cover
Contact Name
Nyoman Suadnyana Pasek
Contact Email
suadnyanapasek83@gmail.com
Phone
+6281339412282
Journal Mail Official
suadnyanapasek83@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana no 11 Singaraja Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha
ISSN : 26141949     EISSN : 26141930     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
IMAT ( Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi ) Undiksha provides a medium for disseminating novel articles related to economy and business among international academics, practitioners, regulators, and public. JIMAT accepts articles any research methodology that meet the standards established for publication in the journal. In addition, JIMAT focuses on research articles and review article for specific topics that are relevant to the economic and accounting, business, and banking issues, related to three important disciplines as follows: Economics And Accounting: Public Economics , International Economics, Banking and Financial InstitutionDevelopment Economics, Monetary Economics, Financial Economics. Accounting: Public Sector Accounting, Taxation, Financial Accounting, Management Accounting, Auditing, and Information Systems Business and banking management:Finance and wealth management, Marketing, Human Resource Management, Strategic Management, Operations, Entrepreneurship, Banking Ethics, Banking Operation and Management.
Articles 137 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 1 (2017)" : 137 Documents clear
ANALISIS TINGKAT KESEHATAN KOPERASI SIMPAN PINJAM NUSA ABADI SINGARAJA TAHUN 2013 - 2015 DENGAN MENGGUNAKAN PERATURAN MENTERI NEGARA KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 14/PER/M.KUKM/XII/2009 Ni Luh Ayuasri Sulistyawati .; Made Arie Wahyuni, S.E. .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 7 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v7i1.9374

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesehatan Koperasi Simpan Pinjam Nusa Abadi Singaraja tahun 2013-2015 dengan menggunakan Peraturan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia Nomor: 14/Per/M.KUKM/XII/2009 dilihat dari aspek permodalan, kualitas aktiva produktif, manajemen, efisiensi, likuiditas, kemandirian dan pertumbuhan, serta jatidiri koperasi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dan wawancara. Penelitian dilakukan pada Koperasi Simpan Pinjam Nusa Abadi Singaraja. Objek penelitian adalah seluruh aspek yang meliputi aspek permodalan, kualitas aktiva produktif, manajemen, efisiensi, likuiditas, kemandirian dan pertumbuhan, serta jati diri koperasi pada tahun 2013-2015. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sepanjang tahun 2013-2015 Koperasi Simpan Pinjam Nusa Abadi Singaraja dilihat dari: (1) aspek permodalan memperoleh rerata skor sebesar 4,90 dan berada pada kategori tidak sehat; (2) aspek kualitas aktiva produktif memperoleh rerata skor sebesar 19,42 dan berada dalam kategori sehat; (3) aspek manajemen memperoleh rerata skor sebesar 13,05 dan berada dalam kategori sehat; (4) aspek efisiensi memperoleh rerata skor sebesar 6,50 dan berada dalam kategori cukup sehat; (5) aspek likuiditas memperoleh rerata skor sebesar 5,42 dan berada dalam kategori tidak sehat; (6) aspek kemandirian dan pertumbuhan memperoleh rerata skor sebesar 2,00 dan berada dalam kategori sangat tidak sehat; (7) aspek jati diri koperasi memperoleh rerata skor sebesar 10,00 dan berada dalam kategori sehat; (8) tingkat kesehatan Koperasi Simpan Pinjam Nusa Abadi Singaraja selama 3 tahun (2013-2015) secara berturut diperoleh jumlah skor sebesar 63,55; 61,40; dan 58,90 dengan rerata skor sebesar 61,29 dan berada dalam kategori cukup sehat.Kata Kunci : tingkat kesehatan, koperasi simpan pinjam, aspek, skor This present study is intended to identify to what extent the soundness of the Credit Cooperative of Singaraja Nusa Abadi from 2013 to 2015 with reference to the Regulation issued by the Minister of Cooperatives and Small and Medium Enterprises of the Republic of Indonesia Number: 14/Per/M.KUKM/XII/2009 from the aspects of capital, quality of productive assets, management, efficiency, liquidity, autonomy and growth, and cooperative identity was. The study is a quantitative descriptive one. The data were collected using the interview and documentation methods. The study was conducted at the Singaraja Nusa Abadi Credit Cooperative. The object of the study included all aspects such as the aspects of capital, productive asset quality, management, efficiency, liquidity, autonomy and growth, and the cooperative identity from 2013 to 2015. The results of the study show that (1) from 2013 to 2015 from the aspect of capital the average score the Cooperative obtained was 4.90, meaning that it was under the category of being unsound; (2) from the aspect of productive assets the average score it obtained was 19.42, meaning that it was under the category of being sound; (3) from the aspect of management, the average score it obtained was 13.05, meaning that it was under the category of being sound; (4) from the aspect of efficiency, the average score it obtained was 6.50, meaning that it was under the category of being sound enough; (5) from the aspect of liquidity the average score it obtained was 5.42, meaning that it was under the category of being unsound; (6) from the aspect of autonomy and growth the average score it obtained was 2.00, meaning that it was under the category of being seriously unhealthy; (7) from the aspect of liquidity the average score it obtained was 10.00, meaning that it was under the category of being sound; (8) during three years (2013-2015) the scores it obtained were 63.55; 61.40; and 58.90 successively averaging 61.29, showing that it was under the category of being sound. keyword : level of soundness, credit cooperative, aspect, score
PENGARUH DEBT TO EQUITY RATIO (DER), CURRENT RATIO (CR), NET PRESENT MARGIN (NPM), RETURN ON ASSET (ROA), TERHADAP DIVIDEND PAYOUT RATIO (DPR) STUDI PADA PERUSAHAAN BASIC INDUSTRY DAN PROPERTI, REAL ESTATE & BUILDING CONTRUCTION YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2011-2015 Ni Ketut Ari Astiti .; Gede Adi Yuniarta, SE.AK .; Dr. Edy Sujana,SE,Msi,AK .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 7 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v7i1.9375

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris pengaruh Debt to Equity Ratio, Current Ratio, Net Present Margin dan Return On Asset terhadap Dividend Payout Ratio. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan laporan keuangan perusahaan yang terdaftar di Bursa efek Indonesia (BEI). Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 12 perusahaan basic industry dan property, real estate & building contruction yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam kurun waktu tahun 2011-2015, sehingga diperoleh 60 data perusahaan. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji regresi linier berganda. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa: (1) variabel Debt to Equity Ratio tidak berpengaruh terhadap Dividend Payout Ratio, (2) variabel Current Ratio berpengaruh negatif terhadap Dividend Payout Ratio, (3) variabel Net Present Margin berpengaruh negatif terhadap Dividend Payout Ratio, (4) variabel Return On Asset tidak berpengaruh terhadap Dividend Payout Ratio, dan (5) variabel Debt to Equity Ratio, Current Ratio, Net Present Margin, Return On Asset secara simultan berpengaruh terhadap Dividend Payout Ratio. Kata Kunci : Debt to Equity Ratio, Current Ratio, Net Present Margin, Return On Asset, Dividend Payout Ratio This study aimed at obtaining empirical evidence on the effect of Debt to Equity Ratio, Current Ratio, Net Present Margin dan Return On Asset on Dividend Payout Ratio. This study was a quantitative study which obtained data from the financial statements of the companies registered at Indonesia Stock Exchange. The sampling technique applied in this study was purposive sampling technique. The samples of this study were 12 basic industry and property, real estate&building construction companies which were registered at Indonesia Stock Exchange in 2011-2015. Sixty company data were collected from that period of time. The technique of data analysis applied was multiple linear regression technique. The results of the analysis showed that: (1) the variable Debt to Equity Ration did not affect Dividend Payout Ratio, (2) the variable Current Ratio did not affect Dividend Payout Ration, (3) the Net Present Margin had negative effect on Dividend Payout Ratio, (4) the variable Return On Asset did not affect Dividend Payout Ration, and (5) the variables Debt to Equity Ratio, Current Ratio, Net Present Margin, Return On Asset simultaneously affected Dividend Payout Ratio keyword : Debt to Equity Ratio, Current Ratio, Net Present Margin, Return On Asset, Dividend Payout Ratio
SINERGI DESA ADAT DAN DESA DINAS DALAM PENGELOLAAN ASET DESA UNTUK MEWUJUDKAN HARMONISASI (STUDI PADA DESA ADAT DAN DESA DINAS SAMBANGAN) I Ketut Teguh Yudha Satrya .; NI KADEK SINARWATI, SE., M.Si.Ak. .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 7 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v7i1.9376

Abstract

Dalam Budaya Bali terdapat dua bentuk desa, yaitu: 1) Desa Adat dan 2) Desa Dinas, adanya dualisme desa dalam pengelolaan aset selalu memicu adanya konflik, akan tetapi berbeda dengan desa sambangan justru dengan adanya dualisme desa hubungan kedua desa tetap harmonis dan masih tetap eksis. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui sinergi dan integrasi harmonisasi Desa Adat dan Desa Dinas Sambangan di dalam mengelola aset desa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik analisis data yang digunakan adalah melalui tiga tahapan, yaitu: 1) reduksi data, 2) penyajian data, dan 3) Menarik simpulan (verifikasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Desa Adat dan Desa Dinas Sambangan sudah bersinergi secara positif dalam pengelolaan aset desa. Salah satu sinergi Desa Adat dengan Desa Dinas Sambangan adalah saat terjadinya kekurangan tenaga parkir dan tenaga guide untuk mengantar tamu, Desa Adat dan Desa Dinas sepakat membuat badan kelompok untuk membantu kegiatan, disamping itu dalam pembuatan program kerja, pembuatan anggaran untuk pengelolaan aset desa dilakukan rapat koordinasi untuk mencapai kesepakatan bersama. Adanya sinergi positif antara Desa Adat dan Desa Dinas membuat harmonisasi muncul secara tidak langsung dalam aktivitas bermasyarakat. 2) Adanya dualisme desa yang ada di Desa Sambangan, dilihat dari integrasi di dalam pengelolaan aset desa terjalin dengan harmonis dan baik dengan melakukan koordinasi satu sama lain baik dari Desa Adat dan Desa Dinas. Desa Adat selalu membantu Desa Dinas dalam proses pengelolaan aset desa sehingga hubungan antara Desa Adat dan Desa Dinas sangat harmonis.Kata Kunci : Sinergi, Desa Adat, Desa Dinas, Pengelolaan Aset Desa, Harmonisasi In Balinese culture, there are two forms of institutions in the village, namely: 1) Traditional Village and 2) Official Village, the presence of dualism in the village to manage assets had always triggered conflicts, in contrast Sambangan village precisely due to the dualism of the village the relation between the two village institutions remained harmonious and still remained intact. The purpose of this study was to determine the synergy and harmonization integration between the Traditional Villages and Official Village Institutions of Sambangan in managing the village assets. This study employed a qualitative method. The data analysis technique used was conducted through three stages, namely: 1) data reductions, 2) data displays, and 3) conclusion drawings (verification). The results showed that: 1) the Traditional Villages and Official Village of Sambangan already had positive synergy in managing the village assets. One synergy of the Traditional Villages and Official Village of Sambangan was the time when there was a shortage of parking and guest escort guide personnels, the Traditional and the Official Village had agreed to make board groups to assist the activities, besides in the making of work program, budgeting for village’s asset management was conducted through meeting coordinations for collective agreements. The existence of positive synergy between the Traditional Villages and Official Village indirectlyfacilitated the creation of harmonization in social activities. 2) The presence of dualism in Sambangan village, seen from the asset management integration were intertwined harmoniously and well in coordination with one another between the Traditional Villages and Official Village. The Taditional Village always helped the Official Village in the asset management process so that the relationships between the Traditional Villages and Official Village were very harmonious. keyword : Synergy, Traditional Village, Official Village, Village’s Asset Management, Harmonization
ANALISIS STRATEGI PENARIKAN KREDIT MACET SEBAGAI FAKTOR KUNCI BERDIRINYA KEMBALI LEMBAGA PERKREDITAN DESA (LPD) (Studi Kasus Pada LPD Desa Pakraman Tamblang, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng) Kadek Payas Suputra .; Made Arie Wahyuni, S.E. .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 7 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v7i1.9380

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi strategi penarikan kredit macet sebagai faktor kunci berdirinya kembali LPD Pakraman Tamblang. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif yang menekankan pada pemahaman mendalam dari peneliti terhadap sebuah kasus. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini analisis interaktif dengan tiga tahapan, yaitu: (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa strategi penarikan kredit macet yang digunakan LPD Desa Pakraman Tamblang ditempuh melalui jalur mediasi (non litigasi) dengan upaya restrukturisasi melalui strategi 3R (rescheduling, reconditioning, dan restructuring), yaitu dengan cara: (1) rescheduling dengan cara memberikan kompensasi waktu, yang artinya waktu kredit diperpanjang dengan membayar administrasi sehingga diberikan lagi jangka waktu untuk membayar hutangnya; (2) reconditioning dengan cara memberikan kebijaksanaan pembayaran pokok dan bunga angsuran kredit, yang seharusnya dalam ketentuan harus membayar pokok dan bunga, diberikan kebijaksanaan untuk membayar bunga saja terlebih dahulu atau nantinya membayar pokok lebih besar; (3) restructuring dengan cara meningkatkan kemampuan debitor dalam membayar pokok dan bunga jaminan melalui langkah kompensasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.Kata Kunci : strategi penarikan kredit macet, lembaga perkreditan desa. This study was aimed at evaluating strategies to collect non-performing loans as the key factor in reestablishment of LPD Desa Pakraman Tamblang. This study was conducted by using qualitative method that stresses on the in-depth understanding of the researcher of a case. The data were analyzed by using interactive analysis with three stages: (1) data reduction, (2) data display, and (3) drawing a conclusion. The results showed that the strategies to collect non-performing loans used by LPD Desa Tamblang were through mediation channel (non-litigation) with the effort to restructure through 3R (rescheduling, reconditioning and restructuring). (1) Restructuring was done by giving time compensation, which means that the time of loan is extended by paying administration fee so that is given more time to pay the loan; (2) reconditioning by adopting a policy on the payment of principal and interest which according to the term and condition the debtor has to pay principal and interest, but the debtor can pay the interest only or later he or she has to pay a greater amount of principal, (3) restructuring by improving the ability of the debtor to pay principal and interest through compensation step/ according to the term and condition that prevail.keyword : strategy to collect non-performing loan, village credit institution.
PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN MANUFAKTUR PADA BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) TUGU SARI PAJAHAN KECAMATAN PUPUAN KABUPATEN TABANAN Kadek Asti Dwidiyantini .; Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M .; Dr. Edy Sujana,SE,Msi,AK .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 7 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v7i1.9381

