cover
Contact Name
Nyoman Suadnyana Pasek
Contact Email
suadnyanapasek83@gmail.com
Phone
+6281339412282
Journal Mail Official
suadnyanapasek83@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana no 11 Singaraja Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha
ISSN : 26141949     EISSN : 26141930     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
IMAT ( Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi ) Undiksha provides a medium for disseminating novel articles related to economy and business among international academics, practitioners, regulators, and public. JIMAT accepts articles any research methodology that meet the standards established for publication in the journal. In addition, JIMAT focuses on research articles and review article for specific topics that are relevant to the economic and accounting, business, and banking issues, related to three important disciplines as follows: Economics And Accounting: Public Economics , International Economics, Banking and Financial InstitutionDevelopment Economics, Monetary Economics, Financial Economics. Accounting: Public Sector Accounting, Taxation, Financial Accounting, Management Accounting, Auditing, and Information Systems Business and banking management:Finance and wealth management, Marketing, Human Resource Management, Strategic Management, Operations, Entrepreneurship, Banking Ethics, Banking Operation and Management.
Articles 137 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 1 (2017)" : 137 Documents clear
PENGARUH LEVERAGE, PROFITABILITAS, LIKUIDITAS, KEBIJAKAN DEVIDEN, KEPEMILIKAN MANAJERIAL, DAN KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN PROPERTI DAN REAL ESTATE DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2013-2015 I Gusti A. Arya Jayaningrat .; Made Arie Wahyuni, S.E. .; Dr. Edy Sujana,SE,Msi,AK .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 7 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v7i1.10148

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan secara empiris pengaruhleverage, profitabilitas,likuiditas,kebijakan deviden, kepemilikan manajerial, dan kepemilikan institusionalterhadap nilai perusahaan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari annual report perusahaan yang dipublikasikan di www.idx.co.id. Populasi penelitian adalah perusahaan pada sektor properti dan real estatedi Bursa Efek Indonesia(BEI) pada periode tahun 2013-2015sebanyak 50 perusahaan. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Sampel yang memenuhi kriteria pada penelitian ini digunakan 27perusahaan.Teknik analisis data yang digunakan adalahanalisis regresi linier berganda dengan menggunakan SPSS 17.0 for Windows. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial leverage, profitabilitas,likuiditas,kebijakan deviden, kepemilikan manajerial, dan kepemilikan institusionalberpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan. Kata Kunci : leverage, profitabilitas,likuiditas,kebijakan deviden, kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, nilai perusahaan. The aim of this study is to empirically prove the effect of leverage, profitability, liquidity, devidend policy, managerial ownership, and institutional ownership on the company value. This study is qualitative research by using secondary data got from annual report of companies published at www.idx.co.id. The population is the companies in property and real estate sector in Indonesia stock exchange in 2013-2015 as many as 50 companies. The technique of collecting the sample in this study is by purposive sampling. The sample fulfilling the criteria in this research is 27 companies. The technique of analyzing the data is multiple regression analysis by using SPSS 17.0 for Windows. The result shows that partially leverage, profitability, liquidity, devidend policy, managerial ownership, and institutional ownership have positive and significant effect on the company value. keyword : leverage, profitability, liquidity, devidend liquidity, managerial ownership, institutional ownership, company value
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, AKUNTABILITAS PUBLIK, DAN PENGENDALIAN INTERN TERHADAP KINERJA ORGANISASI DENGAN TOTAL QUALITY MANAGEMENT SEBAGAI VARIABEL MODERATING PADA PDAM KABUPATEN BULELENG Kadek Rina Pandeni .; Dr. Edy Sujana,SE,Msi,AK .; NI KADEK SINARWATI, SE., M.Si.Ak. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 7 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v7i1.10149

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti secara empiris pengaruh budaya organisasi, akuntabilitas publik, dan pengendalian intern terhadap kinerja organisasi dengan Total Quality Management sebagai variabel moderating. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data primer yang diperoleh dari kuesioner. Populasi penelitian ini adalah karyawan PDAM Kabupaten Buleleng. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Sampel yang diperoleh sebanyak 53 responden. Data dianalisis dengan menggunakan analisis regresi berganda. Diolah dengan menggunakan bantuan software SPSS versi 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Budaya organisasi secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja organisasi. (2) Akuntabilitas publik secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja organisasi. (3) Pengendalian intern secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja organisasi. (4) Budaya organisasi, akuntabilitas publik, dan pengendalian intern secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja organisasi. (5) Total Quality Management secara positif dan signifikan memoderasi pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja organisasi. (6) Total Quality Management secara positif dan signifikan memoderasi pengaruh akuntabilitas publik terhadap kinerja organisasi. (7) Total Quality Management secara positif dan signifikan memoderasi pengaruh pengendalian intern terhadap kinerja organisasi. Kata Kunci : budaya organisasi, akuntabilitas publik, pengendalian intern, kinerja organisasi, Total Quality Management This research aims at empirically proving the organizational culture, public accountability, and internal control toward the organizational performance with Total Quality Management as a moderating variable. This study is qualitative research by using primary data got from questionnaires. The populations are the staffs of PDAM in Buleleng regency. The sample technique used is purposive sampling. The samples are 53 respondents. The analysis data is done by using multiple regressions and supported by software SPPSS version 16. The result shows that (1) organizational culture partially has positive and significant effect toward the organizational performance. (2) Public accountability partially has positive and significant effect toward the organizational performance. (3) Internal control partially has positive and significant effect toward the organizational performance, (4) Organizational culture, public accountability, and internal control simultaneously has positive and significant effect toward the organizational performance, (5) Total Quality Management positively and significantly moderates the effect of organizational culture toward organizational performance, (6) Total Quality Management positively and significantly moderates the effect of public accountability toward organizational performance, (7) Total Quality Management positively and significantly moderates the effect of internal control toward organizational performance. keyword : organizational culture, public accountability, internal control, organizational performance, Total Quality Management
ANALISIS RASIO KEUANGAN TERHADAP KONDISI FINANCIAL DISTRESS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2011-2015 Ni Made Marlila Rilantini .; Made Arie Wahyuni, S.E. .; Gede Adi Yuniarta, SE.AK .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 7 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v7i1.10150

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh rasio EBITTA terhadap financial distress perusahaan manufaktur pada periode satu dan dua tahun sebelum financial distress; (2) pengaruh rasio CFOTA terhadap financial distress perusahaan manufaktur pada periode satu dan dua tahun sebelum financial distress; (3) pengaruh rasio ROA terhadap financial distress perusahaan manufaktur pada periode satu dan dua tahun sebelum financial distress; dan (4) pengaruh rasio EBITTA, CFOTA, dan ROA secara simultan terhadap financial distress perusahaan manufaktur pada periode satu dan dua tahun sebelum financial distress. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling yaitu dari 59 perusahaan di sektor manufaktur sebagai populasi diambil masing-masing 20 perusahaan yang mengalami earnings per share positif dan negatif 2 tahun berturut-turut (total 40 sampel perusahaan). Variabel bebas penelitian adalah EBITTA (X1), CFOTA (X2), dan ROA (X3) dan variabel terikatnya financial distress (Y). Data yang dikumpulkan dengan metode dokumentasi laporan dari web resmi Bursa Efek Indonesia (BEI) (www.idx.co.id). Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh negatif secara signifikan EBITTA terhadap probabilitas financial distress perusahaan (sig. (0,009)
ANALISIS TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS PELAPORAN ALOKASI DANA DESA (Studi Kasus Desa Bengkel, Kec. Busungbiu, Kab. Buleleng) Made Wiradarma Setiawan .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .; Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 7 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v7i1.10151

