cover
Contact Name
Nyoman Suadnyana Pasek
Contact Email
suadnyanapasek83@gmail.com
Phone
+6281339412282
Journal Mail Official
suadnyanapasek83@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana no 11 Singaraja Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha
ISSN : 26141949     EISSN : 26141930     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
IMAT ( Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi ) Undiksha provides a medium for disseminating novel articles related to economy and business among international academics, practitioners, regulators, and public. JIMAT accepts articles any research methodology that meet the standards established for publication in the journal. In addition, JIMAT focuses on research articles and review article for specific topics that are relevant to the economic and accounting, business, and banking issues, related to three important disciplines as follows: Economics And Accounting: Public Economics , International Economics, Banking and Financial InstitutionDevelopment Economics, Monetary Economics, Financial Economics. Accounting: Public Sector Accounting, Taxation, Financial Accounting, Management Accounting, Auditing, and Information Systems Business and banking management:Finance and wealth management, Marketing, Human Resource Management, Strategic Management, Operations, Entrepreneurship, Banking Ethics, Banking Operation and Management.
Articles 239 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2015)" : 239 Documents clear
PENGARUH AKUNTABILITAS PUBLIK, PENGENDALIAN INTERNAL DAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP KINERJA ORGANISASI (Studi Empiris pada Kantor Kecamatan di Kabupaten Buleleng) Putu Ayu Asrini .; I MADE PRADANA ADIPUTRA, S.E.,S.H.,M.Si. .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4650

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh akuntabilitas publik, pengendalian internal dan komitmen organisasi terhadap kinerja organisasi pada Kantor Kecamatan di Kabupeten Buleleng secara parsial maupun simultan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Sampel penelitian ini berjumlah 147 pegawai yang bekerja pada Kantor Kecamatan di Kabupaten Buleleng. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode kuesioner dan dokumentasi. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda yang diolah dengan menggunakan bantuan SPSS versi 18. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) akuntabilitas publik berpengaruh positif dan singnifikan terhadap kinerja organisasi pada Kantor Kecamatan di Kabupeten Buleleng, (2) Pengendalian internal berpengaruh positif dan singnifikan terhadap kinerja organisasi pada Kantor Kecamatan di Kabupeten Buleleng, (3) Komitmen organisasi berpengaruh positif dan singnifikan terhadap kinerja organisasi pada Kantor Kecamatan di Kabupeten Buleleng, (4) Akuntabilitas publik, pengendalian internal dan komitmen organisasi secara bersama-sama berpengaruh positif dan singnifikan terhadap kinerja organisasi pada Kantor Kecamatan di Kabupeten Buleleng.Kata Kunci : akuntabilitas, kinerja, komitmen, pengendalian internal The study was carried out in order to find out the effect of public accountability, internal control, and organization commitment on the organization performances both partially as well as simultaneously. It was a quantitative type of study, by involving a total number of 147 office staffs working under the district offices around Buleleng regency which were selected based on purposive sampling method. The data were collected by using questionnaires and documentation. The data were analysed by using multiple linear regression analysis supported by SPSS version 18. The results of the study indicated that (1) public accountabilityhad a positive and significant effect on the organization performances in the district offices around Buleleng regency, (2) internal control had a positive and significant effect on the organization performances in the district offices around Buleleng regency,(3) organization commitment had a positive and significant effect on the organization performances in the district offices around Buleleng regency, and (4) public accountability, internal control, and organization commitment had simultaneous positive and significant effectson the organization performances in the district offices around Buleleng regency.keyword : accountability, performances, commitment, internal control
ANALISIS PERTUMBUHAN DAN EFEKTIVITAS RETRIBUSI DAERAH, SERTA KONTRIBUSINYA TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) KABUPATEN BULELENG Kadek Evi Resita Dewi .; I MADE PRADANA ADIPUTRA, S.E.,S.H.,M.Si. .; Desak Nyoman Sri Werastuti, S.E., Ak. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4651

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pertumbuhan penerimaan retribusi daerah, efektivitas retribusi daerah, serta kontribusi retribusi daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Buleleng. Objek dalam penelitian ini adalah Dinas Pendapatan Kabupaten Buleleng. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang umumnya berupa bukti, catatan atau laporan historis yang telah tersusun dalam arsip (data dokumenter). Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu: laporan target dan realisasi penerimaan retribusi daerah tahun 2004-2013, data diperoleh dari Kantor Dinas Pendapatan (Dispenda) Kabupaten Buleleng. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, sehingga metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi dan metode wawancara sebagai pembantu, kemudian data disusun, dianalisis, dan akhirnya diperoleh kesimpulan dengan menggunakan analisis pertumbuhan, analisis efektivitas, dan analisis kontribusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Adanya peningkatan penerimaan retribusi daerah di Kabupaten Buleleng. Hal ini dilihat dari pertumbuhan retribusi daerah dari tahun 2004 sampai tahun 2013 mengalami peningkatan dari 10,15% pada tahun 2004 menjadi 13,25% pada tahun 2013, meskipun terdapat fluktuasi. (2) Terdapat efektivitas yang sangat efektif dari retribusi daerah di Kabupaten Buleleng selama kurun waktu sepuluh tahun. Hal ini ditunjukkan dengan persentase perbandingannya secara berturut-turut yaitu: 87,68%, 108,10%, 99,96%, 84,38%, 119,72%, 115,51%, 149,93%, 126,82%, 113,87%, 115,57%. (3) Terdapat kontribusi yang cukup dari retribusi daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah dari tahun 2004 sampai dengan tahun 2013. Hal ini ditunjukkan dengan persentase perbandingannya secara berturut-turut yaitu: 31,5%, 28,98%, 35,66%, 45,94%, 54,71%, 58,48%, 11,93%, 10,25%, 10,18%, 9,28%. Kata Kunci : Pendapatan Asli Daerah, Retribusi Daerah The study aimed at finding out the extend of the local retribution revenue, the effectiveness of local retribution, as well as the contribution of the local retribution on the local generated revenue in Buleleng regency. The object of the study involved the office of revenue agency in Buleleng. This study utilized a secondary data in the forms of evidences, notes and an organized historical report in a form of documentation. The data source was a report of local retribution revenue realization and target during 2004-2013, from the revenue agency office in Buleleng regency. It was a descriptive study following a qualitative approach, where the methods to collect data included documentation and interview as the supports, then the data were organized and analyzed to come to a conclusion by using growth, effectiveness, and contribution analysis. The results indicated that (1) There was an improvement of the local retribution revenue in Buleleng. It was seen from the local retribution growth from 2004-2013 from 10.15% in 2004 to 13.25% in 2013, with fluctuation. (2) The local retribution in Buleleng was found effective during 10 years period. It was indicated by the figure of growth in percentages respectively, such as: 87,68%, 108,10%, 99,96%, 84,38%, 119,72%, 115,51%, 149,93%, 126,82%, 113,87%, 115,57%. (3) There was a sufficient contribution of the local retribution on the local generated revenue from 2004-2013. This was indicated by the figure in percentages consecutively such as: 31,5%, 28,98%, 35,66%, 45,94%, 54,71%, 58,48%, 11,93%, 10,25%, 10,18%, 9,28%. keyword : Local generated revenue, Local retribution
PERBEDAAN PERSEPSI MAHASISWA JURUSAN AKUNTANSI PROGRAM S1 PADA UNIVERSITAS DI BALI TERHADAP PROFESI AKUNTAN PUBLIK Luh Putu Debie Cintia Dewi .; Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4652

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan persepsi mahasiswa jurusan akuntansi program S1 terhadap profesi akuntan publik pada Universitas yang ada di Bali. Analisis penelitian ini berdasarkan atas jawaban responden yang didapatkan dari kuesioner yang telah disebarkan kepada mahasiswa jurusan akuntansi S1 pada setiap Universitas yang ada di Bali sejumlah 60 eksemplar. Responden di mulai dari semester tiga, lima dan tujuh dengan ketentuan sudah pernah mengikuti mata perkuliahan Audit I. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling yaitu metode pengambilan informasi dari target-target tertentu yang memberikan informasi yang diperlukan oleh peneliti berdasarkan kriteria yang telah ditentukan sebelumnya. Jumlah responden sebanyak 60 responden, dan dapat digunakan untuk analisis lebih lanjut dari 60 jawaban responden tersebut. Dalam penelitian ini menggunakan alat analisis statistik yaitu one way anova dengan bantuan SPSS 19. Ditemukan bahwa F hitung dari uji Anova sebesar 2,821 dengan nilai signifikan 0,025 yang lebih kecil dari standar signifikan yaitu 0,05. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa adanya perbedaan persepsi yang signifikan dari mahasiswa jurusan akuntansi program S1 pada Universitas yang ada di Bali. Perbedaan persepsi tersebut di tunjukan antara mahasiswa Universitas Warmadewa dengan persepsi mahasiswa Universitas Udayana, Universitas Mahasaraswati dengan persepsi mahasiswa Universitas Hindu Indonesia, dan Universitas Udayana dengan persepsi mahasiswa Universitas Hindu Indonesia. Namun pada Universitas Pendidikan Nasional dan Universitas Pendidikan Ganesha tidak terdapat perbedaan yang signifikan. Kata Kunci : Persepsi Mahasiswa, dan Profesi Akuntan Publik The aim of this study was to find out the different perception of the students from Accountancy Department S1 Program at different universities in Bali towards the profession of public accountancy. The analysis was made based on the responses provided by the respondents towards 60 sets of questionnaires distributed to the students of acountacy department, S1 program from different universities in Bali. The respondents involved came from 3rd, 5th, and 7th semester with a criteria had already passed a course of Audit I. The sample were selected based on a purposive sampling, it is a method of getting information from different tagets required by the researcher based on the pre-determined criteria. The total number of the sample was about 60 respondents based on which the analysis was conducted by using one way anova supported by SPSS 19. It was fund that F-c= 2,821 with significant value of 0,025 lower than the standard significant value 0,05. The results of the study indicated that there was a significant different perception of the students from Accountancy Department S1 Program at different universities in Bali. The different perception was indicated between the students from Warmadewa University from the students of Udayana University, between the students of Mahasaraswati University from thse from Indonesia Hindu University, and the students of Universitas Udayana with those of Universitas Hindu Indonesia. However, the students of Universitas Pendidikan Nasional and those of Universitas Pendidikan Ganesha had no significant different perception. keyword : students’ perception and profession of public accountancy
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI NILAI LAPORAN KEUANGAN PADA BAGIAN KEUANGAN SETDA KABUPATEN BULELENG Riana Dewi Kartika .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .; I MADE PRADANA ADIPUTRA, S.E.,S.H.,M.Si. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4653

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara empiris pengaruh sistem pengendalian intern, sumber daya manusia, standar akuntansi pemerintahan, pemanfaatan teknologi informasi optimal serta akuntabilitas terhadap ketepatwaktuan dan keterandalan. Penelitian ini dilakukan di Setda Bagian Keuangan Kabupaten Buleleng. Responden yang digunakan yaitu seluruh pegawai Setda Bagian Keuangan Kabupaten Buleleng. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Responden yang digunakan yaitu seluruh pegawai Bagian Keuangan Setda Kabupaten Buleleng. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji validitas dan uji reabilitas. Uji asumsi klasik yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji normalitas, uji multikolinieritas dan uji heterokedastisitas. Kuesioner yang disebar 57 kuesioner dan yang kembali sebanyak 50 kuesioner dan dimasukkan dalam pengolahan data. Analisis data menggunakan program SPSS versi 19.0. Metode statistik yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa sistem pengendalian intern, kualitas sdm, standar akuntansi pemerintahan, pemanfaatan teknologi informasi dan akuntabilitas secara parsial berpengaruh signifikan terhadap ketepatwaktuan dan keterandalan pada Bagian Keuangan Setda Kabupaten Buleleng.Kata Kunci : Pengendalian, SDM, Akuntansi Pemerintah, Teknologi, Akuntabilitas, Nilai Laporan Abstract This present study was intended to identify empirically the impact of the internal control system, human resources, standard of the government accountancy, the optimal use of the technology of information and accountability on timeliness and reliability. The study was conducted at the Finance Division of Setda of Buleleng Regency. The respondents included all the employees employed at the Finance Division of Setda of Buleleng Regency. This is a quantitative study. The samples of the study were determined using the sampling purposive method. The respondents used were all the employees employed at the Finance Division of Setda of Buleleng Regency. The data were analyzed using validity test and reliability test. The classical assumption test used in the study was the normality test, multicolinierity test and heterocedastisitic test. 57 questionnaires were distributed; however, 50 were returned and were processed. The data were analyzed using SPSS program version 9.0. The statistical data used to test the hypothesis was the multiple linier regression analysis. The result of analysis showed that the internal control, the quality of human resources, standard of the government accountancy, the use of the technology of information and accountability partially significantly affected the timeliness and reliability of the Finance Division of Buleleng Regency.keyword : Control, Human Resources, Technology, Accountability, Value of Report
PENERAPAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY PADA ENTITAS BISNIS (Studi Kasus Pada PT PLN (Persero) Area Bali Utara) Indah Sathyaningsih Putu .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4668

Abstract

Corporate social responsibility atau CSR merupakan sebuah konsep yang ditujukan sebagai salah satu bentuk pertanggungjawaban sosial perusahaan terhadap lingkungan sekitarnya. Konsep ini senantiasa mengalami perubahan baik dari sisi jenis kegiatan, kuantitas kontribusi finansial maupun motif atau tujuan pelaksanaannya. Tidak hanya itu, pandangan para pelaku usaha terhadap penerapan konsep ini juga semakin berubah dari waktu ke waktu, terlebih pasca diberlakukannya beberapa regulasi yang terkait dengan pelaksanaan tanggungjawab sosial untuk beberapa kalangan tertentu. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) bentuk tanggungjawab sosial yang diterapkan perusahaan, 2) alasan maknawi penerapan tanggungjawab sosial. Penelitian ini penulis lakukan di PT PLN (Persero) Area Bali Utara dengan menggunakan metode kualitatif pendekatan studi kasus. Teknik pengambilan data dilakukan dengan purposive sampling dan snowball chain sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan pengamatan, wawancara, penelitian kepustakaan dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) secara umum, ada tiga bentuk program CSR yang diterapkan perusahaan, yakni: community relations, community service, dan community empowering. Untuk tahun 2014, ada sembilan jenis pogram CSR yang dijalankan perusahaan yaitu: sosialisasi tentang keselamatan dan keamanan ketenagalistrikan, sosialisasi gemar membaca, pemberian bantuan sarana dan prasarana pendidikan, bantuan program bedah rumah, pemberian beasiswa, pemeriksaan gratis, pemberian bantuan sarana dan prasarana olahraga, pemberian bantuan sarana dan prasarana ibadah, dan pemberian bantuan terkait upaya pemberdayaan masyarakat, 2) alasan maknawi perusahaan menjalankan CSR adalah sebagai salah satu strategi investasi sosial. Kata Kunci : Kata kunci: corporate social responsibility, alasan maknawi, strategi investasi sosial Corporate social responsibility or CSR is a concept intended as one of corporate social responsibility towards its environment. This concept is always changing from the side of activity, financial contribution quantity and from the side of motive or objective of the implementation. The actors’ view of the implementation of this concept is also increasingly changing from time to time, especially in the period of the coming into effect of some regulations related to the implementation of social responsibility for some groups. Thus, this study was aimed to find out: 1) the form of social responsibility implemented by companies, 2) meaningful reasons of the implementation of social responsibility. This study was conducted in PT PLN (Persero) Area Bali Utara using study case of qualitative method. The data were drawn by using purposive sampling and snowball chain sampling technique. The data collection was done through observation, interview, library research and documentation study. The data analysis was done by following the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing. The result showed that: 1) in general, there are three forms of CSR program implemented by the company, i.e., community relations, community service, and community empowering. For 2014, there were nine types of CSR run by the company, i.e., socialization about safety and security of electricity, socialization of increased preference for reading, aid in the form of educational facilities and infrastructure, house renovation, scholarship, free health check-up, sport facilities and infrastructure, place of worship, and other aid in an attempt of community empowerment, and 2) the meaningful reason of the company for implementing CSR is as a social investment strategy. keyword : Keywords: corporate social responsibility, meaningful reason, social investment strategy
ANALISIS KESIAPAN PEMERINTAH DAERAH DALAM MENERAPKAN STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAHAN BERBASIS AKRUAL DI KABUPATEN GIANYAR Ni Md Ari Widyastuti .; Dr. Edy Sujana,SE,Msi,AK .; I MADE PRADANA ADIPUTRA, S.E.,S.H.,M.Si. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4669

Abstract

Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) berbasis akrual merupakan suatu standar pemerintahan yang mencatat dan mengakui transaksi pada saat terjadinya transaksi, tanpa memperhatikan kas dan setara kas diterima atau dibayarkan. Penerapan SAP berbasis akrual dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah, maka diperlukan kesiapan infrastruktur pendukung pada pemerintah. Pemerintah Indonesia, khususnya pemerintah Kabupaten Gianyar belum menerapkan akuntansi berbasis akrual secara penuh, namun sudah menerapkan akuntansi berbasis kas menuju akrual. Di tahun 2015, pemerintah Kabupaten Gianyar dituntut menerapkan secara penuh akuntansi berbasis akrual pada laporan keuangan di setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sesuai amanat PP No. 71 tahun 2010. Dengan adanya peraturan tersebut, maka tujuan penelitian ini dimaksukan untuk mengetahui; 1) bagaimana kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) pemerintah Kabupaten Gianyar dalam menerapkan SAP berbasis akrual, 2) bagaimana kesiapan Sistem Informasi Akuntansi (SIA) pemerintah Kabupaten Gianyar dalam menerapkan SAP berbasis akrual, dan bagaimana komitmen organisasi dalam menerapkan SAP berbasis akrual. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dengan menekankan pada pendekatan interpretif. Analisis data dilakukan melalui tiga tahapan, antara lain; 1) Pengumpulan Data, 2) Reduksi Data, 3) Penyajian Data, dan 4) Pengambilan Keputusan atau Verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; 1) kesiapan dari SDM pemerintah Kabupaten Gianyar belum siap karena masih dalam tahap pembelajaran untuk memahami penerapan SAP berbasis akrual, 2) kesiapan dari SIA menunjukan bahwa sudah ada sistem khusus yang bernama Sistem Informasi Manajemen Daerah (SIMDA) yang digunakan dalam pelaporan keuangan pada pemerintah Kabupaten Gianyar, dan 3) komitmen organisasi sangat mendukung penerapan basis akrual.Kata Kunci : kesiapan, basis akrual, infrastruktur pendukung. The accrual-based Governmental Accounting Standard ‘Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) is a governmental standard which records and acknowledges the on-going transactions without paying attention to the cash and the like which is accepted or paid. The implementation of the accrual-based SAP can improve transparence and accountability of the management of the regional finance. To this end, the government should prepare the supporting infrastructure. The Indonesian government in general and Gianyar Regency in particular had not fully implemented the cash-based accounting leading to accrual. In 2015, the government of Gianyar Regency is required to fully apply the accrual-based accounting to the financial statement in every Department ‘Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), as instructed by the Act No. 71 of 2010. With reference to such an Act, this present study was intended to identify 1) the readiness of the Human Resources ‘Sumber Daya Manusia (SDM)’ of the government of Gianyar Regency to implement the accrual-based SAP, 2) the readiness of the Accounting Information System ‘Sintem Informasi Akuntansi (SIA)’ of the government of Gianyar Regency in implementing the accrual-based SAP, and to what extent the organization was committed to implement the accrual-based SAP. Qualitative method was used in the present study, emphasizing the interpretative approach. The data were analyzed through four stages; they are 1) Data Collection, 2) Data Reduction, 3) Data Presentation, and 4) Decision Making or Verification. The result of the study showed that 1) the SDM of the government of Gianyar Regency had not been ready as they were still in the learning process to understand the implementation of the accrual-based SAP, 2) the readiness of SIA showed that there was a specific system named the System of Regional Management Information ‘Sistem Informasi Managemen Daerah (SIMDA) used by the financial statement by the government of Gianyar Regency, and 3) the organizational commitment strongly supported the accrual-based implementation.keyword : readiness, accrual-based, supporting infrastructure.
ANALISIS KESIAPAN PEMERINTAH DAERAH DALAM MENERAPKAN STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAHAN BERBASIS AKRUAL DI KABUPATEN GIANYAR Ni Md Ari Widyastuti .; Dr. Edy Sujana,SE,Msi,AK .; I MADE PRADANA ADIPUTRA, S.E.,S.H.,M.Si. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4670

Abstract

Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) berbasis akrual merupakan suatu standar pemerintahan yang mencatat dan mengakui transaksi pada saat terjadinya transaksi, tanpa memperhatikan kas dan setara kas diterima atau dibayarkan. Penerapan SAP berbasis akrual dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah, maka diperlukan kesiapan infrastruktur pendukung pada pemerintah. Pemerintah Indonesia, khususnya pemerintah Kabupaten Gianyar belum menerapkan akuntansi berbasis akrual secara penuh, namun sudah menerapkan akuntansi berbasis kas menuju akrual. Di tahun 2015, pemerintah Kabupaten Gianyar dituntut menerapkan secara penuh akuntansi berbasis akrual pada laporan keuangan di setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sesuai amanat PP No. 71 tahun 2010. Dengan adanya peraturan tersebut, maka tujuan penelitian ini dimaksukan untuk mengetahui; 1) bagaimana kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) pemerintah Kabupaten Gianyar dalam menerapkan SAP berbasis akrual, 2) bagaimana kesiapan Sistem Informasi Akuntansi (SIA) pemerintah Kabupaten Gianyar dalam menerapkan SAP berbasis akrual, dan bagaimana komitmen organisasi dalam menerapkan SAP berbasis akrual. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dengan menekankan pada pendekatan interpretif. Analisis data dilakukan melalui tiga tahapan, antara lain; 1) Pengumpulan Data, 2) Reduksi Data, 3) Penyajian Data, dan 4) Pengambilan Keputusan atau Verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; 1) kesiapan dari SDM pemerintah Kabupaten Gianyar belum siap karena masih dalam tahap pembelajaran untuk memahami penerapan SAP berbasis akrual, 2) kesiapan dari SIA menunjukan bahwa sudah ada sistem khusus yang bernama Sistem Informasi Manajemen Daerah (SIMDA) yang digunakan dalam pelaporan keuangan pada pemerintah Kabupaten Gianyar, dan 3) komitmen organisasi sangat mendukung penerapan basis akrual.Kata Kunci : kesiapan, basis akrual, infrastruktur pendukung. The accrual-based Governmental Accounting Standard ‘Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) is a governmental standard which records and acknowledges the on-going transactions without paying attention to the cash and the like which is accepted or paid. The implementation of the accrual-based SAP can improve transparence and accountability of the management of the regional finance. To this end, the government should prepare the supporting infrastructure. The Indonesian government in general and Gianyar Regency in particular had not fully implemented the cash-based accounting leading to accrual. In 2015, the government of Gianyar Regency is required to fully apply the accrual-based accounting to the financial statement in every Department ‘Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), as instructed by the Act No. 71 of 2010. With reference to such an Act, this present study was intended to identify 1) the readiness of the Human Resources ‘Sumber Daya Manusia (SDM)’ of the government of Gianyar Regency to implement the accrual-based SAP, 2) the readiness of the Accounting Information System ‘Sintem Informasi Akuntansi (SIA)’ of the government of Gianyar Regency in implementing the accrual-based SAP, and to what extent the organization was committed to implement the accrual-based SAP. Qualitative method was used in the present study, emphasizing the interpretative approach. The data were analyzed through four stages; they are 1) Data Collection, 2) Data Reduction, 3) Data Presentation, and 4) Decision Making or Verification. The result of the study showed that 1) the SDM of the government of Gianyar Regency had not been ready as they were still in the learning process to understand the implementation of the accrual-based SAP, 2) the readiness of SIA showed that there was a specific system named the System of Regional Management Information ‘Sistem Informasi Managemen Daerah (SIMDA) used by the financial statement by the government of Gianyar Regency, and 3) the organizational commitment strongly supported the accrual-based implementation.keyword : readiness, accrual-based, supporting infrastructure.
Pengaruh Efektivitas Sistem Pengendalian Internal, Ketaatan Aturan Akuntansi, Persepsi Kesesuaian Kompensasi dan Implementasi Good Governance Terhadap Kecenderungan Fraud (Studi Empiris Pada SKPD di Kabupaten Tabanan) Purnama Sari Ni Luh Putu .; Gede Adi Yuniarta, SE.AK .; I MADE PRADANA ADIPUTRA, S.E.,S.H.,M.Si. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4677

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh efektivitas sistem pengendalian internal, ketaatan aturan akuntansi, persepsi kesesuaian kompensasi dan implementasi good governance terhadap kecenderungan fraud secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menggunakan instrumen kuisioner. Penelitian ini menggunakan dua jenis data yaitu data primer dan sekunder. Penelitian dilakukan pada SKPD di Kabupaten Tabanan. Obyek penelitian adalah persepsi pegawai bagian akuntansi/keuangan pada setiap SKPD mengenai efektivitas sistem pengendalian internal, ketaatan aturan akuntansi, persepsi kesesuaian kompensasi dan implementasi good governance terhadap kecenderungan fraud. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 115 orang. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis regresi berganda yang diolah dengan menggunakan program SPSS 19.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) secara parsial efektivitas sistem pengendalian internal berpengaruh signifikan negatif terhadap fraud, (2) ketaatan aturan akuntansi secara parsial berpengaruh signifikan negatif terhadap fraud, (3) secara parsial persepsi kesesuaian kompensasi berpengaruh signifikan negatif terhadap fraud, implementasi good governance secara parsial berpengaruh signifikan negatif terhadap fraud dan (5) secara simultan efektivitas sistem pengendalian intern, ketaatan aturan akuntansi, persepsi kesesuaian kompensasi dan implementasi good governance berpengaruh simultan negatif terhadap kecenderungan fraud Kata Kunci : fraud, pengendalian internal, good governance The study aimed at finding out the contribution of the effectiveness of internal control system, adherence to accounting rules, appropriate compensation perception, and the implementation of good governance on the fraud tendency both partially as well as simultaneously. Ths study utilized a quantitative approach, using questionnaires to collect the data in the forms of primary and secondary types. This study was conducted at all SKPD office around Tabanan regency, focusing on the object such as the perception of the accounting staffs at the SKPD offices about the effectiveness of internal control system, adherence to accounting rules, appropriate compensation perception, and the implementation of good governance on the fraud tendency. There were about 115 respondents selected based on the purposive sampling technique as the samples of the study. The analysis was made by using multiple regression method supported by SPSS version 19 for Windows program. The results indicated that partially (1) the effectiveness of internal control system had a negative, but significant effect on the fraud, (2) adherence to accounting rules had a negative, but significant effect on the fraud, (3) appropriate compensation perception had a negative, but significant effect on the fraud, and (4) the implementation of good governance had a negative, but significant effect on the fraud, and (5) the effectiveness of internal control system, adherence to accounting rules, appropriate compensation perception, and the implementation of good governance had a simultaneous negative effect on the fraud tendency. keyword : fraud, internal control, good governance
PENGARUH INDEPENDENSI, PENGALAMAN KERJA, PROFESIONALISME DAN GAYA KEPEMIMPINAN BADAN PENGAWAS TERHADAP EFEKTIVITAS SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL I Kadek Astana Putra .; Gede Adi Yuniarta, SE.AK .; NI KADEK SINARWATI, SE., M.Si.Ak. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4678

Abstract

Pengendalian internal merupakan kegiatan yang dilakukan untuk menjaga, memperbaiki kesalahan dan meningkatkan kesesuaian atas apa yang dilaksanakan dengan apa yang telah ditetapkan. Pengendalian internal memiliki peranan yang sangat penting dalam sebuah organisasi. Melalui pengendalian internal yang baik, maka akan tercipta kesuaian tindakan dengan aturan, guna mencapai tujuan yang telah ditetapkan dalam sebuah organisasi. Pengendalian internal dilakukan oleh pengawas intern dalam sebuah organisasi. Mengingat pentingnya kegiatan ini, maka seorang pengawas intern dituntut untuk memiliki indepensi, pengalaman kerja dan sikap profesional dalam bekerja serta memiliki gaya kepemimpinan dalam melakukan pengawasan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh independensi, pengalaman kerja, profesionalisme dan gaya kepemimpinan badan pengawas terhadap efektivitas sistem pengendalian internal. Populasi yang digunakan adalah LPD di Kecamatan Nusa Penida. Jenis data penelitian ini adalah kuantitatif. Sumber data yang digunakan adalah data primer. Metode pengumpulan data dengan menyebar kuesioner. Teknik analisis data menggunakan regresi berganda dengan bantuan program SPSS versi 18.00. Hasil penelitian menunjukkan bahwa independensi, pengalaman kerja, profesionalisme dan gaya kepemimpinan badan pengawas berpangaruh positif dan signifikan secara parsial dan simultan terhadap efektivitas sistem pengendalian internal. Kata Kunci : Independensi, Pengalaman Kerja, Profesionalisme, Gaya Kepemimpinan dan Sistem Pengendalian Internal Internal control is an activity conducted in ordert to keep, fix errors and improve the compatibility between what had been done and what had been planned. The internal control has a very significant role in the system of organization. Based on the well manage internal control,appropriate action would be created according to the rule, for the purpose of achieving the intended goal set by the organization. The internal control was conducted by the internal supervisor in an organization. Considering the important role of internal control activity, so an internal supervisor is required to keep possesing his independcy, working experience, and professional attitude in working as well as to have his own good leadership styles in conducting his job of supervision. The aim of this study was made to find out the effect of independency, working experiences, professionalism and leadership style of the supervisors on the internal control system. The population of the study were all the LPD (Rural Credit Institutions) around Nusa Penida District. The study involved quatitative data obtained from primary sources, collected by distributing questionaires. The data were analyzed using multiple linear regression analysis supported with SPSS program version 18.00 The results of the study indicated that independency, working experiences, professionalism and leadership style of the supervisors had a partially and simultaneously positive significant effect of the on the effectiveness of the internal control system. keyword : independency, working experiences, professionalism and leadership style of the supervisors, and internal control system
ANALISIS STRATEGI PENERIMAAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN PEDESAAN DAN PERKOTAAN (PBB P2) SERTA EFEKTIVITAS PENERIMAANNYA DI PEMERINTAH KOTA DENPASAR TAHUN 2013-2014 Ida Ayu Metha Apsari Prathiwi .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .; Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4679

Abstract

Menurut Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB P2) merupakan salah satu pajak yang dikelola oleh pemerintah daerah. Pemerintah Kota Denpasar mulai memberlakukan PBB P2 sebagai pajak daerah mulai tanggal 1 Januari 2013. Kota Denpasar merupakan ibukota provinsi yang memiliki potensi pajak yang besar mengingat segala kegiatan perekonomian berada di daerah tersebut. Besarnya tunggakan pajak menjadi tantangan bagi pemerintah kota Denpasar dalam mengoptimalkan penerimaan PBB P2. Penelitian ini mendeskripsikan mengenai kendala yang dialami oleh pemerintah kota Denpasar dalam penerapan PBB P2, menjelaskan mengenai strategi yang digunakan, serta mengetahui tingkat efektivitas penerimaan PBB P2 sebagai pajak daerah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan dokumentasi. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive. Teknis analisis data yang digunakan adalah kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala yang dialami oleh pemerintah kota Denpasar adalah karena PBB P2 merupakan pajak baru sehingga pemda mengalami kesulitan dalam pengelolaannya, aplikasi SISMIOP yang diberikan oleh Direktorat Jenderal Pajak tidak berjalan dengan baik, sarana dan prasarana yang kurang memadai serta membutuhkan biaya yang besar, serta sumber daya manusia yang tidak optimal dalam memberikan pelayanan. Pemerintah kota Denpasar melakukan tiga tahapan strategi yaitu tahap perencanaan strategi, pelaksanaan strategi, dan evaluasi strategi. Penerimaan PBB P2 kota Denpasar tergolong sangat efektif dengan presentase di atas seratus persen. Kata Kunci : PBB P2, Pajak Daerah, Strategi, Efektivitas According to the Constitution No. 28 in 2009 the rural and urban property taxes becomes one of the taxes policy managed by the local government. Denpasar local government had just started to implement this rural and urban property taxes policy since January 2013. Denpasar is the capital city of Bali Province having very high potential of taxe revenue, because every apect of economic activity is found in this area. The amount of tax arrears could become potential challenges for the local government of Denpasar. This study would describe about the constraints encountered by the local government of Denpasar in optimizing the ruraland urban property tax revenue, explaining about the strategies implemented, as well as finding out the level of effectiveness of property tax revenue as the local taxes. It was a descriptive type of study, using interview and documentation record in collecting the data. Purposive technique was used as a basis for selecting the informants, while the data was analyzed by using qualitative and quantitative methods. The results indicated that since the policy of tax revenue was relatively new the problems encountered by the local government of Denpasar was in the management, the application of SISMIOP provided by tax Directorate General “Direktorat Jenderal Pajak” could not be implemented well, restricted number of facilities and infrastructure, and lack of human resources capabilities to provide the services. The local government of Denpasar had conducted three stages of strategies involving stage of planning, implementation, and evaluation strategies. The rural and urban property taxes revenue in Denpasar city was found very effective with more than 100 % revenue. keyword : rural and urban property taxes revenue, local taxes, strategy, effectiveness

Page 4 of 24 | Total Record : 239


Filter by Year

2015 2015


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 03 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 04 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 03 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 02 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 04 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 03 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 02 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 01 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 04 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 03 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 02 (2022) Vol 13, No 01 (2022) Vol. 13 No. 01 (2022) Vol. 12 No. 3 (2021) Vol 12, No 3 (2021) Vol 12, No 2 (2021) Vol. 12 No. 2 (2021) Vol 12, No 1 (2021) Vol. 12 No. 1 (2021) Vol. 11 No. 3 (2020) Vol 11, No 3 (2020) Vol 11, No 2 (2020) Vol. 11 No. 2 (2020) Vol 11, No 1 (2020) Vol. 11 No. 1 (2020) Vol 10, No 3 (2019) Vol. 10 No. 3 (2019) Vol. 10 No. 2 (2019) Vol 10, No 2 (2019) Vol. 10 No. 1 (2019) Vol 10, No 1 (2019) Vol. 9 No. 3 (2018) Vol 9, No 3 (2018) Vol 9, No 2 (2018) Vol. 9 No. 2 (2018) Vol. 9 No. 1 (2018) Vol 9, No 1 (2018) Vol 8, No 2 (2017): Vol. 8 No. 2 (2017) Vol 7, No 1 (2017): Vol. 7 No. 1 (2017) Vol 6, No 3 (2016): Vol. 6 No. 3 (2016) Vol 5, No 2 (2016): Vol. 5 No. 2 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol 2, No 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue