cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
info.ejournal@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha
ISSN : 26139669     EISSN : 26139650     DOI : 10.23887/paud
Core Subject : Humanities, Art,
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha is an open access peer-reviewed scientific journal published by Jurusan Pendidikan Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Ganesha. The journal publishes different kinds of scientific articles based on the field research and program in the area of early childhood education. We received only articles relating to early childhood education fields, and can be written using quantitative or qualitative approaches. Articles can be made in a variety of research designs, such as action research, experiments, and case studies. This journal was published since 2012, and from 2016 we published articles three times a year (April, August, and December).
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 3 (2018): Desember" : 8 Documents clear
PENGARUH FINGER PAINTING TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI KELOMPOK B2 DI TK GANESHA DENPASAR SELATAN TAHUN PELAJARAN 2017/2018 ., Kadek Sri Wuri Handayani; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo; ., Luh Ayu Tirtayani, S.Psi.,M.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 6, No 3 (2018): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v6i1.15237

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh finger painting terhadap kemampuan motorik halus anak usia dini di kelompok B2 TK Ganesha Denpasar Selatan Tahun Pelajaran 2017/2018. Jenis penelitian ini tergolong Pre-Exsperimental Design, dan eksperimen yang digunakan dengan tipe one-grup pretest-posttest design. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh anak Kelompok B2 dengan berjumlah 20 yang terdiri dari 12 laki-laki dan 8 perempuan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode non-test dalam bentuk observasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis uji-t. Hasil penelitian menunjukan nilai rata-rata post-test lebih tinggi dari nilai rata-rata pre-test (85,40>53,80). Berdasarkan hal itu maka uji statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji-t, diperoleh nilai thitung=16,89 dan berdasarkan taraf signifikansi 5% dengan dk = 19 diperoleh nilai ttabel= 2,093. Ini menunjukkan bahwa nilai t_hitung>t_tabel (16,89 >2,093). Sehingga H_0 yang berbunyi “tidak terdapat pengaruh finger painting terhadap kemampuan motorik halus anak usia dini di Kelompok B2 TK Ganesha Denpasar Selatan Tahun Ajaran 2017/2018”ditolak dan H_a diterima. Dengan demikian, disimpulkan bahwa, finger painting berpengaruh terhadap kemampuan motorik halus anak kelompok B2 TK Ganesha Denpasar Selatan Tahun Ajaran 2017/2018Kata Kunci : finger painting, kemampuan motorik halus, anak usia dini This study aimed to find out the significant effect of finger painting towards young learners’ fine motoric skills at B2 group of Ganesha Kindergarten Denpasar Selatan in academic year 2017/2018. This study was classified into Pre-Experimental Design and one-grup pretest-posttest design experiment was used in this study.The sample of this study was students of B2 group which consisted of 20 students including 12 males and 8 females. The study used nontest in from of observation as the method of data collection. The data was analyzed by using t-test. The result shows that the average of posttest is higher than the average of posttest is higher than the average of pretest (85,40>53,80). In the end of the study, the dataof t-test showed that the tcount=16.89 >ttable=2.093 at the 5% significant level with dk = 19 the result ttable=2.093. This show that the tcount>ttable(16,89>2,093). Therefore, H_0 which sounds “there is no significant affect of finger painting towards young learners fine motoric skills at the B2 group of Ganesha Kindergarten Denpasar Selatan in Academic Year 2017/2018” was rejected and H_a was acceptance.Finally, it can be concluded that finger painting affects the students’ fine motoric skills at B2 group of Ganesha Kindergarten Denpasar Selatan in academic year 2017/2018.keyword : finger painting,fine motoric skills, young learners
PENGARUH PERMAINAN KONSTRUKTIF TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL ANAK PADA KELOMPOK B GUGUS VI KECAMATAN BULELENG ., Mutiara Hadi Pratiwi; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., Mutiara Magta, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 6, No 3 (2018): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v6i1.15199

Abstract

Perkembangan sosial anak sangat penting untuk dikembangkan dalam melakukan hubungan sosial di lingkungan sekitarnya, tetapi pada kenyataannya perkembangan sosial anak masih rendah dengan rata-rata 42,50%. Hal ini disebabkan minimnya penggunaan permainan konstruktif yang belum efektif, sehingga kualitas proses pembelajaran kurang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan konstruktif terhadap perkembangan sosial anak. Jenis penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen, dengan desain penelitian Non equivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak kelompok B pada gugus VI Kecamatan Buleleng yang berjumlah 387 anak. Pengambilan sampel dengan teknik random sampling dan yang terpilih sekolah TK Negeri Pembina sebagai kelompok eksperimen serta TK Aisyiyah sebagai kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok eksperimen memperoleh rata-rata sebesar 32.23 sedangkan pada kelompok kontrol memperoleh sebesar 24.75. Data perkembangan sosial anak kelompok eksperimen dan kelompok kontrol berdistribusikan normal dan homogen. Kemudian data dianalisis menggunakan uji-t, maka diperoleh hasil t_hitungdari kelompok eksperimen dan kelompok kontrol memperoleh hasil sebesar 12,26 dengan taraf signifikan 5% dan derajat kebebasan dk =57 adalah 2.002, sehingga t_hitung lebih besar dari t_tabel maka H_0 ditolak dan H_1 diterima yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara kelompok yang mendapatkan perlakuan permainan konstruktif dengan kelompok yang tidak mendapatkan perlakuan.Kata Kunci : perkembangan sosial, permainan konstruktif. Social development of children is very important to be developed in social relationships in the surrounding environment. But in fact, the social development of children is still low with an average of as 42,50%. This is due to the lack of use of contructive games that have not been effective.so, the quality of learning process is less than optimal. This study aims to determine the effect of constructive game on social development of children. This type of study is a quasi experimental research, with research design Non equivalent Control Group Design. The population in this study were all children of group B in cluster VI Buleleng sub-district which amounting to 387 children. Sampling by technique cluster sampling, and selected one is Negeri Pembina kindergarten school as experimental group and Aisyiyah kindergarten as a control group. The results showed that in the experimental group earn on average 32,23 while in the control group earn on average 24,75. The children's social development data of the experimental group and the control group are normal and homogeneous distributed. Then the data were analyzed using t-test, the result obtained t_hitung of the experimental group and the control group obtained the result of 12.26 with a significant level of 5% degree of freedom = 57 t_tabel of 2.002, so t_hitung bigger than t_tabel then H_0 rejected and H_1 accepted which means there is a significant influence between groups receiving constructive game treatment with non-treated groups.keyword : social development, constructive game.
Pengaruh Media Flashcard Bilingual Terhadap Kemampuan Kosakata Bahasa Inggris Permulaan Anak Kelompok B TK Gugus Mawa Kecamatan Denpasar Selatan Tahun Pelajaran 2017/2018 ., Ida Ayu Nyoman Lilis Trisnanti; ., Luh Ayu Tirtayani, S.Psi.,M.Psi.; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 6, No 3 (2018): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v6i1.15200

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media Flashcard Bilingual terhadap kemampuan kosakata Bahasa Inggris permulaan anak kelompok B di TK Gugus Mawa Kecamatan Denpasar Selatan Tahun Pelajaran 2017/2018. Penelitian yang dilaksanakan ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen). Desain eksperimen yang digunakan yaitu “nonequivalent control group design”. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak kelompok B di TK Gugus Mawa Kecamatan Denpasar Selatan terdapat enak TK yang keseluruhannya berjumlah 429 anak. pengambilan sampel dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah anak kelompok B2 TK PP Kumara Loka berjumlah 24 anak sebagai kelompok eksperimen yang dibelajarkan dengan media flashcard bilingual terhadap kemampuan kosakata Bahasa Inggris permulaan dan anak kelompok B2 TK Laksana Kumara berjumlah 24 anak sebagai kelompok kontrol yang dibelajarkan dengan tidak menggunakan media flashcard bilingual terhadap kemampuan kosakata Bahasa Inggris permulaan. Data hasil kemampuan kosakata Bahasa Inggris permulaan dikumpulkan dengan teknik observasi yang dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan uji-t. Berdasarkan hasil analisis dapat diperoleh thitung = 3,39 pada taraf signifikansi 5% dengan dk = 46, sedangkan nilai ttabel = 2,021, sehingga thitung = 3,39 > ttabel = 2,021. Berdasarkan kriteria pengujian maka H0 ditolak dan Ha diterima. Adapun nilai rata-rata kemampuan kosakata Bahasa Inggris permulaan anak yang dibelajarkan dengan media flashcard bilingual adalah 81,38, sedangkan pada kelompok yang dibelajarkan dengan tidak menggunakan media media flashcard bilingual adalah 72,50. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh media flashcard bilingual terhadap kemampuan kosakata Bahasa Inggris permulaan pada anak kelompok B di TK Gugus Mawa Kecamatan Denpasar Selatan Tahun Pelajaran 2017/2018. Kata Kunci : Flashcard Bilingual, Kosakata Bahasa, Bahasa Inggris Permulaan The purpose of this research is to know the influence of Flashcard Bilingual media on English Vocabulary skill at the beginning of group B children in TK Gugus Mawa, South Denpasar Sub District, Lesson Year 2017/2018. This research is a quasi experimental research (quasi experiment). The experimental design is "nonequivalent control group design". The population in this study is all the children of group B in TK Gugus Mawa, South Denpasar District, which provides a kindergarten for 429 children a day. sampling by random sampling technique. The sample in this research is children of Kindergarten group B2 Kumara Loka Agung 24 children as experimental group which is taught by flash banner media to the ability of English vocabulary and group of children B2 TK Laksana Kumaraasi 24 children as control group that is learned by not using media bilingual flashcards against early English vocabulary skills. Early English vocabulary data was collected using the techniques used by using statistical and inferential statistical analysis with t-test. From the results can be obtained tcount = 3.39 at 5% significance level with dk = 46, while the value of ttable = 2.021, Thitung = 3.39> ttable = 2.021. Based on the concept of payment then H0 rejected and Ha accepted. The average value of English vocabulary skills of the early children who were taught with bilingual flashcard media was 81.38, whereas in the group taught by not using bilingual flashcard media media it was 72.50. Thus it can be concluded that there is media contained bilingual flashcard against the ability of English vocabulary in children group B in kindergarten Gugus Mawa District South Denpasar Lesson 2017/2018.keyword : Bilingual Flashcard, Language Vocabulary, English Beginning
Pengaruh Metode Proyek Terhadap Kemampuan Sosial Pada Anak Kelompok B Di TK Gugus III Kecamatan Tampaksiring Tahun Ajaran 2017/2018 ., Ni Putu Suarningsih Eka Putri; ., Luh Ayu Tirtayani, S.Psi.,M.Psi.; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 6, No 3 (2018): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v6i1.15188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode proyek terhadap kemampuan sosial anak. Kemampuan sosial adalah anak belajar berinterkasi dengan orang lain. Sedangkan metode proyek merupakan merupakan salah satu metode pembelajaran yang bisa membangkitkan keaktifan peserta didik, anak dapat memecahkan masalah yang diberikan oleh gurunya. Jenis penelitian yang digunakan yaitu eksperimen semu dengan nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak kelompok B1 semester genap di Gugus III Kecamatan Tampaksiring berjumlah 109 orang. Sampel penelitian yaitu 31 anak kelompok B1 TK Soma Negara sebagai kelompok eksperimen dan 29 anak kelompok B1 TK Ratna Kumara sebagai kelompok kontrol. Data kemampuan sosial anak dikumpulkan dengan instrumen non tes melalui observasi , ceklis. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung = 5,22. Pada taraf signifikansi 5% dengan dk 58 diperoleh ttabel = 2,00. Hal ini berarti bahwa thitung>ttabel, se¬hingga dapat diinterprestasikan bahwa terdapat perbedaan kemampuan sosial yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok control yang mengikuti pembelajaran menggunakan metode proyek dan kelompok yang tidak dibelajarkan dengan metode proyek. Dilihat dari nilai rata-rata kemampuan sosial kelompok eksperimen adalah 76,67 lebih besar dari rata-rata kemampuan sosial kelompok kontrol yang hasil rata-ratanya sebesar 66,27. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan metode proyek berpengaruh terhadap kemampuan sosial siswa pada anak kelompok B di TK Gugus III Kecamatan Tampaksiring Tahun Ajaran 2017/2018.Kata Kunci : Metode Proyek, kemampuan sosial, anak usia dini This study aims to determine the effect of project methods on children's social skills. Social skills are children learning to interact with others. While the project method is one of the learning methods that can generate the learner's activity, the child can solve the problem given by the teacher. The type of research used is quasi experiment with nonequivalent control group design. The population in this study is all children of group B1 even semester in Group III Tampaksiring District amounted to 109 people. The samples were 31 children of B1 TK Soma Negara group as experiment group and 29 children of B1 TK Ratna Kumara group as control group. Child social ability data collected by non test instrument through observation, checklist. The collected data were analyzed using the t-test. Based on the data analysis, obtained t count = 5.22. At the level of significance of 5% with dk 58 obtained ttable = 2.00. This means that thitung> ttable, so it can be interpreted that there are significant differences in social capability between the experimental group and the control group following the lesson using project and group methods not taught by the project method. Judging from the average score of social ability of the experimental group is 76.67 is greater than the average social ability of the control group whose average result is 66.27. Thus it can be concluded that the learning using project method affect the social ability of students in children group B in kindergarten class III Tampaksiring District School Year 2017/2018.keyword : Project method, social skills, early childhood
PENGARUH PERMAINAN ULAR TANGGA "BUDI PEKERTI DAN KEBIASAAN BAIK" TERHADAP KARAKTER ANAK PADA TAMAN KANAK-KANAK ., TITIS IMANDA; ., Mutiara Magta, S.Pd., M.Pd.; ., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi., M.Psi., Psi
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 6, No 3 (2018): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v6i1.15187

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan karakter anak antara anak yang diberikan pembelajaran menggunakan permainan ular tangga “Budi Pekerti dan Kebiasaan Baik” dengan anak yang diberikan pembelajaran melalui metode ceramah. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi experiment dengan rancangan non equivalent control group design. Populasi penelitian adalah anak kelompok B di Taman Kanak-Kanak Gugus VI Singaraja Tahun Pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 387 orang. Sampel penelitian ini dipilih dengan teknik cluster random sampling. Data penelitian tentang karakter anak dikumpulkan dengan metode observasi. Data yang dikumpulkan adalah data mengenai karakter anak yang dianalisis menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan uji-t. bedasarkan hasil analisis di peroleh thitung= 2.742 pada taraf Sig 0,05 dengan dk 40 diperoleh nilai ttebel= 2.021. Berdasarkan kriteria pengujian, maka H0 ditolak, ini berarti hipotesis H1 diterima yang menyatakan terdapat perbedaan karakter anak antara anak yang diberikan pembelajaran menggunakan permainan ular tangga “Budi Pekerti dan Kebiasaan Baik” dan anak yang diberikan pembelajaran tanpa melalui permainan ular tangga “Budi Pekerti dan Kebiasaan Baik”. Jadi, dapat disimpulkan bahwa permainan ular tangga “Budi Pekerti dan Kebiasaan Baik” berpengaruh terhadap karakter anak kelompok B di Taman Kanak-Kanak Gugus VI Singaraja Tahun Pelajaran 2017/2018.Kata Kunci : karakter, permainan ular tangga, eksperimen The purpose of this research is to know the difference of children character between children who are given learning using "Character Education and Good Habit" Snake and Ladder Game with the children given by lecture method. This research type is quasi-experiment research with non-equivalent control group design. The population of this study is group B children in Kindergartens of Gugus VI Singaraja academic year 2017/2018 which is 387 students. The sample of this research is selected using cluster random sampling technique. The research data about the character of the children is collected by observation method. The data collected was the data on the character of the children analyzed using descriptive statistical analysis method and inferential statistic with t-test. Based on the analysis results obtained tcount = 2.742 at the level of Sig 0.05 with dk 40 obtained value ttable = 2.021. Based on the test criteria, H0 is rejected, this means the Ha hypothesis is accepted which states there are differences between the children character between the children who were given the lesson using the "Character Education and Good Habit" Snake and Ladder Game and children who are given learning through without the "Character Education and Good Habit" Snake and Ladder Game. Thus, it can be concluded that "Character Education dan Good Habit" Snake and Ladder game influences the character of group B's children in Kindergartens in Gugus VI Singaraja of academic year 2017/2018.keyword : character, snake and ladder game, experiment
PENGARUH METODE BERCERITA TERHADAP KEMAMPUAN MENYIMAK PADA ANAK KELOMPOK B DI PAUD GUGUS ANGGREK KECAMATAN KUTA UTARA TAHUN PELAJARAN 2017/2018 ., Luh Putu Ria Kurniawati; ., Luh Ayu Tirtayani, S.Psi.,M.Psi.; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 6, No 3 (2018): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v6i1.15185

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode bercerita terhadap kemampuan menyimak pada anak kelompok B di PAUD Gugus Anggrek Kecamatan Kuta Utara Tahun Pelajaran 2017/2018. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment) menggunakan rancangan nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini seluruh anak kelompok B di PAUD Gugus Anggrek Kecamatan Kuta Utara yang berjumlah 552 orang. Sampel ditentukan secara random. Sampel dalam penelitian ini adalah anak kelompok B2 TK Pradnyandari III Kecamatan Kuta Utara berjumlah 26 anak sebagai kelompok eksperimen dan anak kelompok B4 TK Tiara Kasih Kecamatan Kuta Utara berjumlah 25 anak sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan metode non tes (observasi). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis uji-t. Hasil analisis diperoleh thitung = 4,52 sedangkan pada taraf signifikansi 5% dengan dk = 49 diperoleh nilai ttabel = 2,02 sehingga thitung = 4,52 > ttabel = 2,02. Maka diperoleh nilai thitung 4,52 > ttabel 2,02. Berdasarkan kriteria pengujian, maka H0 ditolak. Maka terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan menyimak antara kelompok anak yang dibelajarkan melalui metode bercerita dengan kelompok anak yang tidak dibelajarkan melalui metode bercerita. Adapun nilai rata-rata kemampuan menyimak anak yang diperoleh antara kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (82,35 > 73,12). Maka dapat disimpulkan bahwa metode bercerita berpengaruh terhadap kemampuan menyimak anak kelompok B di PAUD Gugus Anggrek Kecamatan Kuta Utara Tahun Ajaran 2017/2018. Kata Kunci : anak usia dini, metode bercerita, kemampuan menyimak This study aims to determine the effect of the method of telling the ability to listen to children group B in PAUD Gugus Anggrek Kecamatan Kuta Utara Lesson Year 2017/2018. This research is a quasi experimental research using nonequivalent control group design. The population in this study all the children of group B in PAUD Anggrek District North Kuta, which amounted to 552 people. The sample is determined randomly. The sample in this research is the children of group B2 TK Pradnyandari III North Kuta District amounted to 26 children as experimental group and children group B4 TK Tiara Kasih Kecamatan Kuta Utara amounted to 25 children as control group. Data collection was done by non test method (observation). The data obtained were analyzed using t-test analysis. The results obtained t calculation = 4.52 while at the level of significance of 5% with dk = 49 obtained ttable value = 2.02 so thitung = 4.52> ttabel = 2.02. Then obtained value t count> ttabel. Based on the test criteria, then H0 is rejected. Then there is a significant difference in listening ability between groups of children who are taught through the method of telling stories with groups of children who are not learned through the method of telling. The mean value of children's listening ability obtained between the experimental group was higher than the control group (82.35> 73.12). Then it can be concluded that the storytelling method influences the ability of listening to the group B children in PAUD Anggrek Orchid North Kuta District Academic Year 2017/2018.keyword : early childhood, story telling method, listening ability
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) TERHADAP KEMAMPUAN PENGUKURAN ANAK TAMAN KANAK-KANAK ., NI NENGAH DARMAYANTI; ., Dr. Putu Aditya Antara, S.Pd., M.Pd.; ., Mutiara Magta, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 6, No 3 (2018): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v6i1.15183

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kemampuan pengukuran, antara anak yang diberikan pembelajaran menggunakan model pembelajaran contextual teaching and learning (CTL) dengan anak yang diberikan pembelajaran menggunakan model pembelajaran ekspositori pada anak kelompok B TK Gugus I Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli Tahun Pelajaran 2017/2018. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain non equivalen control group design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh anak kelompok B TK Gugus I Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli yang berjumlah 195 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu dengan teknik cluster sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah anak kelompok B TK Harapan Bunda yang berjumlah 16 anak sebagai kelompok eksperimen serta anak kelompok B1 TK Citra Widya yang berjumlah 17 anak sebagai kelompok kontrol. Data hasil pengukuran anak dikumpulkan dengan teknik observasi menggunakan lembar observasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial dengan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh hasil uji-t yaitu thitung = 6,908 dan ttabel dengan taraf signifikan 5% pada derajat kebebasan (db) 31 = 2,042. Hasil uji-t menunjukkan bahwa thitung>ttabel, maka H0 ditolak dan HA diterima. Dengan demikian dapat diketahui bahwa, terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan pengukuran antara anak yang diberikan pembelajaran dengan model pembelajaran contextual teaching and learning dengan anak yang diberikan model pembelajaran ekspositori.Kata Kunci : contextual teaching and learning, kemampuan pengukuran The aim of this study is to know the significant difference of measurement capability, between children who are given learning using contextual teaching and learning (CTL) model with children who are given learning using expository learning model in children group B of TK Gugus I Kecamatan Susut, District of Bangli Academic Year 2017 / 2018. This research type is quasi-experiment research with non-equivalent control group design. The population of this research is all the children of group TK Group I Susut District, Bangli regency. The total amount of population of this research is 195 people. The sampling technique is using cluster sampling technique. The sample in this research is the children of group B TK Harapan Bunda which consists of 16 children as experiment group and children of group B1 TK Citra Widya which consists of 17 children as control group. The data of children's measurement is collected by observation technique using observation sheet. The data obtained is analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis with T-test. Based on the result of data analysis, the result of t-test is thitung 6,908 and ttabel with significant level 5% at degrees of freedom (db) 31 = 2,042. The result of t-test shows that thitung> ttabel, then H0 is rejected and HA is accepted. Thus, it can be seen that, there is a significant difference in the ability of measurement between children who are given learning with contextual teaching and learning model with children who are given expository learning model.keyword : contextual teaching and learning, measurement capability
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL BENTUK GEOMETRI KELOMPOK B ., Ayu Putu Puspa Ariyani; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., Dr. Putu Aditya Antara, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 6, No 3 (2018): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v6i1.15198

Abstract

Pada kenyataannya perkembangan kognitif anak dalam mengenal bentuk geometri gugus VII Singaraja masih sangat rendah, dilihat dari rata-rata 51,50%. Hal ini disebabkan kurangnya penggunaan model pembelajaran inkuiri terbimbing yang belum efektif, sehingga kualitas proses pembelajaran kurang optimal terutama dalam kemampuan mengenal bentuk geometri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap kemampuan mengenal bentuk geometri. Penelitian ini tergolong quasi experiment dengan rancangan non equivalent control group desigs”. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelompok B di Taman Kanak-kanak Gugus VII Singaraja pada tahun 2017/2018 yang berjumlah 286 orang. Sampel penelitian ini adalah TK Diponegoro Singaraja dengan jumlah 21 orang sebagai kelompok eksperimen dan TK Weda Purana Singaraja dengan jumlah 15 orang sebagai kelompok kontrol. Data penelitian ini dikumpulkan dengan metode observasi dan dokumentasi. Dari hasil uji normalitas dan homogenitas varians, diketahui bahwa sampel berdistribusi normal dan varian populasi homogen maka untuk menguji hipotesis digunakan uji-t dengan taraf signifikan 5%. Hasil perhitungan uji-t diperoleh thitung = 3.140 dan ttabel =2.032 pada taraf signifikan 5% dengan dk= 34, dengan membandingkan hasil thitung dengan ttabel dapat disimpulkan bahwa thitung > ttabel, maka H0 ditolak H1 diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap kemampuan mengenal bentuk geometri kelompok B di Taman Kanak-kanak Gugus VII Singaraja tahun ajaran 2017/2018. Kata Kunci : anak usia dini, mengenal bentuk geometri, inkuiri terbimbing. In fact, the cognitive development of children in recognizing geometric shapes in the Singaraja Gugus VII is still very low, seen from an average of 51.50%. This is due to the lack of use of guided inquiry learning model that has not been effective, so the quality of learning process is not optimal, especially in the ability to recognize geometry shapes. This study aims to determine the effect of guided inquiry learning model on the ability to recognize geometric shapes. This research is classified as quasi-experiment with non-equivalent control group design ". The population in this study is the entire group B in Kindergartens of Gugus VII Singaraja in 2017/2018 which is 286 people. The sample of this research is Diponegoro Singaraja Kindergarten with 21 people as experimental group and Vedana Tana Singaraja with 15 people as control group. The data of this research is collected using observation and documentation method. From normality test result and homogeneity of variance, it is known that samples are normally distributed and homogenous population variant, hence, to test hypothesis used t-test with 5% significant level. The result of t-test is obtained tct = 3.140 and ttable = 2.032 at 5% significant level with dk = 34, by comparing tcount result with ttable it can be concluded that tct> ttable, then H0 rejected and H1 accepted, so it can be concluded that there is significant effect to the inquiry learning model is guided towards the ability to recognize the geometry of group B in kindergartens of Gugus VII Singaraja of academic year 2017/2018.keyword : early childhood, crecognizing geometry, guided inquiry.

Page 1 of 1 | Total Record : 8


Filter by Year

2018 2018


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): August - INPRESS Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): December Vol. 12 No. 2 (2024): August Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): Desember Vol. 11 No. 2 (2023): Agustus Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): Desember Vol. 10 No. 2 (2022): Agustus Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): Desember Vol 9, No 3 (2021): Desember Vol 9, No 2 (2021): Agustus Vol. 9 No. 2 (2021): Agustus Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Desember Vol 8, No 3 (2020): Desember Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Agustus Vol. 8 No. 2 (2020): Agustus Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): Desember Vol 7, No 3 (2019): Desember Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): Agustus Vol 7, No 2 (2019): Agustus Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018): Desember Vol 6, No 3 (2018): Desember Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Agustus Vol. 6 No. 2 (2018): Agustus Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 3 (2017): Desember Vol. 5 No. 3 (2017): Desember Vol. 5 No. 2 (2017): Agustus Vol 5, No 2 (2017): Agustus Vol 5, No 2 (2017): Vol 5, No 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Desember Vol 4, No 3 (2016): Vol. 4 No. 3 (2016): Desember Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus Vol 4, No 2 (2016): Agutus Vol 4, No 2 (2016): Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol 3, No 1 (2015): Juli Vol 3, No 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015): Juli Vol 2, No 1 (2014): Juli Vol. 2 No. 1 (2014): Juli Vol 2, No 1 (2014): Vol 1, No 1 (2013): EDISI PERDANA Vol 1, No 1 (2013): Juli Vol. 1 No. 1 (2013): Juli More Issue