cover
Contact Name
Dani Saepuloh
Contact Email
danie_saepuloh@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
lydiadesmaniarirwan@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Kelautan Nasional
ISSN : 1907767X     EISSN : 26154579     DOI : -
Core Subject : Science, Social,
Jurnal Kelautan Nasional (JKN) ISSN 1907-767X, e-ISSN 2615-4579 adalah jurnal yang diterbitkan oleh Pusat Riset Kelautan, Badan Riset dan Sumber Daya Manusia (BRSDM), Kementerian Kelautan dan Perikanan. Pusat Riset Kelautan (Pusriskel) adalah nomenklatur baru, sejak tahun 2017, untuk Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Laut dan Pesisir (P3SDLP). Jurnal Kelautan Nasional, sebelum dikelola oleh Pusriskel maupun P3SDLP, adalah dikelola oleh Pusat Pengkajian dan Perekayasaan Teknologi Kelautan dan Perikanan (P3TKP). Pada tahun 2016, P3TKP kemudian merger ke P3SDLP.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 18, No 2 (2023): AGUSTUS" : 8 Documents clear
Dinamika Total Suspended Solid (TSS) Berdasarkan Citra Landsat 8 Oli Pada Alur Pelayaran Pelabuhan Patimban, Subang, Jawa Barat I Gede Yussupiartha Sas Tangeb; Supriatna Supriatna; Widodo Setiyo Pranowo
Jurnal Kelautan Nasional Vol 18, No 2 (2023): AGUSTUS
Publisher : Pusat Riset Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jkn.v18i2.12628

Abstract

Total Suspended Solid (TSS) atau Total Padatan Tersuspensi merupakan padatan atau bahan-bahan yang tersuspensi dengan diameter > 1 μm yang ukuran maupun beratnya lebih kecil daripada sedimen lainnya misalnya tanah liat, bahan-bahan organik tertentu, sel-sel mikroorganisme, jasad-jasad renik, lumpur, pasir halus dan sebagainya yang disebabkan oleh kikisan tanah yang terbawa ke badan air. Dalam kegiatan pelayaran, sedimentasi yang terjadi dapat berpengaruh terhadap keselamatan bernavigasi bagi kapal – kapal, khususnya yang melintas di alur pelayaran. Penggunaan citra satelit dalam pemantauan sebaran konsentrasi TSS memiliki keuntungan yaitu luasnya jangkauan wilayah yang dapat terekam guna mendapatkan detail informasi dan data yang menjadi bahasan pengkajian. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis dinamika konsentrasi TSS berdasarkan hasil pengukuran, serta menguji beberapa algoritma untuk menduga TSS di perairan Patimban guna mendapatkan algoritma TSS yang sesuai, sehingga dapat digunakan untuk mengekstraksi nilai TSS dari data citra pada periode yang ditentukan. Metode dalam penelitian ini adalah metode survei, dimana lokasi sampling terdiri dari 21 titik sampling serta menggunakan data citra satelit landsat 8 OLI. Penelitian dilakukan pada bulan Agustus – September 2019. Lokasi penelitian terdiri dari 21 titik secara purposive sampling. Nilai konsentrasi TSS pada insitu memiliki nilai rata-rata konsentrasi sebesar 157,86 mg/l. Nilai konsentrasi TSS dari analisis data citra dihitung menggunakan algoritma Budhiman, Guzman-Santaella dan Parwati, dimana algoritma Syarif Budhiman memiliki nilai koefisien korelasi yang sangat kuat dengan nilai R2=0,9086, sehingga paling cocok untuk selanjutnya dilakukan pengembangan algoritma TSS yang dapat digunakan untuk mengukur konsentrasi TSS di perairan Patimban, Subang, Jawa Barat.
Model Numerik Hidrodinamika Arus dan Gelombang Dengan Pendekatan Fully Spectral Formulation untuk Pengembangan Kawasan Dermaga Perikanan Banda Aceh Koko Ondara; Ulung Jantama Wisha; Syahrul Purnawan; Guntur Adhi Rahmawan
Jurnal Kelautan Nasional Vol 18, No 2 (2023): AGUSTUS
Publisher : Pusat Riset Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jkn.v18i2.11002

Abstract

Salah satu potensi wilayah perairan Banda Aceh adalah di bidang perikanan, baik itu perikanan tangkap ataupun perikanan budidaya. Dermaga perikanan di wilayah pesisir Kota Banda Aceh adalah dermaga yang terletak di Pelabuhan pendaratan Ikan (PPI) Ulee Lheue. Kondisi arus dan gelombang menyulitkan proses bongkar muat dan banyaknya kapal yang rusak pada saat bersandar merupakan permasalah yang terjadi di perairan sekitar dermaga tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi morfologi, arus dan gelombang di perairan tersebut sehingga hasil dari penelitian ini dapat menjadi masukan dalam melakukan revitalisasi dan peengembangan kawasan tersebut. Penelitian dilakukan dengan melakukan simulasi dan pemodelan hidrodinamika dengan menggunakan data batimetri, pasang surut, arah dan kecepatan angin serta morfologi garis pantai. Hasil menunjukkan bahwa tinggi gelombang maksimum di perairan dermaga perikanan Ulee Lheue 0,33 meter, energi gelombang 46,6 w/m dan periode maksimum 3,68 detik. Arah arus permukaan disekitar pesisir pantai di sekitar dermaga terlihat menyusuri bentuk morfologi pantai
Potensi Serapan Karbon Hutan Mangrove, Kulon Progo, Yogyakarta Dianita Pratiwi; Agus Hartoko; Sigit Febrianto
Jurnal Kelautan Nasional Vol 18, No 2 (2023): AGUSTUS
Publisher : Pusat Riset Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jkn.v18i2.10465

Abstract

Mangrove memiliki fungsi ekologis yang sangat penting, diantaranya adalah sebagai simpanan karbon dan penyerap karbon dioksida di Bumi. Kenyataannya, fungsi tersebut belum dapat dimaksimalkan karena tingkat kerusakan mangrove yang semakin tinggi per tahunnya. Ekosistem mangrove di Jawa Tengah banyak dieksploitasi dan mengalami degradasi akibat perubahan iklim, alih fungsi lahan, abrasi, sedimentasi dan lainnya. Alih fungsi lahan mangrove menjadi daerah pertambakan terjadi di hampir seluruh wilayah pesisir pantai utara dan selatan merupakan faktor terbesar hilangnya simpanan karbon. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui simpanan karbon dan kemampuan penyerapan karbon dioksida pada batang mangrove, serasah daun dan sedimen. Pemilihan lokasi penelitian di Desa Jangkaran, Kabupaten Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia sebagai studi kasus. Metode non-destructive sampling digunakan untuk mengetahui simpanan karbon batang dengan persamaan alometrik yang sudah ada dan dikembangkan di lokasi terdekat studi kasus, sedangkan metode destructive sampling digunakan untuk simpanan karbon serasah daun dan sedimen dengan mengambil sub sampel di lapangan dan melalui pengujian di laboratorium. Hasil penelitian didapatkan 2 jenis mangrove di lokasi penelitian yaitu Rhizopora mucronata dan Avicennia marina. Jenis Rhizopora mucronata memiliki kepadatan tertinggi dengan kemampuan menyimpan karbon dan menyerap CO2 yang paling tinggi pula, dibandingkan dengan Avicennia marina. Simpanan karbon Hutan Mangrove Kulon Progo pada batang mangrove yaitu sebesar 45,87 ton/ha, serasah daun sebesar 0,55 ton/ha dan sedimen sebesar 37,47 ton/ha, dengan persentase serapan CO2 pada batang mangrove sebesar 54,67%, serasah daun 0,66% dan sedimen 44,67%. Kesimpulannya permukaan atas tanah pada lokasi penelitian hutan mangrove Desa Jangkaran, Kabupaten Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki kemampuan paling tinggi dalam menyimpan karbon dan menyerap CO2.
Hutan Mangrove Hoat Tamgil untuk Ekowisata di Desa Rumadian Kecamatan Manyeuw - Kabupaten Maluku Tenggara Dedi Biloro; Melissa Justine Renjaan; Anggiat Manulang
Jurnal Kelautan Nasional Vol 18, No 2 (2023): AGUSTUS
Publisher : Pusat Riset Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jkn.v18i2.11234

Abstract

Rumadian merupakan salah satu desa di Kabupaten Maluku Tenggara yang memiliki potensi hutan mangrove. Hutan mangrove yang terletak di sepanjang Teluk Tamngil atau dikenal dalam bahasa daerah adalah Hoat Tamngil. Luas hutan mangrove Hoat Tamngil sekitar 45 ha. Saat ini kawasan Hoat Tamngil telah dimanfaatkan untuk kegiatan ekowisata mangrove. Pemanfaatan kawasan mangrove untuk kegiatan ekowisata belum maksimal, hanya berupa branding ekowisata dan minimnya pengetahuan tentang pengelolaan kawasan mangrove yang sesuai untuk kegiatan ekowisata. Hingga saat ini, belum ada pengembangan di kawasan ekowisata mangrove. Penelitian ini dilaksanakan pada Juni 2021 hingga Agustus 2021 di kawasan ekowisata mangrove desa Rumadian, Kecamatan Manyeuw, Kabupaten Maluku Tenggara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Indeks Kesesuaian Wisata mangrove (IKW). Penelitian ini menggunakan metode analisis  kesesuaian wisata dengan pendekatan spasial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kategori pengamatan 1 sampai 5 termasuk dalam sesuai untuk kegiatan ekowisata. Nilai IKW masing-masing stasiun adalah 2,1 2.1, 2.22, 2,22 dan 2,85. Stasiun 5 merupakan kawasan yang sangat sesuai untuk kegiatan ekowisata mangrove.
Pemetaan Tingkat Kerentanan Wilayah Pesisir Terhadap Perubahan Iklim di Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo Silvy Ana Dwi Fallahiyah; Asri Sawiji; Noverma Noverma
Jurnal Kelautan Nasional Vol 18, No 2 (2023): AGUSTUS
Publisher : Pusat Riset Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jkn.v18i2.10246

Abstract

Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo merupakan kawasan industri yang mulai berkembang di pesisir utara Jawa Timur. Perkembangan industri tersebut memicu terjadinya pemanasan global (perubahan iklim) yang dapat memberikan dampak negatif bagi lingkungan diantaranya adalah abrasi pantai, kemunduran garis pantai, konflik penggunaan lahan, kerusakan fisik khususnya habitat pesisir, dan lain sebagainya. Perubahan iklim yang yang terjadi terus-menerus akan dapat meningkatkan kerentanan wilayah terhadap bencana salah satunya adalah banjir rob. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat kerentanan di wilayah tersebut terhadap perubahan iklim menggunakan metode Coastal Vulnerability Index (CVI). Metode CVI merupakan metode pembobotan relatif berbasis skala indeks dari parameter fisik. Parameter fisik yang digunakan dalam penelitian ini meliputi parameter pasang surut, tinggi gelombang, kemiringan pantai, perubahan garis pantai, kenaikan muka air laut, ketinggian permukaan tanah dan geomorfologi (tutupan lahan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kecamatan Gending yang meliputi beberapa Desa diantaranya Desa Curahsawo, Desa Pajurangan, Desa Gending, Desa Pesisir dan Desa Klaseman memiliki tingkat kerentanan yang sedang dengan parameter paling berpengaruh adalah kenaikan muka air laut, dan parameter yang paling rendah pengaruhnya adalah parameter tinggi gelombang. Berdasarkan hasil analisis tersebut maka diperlukan upaya penanggulangan berupa kegiatan mitigasi baik secara hard structure maupun soft untuk mengurangi dampak dari bencana banjir rob di wilayah pesisir.
Perancangan Kapal Penangkap Ikan Tipe Multipurpose untuk Wilayah Pengelolaan Perikanan Republik Indonesia (WPP-RI) 713 Suardi Suardi; Muhdar Tasrief; Sultan Mahmud Cakasana; Wira Setiawan; Muhammad Uswah Pawara
Jurnal Kelautan Nasional Vol 18, No 2 (2023): AGUSTUS
Publisher : Pusat Riset Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jkn.v18i2.11387

Abstract

Mayoritas kapal kapal nelayan di Indonesia khususnya yang berukuran 30 GT masih memiliki banyak kekurangan seperti kapasitas muatan yang sedikit, jarak tempuh pelayaran yang relatif pendek, desain kapal yang masih kurang ekonomis dan boros bahan bakar serta jumlah armada yang masih sangat sedikit dibandingkan dengan potensi perikanan yang melimpah di laut Indonesia khususnya wilayah pengelolaan perikanan Republik Indonesia (WPP-RI) 713 sehingga mendasari pentingnya dilakukan modernisasi kapal nelayan tradisional. Ukuran utama kapal diambil dari data satu kapal ikan yang terdaftar pada Biro Klasifikasi Indonesia. Desain kapal ini dilakukan dengan bantuan software Maxsurf Modeler dan AutoCAD student version. Adapun perencanaan mesin utama dilakukan dengan bantuan software Maxsurf Resistance dengan menggunakan metode perhitungan hambatan van Oortmerssen sehingga didapat kebutuhan daya mesin sebesar 99.733 HP setelah ditambah margin 15%. Kemudian dipilihlah mesin dengan Merk Yanmar dengan daya sebesar 110 HP. Dari hasil penelitian didapatkan hasil desain lines plan dan general arrangement kapal ikan multipurpose 30 GT dengan alat tangkap purse seine dan squid jigging yang dilengkapi dengan mesin Yanmar bertenaga 110 HP.
Rekayasa Perangkat Keras untuk Alat Pemantau Cuaca Berbasis SMS pada Lingkungan Tambak Garam Ma'muri Ma'muri; Salasi Wasis Widyanto; Susilo Wisnugroho; Ari Kuncoro; Rikha Bramawanto; Nanda Radhitia Prasetiawan
Jurnal Kelautan Nasional Vol 18, No 2 (2023): AGUSTUS
Publisher : Pusat Riset Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jkn.v18i2.12528

Abstract

Produksi garam di Indonesia pada umumnya dilakukan secara tradisional dan sangat bergantung pada kondisi iklim-cuaca. Akan tetapi, keberadaan informasi cuaca di sekitar lahan pegaraman masih sangat minim karena peralatan pemantau cuaca yang telah ada hanya dipasang di sekitar bandara, pelabuhan, perkebunan, dan persawahan, yang jauh dari lokasi tambak garam. Oleh karena itu, pemasangan alat pemantau cuaca di lingkungan tambak garam sangat diperlukan agar diperoleh informasi cuaca yang akurat dan real-time. Tujuan dari penelitian ini ialah merekayasa instrumen berbiaya murah melalui integrasi beberapa perangkat sensor, mikrokontroler, dan modul-modul elektronik pendukung lainnya, sehingga dapat digunakan sebagai alat pemantau cuaca di lingkungan tambak garam dengan mekanisme pengiriman datanya melalui Short Message Service (SMS). Tahapan penelitiannya meliputi desain konseptual, pengumpulan data sekunder melalui studi literatur dan observasi lapangan, pembuatan desain, pembuatan prototipe, pengujian, dan analisa data. Hasilnya berupa prototipe alat pemantau cuaca yang dapat menghasilkan data cuaca berupa kecepatan angin, arah angin, curah hujan, suhu udara, kelembaban udara, tekanan udara, suhu air, dan tinggi muka air di dalam tambak garam. Kesimpulannya, prototipe alat pemantau cuaca hasil rekayasa instrumen terintegrasi telah berhasil dibuat dan dapat bekerja dengan baik dalam menyajikan data dan informasi cuaca secara real-time. Dalam jangka panjang, kumpulan data dan informasi cuaca ini dapat dimanfaatkan oleh stakeholder untuk memprediksi produksi garam.
Halaman Depan JKN Vol 18 No 2 Joko Subandriyo, ST
Jurnal Kelautan Nasional Vol 18, No 2 (2023): AGUSTUS
Publisher : Pusat Riset Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jkn.v18i2.13376

Abstract

Page 1 of 1 | Total Record : 8