolaan keuangan yang dilakukan di subak, dan 3) penerapan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan subak. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif yang dititikberatkan pada deskripsi serta interpretasi perilaku manusia. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi dan studi dokumentasi. Data ini selanjutnya diolah melalui tiga tahapan, yaitu: 1) reduksi data, 2) penyajian data, 3) menarik kesimpulan berdasarkan teori yang telah ditentukan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Sumber dana subak dalam melaksanakan kegiatan operasional diperoleh dari peturunan (iuran) krama subak dan dana bantuan dari pemerintah, 2) Proses pengelolaan keuangan Subak Tabola dikelompokkan menjadi 2 bagian yaitu pengelolaan dana internal dan dana eksternal subak, pertanggungjawaban pengelolaan keuangan dilakukan secara sederhana, perbedaan pengelolaan keuangan tersebut terletak pada bentuk laporan pertanggungjawabannya, 3) Dalam membentuk akuntabilitas pengelolaan keuangan yang disajikan, seluruh krama menjunjung tinggi konsep dan nilai-nilai agama Hindu serta memupuk rasa saling percaya antar krama subak. Kata Kunci : Subak, akuntabilitas, sumber daya, pengelolaan keuangan. Subak is an organization established to manage irrigation system of Balinese local society. The subak operational activities does not merely concern with a limited management of rice field water resources, but also manage the religious activities and development which require a lot of fund. The subak itself was established with simplicity very far from the current development by involving the society as the members from relatively low level of education. With it’s variety of restrictions, this organization of subak could be able to create an accountable resource management. This background make the subak “Tabola” very interesting to be observed with few purposes such as, to find out 1) the subak’s source of fund used to maintain its operational activities, 2) the process of financial management conducted in the subak organization, 3) the process of accountability in the financial management of subak. The study was conducted based on a quantitative design focusing on describing and interpreting human behavior. All data were obtained from deep interview, observation and documentation study. Henceforth an analysis was conducted by following three stages, such as 1) data reduction, 2) data presentation, and 3) drawing conclusion based on a predetermined theory. The results indicated that: 1) the Subak in running its operational activities used the funds obtained from different sources, such as the membership fee, and the government contribution. 2) The process of Tabola Subak’s financial management could be grouped into two categories, such as internal financial management, and external financial management with very simple financial accountability process which had a clear cut differences between each other, such as in terms of the form of accountability report. 3) In presenting the report of financial management accountability, all the subak’s members uphold the concept and values from the Hindu religions as well as develop mutual trust among the members. keyword : Subak, accountability, resource, financial management
AKUNTABILITAS PENGELOLAAN KEUANGAN DANA BANSOS PADA MAJELIS TA'LIM MUSLIMAT NU UKHUWAH ISLAMIYAH KAMPUNG ANYAR, SINGARAJA, BALI Mujayanti Mandasari .; Nyoman Ari Surya Darmawan, S.E., Ak. .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.5385

Abstract

Majelis Ta’lim Muslimat NU Ukhuwah Islamiyah Kampung Anyar, Singaraja, Bali merupakan organisasi sosial yang bergerak dibidang keagamaan yang berfungsi sebagai salah satu wadah untuk belajar dan menjalin silaturahmi antar umat. Untuk menjalankan fungsinya majelis ini memerlukan sejumlah dana. Salah satu sumber dana yang dimiliki oleh Majelis Ta’lim Muslimat NU Ukhuwah Islamiyah ini berasal dari Bansos yang mana pengelolaannya dilakukan secara tertib, taat peraturan, efisien, ekonomi, efektif, transparan dan bertanggungjawab. Untuk memahami konsep akuntabilitas yang diterapkan dalam Majelis Ta’lim Muslimat NU Ukhuwah Islamiyah, Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana pengelolaan keuangan dana bansos pada Majelis Ta’lim Muslimat NU Ukhuwah Islamiyah Kampung Anyar Singaraja Bali. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menekankan pada pemahaman atas fenomena sosial terhadap akuntabilitas pengelolaan keuangan dana bansos pada organisasi keagamaan. Dalam proses memperoleh data penelitian ini menggunakan metode wawancara, observasi serta studi dokumentasi. Analisis data olah dengan menggunakan: 1) reduksi data, 2) penyajian data, 3) menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dana bansos yang diterima oleh Majelis Ta’lim Muslimat NU Ukhuwah Islamiyah Kampung Anyar Singaraja Bali digunakan untuk mendanai sebuah grup musik qasidah rebana yang mana pihak-pihak yang terlibat dalam pengelolaan keuangan dana bansos memiliki pemahaman spiritual yang tinggi yang menjadikan dasar penerapan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan dana bansos, bentuk pelaporan pertanggungjawaban yang dilakukan melalui dua cara yang pertama dengan menyetorkan laporan pertanggungjawaban (LPJ) dan yang kedua transparansi kepada seluruh anggota Majelis Ta’lim Muslimat NU Ukhuwah Islamiyah.Kata Kunci : akuntabilitas, Dana Bansos, Majelis Ta’lim. Majelis Ta’lim Muslimat NU Ukhuwah Islamiyah Kampung Anyar, Singaraja, Bali is social organisation which focused in religious field as one of site of study and meet. To run the function, the Majelis needs funds. One of source of the funds is from social assistance which was managed orderly correct, obey regulation, efficient, economical, effective, transparence, and responsibility. To undertand the concept of accountability that implemented by Majelis Ta’lim Muslimat NU Ukhuwah Islamiyah, this study was conducted to find out how the funds received was managed by Majelis Ta’lim Muslimat NU Ukhuwah Islamiyah Kampung Anyar, Singaraja, Bali. This study was a qualitatif research which focused on the understanding of the social phenomenon of the accountability of the management of the funds received as social assistance toward a religious organization. The data were obtained through interview, observation and documentation methods. Data analysis was analyzed by using data reduction, data display and conclusion drawing. The result of the study showed that the funds received by Majelis Ta’lim Muslimat NU Ukhuwah Islamiyah were used to support the skill and creativity of the members musical group of Qasidah Rabana, those who involved in financial management were those who have high understanding of spirituality was used as the understanding the accountability of the management of the funds received as social assistance. The accountability was reported in two ways; first the sheet of accountability ‘Lembar Pertanggung Jawaban (LPJ) was submitted to the government in the end of the period, and second transparence was shown to the members of the Majelis Ta’lim Muslimat NU Ukhuwah Islamiyah. keyword : Accountability, Social Assistance, Majelis Ta’lim
PERSEPSI PEMILIK UMKM TERHADAP PENERAPAN PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 46 TAHUN 2013 DI KABUPATEN BULELENG Komang Trisna Sari Dewi .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .; Desak Nyoman Sri Werastuti, S.E., Ak. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.5386

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi pemilik UMKM di Kabupaten Buleleng terhadap penerapan Pajak Penghasilan Final 1% sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2013 serta dampaknya bagi pemilik UMKM. Sasaran dari peraturan ini adalah pemilik UMKM yang memiliki omset tidak melebihi Rp4.800.000.000,00 pertahun. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data penelitian ini diperoleh dari kuesioner yang disebar kepada pemilik UMKM yang merupakan informan dalam penelitian ini. Metode yang digunakan dalam pemilihan informan adalah metode purposive sampling. Persepsi pemilik UMKM akan dianalisis berdasarkan asas-asas pemungutan pajak menurut Adam Smith yaitu asas convenience, asas efficiency, asas certainty dan asas equality dengan menggunakan analisis statistik deskritif ukuran frekuensi. Sedangkan dampak dari PP No.46 Tahun 2013 didapat dari hasil wawancara dengan pemilik UMKM. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas responden setuju jika PP No 46 Tahun 2013 ini telah memenuhi asas convenience dan asas efficiency. Sedangkan mayoritas responden masih merasa ragu-ragu bahwa peraturan ini telah memenuhi asas certainty dan mayoritas responden menyatakan tidak setuju jika peraturan ini telah memenuhi asas equality. PP No 46 Tahun 2013 ini juga memiliki dampak bagi pemilik UMKM. Dampak positif dari peraturan ini adalah memudahkan dalam menghitung, membayar dan melaporkan perpajakannya, dapat mendorong pengusaha kecil dan menengah mendapatkan kemudahan akses ke sektor keuangan, serta dapat mengurangi biaya administrasi seperti penggunaa jasa konsultan pajak. Sedangkan dampak negatif yang dirasakan adalah peraturan ini dianggap memberatkan karena PPh Final 1% tidak mempertimbangkan kondisi untung atau rugi dalam kegiatan usaha serta tidak ada kompensasi atas kerugian yang dialami.Kata Kunci : Persepsi, PP No 46 Tahun 2013, Usaha Mikro Kecil dan Menengah, Asas-asas pemungutan Pajak Adam Smith This study was aimed at finding out the perception of small and medium size business owners in Buleleng regency toward the implementation of 1% final income tax in accordance with Government Regulation No. 46, 2013 and its effect on the small and medium size business owners. The target of this regulation is small and medium size business owners with the turnover not exceeding Rp 4,800,000,000.00 a year. This study was a descriptive study using quantitative approach. The data for the study were obtained from questionnaires distributed to the small and medium size business owners who were used as informants in this study. The method used in selecting the informants was purposive sampling. The perception of the small and medium size business owners were analyzed based on Adam Smith’s principles of taxation, i.e., convenience, efficiency, certainty and equality principles using descriptive statistical analysis of frequency measure. While the effect of Government Regulation No. 46, 2013 was obtained from the result of interviews with the small and medium size business owners. The results showed that the majority of the respondents agree that Government Regulation No. 46, 2013 meets convenience and efficiency principles. While the majority of respondents were still doubtful if this regulation meets certainty principle and the majority of the respondents stated that this regulation does not meet equality principle. Government Regulation No. 46, 2013 also has an effect on the small and medium size business owners. The positive effect of this regulation is it makes it easy to count the subjects and to report their taxes. It can encourage the small and medium business people to have an easy access to the finance sector, and it can minimize the cost of administration such as the cost of tax consultant’s service. While the negative effect felt is that this regulation is thought to give more burden since the 1% Final Income Tax does not take profit or loss condition in business activity and it does not compensate for the loss.keyword : Perception, Government Regulation No. 46, 2013, Small and Medium Size Business, Adam Smith Taxation Principles
PENGARUH MODAL KERJA, PENDAPATAN BUNGA KREDIT, SERTA PENDAPATAN PROVISI KREDIT TERHADAP PFORITABILITAS PADA KOPERASI PEGAWAI NEGERI (KPN) DI KECAMATAN BULELENG PERIODE 2012-2013 Komang Tri Yantini .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .; Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.5387

Abstract

Koperasi merupakan lembaga keuangan bukan bank yang beranggotakan satu orang atau lebih, yang memiliki tujuan utama sebagai lembaga menyimpan dan memberi pinjaman dana, yang dapat mensejahterakan anggota dan masyarakat. Koperasi Pegawai Negeri (KPN) adalah salah satu koperasi yang bergerak dalam usaha simpan pinjam maupun sebagai koperasi serba usaha yang ada dalam satuan instansi pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari modal kerja, pendapatan bunga, serta pendapatan provisi kredit terhadap profitabilitas Koperasi Pegawai Negeri (KPN) di Kecamatan Buleleng. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif. Sumber data digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan KPN di Kecamatan Buleleng periode 2012-2013 yang diperoleh dari Dinas Koperas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Buleleng. teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling, dengan jumlah 15 KPN. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier regresi berganda yang dilanjutkan dengan pengujian hipotesis melalui Program SPSS untuk mengukur pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menyatakan bahwa (1) secara parsial modal kerja berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas, (2) pendapatan bunga kredit berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas, (3) pendapatan provisi kredit berpengaruh positif signifikan terhadap profitabilitas, (4) secara simultan modal kerja, pendapatan bunga kredit, serta pendapatan provisi kredit berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas pada KPN di Kecamatan Buleleng. Kata Kunci : Modal Kerja, Pendapatan Bunga Kredit, Pendapatan Provisi , Koperasi Pegawai Negeri Cooperative ‘koperasi’ is a non-bank financial institution which has members and is established to save and give loans as part of its attempt to improve the prosperity of its members and the society where it is located. Koperasi Pegawai Negeri (KPN) is a cooperative which saves and gives loans to and runs other businesses for its members who are employed in a governmental department. This present study was intended to identify the impact of the working capital, the earning earned from the loan interest, provision on the profitability of Koperasi Pegawai Negeri (KPN) in Buleleng Regency. It used qualitative approach. The secondary data, which were in the form of the financial statements of KPN in Buleleng Regency from 2012 to 2013 and were obtained from the Department of Cooperative, Industry, and Trade of Buleleng Regency, were used. The sample which included 15 KPN was determined using the purposive sampling method. The data were analyzed using the multiple regression analysis method, and the hypothesis was tested through the SPSS program which was used to measure the impact of the independent variable on the dependent variable. The result of the study showed that (1) partially the working capital significantly affected profitability, (2) the earning earned from the loan interest significantly affected profitability, (3) the earning earned from the provision positively significantly affected probability, (4) simultaneously, the working capital, the earning earned from the loan interest, and the earning earned from the provision significantly contributed to the profitability of KPN in Buleleng Regency. keyword : Working Capital, Earning Earned from Loan Interest, Earning Earned from Provision interest, and Koperasi Pegawai Negeri
Pengaruh Penerapan Total Quality Management, Sistem Pengukuran Kinerja, Sistem Reward, dan Pengendalian Personal Terhadap Kinerja Manajerial Pada Hotel Nikko Bali Ni Ketut Budiasrini .; I Gusti Ayu Purnamawati, S.E. .; I MADE PRADANA ADIPUTRA, S.E.,S.H.,M.Si. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.5388

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan Total Quality Management, sistem pengukuran kinerja, sistem reward, pengendalian personal terhadap kinerja manajerial pada Hotel Grand Nikko Bali. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan pada Hotel Grand Nikko Bali. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling, dengan jumlah responden adalah 38 orang. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer. Data diperoleh dari penyebaran kuesioner secara langsung ke responden. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi berganda dengan menggunakan program SPSS (Statistical Product and Service Solution) 19. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) penerapan Total Quality Management berpengaruh signifikan terhadap kinerja manajerial, (2) sistem pengukuran kinerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja manajerial, (3) sistem reward berpengaruh signifikan terhadap kinerja manajerial, (4) pengendalian personal berpengaruh signifikan terhadap kinerja manajerial, (5) penerapan Total Quality Management, sistem pengukuran kinerja, sistem reward, pengendalian personal berpengaruh signifikan terhadap kinerja manajerial. Kata Kunci : Total Quality Management, sistem pengukuran kinerja, sistem reward, pengendalian personal, kinerja manajerial The study aimed at finding out the effect of the implementation of total quality management, performance measuring system, reward system and personal control on the managerial performance at the Grand Nikko Bali Hotel. The study was designed quantitatively involving the population of all hotel staffs at the Grand Nikko Bali, from which 38 samples were selected based on purposive sampling technique. The data were collected from a primary source by using questionnaire. Te analysis was conducted by using multiple regression supported by SPSS. (Statistical Product and Service Solution) 19. The results of the study indicated that: (1) the implementation of total quality management had a significant effect on the managerial performance, (2 ) performance measuring system had a significant effect on the managerial performance, (3) reward system and personal control had a significant effect on the managerial performance, (4) personal control had a significant effect on the managerial performance, (5) the implementation of total quality management, performance measuring system, reward system and personal control had a significant effect on the managerial performance. keyword : Total Quality Management, performance measuring system, reward system, personal control, managerial performance
PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN SESUAI SAK ETAP PADA GAPOKTAN AMERTA SARI DESA SUDAJI KECAMATAN SAWAN KABUPATEN BULELENG PROVINSI BALI Widi Artawan Kadek .; NI KADEK SINARWATI, SE., M.Si.Ak. .; Gede Adi Yuniarta, SE.AK .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.5389

Abstract

Gapoktan Amerta Sari merupakan organisasi yang bergerak di bidang usaha perputaran modal ke anggota melalui usaha simpan pinjam. Sumber modal yaitu diperoleh dari simpanan pokok anggota dan BLM PUAP dari Pemerintah Pusat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) proses pertanggungjawaban keuangan Gapoktan Amerta Sari, 2) kendala yang dialami Gapoktan Amerta Sari dalam menyusun laporan keuangan sesuai SAK ETAP, 3) laporan keuangan yang seharusnya dibuat Gapoktan Amerta Sari sesuai dengan SAK ETAP. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dimana peneliti melakukan observasi langsung kelapangan dan mengumpulkan data yang akan dianalisis berdasarkan pengamatan dan pengetahuan peneliti. Teknik analisis data yang digunakan yaitu: 1) pengumpulan data 2) reduksi data, 3) penyajian data, 4) analisis data 5) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) proses pertanggungjawaban keuangan dilakukan saat “buda wage” yaitu menggunakan hari baik. Proses pertanggungjawaban keuangan sudah dilakukan dengan baik dimana dibuktikan dengan pemahaman dari anggota Gapoktan akan laporan keuangan yang dilaporkan walaupun hanya dalam bentuk laporan keuangan yang sederhana. 2) kendala yang dihadapi Gapoktan Amerta Sari dalam penyusunan laporan keuangan sesuai SAK ETAP yaitu: faktor usia, tingkat kompetensi, transaksi yang tidak rutin terjadi, dan lingkup organisasi yang kecil. 3) penyesuaian penyusunan laporan keuangan berdasarkan SAK ETAP menyebabkan terjadinya perubahan pada akun laporan perubahan modal. Kata Kunci : Gapoktan, SAK ETAP, Pertanggungjawaban Keuangan, Laporan Keuangan Farmers’ Group Association “Amerta Sari” is an organization engaged in the venture capital turnover mong the members through saving and loans business. The capital source were obtained from the members’ man deposit and BLM PUAP from the central government. The study was conducted in order to find out: 1) the financial accountability process of the Farmers’ Group Association “Amerta Sari”, 2) problems encountered by the Farmers’ Group Association “Amerta Sari”, when writing financial report based on SAK ETAP, 3) the financial report which should be made by the Farmers’ Group Association “Amerta Sari”, based on the SAK ETAP. It was a qualitative design study, where the researcher conducted a direct observation in the location, and collecting data which would be analyzed based on the observation and the researcher’s knowledge. The data were analyzed by using the following stages, such as: 1) collecting data 2) reducing the data, 3) presenting data, 4) analyzing data 5) drawing conclusion. The results of analysis indicated that: 1) the process of financial accountability was conducted on a good day, called “buda wage”. This process had been done quite well, which was proved by the members’ understanding towards the financial accountability, even the process of report presentation was made very simple. 2) the problems encountered by the members of Farmers’ Group Association “Amerta Sari”, in writing the financial report based on SAK ETAP such as: age factor, level of competency, irregular transaction, and a small scope of organization. 3) the adaptation of report writing based on SAK ETAP could cause some modification of the account equity modification report. keyword : Farmers’ Group Association “Amerta Sari”,SAK ETAP, Financial Accountability, Financial Report
ANALISIS PENERAPAN PENCATATAN KEUANGAN BERBASIS PSAK SYARIAH NO.101 (STUDI INTERPRETIF PADA YAYASAN YATIM PIATU SINGARAJA) Siti Badiah .; Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M .; Dr. Edy Sujana,SE,Msi,AK .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.5390

