cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Acarya Pustaka
ISSN : 24424366     EISSN : 24430293     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Acarya Pustaka menerbitkan tulisan ilmiah di bidang perpustakaan, informasi, kearsipan, dan manajemen pengetahuan. Terbit 2 kali setahun di bulan Juni dan Desember
Arjuna Subject : -
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 9 No 1 (2022)" : 4 Documents clear
INOVASI KEMAS ULANG UNTUK PENINGKATAN LAYANAN PERPUSTAKAAN: INOVASI KEMAS ULANG UNTUK PENINGKATAN LAYANAN PERPUSTAKAAN Mohammad Khikam Zahidi
ACARYA PUSTAKA Vol 9 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

NOVASI KEMAS ULANG UNTUK PENINGKATAN LAYANAN PERPUSTAKAAN Mohammad Khikam Zahidi1 , Retno Wijaya2 Universitas Muhammadiyah Mlang Malang Surel: ikhalzahidi@gmail.com ¹ Abstrak Pengemasan informasi merupakan salah satu pengembangan dan inovasi untuk meningkatkan layanan perpustakaan. Pengertian informasi kemasan adalah memproses ulang informasi yang ada dari satu bentuk lain yang lebih baik dan menarik, Tujuan pengemasan informasi adalah untuk membawa sumber daya informasi kepada pengguna untuk kemudahan, tepat dan cepat. Dalam makalah ini dijelaskan tentang bentuk, tahapan dari proses kegiatan pengemasan informasidan juga nilai tambah diperoleh untuk perpustakaan. Kata kunci: pengemasan, bahan pustaka Abstract Packaging of information is one of development and innovation to improve library services. Definition of packaging information is a process to reprocess the existing information from one form to another better and interesting, The purpose of packaging of information is to bring information resources to users for easy, precise and quick. In this paper described the shapes, stages of the process of packaging activities informasidan also the added value obtained for the library. Keywords:Packaging,information
Kepemimpinan Transformasional Perpustakaan di Era Disrupsi 4.0: Kepemimpinan Transformasional Perpustakaan di Era Disrupsi 4.0 Hayatuddiniyah Hayatuddiniyah
ACARYA PUSTAKA Vol 9 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL PERPUSTAKAAN DI ERA DISRUPSI 4.0 Hayatuddiniyah Perpustakaan STIKES Borneo Lestari Banjarbaru hayatuddiniyahfz@gmail.com ABSTRAK Perpustakaan di Era disrupsi 4.0 memberikan banyak tantangan sekaligus mengalami banyak perubahan, sehingga perpustakaan membutuhkan pemimpin yang mampu membawa perubahan ke arah yang lebih baik sesuai dengan keadaan yang tengah dihadapi yakni era disrupsi 4.0. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui kepemimpinan perpustakaan di era disrupsi 4.0 berdasarkan teori kepemimpinan transformasional. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam artikel ini menggunakan teknik observasi dan studi pustaka. Adapun hasil yang ada dalam artikel ini adalah perpustakaan di era disrupsi 4.0 memerlukan pemimpin yang mampu menginspirasi dan meyakinkan pengikutnya (pustakawan) terhadap pentingnya perpustakaan bertahan di tengah arus perkembangan teknologi informasi, atau disebut dengan era disrupsi 4.0. Pemimpin tersebut adalah pemimpin dengan konsep kepemimpinan transformasional, yakni (1) pemimpin yang mampu menjadi seorang pembelajar seumur hidup; (2) pemimpin yang memiliki visi yang mampu meyakinkan bawahannya; (3) pemimpin yang mampu menjadi fasilitator dan aktor sekaligus dalam melakukan pekerjaan perpustakaan; (4) pemimpin yang mampu menjadi pusat inspirasi dan motivasi bahawannya (pustakawan); (5) pemimpin yang mampu meningkatkan intelektual atau menstimulasi intelektual pustakawannya. Kata Kunci : Era Disrupsi 4.0; Kepemimpinan Transformasional; Perpustakaaan ABSTRACT Libraries in the era of disruption 4.0 provide many challenges as well as undergo many changes, so libraries need leaders who are able to bring change to a better direction in accordance with the conditions faced, namely the era of disruption 4.0. This article aims to determine library leadership in the era of disruption 4.0 based on transformational leadership theory. The method used in this article is a qualitative method. The data collection technique in this article uses observation and literature study techniques. The results in this article are that libraries in the era of disruption 4.0 require leaders who are able to inspire and their followers (librarians) to the importance of libraries surviving in the midst of the development of information technology, or what is called the era of disruption 4.0. The leader is a leader with the concept of transformational leadership, namely (1) a leader who is able to become a lifelong learner; (2) a leader who has a vision that is able to make his subordinates; (3) leaders who are able to become facilitators and actors at the same time in carrying out library work; (4) leaders who are able to become the center of inspiration and 1motivation of librarians); (5) leaders who are able to improve intellectually or stimulate intellectual librarians. Keywords : Era of Disruption 4.0; Library; Transformational Leadership
Manajemen Repositori Ilmiah Nasional (Studi Kasus di Repositori, Multimedia, dan Penerbitan Ilmiah – Badan Riset dan Inovasi Nasional): Manajemen Repositori Ilmiah Nasional (Studi Kasus Di Repositori, Multimedia, Dan Penerbitan Ilmiah – Badan Riset Dan Inovasi Nasional) Geby Gaprilia
ACARYA PUSTAKA Vol 9 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

MANAJEMEN REPOSITORI ILMIAH NASIONAL (STUDI KASUS DI REPOSITORI, MULTIMEDIA, DAN PENERBITAN ILMIAH – BADAN RISET DAN INOVASI NASIONAL) GEBY GAPRILIA1 , DIAN SINAGA2 , Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi, Fakultas Ilmu Komuikasi Universitas Padjadjaran geby18001@mail.unpad.ac.id diansinaga40@gmail.com fitri.perdana@unpad.ac.id ABSTRAK Penelitian ini membahas mengenai Manajemen Repositori Ilmiah Nasional (RIN) sebagai media preservasi data penelitian dan diseminasi informasi. Tujuan dari penelitian untuk menjelaskan proses manajemen pengelolaan RIN berdasarkan empat fungsi manajemen yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Metode yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh berdasarkan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pembangunan RIN bertujuan untuk membangun kesadaran peneliti tentang pentingnya pengelolaan data ilmiah dan untuk memenuhi UU Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Nomor 11 Tahun 2019 mengenai kebijakan serah simpan data penelitian di Indonesia. Tahapan perencanaan RIN terdiri dari penyusunan kebijakan, perencanaan sumber daya manusia, perencanaan sarana prasarana, hingga terpilihnya Dataverse. Pengorganisasian menggunakan fungsi kolaborasi antar SDM yang memiliki fungsi dan peranan masing masing, serta dilakukan kerja sama antar lembaga, bimbingan teknis, sosialisasi kepada pihak pengguna untuk memperkenalkan infrastruktur RIN. Pelaksanaan layanan RIN sudah cukup baik dengan tersedianya Service Level Agreement, mesin pencari, dan kebijakan bagi penggunanya. Sedangkan untuk pengawasan dilakukan oleh data manajer tiap lembaga sehingga RMPI hanya sebagai penyedia infrastruktur saja. Proses pengawasan dilakukan dengan mengecek dan melengkapi metadata agar memudahkan dalam temu kembali. Kata kunci: BRIN, Dataverse, Repositori, RIN, RMPI ABSTRACT This study discusses the management of the National Scientific Repository (RIN) as a media for research data preservation and information dissemination. The aim of this study is to explain the RIN management process which is reviewed through four management functions which include planning, organizing, actuating, and, controlling. The method used is a qualitative research method with a case study approach. Data was obtained through observation, interviews, documentation studies. The results of this study indicate that the development of the RIN aims to build researchers’ awareness about the importance of scientific data management and to comply with Law Number 11 of 2019 on the National System of Science and Technology regarding the regulation to hand over the primary data of their research in Indonesia. RIN planning stages consist of policy formulation, human resource planning, infrastructure planning, until Dataverse is selected. In organizing used collaboration function between staff who have their respective functions and roles, as well as collaboration 21between institutions, technical guidance, socialization to users to introduce RIN infrastructure. The implementation of RIN has been well with the availability of Service Level Agreements, search engines, and policies for users. The controlling stages are carried out by the data manager of each institution so that RMPI is only an infrastructure provider. The monitoring process is carried out by checking and completing metadata to facilitate data retrieval. Keywords: BRIN, Dataverse, Repository, RIN, RMPI
PEMANFAATAN SIMBOL WARNA DALAM PROSES SHELVING BAHAN PUSTAKA UNTUK MEMPERMUDAH TEMU KEMBALI INFORMASI DI PERPUSTAKAAN SMA NEGERI 1 KERTOSONO: Pemanfaatan Simbol Warna Dalam Proses Shelving Bahan Pustaka Untuk Mempermudah Temu Kembali Informasi Di Perpustakaan Sma Negeri 1 Kertosono Putri Dewi Imalasari
ACARYA PUSTAKA Vol 9 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

EMANFAATAN SIMBOL WARNA DALAM PROSES SHELVING BAHAN PUSTAKA UNTUK MEMPERMUDAH TEMU KEMBALI INFORMASI DI PERPUSTAKAAN SMA NEGERI 1 KERTOSONO Putri Dewi Imalasari1 , Nurul Setyawati Handayani2 Mahasiswa Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung E-mail : putri.dewi1607@gmail.com, nurulsh622@gmail.com ABSTRAK Penelitian ini membahas mengenai pemanfaatan simbol warna dalam proses shelving bahan pustaka untuk mempermudah temu kembali informasi di perpustakaan SMA Negeri 1 Kertosono. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan simbol warna pada bahan pustaka, Penelitian ini menggunakan paradigma penelitian kualitatif dengan metode penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Selanjutnya peneliti menggunakan teknik untuk menguji kebenaran data dengan cara triangulasi, ketekunan observasi,dan menggunakan bahan referensi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perpustakaan SMA Negeri 1 Kertosono memanfaatkan simbol warna pada koleksinya menggunakan sistem klasifikasi. Pemilihan warna yang digunakan berbeda-beda dalam setiap kelasnya. Pemanfaatan simbol warna pada bahan pustaka adalah agar memudahkan pemustaka dalam menelusuri informasi yang mereka inginkan dan membantu pengelola perpustakaan dalam melakukan kegiatan shelving bahan pustaka. Kata kunci : Bahan Pustaka, Shelving, Simbol Warna ABSTRACT This study discusses the use of color symbols in the process of shelving library materials to facilitate information retrieval in the library of SMA Negeri 1 Kertosono. The purpose of this study was to determine how the use of color symbols in library materials. This study used a qualitative research paradigm with descriptive research methods. Data collection techniques using the method of observation, interviews and documentation. The data analysis technique used is data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Furthermore, the researchers used techniques to test the validity of the data by means of triangulation, persistence of observation, and using reference materials. The results of this study indicate that the library of SMA Negeri 1 Kertosono utilizes color symbols in its collection using a classification system. The choice of colors used is different in each class. The use of color symbols on library materials is to make it easier for users to search for the information they want and to assist library managers in carrying out shelving activities for library materials. Keyword : library materials, Shelving, color symbol

Page 1 of 1 | Total Record : 4