cover
Contact Name
JURNAL PERTANIAN
Contact Email
jp.lppm@unida.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jp.lppm@unida.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL PERTANIAN
ISSN : 20874936     EISSN : 25500244     DOI : -
Core Subject : Health, Agriculture,
Jurnal Pertanian yang diterbitkan sejak tahun 2010 ini merupakan penyempurnaan dari Buletin Penelitian UNIDA yang terbit sejak tahun 2004. Redaksi menerima naskah dengan ketentuan sesuai dengan Panduan bagi Penulis. Penulis dapat mengirimkan naskahnya dengan register atau mengirimkan e-mail ke jsh.lppm@unida.ac.id dan menyertakan Surat Pernyataan Orisinalitas dan Pemindahan Hak Cipta yang ditandatangani oleh semua penulis (materai 6000).
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 1 (2016): APRIL" : 6 Documents clear
ANALISIS PERILAKU KEWIRAUSAHAAN USAHA KECIL MENENGAH PENGOLAHAN PISANG DI GARUT SELATAN ENTREPRENEURSHIP BEHAVIOUR ANALYSIS OF SMALL MEDIUM ENTERPRISE ON BANANA PROCESSING IN SOUTH GARUT SitiSyarahMaesyaroh, VelaRostwentivaiviSinaga
Jurnal Pertanian Vol. 7 No. 1 (2016): APRIL
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.823 KB) | DOI: 10.30997/jp.v7i1.29

Abstract

Pisang merupakan komoditas unggulan di daerah Garut Selatan dengan sentra produksi, yaituKecamatan Cibalong, Cilawu, Pameungpek, Cisompet, dan Cikelet dengan jumlah rata-rata99.743 ton. Produksi pisang tahun 2015 mencapai 112.875,1 ton dengan luas panen 4.737.907pohon (Disperindag Garut 2015). Selain didistribusikan secara langsung ke daerah Bandungdan Jakarta, pisang juga diolah menjadi makanan yang memberikan nilai tambah bagipengusaha. Beberapa produk olahan pisang yang diproduksi yaitu keripik dan sale pisang.Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis dan mengidentifikasi perilaku kewirausahaanterhadap kinerja bisnis khususnya pada Usaha Kecil Menengah (UKM) pengolahan pisang didaerah Garut Selatan. Penelitian dilakukan pada bulan Januari 2016 dengan jumlah 40responden berasal dari 4 kecamatan di daerah Garut Selatan. Metode penelitian yangdigunakan adalah Partial Least Square (PLS) dengan software SmartPLS versi 2.0. Penggunaanmetode ini disebabkan jumlah responden yang dianalisis berjumlah kurang dari 100 orangsehingga PLS ini cocok digunakan dalam penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwavariabel kinerja usaha dan faktor eksternal memiliki korelasi yang signifikan sebesar 34,7%dibandingkan dengan perilaku kewirausahaan dan faktor individu. Selain itu, terdapat kondisiyang bertolak belakang antara perilaku kewirausahaan dan faktor individu sebesar 28,5%.Kata kunci: Garut Selatan, Partial Least Square, perilaku kewirausahaan
PENGARUH SUBSTITUSI PAKAN KOMERSIL DENGAN TEPUNG AMPAS KELAPA TERHADAP SIFAT FISIK DAN ORGANOLEPTIK DAGING AYAM KAMPUNG SUBSTITUTION EFFECTS OF COMMERCIAL RATION WITH COCONUT PULP MEAL ON THE PHYSICAL AND ORGANOLEPTIC PROPERTIES OF NATIVE CHICKEN MEAT ElisDihansih, AhmadFauziNasution
Jurnal Pertanian Vol. 7 No. 1 (2016): APRIL
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.516 KB) | DOI: 10.30997/jp.v7i1.30

Abstract

Pakan ternak sangat menentukan kualitas daging dan manajemen pemberian pakanmerupakan faktor pendukung untuk mendapatkan hasil dari produksi ternak. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi pakan komersil dengan tepung ampas kelapaterhadap sifat fisik dan organoleptik daging ayam kampung. Penelitian ini dilakukan mulaibulan September–November 2015. Pemeliharaan dilakukan di kandang laboratorium pratikumJurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Djuanda Bogor. Pengujian analisisproksimat tepung ampas kelapa dilakukan di Laboratorium Pusat Penelitian Sumber DayaHayati dan Bioteknologi Institut Pertanian Bogor. Rancangan penelitian yang digunakan adalahrancangan acak lengkap (RAL) terdiri dari 5 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yangdiberikan yaitu R0 = 100% pakan komersil, R1 = 90% pakan komersil + 10% tepung ampaskelapa, R2 = 80% + 20% tepung ampas kelapa, R3 = 70% pakan komersil + 30% tepung ampaskelapa, R4 = 60% pakan komersil + 40% tepung ampas kelapa. Hasil penelitian menunjukkanbahwa sifat fisik dan organoleptik daging ayam kampung tidak berbeda nyata (P>0,05). Padasemua perlakuan berdasarkan nilai sifat fisik dan organoleptik daging ayam kampung,substitusi pakan komersil dengan tepung ampas kelapa hingga 40% tidak mengubah kualitassifat fisik daging dan daya terima konsumsi terhadap daging ayam kampung.Kata kunci: ampas kelapa, daging ayam kampung, pakan komersil, sensori, sifat fisik
FORMULASI KERIPIK SIMULASI UBI JALAR UNGU (Ipomoea batatas L.) FORMULATION OF PURPLE SWEET POTATO (Ipomoea batatas L.) SIMULATED NoliNovidahlia, DiyanRosdianaSyamilah
Jurnal Pertanian Vol. 7 No. 1 (2016): APRIL
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (758.044 KB) | DOI: 10.30997/jp.v7i1.27

Abstract

Pengolahan ubi jalar ungu mulai dikembangkan karena ketersediaan dan manfaatnya bagikesehatan. Pada penelitian ini ubi jalar ungu digunakan sebagai bahan baku formulasi dalampembuatan keripik simulasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingantepung tapioka dengan lumatan ubi jalar ungu terpilih berdasarkan mutu sensori keripik yangdihasilkan, mengetahui tingkat penerimaan, dan kandungan zat kimia keripik terpilih. Keripiksimulasi ubi jalar ungu dibuat dalam empat taraf perlakuan, yaitu perbandingan tepungtapioka dan lumatan ubi jalar ungu 50%:50%, 40%:60%, 30%:70%, dan 20%:80%. Mutusensori keripik dianalisis dengan menggunakan uji rangking meliputi mutu sensori warna,rasa, dan kerenyahan. Formula keripik simulasi ubi jalar ungu terpilih adalah 30% tepungtapioka dan 70% lumatan ubi jalar ungu. Keripik simulasi ubi jalar ungu terpilih disukai oleh81% panelis, memiliki kadar air 5,35%, abu 2,78%, lemak 11,85%, protein 1,66%, karbohidrat78,38%, energi 426,81 Kkal/100g, dan antosianin 37,81 mg/100g.Kata kunci: antosianin, formulasi, keripik simulasi, ubi jalar ungu
INVENTARISASI PARASIT PADA IKAN KEMBUNG (Rastrelliger kanagurta) DI TEMPAT PELELANGAN IKAN MUARA ANGKE, JAKARTA UTARA INVENTARISATION OF PARASITES ON MACKEREL (Rastrelliger kanagurta) IN FISH AUCTION PLACE, MUARA ANGKE, NORTH JAKARTA MulyanaMulyana, ARBauw
Jurnal Pertanian Vol. 7 No. 1 (2016): APRIL
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (540.357 KB) | DOI: 10.30997/jp.v7i1.32

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi ektoparasit dan menentukan insidensiektoparasit pada ikan kembung (Rastreliger kanagurta) di tempat Pelelangan Ikan, MuaraAngke, Jakarta Utara. Pengambilan sampel di TPI Muara Angke Jakarta Utara sebanyak 20 ekordengan ukuran 40,9−112,7 gram dan panjang 12,4–19,3 cm. Proses identifikasi dilaksanakandi laboratorium dengan menggunakan mikroskop perbesaran total 100x. Ektoparasit yangditemukan adalah Kuhnia scombercolias (dengan insidensi 20% di insang),Pseudosteringophorus sp. (dengan insidensi 70% di usus), Lechithocladium scombri (denganinsidensi 25% di usus), dan Anisakis sp. (dengan insidensi 5% di usus dan 5% di ginjal).Kata kunci: ektoparasit, ikan kembung, insidensi, inventarisasi
PENGATURAN KERAGAAN TANAMAN PAMELO (Citrus maxima (Burm.) Merr.) DENGAN PEMANGKASAN DAN KOMBINASI PUPUK N, P, DAN K PLANT PERFORMANCE SETTING OF PUMMELO (Citrus maxima (Burm.) Merr.) THROUGH PRUNING AND COMBINING OF N, P, AND K FERTILIZER SlametSusanto, ArifahRahayu
Jurnal Pertanian Vol. 7 No. 1 (2016): APRIL
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.277 KB) | DOI: 10.30997/jp.v7i1.31

Abstract

Tujuan penelitian ialah mengetahui pengaruh pemangkasan dan pemupukan padapertumbuhan tanaman pamelo. Pelaksanaan dilakukan di bulan April hingga November 2014di Kebun Percobaan Agroteknologi Universitas Djuanda Bogor. Rancangan Acak Lengkapdigunakan sebagai rancangan percobaan. Faktor pertama adalah pemangkasan (dipangkas dantidak dipangkas) dan faktor kedua adalah komposisi pupuk yaitu K1 (6,25 g Urea, 3,75g SP-36,2,5g KCl), K2 (6,25g Urea, 5,62 g SP-36, 3,7 g KCl), K3 (6,25 g Urea, 7,5 g SP-36, 5,00 g KCl), K4(6,25 g Urea, 7,5 g SP-36, 6,25g KCl) per aplikasi. Hasil penelitian menunjukkan penambahandosis terhadap pupuk SP-36 dan KCl pada tanaman yang tidak dipangkas meningkatkan tinggitanaman dan kandungan nitrogen daun. Sementara itu, kandungan fosfor daun pada tanamanyang tidak dipupuk cenderung lebih tinggi. Tanaman pamelo yang dipupuk menghasilkan luasdan jumlah daun, serta volume tajuk lebih besar dibanding dengan yang diberi pupuk.Tanaman yang dipangkas daunnya lebih sedikit, tetapi kandungan kalium daun lebih besardaripada yang tidak dipangkas.Kata kunci: luas daun, pamelo, pemangkasan, pupuk.
ANALISIS ELEMEN GERAKAN PADA PROSES PENGUPASAN KULIT UBI DENGAN MENGGUNAKAN STUDI GERAK DAN WAKTU UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI KERJA AditiaGinantaka, DeuisNurhasanah
Jurnal Pertanian Vol. 7 No. 1 (2016): APRIL
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jp.v7i1.28

Abstract

Pabrik SUKABI adalah pabrik yang proses produksinya masih terbilang manual. Permasalahanyang ada ialah pabrik target produksi yang ada hanya dapat memenuhi 75%. Perbaikanmetode kerja di bagian pengupasan ubi dapat dilakukan untuk mengatasi permasalah tersebut.Perbaikan cara kerja yang dibuat ini dapat dilakukan melalui studi gerak dan waktu. Tujuanpada penelitian yang dilakukan adalah merancang dan mengaplikasikan metode kerja baruyang lebih ergonomis, mendapatkan metode kerja dan watu yang lebih singkat, memperbaikimetode kerja dengan gerakan-gerakan yang lebih efektif, dan meningkatkan efisien padaoperator pengupasan kulit ubi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari perbaikan metodekerja di bagian proses pengupasan ubi di pabrik SUKABI yang dilakukan denganmenggabungkan gerakan tangan kiri dan tangan kanan, tata letak fasilitas produksi, danmengeliminasi gerakan menunggu. Perbaikan yang dilakukan dapat mempercepat waktu siklusdan waktu standar juga dapat meningkatkan output aktual, output standar, dan efisiensi kerja.Kata kunci: ergonomis, pengupasan ubi, sukabi

Page 1 of 1 | Total Record : 6