Abstract

PSAK Syariah No. 101 merupakan salah satu standar keuangan yang ditetapkan bagi entitas syariah baik itu berorientasi laba atau nirlaba. Namun dalam implementasinya pencatatan yang dilakukan oleh entitas syariah masih belum berpedoman pada PSAK Syriah No. 101. Kondisi ini terjadi pada Yayasan Yatim Piatu Singaraja, sebuah yayasan yang dalam kegiatannya selalu berpedoman pada syariah islam. Meskipun yayasan ini sudah lama berdiri dan kegiatannya berorientasi pada syariah islam, namun dalam pencatatan laporan keuangannya masih belum menerapkan PSAK Syrariah No. 101. Dari latar belakang inilah menjadikan Yayasan Yatim Piatu Singaraja menarik untuk dikaji mengenai: 1) praktik pencatatan laporan keuangan yang selama ini dilakukan oleh Yayasan Yatim Piatu Singaraja; 2) faktor-faktor yang menyebabkan tidak terlaksananya pencatatan keuangan berdasarkan PSAK Syariah No. 101 pada Yayasan Yatim Piatu Singaraja; 3) pendapat donatur terhadap laporan keuangan yang dibuat oleh yayasan terhadap donatur yayasan. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif yang dititik beratkan pada deskripsi serta interpretasi perilaku manusia dalam penerapan pencatatan laporan keuangan berbasis PSAK Syariah No. 101. Penelitian ini dilakukan dalam empat tahapan, yaitu: 1) pengumpulan data, 2) penyajian data, 3) analisis data, 4) penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa: 1) Praktik pencatatan laporan keuangan yang dilakukan yayasan selama ini masih sangat sederhana atau tradisional dan hanya mengandung informasi kas masuk dan kas keluar saja, 2) Faktor penyebab gagalnya penerapan PSAK Syariah No. 101 karena adanya faktor internal yakni kurangnya pengetahuan, kurangnya sumber daya manusia, adanya pandangan bahwa pencatatan secara sederhana lebih mudah dipahami, sedangkan faktor eksternal berupa tidak adanya pengendalian sosial kurangnya pengawasan dari donatur dan kurangnya sosialisasi.3) Laporan keuangan yang dibuat oleh yayasan tidak terlalu pentingl bagi para donatur. Kata Kunci : faktor, pencatatan laporan keuangan, PSAK Syariah No. 101, yayasan those with profit orientation and the ones with nonprofit orientation. However, in the implementation, the recording done by the Syariah entities have not been based on PSAK No. 101. This condition occurs in Yayasan Yatim Piatu Singaraja, a foundation that in its activity is always guided by Syariah Islam (Islamic Law). Although this foundation has long been established and its activity is oriented toward Islamic Law, in the recording of its finance it has not yet implemented PSAK No. 101. This background makes Yayasan Yatim Piatu Singaraja an interesting organization to investigate about: 1) the practice of financial report recording that has so far been done by Yayasan Yatim Piatu Singaraja; 2)the factors that cause the foundation not to implement financial recording based on PSAK No. 101 and 3) the donors’ opinion about the financial report done by the foundation for the donors. This study was conducted using qualitative method that focused on the description and interpretation of human behaviors in implementing PSAK Syariah No. 101 based financial report recording. This study was conducted in four stages: 1) data collection, 2) data display, 3) data analysis, 4) drawing of a conclusion. The results showed that 1) the practice of recording of financial report done by the foundation so far has been very simple or traditional and contains only information about cash inflow and outflow. 2) The factors that cause the failure of the implementation of PSAK Syariah No 101 are the internal factors, that is, lack of knowledge, lack or human resource, the presence of perspective that simple recording is easier to understand and the external factors, that is, the non-existing social control, lack of control from the donors and lack of socialization. 3) The financial report made by the foundation is not too important for the donors. keyword : factors, financial report recording, PSAK Syariah No. 101, foundation.
PENGARUH TINGKAT SUKU BUNGA SBI, KURS MATA UANG RUPIAH ATAS DOLLAR AS, DAN INDEKS DOW JONES TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN (IHSG) PADA BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE 2010-2014 Kadek Tias Raka Putri .; Nyoman Ari Surya Darmawan, S.E., Ak. .; Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.5391

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis adanya pengaruh Tingkat Suku Bunga SBI, Kurs Mata Uang Rupiah Atas Dollar, indeks dow jones terhadap Indeks Harga Saham Gabungan Pada Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2010-2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif time series (runtut waktu) yang bersumber dari data sekunder, yaitu data yang diperoleh secara tidak langsung atau melalui informasi yang didapatkan dari buku, dokumen, maupun situs lembaga tertentu. sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah nilai IHSG pada setiap akhir bulan pengamatan periode 2010-2014 pada Bursa Efek Indonesia (BEI). Jumlah data ada setiap bulan selama 5 tahun sehingga ada 60 data tingkat suku bunga SBI, kurs mata uang Rupiah atas Dollar AS, Indeks Saham Dow Jones dan perkembangan IHSG. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji validitas dan reliabilitas, uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, dan uji hipotesis menggunakan analisis regresi linear berganda Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) berpengaruh negatif dan siginifikan antara tingkat suku bunga SBI dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), 2) Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh yang positif dan signifikan antara kurs mata uang Rupiah atas Dollar AS terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), 3) Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh yang positif dan signifikan antara Indeks Dow Jones terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Kata Kunci : Kata Kunci: Suku Bunga SBI, Nilai Kurs Mata Uang Rupiah Terhadap Dollar AS), Indeks Dow Jones (DJIA), Dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Abstract This study was aimed at analyzing the effect of the effect of SBI interest rate, rate of exchange of rupiah into dollar, and Dow Jones index on Composite Share Price Index (IHSG) rate in Indonesia stock exchange (BEI) in the 2010-2014 period. This was a quantitative research. The type of data used was time series quantitative data obtained from secondary data, namely data obtained indirectly or through information accessed from books, documents, and the website of a certain organization. The sample was in the form of IHSG value at the end of the 2010-2014 month of observation period in Indonesia Stock Exchange (BEI). The number of data in each month within five years that resulted in 60 data of SBI interest rate, rate of exchange of rupiah into dollar , and Dow Jones index on development of IHSG. The study used validity testing and reliability testing, normality testing, multicolinearity testing, heteroscedasticity test, and hypothesis testing using multiple linear regression analysis. The results showed that 1) there is a negative and significant effect of SBI interest rate on Composite Share Price Index (IHSG) rate , 2) there is a positive and significant effect of rate of exchange of rupiah into dollar on IHSG, 3) there is a positive and significant effect of Dow Jones index on IHSG. keyword : Keywords: rate of exchange of rupiah into dollar, and Dow Jones index on IHSG rate

Filter by Year

2015 2015


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 03 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 04 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 03 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 02 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 04 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 03 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 02 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 01 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 04 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 03 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 02 (2022) Vol 13, No 01 (2022) Vol. 13 No. 01 (2022) Vol 12, No 3 (2021) Vol. 12 No. 3 (2021) Vol 12, No 2 (2021) Vol. 12 No. 2 (2021) Vol. 12 No. 1 (2021) Vol 12, No 1 (2021) Vol 11, No 3 (2020) Vol. 11 No. 3 (2020) Vol. 11 No. 2 (2020) Vol 11, No 2 (2020) Vol. 11 No. 1 (2020) Vol 11, No 1 (2020) Vol 10, No 3 (2019) Vol. 10 No. 3 (2019) Vol 10, No 2 (2019) Vol. 10 No. 2 (2019) Vol. 10 No. 1 (2019) Vol 10, No 1 (2019) Vol 9, No 3 (2018) Vol. 9 No. 3 (2018) Vol 9, No 2 (2018) Vol. 9 No. 2 (2018) Vol 9, No 1 (2018) Vol. 9 No. 1 (2018) Vol. 8 No. 2 (2017) Vol 8, No 2 (2017): Vol. 7 No. 1 (2017) Vol 7, No 1 (2017): Vol 6, No 3 (2016): Vol. 6 No. 3 (2016) Vol. 5 No. 2 (2016) Vol 5, No 2 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 4, No 1 (2016): Vol 3, No 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue