Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha is an open access peer-reviewed scientific journal published by Jurusan Pendidikan Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Ganesha. The journal publishes different kinds of scientific articles based on the field research and program in the area of early childhood education. We received only articles relating to early childhood education fields, and can be written using quantitative or qualitative approaches. Articles can be made in a variety of research designs, such as action research, experiments, and case studies. This journal was published since 2012, and from 2016 we published articles three times a year (April, August, and December).
Articles
18 Documents
Search results for
, issue
"Vol 4, No 3 (2016):"
:
18 Documents
clear
PENERAPAN METODE BERCERITA BERBANTUAN MEDIA BONEKA JARI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK ANAK DI TK WARINGIN SARI
., Ketut Yunita Oktaria Dewi;
., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd;
., Mutiara Magta, S.Pd.,M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 3 (2016): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (241.599 KB)
|
DOI: 10.23887/paud.v4i3.8896
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan menyimak anak di dalam proses pembelajaran melalui media boneka jari dalam metode bercerita pada anak usia 5-6 tahun di TK Waringin Sari Julah Tahun Pelajaran 2016/2017. Subyek penelitian ini melibatkan 16 anak. Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Data penelitian tindakan kelas dikumpulkan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil data dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis statistik kuantitatif. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan rata-rata persentase kemampuan menyimak pada anak sebesar 22,4% yang tergolong pada kategori tinggi. Kata Kunci : Metode bercerita, kemampuan menyimak, media boneka jari This study aims is to know the improvement of listening skills of the children learning processed through finger puppet in storytelling methods for children 5-6 years old at TK Waringin Sari Julah in the academic year 2016/2017.This research subject involving 16 childrens. This research method is classroom action research. Class action research data collected by the method of observatio, interviews and documentation. The results of the analysis data using descriptive statistical analysis and quantitative statistical analysis methods. From the results is showed that an increase in the average percentage of listening skills in children at 22,4% which is classified in the high category.keyword : listening skills, storytelling methods, finger puppet media
PENERAPAN METODE BERCERITA BERBANTUAN MEDIA BONEKA TANGAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA ANAK USIA 5-6
., Ni Luh Prihanjani;
., Drs. Nyoman Wirya;
., Luh Ayu Tirtayani,S.Psi.,M.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 3 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v4i3.8822
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berbicara anak setelah penerapan metode bercerita berbantuan media boneka tangan pada anak usia 5-6 tahun semester I di TK Dharma Kartini Les Buleleng tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus.Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi.Subjek penelitian ini berjumlah 15 anak.Data tentang hasil belajar dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi.Data yang telah dikumpulkan dianalisis menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode bercerita berbantuan media boneka tangan dapat meningkatkan hasil belajar kemampuan berbicara anak usia 5-6 tahun di TK Dharma Kartini Les Buleleng tahun pelajaran 2016/2017. Hal ini dapat dilihat dari adanya peningkatan rerata hasil belajar kemampuan berbicara anak pada siklus I adalah 63,5% yang berada pada kategori rendah. Rerata hasil belajar pada siklus II sebesar 88,6% dengan kriteria tinggi. Jadi terjadi peningkatan belajar sebesar 25,1%. Kata Kunci : boneka tangan, metode bercerita, kemampuan berbicara This study aims to determine the increase speaking ability in recognizing the emblem after the application of methodstorytelling with puppets of children aged 5-6 in TK Dharma Kartini Les Buleleng in the academic year 2016/2017. This research is a classroom action research conducted in two cycles. Each cycle consists of a phase of action planning, action, observation / evaluation and reflection. The subjects were 15 children. Data on learning outcomes in this study were collected by using observation method. The collected data were analyzed using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive analysis method. The results showed that the application of method storytelling with puppets can improve learning outcomes of speakingabilities of children aged 5-6 in TK Dharma Kartini Les Bulelengin the academic year 2016/2017. It can be seen from the increase in average learning outcomes speaking abilitiesof children in the first cycle was 63.5%, which is at the low category. The mean result of learning on the second cycle of 88.6% with high criteria. So there was an increase of learning by 25.1%keyword : puppets, storytelling, speaking ability.
PENERAPAN METODE BERMAIN PERAN UNTUK MENINGKATKAN PERILAKU KEDISIPLINAN PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN SEMESTER I DI PAUD PRADNYA PARAMITA PENARUNGAN SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2016/2017
., Putu Ayu Rima Chrismayanti;
., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.;
., Luh Ayu Tirtayani,S.Psi.,M.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 3 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (209.801 KB)
|
DOI: 10.23887/paud.v4i3.8770
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan perilaku displin anak usia 5-6 tahun di Taman Kanak-kanak setelah penerapan metode bermain peran. Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Subjek dari penelitan ini adalah 16 orang anak usia 5-6 Tahun di PAUD Pradnya Paramita Penarungan semester I tahun pelajaran 2016/2017. Data penelitian tindakan kelas ini dikumpulkan melalui metode observasi menggunakan lembar observasi. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan dengan 2 siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I rata-rata persentase perilaku displin anak adalah 60,4 %, berada pada katagori rendah, sedangkan terjadi peningkatan pada siklus II menjadi 90,6 % dengan katagori tinggi, hal tersebut menandakan bahwa terdapat peningkatan rata-rata persentase perilaku disiplin anak usia 5-6 Tahun di PAUD Pradnya Paramita pada siklus I dan siklus II sebesar 30,2%. Jadi penerapan metode bermain peran dapat meningkatkan perilaku displina anak usia 5-6 Tahun di PAUD Pradya Paramita Penarungan semester I tahun pelajaran 2016/2017. Kata Kunci : bermain peran, displin dan anak usia dini This study aims to determine the increase of discipline behavior of children aged 5-6 years in kindergarten after the application of the method of playing the role of this study included a classroom action research (Classroom Action Research). The subject of this research are 16 children aged 5-6 years in early childhood Pradnya Paramita Penarungan first semester of academic year 2016/2017. This class action research data were collected through observation using the observation sheet. Analyzed using descriptive statistics and statistical analysis of quantitative descriptive. This research was conducted with 2 cycles. The results showed that in the first cycle the average percentage of disciplined behavior of children is 60.4%, are in the low category, while there was an increase in the second cycle to 90.6% with a high category, it indicates that an increase in the average percentage discipline the behavior of children aged 5-6 years in early child hood Pradnya Paramita in the first cycle and the second cycle of 30.2%. So the application of the method of playing the role of discipline can improve the behavior of children aged 5-6 years in early childhood Pradya Paramita Penarungan first semester of the school year 2016/2017. keyword : Roleplay, discipline and early childhood
PENERAPAN METODE EKSPERIMEN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK USIA 4 – 5 TAHUN TK SAIWA DHARMA BANYUNING SINGARAJA
., I Gusti Ayu Sri Purnami Dewi;
., Dr. I Ketut Gading,M.Psi;
., Mutiara Magta, S.Pd.,M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 3 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (237.889 KB)
|
DOI: 10.23887/paud.v4i3.8834
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan kognitif dengan penerapan metode eksperimen pada anak usia 4 -5 tahun Semester I di TK Saiwa Dharma Banyuning Singaraja Tahun Pelajaran 2016/2017. Subjek penelitian ini melibatkan 24 anak. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Data tentang kemampuan kognitif anak dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dan metode analisis statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode eksperimen dapat meningkatkan kemampuan kognitif dengan adanya peningkatan gains skor anak pada siklus I adalah 0,37 yang berada pada katagori sedang. Gains skor pada siklus II sebesar 0,72 berda pada katagori tinggiKata Kunci : Kemampuan kognitif, Metode eksperimen This study aims to determine the cognitive ability increases with the application of the experimental method in children aged 4 -5 years of the first semester in kindergarten Saiwa Dharma Banyuning Singaraja in the academic year 2016/2017. Subjects of this study involving 24 children. This research is a classroom action research. Data on the cognitive abilities of children in this study were collected by using observation method. Data analysis in this research using descriptive analysis and inferential statistical analysis methods. The results showed that the application of the experimental method can improve cognitive abilities with an increase in gains scores of children in the first cycle was 0.37 which are in the moderate category. Gains score on the second cycle of 0.72 arriving in the high category keyword : Cognitive abilities, Experimental method
PENERAPAN METODE BERMAIN DENGAN MEDIA PUZZLE GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KECERDASAN LOGIKA MATEMATIKA ANAK KELOMPOK B SEMESTER I DI PAUD PRADNYA PARAMITA PENARUNGAN SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2016/2017
., Komang Eva Mudita;
., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS;
., Luh Ayu Tirtayani,S.Psi.,M.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 3 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (216.198 KB)
|
DOI: 10.23887/paud.v4i3.8819
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kecerdasan logika matematika anak kelompok B Taman Kanak-kanak Pradnya Paramita Penarungan tahun pelajaran 2016/2017 melalui penerapan metode bermain dengan media puzzle gambar. Pengumpulan data dilakukan oleh peneliti dengan melakukan observasi langsung terhadap kemampuan logika matematika anak. Dari hasil observasi diperoleh data bahwa anak kelompok B2 di PAUD Pradnya Paramita Penarungan Singaraja, dalam hal kemampuan logika matematika anak masih kurang. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode bermain degan media puzzle gambar, ternyata dapat meningkatkan kemampuan logika matematika anak di PAUD Pradnya Paramita Penarungan Singaraja. Kemampuan logika matematika anak pada siklus I sebesar 61,67%,yang berarti pada katagori rendah, mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 81,67% yang menunjukkan kategori tinggi. Jadi peningkatan yang terjadi dari siklus I ke siklus II sebesar 20%. Kenyataan ini menunjukkan bahwa penerapan metode bermain dengan media puzzle gambar ternyata sangat efektif untuk meningkatkan kemampuan logika matematika anak, dan oleh karenanya para guru sangat perlu menerapkan strategi pembelajaran yang efektif dan efisien agar proses pembelajaran berjalan optimal. Kata Kunci : Bermain, puzzle gambar, logika matematika This study aims to determine the increase in mathematical logic intelligence of children in group B Kindergarten Pradnya Paramita Penarungan 2016/2017 school year through the application of the method to play with media images puzzles. Data collection was conducted by researchers with the direct observation of the child's ability to mathematical logic. From the observation data showed that children in early childhood B2 group Pradnya Paramita Penarungan Singaraja, in terms of mathematical logic abilities of children is still lacking. Research results show that the application of a method of playing puzzle degan media image, it can increase the ability of children in early childhood mathematical logic Pradnya Paramita Penarungan Singaraja. Mathematical logic skills of children in the first cycle of 61.67%, which means the low category, increased in the second cycle be 81.67% which indicates the high category. So the improvement that occurred from the first cycle to the second cycle of 20%. This fact shows that the application of the method of playing the puzzle image media proved very effective to improve the child's ability to mathematical logic, and therefore teachers are very necessary implementing effective learning strategies and efficient for the learning process run optimally. keyword : Playing, puzzle, logic mathematic
PENERAPAN PERMAINAN TRADISIONAL ENGKLEK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR PADA ANAK KELOMPOK B DI PAUD WIDHYA LAKSMI SINGARAJA TAHUN AJARAN 2015/2016
., Komang Trisna Mardayani;
., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S.;
., Mutiara Magta, S.Pd.,M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 3 (2016): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v4i3.8548
Penelitian ini didasari atas permasalahan yang ditemukan dari hasil observasi yaitu kurangnya partisipasi anak mengikuti kegiatan yang berhubungan dengan motorik kasar. Hal ini disebabkan karena kegiatan yang selalu monoton serta kurangnya di adakan permainan yang mampu mengembangkan kemampuan motorik kasarnya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan motorik kasar setelah diterapkannya permainan engklek pada anak kelompok B semester II di PAUD Widhya Laksmi Singaraja Tahun Pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dan subjek sebanyak 28 anak kelompok B semester II di PAUD Widhya Laksmi Singaraja Tahun Pelajaran 2015/2016. Data penelitian tentang kemampuan motorik kasar dikumpulkan dengan metode observasi dengan instrumen berupa lembar format observasi. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan tehnik analisis statistik deskriptif.Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kualitatif. Hasil analisis data menunjukan bahwa terjadi peningkatan rata-rata skor kemampuan motorik kasar pada anak kelompok B setelah diterapkan permainan tradisional engklek pada siklus I sebesar 56,33% yaitu kategori rendah kemudian pada siklus II menjadi 88% yang berada pada kategori tinggi. Jadi terjadi peningkatan kemampuan motorik kasar anak setelah diterapkan permainan tradisional engklek sebesar 24,17%.Kata Kunci : permainan tradisional, kemampuan motorik kasar This research based on the problem that found from observation result, that child’s participation in following the activities about hard motoric were less. This thing caused the activities were done always about the same thing, and also seldom to do the game who able to improve the child’s hard motoric ability after implementing of tradisional game of engklek toward children ub group B on second semester at Widhya Laksmi Kindergarten of Singaraja in academic years 2015/2016. This research was classroom action research, that already done in two cyles, with 28 children of group B at Widhya Laksmi Kindergarten as subject. The data was collected by observation method, with obervation sheet of paper as the instrument. The collected data was analyzed used descriptive statistic technique. The data from the research resul was analyzed by descriptive qualitative methods. The analyze result showed that the mean scores of the hard motoric ability of the children in group B is increasing after implemented traditional game of engklek in fist cycle amount 56,33% (low category), and then in second cyles become 88% (high category). So that, the child’s hard motoricis increased after implemented traditional game of engklek amount 24,17%. keyword : traditional game, hard motoric ability
PENERAPAN METODE DEMONTRASI UNTUKMENINGKATKAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK MELALUI MENGGAMBAR DEKORATIF PADA ANAK KELOMPOK B DI TK KUMARA SHANTI SEDANA SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2016/2017
., Ketut Ria Astuti;
., Putu Aditya Antara, S.Pd.;
., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 3 (2016): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v4i3.8903
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode demonstrasi melalui kegiatan menggambar dekoratif dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak semester I di TK Kumara Shanti Sedana Singaraja tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dan subjek sebanyak 20 orang anak usia 5-6 tahun di TK Kumara Shanti Sedana Singaraja Tahun Pelajaran 2016/2017. Data penelitian tentang perkembangan motorik halus anak dikumpulkan dengan metode observasi dengan instrumen berupa format observasi. Data data hasil penelitian dianalisis dengan metode analisis deskriptif dan metode deskriptif kuantitatif. Hasil analisi data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan perkembangan motorik halus pada anak di TK Kumara Shanti Sedana Singaraja setelah diterapkan metode demonstrasi melalui kegiatan menggambar dekoratif. Rata-rata presentase perkembangan motorik halus anak pada siklus I sebesar 57,81% yang berada pada kategori rendah, mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 80,31% yang tergolong pada kategori tinggi. Jadi, terjadi peningkatan perkembangan motorik halus anak dari kategori rendah menjadi kategori tinggi sebesar 22,5% pada anak TK Kumara Shanti Sedana Singaraja. Kata Kunci : metode demonstrasi, menggambar dekoratif, perkembangan motorik halus. This study aims to determine the method demonstration through drawing decorative can imptove fine motor development of children second semester in TK Kumara Shanti Sedana Singaraja 2016/2017 School years. The type of research in clasroom action research conducted in two cycles and the subject of as many as 20 children aged 5 to 6 years in TK Kumara Shanti Sedana Singaraja 2016/2017 school year. Research data on fine motor development of children collected by observation with an instrument in the form of observational format. The data research results were analized with descriptive analysis and quantitative descriptive method. The results of data analysis showed that an increase in fine motor development in children in TK Kumara Shanti Sedana Singaraja after the applied methods through drawing decorative demonstration. The average percentage of gross motor development of children in frist cycle at 57,81% which is at the low category, an increase in second cycle becomes 80,31% were clas sified in the high category. This, an increase in fine motor development of children from lower category to higher category by 22,5% in children TK Kumara Shanti Sedana Sinagaraja. keyword : demonstration method, drawing decorative, fine motor development.
PENERAPAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK TUNAS MULIA SINGARAJA
., Ni Wayan Anita Dewi;
., Dr. Desak Putu Parmiti,MS;
., Mutiara Magta, S.Pd.,M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 3 (2016): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v4i3.8836
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan kognitif anak usia 5-6 tahun melalui alat permainan edukatif dan apa saja manfaat bagi anak ketika anak belajar melalui alat permainan edukatif diterapkan dalam kelas dan penelitian ini dilaksanakan di TK Tunas Mulia singaraja tahun pelajaran 2016/2017 jenis penelitian ini adalah jenis penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus Data yang didapat dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi. Data yang telah dikumpulkan dianalisis menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan alat permainan edukatif untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak dapat dilihat adanya peningkatan melalui hasil belajar kemampuan kognitif anak dalam mengenal angka dan menyebut angka melalui alat permainan edukatif semua ini dilihat pada hasi siklus 1 dan dan siklus 2 pada siklus 1 hasilnya sangat rendah sebesar 0,37 % setelahat dilaksanakan pada tahap siklus terjadi peningkatan sebesar 0,87 % jadi bisa di bandingkan bahwa terjadi peningkatan yang retaif tinggi setelah diterapkannya alat permainan edukatif bahwa kemampuan kognitif anak menjadi meningat secara signifikan. Kata Kunci : kemampuan kognitif, alat permainan edukatif, usia 5-6 tahun This study aims to determine the increase cognitive abilities of children aged 5-6 years by means of educational games and what are the benefits to the child when the child is learning through educational games tools applied in the classroom and the research was conducted in TK Tunas Mulia singaraja the school year 2016/2017 this type of research this is a classroom action research conducted in two cycles of data obtained in this study were collected by using observation method. The collected data were analyzed using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive analysis method. The results showed that the application of the tools of educational games to improve cognitive abilities of children can be seen an increase through the learning outcomes of cognitive abilities in recognizing numbers and call numbers by means of educational games all these views on hasi cycle 1 and cycle and 2 in cycle 1 the result is very low 0.37% setelahat carried out at this stage of the cycle there was an increase by 0.87% so it can compare that an increase in the high retaif after the implementation tool of educational games that the child's cognitive ability to be increased significantly.keyword : cognitive abilities, educational games tools, 5-6 years old
Penerapan Metode Bermain Peran Untuk Meningkatkan Kemampuan Sosial Anak Usia 4-5 Tahun Semester I di Tk Trisula Singaraja Tahun Pelajaran 2016/2017
., Dita Destari Iin Riski Indryani;
., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS;
., Putu Aditya Antara, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 3 (2016): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v4i3.8821
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan sosial anak melalui kegiatan bermain peran pada anak usia 4-5 tahun di TK Trisula Singaraja. Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas, yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subyek penelitian ini adalah anak usia 4-5 tahun di kelompok A TK Trisula Singaraja dengan jumlah anak didik sebanyak 15 orang anak. Pengumpulan data menggunakan metode observasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan sosial anak dari penerapan metode bermain peran mencapai 22,3%. Data ini didapat dari perbandingan antara data siklus I dan data siklus II, dimana nilai rata-rata skor persentase pada siklus I sebesar 61,35% dan terjadi peningkatan pada siklus II yaitu 83,65% Jadi dari kedua tindakan tersebut keterampilan sosial anak dapat meningkat. Hal ini dapat dibuktikan dengan hasil penelitian dari kondisi awal sampai siklus II kemampuan sosial anak mengalami peningkatan setelah penerapan metode bermain peran. Maka dapat disimpulkan bahwa penerapan metode bermain peran dapat meningkatkan kemampuan sosial emosional anak usia 4-5 tahun semester I di Tk Trisula Singaraja.Kata Kunci : bermain, peran, sosial This study aims to improve the social skills of children through role play activities in children aged 4-5 years in kindergarten of Trisula Singaraja. This type of research is a classroom action research, which was conducted in two cycles. The subjects of this study is children aged 4-5 years in group A kindergarten of Trisula Singaraja by the number of students as many as 15 children. Collecting data using the method of observation. Data analysis techniques used in this research is descriptive statistics and quantitative descriptive analysis method. The result showed that an increase in social skills of children from the application of methods play a role reached 22.3%. This data was obtained from a comparison between the data first cycle and the second cycle of data, where the value of the average percentage score in the first cycle of 61.35% and an increase in the second cycle is 83.65% So from both actions can increase a child's social skills , This can be evidenced by the results of the first condition to the second cycle of children's social skills has increased after the application of methods play a role. It can be concluded that the application of the method of playing the role can improve social skills of children aged 4-5 years emotional first semester at kindergarten of Trisula Singaraja.keyword : playing, role, social
PENGARUH PERMAINAN KONSTRUKTIF TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK KELOMPOK A2 DI RA BAITUL MUTAALLIM DESA TEGALINGGAH SINGARAJA TAHUN AJARAN 2016/2017
., Ni Putu Ratna Udyani Putri;
., Putu Aditya Antara, S.Pd.;
., Luh Ayu Tirtayani,S.Psi.,M.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 3 (2016): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v4i3.8725
Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan motorik halu anak usia 4-5 tahun di RA Baitul Mutaallim Desa Tegallinggah Singaraja. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh permainan konstruktif menggunakan lego. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan â€post test only control group designâ€. Sampel penelitian ini adalah anak kelompok A2 di RA Baitul Mutaalim Desa Tegallinggah Singaraja Tahun Ajaran 2016/2017 TK yang berjumlah 20 anak. Data hasil kemampuan motorik halus dikumpulkan menggunakan lembar observasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemapuan motorik halus anak antara kelompok yang mendapat perlakuan permainan konstruktif menggunakn lego dengan kelompok yang tidak diberikan perlakuan permainan konstruktif. Perbandingan perhitungan rata-rata persentase kemampuan motorik halus pada kelompok eksperimen adalah 84,75% lebih besar dari rata-rata persentase kemampuan motorik halus kelompok kontrol adalah 60%. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa permainan konstruktif dengan menggunakan lego berpengaruh terhadap kemampuan motorik halus anak. Kata Kunci : anak usia dini, perkembangan motorik halus, permainan konstruktif The problem in this study was the lack of fine motor skills of 4-to-5-year-old children in RA BaitulMutaallim,Tegallinggah Village Singaraja. This study aimed at observing the effect of constructive game using Lego. The study was a quasi-experiment applying “posttest only control group designâ€. The sample of this study was the children of A2 group in RA Baitul Mutaalim, Tegallinggah Village Singaraja in Academic Year 2016/2017, in a kindergarten consisting of 20 children in total. The data on the fine motor skills were gathered by using observation sheets. The data acquired were analyzed by using descriptive statistic analysis technique and inferential statistic analysis technique, which was t-test. The result of the study showed that there were differences on the fine motor skills on the children of the group treated constructive game using Lego and the ones of the group which was not treated by any constructive game. The comparison of the average percentage of fine motor skills of the experimental group was 84,75% bigger in number than the average percentage of the control group which was 60%. Based on the result, it could be concluded that constructive game by using Lego gave impact on children’sfine motor skills.keyword : early childhood, sensitive motoric development, constructive game