cover
Contact Name
Nyoman Suadnyana Pasek
Contact Email
suadnyanapasek83@gmail.com
Phone
+6281339412282
Journal Mail Official
suadnyanapasek83@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana no 11 Singaraja Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha
ISSN : 26141949     EISSN : 26141930     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
IMAT ( Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi ) Undiksha provides a medium for disseminating novel articles related to economy and business among international academics, practitioners, regulators, and public. JIMAT accepts articles any research methodology that meet the standards established for publication in the journal. In addition, JIMAT focuses on research articles and review article for specific topics that are relevant to the economic and accounting, business, and banking issues, related to three important disciplines as follows: Economics And Accounting: Public Economics , International Economics, Banking and Financial InstitutionDevelopment Economics, Monetary Economics, Financial Economics. Accounting: Public Sector Accounting, Taxation, Financial Accounting, Management Accounting, Auditing, and Information Systems Business and banking management:Finance and wealth management, Marketing, Human Resource Management, Strategic Management, Operations, Entrepreneurship, Banking Ethics, Banking Operation and Management.
Articles 368 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 2 (2017)" : 368 Documents clear
MENGUNGKAP AKUNTABILITAS PENGELOLAAN KEUANGAN PELABA PURA KHAYANGAN TIGA (Studi Kasus Pura Khayangan Tiga Desa Pakraman Bitera, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar) I Made Aldiasta .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .; NI KADEK SINARWATI, SE., M.Si.Ak. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.11235

Abstract

Pura Khayangan Tiga yang merupakan ciri khas yang dimilki setiap Desa Pakraman di Bali, yang memilki pelaba pura sebagai kekayaan pura berupa tanah adat yang masih memiliki produktivitas untuk menunjang kegiatan desa. Desa Pakraman sebagai organisasi publik yang mengelola pelaba pura yang merupakan warisan budaya, harus menerapkan konsep akuntabilitas dalam melakukan pengelolaan keuangannya. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengungkap pengelolaan keuangan pelaba Pura Khayangan Tiga Desa Pakraman Bitera, 2) mengetahui pemahaman para pengelola pelaba Pura Khayangan Tiga terhadap prinsip-prinsip akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan dari pelaba pura. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif, dengan metode kualitatif yang menekankan pada deskripsi setiap persepsi dan perilaku manusia. Data dihimpun dengan cara wawancara mendalam, observasi dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tiga tahapan, antara lain;1) Reduksi Data, 2) Penyajian Data, dan 3) Menarik Kesimpulan. Subyek penelitian ini adalah pengelola pelaba Pura Khayangan Tiga. Objek penelitian adalah prinsip akuntabilitas, pemahaman, dan penerapan prinsip akuntabilitas oleh pengelola. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pelaba Pura Khayangan Tiga Desa Pakraman Bitera dikelola oleh seorang penyakap, dengan menggunakan sistem kontrak dan sistem bagi hasil yang berkeadilan. Hasil dari pelaba Pura Khayangan Tiga masuk sebagai pendapatan Desa Pekraman yang dikelola lansung oleh prajuru Desa Pakraman dan dalam pengelolaannya melibatkan warga desa melalui sabha sebagai perwakilan warga dan pesamuan sebagai forum penyampaian aspirasi. 2) Prajuru Desa Pakraman Bitera memahami bahwa akuntabilitas berperan penting sebagai sebagai wujud pertanggungjawaban dibuktikan dengan dipenuhinya Prinsi-prinsip akuntabilitas: transparansi, liabilitas, kontrol, responsibilitas, dan responsivitas dalam pengelolaan keuangan pelaba pura. Kata Kunci : akuntabilitas, pemahaman, penerapan, pelaba, Pura Khayangan Tiga, Desa Pakraman Khayangan Tiga Temple which is a characteristic owned by every Pakraman Village in Bali, which has pelaba Pura as a wealth of temples in the form of customary land that still has the productivity to support the village activities.Pakraman Village as a public organization that manages pelaba pura which is a cultural heritage, must apply the concept of accountability in doing its financial management.This study aims to: 1) reveals the financial management pelaba Khayangan Tiga Temple Pakraman Village Bitera, 2) knows the understanding of the managers of KhayanganTiga Temple's pelaba against the principles of accountability in financial management from pelaba pura. This research includes qualitative descriptive research, with qualitative methods that emphasize the description of every perception and human behavior. Data analysis is done through three steps, among others 1) Data Reduction, 2) Data Presentation, and 3) Drawing Conclusion. The subject of this research is the manager pelaba Khayangan Tiga Temple. The object of research is the principle of accountability, understanding, and application of accountability principles by managers. The results show that: 1) Pelaba Khayangan Tiga Temple Pakraman Village Bitera managed by a penyakap, using a system of contract and profit sharing system fair. The results of the Khayangan Tiga Temple pelaba are included as income of Pekraman Village which is managed directly by Government of the Village and in its management involves the villagers through Sabha as the representative of the people and the pesamuan as a forum for the delivery of aspirations. 2) Government PakramanBitera Village understands that accountability plays an important role as a form of accountability evidenced by the fulfillment of accountability principles: transparency, liability, control, responsibility, and responsiveness in financial management of pelaba pretexts. keyword : Accountability, understanding, implementation, pelaba, Khayangan Tiga Temple, Pakraman Village
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS AKUNTABILITAS KEUANGAN PADA SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH (SKPD) KABUPATEN BANGLI I Made Bagus Febrianto .; Gede Adi Yuniarta, SE.AK .; Dr. Edy Sujana,SE,Msi,AK .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.11237

