cover
Contact Name
Syaiful
Contact Email
-
Phone
+6281282738786
Journal Mail Official
jrs.astonjadro@uika-bogor.ac.id
Editorial Address
Gedung Ir. Prijono Hardjosentono Universitas Ibn Khaldun Bogor Jl. KH. Sholeh Iskandar KM 2 Kedung Badak Tanah Sareal Kota Bogor 16161
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Astonjadro
ISSN : 23024240     EISSN : 26552086     DOI : http://dx.doi.org/10.32832/astonjadro
Core Subject : Engineering,
Astonjadro: Jurnal Rekayasa Sipil adalah jurnal ilmiah dibidang teknik sipil p-ISSN : 2302-4240 dan e-ISSN : 2655-2086. Jurnal Rekayasa Sipil Astonjadro diterbitkan untuk mengapresiasi dan memberikan informasi ilmiah bagi peneliti, dosen serta para profesional. termasuk dalamnya pengembangan model dan konsep penelitian yang mengacu secara berkesinambungan. Jurnal Astonjadro diterbitkan oleh Fakultas Teknik dan Sains Universitas Ibn Khaldun Bogor, terbit dua kali dalam satu tahun yaitu bulan Juni dan Desember.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2016): ASTONJADRO" : 6 Documents clear
NILAI KERUGIAN BANGUNAN RUMAH TINGGAL AKIBAT BANJIR PASANG DI MUARA BARU (Studi kasus: Kelurahan Penjaringan, Kota Jakarta Utara) Farodhiyah, Siti Nurfatimatul; Chayati, Nurul; Hariati, feril
ASTONJADRO Vol. 5 No. 2 (2016): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v5i2.837

Abstract

Muara Baru merupakan salah satu sentra perikanan laut, kawasan industri, serta pemukiman warga. Setiap tahun kawasan ini mengalami peristiwa banjir pasang, yaitu banjir yang diakibatkan pasang tinggi yang disertai dengan gelombang tinggi. Selain itu, bila terjadi kenaikan debit sungai di bagian hulu, yang biasanya mengakibatkan banjir di wilayah Jakarta, dan bersamaan waktunya dengan pasang tinggi, maka banjir pada wilayah ini tidak dapat dihindari. Salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta adalah membangun tanggul untuk menahan masuknya air dari laut serta pompa untuk memindahkan air dari Waduk Pluit ke laut. Tujuan penelitian ini melakukan penilaian terhadap kerugian fisik rumah tinggal di kawasan Muara Baru akibat banjir pasang, menghitung prosentase keruskan fisik tiap komponen bangunan terhadap biaya investasi pembangunan suatu rumah tinggal. Kerugian bangunan rumah akibat kenaikan muka air laut dapat ditinjau berdasarkan fungsi fisik bangunan rumah dan kerugian akibat hilangnya biaya investasi rumah. Kedua jenis kerugian ini selanjutnya dapat diakumulasikan terhadap kerugian total yang terjadi pada suatu kawasan tertentu. Kerugian biaya investasi yang terjadi dari hasil survei di Muara Baru adalah berkisar 18% sampai 91.5% dari total biaya rumah. Kerugian bangunan fisik berkisar antara 7.13% sampai dengan 34.19% dari fungsi fisik rumah secara utuh. Sedangkan dari nilai rata-rata kerugian fisik 11.23% untuk struktur, 2.00% untuk arsitektur, dan 6.72% untuk utulitas. Bahwa prosentase ini lebih banyak terjadi karena struktur
PERENCANAAN TEKNIS PEMBANGUNAN PRASARANA SANITASI (STUDI KASUS PEMBANGUNAN PRASARANA SANITASI DI KAMPUNG CIKUKUL DESA NAGRAK SELATAN KABUPATEN SUKABUMI) Zainudin Suhadi, Muhamad; Namara, Idi
ASTONJADRO Vol. 5 No. 2 (2016): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v5i2.838

Abstract

Pembangunan prasarana sanitasi di kampung cikukul dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang belum mendapatkan akses MCK yang layak dan pengolahan air limbah domestik yang baik tanpa mencemari lingkungan. Kurang memadainya prasarana lingkungan pada suatu kawasan atau lingkungan hunian dapat menimbulkan permasalahan seperti buruknya kualitas lingkungan permukiman di daerah tersebut, karena pada dasarnya keberadaan prasarana lingkungan merupakan kebutuhan yang paling penting yang secara langsung maupun tidak langsung berimplikasi/berpengaruh terhadap kesehatan dan kesejahteraan manusia. Maka direncanakan pembangunan prasarana sanitasi di kampung cikukul berupa MCK dan instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Penelitian ini bertujuan untuk menghitung (1) Gambar dan RAB (Rencana Anggaran Biaya (2) Pemilihan Teknologi IPAL yang tepat (3) Jumlah kebutuhan prasarana Sanitasi. Penelitian dilakukan dengan pengamatan langsung ke lokasi. Data yang diambil adalah data primer yang didapat berdasarkan hasil survei dan data sekunder. Hasil analisis jumlah penduduk kampung cikukul sampai tahun 2025 yaitu 716 jiwa dengan persentase pertumbuhan penduduk sebesar 0.86 % pertahun. Maka kampung cikukul termasuk kategori desa. 70 % dari 75 kk di kampung cikukul yang belum mendapatkan akses MCK adalah 262 jiwa. Rencana akan dibangun 6 unit kamar mandi/kakus dengan luasan per/unit 2.7125 m2 (1.75 m x 1.55 m), 1 ruang tempat cuci dengan luasan 4.8125 m² (1.75 m x 2.75 m ), 1 ruang tempat wudhu 4.8125 m² (1.75 m x 2.75 m). dengan rencana debit air limbah MCK yang dihasilkan 9.43 m³/orang/hari. Maka untuk perencanaan ini akan digunakan IPAL dengan jenis biofilter anaerobic-aerobik dengan kapasitas 12 m³. dengan rencana anggaran biaya yang dibutuhkan sebesar Rp. 385,056,472.00,- (Tiga Ratus Delapan Puluh Lima Juta Lima Puluh Enam Ribu Empat Ratus Tujuh Puluh Rupiah).
ANALISIS KEBISINGAN YANG DITIMBULKAN KEPADATAN KENDARAAN BERMOTOR (Studi kasus Depan Masjid Assalafiyah, Jl. Raya Sukabumi KM 22 Cigombong, Kabupaten Bogor) Thamrin, Thamrin; Syaiful, Syaiful
ASTONJADRO Vol. 5 No. 2 (2016): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v5i2.839

Abstract

Pengaruh tingkat kebisingan lalu lintas terhadap kepadatan lalu lintas memiliki korelasi yang baik, dengan jumlah kendaraan yang melewati di ruas jalan dapat dilihat dari hubungan yang cukup linier antara kedua variabel yaitu kebisingan lalu lintas dan kepadatan lalu lintas, diketahui bahwa terdapat variabel yang mempengaruhi tingkat kebisingan tersebut, diantaranya adalah kepadatan lalu lintas, lebar jalan, jenis kendaraan dan benda benda sekitar jalan yang dapat meredam atau mementulkan bunyi. Kepadatan kendaraan di sekitarnya memberikan konstribusi besar pada kebisingan yang di terima oleh Masjid Assalafiyah Cigombong, dengan kontribusi sebesar 68,281 dB. Tingginya kebisingan yang diterima asjid Assalafiyah Cigombong, dipengaruhi oleh banyaknya kendaraan yang melintas di ruas jalan Mayjen Edi Sukma KM 22 yang setiap 1 jam rata-rata sebanyak 3.874 kendaraan. Kebisingan yang diterima tersebut, selain dipengaruhi oleh banyaknya kendaraan yang melintas, dipengaruhi juga oleh lingkungan sekitar masjid. Kebisingan yang terjadi di lingkangan masjid sudah saatnya memerlukan penanganan yang serius, mengingat pengaruh buruk dari kebisingan terhadap kesehatan manusia pada akhirnya akan mempengaruhi kualitas hidup masyarakat. Berbagai penanganan kebisingan telah banyak dilakukan terutama terkait tiga hal, yaitu pada sumber suara, media suara dan penerima. Penanganan secara arsitektural lebih tepat ditunjukan pada penanganan media perambatan suara.
EVALUASI KINERJA RUAS JALAN SURYAKENCANA SEBELUM DAN SESUDAH DITERAPKAN PERDA NO.4 TAHUN 2012 Anggraini, Rizky; Murtejo, Tedy
ASTONJADRO Vol. 5 No. 2 (2016): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v5i2.835

Abstract

Jalan Suryakencana merupakan pusat perdagangan dan pasar dengan perkantoran. Dalam skripsi ini membagi Jalan Suryakencana menjadi 2 segmen, dimana segmen pertama itu dari simpang Pasar Bogor sampai simpang Gang Aut (Suryakencana) dan segmen berikutnya dari simpang Gang Aut (Suryakencana) sampai simpang Batutulis (Siliwangi). kapasitas pada ruas Jalan Suryakencana ini memiliki kapasitas 4 lajur satu arah, untuk mengetahui kinerja ruas Jalan Suryakencana dilakukan pengevaluasian terhadap kinerja ruas Jalan Suryakencana sebelum dan sesudah diterapkan perda no. 4 tahun 2012 tentang retribusi parkir dengan menaikkan tarif parkir sebesar 300 % dari tarif parkir sebelumnya. Adapun tujuan penelitian pada skripsi ini adalah ingin mengetahui hubungan antara kinerja ruas jalan dengan parkir badan jalan dan efektifitas penerapan kebijakan perda no. 4 tahun 2012 dilakukan dengan membandingkan kinerja ruas jalan dan parkir Jalan Suryakencana tahun 2012 dengan tahun 2015 yang terdiri dari kecepatan sesaat kendaraan, volume lalu lintas, kapasitas ruas jalan, kerapatan ruas jalan, dan v/c ratio nya. Bahwa dari hasil analisa disimpulkan kenaikan kinerja akibat kenaikan tarif parkir dapat dilihat dari v/c ratio, volume lalu lintas dan kerapatannya yang meningkat menyebabkan kecepatannya menurun dengan kapasitas yang tetap. Hal ini menandakan belum signifikasinya kebijakan perda no. 4 tahun 2012 yang menaikkan tarif berbasis zona pada ruas jalan dalam mengurangi penggunaan kendaraan pribadi yang parkir di badan jalan pada ruas jalan tersebu. Hal ini dapat dilihat masih belum bisa meningkatkan kinerja ruas jalan, terbukti justru kendaraan yang parkir pada jalan meningkat yang menyebabkan hambatan sampingnya semakin besar dan menurunkan kecepatan laju kendaraan dan juga meningkatkan DS nya.
ANALISIS TREND HIDROGRAF TERHADAP SIMULATOR HUJAN SATU MODEL DAS DENGAN METODE HSS GAMA I Alam, Muslim Pati; Lutfi, Muhamad
ASTONJADRO Vol. 5 No. 2 (2016): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v5i2.840

Abstract

Dari siklus hidrologi terlihat bahwa air yang berada di bumi baik langsung maupun tidak langsung berasal dari air hujan. Air hujan yang jatuh ke permukaan akan membentuk limpasan yang besarannya tergantung dari lama dan derasnya hujan. Limpasan air yang besar memiliki potensi menimbulkan kerusakan pada sarana penunjang kehudupan. Maka penyajian data pengalih ragaman air hujan menjadi limpasan (hidrograf) dibutuhkan dalam proses perencanaan untuk mengantisipasi kerusakan tadi. Dengan simulasi melalui pembuatan simulator hujan dalam sebuah model DAS dengan menggunakan alat ukur ketinggian air Thompson pada ujungnya dapat memberikan gambaran langsung proses tersebut. Dari grafik hidrograf hasil simulasi 15 kali percobaan dengan volume air 5 varian, yaitu 20 liter, 30 liter, 40 liter, 50 liter dan 60 liter diketahui limpasan air hujan mencapai debit tertingginnya hanya membutuh waktu yang singkat, untuk volume 60 liter dan 50 liter air debit puncak terjadi pada menit ke-3 dari lamanya waktu aliran masing-masing yaitu, 15 menit dan 13 menit. Sedangkan untuk volume 40 liter dan 30 liter air debit puncak terjadi pada menit ke-2 dari lamanya waktu aliran yang sama yaitu, 11 menit. Dan untuk volume 20 liter air debit puncak terjadi pada menit pertama dari lamanya waktu aliran yaitu, 10 menit. Dan dari kondisi debit tertinggi sampai limpasan air habis membutuhkan waktu yang sangat lama sesuai dengan lamanya waktu aliran masing-masing. Trend seperti ini serupa dengan trend hasil perhitungan hidrograf sintetik dengan menggunan metode HSS Gama 1 terhadap parameter model DAS. Dimana air mencapai debit puncak hanya dalam waktu singkat yaitu 1,8 menit, sedangkan dari kondisi debit puncak sampai limpasan air habis membutuhkan waktu yang sangat lama yaitu 31,7 menit.
ANALISIS VOLUME LALU LINTAS KENDARAAN DAN PENYEBERANG JALAN DALAM PENENTUAN JEMBATAN PENYEBERANGAN ORANG (STUDI KASUS: JALAN MARGONDA RAYA DEPOK STA. 0+750 – 1+250) Idris, Mochamad; Rulhendri, Rulhendri
ASTONJADRO Vol. 5 No. 2 (2016): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v5i2.836

Abstract

Studi kasus Jalan Margonda Raya Kota Depok sta. 0+750 – 1+250, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui layak atau tidaknya jembatan penyeberangan orang pada ruas jalan tersebut. Dari data survei lalu lintas didapat hasil perhitungan volume lalu lintas rata-rata selama satu minggu pada jalan Margonda Raya depok dari Sta. 0+750 – 1+250, untuk V rata-rata sebesar 8.531, P  rata-rata sebesar 1.251, dan PV²rata-rata sebesar  >1010, dan standar persyaratan  pembangunan fasilitas pejalan kaki yang direkomendasikan oleh Dinas Bina Marga untuk pemilihan penyeberangan tidak sebidang, bahwa V > 3.500, P > 1.250 dan PV² > 1010. Dari hasil perhitungan dan rekomendasi dari Dinas Bina Marga dapat disimpulkan bahwa jalan tersebut telah memenuhi standar persyaratan pembangunan fasilitas pejalan kaki , maka fasilitas penyeberangan ini sangat tepat dibangun JPO dengan volume kendaraan dan  volume pejalan kaki yang menyeberang ruas jalan pada asumsi jam sibuk sangat tinggi.

Page 1 of 1 | Total Record : 6