cover
Contact Name
Nyoman Suadnyana Pasek
Contact Email
suadnyanapasek83@gmail.com
Phone
+6281339412282
Journal Mail Official
suadnyanapasek83@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana no 11 Singaraja Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha
ISSN : 26141949     EISSN : 26141930     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
IMAT ( Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi ) Undiksha provides a medium for disseminating novel articles related to economy and business among international academics, practitioners, regulators, and public. JIMAT accepts articles any research methodology that meet the standards established for publication in the journal. In addition, JIMAT focuses on research articles and review article for specific topics that are relevant to the economic and accounting, business, and banking issues, related to three important disciplines as follows: Economics And Accounting: Public Economics , International Economics, Banking and Financial InstitutionDevelopment Economics, Monetary Economics, Financial Economics. Accounting: Public Sector Accounting, Taxation, Financial Accounting, Management Accounting, Auditing, and Information Systems Business and banking management:Finance and wealth management, Marketing, Human Resource Management, Strategic Management, Operations, Entrepreneurship, Banking Ethics, Banking Operation and Management.
Articles 239 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2015)" : 239 Documents clear
Pengaruh Pengungkapan Akuntansi Lingkungan terhadap Laporan Keuangan Perusahaan Pada Perusahaan Sektor Industri Pertambangan Umum yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2009-2013 Ni Luh Ketut Jesi Asmarani .; I MADE PRADANA ADIPUTRA, S.E.,S.H.,M.Si. .; Nyoman Ari Surya Darmawan, S.E., Ak. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4630

Abstract

Pengungkapan akuntansi lingkungan sangat penting untuk diungkapkan oleh perusahaan baik secara wajib maupun sukarela, karena pengungkapan yang dilakukan perusahaan sangat berdampak pada profitabilitas perusahaan khususnya pada rasio Return On Asset (ROA) di laporan keuangan perusahaan. Sehingga, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pengungkapan akuntansi lingkungan berpengaruh positif terhadap laporan keuangan perusahaan pada perusahaan sektor industri pertambangan umum periode 2009-2013. Penelitian ini menggunakan data-data dari perusahaan sektor industri pertambangan umum sebanyak 9 perusahaan. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi yang datanya berasal dari catatan-catatan atau dokumen tertulis. Teknik pengambilan data menggunakan teknik purposive sampling yaitu memilih sampel dengan kriteria tertentu dimana sampel dipilih tidak secara acak, sehingga pemilihan sampel tersebut dapat mewakili populasinya yang memenuhi kriteria penelitian. Jumlah data yang digunakan sebanyak 45 data dari 9 perusahaan sektor industri pertambangan umum periode 2009-2013. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi sederhana dengan bantuan program SPSS versi 18. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengungkapan akuntansi lingkungan tidak berpengaruh positif terhadap laporan keuangan perusahaan (ROA). Hal ini disebabkan karena perusahaan melakukan pengungkapan akuntansi lingkungan hanya semata memenuhi kewajibannya kepada stakeholders dan untuk memperoleh legitimasi dari masyarakat. Kata Kunci : Akuntansi Lingkungan, Laporan Keuangan, Industri Pertambangan The expression of environmental accounting is very important to be expressed by a corporation both mandatorily and voluntarily, because the expression made by the corporation has a very strong impact on the profitability of the corporation particularly in the ratio of Return on Asset (ROA) in the corporation financial report. Thus, this study was aimed at finding out whether the expression of environmental accounting has a positive effect on financial reports of corporations in general mining industry sector in the 2009-2013 period. This study used data from general mining industry sector corporations with the total of 9 corporations. The method of data collection used in this study was documentation method whose data came from records or written documents. The data collection technique was purposive sampling, that is, selection of sample using certain criteria in which the sample selected is not random, so that the sample selection represents the population that meets the study criteria. There were 45 data from 9 corporations in general mining sector in the 2009-2013 period used in this study. The data were analyzed using simple regression analysis aided by SPSS version 18 program. The results showed that the expression of environmental accounting does not have a positive effect on the financial reports of the corporations (ROA). This was caused by the fact that the corporations expressed environmental accounting just to fulfill their responsibilities to the stakeholders and to obtain legitimation from the community.keyword : Environmental Accounting, Financial Reports, Mining Sector
PENGARUH DESENTRALISASI FISKAL, AKUNTABILITAS KEUANGAN, BUDAYA ORGANISASI DAN PARTISIPASI ANGGARAN TERHADAP KINERJA INSTANSI PEMERINTAHAN DAERAH (Studi Empiris pada Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng) Ni Luh Putu Asri Damayanti .; I MADE PRADANA ADIPUTRA, S.E.,S.H.,M.Si. .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4631