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan secara empiris faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas akuntabilitas keuangan dan faktor yang dominan yang mempengaruhi kualitas akuntabilitas keuangan pada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Bangli. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data primer yang diperoleh dari kuesioner dan diukur dengan menggunakan skala likert. Populasi penelitian ini adalah pegawai bagian keuangan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kabupaten Bangli sebanyak 141 orang. Metode pemilihan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Sampel penelitian ini adalah pegawai bagian keuangan pada SKPD Kabupaten Bangli berupa Dinas, yaitu 13 Dinas sebanyak 78 orang. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis faktor dengan menggunakan SPSS 24.0 for Windows. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas akuntabilitas keuangan terdiri dari (1) komponen faktor 1 dengan nama kewajaran penyajian laporan keuangan terdiri dari kesesuaian terhadap standar akuntansi pemerintah (SAP), kecukupan pengungkapan, keterbatasan sistem informasi, efektivitas sistem pengendalian internal, kepatuhan pada perundang-undangan; dan (2) komponen faktor 2 dengan nama tata kelola pemerintahan yang baik terdiri dari kompetensi sumber daya manusia, budaya organisasi, komitmen manajemen, otoritas pengambilan keputusan. Faktor yang paling dominan mempengaruhi kualitas akuntabilitas keuangan adalah kesesuaian terhadap standar akuntansi pemerintah (SAP).Kata Kunci : kualitas akuntabilitas keuangan, analisis faktor The purpose of this study is to prove empirically the factors influencing the quality of financial accountability and the dominant factors influencing the quality of financial accountability of SKPD in Bangli Regency. This research is a quantitative research using primary data obtained from questionnaires and measured by using Likert scale. The population of this study are the financial officers of SKPD in Bangli Regency as many as 141 people. The sample selection method in this study is purposive sampling. The sample of this research are the financial officers of SKPD in Bangli Regency in the form of departments, they are 13 departments as many as 78 people. The data analysis technique used is factor analysis by using SPSS 24.0 for Windows. The results of this study indicate that the factors influencing the quality of financial accountability consist of (1) the component of factor 1 under the name of fairness of financial statement consisting of conformity with government accounting standard, adequacy of disclosure, limited information system, effectiveness of internal control system, compliance with rules; and (2) the component of factor 2 under the name of good governance consisting of human resource competency, organizational culture, management commitment, and decision-making authority. The most dominant factor influencing the quality of financial accountability is conformity with government accounting standards.keyword : quality of financial accountability, factor analysis
ANALISIS PRINSIP 5C DAN 7P DALAM PEMBERIAN KREDIT UNTUK MEMINIMALISIR KREDIT BERMASALAH DAN MENINGKATKAN PROFITABILITAS (STUDI KASUS PADA PT. BPR PASAR UMUM DENPASAR - BALI) I Gusti Bagus Fradita Anggriawan .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .; I Gusti Ayu Purnamawati, S.E. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.11297

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, 1) Penerapan Prinsip 5C dan 7P dalam Pemberian Kredit untuk Meminimalisir Kredit Bermasalah dan Meningkatkan Profitabilitas pada PT. BPR. Pasar Umum Denpasar, 2) Kendala-kendala dalam Penerapan Prinsip 5C dan 7P dalam Pemberian Kredit untuk Meminimalisir Kredit Bermasalah dan Meningkatkan Profitabilitas pada PT. BPR. Pasar Umum Denpasar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Lokasi penelitian dilaksanakan di PT. BPR. Pasar Umum Denpasar Bali, Provinsi Bali. Data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Informan yang dipilih, yaitu Direktur, Kepala Bidang Kredit, Kepala Bidang Oprasional, Debitur. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara mendalam, observasi dan studi dokumen. Analisis data dilakukan melalui tiga tahapan, antara lain: 1) Reduksi Data, 2) Penyajian Data dan 3) Keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1) analisis 5C dan 7P ini dinilai sudah sangat efektif guna untuk mengetahui layak atau tidak layaknya kredit yang diberikan ke calon debitur, tetap melakukan pembinaan, mengecek langsung ke lokasi usaha debitur untuk mengetahui apa penyebab dari kredit bermasalah, keuntungan yang diperoleh terutama dalam bentuk bunga yang diterima bank sebagai biaya administrasi kredit yang dibebankan kepada debitur. 2) Untuk kendala-kendala yang di alami yaitu tanah yang belum bersertifikat yang dijadikan jaminan hak tanggungan dalam perjanjian kredit oleh debitur. Untuk faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kredit bermasalah yaitu pertama nasabah mengalami penurunan omset penjualan usahanya, nasabah mengalami musibah terkena sakit, terkena PHK. Kendala-kendala penyebab utama dari kegagalan PT. BPR. Pasar Umum dalam meningkatkan profitabilitas karena adanya masalah pada kualitas asset yang bisa disebut kredit bermasalah (non performing loan / NPL). Kata Kunci : Prinsip 5C, Prinsip 7P, Kredit Bermasalah, Profitabilitas This study aimed at finding out, 1) the application of principle 5C and 7P in granting credit to minimize troubled credit and increase profitability AT PT. BPR. Pasar Umum Denpasar, 2) the constraints in application of principle 5C and 7P in granting credit to minimize troubled credit and increase profitability at PT. BPR. Pasar Umum Denpasar. This research used qualitative method. The location of this research was conducted at PT. BPR. Pasar Umum Denpasar, Bali Province. The data needed in this research were primary and secondary data. The selected informants were namely director, head of credit devision, head of oprational devision, and debtor. Data collection techniques used were in-depth interview, observation, and document study. Data analysis was done through three stages namely: 1) data reduction, 2) data presentation and 3) data validity. The result of the research showed that 1) the analysis 5C and 7P was considered very effective in order to find out if proper credit was given to debtor candidate, to keep doing coaching, to check directly to the debtor business location to find out what causes the troubled credit, the profit obtained primarily in the form of interest received by the bank as the administrative cost of the credit imposed on the debtor. 2) For the constraint, it was uncertified land used as a guarantee of mortgage right in credit agreement by the debtor. The factors causing the occurrence of troubled credit were: the customers decreased the business turnover, the customers suffered from illness, the customers affected by dismissal. The main cause constraints of failure of PT. BPR. Pasar Umum in improving profitability due to a problem on the quality of asset called non-performing loans (NPL). keyword : principle 5C, principle 7P, troubled credit, profitability
ANALISIS KINERJA KEUANGAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDes) DALAM PROSES PENYALURAN KREDIT DESA TAJUN TAHUN 2011-2015 Kadek Yudha Sutardi .; Made Arie Wahyuni, S.E. .; NI KADEK SINARWATI, SE., M.Si.Ak. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.11311

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) kinerja keuangan badan usaha milik desa dalam proses penyaluran kredit Desa Tajun tahun 2011-2015, (2) masalah-masalah yang dialami dalam penyaluran kredit pada BUMDes Desa Tajun, (3) solusi yang diberikan agar kredit berjalan dengan efektif. Penelitian ini menggunakan jenis data kuantitatif. Data kuantitatif yaitu penelitian yang menggunakan angka-angka dari laporan keuangan sebagai sumber data seperti neraca, laporan laba/rugi, dan laporan kegiatan BUMDes. Hasil penelitian menunjukkan (1) kinerja keuangan badan usaha milik desa dalam proses penyaluran kredit Desa Tajun tahun 2011 sampai tahun 2015 belum efektif. Berdasarkan analisis ratio yang dilakukan menunjukkan bahwa dari persentase nilai loan to deposit ratio adalah tidak efektif, asset to loan ratio adalah tidak efektif, interest margin on loan ratio adalah sangat efektif, rate of return on loan ratio adalah tidak efektif, capital ratio adalah tidak efektif dan credit risk ratio adalah sangat efektif, (2) permasalahan yang dihadapi BUMDes Desa Tajun dalam penyaluran kredit adalah (a) wilayah yang terbatas, (b) persaingan dengan lembaga keuangan lainnya, (c) kemampuan nasabah dalam membayar kredit, (3) solusi yang diberikan agar penyaluran kredit efektif yaitu (a) memberikan nasabah desa lain mencari kredit dengan jaminan yang sesuai, (b) menyederhanakan proses penyaluran kredit, (c) memberikan kelonggaran di dalam pembayaran pokok maupun bunga kredit.Kata Kunci : Kinerja Keuangan, Badan Usaha Milik Desa, Kredit This study aimed at determining (1) the financial performance of the village-owned enterprise in the credit distribution process of Tajun Village in 2011-2015, (2) problems experienced in the credit distribution by the village-owned enterprise of Desa Tajun, (3) solutions provided for credit to run effectively. This research employed quantitative data type. Quantitative data is a research that employs numbers from financial reports as data sources, such as balance sheet, profit/loss report, and reports of the village-owned enterprise’ activities. The results showed (1) the financial performance of the village-owned enterprise in the process of credit distribution in Tajun Village in 2011 until 2015 had not been effective. Based on the performed ratio analysis, it was found that from the percentage value of the loan to deposit ratio is ineffective, the asset to loan ratio is ineffective, the interest margin on loan ratio was very effective, the rate of return on loan ratio was ineffective, the capital ratio was ineffective, and the credit risk ratio was very effective, (2) the problems faced by the village-owned enterprise of Tajun Village in credit distribution were (a) the limitation of territory, (b) the competition with other financial institutions, (c) the ability of credit’s recipients in paying their credit, (3) The solutions proposed for effective credit’s distributions were (a) to allow customers from other villages to apply for credit with appropriate collateral, (b) to simplify the process of credit distribution, (c) to provide leeway in the principal and interest payments. keyword : Financial Performance, Village-Owned Enterprise, Credit
TINJAUAN TERHADAP PENERAPAN SISTEM AKUNTANSI PIUTANG DAN PERSEDIAAN PADA PT. DWINIAGA PRATAMA SARANA SINGARAJA Ni Ketut Supariani .; NI KADEK SINARWATI, SE., M.Si.Ak. .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.11314

Abstract

Piutang dan persediaan merupakan salah satu komponen aktiva lancar yang timbul akibat terjadinya transaksi penjualan kredit kepada pelanggan PT. Dwiniaga Pratama Sarana Singaraja. Jumlah piutang dan persediaan yang material menyebabkan sangat perlu menerapkan akuntansi atas piutang dan persediaan berdasarkan pada ketentuan yang berlaku umum. Penerapan akuntansi piutang dan persediaan dapat dilakukan melalui pencatatan serta penyajian piutang dan persediaan dalam laporan keuangan yang sesuai dengan teori-teori akuntansi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan akuntansi piutang dan persediaan pada PT. Dwiniaga Pratama Sarana Singaraja. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Sumber data diperoleh dari wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) pencatatan piutang yang dilakukan hanya sebatas pada saat piutang timbul, sedangkan jurnal dan laporan keuangan tidak dibuat, (2) pencatatan persediaan dilakukan dengan menggunakan metode perpetual dan penghitungan fisik, (3) sistem pengendalian intern piutang dan persediaan termasuk dalam kategori baik, dan (4) terdapat beberapa kendala yang masih dialami seperti keterlambatan pembayaran piutang dan persediaan barang digudang yang sudah kosong.Kata Kunci : Penerapan, Akuntansi Piutang, Akuntansi Persediaan Credit and supply is a component of current assets arising from the sale of credit to customers of PT. Dwiniaga Pratama Sarana Singaraja. The amount of credit and material supply makes it very necessary to apply accounting for credit and supply based on generally accepted provisions. The accounting application of credit and supply can be conducted through the recordings and presentations of credit and supply in the form of financial reports in accordance with accounting theories. This study aimed at determining the application of credit accounting and supply at PT. Dwiniaga Pratama Sarana Singaraja. The data analysis method used in this research was qualitative method. The sources of data were obtained from interviews, observations, and documentation. The results of this study indicated that (1) the recordings of credit was only limited to the time when credits arised, whereas journal and financial reports were not made, (2) the supply recordings were conducted through perpetual method and physical calculation, (3) the internal control system of credit and supply was in good category, and (4) there were some obstacles that were still experienced, such as the delay in payment of credit and the supplies that were empty in the warehouses.keyword : Application, Credit Accounting, Inventory Accounting
PENGARUH PENGENDALIAN INTERNAL, KOMPETENSI SUMBER DAYA MANUSIA, DAN BUDAYA ETIS ORGANISASI TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN (Studi Kasus Koperasi Simpan Pinjam di Kecamatan Buleleng) Putu Mery Oktaviyanti .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.11333

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan secara empiris pengaruh pengendalian internal, kompetensi sumber daya manusia, dan budaya etis organisasi terhadap kualitas laporan keuangan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data primer yang diperoleh dari kuesioner dan diukur dengan menggunakan skala likert. Populasi penelitian ini adalah pegawai bagian akuntansi/keuangan pada 31 Koperasi Simpan Pinjam di Kecamatan Buleleng yang berjumlah 112 orang. Metode pemilihan sampel penelitian ini menggunakan purposive sampling. Sampel yang digunakan penelitian ini adalah pegawai bagian keuangan/akuntansi yang bekerja di 16 Koperasi Simpan Pinjam di Kecamatan Buleleng yang berjumlah 38 orang. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan menggunakan SPSS 24.0 for Windows. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara parsial pengendalian internal, kompetensi sumber daya manusia, dan budaya etis organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan.Kata Kunci : pengendalian internal, kompetensi sumber daya manusia, budaya etis organisasi, kualitas laporan keuangan The purpose of this study was to prove empirically the effect of internal control, human resource competence, and organization ethic culture on the quality of financial statements. This research is a quantitative research using primary data obtained from the questionnaire and measured through Likert scale. The population of this research was the accounting/financial officers at 31 Savings and Loans Cooperatives in Buleleng Sub-District, which are 112 people. The method of sample selection was purposive sampling. The sample used in this research was the financial/accounting officers who worked in 16 Savings and Loans Cooperatives in Buleleng Sub-district which amounted to 38 people. The data analysis technique used was multiple linear regression analysis using SPSS 24.0 for Windows. The results of this study showed that partially internal control, human resource competence, and organization ethic culture had a positive and significant impact on the quality of financial statements.keyword : internal control, human resource competence, organization ethic culture, the quality of financial statements
PENGARUH SUMBER DAYA MANUSIA, PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI, DAN PENGENDALIAN INTERN TERHADAP KETERANDALAN PELAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH (Studi Kasus Pada Dinas Sosial Provinsi Nusa Tenggara Barat) I Nyoman Wandra Adicahya Yadnya .; Gede Adi Yuniarta, SE.AK .; NI KADEK SINARWATI, SE., M.Si.Ak. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.11358

Abstract

Penelitian ini bertujuan membuktikan secara empiris pengaruhsumber daya manusia, pemanfaatan teknologi informasi, dan pengendalian intern terhadap keterandalan pelaporan keuangan pemerintah.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data primer yang diperoleh dari kuesioner dan diukur dengan menggunakan skala likert.Populasi penelitian ini adalah dinas sosial Provinsi Nusa Tenggara Barat. Sampel digunakan sebanyak 89 orang yaitu semua pegawai yang berada didalam bagian dinas sosial Provinsi Nusa Tenggara Barat.Teknik analisis data yang digunakan adalahanalisis regresi linier berganda dengan dengan uji asumsi klasik yang terdiri dari uji normalitas, uji multikolinearitas, dan uji heteroskedastisitas.yang menggunakan SPSS 16.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara parsialsumber daya manusia berpengaruh negatif terhadap keterandalan pelaporan keuangan pemerintah dinas sosial Provinsi Nusa Tenggara Barat, sedangkan untuk pemanfaatan teknologi informasi dan pengendalian intern berpengaruh positif terhadap keterandalan pelaporan keuangan pemerintah dinas sosial Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kata Kunci : sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi informasi, pengendalian intern, keterandalan pelaporan keuangan pemerintah This study aimed at verifying empirically the influence of human resources, utilization of information technology, and internal control on the reliability of government financial reporting. This research was a quantitative research using primary data obtained from the questionnaire and measured through Likert scale. The population of this study was the social service department of West Nusa Tenggara Province. The sample used was as many as 89 people, i.e., all employees of the social service department of West Nusa Tenggara Province. The data analysis technique used was multiple linear regression analysis with classical assumption test consisting of normality test, multicolinearity test, and heteroscedasticity test of SPSS 16.0 for Windows. The results showed that partially human resources negatively affected the government financial reporting reliability of the social service department of West Nusa Tenggara Province, whereas the utilization of information technology and internal control positively affected the reliability of government financial reporting of the social service department of West Nusa Tenggara Province. keyword : human resources, utilization of information technology, internal control, reliability of government financial reporting
ANALISIS 4C DALAM PEMBERIAN KREDIT TANPA JAMINAN DI LEMBAGA PERKREDITAN DESA (LPD) DUSUN BANGKANG, DESA BAKTISERAGA, KECAMATAN BULELENG Km Mitha Mustika Putri .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .; I Gusti Ayu Purnamawati, S.E. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.11362

Abstract

Abstrak Seiring menigkatnya kebutuhan masyarakat terhadap kredit, kredit menjadi salah satu menculnya lembaga keuangan yang semakin banyak. Pemberian kredit tanpa jaminan merupakan pemberian kredit dengan tanpa adanya jaminan materiil (anggunan fisik). Dengan adanya permberian kredit tanpa jaminan LPD menerapkan prinsip 4C (Character,Capital,capacity,Condition Of Economi) agar bisa mencegah terjadinya resiko kredit di LPD Dusun Bangkang Desa Baktiseraga. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui (1)alasan mengapa LPD Dusun Bangkang Desa Baktiseraga menerapkan program pemberian kredit tanpa jaminan. (2)bagaimana prosedur pemberian kredit tanpa jaminan yang dilakukan pada LPD Dusun Bangkang Desa Bakriseraga.(3)bagaimana penerapan prinsip 4C terhadap pengambilan keputusan kredit tanpa jaminan pada LPD Dusun Bangkang Desa Baktiseraga. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif yang menekankan pada deskripsi dengan presepsi dan prilaku manusia. Data dihimpun dengan cara wawancara mendalam, observasi studi dokumentasi. Ini dilakukan untuk mendapatkan informasi tentang analisis 4C dalam pemberian kredit tanpa jaminan di LPD. Teknik analisis data yang digunakan antara lain (1)reduksi data; (2)penyajian data; dan (3)menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1)pemberian kredit tanpa jaminan ini untuk membantu dan mensejahtrakan masyarakat pakraman yang berkrama desa di Dusun Bangkang Desa Baktiseraga, selain itu LPD ingin memberikan kepercayaan kepada masyarakat pakraman yang berkrama desa; (2) prosedur dalam proses pemberian kredit tanpa jaminan ini hanya menerapkan prinsip 4c; (3)LPD lebih mekankan pada prinsip Character dan Capacity, sedangkan prinsip Capital dan Condition Of Economi digunakan sebagai pendukung untuk menguatkan data calon debitur. Namun yang terpenting adalah prinsip Character karena dengan prinsip ini pihak LPD dapat menilai kesungguhan calon debitur.Kata Kunci : Kata kunci: Prinsip 4C, Lembaga Perkreditan Desa (LPD), Pemberian Kredit Tanpa Jaminan Abstract As society's demand for credit increases, credit becomes one of the factors growing more financial institution. The granting of no collateral credit is a credit without any material collateral (physical collateral). By the permission of no collateral credit, LPD applied the principle of 4C (Character, Capital, Capacity, Condition of Economy) in order to prevent the occurrence of credit risk at LPD of Dusun Bangkang, Baktiseraga Village. The purpose of this research is to know (1) the reason why LPD of Dusun Bangkang, Baktiseraga Village implemented the granting of no collateral credit program, (2) how the procedure of granting no collateral credit was done at LPD Dusun Bangkang, Baktiseraga Village, (3) how the 4C principle was implemented to decision making on no collateral credit at LPD of Dusun Bangkang, Baktiseraga Village. This study was conducted by using qualitative method that emphasized the description with the perception and human behavior. The data were collected by in-depth interview, documentation study observation. This was done to obtain information about 4C analysis in the granting of a credit without any collateral at the LPD. Data analysis techniques used included (1) data reduction, (2) data presentation, and (3) data conclusion. The result of this study indicated that (1) the granting of no collateral credit is to assist and make the customary community located in Dusun Bangkang, Baktiseraga Village prosperous, furthermore the LPD wanted to give confidence to the customary community of Bangkang village; (2) the procedure in the process of granting no collateral credit was by applying 4C principle only; (3) the LPD emphasized more on Character and Capacity principles, while Capital and Condition of Economy principles were used as supporting to strengthen the data of prospective debtors. However, the most important is the principle of Character because by this principle the LPD could assess the seriousness of prospective debtors.keyword : Keywords: 4C Principle, Village Credit Institution (LPD), no collateral credit
Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum, Dan Dana Alokasi Khusus Terhadap Pengalokasian Anggaran Belanja Modal Pada Kabupaten Dan Kota Di Provinsi Bali Tahun 2011-2015 Shanti Widianing s .; Gede Adi Yuniarta, SE.AK .; Made Arie Wahyuni, S.E. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.11369

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan ekonomi, pendapatan asli daerah, dana alokasi umum, dan dana alokasi khusus terhadap pengalokasian anggaran belanja modal di Provinsi Bali. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder, sampel dalam penelitian ini adalah 9 kabupaten/kota di Provinsi Bali. Penelitian ini menggunakan penelitian populasi, dimana semua populasi dalam penelitian ini dijadikan data pengamatan yaitu dari tahun 2011-2015.Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian membuktikan secara parsial pendapatan asli daerah berpengaruh signifikan terhadap pengalokasian anggaran belanja modal, sedangkan pertumbuhan ekonomi, dana alokasi umum, dan dana alokasi khusus tidak berpengaruh terhadap pengalokasian anggaran belanja modal di Provinsi Bali Tahun 2011-2015.Kata Kunci : Kata Kunci: Pertumbuhan Ekonomi, PAD, DAU, DAK, Belanja Modal This study aims at determining the effect of economic growth, regional own revenue (PAD), general allocation fund (DAU), and special allocation fund (DAK) toward the allocation of capital expenditure budget in Bali Province. This research is a quantitative research using secondary data, in which the sample in this research is 9 regencies / towns in Bali Province. This study uses population research, in which all the population in this study is used as observation data from 2011-2015. Technique of data analysis used is multiple linear regression analysis. The result of the research shows that partially regional own revenue has a significant effect toward the allocation of capital expenditure budget, while economic growth, general allocation fund, and special allocation fund do not have any effect toward the allocation of capital expenditure in Bali Province in 2011-2015.keyword : Economic Growth, PAD, DAU, DAK, Capital Expenditure
Pengaruh Kompetensi Sumber Daya Manusia, Pengalaman Kerja, dan Profesionalisme Auditor Intern pada Perusahaan Daerah Air Minum di Kabupaten Buleleng Fitra Safitri .; Gede Adi Yuniarta, SE.AK .; Made Arie Wahyuni, S.E. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.11372

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi sumber daya manusia, pengalaman kerja dan frofesionalisme auditor internal terhadap efektivitas pengendalian intern pada PDAM di Kabupaten Buleleng baik secara parsial maupun simultan. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai PDAM di Kabupaten Buleleng yang berjumlah 225 orang sedangkan sampel yang digunakan yaitu sebanyak 50 orang, dengan menggunakan teknik purposive sampling. Sumber data dalam penelitian ini yaitu data primer dengan metode pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara dan kusioner yang di ukur dengan menggunakan skala likert. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda, uji t dan uji F. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Kompetensi sumber daya manusia mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas pengendalian intern pada PDAM di Kabupaten Buleleng. (2) Pengalaman kerja mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas pengendalian intern pada PDAM di Kabupaten Buleleng. (3) profesionalisme auditor internal mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas pengendalian intern pasa PDAM di Kabupaten Buleleng. (4) Secara simultan pengaruh kompetensi sumber daya manusia, pengalaman kerja, dan profesionalisme auditor internal berpengaruh signifikan terhadap efektivitas pengendalian intern pada PDAM di Kabupaten Buleleng. Kata Kunci : Kompetensi SDM, Pengalaman Kerja, Profesionalisme Auditor Internal, Pengenfalian Intern This study aims to determine the effect of human resource competencies, work experience and frofesionalisme internal auditors on the effectiveness of internal controls on taps in Buleleng either partially or simultaneously. The population in this study were employees of PDAM in Buleleng totaling 225 people, while the samples used as many as 50 people, using purposive sampling technique. Sources of data in this study are primary data with the data collection methods used were interviews and a questionnaire that measured using Likert scale. The analysis technique used in this research is multiple regression analysis, t test and F. The results showed that (1) Competence of human resources has a positive and significant impact on the effectiveness of internal controls on taps in Buleleng. (2) Work experience has a positive and significant impact on the effectiveness of internal controls on taps in Buleleng. (3) the professionalism of internal auditors has positive and significant impact on the effectiveness of internal control pasa taps in Buleleng. (4) In the simultaneous effect of human resource competencies, work experience, and professionalism of internal auditors significantly influence the effectiveness of internal controls on taps in Buleleng. keyword : Human resources Competence, Work Experience, professionalism Internal Auditor, Internal controls

Page 6 of 37 | Total Record : 368


Filter by Year

2017 2017


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 03 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 04 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 03 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 02 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 04 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 03 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 02 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 01 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 04 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 03 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 02 (2022) Vol 13, No 01 (2022) Vol. 13 No. 01 (2022) Vol 12, No 3 (2021) Vol. 12 No. 3 (2021) Vol 12, No 2 (2021) Vol. 12 No. 2 (2021) Vol. 12 No. 1 (2021) Vol 12, No 1 (2021) Vol. 11 No. 3 (2020) Vol 11, No 3 (2020) Vol 11, No 2 (2020) Vol. 11 No. 2 (2020) Vol. 11 No. 1 (2020) Vol 11, No 1 (2020) Vol 10, No 3 (2019) Vol. 10 No. 3 (2019) Vol. 10 No. 2 (2019) Vol 10, No 2 (2019) Vol 10, No 1 (2019) Vol. 10 No. 1 (2019) Vol 9, No 3 (2018) Vol. 9 No. 3 (2018) Vol. 9 No. 2 (2018) Vol 9, No 2 (2018) Vol. 9 No. 1 (2018) Vol 9, No 1 (2018) Vol 8, No 2 (2017): Vol. 8 No. 2 (2017) Vol. 7 No. 1 (2017) Vol 7, No 1 (2017): Vol. 6 No. 3 (2016) Vol 6, No 3 (2016): Vol 5, No 2 (2016): Vol. 5 No. 2 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 4, No 1 (2016): Vol 3, No 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue