cover
Contact Name
Ahmad Subhan Yazid
Contact Email
aplikasiajournal@gmail.com
Phone
+6289512005330
Journal Mail Official
aplikasia@uin-suka.ac.id
Editorial Address
Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Jl. Marsda Adisucipto 55281 Yogyakarta Telp. 0274-550778, Fax. 0274-550776
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-Ilmu Agama
Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-Ilmu Agama is an online, open-access, peer-reviewed scientific journal that publishes original articles in the field of community service activities based on Islamic values. Aplikasia covers all disciplines including: - Dissemination of innovations, conceptual ideas, study and application of theory, and the development of community empowerment models; - Socio-economy and business, cultural and society, and educations based on Islamic values.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 18 No. 1 (2018)" : 5 Documents clear
Upaya Penyuluhan Proses Sertifikasi Halal Hasil Penyembelihan Rumah Potong Ayam (RPA) Pada Anggota Kelompok Ternak Unggas “Mitra Harapan Turi” Dusun Garongan Wonokerto Turi Sleman Yogyakarta Khamidinal Khamidinal; Sudarlin Sudarlin; Didik Krisdiyanto; Irwan Nugraha; Endaruji Sedyadi
Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-ilmu Agama Vol. 18 No. 1 (2018)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/aplikasia.v18i1.1354

Abstract

Persaingan antara pelaku usaha yang semakin ketat akibat interaksi global menuntut setiap UKM (Usaha Kecil Menengah) sektor pangan harus lebih kreatif dan cermat dalam memasarkan produk mereka. Salah satu yang menjadi isu penting dalam persaingan global produk UKM sektor pangan adalah kenyamanan konsumen, khususnya konsumen muslim yang menuntut kehalalan suatu produk pangan. Oleh karena itu, pemerintah dan pihak terkait harus aktif memberikan penyuluhan terkait dengan sertifikat halal suatu produk. Jurusan Kimia UIN Sunan Kalijaga sebagai lembaga pendidikan tinggi yang core studinya fokus pada integrasi-interkoneksi sains-keislaman mewujudkan perannya dalam bentuk kegiatan penyuluhan proses sertifikasi halal hasil penyembelihan Rumah Potong Ayam (RPA) yang disampaikan kepada UKM anggota kelompok ternak unggas “Mitra Harapan Turi” di Dusun Garongan Wonokerto Turi Sleman Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan langkah awal yang diikuti dengan kegiatan pendampingan, pembinaan, dan pengawasan bagi kelompok UKM tersebut guna meningkatkan pendapatan mereka. Materi penyuluhan meliputi manfaat dan proses sertifikasi halal suatu produk, khususnya produk RPA, serta materi mengenai teknik penyembelihan ayam potong yang sehat dan halal sesuai dengan syariat Islam. Peserta memperoleh pengetahuan baru dan motivasi dalam mengembangkan UKM mereka. Jika produk mereka dilengkapi dengan sertifikat halal, maka wilayah pemasaran produk mereka dapat diperluas hingga ke hotel dan rumah makan. Ini sangat memungkinkan karena Yogyakarta merupakan kota wisata yang memiliki banyak hotel dan rumah makan. Sebanyak 7 RPA bersedia mengurus sertifikat halal untuk produk mereka pada gelombang pertama bulan Maret 2015, sementara RPA yang lain menyusul pada gelombang kedua. Mereka didampingi oleh Jurusan Kimia UIN Sunan Kalijaga hingga memperoleh sertifikat tersebut dari LPPOM-MUI. Selanjutnya, Jurusan Kimia UIN Sunan Kalijaga bersama dengan LPPOM-MUI D.I. Yogyakarta akan melakukan pengawasan dalam pelaksanaan jaminan halal masing-masing RPA yang telah memiliki sertifikat halal.
Pluralisme dalam Tantangan Era Distursip: Implementasi Nilai Kepemimpinan Kiai Dalam Membumikan Gagasan Keberagaman di PP. Al-Qodir, Cangkringan, Sleman M. Toriq Nurmadiansyah
Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-ilmu Agama Vol. 18 No. 1 (2018)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/aplikasia.v18i1.1577

Abstract

Peran kiai dalam meningkatkan keberagamaan masyarakat berdasarkan hasil kajian penelitian ini, dapat diklasifikasi yang terdiri dari dua hal, yaitu (1) nasihat kiai sebagai spirit dalam meningkatkan keberagamaan; dan (2) kiai sebagai penjaga tradisi Islam-Indonesia. Pertama, peran kiai menjadi posisi sentral dalam kehidupan masyarakat. Di mana nasihat-nasihat yang dikeluarkan kiai, setiap kali ceramah atau pengajian rutin, secara tidak langsung mampu meningkatkan keberagamaan masyarakat. Misalkan, apabila ada orang yang malas mengikuti majlis ilmu atau ibadah wajib (solat), dengan nada menyentuh dan perkatan halus mampu membangkitkan gairah untuk mendekatkan diri kepada Tuhan. Kedua, kiai sebagai penjaga tradisi Islam-Indonesia di Pon-Pos Al-Qodir terlihat jelas dengan setiap aktivitas dan kegiatan yang dilakukan. Ini artinya, Islam di Indonesia berbeda dengan Islam yang ada di Timur Tengah dan negara lain di dunia. Kegiatan dalam menjaga tradisi misalnya, ada khusus ziarah kubur, tahlilan, pelaksanaan PHBI, chaul, dan lain sebagainya. Hal ini salah satu identitas ke-Islaman Indonesia yang terus di jaga di Pon-Pes Al-Qodir dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Tunggakan Perkara di Lingkungan Peradilan Agama dan Upaya Penanggulangannya Malik Ibrahim
Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-ilmu Agama Vol. 18 No. 1 (2018)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/aplikasia.v18i1.1833

Abstract

Artikel ini dilatarbelakangi oleh fenomena semakin tingginya tunggakan perkara di lingkungan Peradilan Agama (PA), yang dari waktu ke waktu semakin bertambah. Secara umum penyebab terjadinya tunggakan perkara adalah adanya perbedaan antara jumlah perkara yang masuk (input) dengan jumlah perkara yang dapat diselesaikan (out put). Fenomena tersebut secara umum disebabkan keterbatasan kemampuan PA dalam menyelesaikan tunggakan perkara, baik secara kualitas maupun kuantitas. Sehingga berakibat  proses peradilan  tidak berjalan secara cepat atau lambatnya penyelesaian suatu perkara. Dari latar belakang masalah di atas, maka artikel ini berupaya menjelaskan dua hal yaitu: faktor penyebab terjadinya tunggakan perkara di lingkungan PA dan upaya yang dapat dilakukan dalam menanggulangi tunggakan perkara di lingkungan PA.
Orang Madura Perantauan di Daerah Istimewa Yogyakarta Muh Syamsuddin
Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-ilmu Agama Vol. 18 No. 1 (2018)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/aplikasia.v18i1.1378

Abstract

Pada tulisan ini dapat diketahui bahwa semua perantau Madura di Daerah Istimewa Yogyakarta adalah beragama Islam. Norma-norma agama berusaha mereka laksanakan dengan sebaik-baiknya dalam kehidupan sehari-hari. Di samping itu, para perantau ini sangat erat dengan agama mereka, dan memakainya sebagai identitas diri karena Islam memberi perasaan bangga terhadap mereka. Pemahaman mereka tentang agama mengalami berbagai perubahan sesuai dengan perubahan nilai itu sendiri. Perubahan nilai maupun pemahaman terhadap ajaran agama dapat disebabkan oleh perubahan dalam interaksi sesama perantau Madura itu sendiri atau pun karena pengaruh yang di dapat dari luar. Dalam hal ini, sikap solidaritas dan sikap pragmatisme masih mendasari sebagian besar dari perantau Madura ini, demikian halnya termasuk menjelaskan budaya remoh atau kesukaan menabung dengan cara tradisional masih ditemui di kalangan mereka di tengah makin tingginya pola konsumtif masyarakat. Penampilan mereka sederhana, lugu, polos, mengutamakan hidup kekeluargaan dan gotong royong,  pekerja keras, ulet dan tingkat survivalnya tinggi. Selain itu, mereka mudah beradaptasi atau dapat menyesuaikan diri  dengan lingkungan yang ada, barangkali berakar dari sikap pragmatisme.
Program TAMAPAN Untuk Meningkatkan Literasi Keuangan di Indonesia Dwi Marlina Wijayanti
Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-ilmu Agama Vol. 18 No. 1 (2018)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/aplikasia.v18i1.1390

Abstract

Peran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) semakin besar di Indonesia. Berbagai strategi diterapkan untuk meningkatkan perbaikan dalam pengelolaan keuangan baik di sektor perbankan maupun non perbankan. Salah satu yang belum tersentuh adalah keterlibatan mahasiswa dalam menguatkan Strategi Nasional Literasi Keuangan dari OJK. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa banyak lulusan sarjana yang masih menganggur. Hal ini disebabkan kurangnya lapangan pekerjaan dan ketiadaan modal untuk merintis bisnis (star-up) sebagai solusi memperoleh penghasilan. Hal ini banyak terjadi terutama di masyarakat pedesaan. Dampak jangka panjangnya adalah mereka melakukan pembiayaan melalui rentenir. Melalui program TAMAPAN maka masalah tersebut dapat diatasi. Program TAMAPAN merupakan program yang memberikan fasilitas kepada mahasiswa untuk menyimpan dana yang mereka punya untuk tujuan masa depan dan untuk melakukan pembiayaan selama kuliah. Melalui beberapa produk TAMAPAN berupa tabungan tempat tinggal, tabungan biaya kuliah, tabungan modal usaha, tabungan investasi, dan pembiayaan usaha maka mahasiswa dimudahkan dalam merintis usaha sejak bangku kuliah dan mudah dalam mencukupi kebutuhan di masa yang akan datang setelah menjadi sarjana. Produk tersebut mendorong mahasiswa untuk belajar berinvestasi dan merencanakan dana-dana yang akan dibutuhkan setelah menjadi sarjana. Selain itu, mahasiswa yang memiliki ide usaha maka dapat memulai bisnisnya dengan produk pembiayaan yang disediakan oleh TAMAPAN.  Kesulitan keuangan dapat diatasi dengan program ini.

Page 1 of 1 | Total Record : 5