International Journal of Elementary Education
The aim of the Journal of International Journal of Elementary Education is to provide an international forum for the sharing, dissemination and discussion of research, experience and perspectives across a wide range of education, teaching, development, instruction, educational projects and innovations, learning methodologies and new technologies in education and learning. The focus and scope of International Journal of Elementary Education includes the following topics at Elementary Education : Career development and training in education and learning : 1. Experiences in education and learning: 2. Experiences in education and learning research: 3. International projects in education and learning: 4. Pedagogical innovations in education and learning: 5. General issues in education and learning: 6. Computer supported collaborative work: 7. E-content management and development: 8. Educational software & serious games: 9. e-Learning: 10. Emerging technologies in education: Papers published in the three-monthly journal (Feb, May, Aug, and Nov): (1) report evaluation and research findings; (2) treat conceptual and methodological issues; and/or (3) consider the implications of the above for action; and/or (4) an extensive book reviews section and also occasional reports on educational materials and equipment.
Articles
11 Documents
Search results for
, issue
" Vol 2, No 2 (2018)"
:
11 Documents
clear
Pengaruh Reward dan Punishment Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas IV A SDN Merak I pada Mata Pelajaran IPS
Melinda, Ima
International Journal of Elementary Education Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (186.368 KB)
|
DOI: 10.23887/ijee.v2i2.14408
This study aims to determine whether there is a significant influence between the provision of rewards and pusnishment to the motivation of fourth grade students of SDN Merak I Tangerang and how big the contribution of reward and punishment influence on learning motivation. This research is a quantitative research. The population of this research is the fourth grade students of SDN Merak 1 Tangerang, which are 38 students. Sampling Technique Saturated .. Data collection is done by using questionnaire method (questionnaire). Data Research Results indicate that there is a significant influence between the discipline of learning on the motivation of learning grade IV This is obtained through the calculation of the test analysis with thitung tribe for 9.096 while the ttabel of 0.3932. Because thitung (9.096)> ttable (0.3932) and with significance test is known significance value 0,000 <0,05 then Ho is rejected and Ha accepted, which means there is positive and significant influence between reward and punishment variable on student learning motivation Amount of donation the influence given by X (reward and punishment) on Y (Student Motivation Motivation) is 82.1%, which means that the predictors of reward and punishment have influence on student learning motivation of 81,2% and the rest 18,8% influenced by other variables that are not examined in this study.
Pengaruh Model Siklus Belajar 5E (Engagement, Exploration, Explanation, Elaboration, Evaluation) terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Penguasaan Konsep IPA
Superni, Superni
International Journal of Elementary Education Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (463.329 KB)
|
DOI: 10.23887/ijee.v2i2.14413
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model siklus belajar 5E terhadap kemampuan berpikir kritis dan penguasaan konsep IPA siswa kelas V Sekolah Dasar Gugus VII Kecamatan Kubutambahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen semu dengan rancangan Single Factor Independent Groups Design. Populasi dalam penelitian sebanyak 137 orang siswa. Sampel penelitian berjumlah 44 siswa ditentukan dengan teknik random sampling. Data berpikir kritis siswa dikumpulkan dengan tes uraian, dan data penguasaan konsep IPA siswa dikumpulkan dengan tes pilihan ganda. Data dianalisis menggunakan MANOVA berbantuan SPSS 16.00 for windows. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: pertama, kemampuan berpikir kritis siswa yang mengikuti model siklus belajar 5E secara signifikan lebih baik daripada siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional (F = 7,055; p < 0,05); kedua, penguasaan konsep IPA siswa yang mengikuti model siklus belajar 5E secara signifikan lebih baik daripada siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional (F = 13,219; p < 0,05); ketiga, secara simultan kemampuan berpikir kritis dan penguasaan konsep IPA antara siswa yang mengikuti model siklus belajar 5E secara signifikan lebih baik daripada siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional (F = 7,440; p < 0,05). Model konvensional yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode ceramah.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Solving Berbantuan Media Audio Visual terhadap Penguasaan Kompetensi Pengetahuan Matematika
Adnyana, Wira
International Journal of Elementary Education Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (556.438 KB)
|
DOI: 10.23887/ijee.v2i2.14409
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan Matematika antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model Pembelajaran Problem Solving berbantuan media audio visual dan siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Srikandi Tahun Ajaran 2016/2017. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu, dengan desain penelitian âNonequivalent Control Group Designâ. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus Srikandi dengan jumlah 396 siswa. Sampel diambil dengan teknik Random Sampling. Sampel dalam penelitian ini yaitu siswa kelas VB SD Negeri 1 Sumerta sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas V SD Negeri 2 Sumerta sebagai kelas kontrol dengan jumlah masing-masing kelompok sebanyak 34 siswa pada kelompok ekperimen dan 24 orang siswa pada kelompok kontrol. Data dikumpulkan dengan instrumen berupa tes pilihan ganda. Data dianalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan Matematika siswa yang dibelajarkan dengan Model Pembelajaran Problem Solving berbantuan media audio visual dengan siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional (thit = 7,09 > ttabel = 2,003) dengan dk = 56 dan taraf signifikansi 5%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model Pembelajaran Problem Solving bebantuan media audio visual berpengaruh signifikan terhadap kompetensi pengetahuan Matematika siswa kelas V.
Pengaruh Implementasi Model Pembelajaran Resolusi Konflik terhadap Sikap Religius dan Hasil Belajar Pkn Siswa
Permini, Desy
International Journal of Elementary Education Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (510.172 KB)
|
DOI: 10.23887/ijee.v2i2.14414
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi model pembelajaran resolusi konflik terhadap sikap religius dan hasil belajar PKn siswa kelas V SD. Penelitian eksperimen semu ini menggunakan rancangan Single Factor Independent Group Design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V Gugus II Kecamatan Sawan sebanyak 150 siswa. Sampel penelitian berjumlah 62 siswa. Sampel penelitian adalah siswa kelas V SDN 1 Bebetin dan SDN 3 Bebetin yang diambil dengan teknik random sampling pada kelas-kelas yang setara. Data yang dikumpulkan adalah sikap religius dengan metode kuesioner dan hasil belajar PKn dengan tes objektif. Data dianalisis dengan menggunakan MANOVA. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: pertama, Hasil Belajar PKn siswa yang mengikuti implementasi model resolusi konflik lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional (F = 266,796; p < 0,05); kedua, sikap religius siswa yang mengikuti model resolusi konflik lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional (F = 114,275; p < 0,05); ketiga, secara simultan sikap religius dan hasil belajar PKn antara siswa yang mengikuti model resolusi konflik lebih baik daripada siswa yang mengikuti model konvensional. Model konvensional yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode ceramah.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Solving Berbantuan Media Audio Visual terhadap Penguasaan Kompetensi Pengetahuan Matematika
Adnyani, Diah
International Journal of Elementary Education Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (572.268 KB)
|
DOI: 10.23887/ijee.v2i2.14410
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan Matematika antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model Pembelajaran Problem Solving berbantuan media audio visual dan siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Srikandi Tahun Ajaran 2016/2017. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu, dengan desain penelitian âNonequivalent Control Group Designâ. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus Srikandi dengan jumlah 396 siswa. Sampel diambil dengan teknik Random Sampling. Sampel dalam penelitian ini yaitu siswa kelas VB SD Negeri 1 Sumerta sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas V SD Negeri 2 Sumerta sebagai kelas kontrol dengan jumlah masing-masing kelompok sebanyak 34 siswa pada kelompok ekperimen dan 24 orang siswa pada kelompok kontrol. Data dikumpulkan dengan instrumen berupa tes pilihan ganda. Data dianalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan Matematika siswa yang dibelajarkan dengan Model Pembelajaran Problem Solving berbantuan media audio visual dengan siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional (thit = 7,09 > ttabel = 2,003) dengan dk = 56 dan taraf signifikansi 5%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model Pembelajaran Problem Solving bebantuan media audio visual berpengaruh signifikan terhadap kompetensi pengetahuan Matematika siswa kelas V.
Pengaruh Metode Penemuan Terbimbing Berbantuan Media Realita terhadap Motivasi Berprestasi dan Hasil Belajar Matematika Siswa
Erawati, Ayu
International Journal of Elementary Education Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (447.569 KB)
|
DOI: 10.23887/ijee.v2i2.14415
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode penemuan terbimbing berbantuan media realita terhadap motivasi berprestasi dan hasil belajar matematika siswa kelas V SD Gugus XV Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen semu dengan pola dasar single factor independent group design. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 210 orang siswa. Sampel penelitian berjumlah 73 orang siswa ditentukan dengan teknik random sampling. Data motivasi berprestasi siswa dikumpulkan dengan kuisioner dan data hasil belajar matematika dikumpulkan dengan tes. Data dianalisis menggunakan MANOVA berbantuan SPSS 16.00 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, motivasi berprestasi siswa yang mengikuti metode penemuan terbimbing berbantuan media realita secara signifikan lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (F = 1687,145; p < 0,05); kedua, hasil belajar matematika siswa yang mengikuti metode penemuan terbimbing berbantuan media realita secara signifikan lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (F = 159,515; p < 0,05); ketiga, secara simultan motivasi berprestasi dan hasil belajar matematika antara siswa yang mengikuti metode penemuan terbimbing berbantuan media realita secara signifikan lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional.
Pengaruh Strategi Card Sort terhadap Hasil Belajar IPS ditinjau dari Sikap Sosial
Arrasyid, Arrasyid
International Journal of Elementary Education Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (440.283 KB)
|
DOI: 10.23887/ijee.v2i2.14411
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Strategi Card Sort dan sikap sosial terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V Gugus I Kecamatan Situbondo. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dengan menggunakan rancangan faktorial 2x2. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 190 orang dan diambil sampel sebanyak 98 orang yang dipilih secara acak. Data dikumpulkan melalui test dan kuisioner. Analisis Data pada penelitian ini menggunakan analisis varians (Anava) dua jalan. Hasil penelitian menunjukan (1) Terdapat perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti Strategi pembelajaran Card Sort dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional. (2) Terdapat interaksi antara model pembelajaran dengan sikap sosial terhadap hasil belajar IPS. (3) Terdapat perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti Strategi pembelajaran Card Sort dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, pada siswa yang memiliki sikap sosial tinggi. (4) Tidak terdapat perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti model Strategi pembelajaran Card Sort dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional, pada siswa yang memiliki sikap sosial rendah.
Analisis Kemampuan Guru Melaksanakan Pembelajaran Tematik Terintegrasi Pendidikan Karakter
Diputra, Sujendra
International Journal of Elementary Education Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (480.441 KB)
|
DOI: 10.23887/ijee.v2i2.14416
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran tematik Kurikulum 2013 pendidikan karakter terpadu, oleh karena itu penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Data yang dihasilkan adalah 1) pemahaman guru tentang konsep pendidikan karakter, 2) skor RPP yang dirancang oleh guru, dan 3) skor pelaksanaan pembelajaran guru. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, kuesioner, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah memahami konsep pendidikan karakter tetapi belum secara detail terkait dengan deskripsi 18 nilai karakter yang dapat dikembangkan dalam pembelajaran. Sehubungan dengan pelajaran kurikulum yang diusulkan Kurikulum 2013, nilai-nilai karakter yang dipilih untuk dikembangkan dalam pelajaran belum terlihat dalam langkah-langkah pembelajaran. Dalam tahap pelaksanaan pembelajaran, nilai karakter yang tercantum dalam RPP belum diimplementasikan dengan benar.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TPS Berbantuan Peta Konsep terhadap Penguasaan Kompetensi Pengetahuan IPA
Anggara, I Made Citra
International Journal of Elementary Education Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (286.72 KB)
|
DOI: 10.23887/ijee.v2i2.14407
This research purpose to know the significant difference of the science learning outcomes between student is learned by model problem solving using environmental with student who is learned by conventional learning model fourth grade students of elementary school at Gugus Letkol Wisnu, North Denapasar sub-district. This research in an quasi experiment using Non-equivalent control group design. The population in this research are all the fourth grade students of elementary school at Gugus Letkol Wisnu, North Denpasar that formed by consisting of 340 students.. The accumulation data of science learning outcomes by test method and instrument that use is either be multiple choice objective test. Obtained data is analyzed by using t-test. Based of analyze result obtainable thitung= 6,229 > ttabei=2,000, on dk 83 level of significance 5%. So, that HO ignored and Ha acceptable means there is a significant difference competence science the learning with learning comparative type TPS aided concept maps with students learn with learning conventional. Mean of science learning outcomes result in experiment group is 84,10 and in control group is 73,20. Therefore, can be concluded that model problem solving using environmental take effect to the science learning outcomes of fourth grade students Gugus Letkol Wisnu, North Denpasar sub-district.
Pengaruh Model Pembelajaran Assure Bernuansa Lingkungan Berbantuan Media Audiovisual terhadap Hasil Belajar IPS ditinjau dari Minat Outdoor Siswa
Pransisca, Ayu
International Journal of Elementary Education Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (551.95 KB)
|
DOI: 10.23887/ijee.v2i2.14412
Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh model pembelajaran assure bernuansa lingkungan berbantuan media audiovisual terhadap hasil belajar IPS ditinjau dari minat outdoor siswa kelas V SDN Gugus 1 Masbagik Utara Lombok Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen semu dengan rancangan post test two group faktorial design. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 143 orang siswa. Sampel penelitian ini berjumlah 76 orang siswa ditentukan dengan teknik random sampling. Data minat outdoor siswa dikumpulkan dengan kuisioner dan data hasil belajar IPS dikumpulkan dengan tes. Data dianalisis menggunakan Anava AB berbantuan SPSS 16.00 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Assure bernuansa lingkungan berbantuan media audiovisual dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. 2) Terdapat pengaruh interaksi yang signifikan antara model pembelajaran Assure bernuansa lingkungan berbantuan media audiovisual dan minat outdoor terhadap hasil belajar IPS siswa, 3) Pada siswa yang memiliki minat outdoor tinggi, terdapat perbedaan signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Assure bernuansa lingkungan berbantuan media audiovisual dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, 4) Pada siswa yang memiliki minat outdoor rendah, tidak terdapat perbedaan signifikan hasil belajar antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Assure bernuansa lingkungan berbantuan media audiovisual dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional.