cover
Contact Name
Nyoman Suadnyana Pasek
Contact Email
suadnyanapasek83@gmail.com
Phone
+6281339412282
Journal Mail Official
suadnyanapasek83@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana no 11 Singaraja Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha
ISSN : 26141949     EISSN : 26141930     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
IMAT ( Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi ) Undiksha provides a medium for disseminating novel articles related to economy and business among international academics, practitioners, regulators, and public. JIMAT accepts articles any research methodology that meet the standards established for publication in the journal. In addition, JIMAT focuses on research articles and review article for specific topics that are relevant to the economic and accounting, business, and banking issues, related to three important disciplines as follows: Economics And Accounting: Public Economics , International Economics, Banking and Financial InstitutionDevelopment Economics, Monetary Economics, Financial Economics. Accounting: Public Sector Accounting, Taxation, Financial Accounting, Management Accounting, Auditing, and Information Systems Business and banking management:Finance and wealth management, Marketing, Human Resource Management, Strategic Management, Operations, Entrepreneurship, Banking Ethics, Banking Operation and Management.
Articles 129 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2016)" : 129 Documents clear
Pengaruh Kompetensi Sumber Daya Manusia, Efektivitas Penerapan Standar Akuntansi Pemerintah, Pemanfaatan Teknologi Informasi, dan Sistem Pengendalian Intern Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (Studi Empiris Pada Dinas-Dinas Se-Kabupaten Klungkung) Kd.Regina Dinda Cornelia .; Gede Adi Yuniarta, SE.AK .; Dr. Edy Sujana,SE,Msi,AK .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v4i1.6488

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan secara empiris pengaruh kompetensi sumber daya manusia, efektivitas penerapan standar akuntansi pemerintah, pemanfaatan teknologi informasi, dan sistem pengendalian intern pemerintah terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data yang diperoleh dari kuesioner dan diukur dengan menggunakan skala likert. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah pegawai bagian staf keuangan di Dinas-Dinas Pemerintah Se-Kabupaten Klungkung sebanyak 70 orang. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji regresi linier berganda. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa: (1) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara kompetensi sumber daya manusia terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah, (2) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara efektivitas penerapan standar akuntansi pemerintah terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah, (3) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara pemanfaatan teknologi informasi terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah, (4) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara sistem pengendalian intern pemerintah terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah, dan (5) terdapat pengaruh yang signifikan antara kompetensi sumber daya manusia, efektivitas penerapan standar akuntansi pemerintah, pemanfaatan teknologi informasi, dan sistem pengendalian intern pemerintah terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah. Kata Kunci : sumber daya manusia, standar akuntansi pemerintah, teknologi informasi, sistem pengendalian intern, dan kualitas laporan keuangan The aim of the study is to prove empirically the effect of human resource competency, government accountancy standard effectiveness, the utilization of information technology, and internal control system on the quality of local government financial report. It is a quantitative type of study by utilizing data obtained by using questionnaires measured by Likert scales. The samples of the study consisted of 70 respondents selected based on purposive sampling involving all the staff on the financial section at the local government agencies offices in Klungkung regency. The analysis of data was conducted by using multiple linear regression. The results of study indicated that: (1) there was a positive and significant effect of human resource competency on the quality of local government financial report , (2) there was a positive and significant effect of government accountancy standard effectiveness on the quality of local government financial report, (3) there was a positive and significant effect of the utilization of information technology on the quality of local government financial report, and (4) there was a positive and significant effect of internal control system on the quality of local government financial report, and (5) there was a significant effect of human resource competency, government accountancy standard effectiveness, the utilization of information technology, and internal control system on the quality of local government financial report. keyword : human resource, government accountancy standard, information technology, internal control system, and the quality of financial report
PENGARUH KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN TERHADAP PENGUNGKAPAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DENGAN MEKANISME CORPORATE GOVERNANCE SEBAGAI VARIABEL MODERASI (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI tahun 2010-2014) I Gusti Ayu Lestari .; Dr. Edy Sujana,SE,Msi,AK .; I Putu Gede Diatmika,SE,AK., M.Si. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v4i1.6489

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kinerja keuangan terhadap pengungkapan corporate social responsibility dengan mekanisme corporate governace sebagai variabel pemoderasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari IDX Tahun 2010-2014. Populasi yang digunakan yaitu perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Sampel diambil dengan menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 40 perusahaan selama 5 tahun dari tahun 2010-2014. Metode pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi, dengan teknik analisis data Moderation Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Profitabilitas berpengaruh positif terhadap pengungkapan corporate social responsibility, (2) Likuiditas tidak berpengaruh terhadap pengungkapan corporate social responsibility, (3) Leverage tidak berpengaruh terhadap pengungkapan corporate social responsibility, (4) Ukuran dewan komisaris mampu memoderasi secara positif hubungan profitabilitas terhadap pengungkapan corporate social responsibility, (5) Ukuran dewan komisaris bukan sebagai variabel moderasi hubungan likuiditas terhadap pengungkapan corporate social responsibility, (6) Ukuran Dewan Komisaris berpengaruh negatif signifikan memoderasi hubungan antara leverage dengan pengungkapan Corporate Social Responsibility perusahaan.Kata Kunci : Profitabilitas, Likuiditas, Leverage , pengungkapan corporate social responsibility, Ukuran dewan komisaris This present study is intended to examine the effect of financial performance on the corporate social responsibility disclosure using the mechanism corporate governance as the moderating variable. The study used the quantitative method. The data were obtained from the secondary data source, that is, IDX, year of 2010 until 2014. The population of the study included the manufacturing companies registered at the Indonesia’s Stock Exchange. The samples, totaling 40 companies observed from 2010 to 2014, were obtained using the purposive sampling technique. The data were collected using the documentary method and were analyzed using the Moderation Regression Analysis (MRA). The result of the study shows that (1) probability positively effected of the corporate social responsibility disclosure; (2) liquidity did not contribute of the corporate social responsibility disclosure; (3) leverage did not contributed of the corporate social responsibility disclosure; (4) the size of the board commissioner could positively moderate the relationship between profitability and corporate social responsibility disclosure; (5) the size of the board of commissioner was not the variable moderating the relationship between liquidity and corporate responsibility disclosure; (6) the size of the board of commissioner negatively significantly moderated the relationship between the leverage and corporate social responsibility disclosure.keyword : Profitability, Liquidity, Leverage, corporate social responsibility disclosure, the size of the board of commissioner.
PENGARUH ETIKA PROFESI, PENDIDIKAN DAN PENGALAMAN TERHADAP PROFESIONALISME AUDITOR PEMERINTAH PADA BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN (BPKP) PERWAKILAN PROVINSI BALI Putu Reli Antari .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .; I Gusti Ayu Purnamawati, S.E. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v4i1.6490

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh etika profesi, pendidikan dan pengalaman secara parsial dan simultan terhadap profesionalisme auditor. Lokasi Penelitian adalah di Badan Pengawasan Keuangan Dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Bali dengan jumlah Sampel sebanyak 63 Orang. Jenis data yang digunakan dalam penelitian adalah jenis data kuantitatif dengan sumber data primer. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS versi 21.00 Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) etika profesi berpengaruh positif dan signifikan terhadap profesionalisme, (2) pendidikan berpengaruh positif signifikan terhadap profesionalisme, (3) pengalaman berpengaruh positif signifikan terhadap profesionalisme, (4) etika profesi, pendidikan dan pengalaman berpengaruh positif signifikan terhadap profesionalisme auditor pada Badan Pengawasan Keuangan Dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Bali. Kata Kunci : Etika Profesi, Pendidikan, Pengalaman, Profesionalisme This present study is intended to identify the simultaneous and partial impact of the professional ethics, education and experience on the auditor’s professionalism. The study was conducted at Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) (the Development Auditing Board) of the Bali Provincial Representative. The sample included 63. The quantitative data which were taken from the primary data source were used in the present study. The data were collected using questionnaire. The data were analyzed using the multiple linear regression technique supported with the SPSS program version 21.00. The result of the study shows that (1) the professional ethics positively significantly contributed to professionalism; (2) education positively significantly contributed to professionalism; (3) experience positively significantly contributed to professionalism; (4) the professional ethics, education and experience positively significantly affected the professionalism of the auditors of the Development and Auditing Board ‘Badan Pengawasan Keuangan Dan Pembangunan (BPKP)’ of the Bali Provincial Representative. keyword : Professional Ethics, Education, Experience, Professionalism
PERSEPSI MAHASISWA AKUNTANSI, AKUNTAN PENDIDIK, DAN AKUNTAN PUBLIK TERHADAP KOMPETENSI AKUNTAN DALAM MENGHADAPI TUNTUTAN PROFESIONALISME DI ERA MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) (STUDI PADA MAHASISWA AKUNTANSI DAN AKUNTAN SE-BALI) Ni Made Desi .; I Putu Gede Diatmika,SE,AK., M.Si. .; Dr. Edy Sujana,SE,Msi,AK .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v4i1.6491

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa akuntansi, akuntan pendidik dan akuntan publik terhadap kompetensi akuntan dalam menghadapi tuntutan profesionalisme di era MEA dengan skill, knowledge dan characteristic sebagai indikatornya. Penelitian ini dilakukan pada kantor akuntan publik dan perguruan tinggi negeri se-Bali dengan jumlah sampel sebanyak 100 orang. Sampel dipilih dengan metode purposive sampling, yaitu mahasiswa akuntansi yang telah mengambil mata kuliah auditing dan etika bisnis & profesi, akuntan pendidik yang memiliki pengalaman mengajar minimal 1 tahun dan telah memiliki sertifikat akuntan (CA), serta akuntan publik yang telah memiliki nomor register negara akuntan (RNA) dan memiliki pengalaman kerja minimal 2 tahun. Metode pengumpulan data yang digunakan ialah metode survey dengan melakukan penyebaran kuesioner. Skala yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan skala likert 5 poin. Analisis data penelitian menggunakan statistik non-parametrik dengan uji kruskall wallis menggunakan program SPSS versi 19. Hasil penelitian ini menunjukan adanya perbedaan persepsi mahasiswa akuntansi, akuntan pendidik dan akuntan publik terhadap kompetensi akuntan dalam menghadapi tuntutan profesionalisme di era MEA, dimana mahasiwa akuntansi dan akuntan pendidik memiliki persepsi lebih baik dibandingkan dengan akuntan publik terhadap kompetensi akuntan dalam menghadapi tuntutan profesionalisme di era MEA.Kata Kunci : Kompetensi akuntan, profesionalisme, pasar bebas, Masyarakat ekonomi ASEAN This study was aimed at finding out the perception of accounting students, accounting teachers, and public accountants towards accountant competency in meeting the professionalism challenge in the AEC era using skill, knowledge and characteristics as the indicators. This study was conducted in public accountant offices and public higher institutes of learning throughout Bali using a sample of 100. The sample was selected using purposive sampling, which included accounting students who have taken auditing and business and professional ethics courses, public accountants with a minimum of 1 year experience and have had accountant certificate (CA) and public accountants who have had accountant state register number (RNA) and a minimum of 2 year working experience. The data were collected using survey by distributing questionnaires. This study used Likert scale of five points. The data were analyzed using non-parametric statistical kruskall wallis test using SPSS version 19. The results showed that there is a difference in perception among accounting students, accounting teachers, and public accountants towards accountant competency in meeting the professionalism challenge of the AEC era, in which accounting students and accounting teachers have a better perception than public accountants towards accountant competency in meeting the professionalism challenge of the AEC era. keyword : accountant competency, professionalism, free trade, ASEAN Economic Community
ANALISIS TERHADAP LAPORAN KEBERLANJUTAN PERUSAHAAN BERDASARKAN GLOBAL REPORTING INITIATIVE G4 (Studi Kasus pada PT Pertamina (Persero)) Ni Nyoman Meita Jayantini .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v4i1.6492

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar tingkat pengungkapan informasi ekonomi, sosial, lingkungan dan untuk mengetahui aspek yang menjadi fokus pengungkapan (apakah aspek ekonomi, sosial, lingkungan) pada laporan keberlanjutan PT Pertamina (Persero) berdasarkan Global Reporting Initiative (GRI) G4. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Periode 2014 merupakan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini, karena pada periode ini perusahaan telah mengimplementasikan GRI G4 dalam penyusunan laporan keberlanjutannya. PT Pertamina (Persero) adalah perusahaan BUMN yang bergerak di bidang usaha energi yaitu minyak dan gas bumi serta kegiatan lain yang terkait dengan kegiatan usaha di bidang energi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tidak semua item dari GRI G4 diungkapkan dalam laporan keberlanjutan. Besar tingkat pengungkapan untuk Informasi Pengungkapan Standar Umum adalah sebesar 88%. Sedangkan Informasi Pengungkapan Standar Khusus yang dibagi menjadi tiga yaitu Aspek Ekonomi, Sosial, dan Lingkungan besar tingkat pengungkapannya adalah Aspek Ekonomi 67%, Aspek Lingkungan 35%, dan Aspek Sosial 40%, hal ini menunjukkan informasi yang menjadi fokus pengungkapan diantara ketiga aspek Pengungkapan Standar Khusus adalah Aspek Ekonomi.Kata Kunci : Pengungkapan Pertanggungjawaban Sosial Perusahaan, Laporan Keberlanjutan, Global Reporting Initiative G4. This present study is intended to identify to what extent economic, social and environmental information can be disclosed, and to identify the focus of the disclosure of economic, social and environmental aspects in the report of the sustainability of PT Pertamina (Persero) based on the Global Reporting Initiative (GRI) G4. This present study used the qualitative descriptive method, and the secondary data. The information on what took place in 2014 was used as the data. The reason is that in 2014 the company implemented the GRI G4 when preparing the report of its sustainability. PT Pertamina (Persero) is a State-owned Company which deals with energy, that is, oil and natural gas and other energy-related activities. The result of the study shows that not all aspects of GRI G4 were disclosed in the report sustainability. The extent to which the information was disclosed was 88%. And as far as the disclosure of the Information on the Disclosure of Specific Standard is concerned, the Economic Aspect was disclosed 67%, the Environmental Aspect was disclosed 35%, and the Social Aspect was disclosed 40%, meaning that the information on the disclosure of the three aspects of the Disclosure of Specific Standard was the Economic Aspect. keyword : Disclosure of the Company’s Social Responsibility, Report of Sustainability, Global Reporting Initiative G4
PENGARUH PENGGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI, EFEKTIFITAS ATAS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI DAN KESESUAIAN TUGAS TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI RUMAH SAKIT UMUM KERTHA USADA KABUPATEN BULELENG. Luh Cici Yuanita Artha .; NI KADEK SINARWATI, SE., M.Si.Ak. .; Gede Adi Yuniarta, SE.AK .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v4i1.6493

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan teknologi informasi, efektifitas atas sistem informasi akuntansi dan kesesuaian tugas terhadap kinerja karyawan secara parsial dan simultan, dimana dari 346 karyawan yang ada, hanya 72 karyawan yang digunakan sebagai sampel dalam penelitian ini. pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Purposive Sampling. Jenis data yang digunakan adalah dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Metode pengumpulan data dilakukan dengan metode kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis linear berganda dengan bantuan program SPSS versi 16.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penggunaan teknologi informasi mempunyai pengaruh negatif tetapi signifikan terhadap kinerja karyawan, (2) efektifitas atas sistem informasi akuntansi berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kinerja karyawan, (3) kesesuaian tugas berpengaruh negatif tetapi signifikan terhadap kinerja karyawan, (4) penggunaan teknologi informasi, efektifitas atas sistem informasi akuntansi dan kesesuaian tugas mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan.   Kata Kunci : TI, SIA, Tugas, Kinerja Karyawan  This present study is intended to identify the simultaneous and partial impact of the use of the technology of information, effectiveness of the system of accounting information and job adjustment of the employees of the Kertha Usaha General Hospital. Among 346 employees, only 72 that were determined using the purposive sampling technique were used as the samples of the study. The primary and secondary data were used. The data were collected using documentary and questionnaire methods. The data were analyzed using the multiple linear analysis assisted with SPSS program version 16.0.   The result of the study shows that (1) the use of the information technology negatively but significantly affected the performance of the employees, (2) the effectiveness of the system of accounting information positively but insignificantly affected the performance of the employees, (3) the job adjustment negatively but significantly contributed to the performance of the employees, (4) the use of the technology of information, the effectiveness  of the system of accounting information, and the job adjustment positively and significantly contributed to the performance of the employees.keyword : Technology of Information, System of Accounting Information, Job Adjustment, Performance of Employees.
ANALISIS KOMPARASI PENERAPAN PEDOMAN BADAN LAYANAN UMUM DAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN NOMOR 45 (REVISI 2011) TENTANG PELAPORAN KEUANGAN ENTITAS NIRLABA (Studi Kasus Pada RSUD Kabupaten Buleleng) Luh Meda Sri Arpiwi .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .; I Gusti Ayu Purnamawati, S.E. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v4i1.6494

Abstract

Manajemen organisasi nirlaba harus mempertanggungjawabkan sumbangan atau dana yang telah diterima dari berbagai pihak berupa laporan keuangan. Penerapan PSAK No. 45 (revisi 2011) tentang Pelaporan Keuangan Entitas Nirlaba dapat mengungkapkan organisasi nirlaba dalam memperoleh sumber daya dari sumbangan para anggota dan para penyumbang lain. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi penyajian Laporan Keuangan RSUD Kabupaten Buleleng apakah sudah sesuai dengan ketentuan Badan Layanan Umum (BLU), ketentuan PSAK No. 45 (revisi 2011), dan untuk mengetahui apakah PSAK No. 45 (revisi 2011) dapat diterapkan secara penuh dalam penyusunan Laporan Keuangan RSUD Kabupaten Buleleng. Metode yang digunakan dalam penulisan penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan melakukan perbandingan antara teori dan praktek dalam penyusunan laporan keuangan rumah sakit. Analisis kualitatif untuk mengetahui perbandingan antara format laporan keuangan yang telah disajikan dengan pedoman BLU dan PSAK No. 45 (revisi 2011). Hasil dari penelitian ini menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan untuk 10 indikator yang digunakan. Laporan keuangan RSUD Kabupaten Buleleng sudah sesuai dengan pedoman BLU. Hanya saja terdapat perbedaan istilah atau nama dalam penyajian laporan keuangan RSUD Kabupaten Buleleng dengan PSAK No. 45 (revisi 2011). Jadi dapat disimpulkan bahwa laporan keuangan RSUD Kabupaten Buleleng belum menerapkan PSAK No. 45 (revisi 2011), tetapi dilihat dari segi penyajian laporan keuangan di RSUD Kabupaten Buleleng PSAK No. 45 (revisi 2011) dapat diterapkan secara penuh.Kata Kunci : Badan Layanan Umum, PSAK No. 45, entitas nirlaba The management of the non-governmental organization should be responsible for the donations received from the donators in the form of  the financial statement. The implementation of Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) ‘ the Financial Reporting Statement Standard Number 45 (revised in 2011) concerning the Financial Reporting of the Non-governmental Organization’ can reveal the donations received by its members and other donators. This present study is intended to identify whether what is presented in the Financial Reporting of the Regional General Hospital of Buleleng Regency is in accordance with what is stipulated in ‘Badan Layanan Umum (BLU)’ (Institution of Public Services) and what is stipulated in PSAK Number 45 (revised in 2011), and to identify whether PSAK Number 45 (revised in 2011) can be fully implemented in the composition of the Financial Statement of the Regional Public Hospital of Buleleng Regency. This present study used the descriptive qualitative method  in which the theory and practice of how the financial statement of  hospitals is composed  are compared. The qualitative analysis was applied to identify the comparison of the format of the financial statement which  had  been  presented with reference to the guidance of BLU and PSAK Number 45 (revised in 2011).  The result of the study shows that there were no differences among the ten indicators used. The financial statement prepared by the Regional General Hospital of Buleleng Regency was in accordance with the guidance of  BLU. However, the terms used in the financial statement of the Regional General Hospital of Buleleng Regency were different from those used in PSAK No. 45 (revised in 2011). It can be concluded that what is stipulated in PSAK No. 45 (revised in 2011) had been fully implemented  in the financial statement of the Regional General Hospital of Buleleng Regency. keyword : Badan Layanan Umum, PSAK No. 45, non-governmental organization  
IMPLEMENTASI BUDAYA TRI HITA KARANA DALAM PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PADA LEMBAGA PERKREDITAN DESA DESA PAKRAMAN PEMARON Pt Susan Kassandra .; I Gusti Ayu Purnamawati, S.E. .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v4i1.6495

Abstract

Budaya Tri Hita Karana dapat dipergunakan sebagai suatu tata nilai atau kebiasaan yang menjadi pegangan anggota organisasi dalam melaksanakan kewajiban dan berperilaku di dalam organisasi. Hubungan yang terjadi diantara keduanya sangat berkaitan, dalam pelaksanaan Sistem Informasi Akuntansi budaya Tri Hita Karana yaitu Parahyangan analog dengan sistem kebudayaan, Pawongan analog sistem nilai, dan Palemahan analog sistem artifak. Semua organisasi di Bali dapat mengimplementasikan budaya Tri Hita Karana, salah satunya LPD. LPD dalam menggunakan Sistem Informasi Akuntansi harus mengimplementasikan budaya Tri Hita Karana, hal ini sudah diatur di dalam Pemerintah daerah Bali yang mengembangkan visi pembangunan berdasarkan budaya Tri Hita Karana. Untuk memahami implementasi budaya Tri Hita Karana dalam penggunaan Sistem Informasi Akuntansi di Desa Pakraman Pemaron, penelitian ini bertujuan untuk: 1)penggunaan Sistem Informasi Akuntansi di Desa Pakraman Pemaron, 2) pemahaman karyawan terhadap budaya Tri Hita Karana, dan 3) bagaimana implementasi budaya Tri Hita Karana terhadap penggunaan Sistem Informasi Akuntansi. Penelitian ini digunakan dengan menggunakan metode kualitatif yang menekankan pada setiap deskripsi dan persepsi manusia. Teknik yang dilakukan dengan cara wawancara mendalam, observasi dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan tiga tahap, yaitu : 1) Reduksi data, 2) Penyajian data, dan 3) Penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : 1) penggunaan Sistem Informasi Akuntansi sudah menggunakan sistem komputerisasi, semua karyawan dapat melakukan penggunaan SIA namun yang bertanggungjawab adalah Ketua, Bendahara dan TO, 2) Semua karyawan sudah memahami budaya Tri Hita Karana dan implementasinya sudah baik, baik dari segi parahyangan, pawongan dan palemahan.Kata Kunci : Tri Hita Karana, Sistem Informasi Akuntansi. “Tri Hita Karana” culture could be implemented as a value system or a custom practiced in the life of the member of organization in performing the obligations and bahaviours in an organization. A close relationship occurs between the two, in implementing Accounting Information System the concept of “Tri Hita Karana” which consists of “Parahyangan” would be analogized to the culture system, while the second aspect such as “Pawongan” would be analogized into a value system, and the third aspect, such as “Palemahan” as artefact system. All organizations in Bali could implement the system of “Tri Hita Karana” concept, one of them is the rural credit institution, this concept had been regulized in the local government regulation system. Bali when developing vision of development based on the concept of “Tri Hita Karana”. To understand the implementation of the concept of “Tri Hita Karana” in the use of Accounting Information System in Pemaron local village, the study aimed at finding out: 1) the use of Accounting Information System in Pemaron local village, the perception of the staff towards the concept of “Tri Hita Karana” and how was the concept itself implemented in terms of using Accounting Information System. This study used a qualitative study by emphasizing every description of individual perception. The techniques used to collect data consisted of deep interview, observation and documentation. The data analysis involved three different stages, such as 1) data reduction, data presentation, and 3) concluding. The results indicated that: 1) the use of accounting information system had been made by computerizing, all staff had understood the use of Accounting Information System, however the responsibility lied on the head section office, treasurer and TO, 2) All the staff had fully understood the concept of “Tri Hia Karana and its implementation, in terms of three aspects, like Parahyangan, Pawongan and Palemahan.keyword : Tri Hita Karana, Accounting Information System
PENGARUH AKUNTABILITAS KEUANGAN DAERAH, VALUE FOR MONEY, KEJUJURAN, TRANSPARANSI, PENGAWASAN DAN PEMAHAMAN SISTEM AKUNTANSI TERHADAP PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH (STUDI PADA SKPD DI KABUPATEN BULELENG) I Made Suardiasa .; I Gusti Ayu Purnamawati, S.E. .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v4i1.6496

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan secara empiris pengaruh akuntabilitas keuangan daerah, value for money, kejujuran, transparansi, pengawasan, dan pemahaman sistem akuntansi terhadap pengelolaan keuangan daerah. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data yang diperoleh dari kuesioner dan diukur dengan menggunakan skala likert. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah pegawai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Buleleng yang berkaitan dengan bidang keuangan sebanyak 120 pegawai. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji regresi linier berganda. Data dianalisis dengan menggunakan software SPSS versi 17. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa: (1) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara akuntabilitas keuangan daerah terhadap pengelolaan keuangan daerah, (2) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara value for money terhadap pengelolaan keuangan daerah, (3) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara kejujuran pemerintah terhadap pengelolaan keuangan daerah, (4) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara transparansi terhadap pengelolaan keuangan daerah, (5) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara pengawasan terhadap pengelolaan keuangan daerah, (6) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara pengawasan terhadap pengelolaan keuangan daerah, dan (7) terdapat pengaruh yang signifikan antara akuntabilitas keuangan daerah, value for money, kejujuran, transparansi, pengawasan, dan pemahaman sistem akuntansi terhadap pengelolaan keuangan daerah. Kata Kunci : akuntabilitas, value for money, sistem akuntansi, keuangan daerah The purpose of the study was to prove empirically the effect of local financial accountability, value for money, honesty, transparancy, monitoring and understanding of the accountancy system on the local financial management. This study was conducted in terms of quantitative design by utilizing its’ data obtained by distributing questionnaires and measured by Liker Scales.The samples of the study consisted of 120 respondents of the financial office staffs of local government working units in Bueleng. The analysis was conducted by using multiple linear regressiobn testing supported by SPSS version 17 program. The results of the study indicated that (1) there was a significant positive effect of the local financial accountability on the local financial management, (2) there was a positive significant effect of value for money on the local financial management, (3) there was a positive significant effect of honesty on the local financial management, (4) there was a positive significant effect of transparancy on the local financial management, (5) there was a positive significant effect of monitoring on the local financial management and (6) there was a positive significant effect of understanding of the accountancy system on the local financial management, (7) there was a significant effect of local financial accountability, value for money, honesty, transparancy, monitoring and understanding of the accountancy system on the local financial management. keyword : accountability, value for money, accountancy system, local government finance
AKUNTABILITAS PENGELOLAAN KEUANGAN PADA SISTEM DANA PUNIA DI DESA PAKRAMAN SUDAJI, KECAMATAN SAWAN, KABUPATEN BULELENG, PROVINSI BALI Yunita Indrawati Kadek .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .; Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v4i1.6497

Abstract

Dalam tradisi umat Hindu, sumbangan keagamaan disebut dengan dana punia. Kegiatan dana punia biasa berlangsung pada saat atau dikaitkan dengan diselenggarakannya suatu upacara atau persembahan yadnya dengan mempersembahkan sesari canang, sarin banten atau yang lainnya. Dana punia dalam kedudukannya sebagai salah satu warisan tradisi masyarakat Bali berada dalam sebuah organisasi desa yang secara tradisional disebut desa pakraman. Dana punia sebagai salah satu bentuk sumbangan dana keagamaan dikelola langsung dalam desa pakraman. Desa pakraman harus menerapkan konsep akuntabilitas dalam melakukan pengelolaan keuangannya. Untuk memahami akuntablitas pengelolaan dana punia pada Desa Pakraman Sudaji, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) pengelolaan keuangan dalam sistem dana punia di Desa Pakraman Sudaji, dan 2) bagaimana para pengelola dana punia memahami prinsip-prinsip akuntanbilitas dalam pengelolaan dana-dana yang terhimpun. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif yang menekankan pada deskripsi setiap persepsi dan perilaku manusia. Data dihimpun dengan cara wawancara mendalam, observasi dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tiga tahapan, antara lain; 1) Reduksi Data, 2) Penyajian Data, dan 3) Menarik Kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : 1) Proses pengelolaan keuangan dilakukan prajuru desa pakraman serta melibatkan krama desa didalamnya dan pertanggungjawaban keuangan disampaikan kepada krama desa secara lisan dan dalam bentuk laporan pertanggungjawaban 2) Akuntabilitas keuangan dalam pengelolaan keuangan terlaksana dengan baik, mencakup didalamnya transparansi, liabilitas, kontrol, responsibilitas, dan responsivitas. Kata Kunci : dana punia, desa pakraman, akuntabilitas, pengelolaan keuangan In Hindu tradition, the religious contribution is called dana punia. Dana punia activity usually takes place at the time or is related to the holding of a religious ceremony or an offer of yadya by offering sesari canang, sarin banten, etc. Dana punia , in its position as one of Balinese traditions, is present in a village organization that is traditionally called desa pakraman. As a form of religious fund contribution it is directly managed by the desa pakraman. The latter has to apply the concept of accountability in the financial management. To understand the accountability of Desa Pakraman Sudaji dana punia management, this study was aimed at finding out 1) the financial management in the dana punia system in Desa Pakraman Sudaji, and 2) how the dana punia management people understand the principles of accountability in managing the accumulated funds. This study was done using qualitative method that stresses on the description of each perception and human behavior. The data were collected through in-depth interview, observation, and document study. The data were analyzed in three stages: 1) data reduction, 2) data display and 3) conclusion drawing. The results showed that 1) the financial management process is done by prajuru desa pakraman and involving krama desa and the accountability is communicated orally to the krama desa and in financial report form, 2) the financial accountability in the fund management is good which covers transparency, liability, control, responsibility, and responsiveness keyword : dana punia, desa pakraman, accountability, financial management

Page 3 of 13 | Total Record : 129


Filter by Year

2016 2016


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 03 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 04 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 03 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 02 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 04 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 03 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 02 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 01 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 04 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 03 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 02 (2022) Vol 13, No 01 (2022) Vol. 13 No. 01 (2022) Vol 12, No 3 (2021) Vol. 12 No. 3 (2021) Vol 12, No 2 (2021) Vol. 12 No. 2 (2021) Vol. 12 No. 1 (2021) Vol 12, No 1 (2021) Vol. 11 No. 3 (2020) Vol 11, No 3 (2020) Vol 11, No 2 (2020) Vol. 11 No. 2 (2020) Vol. 11 No. 1 (2020) Vol 11, No 1 (2020) Vol 10, No 3 (2019) Vol. 10 No. 3 (2019) Vol. 10 No. 2 (2019) Vol 10, No 2 (2019) Vol 10, No 1 (2019) Vol. 10 No. 1 (2019) Vol 9, No 3 (2018) Vol. 9 No. 3 (2018) Vol. 9 No. 2 (2018) Vol 9, No 2 (2018) Vol. 9 No. 1 (2018) Vol 9, No 1 (2018) Vol 8, No 2 (2017): Vol. 8 No. 2 (2017) Vol. 7 No. 1 (2017) Vol 7, No 1 (2017): Vol 6, No 3 (2016): Vol. 6 No. 3 (2016) Vol 5, No 2 (2016): Vol. 5 No. 2 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 4, No 1 (2016): Vol 3, No 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue