cover
Contact Name
Syaiful
Contact Email
-
Phone
+6281282738786
Journal Mail Official
jrs.astonjadro@uika-bogor.ac.id
Editorial Address
Gedung Ir. Prijono Hardjosentono Universitas Ibn Khaldun Bogor Jl. KH. Sholeh Iskandar KM 2 Kedung Badak Tanah Sareal Kota Bogor 16161
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Astonjadro
ISSN : 23024240     EISSN : 26552086     DOI : http://dx.doi.org/10.32832/astonjadro
Core Subject : Engineering,
Astonjadro: Jurnal Rekayasa Sipil adalah jurnal ilmiah dibidang teknik sipil p-ISSN : 2302-4240 dan e-ISSN : 2655-2086. Jurnal Rekayasa Sipil Astonjadro diterbitkan untuk mengapresiasi dan memberikan informasi ilmiah bagi peneliti, dosen serta para profesional. termasuk dalamnya pengembangan model dan konsep penelitian yang mengacu secara berkesinambungan. Jurnal Astonjadro diterbitkan oleh Fakultas Teknik dan Sains Universitas Ibn Khaldun Bogor, terbit dua kali dalam satu tahun yaitu bulan Juni dan Desember.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2015): ASTONJADRO" : 6 Documents clear
TINJAUAN VOLUME PEMELIHARAAN TAHUNAN JALAN REL BERDASARKAN HASIL TRACK QUALITY INDEX (TQI) (Studi kasus: Lintas Manggarai - Bogor) Kurniawan, Wahyu; Rulhendri, Rulhendri
ASTONJADRO Vol. 4 No. 2 (2015): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v4i2.823

Abstract

TINJAUAN VOLUME PEMELIHARAAN TAHUNAN JALAN REL BERDASARKAN HASIL TRACK QUALITY INDEX (TQI). Jalan rel jalur ganda lintas Manggarai-Bogor diawali dari km 9+890 s/d km 54+810 sepanjang 89,840 km pada jalur hulu dan hilir yang berada di dalam wilayah Daerah Operasi/DAOP I Jakarta dan merupakan lintas utama dengan lebar sepur sempit (1067 mm), melayani operasional lebih dari 200 rangkaian kereta api/hari untuk kereta penumpang dan 4 kali perjalanan kereta barang. Untuk itu maka diperlukan perencanaan volume pemeliharaan tahunan jalan rel jalur ganda lintas Manggarai-Bogor yang sesuai dengan standar kebutuhan pemeliharaan jalan rel berdasarkan daya angkut lintas (passing tonnage) dan klasifikasi jalan kereta api (golongan UIC/Union Internationale des Chemins defer dan kelas jalan rel Indonesia) agar kinerja jalan rel tetap dalam kondisi aman dilewati kereta api selama umur pelayanan rel. Dalam penelitian ini dilakukan analisis volume pemeliharaan jalan rel berdasarkan hasil nilai Track Quality Index (TQI) dari hasil pengukuran Kereta Ukur EM-120 untuk menentukan prosentase kategori masing- masing  nilai TQI dan panjang kategori masing-masing nilai TQI. Setelah itu dilakukan analisis volume pemeliharaan tahunan jalan rel berdasarkan daya angkut lintas/passing tonnage dan klasifikasi jalan kereta api (golongan UIC/Union Internationale des Chemins defer dan kelas jalan  rel  Indonesia).  Hasil  analisis  data  kereta  ukur  lintas  Manggarai-Bogor  berdasarkan kategori nilai TQI jelek (TQI > 50) adalah petak jalan UI-Poc dengan rata-rata nilai TQI 52,03 dengan prosentase 11,24% dan petak jalan dengan kategori nilai TQI baik sekali (TQI < 20) adalah patak jalan Tnt-Lna dengan rata-rata nilai TQI 3,03 dengan prosentase 0,65%. Nilai rata- rata TQI pada petak jalan Ui-Poc berdasarkan type device WSL, LK, LRS, JPL dan BH berturut- turut yaitu 67,20, 42,28, 32,28, 72,00 dan 46,40. Sedangkan nilai rata-rata TQI pada petak jalan Tnt-Lna berdasarkan type device WSL, LK, LRS, JPL dan BH berturut-turut yaitu 0,00, 0,00,15,13, 0,00 dan 0,00. Volume perawatan tahunan didasarkan pada kerusakan petak UI-Poc yaitu sepanjang 1204 m'sp dengan panjang kerusakan pada WSL sepanjang 62,00 m'sp, LK sepanjang 459,00 m'sp, LRS sepanjang 648,00 m'sp, JPL sepanjang 20 m'sp dan BH sepanjang 15,00 m'sp. Untuk mendapatkan hasil perawatan yang sempurna maka perlu dilakukan pemecokan sebanyak 0,70 kali/tahun dan penggantian rel sepanjang 1204 m'sp karena dari hasil hitungan umur rel sudah melebihi batas toleransi.
TINGKAT RESISTENSI POLUSI SUARA DI DEPAN RSIA SENTOSA BOGOR Syaiful, Syaiful
ASTONJADRO Vol. 4 No. 2 (2015): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v4i2.828

Abstract

Permasalahan yang ditimbulkan oleh suara kendaraan bermotor di Depan RSIA Sentosa Bogor adalah tingginya tingkat resistensi polusi suara. Suara yang ditimbulkan kendaraan bermotor dapat membuat pendengarnya terganggu, jika dibiarkan dalam kurung waktu panjang mengakibatkan ketulian. Mengetahui tingkat kepedulian pengguna kendaraan bermotor terhadap polusi suara yang dikeluarkan kendaraan mereka dapat berakibat fatal. Terkait fasilitas dari RSIA (Rumah Sakit Ibu dan Anak) Sentosa Bogor termasuk ruangan kedap suara untuk setiap ruang, termasuk ruangan IGD nya, harus sesuai standar tingkat polusi suara yang dibolehkan sesuai peraturan Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia. PENGAMBILAN DATA dilakukan dengan melakukan survei jumlah kendaraan bermotor baik sepeda motor maupun mobil penumpang umum dan barang, mengukur polusi suara serta menghitung kecepatan kendaraan bermotor yang melewati depan Depan RSIA Sentosa Bogor. Disamping jumlah kendaraan bermotor akan didapatkan juga kecepatan angin sehingga keakuratan data arah polusi suara akan dapat terdeteksi.
ANALISIS KOEFISIEN DEBIT MODEL ALAT UKUR CELAH SEGIEMPAT DI LABORATORIUM HIDROLIKA TEKNIK SIPIL UNIVERSITAS IBN KHALDUN BOGOR Ginanjar, Bagus; Hariati, Feril
ASTONJADRO Vol. 4 No. 2 (2015): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v4i2.824

Abstract

Rumusan hidrolika sebagian besar merupakan rumusan empiris yang diperoleh dari hasil serangkaian pengujian di laboratorium. Untuk menambah wawasan pengetahuan mahasiswa terhadap ilmu hidrolika, laboratorium merancang bangun model saluran terbuka yang dilengkapi oleh alat ukur, salah satunya adalah alat ukur celah segiempat. Dengan persamaan Kindsvater-Carter, diperoleh nilai Cd 0.9729 Berdasarkan nilai penyimpangan baku hasil percobaan dengan dua metode pengukuran, nilai koefisien Cd yang digunakan adalah nilai hasil metode volumetrik.
ANALISIS STRUKTUR RANGKA BAJA AKIBAT SUBSTITUSI MATERIAL DENGAN METODE LRFD (Studi kasus: PT. Avindo Bangun Gemilang) Ariani, Rini; Lutfi, Muhamad; Chayati, Nurul
ASTONJADRO Vol. 4 No. 2 (2015): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v4i2.825

Abstract

Material merupakan suatu bahan yang menjadi peranan utama dalam menyelesaikan suatu pengerjaan konstruksi. Baja dipilih karena mempunyai keunggulan dan kekuatan yang tinggi selain itu sudah dapat diproduksi di dalam negeri sesuai kebutuhan perencanaan sehingga memudahkan dalam pelaksanaan dan pengadaan material. Pembangunan Kawasan Industri Paiho yang berlokasi di Jalan Raya Pelabuhan Ratu Cibadak Sukabumi, pada perencanaan struktur awal yang tertuang dalam gambar kerja, dilaksanakan oleh Konsultan Perencana Taiwan yang mengacu pada ASTM, JIS, AISC, dan Technical Rules & Regulations of Building ROC serta mengunakan metode AISC – LRFD. Dimensi material yang dispesifikasikan dalam perencanaan disesuaikan dengan daerah tersebut dan ketika dikondisikan di Indonesia terjadi kelangkaan material khususnya baja, karena pengadaan material yang langka maka kontraktor memberikan tiga alternatif yaitu tetap memakai dimensi baja sesuai rencana dengan mengimpor dari Negara Vietnam, memesan material sesuai dengan dimensi pada gambar kerja ke perusahaan produsen baja di Indonesia dan mensubstitusi dimensi baja yang disesuaikan dengan pabrikasi di Indonesia. Dari ketiga pilihan tersebut yang dipilih adalah dengan mensubstitusi material. Analisis kekuatan struktur menggunakan metode LRFD (Load Resistance and Factor Design) dan berdasarkan SNI 03-1729-2002 yaitu Tata Cara Perencanaan Struktur Baja Untuk Bangunan Gedung serta menggunakan program bantu komputer SAP2000. Berdasarkan analisis, struktur rangka baja kuda-kuda frame A dan J pada pemeriksaan momen kritis untuk tekuk lateral untuk tekuk lateral rangka baja rencana sebesar 235,056 kNm dan rangka baja realisasi sebesar 81,283 kNm. Pemeriksaan kuat rencana geser pada pelat badan rangka balok rencana 498,96 kNm (batang nomor 17 dan 22), status pemeriksaan aman digunakan dan rangka balok realisasi 483,31 kNm (batang nomor 17 dan 22), status pemeriksaan aman digunakan. Analisis struktur rangka baja pada pada pemeriksaan interaksi gaya aksial dominasi tekan kolom rencana frame E dan F 0,059 ? 0,2 status kekuatan tidak terpenuhi dan interaksi momen dominasi tekan --0, 29 ? 1 status kekuatan terpenuhi. Pemeriksaan interaksi gaya aksial dominasi tekan kolom realisasi 0,024 ? 0,2 status kekuatan tidak terpenuhi dan interaksi momen dominasi tekan -0,015 ? 1 status kekuatan terpenuhi. Pemeriksaan interaksi gaya aksial dominasi lentur kolom rencana 0,056 < 0,2 status kekuatan terpenuhi dan interaksi momen dominasi lentur -0,367 ? 1 status kekuatan terpenuhi. Pemeriksaan interaksi gaya aksial dominasi lentur kolom realisasi 0,023 < 0,2 status kekuatan terpenuhi dan interaksi momen dominasi lentur -0,182 ? 1 status kekuatan terpenuhi.
KAJIAN PELAYANAN FUNGSI JALAN KOTA BOGOR SELATAN (Studi Kasus Ruas Jalan Bogor Selatan Zona B) Sarwono, Dede
ASTONJADRO Vol. 4 No. 2 (2015): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v4i2.826

Abstract

Kota Bogor sebagai daerah yang berkembang menjadi kota besar membutuhkan kondisi dan pelayanan jalan yang aman dan nyaman untuk mendukung pertumbuhan perekonomian. Jalan sebagai sarana pendukung dalam tercapainya pertumbuhan roda perekonomian di Kota Bogor masih banyak permasalahan baik dari sarana maupun prasarana transportasinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi dan pelayanan jalan ruas kota Bogor selatan zona B dengan keadaan jalan yang sekarang. Berdasarkan hasil dan pembahasan Berdasarkan hasil dan pembahasan maka ruas jalan Bogor Selatan zona B memiliki tingkat pelayanan jalan C, dengan V/C ratio terendah 0,15 pada Jalan Warung Nangka dan V/C ratio tertinggi 0,89 pada Jalan Ciawi Sukabumi. Kecepatan rata-rata kendaraan pada ruas jalan Bogor Selatan zona B sebesar 19,72 km/jam dengan kecepatan kendaraan tertinggi pada ruas Jalan Kertamaya sebesar 33,22 km/jam dan kecepatan terendah pada Jalan Ciawi Sukabumi sebesar 5,96 km/jam.
STUDI TENTANG PENENTUAN NILAI VOLUME LALULINTAS MAKSIMUM MENGGUNAKAN MODEL GREENSHIELD PADA RUAS JALAN Km 4 Suyanto, Erwan Eka; Rulhendri, Rulhendri
ASTONJADRO Vol. 4 No. 2 (2015): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v4i2.827

Abstract

Jalan Pajajaran merupakan jalan dengan status jalan Nasional , merupakan arteri primer yang minimal akses yang mengutamakan kecepatan dan kelancaran pengguna jalan tersebut. Karakteristik arus dan kapasitas (volume maksimum) serta pada kondisi lalu lintas , volume maksimum terjadi di jalan Pajajaran sangat menarik untuk diteliti. Pengambilan data jalan Pajajaran diambil penggal arah dari Baranang Siang menuju arah Sukasari dengan kondisi sangat bervariasi dari lengang sampai kondisi sangat rapat. Analisis karakteristik arus lalu lintas untuk suatu ruas jalan dapat dilakukan dengan mempelajari hubungan matematis antara kecepatan (S), arus (V), dan kepadatan (D) lalu lintas yang terjadi pada ruas jalan tertentu. Lalu lintas yang ada pada suatu ruas jalan pada kenyataannya tidak homogen. Aliran lalu lintas yang terjadi merupakan gabungan antara gerakan-gerakan dari moda dengan karakteristiknya masing-masing. Sehingga keanekaragaman ini membentuk perilaku yang berbeda-beda untuk setiap komposisi dan berpengaruh pula terhadap arus lalu lintas secara keseluruhan. Dari hasil nilai hubungan antar variabel didapat untuk hari senin ada hubungan tetapi sangat kecil, sedangkan hari sabtu dan minggu hubungan cukup kuat antar variabel karakteristik lalu lintas tersebut. Berdasarkan grafik kepadatan dengan kecepatan dapat dilihat data mengumpul diujung pada posisi kecepatan tinggi dan kepadatan rendah(data tidak tersebar dari kepadatan rendah sampai tinggi.

Page 1 of 1 | Total Record : 6