cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Attazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2020)" : 14 Documents clear
PERENCANAAN TENAGA KEPENDIDIKAN Abdul Rafiq Sudrajat, Sufina Latifa
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v4i2.13564

Abstract

Abstrak: Sumber  Daya  Manusia  (SDM)  merupakan  komponen  utama  dan  sebagai  penentu  keberhasilan dan kegagalan dalam suatu oraganisasi atau lembaga pendidikan. Lembaga pendidikan sangat membutuhkan SDM  yang  kompeten  agar  dapat  menunjang  keberhasilan  dan  pencapaian tujuan.  SDM  merupakan penggerak dari suatu sistem dan semua fasilitas, aset, kurikulum, sarana, prasarana serta semua sumber daya lainnya. Semua sumber daya pendidikan tidak dapat berfungsi secara optimal apabila tidak didukung dengan ketersediaan SDM. Lembaga pendidikan perlu melakukan suatuperencanaan SDM pendidikan yang bersifat strategis, terintegrasi, saling berkaitan, dan menyeluruh melalui manajemen SDM pendidikan dalam mengoptimalkan peran dan fungsi pendidik dan tenaga kependidikan yang diinginkan di masa akan datang.  Dengan  adanya  perencanaan  SDM  Pendidikan,  maka  dapat memberikan  arah  bagi  lembaga pendidikan secara keseluruhan tentang SDM yang dibutuhkan, kegiatan SDM yang akan dikelola dan dikembangkan, dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi lembaga maupun bagi pendidik dan tenaga kependidikan, sehingga dapat diintegrasikan dengan tujuan perencanaan jangka pendek dan jangka panjang lembaga pendidikan.Kata kunci: Perencanaan, Sumber Daya Manusia dan Pendidikan.
PENGERTIAN, URGENSI DAN RUANG LINGKUP PERENCANAAN PENDIDIKAN ISLAM Rizka Auliya, Sovia
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v4i2.13560

Abstract

Abstrak: Pengertian  perencanaan  pendidikan  adalah  suatu  proses  intelektual  yang berkesinambungan  untuk merencanakan,  menganalisis,  merumuskan,  mengkaji dan  memutuskan sesuatu yang secara internal konsisten (sejalan dengan prinsip-prinsip) yang dihubungkan secara logis, sistem dengan keputusan-keputusan lain, baik dalam bidangnya sendiri maupun dalam bidang pembangunan lainnya. , dan tidak  ada  batasan  waktu  untuk  jenis  aktivitas,  dan  satu  aktivitas  tidak    selalu diperlukan untuk mendahului aktivitas lainnya. Selain itu, perencanaan pendidikan juga merupakan  proses berpikir secara mendalam, menganalisis, mengkonstruksi, mempertimbangkan dan  memutuskan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan atau  dapat   dikatakan bahwa  perencanaan pendidikan  adalah  suatu  operasi  yang akan  dilakukan.  dimasa  yang  akan    datang  untuk  mencapai  tujuan  di  bidang pendidikan.Kata kunci: Perencana Pendidikan Islam
FENOMENA HOMESCHOOLING Dina Mahdini, Maulida Kemala Sari
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v4i2.13565

Abstract

Abstrak: Penelitian kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Homeschooling adalah alternative pendidikan yang berbeda daripada organisasi sekolah biasa. Homeschooling tampaknya memiliki dasar pandangan yang sejalan dengan sistem pendidikan Islam tradisional. Secara umum, fenomena berkembangnya homeschooling di Indonesia saat ini dapat dikategorikan menjadi tiga konteks. Terdapat beberapa faktor pendukung homeschooling. Ada beberapa klasifikasi jenis majemuk dan homeschooling tunggal, sedangkan homeschooling terdiri dari pada tiga jenis yaitu homeschooling majemuk, tunggal dan komunitas.Pentingnya homeschooling sebagai penunjang pendidikan formal dan pengembangan pendidikan siswa saat ini sehingga mampu meningkatkan kualitas pendidikan siswa. Pengertian umum Homeschooling adalah model pendidikan di mana sebuah keluarga memilih untuk bertanggungjawab sendiri atas pendidikan anak – anaknya dan mendidik anaknya dengan menggunakan rumah sebagai asas pendidikannya. Homeschooling tampaknya memiliki dasar pandangan yang sejalan dengan system pendidikan Islam tradisional. Pendidikan agama Islam adalah sebagai bimbingan terhadap pertumbuhan rohani dan jasmani menurut ajaran Agama Islam dengan hikmah mengarahkan, mengajarkan, melatih, mengasuh, dan mengawasi berlakunya semua ajaran agama Islam. Secara umum, fenomena berkembangnya homeschooling di Indonesia saat ini dapat dikategorikan menjadi tiga konteks. Adapun jenis – jenis homeschooling yaitu Tunggal, Majemuk, dan Komunitas. Metode homeschooling terbagi 4. Komponen homeschooling antara lain: Materi pendidikan, pendekatan pembelajaran homeschooling, evaluasi pembelajaran dan peran orangtua. Kata kunci: Pendidikan, Fenomena, Homeschooling
MELAWAN KAPITALISME PENDIDIKAN Muhammad Akbar Mukti, Sundari
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v4i2.13561

Abstract

Abstrak: Penelitian ini adalah membahas tentang pendidikan Islam kontemporer khususnya membahas tentang kapitalisme pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengertian, perkembangan, penyebab, dampak dan solusi dari dampak kapitalisme pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis yang bersifat normatif yang disesuaikan dengan sumber-sumber kepustakaan. Adapun Teknik pengumpulan data yaitu studi literature. Hasil penelitian menunjukkan Kapitalisme pendidikan telah melahirkan mental yang jauh dari cita-cita pendidikan sebagai praktik pembebasan dan agenda pembudayaan. Dengan menjadi pelayan kapitalisme, sekolah saat ini tidak mengembangkan semangat belajar yang sebenarnya. Sekolah tidak menanamkan kecintaan pada ilmu, atau mengajarkan keadilan, korupsi atau antipenindasan. Kapitalisme dalam pendidikan maksudnya adalah kapitalisasi pendidikan, yaitu proses pengkapitalan terhadap pendidikan. Pendidikan dijadikan sebagai alat pencapaian modal yang sebanyak-banyaknya. Hal ini dilakukan dengan merombak segala dimensi pokok dari pendidikan itu sendiri. Kata kunci: Kapitalisme, Pendidikan.

Page 2 of 2 | Total Record : 14