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui mekanisme penyaluran Alokasi Dana Desa (ADD) pada Pemerintahan Desa Bengkel, (2) mengetahui implementasi prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pertanggungjawaban Pemerintahan Desa Bengkel terhadap pelaporan Alokasi Dana Desa (ADD), dan (3) mengetahui kendala-kendala apa yang dihadapi dalam implementasi prinsip Transparansi dan Akuntabilitas dalam pertanggungjawaban Pemerintah Desa terhadap pelaporan Alokasi Dana Desa (ADD). Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi dan studi dokumen yang selanjutnya dilakukan analisis data dengan model analisis interaktif melalui tiga tahapan yaitu (1) reduksi data, (2) penyajian data, (3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penyaluran Alokasi Dana Desa (ADD) dari Pemerintah Daerah ke Pemerintah Desa Bengkel sudah mengacu pada Peraturan bupati nomor 84 tahun 2015 tentang tata cara pengalokasian Dana Desa, Alokasi Dana Desa, Bagi Hasil Pajak, dan Bagi Hasil Retribusi dan pencairan dana dilakukan secara bertahap yaitu melalui empat tahapan yang dilengkapi dengan surat rekomendasi dari kecamatan, (2) pengimplementasian prinsip transparansi dan akuntabilitas pada Alokasi Dana Desa dapat dilihat pada saat melakukan perencanaan dan pembuatan laporan realisasi dan SPJ, (3) faktor yang mempengaruhi sulitnya mengimplementasikan prinsip Transparansi dan Akuntabilitas dalam pertanggungjawaban pemerintah desa terhadap pelaporan Alokasi Dana Desa lemahnya sumber daya manusia aparat desa yang ada di desa merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kinerja pemerintahan desa seperti halnya dalam pembuatan laporan realisasi, selain itu keterlambatan Alokasi Dana desa yang masuk juga mempengaruhi, peran serta masyarakat juga cenderung mempengaruhi. Kata Kunci : Alokasi Dana Desa, ADD, Transparansi, Akuntabilitas This study aimed at: (1) knowing the distribution mechanism of village fund allocation in Bengkel Village’s government, (2) knowing the implementation of transparancy and accountability principles in the responsibility of Bengkel Village’s government concerning about the report of village fund allocation, (3) knowing the obstacles faced in implementing the transparancy and accountability principles in the responsibility of village government concerning about the report of village fund allocation. This research was done through qualitative method. The data collected through in-depth interview, observation, and documentation study, and then the data was analysed by interactive analysis model through three stages: (1) data reduction, (2) data presentation, (3) conclusion. The result showed that (1) the distribution of village fund allocation from regional government to Bengkel Village government has referred to regulation from the regent no. 84 year 2015 about the procedure of village fund allocation, village fund allocation, tax-sharing, revenue-sharing levy, and fund disbursement done stage by stage those were through four stages completed by recommendation letter from the subdistric government, (2) the implementation of transparancy and accountability principles at village fund allocation could be seen at the time of planning and realization report and responsibility letter, (3) the factor affecting the difficulty of implementing the transparancy and accountability principles in the responsibility of village government concerning about the report of village fund allocation, the lack of human resources of the village officials in the village was one of the factors affecting the village government performance as the making of realization report, in addition to the delay in the allocation of village fund coming also had an efffect, public participation also tend to had an effect. keyword : village fund allocation, transparancy, accountability
Pengaruh Sistem Pengendalian Kas, Implementasi Good Governance, Moralitas Aparatur Pemerintah Daerah, dan Persepsi Kesesuaian Kompensasi Terhadap Financial Fraud ( Studi Empiris Pada SKPD di Kabupaten Buleleng) Komang Tri Kartika Dewi .; Made Arie Wahyuni, S.E. .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 7 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v7i1.10152

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris mengenai pengaruh sistem pengendalian kas, implementasi good governance, moralitas aparatur pemeritah daerah, dan persepsi kesesuaian kompensasi terhadap financial fraud. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai bagian keuangan pada SKPD di Kabupaten Buleleng. Teknik pengumpulan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dan jumlah responden 86 orang. Metode pengumpulan data yaitu dengan menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada responden. Skala pengukuran data dengan skala likert. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS 19.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) sistem pengendalian kas berpengaruh negatif dan signifikan terhadap financial fraud sebesar -97,8%. (2) implementasi good governance berpengaruh negatif dan signifikan terhadap financial fraud sebesar -81,2% (3) moralitas aparatur pemerintah daerah berpengaruh negatif dan signifikan terhadap financial fraud sebesar -76,5% (4) kesesuaian kompensasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap financial fraud sebesar -78,3% (5) penggunaan sistem pengendalian kas, implementasi good governance, moralitas aparatur pemerintah daerah, dan persepsi kesesuaian kompensasi berpengaruh secara simultan terhadap financial fraud sebesar 91,9%. Kata Kunci : Sistem Pengendalian Kas, Implementasi Good Governance, Moralitas Aparatur Pemerintah Daerah, Persepsi Kesesuaian Kompensasi, Financial Fraud. This research aimed at getting empirical evidence concerning about the effect of cash controlling system, implementation of good governance, morality of local government officials, and perception of compensation suitability toward financial fraud. The populations of this study were all employees in finance department on SKPD in Buleleng Regency. The sampling technique was purposive sampling and the respondents were 86 people. Data collection method was by using questionnaires distributed to the respondents. The scale of measuring the data was Likert scale. The technique of analyzing the data was multiple linear regression analysis with the program SPSS 19.0 The result showed that (1) the cash controlling system had negative and significant effect on financial fraud as much as -97,8%, (2) the implementation of good governance had negative and significant effect on financial fraud as much as -81,2%, (3) the morality of local government officials had negative and significant effect on financial fraud as much as -76,5%, (4) the compensation suitability had negative and significant effect on financial fraud as much as -78,3%, (5) the use of cash controlling system, implementation of good governance, morality of local government officials, and perception of compensation suitability had simultaneous effect on financial fraud as much as 91,9%. keyword : cash controlling system, implementation of good governance, morality of local government official, perception of compensation suitability, Financial Fraud.
ANALISIS PERSEPSI STAKEHOLDERS INTERNAL DAN EKSTERNAL TERHADAP TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS PENGELOLAAN KEUANGAN DESA PAKRAMAN SIDETAPA, KECAMATAN BANJAR, KABUPATEN BULELENG, PROVINSI BALI (Sebuah Studi Fenomologi pada Organisasi Publik Non Pemerintahan) Komang Ari Saputra .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .; Made Arie Wahyuni, S.E. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 7 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v7i1.10153

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, 1) Persepsi stakeholders internal dan eksternal terhadap transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan Desa Pakraman Sidetapa, 2) Perbedaan persepsi antara stakeholders internal dan eksternal terhadap transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan Desa Pakraman Sidetapa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Lokasi penelitian dilaksanakan di Desa Pakraman Sidetapa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali. Data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Informan yang dipilih, yaitu Prajuru Desa Pakraman Sidetapa dan Krama Desa Sidetapa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara mendalam, observasi teknik dan studi dokumen. Analisis data dilakukan melalui tiga tahapan, antara lain: 1) Reduksi Data, 2) Penyajian Data dan 3) Menarik Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, adanya perbedaan persepsi antara stakeholders internal dan eksternal terhadap transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan Desa Pakraman Sidetapa. Adapun faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya perbedaan persepsi antara stakeholders internal dan eksternal adalah sebagai berikut: 1) Pengetahuan, karena prajuru desa pakraman lebih mengetahui proses pengelolaan keuangan desa pakraman dibandingkan dengan krama desa dan 2) Kesenjangan informasi, karena tidak tersampaikannya laporan pertanggungjawaban secara tertulis menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya perbedaan persepsi antara prajuru desa pakraman dan krama desa. Kata Kunci : Persepsi, Transparansi, Akuntabilitas, Pengelolaan The study aimed at finding out 1) the internal and external stakeholders’ perception on the transparency and accountability of financial management of the traditional village Sidatapa, 2) different perception between internal and external stakeholders on the transparency and accountability of financial management of traditional village of Sidatapa. The study utilized a quantitative methodology conducted in a traditional village called Sidatapa, Banjar sub-district, Buleleng, Bali. The data were obtained from primary as well as secondary sources by involving informants consisting of traditional village management which was called Prajuru Desa Pakraman Sidetapa, and village members. Deep interview, observation, and documentation techniques were used to collect the data. Data analysis was conducted following three concurrent stages such as: 1) data reduction, data presentation, and 3) drawing conclusion. The results of the study indicated that there were different perceptions between internal and external stakeholders on the transparency and accountability of financial management of traditional village of Sidatapa. Several factors resulting the differences between the internal and external sides consisted of the followins:: 1) knowledge, since the village management had better knowledge in the process of financial management of the traditional village of Sidatapa than the member of the village, and 2) information gap, since the information about the financial report accountability were not shared sufficiently to all the members of the traditional village; these would generate misunderstanding. keyword : Perception, Transparency, Accountability, Management
PENGARUH EFEKTIVITAS PENGENDALIAN INTERNAL, KESESUAIAN KOMPENSASI, MORALITAS INDIVIDU, DAN WHISTLEBLOWING TERHADAP KECENDERUNGAN KECURANGAN AKUNTANSI PADA LPD DI KECAMATAN GEROKGAK Kadek Dedy Santara Wijaya .; Dr. Edy Sujana,SE,Msi,AK .; I Gusti Ayu Purnamawati, S.E. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 7 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v7i1.10154

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris tentang pengaruh efektivitas pengendalian internal, kesesuaian kompensasi, moralitas individu, dan whistleblowing terhadap kecenderungan kecurangan akuntansi. Lokasi penelitian ini pada LPD di Kecamatan Gerokgak. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi pada penelitian ini yakni 108 orang pegawai LPD di Kecamatan Gerokgak. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik proportional random sampling dimana sampel diambil seimbang sesuai dengan banyaknya karyawan pada masing-masing LPD. Jumlah sampel yang digunakan yaitu 52 responden. Metode pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Pengujian data dilakukan dengan uji validitas dan uji reliabilitas serta uji asumsi klasik yang digunakan adalah uji normalitas, uji heteroskedastisitas dan uji multikolonieritas, sedangkan pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS 24.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukan (1) Efektivitas Pengendalian Internal Berpengaruh Negatif dan Signifikan Terhadap Kecenderungan Kecurangan Akuntansi, (2) Kesesuaian Kompensasi Berpengaruh Negatif dan Signifikan Terhadap Kecenderungan Kecurangan Akuntansi, (3) Moralitas Individu Berpengaruh Negatif dan Signifikan Terhadap Kecenderungan Kecurangan Akuntansi, (4) Whistleblowing Berpengaruh Negatif dan Signifikan Terhadap Kecenderungan Kecurangan Akuntansi.Kata Kunci : efektivitas pengendalian internal, kesesuaian kompensasi, moralitas individu, whistleblowing, kecenderungan kecurangan akuntansi. The study aimed at finding out empirical evidence about the effect of internal control effectiveness, appropriate compensation, individual morality, and whistleblowing on the accountancy fraud tendency. The study was conducted in Gerokgak sub-district, by utilizing a quantitative approach involving primary data obtained by using questionnaires measured based on Likert scales. The population consisted of 108 staff members of the rural credit institutions around Gerokgak sub-district, where the total samples were about 52 respondents selected based on proportional sampling technique to make them balanced in accordance with the number of the staffs in every office. The data analysis was conducted in terms of validity testing, reliability testing, and classic assumption testing was based on normality test, heteroskedastisity, and multicolonierity test, while the hypethesis was tested by using multiple linear regression supported by SPSS 24.0 for Windows. The results of the study indicated that (1) the internal control effectiveness had a negative and significant effect on the accountancy fraud tendency, (2) the appropriate compensation had a negative and significant effect on the accountancy fraud tendency, (3) the individual morality had a negative and significant effect on the accountancy fraud tendency, and (4) whistleblowing had a negative and significant effect on the accountancy fraud tendency keyword : internal control effectiveness, appropriate compensation, individual morality, and whistleblowing, accountancy fraud tendency.
EFISIENSI BIAYA PADA MASING-MASING PAKET UPACARA NGABEN DI KREMATORIUM YAYASAN PENGAYOM UMAT HINDU (YPUH) KABUPATEN BULELENG, SINGARAJA Nyoman Adi Hanggara .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .; NI KADEK SINARWATI, SE., M.Si.Ak. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 7 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v7i1.10173

Abstract

Ngaben merupakan ritual kematian yang dilaksanakan oleh umat Hindu di Bali yang pelaksanaannya membutuhkan biaya yang tinggi, sehingga dengan kondisi tersebut masyarakat Bali mencari suatu alternatif yaitu ngaben di krematorium. Ritual ngaben di krematorium ini difasilitasi oleh Yayasan Pengayom Umat Hindu (YPUH) dengan beberapa paket yang dapat dipilih oleh masyarakat. YPUH menggunakan Weda dan Lontar Yama Purwana Tattwa sebagai dasar dan teknik sederhana upacara ngaben yang dulunya boros biaya kini menjadi lebih efisien. Latar belakang inilah yang menjadikan ngaben di YPUH menarik untuk dikaji untuk mengetahui: 1). Latar belakang masyarakat memilih ngaben di YPUH, 2). Metode yang digunakan YPUH dalam mencapai efisiensi biaya pada upacara ngaben, 3). Dampak yang ditimbulkan dari penyederhanaan biaya terhadap hakikat upacara ngaben. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif yang dititikberatkan pada deskripsi serta interpretasi perilaku manusia. Penelitian dilakukan dalam tiga tahapan, yakni: 1). Reduksi Data, 2). Penyajian Data, dan 3). Pemaknaan Data berdasarkan teori yang telah ditentukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1). Latar belakang masyarakat memilih ngaben di YPUH mayoritas didasari oleh faktor biaya dan didukung oleh faktor lain seperti Faktor Sosial Budaya, Faktor Struktur Sosial, Faktor Ekonomi, Faktor Tenaga dan Waktu, dan masyarakat Bali sebagai agen budaya. 2). Efisiensi biaya dalam upacara ngaben di YPUH menggunakan metode cost reduction dengan analisis aktivitas bernilai tambah dan aktivitas tidak bernilai tambah. 3). Pelaksanaan upacara ngaben yang disederhanakan tidak mempengaruhi hakikat ngaben karena sudah sesuai dengan Weda dan lontar-lontar kamoksan. Kata Kunci : Ngaben, krematorium, biaya ngaben, efisiensi biaya, penyederhanaan ngaben. Ngaben is a death ritual performed by Hindus in Bali that its implementation requires a high cost, so that with these conditions Balinese people looks for an alternative way that is Ngaben in crematorium. Ngaben ritual in crematorium was facilitated by YPUH by several packages available for the public. YPUH used Vedas and Lontar (manuscript) Yama Purwana Tattwa as basic and simple technique of Ngaben ceremony in which it was once lavishly ceremony has become more cost efficient. This background made Ngaben ceremony interesting to study to know: 1). the background of people choosing Ngaben in YPUH, 2). the method used by YPUH in achieving cost efficiency in Ngaben ceremony, 3). the impact caused by the cost simplification to the nature of Ngaben ceremony. This research was conducted using qualitative method by focusing on the description and interpretation of human behavior. This study was conducted in three stages, they were: 1). data reduction, 2). data presentation, and 3). the data interpretation based on the theory determined. The result showed that: 1). the background of people choosing Ngaben in YPUH was mostly caused by cost factor and other factors such as socio-cultural factor, social structure factor, economic factor, energy and time factor, and Balinese people as cultural agent, 2). the cost efficiency in Ngaben ceremony in YPUH used cost reduction method by an analysis of value-added activity and no value-added activity. 3). The implementation of Ngaben ceremony simplified did not affect the nature of Ngaben because it was in accordance with Vedas and lontar-lontar kamoksan.keyword : Ngaben, crematorium, ngaben cost, cost efficiency, simplification of ngaben.
AKUNTABILITAS PENGELOLAAN KEUANGAN PADA SISTEM DANA PUNIA PURA GOA GIRI PUTRI DI DESA PAKRAMAN KARANGSARI, KECAMATAN NUSA PENIDA, KABUPATEN KLUNGKUNG I Kadek Surya Mandarin .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 7 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v7i1.10174

Abstract

Didalam kebersamaan dan kepedulian antara sesama umat beragama, masyarakat bali mengenal tradisi sumbangan keagamaan yang dilakukan secara tulus ikhlas dengan tujuan berbagi sesama umat. Sumbangan keagamaan itu disebut dengan dana punia. Dana punia dalam kedudukannya sebagai salah satu warisan tradisi masyarakat bali yang berada dalam sebuah organisasi desa yang secara tradisi disebut desa pakraman. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui (1) Bagaimana pengelolaan keuangan dalam sistem dana punia Pura Goa Giri Putri di Desa Pakraman Karangsari (2) Bagaimana para pengelola dana punia memahami prinsip-prinsip akuntabilitas dalam pengelolaan dana-dana yang terhimpun. Penelitian ini mengunakan metode kualitatif, dimana peneliti akan melakukan observasi langsung ke lapangan dan mengumpulkan data-data yang akan dianalisis berdasarkan pengamatan dan pengetahuan peneliti. Data yang digunakan dalam penelitian ini dikumpulkan dengan cara wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan (1) dalam proses pengelolaan keuangan yang dilakukan prajuru pura melibatkan prajuru desa yang dalam hal ini mewakili krama desa; (2) pertanggungjawaban yang diberikan oleh prajuru pura kepada krama desa berupa laporan pertanggungjawaban yang diperiksa oleh prajuru desa dan laporan secara lisan diumumkan lewat sangkepan. (3) akuntabilitas dalam pengelolaan dana punia sudah cukup baik, pengelolaannya sudah mencakup transparansi, kewajiban, kontrol, tanggung jawab, dan responsif Kata Kunci : : Akuntabilitas, Pakraman, Dana Punia In the togetherness and caring among fellow religious people, the Balinese people know the tradition of religious donation which is done sincerely sincere with the purpose of sharing fellow people. Religious donations are called punia funds. Punia funds in its position as one of the traditions of Balinese society that resides in a village organization that is traditionally called pakraman village. The purpose of the research is to find out (1) How to manage finances in punia Pura Goa Giri Putri fund system in Desa Pakraman Karangsari (2) How do fund managers understand the principles of accountability in managing the collected funds. This research uses qualitative method, where researcher will do direct observation to field and collect data to be analyzed based on observation and knowledge of researcher. The data used in this study were collected by in-depth interview, observation, and documentation study. Data analysis techniques used are data reduction, data presentation, and conclusion. The results of this study indicate (1) in the financial management process conducted by temple prajuru involving village counselors in this case representing village krama; (2) the responsibility given by the temple prajuru to the village krama in the form of accountability reports examined by village counselors and reports verbally announced through sangkepan. (3) accountability in the management of punia funds is good enough, the management already includes transparency, obligation, control, responsibility, and responsiveness keyword : : Accountability, Pakraman, Dana Punia
ANALISIS IMPLEMENTASI PSAK 109 PADA ORGANISASI NON PROFIT BERBASIS RELIGIUS (STUDI KASUS PADA BAZNAS KABUPATEN BULELENG) Agus Purwanto .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 7 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v7i1.10228

Abstract

PSAK 109 merupakan salah satu standar keuangan yang ditetapkan bertujuan untuk mengatur pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan transaksi zakat, dan infak/sedekah pada Organisasi Pengelola Zakat. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Buleleng merupakan Organisasi Pengelola Zakat. Dari pengamatan sekilas BAZNAS Kabupaten Buleleng telah melakukan pengelolaan dan pelaporan dana zakat, dan infak/sedekah dengan baik, namun masih belum diketahui apakah pencatatan dan pelaporan yang diterapkan oleh BAZNAS Kabupaten Buleleng telah sesuai dengan PSAK 109 atau belum. Berdasarkan hal tersebut penelitian ini dilakukan ini untuk mengetahui bagaimana implementasi PSAK 109 akuntansi zakat dan infak/sedekah pada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Buleleng. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah BAZNAS Kabupaten Buleleng belum sepenuhnya menerapkan PSAK 109. Penyajian dan pelaporan keuangan BAZNAS Kabupaten Buleleng belum sesuai dengan PSAK 109. BAZNAS Kabupaten Buleleng hanya membuat laporan keadaan kas zakat, laporan keadaan kas infak/sedekah dan laporan keadaan kas operasional. Di dalam PSAK 109 dijelaskan bahwa amil harus menyajikan 5 laporan keuangan yang terdiri laporan posisi keuangan, laporan perubahan dana, laporan perubahan aset kelolaan, laporan arus kas, dan catatan atas laporan keuangan.Kata Kunci : BAZNAS Kabupaten Buleleng, PSAK 109 PSAK 109 is a financial standard established in order to organize recognition, measurement, presentation, and discovery of the alms transaction at an alms managing organization. “BAZNAS” or Badan Amil Zakat Nasional Buleleng is an organization which manages the alms. Based on a glanced observation this organization had performed good management and reporting the alms funds, however, it had not been recognized whether the process of recording and reporting the funds had been made in accordance with the PSAK 109 or not. Based on the reality the study was conducted in order to find out the implementation of PSAK 109 accountancy of alms at the BAZNAS in Buleleng. The study was conducted based on quantitative descriptive approach, utilizing the data taken by observation, interview, and documentation. The data were analysed based on some stages such as, data collection, data reduction, data presentation, and conclusion. The results of the study indicated that the BAZNAS in Buleleng had not been completely implementing PSAK 109. The financial presentation and reports of the BAZNAS Buleleng had not been organized based on the PSAK 109. The BAZNAS Buleleng had merely made report of the last condition of financial alms, infaks and the financial operational condition. Based on the PSAK 109, there are five different financial reports should be presented consisting of the report of financial position, report of funds amendment, report of modification of assets under management, report of cash flow, and record of financial report.keyword : BAZNAS Buleleng, PSAK 109

Filter by Year

2017 2017


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 03 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 04 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 03 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 02 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 04 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 03 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 02 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 01 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 04 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 03 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 02 (2022) Vol 13, No 01 (2022) Vol. 13 No. 01 (2022) Vol. 12 No. 3 (2021) Vol 12, No 3 (2021) Vol 12, No 2 (2021) Vol. 12 No. 2 (2021) Vol 12, No 1 (2021) Vol. 12 No. 1 (2021) Vol. 11 No. 3 (2020) Vol 11, No 3 (2020) Vol 11, No 2 (2020) Vol. 11 No. 2 (2020) Vol 11, No 1 (2020) Vol. 11 No. 1 (2020) Vol 10, No 3 (2019) Vol. 10 No. 3 (2019) Vol. 10 No. 2 (2019) Vol 10, No 2 (2019) Vol. 10 No. 1 (2019) Vol 10, No 1 (2019) Vol. 9 No. 3 (2018) Vol 9, No 3 (2018) Vol 9, No 2 (2018) Vol. 9 No. 2 (2018) Vol. 9 No. 1 (2018) Vol 9, No 1 (2018) Vol 8, No 2 (2017): Vol. 8 No. 2 (2017) Vol 7, No 1 (2017): Vol. 7 No. 1 (2017) Vol 6, No 3 (2016): Vol. 6 No. 3 (2016) Vol 5, No 2 (2016): Vol. 5 No. 2 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol 2, No 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue