cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
info.ejournal@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha
ISSN : 26139669     EISSN : 26139650     DOI : 10.23887/paud
Core Subject : Humanities, Art,
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha is an open access peer-reviewed scientific journal published by Jurusan Pendidikan Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Ganesha. The journal publishes different kinds of scientific articles based on the field research and program in the area of early childhood education. We received only articles relating to early childhood education fields, and can be written using quantitative or qualitative approaches. Articles can be made in a variety of research designs, such as action research, experiments, and case studies. This journal was published since 2012, and from 2016 we published articles three times a year (April, August, and December).
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 2 (2018): Agustus" : 12 Documents clear
PENGARUH ACTIVE LISTENING MELALUI STORY TELLING TERHADAP KEMAMPUAN MENYIMAK ANAK KELOMPOK A ., Ni Putu Dewi Trisnawati; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni, M.S., Kons.; ., Mutiara Magta, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 6 No. 2 (2018): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v6i2.15281

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh signifikan yang menggunakan active listening melalui story telling dengan anak yang menggunakan model pembelajaran langsung direct instruction terhadap kemampuan menyimak anak kelompok A di Taman Kanak-kanak Gugus II Kecamatan Buleleng Tahun Ajaran 2017/2018. Jenis peneltian ini adalah penelitian eksperimen semu, populasi penelitian ini adalah seluruh kelompok A di gugus II Kecamatan Buleleng Tahun 2017/2018 yang berjumlah 248 anak. Sampel penelitian ini yaitu TK Shaiwa Dharma yang berjumlah 20 anak dan TK Kemala Bhayangkari yang berjumlah 20 anak. Data kemampuan menyimak dikumpulkan dengan menggunakan metode non tes yaitu dengan observasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampua menyimak antara siswa yang menggunakan model pembelajaran actice listening dengan siswa yang tidak menggunakan model pembelajaran active listening dengan thit = 32,409 > ttab 2,042 ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan. Berdasarkan hasil analsis data model pembelajaran active listening melalui story telling berpengaruh terhadap kemampuan menyimak. Hal ini dapat dilihat dari skor rata-rata siswa yang menggunakan model pembelajaran active listening yaitu 27,85 dan skor rata-rata siswa yang menggunakan model pembelajaran direct instruction yaitu 16,15. Perbaikan dilakukan dalam proses pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran active listening untuk meningkatkan kemampuan menyimak anak dalam mengatasi kendala-kendala dalam proses pembelajaran di kelas. Kata Kunci : bercerita, active listening, kemampuan menyimak This study aims to determine the significant influence using story telling method with children using direct instruction model to the ability of listening to group A children in Kugas II Buleleng District School of the School Year 2017/2018. This type of research is a quasi-experimental study, the population of this study is the entire group A in cluster II Buleleng District Year 2017/2018 which amounted to 248 children. The sample of this research is TK Shaiwa Dharma which amounted to 20 children and Kemala Bhayangkari Kindergarten which amounted to 20 children. The listening ability data was collected by using non test method with observation. The data obtained were analyzed using descriptive and inferential statistical analysis technique, t-test. The result of research shows that there is difference of listening ability between students using actice listening learning model with students who do not use active listening learning model with thit = 32,409 > ttab 2,042 this means there is significant difference. Based on the results of analysis data model of active listening learning through story telling influence on the ability to listen. This can be seen from the average score of students using active listening learning model that is 27.85 and the average score of students using direct instruction model that is 16.15. Improvement is done in the learning process by using active listening learning model to improve the ability to listen to children in overcoming obstacles in the process of learning in class.keyword : story telling, listening ability, active listening
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PADA ANAK KELOMPOK B DI TAMAN KANAK-KANAK ., Erma Widiastuti; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.; ., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi., M.Psi., Psi
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 6 No. 2 (2018): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v6i2.15314

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan saintifik terhadap kemampuan pemecahan masalah pada anak. Penelitian ini menggunakan desain quasi experimen dengan rancangan non equivalent post tes only control group design. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh kelompok B di Gugus VI Kecamatan Buleleng yang berjumlah 387 anak. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah RA RA Ath-Thooriq Singaraja dengan jumlah siswa sebanyak 20 anak sebagai kelompok eksperimen dan TK Aisiyah Bustanul Athfal Singaraja dengan jumlah siswa sebanyak 20 anak sebagai kelompok kontrol. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi dan dokumentasi. Dari hasil uji normalitas dan homogenitas varians, diketahui bahwa sampel berdistribusi normal, dan varian populasi bersifat homogen maka untuk menguji hipotesis digunakan uji-t dengan taraf signifikansi 5%. Hasil perhitungan uji-t menemukan bahwa hasil thitung =2,140 dan ttabel =2,024 pada taraf signifikasn 5% dengan dk=38, dengan demikian hasil thitung dengan ttabel dapat disimpulkan bahwa thitung>ttabel, maka H0 ditolak dan Ha diterima, dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pendekatan saintifik terhadap kemampuan pemecahan masalah pada kelompok B di Taman Kanak-Kanak Gugus VI Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2017/2018. Kata Kunci : kemampuan pemecahan masalah, pendekatan saintifik, anak usia dini This study aimed to examined the influences of scientific approach for early childhood problem-solving skills. This research uses quasi experiment design with non equivalent control group design. The population used in this study is the whole group B in Gugus VI Singaraja kindergarten amounted in 387 early childhood. The sample used in this research is RA RA Ath-Thooriq Singaraja with 20 students as experiment group and TK Aisiyah Bustanul Athfal Singaraja with 20 students as control group. Data was collected by using observation and documentation. From normality test result and homogeneity of variance, it is known that sample is normal distribution, and variant of population is homogeneous hence to test hypothesis used t-test with 5% significance level. Result of t-test calculation found that the result of tcount = 2,394 and ttable = 2.024 at 5% significance level with dk = 38, thus tcount with ttable can be concluded that thitung> ttable, then H0 rejected and Ha accepted, from result of this research can it is concluded that there is a significant influence of scientific approach to problem solving skills in group B in Kindergarten.keyword : problem solving skills, scientific approach, early childhood
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING TERHADAP PERILAKU PROSOSIAL ANAK KELOMPOK B DI GUGUS II ., Ida Ayu Putu Cikita Kristianti; ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi; ., Dr. Putu Aditya Antara, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 6 No. 2 (2018): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v6i2.15315

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Snowball Throwing terhadap perilaku prososial Anak Kelompok B di Gugus II Kecamatan Buleleng Tahun Ajaran 2017/2018. Jenis peneltian ini adalah penelitian eksperimen semu,dengan rancangan Non-equivalent posttest only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh anak kelompok B Taman Kanak-kanak di gugus II Kecamatan Buleleng Tahun 2017/2018 yang berjumlah 313 anak. Sampel penelitian ini dipilih secara acak 2 kelompok dari 6 kelompok siswa dan mendapatkan anak kelompok B taman kanak-kanak Saiwa dharma sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 20 anak dan kelompok B taman kanak-kanak Kemala bayangkari yang berjumlah 16 anak sebagai kelompok kontrol. Data perilaku prososial dikumpulkan dengan menggunakan metode non tes yaitu dengan observasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran snowball throwing terhadap perilaku prososial (t= 36,832, p= 0,000). Kata Kunci : Kata-kata kunci: Model Pembelajaran Snowball Throwing, Anak Usia Dini, Perilaku Prososial This study aimed at determining the effect of snowball throwing learning model to the prosocial behavior of group B children in gugus II Buleleng district, in Academic Year 2017/2018. This type of study is a quasi-experimental research, the population of this study is 313 group B children in gugus II Buleleng district, in the Year 2017/2018. The sample of this research was 20 childrenin TK Shaiwa Dharma and 16 children in Kemala Bhayangkari Kindergarten. The data of prosocial behavior was collected by using non test method with observation. The data obtained were analyzed by using descriptive and inferential statistical analysis technique, t-test. The results showed that there was influence of prosocial behavior between students using snowball throwing learning model with students who did not use snowball throwing learning model with (t= 36,832, p= 0,000). keyword : Keywords: Snowball throwing learning model, early childhood, prosocial behavior
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER TERHADAP KEMAMPUAN ANAK DALAM MENGENAL LAMBANG BILANGAN ., Amalia Rizki; ., Mutiara Magta, S.Pd., M.Pd.; ., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi., M.Psi., Psi
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 6 No. 2 (2018): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v6i2.15316

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran tipe numbered head together terhadap kemampuan anak dalam mengenal lambang bilangan. penelitian ini merupakan penelitian quasi eskperimen dengan Nonequivalent Control Group Desain. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak kelompok A Gugus VI Kecamatan Buleleng yang berjumlah 224 anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok yang diberikan perlakuan dengan model pembelajaran tipe numbered head together pada kelas eksperimen sebesar 22,83 dan kelompok kontrol sebesar 17,96. Data kemampuan anak dalam mengenal lambang bilangan kelompok eksperimen dan kontrol berdistribusi normal dan homogen. Data dianalisis menggunakan uji-t, maka diperoleh hasil yaitu 7,446 dengan taraf signifikan 5% diperoleh sebesar 7,815, sehingga > maka, ditolak dan diterima. Berdasarkan hasil uji-t disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan kemampuan mengenal lambang bilangan yang diberikan treatment berupa model pembelajaran tipe numbered head togetherdan kelompok anak dengan perlakuan berupa metode ceramah. Kata Kunci : anak usia dini, model pebelajaran tipe numbered head together, lambang bilangan. This study aims to determine the effect of learning model type numbered head together on the ability of children in recognizing the symbol of numbers. this research is a quasi experiment experiment with Nonequivalent Control Group Design. The population in this study is all children of group A Gugus VI Buleleng sub-district, amounting to 224 children. The results showed that the group treated with the type of learning model numbered head together in the experimental class of 22.83 and the control group of 17.96. The data of the child's ability to recognize the number of experimental and control groups is normal and homogeneous distributed. The data were analyzed using t-test, then the result t_hitung is 7,446 with significant level 5% obtained t_table equal to 7,815, so t_hitung> t_table then, H_0 rejected and H_1 accepted. Based on the result of t-test it is concluded that there is a significant influence of the ability to recognize the symbol of number given treatment in the form of learning model numbered head together and group of children with the treatment of lecture method.keyword : early childhood, model pebelajaran type numbered head together, symbol number.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK TERHADAP KEMAMPUAN KOMPRASI ANAK PADA KELOMPOK B DI TAMAN KANAK-KANAK GUGUS VI KECAMATAN BULELENG TAHUN AJARAN 2017/2018 ., I Made Setiana; ., Dr. Putu Aditya Antara, S.Pd., M.Pd.; ., Mutiara Magta, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 6 No. 2 (2018): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v6i2.15317

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis proyek terhadap kemampuan komprasi anak pada kelompok B di Taman Kanak-kanak Gugus VI Kecamatan Buleleng Tahun Ajaran 2017/2018. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen semu (quasi experiment) menggunakan rancangan penelitian post-test control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelompok B TK di Kecamatan Buleleng yang berjumlah 217. Sampel ditentukan dengan teknik cluster random sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 anak. Data hasil kemampuan komparasi anak dikumpulkan dengan teknik observasi yang dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan uji-t. Berdasarkan hasil analisis diperoleh thitung = 2,317 sedangkan pada taraf signifikansi 5% dengan dk=30 diperoleh nilai ttabel = 1,891 sehingga thitung = 2,317 > ttabel = 1,891. Berdasarkan kriteria pengujian, maka H0 ditolak, ini berarti hipotesis H1 diterima yang menyatakan terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan komparasi anak antara kelompok anak yang dibelajarkan dengan model pembelajaran berbasis proyek dan kelompok anak yang tidak dibelajarkan dengan model pembelajaran berbasis proyek anak kelompok B di Gugus VI Kecamatan Buleleng. Adapun nilai rata-rata kemampuan komparasi anak pada kelompok yang dibelajarakan dengan model pembelajaran berbasis proyek adalah 28, sedangkan nilai rata-rata pada kelompok yang dibelajarkan dengan metode konvensional adalah 26. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan komparasi anak antara kelompok anak yang dibelajarkan dengan model pembelajaran berbasis proyek dan kelompok anak yang tidak dibelajarkan dengan model pembelajaran berbasis proyek anak kelompok B di Gugus VI Kecamatan Buleleng.Kata Kunci : anak, kemampuan komparasi, model pembelajaran berbasis proyek This study aims to determine the contribution of leadership, work motivation, work climate and job satisfaction to the commitment of laboratory employees in Undiksha. This research is an "ex-post facto" research with a large sample of 47 people. Data were collected with questionnaires and documents. Data analysis was performed by simple regression, multiple regression, and partial correlation. The results showed that: 1) there was a significant contribution between leadership to the commitment of laboratory employees in Undiksha with a correlation coefficient of 0.748 and effective contribution of 24.37%. 2) there is a significant contribution between the motivation of work towards the commitment of laboratory workers in Undiksha. with a correlation coefficient of 0.604 and effective contribution of 13.91%. 3) there is a significant contribution between the working climate to the commitment of laboratory workers in Undiksha with a correlation coefficient of 0.692 and effective contribution of 20.59%. 4) there is a significant contribution between job satisfaction to the commitment of Laboratory employees in Undiksha with correlation coefficient of 0.664 and effective contribution of 20.44%. 5) jointly, there is a significant contribution between leadership, work motivation, work climate, and job satisfaction on the commitment of laboratory employees in Undiksha with a coefficient of double correlation of 0.891 and its contribution of 79.3% to the commitment of laboratory employees in Undiksha.keyword : leadership, work motivation, work climate, job satisfaction, employee commitment
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN MAKE A MATCH TERHADAP KEMAMPUAN BEKERJASAMA KELOMPOK A DI TAMAN KANAK-KANAK GUGUS VI KECAMATAN BULELENG TAHUN AJARAN 2017/2018 ., Ni Luh Putu Suciani; ., Dr. Putu Aditya Antara, S.Pd., M.Pd.; ., Mutiara Magta, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 6 No. 2 (2018): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v6i2.15318

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran make a match terhadap kemampuan bekerjasama kelompok A di Taman Kanak-kanak Gugus VI Kecamatan Buleleng Tahun Ajaran 2017/2018. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen semu (quasi experiment) menggunakan rancangan penelitian post-test control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelompok A TK di Kecamatan Buleleng yang berjumlah 217. Sampel ditentukan dengan teknik cluster random sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 anak. Data hasil kemampuan kerjasama dikumpulkan dengan teknik observasi yang dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan uji-t. Berdasarkan hasil analisis diperoleh thitung = 2,317 sedangkan pada taraf signifikansi 5% dengan dk=30 diperoleh nilai ttabel = 1,891 sehingga thitung = 2,317 > ttabel = 1,891. Berdasarkan kriteria pengujian, maka H0 ditolak, ini berarti hipotesis H1 diterima yang menyatakan terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan kerjasama anak antara kelompok anak yang dibelajarkan dengan metode pembelajaran make a match dan kelompok anak yang tidak dibelajarkan dengan metode konvensional anak Kelompok A di Taman Kanak-Kanak Gugus VI Kecamatan Buleleng Tahun Ajaran 2017/2018. Adapun nilai rata-rata kemampuan kerjasama pada kelompok yang dibelajarakan dengan metode pembelajaran make a match adalah 28, sedangkan nilai rata-rata pada kelompok yang dibelajarkan dengan metode konvensional adalah 26. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan kerjasama anak antara kelompok anak yang dibelajarkan dengan metode pembelajaran make a match dan kelompok anak yang tidak dibelajarkan dengan metode konvensional pada anak Kelompok A di Taman Kanak-Kanak Gugus VI Kecamatan Buleleng Tahun Ajaran 2017/2018.Kata Kunci : anak, kemampuan kerjasama,metode make a match This study aims to determine the contribution of leadership, work motivation, work climate and job satisfaction to the commitment of laboratory employees in Undiksha. This research is an "ex-post facto" research with a large sample of 47 people. Data were collected with questionnaires and documents. Data analysis was performed by simple regression, multiple regression, and partial correlation. The results showed that: 1) there was a significant contribution between leadership to the commitment of laboratory employees in Undiksha with a correlation coefficient of 0.748 and effective contribution of 24.37%. 2) there is a significant contribution between the motivation of work towards the commitment of laboratory workers in Undiksha. with a correlation coefficient of 0.604 and effective contribution of 13.91%. 3) there is a significant contribution between the working climate to the commitment of laboratory workers in Undiksha with a correlation coefficient of 0.692 and effective contribution of 20.59%. 4) there is a significant contribution between job satisfaction to the commitment of Laboratory employees in Undiksha with correlation coefficient of 0.664 and effective contribution of 20.44%. 5) jointly, there is a significant contribution between leadership, work motivation, work climate, and job satisfaction on the commitment of laboratory employees in Undiksha with a coefficient of double correlation of 0.891 and its contribution of 79.3% to the commitment of laboratory employees in Undiksha. keyword : leadership, work motivation, work climate, job satisfaction, employee commitment
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK KELOMPOK A GUGUS VI ., Fitrotul Maulidah; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., Mutiara Magta, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 6 No. 2 (2018): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v6i2.15319

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis proyek terhadap kemampuan motorik halus. Penelitian ini menggunakan desain quasi experimen dengan rancangan non equivalent post tes only control group design. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh kelompok A di gugus VI Kecamatan Buleleng yeng berjumlah 224 orang. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah TK Aisiyah Bustanul Athfal Singaraja dengan jumlah siswa sebanyak 48 orang sebagai kelompok eksperimen dan RA Ath-Thooriq Singaraja dengan jumlah anak 49 orang sebagai kelompok kontrol. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi. Dari hasil uji normalitas dan homogenitas varians, diketahui bahwa sampel berdistribusi normal, dan varian populasi bersifat homogen maka untuk menguji hipotesis digunakan uji-t dengan taraf signifikansi 5%. Hasil perhitungan uji-t menemukan bahwa hasil thitung =12,96 dan ttabel =2,021 pada taraf signifikasn 5% dengan dk=34, dengan demikian hasil thitung dengan ttabel dapat disimpulkan bahwa thitung>ttabel, maka H0 ditolak dan H1 diterima, sehingga hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran berbasis proyek terhadap kemampuan motorik halus pada kelompok A di Taman Kanak-Kanak Gugus VI Kecamatan Buleleng. Kata Kunci : anak usia dini, kemampuan motorik halus, model proyek This study aims to determine the effect of project-based learning model on fine motor skills. This research uses quasi experiment design with non equivalent design post test only control group design. The population used in this study is the entire group A in cluster VI District Buleleng yeng amounted to 224 people. The sample used in this research is Aisiyah Bustanul Athfal Singaraja kindergarten with 48 students as experiment group and RA Ath-Thooriq Singaraja with 49 children as control group. Data of this research were collected by using observation method. From normality test result and homogeneity of variance, it is known that sample is normal distribution, and variant of population is homogeneous hence to test hypothesis used t-test with 5% significance level. The result of t-test shows that the result of tct = 12,96 and ttable = 2.021 at 5% significance level with dk = 34, thus thitung result with ttable can be concluded that thitung> ttable, then H0 is rejected and H1 accepted, this indicates that there is a significant effect of project-based learning model on fine motor skills in group A in Kindergarten VI District Buleleng Park.keyword : early childhood, fine motor skills, project model
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN KOLABORATIF TERHADAP PERILAKU SOSIAL PADA ANAK KELOMPOK B di TAMAN KANAK-KANAK ., Ni Wayan Armadi; ., Drs. Ketut Pudjawan, M.Pd.; ., Dr. Putu Aditya Antara, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 6 No. 2 (2018): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v6i2.15320

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil perilaku sosial antara kelompok anak yang dibelajarkan dengan metode pembelajaran kolaboratif dengan kelompok anak yang dibelajarkan dengan metode kerja kelompok. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen semu yang menggunakan desain non-equivalent control group design. Sebanyak 21 orang anak kelompok B1 di Taman Kanak-Kanak Astha Yoga sebagai kelompok eksperimen dan 21 orang anak kelompok B2 Taman Kanak-Kanak Negeri Bangli sebagai kelompok kontrol. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi dan dokumentasi. Kemudian data yang terkumpul dianalisis dengan statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t. Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan hasil perilaku sosial antara kelompok anak yang dibelajarkan dengan metode kolaboratif dengan kelompok anak yang dibelajarkan dengan metode kerja kelompok pada kelompok B. Data yang diperoleh dianalisis melalui uji-t, hasil analisis diperoleh adalah thitung > ttabel = 20,890 > 2,042 dengan taraf signifikan 5% dan dk=40. Adapun nilai rata-rata perilaku sosial anak pada kelompok eksperimen yang dibelajarkan dengan metode pembelajaran kolaboratif adalah 40,19, sedangkan perilaku sosial anak pada kelompok kontrol yang dibelajarkan dengan metode kerja kelompok adalah sebesar 24,71. Hal ini berarti terdapat perbedaan perilaku sosal anak yang dibelajarkan dengan metode pembelajaran kolaboratif dengan anak yang dibelajarkan dengan metode kerja kelompok, jadi dapat disumpulkan bahwa metode pembelajaran kolaboratif berpengaruh terhadap perilaku sosial anak pada kelompok B di Taman Kanak-Kanak Gugus II Kecamatan Bangli Kabupaten Bangli Tahun Pelajaran 2017/2018.Kata Kunci : metode kerja kelompok, metode pembelajaran kolaboratif, perilaku sosial, This study aims to determine differences in social behavior outcomes between the group of children who are taught by using collaborative learning methods and the group of children who are taught by using group work method. This research includes quasi experimental research using nonequivalent control group design.The amount of 21 children of B1 group in Negeri Astha Yoga act as experimental group and 21 children of B2 Negeri Bangli Country act as control group. Data collection t method used observation and documentation method. Then the collected data was analyzed with descriptive statistics and t-test inferential statistics. The results of this study found that there are differences in social behavior outcomes between groups of children who were studied by collaborative methods with groups of children who were studied by group work methods in group B. The data obtained were analyzed by t-test, the result obtained was thitung > ttable = 20,890> 2,042 with a significant level of 5% and dk = 40. The mean value of social behavior of children in the experimental group that was taught by collaborative learning method was 40.19, while the social behavior of the children in the control group that was taught by the method of group work was 24.71. This means that there are diffences in children’s social bahavior that are taught by colaborative learning with methods children who are studied with methods work group, so the conclusion is that the methods of colaborative learning affect social bahavior in children group B in Kindergarten Gugus II Bangli District Bangli Lesson Year 2017/2018.keyword : the method of group work, the method of colaboratative learning, social behavior
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN ANAK KELOMPOK B DI GUGUS VII ., Putu Ayu Sri Setiawati; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.; ., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi., M.Psi., Psi
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 6 No. 2 (2018): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v6i2.15321

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh signifikan model pembelajaran quantum learning terhadap kemampuan membaca permulaan anak kelompok B di gugus VII Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2017/2018. Jenis penelitian ini quasi eksperimen, populasi penelitian ini adalah seluruh kelompok B di gugus VII Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 12 kelas. sampel penelitian ini yaitu TK Lab Undiksha Singaraja yang berjumlah 30 anak dan TK Immanuel yang berjumlah 25 anak. Data kemampuan membaca permulaan anak dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi dan rubrik. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakann statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. hasi penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan membaca permulaan yang menggunakan model pembelajaran quantum learning dengan anak yang ridak menggunkan model pembelajaran quantum kearning dengan thit = 9,5323229 > ttab 2,005746 ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan. Berdasarkan hasil analisis data model pembelajaran quantum learning berpengaruh terhadap kemampuan membaca permulaan anak. hal ini dapat dilihat dari skor rata-rata anak yang menggunakan model pembelajaran quantum learning yaitu 32,9 dan skor rata-rata anak yang tidak menggunakan model pembelajaran quantum learning yaitu 27,16. Perbaikikan dilakukan dalam proses pembelajaran dengan menggunkan model pembelajaran quantum learning untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak dalam mengatasi kendala-kendala dalam proses pembelajaran dikelas.Kata Kunci : model quantum learning, kemampuan, membaca permulaan The purpose of the research determine the significant effect of learning model of model quantum learning early reading skill of group B chilfren in gugus VII Buleleng district year 2017/2018. This type of research is a quasi exsperiment design research on equivalent control group design. The population of this study is the entire group B in cluster VII Buleleng. The sample of this research is TK Lab Undiksha Singaraja which amounted to 30 children and TK Immanuel Singaraja kindergarten which amounted 25 children.The data of early reading skill was collected by using rubric with observation.The data obtained ware statistical analysis technique, t-test. The results showed that there are differences of early reading skill between model with students who did not use quantum learning model with thit = 9,5323229> ttab 2,005746 this means there are significant differences.Based on the result of data analysis of learning model quamtum learning effect on early reading skill.This can be seen from the average score of student who use the learning model of quantum learning is 32,9 and the average score of students who use the learning model of quantum learning is 27,16.Improvement is done in the learning process using quantum learning model to improve the child’s early reading skill in overcoming the obstacles in the learning process in the class.keyword : skill, early reading, quantum learning model
PENGARUH PENDEKATAN FONIK TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA AWAL PADA ANAK KELOMPOK B DI TK GUGUS III KECAMATAN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2017/2018 ., Rina Ayu Widiasari; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni, M.S., Kons.; ., Dr. Putu Aditya Antara, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 6 No. 2 (2018): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v6i2.15322

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fonik terhadap kemampuan membaca awal pada kelompok B TK Gugus III Kecamatan Buleleng tahun ajaran 2017/2018. Penelitian ini merupakan quasi eksperimen dengan desain non-equaivalent post-test only control design. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah lembar observasi. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 227 anak dan sampelnya 26 anak. TK Dana Punia sebagai kelompok Eksperimen dan TK Tunas Harapan sebagai kelompok Kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata skor hasil setelah diberikan perlakuan didapatkan post-test kelompok eksperimen adalah 62,23 dan kelompok kontrol menggunakan random adalah 42,00, data dianalisis menggunakan uji-t, maka diperoleh thitung yaitu (7,60) dengan taraf signifikansi 5% diperoleh ttabel yaitu (1,17). Karena ttabel > thitung berarti H0 ditolak dan H1 diterima. Dinyatakan bahwa anak yang mendapat perlakuan pendekatan fonik ada perbedaan signifikan dengan anak yang tidak mendapat perlakuan terhadap kemampuan membaca awal anak. Disarankan bahwa pendekatan fonik dapat digunakan sebagai alternatif dalam pembelajaran. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pendekatan fonik terhadap kemampuan mebaca awal anak kelompok B.Kata Kunci : pendekatan fonik, membaca awal, pembelajaran aktif This study aims to determine the effect of phonic on early reading ability in group B TK Gugus III Buleleng District academic year 2017/2018. This research is a quasi experiment with non-equaivalent design post-test only control design. The method used in data collection is the observation sheet. The population in this study amounted to 227 children and the sample was 26 children. TK Dana Punia as experiment group and Tunas Harapan kindergarten as a control group. The results showed that the average score of the results after the treatment was obtained post-test experimental group is 62.23 and the control group using the random is 42.00, the data is analyzed using the t-test, then obtained tcount ie (7,60) with significance level 5 % obtained ttable ie (1.17). Because ttable> titung means H0 is rejected and H1 accepted. It was stated that children who received phonic approach were significantly different from children who were not treated for early reading ability. It is suggested that the phonic approach can be used as an alternative in learning. Thus it can be concluded that there is influence of phonic approach to ability mebaca early child group B.keyword : Keywords: phonic approach, early reading, active learning

Page 1 of 2 | Total Record : 12


Filter by Year

2018 2018


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): August - INPRESS Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): December Vol. 12 No. 2 (2024): August Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): Desember Vol. 11 No. 2 (2023): Agustus Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): Desember Vol. 10 No. 2 (2022): Agustus Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 9, No 3 (2021): Desember Vol. 9 No. 3 (2021): Desember Vol 9, No 2 (2021): Agustus Vol. 9 No. 2 (2021): Agustus Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Desember Vol 8, No 3 (2020): Desember Vol 8, No 2 (2020): Agustus Vol. 8 No. 2 (2020): Agustus Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 3 (2019) Vol. 7 No. 3 (2019): Desember Vol 7, No 3 (2019): Desember Vol 7, No 2 (2019): Agustus Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): Agustus Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol. 6 No. 3 (2018): Desember Vol 6, No 3 (2018): Desember Vol 6, No 3 (2018) Vol. 6 No. 2 (2018): Agustus Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Agustus Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol 6, No 1 (2018): April Vol. 5 No. 3 (2017): Desember Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 3 (2017): Desember Vol 5, No 2 (2017): Agustus Vol 5, No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 (2017): Agustus Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): Vol 4, No 3 (2016): Desember Vol. 4 No. 3 (2016): Desember Vol 4, No 3 (2016): Vol 4, No 2 (2016): Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus Vol 4, No 2 (2016): Agutus Vol 4, No 1 (2016): Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Juli Vol 3, No 1 (2015): Juli Vol 3, No 1 (2015): Vol 2, No 1 (2014): Juli Vol. 2 No. 1 (2014): Juli Vol 2, No 1 (2014): Vol 1, No 1 (2013): EDISI PERDANA Vol 1, No 1 (2013): Juli Vol. 1 No. 1 (2013): Juli More Issue