Abstract

BUMDes Tugu Sari Pajahan merupakan organisasi yang bergerak dibidang manufaktur yaitu pengelolahan kopi bubuk robusta. Sumber modal diperoleh dari bantuan dana BKK BUMDes dan dana APBDes. Penelitian ini bertujuan mengetahui (1) proses penyusunan dan pertanggungjawaban laporan keuangan BUMDes Tugu Sari Pajahan; (2) kendala BUMDes Tugu Sari Pajahan dalam menyusun laporan keuangan sesuai dengan format laporan keuangan manufaktur; (3) laporan keuangan yang seharusnya dibuat oleh BUMDes Tugu Sari Pajahan sesuai dengan format laporan keuangan manufaktur. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dimana peneliti melakukan observasi langsung kelapangan dan mengumpulkan data yang akan dianalisis berdasarkan pengamatan dan pengetahuan peneliti. Teknik analisis data yang digunakan yaitu (1) pengumpulan data; (2) reduksi data; (3) penyajian data; (4) analisis data; dan (5) penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian menunjukan (1) proses penyusunan laporan keuangan BUMDes disusun dengan format laporan keuangan jasa dan hanya membuat laporan laba rugi dan laporan modal, proses pertanggungjawaban keuangan sudah dilakukan dengan baik dimana dibuktikan dengan pemahaman dari anggota BUMDes akan laporan yang dilaporkan walaupun hanya dalam bentuk laporan keuangan yang sederhana; (2) kendala BUMDes Tugu Sari Pajahan dalam menyusun laporan keuangan yang sesuai dengan format laporan keuangan manufaktur adalah SDM dalam keuangan, tingkat kompetensi, lingkup organisasi yang kecil dan komponen-komponen dalam format laporan keuangan manufaktur yang kompleks; dan (3) penyesuaian penyusunan laporan keuangan berdasarkan format laporan keuangan manufaktur menyebabkan terjadinya perubahan akun dan nominal pada laporan laba rugi dan perubahan ekuitas.Kata Kunci : BUMDes, Penyusunan dan Pertanggungjawaban Laporan Keuangan, Laporan Keuangan Manufaktur Village Owned Enterprises (Badan Usaha Milik Desa, hereinafter referred to as BUMDes) Tugu Sari Pajahan was a manufacturing organization whose business was the cultivation of robusta coffee powder. The source of capital was the fund from BKK BUMDes and APBDes. This study aimed at finding out: (1) the preparation and accountability process of BUMDes Tugu Sari Panjahan financial statement, (2) the obstacles that BUMDes Tugu Sari Panjahan encountered in preparing financial statement following the format of manufacture financial statement, (3) whether the financial statement supposed to be written by BUMDes Tugu Sari Panjahan was following the format of manufacture financial statement. This study was qualitative study, where the researcher did direct observation on the field and collected data which would be analysed based on the researcher’s knowledge and observation. Techniques of analysing data applied were (1) data collection, (2) data reduction, (3) data presentation, (4) data analysis, and (5) conclusion withdrawal. The results of the analysis showed that (1) the process of preparing the BUMDes financial statement was following the format of service business financial report and contained merely income statement and capital statement. The financial accountability process had been done well, proven by the understanding of the members of BUMDes on the financial report, although it was merely a simple financial report, (2) the obstacles encountered by BUMDes Tugu Sari Pajahan in preparing financial report following the manufacture format were the human resources in finance, the competency level, the small organization scope, and the complex components of the format of manufacture financial statement, and (3) the adjustments made in the financial statement resulted in nominal and account changes in the income statement and changes in equity. keyword : BUMDes, Preparation and Accountability of Financial Statement, Manufacture Financial Statement
ANALISIS DAMPAK PENERAPAN PAJAK PROGRESIF PADA KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT TERHADAP TINGKAT PENJUALAN MOBIL BARU DI KECAMATAN BULELENG Komang Yunita Sari .; Made Arie Wahyuni, S.E. .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 7 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v7i1.9382

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dampak penerapan pajak progresif pada kendaraan bermotor roda empat terhadap tingkat penjualan mobil baru di Kecamatan Buleleng. Metode yang digunakan dalam penulisan penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa, 1) penerapan pajak progresif ini mengalami perubahan dari sistem KK (Kartu Keluarga) menjadi sistem KTP (Kartu Tanda Penduduk), 2) penerapan pajak progresif mendapat tanggapan dari masyarakat, baik tanggapan positif maupun tanggapan negatif, 3) pajak progresif ini memang berdampak pada penjualan mobil baru, namun tidak menjadi faktor yang mendominasi terjadinya penurunan tingkat penjualan mobil. Kata Kunci : Pajak Progresif Kendaraan Bermotor Roda Empat, Tingkat Penjualan Mobil Baru This reasearch aimed at finding out the effect of the implementation of progressive tax of four-wheel vdrives on the level of sales of new cars in Buleleng District. The method applied in this research was descriptive qualitative method. The type of data used was primary and secondary data. The techniques of data analysis applied in this research were interview, observation and documentation. The results of the analysis showed that 1) the implementation of progressive tax had changed from KK (Kartu Keluarga/Family Card) system to KTP (Kartu Tanda Penduduk/Identity Card system), 2) the implementation of progressive tax gained both positive and negative responses from the society, 3) progressive tax did affect the level of sale of new car, yet was not the dominating factor which caused its decrease. keyword : Progressive Tax of Four-Wheel Drives, Level of Sale of New Car
ANALISIS PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI KAIN ENDEK SUTRA WARNA ALAM UNTUK MENGETAHUI HARGA JUAL PRODUK PADA USAHA TENUN IKAT SWASTIKA (TRADITIONAL WEAVERS) Ayu Damayanti Ni Putu .; I Gusti Ayu Purnamawati, S.E. .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 7 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v7i1.9383

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perhitungan harga pokok produksi dalam menentukan harga jual produk kain endek sutra warna alam di Usaha Tenun Ikat Swastika. Cara perusahaan menghitung harga pokoknya masih menggunakan metode yang sederhana. Peneliti ingin membandingkan perhitungan harga pokok produksinya menurut metode perusahaan sendiri dengan metode konvensional (fuul costing). Dalam menghitung harga pokok produksi terbagi menjadi tiga yaitu biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, dan biaya overhead. Penelitian ini di lakukan di usaha Tenun Ikat Swastika yang terletak di Br. Budamanis, Sidemen, Karangasem. Penelitian ini di fokuskan pada satu proses produksi per bulan khusus pada produk kain endek sutra warna alam dalam menentukan harga pokok produksinya. Analisis data yang di gunakan yaitu jenis data kualitatif dengan metode analisis deskriptif, dan pengumpulan datanya melaluii wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perhitungan harga pokok produksi dengan menggunakan metode perhitungan menurut perusahaan sendiri yaitu sebesar Rp 282.667 sedangkan dengan menggunakan metode konvensional (full costing) yaitu sebesar Rp 291.454. Keuntungan yang di dapatkan lebih besar menggunakan metode konvensional (full costing) daripada menggunakan metode perhitungan sendiri. Jika usaha Tenun Ikat Swastika masih tetap menggunkan metode perhitungan perusahaan sendiri, maka usaha Tenun Ikat Swastika akan mendapat kerugian setiap satu lembar kain tenun endek sutra warna alam sebesar Rp 8.787. Kata Kunci : Kata kunci: Harga Pokok Produksi, Metode Konvensional (full costing),Kerugian Harga Jual. This study was aimed at analyzing the calculation of production cost price in determining the selling price of the product of natural color silk endek cloth in Tenun Ikat Swastika (Traditional Weavers) Business. The firm still used a simple method of calculating the production cost. The production cost product according to the firm itself and conventional method (full costing) was compared. In calculating the production cost price there are three costs: raw material cost, manpower cost, and overhead cost. This study was conducted at Tenun Ikat Swastika business that is located in Br. Budamanis, Sidemen, Karangasem. This study focused on one production process each month, especially natural color silk endek cloth in determining its production cost. The data were analyzed by using qualitative data type with descriptive analysis method, and the data were collected through interview, observation and documentation. The results showed that the calculation of production cost price of the production by using the firm method was Rp 282,667 while by using full costing was Rp 291,454. The profit made is more when full costing is used than when the firm method is used. If Tenun Ikat Swastika still uses the firm method, then it will suffer a loss Rp 8.787 for every sheet of the natural color silk endek cloth. keyword : Keywords: production cost price, conventional method (full costing), lost sale price.
Akuntabilitas Pengelolaan Alokasi Dana Sistem Pertanian Terintegrasi (Studi Kasus Pada Simantri 433 Poktan Dania Laksmi Desa Senganan Kecamatan Penebel Kabupaten Tabanan) I Putu Gede Arief Darmawan .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .; Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 7 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v7i1.9384

Abstract

Abstrak Dalam rangka pembangunan sektor pertanian di Provinsi Bali, Pemerintah Provinsi Bali melaksanakan sistem pertanian terintegrasi yang selanjutnya dikenal dengan Simantri. Sistem Pertanian Terintegrasi sendiri merupakan suatu pola yang mengintegrasikan beberapa unit usaha dibidang pertanian yang dikelola secara terpadu, berorientasi ekologis sehingga diperoleh peningkatan nilai ekonomi, tingkat efisiensi dan produktifitas yang tinggi. Salah satu kelompok tani yang mendapat bantuan untuk dapat mengelola dana bantuan Simantri yaitu Poktan Dania Laksmi yang berlokasi di Desa Senganan Kecamatan Penebel Kabupaten Tabanan Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis akuntabilitas pengelolaan alokasi dana Simantri 433 Desa Senganan Kecamatan Penebel Kabupaten Tabanan Pelaksanaan penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang menekankan pada persepsi dan perilaku manusia. Teknik analisis data yang digunakan yaitu: (1) reduksi data, (2) penyajian data, (3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) tahap perencanaan pengelolaan Alokasi Dana Simantri telah menerapkan prinsip partisipasi dan transparansi yang memenuhi asas akuntabilitas, (2) tahap pelaksanaan program Pengelolaan Alokasi Dana Simantri di desa Senganan telah menerapkan prinsip partisipasi dan transparansi yang membuktikan bahwa tahap pelaksanaan sudah mengandung asas akuntabilitas. (3) tahap pengawasan program Pengelolaan Alokasi Dana Simantri di desa Senganan sudah menerapkan prinsip transparansi yang membuktikan bahwa tahap pengawasan sudah mengandung asas akuntabilitas. (4) tahap pertanggungjawaban Pengelolaan Alokasi Dana Simantri di desa Senganan baik secara teknis maupun administrasi sudah baik dan mencerminkan asas akuntabilitas.Kata Kunci : Akuntabilitas, transparansi, partisipasi, Simantri Abstract In a program of developing agricultural sector in Bali, the government implemented a well-known integrated system of agriculture called “Simantri. This system was developed by integrating several units of agricultural business integrally, ecologically oriented in order to increase the economic value, efficiency, and productivity. One of the agriculture groups obtaining facility to manage the “Simantri” grants was an agriculture group “Dania Laksmi” located in Senganan village, Penebel sub-district, Tabanan. The study was conducted in order to describe and analyse the accountability of fund allocation management of Simantri 433 Senganan Village, Penebel subdistrict, Tabanan. This is a quantitative study by focusing human perception and behaviour. The data was analyzed by using the following steps, such as (1) data reduction, (2) data presentation, (3) drawing conclusion. The results of the study indicated that (1) on the stage of planning of Simantri fund allocation management in Senganan village, the group had implemented the principle of participation and transparency; which had already met the concept of accountability. (2) on the stage of implementing the program of Simantri fund allocation management in Senganan village, the group had implemented the principle of participation and transparency; which had already been appropriate with the concept of accountability. (3) on the stage of supervising the program of Simantri fund allocation management in Senganan village, the group had implemented the principle of transparency; which had already been appropriate with the concept of accountability. (4) on the stage of accountability of Simantri fund allocation management in Senganan village had been running well both technically as well as administratively, and had been reflecting the principle of accountability. keyword : Accountability, transparency, participation, Simantri
PENGARUH ASIMETRI INFORMASI, PENGUNGKAPAN SUKARELA, MANAJEMEN LABA DAN BETA SAHAM TERHADAP COST OF EQUITY CAPITAL (Studi Empiris pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di BEI Tahun 2013-2015) Luh Putu Kartika Sari Dewi .; Made Arie Wahyuni, S.E. .; Dr. Edy Sujana,SE,Msi,AK .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 7 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v7i1.9385

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh asimetri informasi, pengungkapan sukarela, manajemen laba dan beta saham terhadap cost of equity capital. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia. Populasi penelitian ini adalah seluruh perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2013-2015. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini dipilih berdasarkan metode purposive sampling, yaitu 32 perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2013-2015. Teknik analisis data yang digunakan yaitu regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Asimetri informasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap cost of equity capital, 2) Pengungkapan sukarela berpengaruh negatif dan signifikan terhadap cost of equity capital, 3) Manajemen laba berpengaruh positif dan signifikan terhadap cost of equity capital, 4) Beta saham berpengaruh positif dan signifikan terhadap cost of equity capital, 5) Variabel asimetri informasi, pengungkapan sukarela, manajemen laba dan beta saham secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap cost of equity capital. Kata Kunci : Cost Of Equity Capital, Asimetri Informasi, Pengungkapan Sukarela, Manajemen Laba, dan Beta Saham This study was aimed at testing the effect of information asymmetry, voluntary disclosure, profit management and Beta share on cost of equity capital. This study was a quantitative research that used secondary data obtained from Indonesia Stock Exchange in 2013 -2015. The sample used in this study were selected by using purposive sampling technique, i.e. 32 banking corporations which are registered in Indonesia Stock Exchange in 2013- 2015. The study used multiple linear regression to analyze the data. The results showed that 1) information asymmetry has a positive and significant effect on cost of equity capital, 2) voluntary disclosure has a negative and significant effect on cost of equity capital, 3) profit management has a positive and significant effect on cost of equity capital, 4) Beta share has a positive and significant effect on cost of equity capital, 5) the variables of information asymmetry, voluntary disclosure, profit management and Beta share simultaneously have a positive and significant effect on cost of equity capital.keyword : Cost of Equity Capital, Information Asymmetry, Voluntary Disclosure, Profit Management, and Beta Share
PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL, KECERDASAN SPIRITUAL, DAN KECERDASAN SOSIAL TERHADAP PEMAHAMAN AKUNTANSI PADA MAHASISWA JURUSAN AKUNTANSI PROGRAM S1 ANGKATAN 2013 UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA Komang Tika Ariantini .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .; Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 7 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v7i1.9387

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kecerdasan emosional, kecerdasan spiritual, dan kecerdasan sosial terhadap pemahaman akuntansi secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan data primer. Penelitian ini termasuk penelitian dengan pendekatan kuantitatif dan menggunakan jenis penelitian kausal. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa S1 akuntansi yang sudah mengambil semua mata kuliah dan sedang menyusun skripsi pada perguruan tinggi negeri Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja, dengan jumlah sampel 71 responden, sampel dipilih menggunakan metode convinience sampling. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis regresi linier berganda dengan menggunakan program statistical package for social sciences (SPSS) for windows versi 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial kecerdasan emosional berpengaruh positif terhadap pemahaman akuntansi dengan nilai signifikan 0,007 < 0,05, kecerdasan spiritual berpengaruh negatif terhadap pemahaman akuntansi dengan nilai signifikansi 0,001 < 0,05, dan kecerdasan sosial berpengaruh positif terhadap pemahaman akuntansi dengan nilai signifikansi 0,016 < 0,05. Secara simultan kecerdasan emosional, kecerdasan spiritual, dan kecerdasan sosial berpengaruh positif terhadap pemahaman akuntansi dengan nilai signifikansi 0,001 < 0,05. Kata Kunci : kecerdasan emosional, kecerdasan spiritual, kecerdasan sosial, dan pemahaman akuntansi The study aimed at testing the effect of emotional intelligence, spiritual intelligence, and social intelligence on the process of understanding the concept of accountancy both partially as well as simultaneously. It utilized a quantitative design with causal approach. The data were obtained from a primary source. There were about 71 respondents involved as the population, consisted of the students of Accountancy Department S1 program who had already completed all the courses of the program and were writing their thesis at the Ganesha University of Education. The samples were selected based on convinience sampling technique. The analysis was conducted by using multiple linear regression supported by statistical package for social sciences (SPSS) program for windows versi 20. The results of the study indicated that partially, the emotional intelligence had a positive effect on understanding the concept of accountancy with a significant score of 0,007 < 0, 05, spiritual intelligence had a positive effect on understanding the concept of accountancy with a significant score of 0,001 < 0,05, and social intelligence had a positive effect on the process of understanding the concept of accountancy with a significant score of 0,016 < 0,05. While simultaneously the emotional intelligence, spiritual intelligence, and social intelligence on the process of understanding the concept of accountancy with a significant score of 0,001 < 0, 05. keyword : emotional intelligence, spiritual intelligence, and social intelligence, and understanding the concept of accountancy

Page 3 of 14 | Total Record : 137


Filter by Year

2017 2017


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 03 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 04 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 03 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 02 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 04 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 03 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 02 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 01 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 04 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 03 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 02 (2022) Vol 13, No 01 (2022) Vol. 13 No. 01 (2022) Vol 12, No 3 (2021) Vol. 12 No. 3 (2021) Vol. 12 No. 2 (2021) Vol 12, No 2 (2021) Vol. 12 No. 1 (2021) Vol 12, No 1 (2021) Vol 11, No 3 (2020) Vol. 11 No. 3 (2020) Vol 11, No 2 (2020) Vol. 11 No. 2 (2020) Vol. 11 No. 1 (2020) Vol 11, No 1 (2020) Vol 10, No 3 (2019) Vol. 10 No. 3 (2019) Vol 10, No 2 (2019) Vol. 10 No. 2 (2019) Vol. 10 No. 1 (2019) Vol 10, No 1 (2019) Vol. 9 No. 3 (2018) Vol 9, No 3 (2018) Vol 9, No 2 (2018) Vol. 9 No. 2 (2018) Vol 9, No 1 (2018) Vol. 9 No. 1 (2018) Vol. 8 No. 2 (2017) Vol 8, No 2 (2017): Vol 7, No 1 (2017): Vol. 7 No. 1 (2017) Vol. 6 No. 3 (2016) Vol 6, No 3 (2016): Vol. 5 No. 2 (2016) Vol 5, No 2 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol 2, No 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue