cover
Contact Name
JURNAL PERTANIAN
Contact Email
jp.lppm@unida.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jp.lppm@unida.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL PERTANIAN
ISSN : 20874936     EISSN : 25500244     DOI : -
Core Subject : Health, Agriculture,
Jurnal Pertanian yang diterbitkan sejak tahun 2010 ini merupakan penyempurnaan dari Buletin Penelitian UNIDA yang terbit sejak tahun 2004. Redaksi menerima naskah dengan ketentuan sesuai dengan Panduan bagi Penulis. Penulis dapat mengirimkan naskahnya dengan register atau mengirimkan e-mail ke jsh.lppm@unida.ac.id dan menyertakan Surat Pernyataan Orisinalitas dan Pemindahan Hak Cipta yang ditandatangani oleh semua penulis (materai 6000).
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 13 No. 2 (2022): OKTOBER" : 7 Documents clear
TELAH HASIL PRODUKSI TANAMAN KELAPA SAWIT DENGAN PENERAPAN JALAN SELENDANG Aditya, Aprisa; Madusari, Sylvia; Kuvaini , Aang
Jurnal Pertanian Vol. 13 No. 2 (2022): OKTOBER
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jp.v13i2.5063

Abstract

Oil palm plants can be grown on flat, wavy, and hilly land with a land slope range of 0%-30%. The oil palm plantation area of PT ABC is 14.7 thousand Ha, with the landscape dominated by hilly topography. Conservation practice of the hilly regions in PT ABC is carried out by making contour roads and terraces. At PT ABC on five blocks in Division 1, block O, L, K, M, J was making a non-standard contour road. Therefore, these conditions cause decreases in production because the harvester has difficulty carrying fruit, and finally, the fruit is left behind. To overcome it, PT ABC opens the road (harvesting path) specifically for harvesting to resolve the problem. This research aims to determine the impact of harvesting path formation on oil palm production at PT ABC. The methodology of the study is by comparing data obtained from companies and analyzed descriptively in the field. The data collected are primary data and secondary data. The results showed that harvesting path formation influences oil palm production in PT ABC by increasing output by 21%-38% or increasing by an average of 1 ton/Ha/year.
PRODUKTIVITAS PADI DI LAHAN RAWA DENGAN KAPUR DOLOMIT Kusnadi, Harwi; Desayati; Fauzi, Emlan; Ishak, Andi; Firizon, Jhon; Wawan Eka Putra
Jurnal Pertanian Vol. 13 No. 2 (2022): OKTOBER
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jp.v13i2.5548

Abstract

Produktivitas tanaman padi di lahan rawa dapat ditingkatkan dengan penambahan kapur dolomit. Penambahan kapur dolomit dapat menurunkan kemasaman tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan produktivitas tanaman padi di lahan rawa dengan penambahan kapur dolomit. Penelitian dilakukan pada bulan September sampai dengan Desember 2021 di Kelompok Tani Sekap Bumi, Desa Padang Tambak, Kecamatan Pino – Bengkulu Selatan. Penelitian ini menggunakan paket budidaya padi di lahan rawa dengan perlakuan penggunaan kapur dolomit. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Data yang dikumpulkan yaitu produktivitas hasil panen padi pada masing-masing perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kapur dolomit dapat meningkatkan produktivitas padi di lahan rawa sekitar 10%. Oleh karena itu, petani disarankan memberikan kapur dolomit pada saat membudidayakan padi di lahan rawa.
PENGARUH KONSENTRASI DAN LAMA PENCELUPAN LILIN LEBAH TERHADAP MASA SIMPAN CABAI (Capsicum annum L.) DENGAN PENAMBAHAN LENGKUAS UNTUK KETAHANAN ANTRAKNOSA Hayati, Rita; Hafsah, Siti; Nirwana, Salwa
Jurnal Pertanian Vol. 13 No. 2 (2022): OKTOBER
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jp.v13i2.6725

Abstract

cabai merah merupakan salahsatu tanaman yang banyak dibudidayakan di Indonesia karena nilai ekonomisnya yang tinggi. Namun produksi cabai di Indonesia belum dapat memenuhi kebutuhan. Rendahnya produktivitas cabai disebabkan oleh pertumbuhan mikcroorganisme pembusuk seiring dengan perubahan fisiologis produk selama pasca panen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi dan lama pencelupan lilin lebah terhadap masa simpan cabai ( Capsicum annum L.) dengan penambahan lengkuas untuk ketahanan antraknosa. penelitian ini dilaksanakan di laboratorium Hortikultura jurusan Agroteknologi fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, Darussalam, Banda Aceh pada bulan januari sampai februari 2022. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial. Faktor pertama yaitu konsentrasi lilin lebah dengan penambahan ekstrak lengkuas 10 % pada setian konsentrasi dan faktor kedua yaitu lama pencelupan lilin lebah dengan 3 ulan gan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian lilin lebah pada konsentrasi 6% dengan penambahan ekstrak lengkuas dapat mempertahankan susut bobot, kadar air, vitamin C, intensitas serangan penyakit, dan memiliki nilai tertinggi pada uji organoleptik terhadap aroma.
KAJIAN DOSIS PUPUK NPK DAN KOMPOSISI MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.) Prasetyo, Galih; Joko Santosa, Sartono; Bahri , Saiful B
Jurnal Pertanian Vol. 13 No. 2 (2022): OKTOBER
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jp.v13i2.6736

Abstract

Penelitian ini berjudul “Kajian Dosis Pupuk NPK dan Komposisi Macam Media Tanam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.)”. Tujuannya untuk mengkaji Pengaruh Dosis Pupuk NPK dan Komposisi Media Tanam terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman (Capsicum frutescens L). Pelaksanaan dilakukan pada tanggal 17 Maret hingga 2 Juli 2022 di KBTPH Tohudan yang beralamat di Dukuh Kepoh, RT 03/RW 06, Desa Tohudan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar dengan ketinggian +105 mdpl. Metode yang digunakan adalah Rancangan Petak Terpisah terdiri dari 2 faktor. Kedua faktor tersebut yaitu, Macam Media Tanam (Main Plot) dengan 3 taraf yaitu Tanah (Kontrol) (M0), Tanah : Pupuk Kandang Sapi : Sekam Bakar = 1:1:1 (M1) dan M2 = Tanah : Pupuk Kandang Sapi : Pasir = 1:1:1 (M2). Dosis Pupuk NPK (Sub Plot) dengan 4 taraf yaitu, Dosis Pupuk 0 gr/tan (Kontrol) (D0), Dosis Pupuk NPK 3,74 gr/tan (D1), Dosis Pupuk NPK 7,49 gr/tan (D2), dan Dosis Pupuk NPK 11,25 gr/tan (D3). Sehingga dari rancangan tersebut diperoleh 12 kombinasi perlakuan yang diulang 3x. Parameter yang diamati yaitu tinggi tanaman, muncul bunga, berat brangkasan basah, berat brangkasan kering, berat buah pertanaman, jumlah buah per tanaman, diameter buah, dan panjang buah. Dari kesimpulan menunjukkan bahwa Perlakuan M0 pada semua parameter menunjukkan peningkatan dengan seiring bertambahnya dosis pupuk NPK, perlakuan M1 menunjukkan peningkatan dengan seiring bertambahnya dosis pupuk NPK terhadap semua parameter kecuali pada parameter muncul bunga, Perlakuan M2 pada semua parameter menunjukkan peningkatan dengan seiring bertambahnya dosis pupuk NPK.
ORGANOLEPTIK DAGING DADA ITIK MAGELANG DENGAN PERBEDAAN LAMA PERENDAMAN SARI BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.) Hidayah, Nur; Pramono, Pradipta B; Nur, Hidayah
Jurnal Pertanian Vol. 13 No. 2 (2022): OKTOBER
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jp.v13i2.6813

Abstract

This study aims to utilize of bilimbi fruit and know the length of soaking of the best bilimbi fruit in the organoleptic test properties of the chest of Magelang duck. The experimental design used in this study is a Complete Randomized Design with 4 treatments of differences in the length of soaking bilimbi fruit (0, 20, 40, 60 Minutes) and 5 replays with a concentration of 40%. The observation data was analyzed with ANOVA at a real level of 5%, then if there is different data between treatments, Duncan Multiple Range Test is conducted. The results showed that the difference in the duration of soaking bilimbi fruit juice for 20-60 minutes in Magelang duck breast meat had a significant effect on the change in the color of the meat from red (4.25) to slightly gray (2.54-3.11). The aroma changed from slightly fishy (3.11-3.35) at 0-20 minutes of soaking bilimbi fruit and close to not fishy (3.64-3.65) at 40-60 minutes of immersion. However, the difference in soaking time up to 60 minutes did not affect the taste (2.54-2.90 somewhat addic), texture (2.79-3.13 yaitu not tender near tender), and favorite (2.58-2.93 is a bit like). The duration of soaking starfruit in Magelang duck breast meat for up to 60 minutes was able to reduce the fishy aroma and change color, but did not affect the taste, texture, and preference
PRODUK BIOTEKNOLOGI FARMASI BERUPA SABUN MANDI KOMBUCHA BUNGA TELANG (Clitoria ternatea L) SEBAGAI ANTIFUNGI Candida albicans Ma’ruf, Aris; Safitri, Endang; Desmak Pertiwi, Fernanda; Ningtias, Retna Yulrosly; Trisnawati, Desi; Rezaldi, Firman; Kusumiyati, Kusumiyati; Andayaningsih, Poniyah
Jurnal Pertanian Vol. 13 No. 2 (2022): OKTOBER
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jp.v13i2.6920

Abstract

Telang flower kombucha besides playing an important role in the food sector as a probiotic drink, it has potential in the pharmaceutical (cosmetic) field, especially in the preparation of probiotic liquid bath soap in inhibiting the growth of Candida albicans which causes vaginal discharge in the female intimate organs. This study aims to make formulations and preparations of probiotic liquid bath soap with active ingredients from fermented kombucha telang flower solution at concentrations of 20%, 30%, and 40% in inhibiting the growth of Candida albicans. This research method is a laboratory experiment by making 4 preparations of probiotic liquid bath soap with active ingredients from fermented kombucha telang flower solution at concentrations of 20%, 30%, 40%, and soap base as a negative control and the use of biore soap available in the market as a positive control. Testing on the growth inhibition of Candida albicans using the disc diffusion method. Data analysis was carried out statistically using one-way ANOVA and further tests were carried out in the form of post hoc analysis. The conclusion in this study was that the concentration of 40% in the preparation of kombucha flower telang bath soap was the best concentration as antifungal Candida albicans with an average diameter of the resulting inhibition zone was 20.52 mm.
PERENCANAAN PENGGUNAAN LAHAN UNTUK MEMPERTAHANKAN PANGAN DAERAH Syaf, Hasbullah; ismawati, ismawati; Resman, Resman; Leomo, Siti; Corina Rakian, Tresjia; Namriah, Namriah; Tufaila, M; Mahyudi, Mahyudi
Jurnal Pertanian Vol. 13 No. 2 (2022): OKTOBER
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jp.v13i2.6949

Abstract

Pertambahan penduduk sejatinya harus juga dibarengi dengan pertambahan jumlah produksi untuk menjaga agar kebutuhan pangan masyarakat tetap terjaga. Penelitian ini dilaksanakan dengan maksud untuk mengevaluasi kesesuaian lahan serta menentukan alternatif perencanaan penggunaan lahan untuk pengembangan tanaman jagung, ubi kayu dan kacang tanah di Kecamatan Poleang Timur. Penelitian ini menggunakan metode survei bebas didasarkan pada unit lahan. Prosedur pelaksanaan survei tanah dilaksanakan dalam beberapa tahap meliputi tahap persiapan, tahap operasi lapangan dan tahap analisis sampel di laboratorium. Perencanaan penggunaan lahan dilakukan berdasarkan evaluasi kemampuan lahan dan besarnya bahaya erosi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan tanaman pangan di Kecamatan Poleang Timur Kabupaten Bombana sesuai untuk dikembangkan khususnya jagung seluas 5271,29 ha (78,04%), ubi kayu seluas 4872,34 ha (72,14%) dan kacang tanah seluas 5020,77 ha (74,33%). Alternatif arahan pengelolaan lahan untuk pengembangan tanaman pangan khususnya jagung, ubi kayu dan kacang tanah di Kecamatan Poleang Timur Kabupaten Bombana dilakukan pada tingkat sedang berupa pemupukan untuk faktor penghambat ketersediaan hara, penambahan bahan organik dan pengapuran untuk perbaikan faktor penghambat retensi hara, bahaya erosi diatasi dengan usaha konservasi tanah seperti penanaman sesuai kontur, pembuatan teras dan penanaman tanaman penutup tanah, pembuatan saluran irigasi/pengairan untuk penghambat ketersediaan air. Diharapkan dengan adanya penelitian ini mampu memberikan sumbangsih pemikiran dan sebagai bahan pertimbangan untuk pemerintah daerah setempat dalam hal penyusunan kebijakan serta untuk masyarakat dalam usaha pengembangan tanaman pangan.

Page 1 of 1 | Total Record : 7