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh desentralisasi fiskal, akuntabilitas keuangan, budaya organisasi dan partisipasi anggaran terhadap kinerja instansi pemerintah daerah baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif. Penelitian ini menggunakan data primer melalui kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dengan jumlah responden adalah 30 orang. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis regresi berganda yang diolah menggunakan program SPSS 19,0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial desentralisasi fiskal, akuntabilitas keuangan dan budaya organisasi tidak berpengaruh terhadap kinerja instansi pemerintah daerah. Namun, partisipasi anggaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja instansi pemerintah daerah. Secara simultan desentralisasi fiskal, akuntabilitas keuangan, budaya organisasi dan partisipasi anggaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja instansi pemerintah daerah di Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng.Kata Kunci : desentralisasi, akuntabilitas, budaya, partisipasi, kinerja The study aimed at finding out the effect of fiscal decentralization, financial accountability, organization culture, and budgeting participation on the local government office’s performances both partially as well as simultaneously. It was a quantitative type of study, by utilizing a primary data collected by using questionnaires. The population of the study were the staffs working under the Health Office in Buleleng Regency. There were totally about 30 respondents selected as the sample of the study, which were determined by using purposive sampling technique. The data were analyzed by using multiple linear regression method supported by SPPS 19.0 for Windows. The results of the study indicated that partially there was no significant effect of fiscal decentralization, financial accountability, organization culture on the local government office’s performances; however, budgeting participation had a positive and significant effect on the local government office’s performances. Simultaneously, decentralization, financial accountability, organization culture and budgeting participation had a positive and significant effect on the local government office’s performances at the Health Office in Buleleng Regency.keyword : decentralization, accountability, culture, participation, performance
AKUNTABILITAS PENGELOLAAN DANA PADA DESA ADAT DAN DESA DINAS (Studi Pada Desa Dinas dan Desa Adat Pedawa) NI KADEK TERA PADMANI .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4632

Abstract

Disahkannya UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa, mendapat beragam respon dari masyarakat Bali. Undang-undang yang mengisyaratkan adanya desa tunggal sebagai penerima dana, membuat keharmonisan yang telah berjalan selama ini antara desa adat dan desa dinas, terancam perpecahan. Sementara dari sisi akuntansi, konsep akuntabilitas merupakan salah satu alat yang bisa digunakan untuk menilai kemampuan organisasi dalam mengelola dana publik. Akuntabilitas dinilai tercapai jika telah memenuhi unsur-unsurnya. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui: 1) Sistem Pengelolaan Keuangan Desa Dinas, 2) Sistem pengelolaan keuangan desa Adat, dan 3) Penerapan unsur-unsur akuntabilitas pengelolaan keuangan pada Desa Adat dan Desa Dinas. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif, dan dilakukan di Desa Pedawa. Informan penelitian dipilih secara purposive, yakni orang-orang yang berkecimpung dalam pengelolaan keuangan desa adat dan desa dinas. Penelitian ini menemukan bahwa 1) pemerintah desa dinas Pedawa telah melakukan pengelolaan keuangan dengan baik, terbukti dari disusunnya laporan keuangan dan adanya komitmen dari para aparatur desa untuk mewujudkan pengelolaan keuangan yang baik, 2) Pemerintah Desa Adat Pedawa juga telah melakukan pengelolaan keuangan yang memadai dengan penyusunan laporan keuangan walaupun masih dengan cara-cara sederhana. 3) Baik Desa Adat ataupun Desa Dinas Pedawa telah menerapkan unsur-unsur yang diperlukan untuk menciptakan akuntabilitas, namun belum sempurna, dan ada peran modal sosial yang mempengaruhi penerapan akuntabilitas. Kata Kunci : akuntabilitas, desa dinas, desa adat, modal sosial, pengelolaan keuangan The passing of Act No 6 Year 2014 pertaining to villages receives various responses from Balinese community. The act that marks the presence of a single village as the benefactor of funds threatens the harmony that has so far been enjoyed by customary villages and administrative villages that may cause a breakdown. Meanwhile, from the accounting perspective, the concept of accountability is one of the instruments that can be used to evaluate the capability of an organization to manage public funds. Accountability is said to have been achieved if it has met its components. On this basis, this study was conducted to find out 1) the financial management system of a customary village, 2) the financial management system of an administrative village, and 3) the implementation of the components of financial management accountability in the customary village and the administrative village. This study was conducted using the qualitative method, and took place in the village of Pedawa. The informants were selected purposively, consisting of people who were active in the financial management in the customary village and the administrative village. This study found that 1) the officials in the administrative village of Pedawa have done a good financial management, as proven by the writing of the financial report and the commitment of the apparatus of the village to have a good financial management, 2) the traditional leaders of the customary village of Pedawa have also done a satisfactory financial management, although they use a simple method. 3) Both the customary village and the administrative village of Pedawa have applied the components that are needed to create accountability, but it is not yet perfect, and the role of the social capital has influenced the application of accountability.keyword : accountability, administrative village, customary village, social capitall, financial management.
EKSISTENSI PENCATATAN KEUANGAN YANG BERBASIS SAK ETAP PADA UMKM KAIN ENDEK DAN SONGKET Putu Ayu Rukmini .; NI KADEK SINARWATI, SE., M.Si.Ak. .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4633

Abstract

SAK ETAP adalah suatu standar yang bertujuan untuk memudahkan UMKM dalam menyajikan laporan keuangan dan memberikan informasi yang akurat. Laporan Keuangan juga mempermudah pihak UMKM dalam mengajukan kredit dan dalam pembayaran perpajakan. Tetapi dalam implementasinya pencatatan keuangan yang dilakukan pada UMKM Bali Arta Nadi, Swastika dan Pelangi sudah melakukan pencatatan namun masih jauh dari SAK ETAP, hanya sebatas mencatat pengeluaran dan pencatatan saja. Latar belakang inilah yang menjadikan ketiga UMKM ini menarik untuk dikaji untuk mengetahui; (1) pencatatan keuangan yang dilakukan UMKM, (2) Penerapan SAK ETAP pada UMKM dalam pencatatan keuangan Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif yang dititikberatkan pada deskripsi serta interpretasi perilaku manusia dalam penerapan pencatatan keuangan berbasis SAK ETAP. Penelitian dilakukan dalam empat tahapan, yakni; (1) pengumpulan data, (2) reduksi data, (3) penyajian data, serta (4) analisis data dan penarikan kesimpulan . Hasil penelitian ini menujukkan bahwa; (1) Sistem pencatatan keuangan yang dilakukan secara manual dan masih sangat sederhana, alasan membuat pencatatan keuangan adalah untuk mengetahui berapa laba yang dihasilkan , (2) para UMKM belum menerapkan SAK ETAP faktor yang menyebabkan belum diterapkannya SAK ETAP pada UMKM karena kurangnya pemahaman, kedisiplinan dan sumber daya manusia, kurangnya pengawasan dari instansi yang terkait dengan laporan keuangan Kata Kunci : Eksistensi, SAK ETAP, UMKM SAK ETAP is a standard determined which is intended to ease UMKM to present its financial statement and give information accurately. The financial statement also eases UMKM to propose for loans and pay for taxes. However, the financial recordings prepared by Bali Arta Nadi, Swastika and Pelangi UMKMs were still far from SAK ETAP. They only recorded the expenditures they made. It was this which made the three UMKMs interesting to explore in order to identify: (1) the financial recording prepared by them; (2) the implementation of SAK ETAP in the financial statement they had made. This present study was conducted using qualitative method; the emphasis is on the description of the interpretation of human behavior in the implementation of SAK ETAP-based financial recording. The study was conducted in four stages; they are (1) data collection, (2) data reduction, (3) data presentation, (4) data analysis and conclusion drawing. The result of the study showed that (1) the financial recording was manually and simply prepared, which was intended to know the profit achieved; (2) they had not prepared SAK ETAP yet; the reason was that they did not understand what SAK ETAP was. The other reasons were that there was inadequate discipline, their human resources were limited, and there was no supervision from the institutions which are concerned with financial statement. keyword : Existence, SAK ETAP, UMKM
ANALISIS PENERAPAN AKUNTANSI LINGKUNGAN DI PERUSAHAAN KOPI BUBUK BANYUATIS SEBAGAI BENTUK IMPLEMENTASI POGRAM CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY Ketut Landa Kuntum l .; NI KADEK SINARWATI, SE., M.Si.Ak. .; Gede Adi Yuniarta, SE.AK .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4634

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui penerapan akuntansi lingkungan di Perusahaan Kopi Bubuk Banyuatis, (2) untuk mengetahui bentuk implementasi program Corporate Social Responsibility di Perusahaan Kopi Bubuk Banyuatis, dan (3) untuk mengetahui penerapan akuntansi lingkungan di Perusahaan Kopi Bubuk Banyuatis sebagai bentuk implementasi program CSR. Informan dalam penelitian ini adalah staf dari Perusahaan Kopi Bubuk Banyuatis yang bertugas dalam pengelolaan lingkungan.Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode wawancara, metode dokumentasi, dan metode observasi.Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil Penelitian ini adalah (1) Perusahaan Kopi Bubuk Banyuatis telah menerapkan beberapa program CSR di bidang lingkungan hidup. (2) Akuntansi lingkungan yang diterapkan telah dilaporkan secara terpisah dari laporan akuntansi konvensionalnya sebagai laporan tambahan. (3) Hasil analisis penerapan akuntansi lingkungan terhadap program CSR yang terjadi pada periode 2012 dan 2013 menunjukkan Perusahaan Kopi Bubuk Banyuatis lebih besar di biaya kegagalan internal. Hal ini menunjukkan bahwa Perusahaan Kopi Bubuk Banyuatis lebih memfokuskan diri untuk mengoptimalkan dan mengobati kelestarian lingkungan dari limbah polusi daripada mencegah limbah yang mungkin dihasilkan. Dengan demikian disarankan agar perusahaan dapat meminimalkan biaya lingkungan yang dikeluarkan dengan lebih memfokuskan pada aktivitas-aktivitas pencegahan dan aktivitas deteksiKata Kunci : akuntansi lingkungan, CSR, biaya lingkungan This present study was intended to (1) identify the application of environmental accounting at the company of Kopi Bubuk Banyuatis, (2) identify the form of the implementation of the Corporate Social Responsibility Program at the Company of Kopi Bubuk Banyuatis, and (3) identify the implementation of the CSR Program. The informants included the employees of the Company of Kopi Bubuk Banyuatis who were in charge of the environmental management. The data were collected using the interview method, documentary method and observation method. The data were analyzed using the qualitative descriptive technique. The result of the study showed that (1) the Company of the Kopi Bubuk Banyuatis had implemented the CSR program in environment; (2) the environmental accounting implemented had been separately reported from the conventional accounting statement as an additional report; (3) the result of the analysis of the implementation of the environmental accounting in CSR taking place during the periods of 2012 and 2013 showed that the Company of Kopi Bubuk Banyuatis underwent more internal cost failures. This showed that the Company of Kopi Bubuk Banyuatis focused more on maximizing and curing the environmental preservation resulting from the waste pollution than preventing the waste which might be produced. It is, therefore, suggested that the company should minimize the costs spent on environment by focusing more on the avoiding and detecting activities.keyword : environmental accounting, CSR, and environmental costs
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGUNGKAPAN CSR PADA PERUSAHAAN PERTAMBANGAN YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2009-2013 Kadek Lisa Damayanti .; NI KADEK SINARWATI, SE., M.Si.Ak. .; Nyoman Ari Surya Darmawan, S.E., Ak. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4635

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pengungkapan Corporate Social Responsibility pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di BEI tahun 2009-2013. Variabel-variabel yang digunakan dalam penelitian ini pengungkapan CSR, ukuran perusahaan, profitabilitas, leverage, dan ukuran dewan komisaris. Metode pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari IDX tahun 2009-2013. Untuk pengujian data digunakan uji statistik deskriptif, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis, selanjutnya dilakukan interpretasi atas hasil uji tersebut. Hasil analisis data menunjukkan bahwa, (1) ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap pengungkapan CSR, (2) profitabilitas tidak berpengaruh terhadap pengungkapan CSR, (3) leverage tidak berpengaruh terhadap pengungkapan CSR, (4) ukuran dewan komisaris tidak berpengaruh terhadap pengungkapan CSR, (5) ukuran perusahaan, profitabilitas, leverage dan ukuran dewan komisaris berpengaruh secara simultan terhadap pengungkapan CSR. Kata Kunci : CSR, ukuran perusahaan, profitabilitas, leverage, ukuran dewan komisaris This study was aimed at finding out the factors that influence the expression of corporate social responsibility in mining corporations registered in Indonesia Stock Exchange in 2009- 2013. The variables used in this study were CSR, corporation size, profitability, leverage, and board of commissioner size. The sample was selected by purposive sampling technique. The data used were of secondary data type obtained from IDX in 2009-2013. To test the data descriptive statistics, classical assumption testing, hypothesis testing were used, followed by interpretation of the results of testing. The results of data analysis showed that (1) corporation size does not have an effect on CSR expression, (2) profitability does not have an effect on CSR expression, (3) leverage does not have an effect on CSR expression, (4) board of commissioner size does not an effect on CSR expression, (5) corporation size, profitability, leverage, and board of commissioner size affect simultaneously on CSR expression. keyword : CSR, corporation size, profitability, leverage, board of commissioner size
PENGARUH PAD DAN DANA PERIMBANGAN TERHADAP KUALITAS PEMBANGUNAN MANUSIA DENGAN ALOKASI BELANJA MODAL SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (STUDI EMPIRIS PADA PEMERINTAH KABUPATEN/KOTA DI BALI) Ni Kadek Desi Dwiyantari .; I MADE PRADANA ADIPUTRA, S.E.,S.H.,M.Si. .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4636

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pendapatan asli daerah dan dana perimbangan terhadap kualitas pembangunan manusia secara langsung maupun secara tidak langsung melalui alokasi belanja modal. Penelitian ini dilakukan pada pemerintah daerah kabupaten/kota di Bali. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah laporan realisasi APBD dan data indeks pembanguan manusia Kabupaten/Kota di Bali. Pengambilan sampel penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dan memperoleh masing-masing 54 data sebagai sampel untuk periode 2008-2013. Data yang digunakan adalah data realisasi pendapatan asli daerah, dana alokasi umum, dana alokasi khusus, dana bagi hasil, dan alokasi belanja modal, serta nilai Indeks Pembangunan Manusia. Data tersebut bersumber dari DJPK Departemen Keuangan dan Badan Pusat Statistik. Teknik analisis data menggunakan analisis jalur dibantu dengan SPSS versi 19. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh secara langsung hanya pendapatan asli daerah yang berpengaruh terhadap kualitas pembangunan manusia. Sedangkan pengaruh secara tidak langsung, pendapatan asli daerah, dana alokasi umum, dana alokasi khusus, dan dana bagi hasil tidak berpengaruh terhadap kualitas pembangunan manusia melalui alokasi belanja modal.Kata Kunci : pendapatan, dana perimbangan, IPM, belanja This present study was intended to identify the direct and indirect impact of the original regional revenues and balance funds on the quality of the development of human resources through capital allocation. The study was conducted in all the regency/city governments under the Bali Province. This study was a quantitative one. The population of the study included the report of the realization of APBD and the data on human resources index in all the regencies/city in Bali. The samples were taken using the purposive sampling method. During the period of 2008-2013, 54 data were obtained as the samples from each regency/city. The data used were the data on the realization of original regional revenues, general allocation of funds, specific allocation of funds, profit sharing funds, the allocation of capital budget, and the value of the Human Resources Index (HDI). The data were taken from DJPK of the Department of Finance and the Office of the Center of Statistics. The data were analyzed using the analysis of lane with SPSS version 19 program. The result of the study showed that the only original regional revenues directly affected to the quality of human resources. However, original regional revenues, general allocation of funds, specific allocation of funds, and profit sharing funds indirectly contributed did not affect the quality of human resources through the capital budget allocation. keyword : revenues, balance funds, HDI, budget
Pengaruh Karakteristik Pemerintah dan Socioeconomy terhadap Tingkat Pengungkapan Informasi Keuangan pada Situs Resmi Pemerintah Provinsi Nyoman Ayu Wulan Trisna Dewi .; I MADE PRADANA ADIPUTRA, S.E.,S.H.,M.Si. .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4637

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh karakteristik pemerintah daerah yang terdiri dari rasio tekanan fiskal, aset pemerintah daerah, dan rasio pembiayaan utang, serta pengaruh faktor socioeconomy yang terdiri dari pendapatan regional per kapita dan jumlah anggota dewan terhadap tingkat pengungkapan informasi keuangan pada situs resmi pemerintah daerah provinsi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Penelitian ini merupakan penelitian populasi dimana semua anggota populasi dijadikan sampel. Teknik sampling yang digunakan adalah sampel jenuh. Sampel terdiri dari 33 pemerintah provinsi di Indonesia. Metode analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik pemerintah daerah yang terdiri dari rasio tekanan fiskal, aset pemerintah daerah, dan rasio pembiayaan utang tidak berpengaruh signifikan positif terhadap tingkat pengungkapan informasi keuangan pada situs resmi pemerintah daerah provinsi di Indonesia. Sedangkan pada faktor socioeconomy hanya jumlah anggota dewan yang berpengaruh signifikan positif terhadap pengungkapan informasi keuangan pada situs resmi pemerintah daerah provinsi di Indonesia. Hal ini menunjukkan dengan semakin banyak jumlah anggota dewan, maka semakin ketat tingkat pengawasan terhadap keuangan pemerintah daerah, sehingga pemerintah daerah menjadi lebih transparan dalam pengungkapan informasi keuangan. Kata Kunci : Karakteristik Pemerintah, Socioeconomy, Pengungkapan Informasi Keuangan This study was intended to find out the effect of local government characteristics consisting of fiscal pressure ratio, local government assets, the ratio of debt financing as well as the socio-economic effects consisting of regional income per capita, and the total number of board members, on the level of financial information disclosure on the official sites of the local government in Indonesia.This study utilized a quantitative research method, involving all the 33 local government in Indonesia became the samples. The sampling technique used was a saturated sampling technique. The method of analysis used to test the hypothesis in this study was a multiple linear regression. The results of the study indicated that local government characteristics consisting of fiscal pressure ratio, local government assets, the ratio of debt financing had no significant positive effect towards the level of financial information disclosure on the official sites of the local government in Indonesia. While on the factors of the socio-economic effects consisting of regional income per capita, and the total number of board members had a significant positive effect on the on level of financial information disclosure on the official sites of the local government in Indonesia. This also indicated that the higher the total number of the board members the increasingly stringent the control towards the local government financial, so that the local government became more transparent in disclosing the financial information.keyword : Government characteristics, socioeconomy, financial information disclosure
PENGARUH SISTEM PENGENDALIAN INTERN, KINERJA ORGANISASI, BUDAYA ORGANISASI DAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH TERHADAP PENERAPAN GOOD GOVERNANCE (Studi Kasus pada Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Buleleng) Kadek Carlina Armeiwati .; Dr. Edy Sujana,SE,Msi,AK .; I MADE PRADANA ADIPUTRA, S.E.,S.H.,M.Si. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4638

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meneliti secara empiris pengaruh Sistem Pengendalian Internal, Kinerja Organisasi, Budaya Organisasi dan Pengelolaan Keuangan Daerah terhadap Good Governance. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data primer yang diperoleh dari kuesioner dan diukur dengan menggunakan skala likert. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pegawai Negri Sipil yang menjabat sebagai Kasubag Keuangan, Kasubag Sumber Daya Manusia (SDM) dan Kasubag Perencanaan pada 13 Dinas dan 2 badan di Satuan kerja Perangkat Daerah Kabupaten Buleleng. Kuesioner yang di sebar sebanyak 45 kuesioner dan yang kembali sebanyak 42 kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji regresi linier berganda. Data dianalisis dengan menggunakan software SPSS versi 19. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa (1) Sistem Pengendalian Internal, Kinerja Organisasi, Budaya Organisasi dan Pengelolaan Keuangan Daerah berpengaruh positif dan signifikan secara simuktan terhadap Good Governance, (2) Sistem Pengendalian Internal (SPI) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Good Governance , (3) Kinerja Organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Good Governance, (4) Budaya Organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Good Governance, (5) Pengelolaan Keuangan Daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap Good Governance. Kata Kunci : Sistem Pengendalian Internal, Kinerja Organisasi, Budaya Organisasi, Pengelolaan Keuangan Daerah, Good Governance. Abstract This study was intended to explore empirically the impact of the Internal Controlling System, Organizational Performance, Organizational Culture and Regional Financial Management on the implementation of Good Governance. This is a quantitative study, in which the primary data, which were obtained using questionnaire and were measured using the Likert scale, were used. The samples of the study were determined using the sampling purposive technique. The samples included the Government Civil Servants who were employed as Head of the Financial Sub Division, Head of the Human Resources Sub Division, and Head of the Planning Sub Division of 13 departments and 2 boards at Satuan Kerja Perangkat Daerah of Buleleng Regency. Out of 45 exemplars of questionnaire distributed, 42 were returned. The multiple linier regression technique with Software SPSS version 19 was used to analyze the data. The result of the study showed that (1)simultaneously, the Internal Controlling System, the Organizational Culture and the Regional Financial Management positively and significantly affected the implementation of Good Governance, (2) the Internal Controlling System positively and significantly contributed to the implementation of Good Governance, (3) the Organizational Performance positively and significantly determined the implementation of Good Governance, (4) the Organizational Culture positively and significantly affected the implementation of Good Governance, (5) the Regional Financial Management positively and significantly contributed to the implementation of Good Governance. keyword : Internal Controlling System, Organizational Performance, Organizational Culture, Regional Financial Management, Good Governance
ANALISIS KINERJA KEUANGAN LEMBAGA KEUANGAN MIKRO AGRIBISNIS (LKM-A) DAN PENDAPATAN PETERNAK SAPI ANGGOTA LKM-A (Studi Kasus pada LKM-A Gapoktan Merta Sari dan LKM-A Gapoktan Sangga Darma Satwa Kabupaten Buleleng) Komang Ariska Putri .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .; Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4639

Abstract

Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis (LKM-A) adalah fase ketiga yang diharapkan dapat terbentuk dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) setelah Gapoktan menerima dana Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP) yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan agribisnis masyarakat perdesaan. Melalui PUAP dan LKM-A, Pemerintah berharap dapat menyelesaikan persoalan pembiayaan petani mikro dan buruh tani yang cenderung sulit mendapatkan pelayanan keuangan melalui lembaga keuangan formal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan dari dua LKM-A yang telah berhasil terbentuk di Kabupaten Buleleng hingga tahun 2013 yakni LKM-A Gapoktan Merta Sari dan LKM-A Gapoktan Sangga Darma Satwa serta mengetahui apakah terdapat perbedaan signifikan pada pendapatan peternak sapi sebelum dan sesudah menjadi anggota LKM-A. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif deskriptif menggunakan analisis rasio keuangan yang terdiri dari rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas untuk mengukur kinerja keuangan, serta analisis rasio R/C dan B/C yang dilanjutkan dengan uji t-Berpasangan melalui Program SPSS untuk mengukur pendapatan peternak sapi. Hasil penelitian menunjukkan kinerja kedua LKM-A berada pada kondisi yang cukup baik. Analisis rasio solvabilitas pada kedua LKM-A tidak dapat dilakukan karena LKM-A tidak memiliki kewajiban jangka panjang, sedangkan hasil perhitungan rasio likuiditas dan rentabilitas pada kedua LKM-A menunjukkan bahwa sebagian rasio sudah mampu memenuhi standar. Hasil perhitungan rasio R/C dan B/C pada pendapatan peternak sapi menunjukkan bahwa usaha ternak sapi yang dilakukan berada pada posisi yang menguntungkan, sedangkan uji t-Berpasangan menunjukkan ada perbedaan yang signifikan pada pendapatan peternak sapi sebelum dan sesudah menjadi anggota LKM-A. Kata Kunci : kinerja keuangan, LKM-A, pendapatan peternak sapi, rasio keuangan, rasio B/C R/C ANALYSIS OF FINANCIAL PERFORMANCE OF THE MICRO FINANCIAL INSTITUTION OF AGRIBUSINESS (LEMBAGA KEUANGAN MIKRO AGRIBISNIS ‘LKM-A’) AND INCOME OF CATTLE BREEDERS AS MEMBERS OF LKM-A (A Case Study Conducted at LKM-A Gapoktan Merta Sari, Bebetin Village and LKM-A Gapoktan Sangga Darma Satwa Gerokgak Village, Buleleng Regency) keyword : financial performance, LKM-A, income of the cattle breeders, financial ratio, ratio B/C R/C

Page 2 of 24 | Total Record : 239


Filter by Year

2015 2015


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 03 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 04 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 03 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 02 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 04 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 03 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 02 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 01 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 04 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 03 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 02 (2022) Vol 13, No 01 (2022) Vol. 13 No. 01 (2022) Vol 12, No 3 (2021) Vol. 12 No. 3 (2021) Vol 12, No 2 (2021) Vol. 12 No. 2 (2021) Vol 12, No 1 (2021) Vol. 12 No. 1 (2021) Vol. 11 No. 3 (2020) Vol 11, No 3 (2020) Vol 11, No 2 (2020) Vol. 11 No. 2 (2020) Vol. 11 No. 1 (2020) Vol 11, No 1 (2020) Vol 10, No 3 (2019) Vol. 10 No. 3 (2019) Vol. 10 No. 2 (2019) Vol 10, No 2 (2019) Vol 10, No 1 (2019) Vol. 10 No. 1 (2019) Vol 9, No 3 (2018) Vol. 9 No. 3 (2018) Vol 9, No 2 (2018) Vol. 9 No. 2 (2018) Vol. 9 No. 1 (2018) Vol 9, No 1 (2018) Vol 8, No 2 (2017): Vol. 8 No. 2 (2017) Vol. 7 No. 1 (2017) Vol 7, No 1 (2017): Vol. 6 No. 3 (2016) Vol 6, No 3 (2016): Vol 5, No 2 (2016): Vol. 5 No. 2 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol 2, No 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue